5th Conference on Research and Community Services STKIP PGRI Jombang AuPeningkatan Kinerja Dosen Melalui Penelitian dan Pengabdian MasyarakatAy 4 Oktober 2023 PENGARUH CITRA MEREK DAN PROMOSI MELALUI WHATSAPP TERHADAP MINAT BELI PRODUK ORIFLAME DI KOTA JOMBANG Mita April LianaA. Nanik Sri SetyaniA STKIP PGRI Jombang Amitaaprill33@gmail. com,Ananik. stkipjb@gmail. Abstract Currently, teenagers to adults are very concerned about the development of products that are currently popular. The products that are closely followed are body care and cosmetics. One of the cosmetic products, namely PT. Orindo Alam Ayu or Oriflame. There is a shift in people's consumption patterns, which previously only used face powder to beautify themselves, now switching to other complementary products. Oriflame is a cosmetic product that is popular with young people in Jombang. Researchers are interested in examining more deeply the reasons why consumers have an interest in buying Oriflame products. The aims of this study were . to explain the effect of brand image on the intention to buy Oriflame products, . to explain the effect of promotion via WhatsApp on the intention to buy Oriflame products . to explain the effect of brand image and promotion via WhatsApp on the intention to buy Oriflame products. This research uses quantitative methods. Methods of data collection using questionnaires / questionnaires and documentation. The research respondents were 100 Methods of data analysis using multiple linear regression analysis with the help of SPSS 26 for Windows software. The results of the T test and F test show that: . There is a significant influence of brand image on purchase intention with a significant value of the brand image variable of 0. 000 <0. 05 and a t count of 7. 358 E t table is 1. There is a significant influence of Promotion via WhatsApp on Purchase Intention with a significance value of the Promotion variable via WhatsApp of 0. 018 <0. 05 and a t count of 2. 412 E t table is 1660. There is a significant influence of Brand Image (X. and Promotion via WhatsApp (X. on Purchase Intention (Y) with a significance value of 0. 000 <0. 05 and obtained F count 100. 541 E F table 3. This proves that Ha is accepted and Ho is rejected. Keywords: Brand Image. Promotion via WhatsApp. Purchase Intention Abstrak Saat ini, kalangan remaja hingga orang dewasa sangat memperhatikan perkembangan produk yang sedang populer. Produk yang sangat diikuti perkembangannya adalah perawatan tubuh dan kosmetik. Salah satu produk kosmetika yaitu PT. Orindo Alam Ayu atau Oriflame. Adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat yang semula cukup menggunakan bedak wajah untuk mempercantik diri, kini beralih ke produk pelengkap lainnya. Oriflame merupakan salah satu produk kosmetik yang digemari remaja Jombang. Peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai apa yang menjadi alasan konsumen mempunyai minat beli pada produk-produk Oriflame. Tujuan penelitian ini ialah . untuk menjelaskan pengaruh citra merek terhadap minat beli produk Oriflame, . untuk menjelaskan pengaruh promosi melalui whatsapp terhadap minat beli produk Oriflame . untuk menjelaskan pengaruh citra merek dan promosi melalui whatsapp terhadap minat beli produk Oriflame. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuisoner/angket dan Responden penelitian sebanyak 100 responden. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 26 for Windows. Hasil Uji T dan Uji F menunjukkan bahwa: . Terdapat pengaruh Citra Merek terhadap Minat Beli secara signifikan dengan nilai signifikasi variabel Citra Merek sebesar 0,000 < 0,05 dan diperoleh t hitung sebesar 7,358 E t tabel yaitu 1,660. Terdapat pengaruh Promosi melalui WhatsApp terhadap Minat Beli secara signifikan dengan nilai signifikasi variabel Promosi melalui WhatsApp sebesar 0,018 < 0,05 dan diperoleh t hitung sebesar 2,412 E t tabel . Terdapat pengaruh Citra Merek (X. dan Promosi melalui WhatsApp (X. terhadap Minat Beli (Y) secara signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan diperoleh F hitung 100,541 E F tabel 3,090. Hal tersebut membuktikan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci : Citra Merek. Promosi melalui WhatsApp. Minat Beli PENDAHULUAN Perkembangan usaha saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, salah satunya ditandai dengan munculnya perusahaan-perusahaan yang menghasilkan produk yang sama. Sehingga pengusaha dituntut untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Ketatnya persaingan industri menuntut perusahaan untuk menciptakan produk yang mudah diingat dan menjadi pilihan konsumennya. Saat ini, kalangan remaja hingga orang dewasa merupakan kalangan yang sangat memperhatikan perkembangan produk yang sedang populer. Produk yang sangat diikuti oleh kaum remaja hingga orang dewasa adalah perawatan pribadi dan kosmetik. Oriflame Jombang merupakan salah satu Multi Level Marketing (MLM) kosmetik BPOM di Jombang dan sedang mengalami persaingan yang ketat dengan perusahaan Multi Level Marketing (MLM) lainnya. Didukung dengan jumlah data SPO (Service Point Oriflam. yang ada di Kota Jombang yaitu sebanyak 5 cabang. SPO sendiri merupakan perwakilan dari Cabang Oriflame yang dioperasikan sepenuhnya oleh leader Oriflame dan mendapat dukungan dari Manajemen Oriflame. Berdasarkan Public Warning mengenai Kosmetik Berbahaya yang diunggah pada website Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Badan POM menemukan 43 item kosmetika mengandung bahan berbahaya yang dipergunakan untuk mengubah atau memperbaiki penampilan. Selain itu. Badan POM juga menjaring produk kosmetika berbahaya yang diedarkan/ dipromosikan melalui media elektronik termasuk situs penjualan online. PT. Orindo Alam Ayu atau yang lebih dikenal dengan Oriflame merupakan salah satu perusahaan kosmetik yang bergerak di bidang Multi Level Marketing (MLM) yang bermula di Stockholm. Sweden, tahun 1967 oleh dua orang bersaudara Jonas dan Robert af Jochnick. Oriflame masuk Ke Indonesia pada tahun 1986. Oriflame adalah perusahaan kosmetik dan perawatan pribadi yang menawarkan produk kosmetik dan perawatan kulit alami yang berkualitas tinggi. Oriflame menyediakan semua kebutuhan perawatan kulit dan produk kosmetik, contohnya parfum, body wash, facial foam dan lainlain yang dibutuhkan demi menunjang penampilan di kehidupan sosial. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Maimun Ahmad. Tinneke M. Tumbel & Johny A. Kalangi AuPengaruh Citra Merek Terhadap Minat Beli Produk Oriflame Di Kota ManadoAy, dalam penelitian ini variabel citra merek secara signifikan berpengaruh terhadap minat beli. Dimana artinya apabila variabel citra merek semakin baik maka akan menimbulkan atau mendorong suatu minat beli. Alasan dipilihnya perusahaan Oriflame khususnya bagi konsumen produk Oriflame di Kota Jombang dalam penelitian ini. Karena Oriflame merupakan salah satu perusahaan Multi Level Marketing (MLM) yang cukup laris atau diminati di Jombang. Didukung dengan jumlah data SPO (Service Point Oriflam. yang ada di Kota Jombang yaitu sebanyak 5 cabang. SPO sendiri merupakan perwakilan dari Cabang Oriflame yang dioperasikan sepenuhnya oleh leader Oriflame dan mendapat dukungan dari Manajemen Oriflame. SPO melayani order konsultan maupun calon konsultan di sekitar SPO tersebut berada. Demi memenuhi kebutuhan pelanggannya. Oriflame selalu memperbaiki kualitasnya kearah yang semakin baik. Apabila produk dianggap berkualitas di mata konsumen, maka produk itu akan selalu dicari. Proses membeli diawali saat pembeli menyadari adanya masalah kebutuhan. Pembeli menyadari terdapat perbedaan antara kondisi sesungguhnya dengan kondisi yang diinginkannya, konsumen tidak tertarik pada produk kita dan berkeinginan untuk membeli produk tersebut. Keputusan konsumen untuk membeli suatu produk didasari dengan adanya minat beli. Minat beli mempunyai faktor yang kuat terhadap keputusan pembelian suatu produk. (Sulistyari. N, 2. Berdasarkan penjelasan tersebut, muncul pertanyaan, apakah citra merek dan promosi melalui whatsApp dapat mempengaruhi minat beli konsumen produk Oriflame di Kota Jombang. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kuantitatif, dimana pada penelitian ini dilakukan pendekatan pada konsumen Oriflame dengan cara penyebaran kuisioner. Metode ini digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh promosi melalui media sosial dan citra merek oleh Oriflame terhadap keputusan pembelian. Menurut Sugiyono . metode kuantitatif ini menggunakan data yang telah dikumpulkan yang selanjutnya digunakan sebagai alat penguji hipotesis yang telah ditetapkan oleh peneliti. Dalam penelitian ini sampel yang dipakai untuk penelitian ini sama dengan keseluruhan jumlah populasi yakni sebanyak 100 orang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling yaitu sampel jenuh atau sering disebut dengan Total Sampling. Menurut Sugiyono . Sampling Jenuh adalah teknik pemilihan sampel apabila semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Sampling Jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Teknik analisis data ini digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara variabel Citra Merek (X. dan Promosi melalui WhatsApp (X. terhadap variabel Minat Beli (Y) produk Oriflame di Kota Jombang. Selanjutnya tujuan analisis ini adalah mengetahui kebenaran dari hipotesis yang telah dirumuskan oleh peneliti dalam penelitiannya. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Berdasarkan hasil angket penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh citra merek dan promosi melalui whatsApp terhadap minat beli produk Oriflame di kota Jombang. Hal ini ditunjukkan melalui hasil uji statistik sebagai berikut: Uji Normalitas Tabel 1 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean ,0000000 Std. Deviation 4,78605858 Most Extreme Differences Absolute ,073 Positive ,048 Negative -,073 Test Statistic ,073 Asymp. Sig. -taile. ,200c,d Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Berdasarkan tabel 1 terlihat nilai signifikasi sebesar 0,200 dan nilai tersebut lebih dari 0,05. Dapat disimpulkan bahwa data penelitian berdistribusi dengan normal karena p > 0,05 atau signifikansi lebih besar dari 5%. Uji Multikolinieritas Tabel 2 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model (Constan. Citra Merek Promosi melalui WhatsApp Dependent Variable: Minat Beli Collinearity Statistics Tolerance VIF ,226 ,226 4,426 4,426 Berdasarakan tabel 2 dapat disimpulkan bahwa setiap variabel bebas mempunyai nilai tolerance >0,1 dan nilai VIF <10. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinieritas antar variabel dalam model regresi ini. Uji Heteroskedastisitas Tabel 3 Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constant ,012 ,004 Citra ,376 ,268 Merek Promosi ,288 ,148 WhatsAp Dependent Variable: Y Standardized Coefficients Beta 3,110 Sig. ,002 ,246 1,403 ,164 ,342 1,950 ,054 Melalui pengujian SPSS dengan cara uji gletser diperoleh hasil nilai sig . -taile. X1 sebesar 0,164 (>0,. dan nilai sig . -taile. X2 sebesar 0,054 (>0,. Dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas pada model regresi ini. Uji T Tabel 4 Uji T Variabel X1 terhadap Y Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. -15,070 4,336 Standardized Coefficients Beta -3,476 Sig. ,001 Citra 1,162 ,158 Merek Dependent Variable: Minat Beli ,649 ,000 7,358 Berdasarkan tabel 4 yaitu hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikasi variabel Citra Merek sebesar 0,000 < 0,05 dan diperoleh t hitung sebesar 7,358 E t tabel yaitu 1,660. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh Citra Merek terhadap Minat Beli secara signifikan. Tabel 5 Uji T Variabel X2 terhadap Y Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error -15,070 4,336 Promosi melalui ,354 WhatsApp Dependent Variable: Minat Beli ,147 Standardi Coefficien Beta Sig. -3,476 ,001 ,213 2,412 ,018 Berdasarkan tabel 5 yaitu hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikasi variabel Promosi melalui WhatsApp sebesar 0,018 < 0,05 dan diperoleh t hitung sebesar 2,412 E t tabel yaitu 1660. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh Promosi melalui WhatsApp terhadap Minat Beli secara signifikan. Uji F Tabel 6 Uji F ANOVA Sum Mean Model Squares Square Regression 4701,031 2350,515 100,541 Residual 2267,729 23,379 Total 6968,760 Dependent Variable: Minat Beli Predictors: (Constan. Citra Merek. Promosi melalui WhatsApp Sig. ,000b Berdasarkan tabel 6 dapat diketahui bahwa nilai signifikasi untuk Citra Merek (X. dan Promosi melalui WhatsApp (X. terhadap Minat Beli (Y) adalah sebesar 0,000 < 0,05 dan diperoleh F hitung 100,541 E F tabel 3,090. Hal tersebut membuktikan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh Citra Merek (X. dan Promosi melalui WhatsApp (X. terhadap Minat Beli (Y) secara Regresi Linear Berganda Tabel 7 Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. -15,070 4,336 Citra 1,162 ,158 Merek Promosi ,354 ,147 WhatsApp Dependent Variable: Minat Beli Standardized Coefficients Beta -3,476 ,649 7,358 Sig. ,001 ,000 ,213 ,018 2,412 Formula dari analisis regresi berganda ini adalah sebagai berikut: Y = a 1X1 2X2 e. Berdasarkan tabel 7 maka persamaan regresinya adalah Y= -15,070 1,162 X1 0,354 X2 e. Nilai a sebesar -15,070 merupakan konstanta atau keadaan saat variabel Minat Beli belum dipengaruhi oleh variabel lainnya yaitu variabel Citra Merek (X. dan variabel Promosi melalui WhatsApp (X. Jika variabel independen tidak ada maka variabel Minat Beli tidak mengalami perubahan. ilai koefisien variabel X. sebesar 1,162, menunjukkan bahwa variabel Citra Merek mempunyai pengaruh yang positif terhadap Minat Beli konsumen yang berarti bahwa setiap kenaikan 1 satuan variabel Citra Merek maka akan mempengaruhi Minat Beli konsumen Oriflame sebesar 1,162, dengan asumsi bahwa variabel lain tidak diteliti dalam penelitian ini. ilai koefisien variabel X. sebesar 0,354, menunujukkan bahwa variabel Promosi melalui WhatsApp mempunyai pengaruh yang positif terhadap minat beli konsumen yang berarti bahwa setiap kenaikan 1 satuan variabel Promosi melalui WhatsApp maka akan mempengaruhi Minat Beli konsumen Oriflame sebesar 0,354, dengan asumsi bahwa variabel lain tidak diteliti dalam penelitian ini. Analisis Koefisien Determinasi Tabel 8 Analisis Koefisien Determinasi Model Summary Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate ,821a ,675 ,668 4,835 Predictors: (Constan. Citra Merek. Promosi melalui WhatsApp Berdasarkan tabel 8 dapat diketahui bahwa besarnya R Square adalah 0,675 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp dapat memberikan informasi atau memprediksi variabel Minat Beli sebesar 67,5% sementara sisanya 32,5% merupakan kontribusi dari variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. PEMBAHASAN Dalam penelitian ini dikumpulkan data primer untuk mengetahui pengaruh Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli Oriflame melalui penyebaran angket kepada 100 responden yang menjadi sampel penelitian. Data penelitian ini merupakan hasil dari jawaban responden dalam mengisi angket penelitian yang telah disebarkan. Berdasarkan hasil penelitian. Citra Merek berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli Oriflame secara parsial. Sehingga hipotesis pertama yang berbunyi Auada pengaruh Citra Merek terhadap Minat Beli produk OriflameAy dapat diterima. Dalam penelitian ini diketahui bahwa mayoritas responden melakukan pembelian produk Oriflame adalah wanita. Namun, juga terdapat konsumen pria yang melakukan pembelian produk Oriflame. Hal ini menjadi menarik, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pria juga tetap butuh melakukan perawatan kulit sejak dini dengan menggunakan produk perawatan kulit yang di desain khusus jika ingin mengembalikan penampilan yang tampak lebih muda, sehat dan berenergi. Walaupun tanda-tanda penuaan pada kulit wajah pria muncul cenderung lebih lambat dibandingkan dengan kulit wajah wanita. Selain itu, hormon pada pria juga meningkatkan produksi sebum yang mengakibatkan kulit pria cenderung berminyak dan memiliki pori-pori besar. Disamping itu pula terdapat faktor unik lainnya mengenai kulit wajah pria, dimana ternyata kulit wajah pria memerlukan energi. Tanpa energi, penampilan yang awalnya tampak terlihat muda, secara perlahan akan memudar sebelum waktunya, dan inilah yang biasa disebut dengan penuaan dini. Menurut Kotler dan Keller . citra merek adalah suatu keyakinan dan pandangan tentang suatu produk yang selalu dipegang erat oleh konsumen dimana hal tersebut sesuai dengan apa yang telah dipresentasikan oleh perusahaan. Dengan mendasari teori ini dapat dikatakan bahwa citra merek yang dimiliki oleh Oriflame adalah baik karena dapat mempengaruhi minat beli konsumen. Kotler dan Keller . alam Fitria dan Qurohman, 2. menyatakan bahwa minat beli konsumen merupakan sebuah perilaku konsumen dimana konsumen mempunyai keinginan dalam memilih, menggunakan, dan mengonsumsi atau bahkan menginginkan suatu produk yang ditawarkan. Berdasarkan hasil penelitian. Promosi melalui WhatsApp berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli Oriflame secara parsial. Sehingga hipotesis kedua yang berbunyi Auada pengaruh Promosi melalui WhatsApp terhadap Minat Beli produk OriflameAy dapat diterima. Dalam penelitian ini diketahui bahwa mayoritas responden melakukan pembelian produk Oriflame adalah usia 17-30 tahun. Dapat dikatakan bahwa usia 17 tahun merupakan usia remaja. Perawatan tubuh sebaiknya dilakukan sejak dini, agar kulit tetap sehat dan terhindar dari berbagai permasalahan kulit yang muncul akibat radikal bebas. Saat ini sudah banyak sekali produk skincare yang beredar dengan berbagai kandungan dan manfaat yang baik untuk kulit. Apalagi bagi remaja yang sedang ingin memilih produk untuk perawatan wajah. Seperti yang diketahui bahwa memasuki masa remaja adalah masa puber dengan berbagai perubahan yang mungkin terjadi. Salah satunya perubahan fisik yang akan memengaruhi kondisi kulit. Oleh karena itu, di usia ini remaja sangat disarankan untuk mulai merawat kulit. Selain itu juga didukung oleh faktor lain yaitu usia remaja paling banyak menggunakan internet ataupun sosial media dibandingkan kelompok usia Pada dasarnya promosi memiliki peranan penting untuk meningkatkan penjualan dan membuat seorang konsumen untuk tetap membeli produk yang dijual secara terus-menerus. Promosi melalui whatsapp hanya dengan memanfaatkan banyaknya kontak yang tersimpan di HP, semakin banyak kontak maka akan memperluas promosi yang Melalui informasi pamflet promo beserta testimoni produk Oriflame yang dijadikan status whatsApp oleh member tersebut, dapat memberi informasi kepada konsumen mengenai produk-produk Oriflame. Sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk Oriflame karena adanya promosi melalui WhatsApp. Jadi dapat dikatakan bahwa promosi melalui WhatsApp itu dapat mempengaruhi minat beli pada konsumen. Menurut Tjiptono . 5: . promosi merupakan elemen bauran pemasaran yang berfokus pada upaya menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan kembali konsumen akan merek dan produk perusahaan. Promosi yang tepat akan mempengaruhi tingkat penjualan perusahaan. Hal ini merupakan dasar untuk menetapkan strategi promosi pada zaman ini dengan fasilitas yang telah canggih dengan sebaik mungkin. Promosi dengan memanfaatkan media sosial sangat berdampak besar bagi Penelitian tentang Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas . terhadap variabel terikat . Hal ini dapat dilihat dari uji F yang bertujuan untuk mengetahui apakah variabel bebas . secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel terikat . Berdasarkan hasil penelitian. Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli Oriflame secara simultan sehingga hipotesis ketiga yang berbunyi Auada pengaruh Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli produk OriflameAy dapat diterima. Terdapat pengaruh signifikan Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli produk Oriflame. Dapat pula dari persamaan regresi dapat disumpulkan bahwasannya Citra Merek (X. dan Promosi melalui WhatsApp (X. berpengaruh secara simultan dan positif terhadap Minat Beli (Y) Produk Oriflame. Variabel Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp berpengaruh cukup kuat terhadap Minat beli. Selain itu, citra merek juga memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Citra merek yang positif dimata masyarakat maka akan menarik konsumen baru. Citra merek yang baik memiliki peran untuk memasarkan suatu produk karena berpotensi mempengaruhi persepsi dan harapan konsumen tentang barang yang ditawarkan serta pada akhirnya mempengaruhi minat beli konsumen. Oleh karena itu perusahaan harus meningkatkan lagi kualitas produknya, desain produknya dan juga faktor-faktor lain seperti promosi dan diskon, agar minat beli konsumen terhadap produk Oriflame terus meningkat. Dalam penelitian ini diketahui bahwa mayoritas responden berdasarkan pendidikan terakhir yang paling banyak melakukan pembelian produk Oriflame adalah SMA. Dapat disimpulkan tidak hanya orang yang sudah memasuki usia dewasa, penggunaan skincare diperlukan oleh anakanak di usia remaja khususnya anak SMA untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan pada wajah. Selain itu, mayoritas responden berdasarkan pembelian produk Oriflame yang paling banyak adalah sebanyak 4-5 kali. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa konsumen tersebut telah melakukan repeat order dari pembelian pertama hingga pembelian keempat ataupun kelima. Berarti konsumen tersebut cocok dengan produknya atau dapat dikatakan produk Oriflame mempunyai kualitas dan citra merek yang baik. Faktor lain yang dapat mendorong repeat order konsumen yaitu penawaran atau promo diskon produk yang menarik, testimoni pemakaian produk, perhatian khusus kepada pelanggan mengenai pesan follow up setelah transaksi pembelian produk, dan masih banyak lagi faktor lainnya. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Lasrida Sigalingging dan Amik Medicom . yang berjudul AuPengaruh Ekuitas Merek dan Promosi terhadap Minat Beli Produk Kosmetik PT. Orindo Alam Ayu (Oriflame Cabang MedanAy dengan hasil Ekuitas Merek dan Promosi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini berarti menunjukan hasil yang sama dengan penelitian yang sekarang telah dilakukan oleh peneliti pada pelanggan Oriflame di Kota Jombang, terutama pada hipotesis ketiga yakni ada pengaruh Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli produk Oriflame, sehingga teori tersebut terbukti. SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, variabel Citra Merek berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli produk Oriflame secara parsial, sehingga hipotesis pertama yang berbunyi Auada pengaruh Citra Merek terhadap Minat Beli produk OriflameAy dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian, variabel Promosi melalui WhatsApp berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli produk Oriflame secara parsial, sehingga hipotesis kedua yang berbunyi Auada pengaruh Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli produk OriflameAy dapat Berdasarkan hasil penelitian, variabel Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli produk Oriflame secara simultan, sehingga hipotesis ketiga yang berbunyi Auada pengaruh Citra Merek dan Promosi melalui WhatsApp terhadap minat beli produk OriflameAy dapat diterima. SARAN Pada variabel Citra Merek bagian indikator kekuatan asosiasi merek khususnya item 3 mengenai penggunaan selebriti terkenal sebagai alat promosi menunjukkan bahwa pengaruhnya rendah dengan rata-rata nilai 3,99 dibandingkan item lainnya. Sehingga peneliti menyarankan mencoba untuk menggunakan selebriti endorse sesuai dengan karakteristik konsumen. Promosi melalui WhatsApp merupakan hal yang penting bagi para member Oriflame. Pada variabel Promosi melalui WhatsApp bagian indikator kolaborasi . khususnya item 1 mengenai member Oriflame saling memberikan pandangan baik tentang produk yang ditawarkan kepada konsumen melalui WhatsApp menunjukkan bahwa pengaruhnya rendah dengan rata-rata nilai 4,20 dibandingkan item Sehingga peneliti menyarankan untuk melakukan gathering member secara rutin seperti acara Hero Products Oriflame agar member Oriflame lebih memahami secara luas tentang produk-produk Oriflame. Dengan demikian, member Oriflame dapat melakukan promosi yang baik untuk menarik minat beli konsumen. Pada variabel Minat Beli bagian indikator minat preferensial khususnya item 3 mengenai konsumen lebih memilih merek Oriflame meskipun ditawari merek lain menunjukkan bahwa pengaruhnya rendah dengan rata-rata nilai 3,73 dibandingkan item lainnya. Sehingga peneliti menyarankan perusahaan Oriflame harus mampu melakukan analisis untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mampu mempengaruhi minat beli konsumen terhadap produk yang ditawarkan dipasaran, agar konsumen lebih memilih merek Oriflame dibandingkan merek lainnya. Oleh karena itu, perusahaan harus melakukan evaluasi terhadap faktorfaktor tersebut yang meliputi citra merek yang nantinya akan mampu memberikan nilai tersendiri terhadap suatu produk, kualitas produk yang sesuai dengan produk yang ditawarkan dan memiliki daya tahan yang baik, kemudian harga suatu produk harus sesuai dengan kualitas yang di tawarkan serta pemilihan Brand Ambassador yang lebih populer. DAFTAR PUSTAKA