STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 DAMPAK PENGELOLAAN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MI MAAoARIF NU BRUNOSARI Eka Musyayanah MI MaAoarif NU Brunosari Pradanabobby195@gmail. Djamal STAINU Purworejo Jamal. umi@gmail. Siti Anisatun NafiAoah STAINU Purworejo anisnafiah14@gmail. Abstract The Impact of Classroom Management on Student Learning Outcomes at MI Ma'Arif NU Brunosari. Bruno. Purworejo. This study aims to find out . How is class management at MI Ma'Arif NU Brunosari . How is the impact of classroom management on student learning outcomes at MI Ma'Arif NU Brunosari. The research method used is a qualitative research method. The type of research used in this research is field research where this research requires researchers to go directly to the field in order to obtain the required data. The time of this research was carried out from April 2021 to July 2021. The data sources in this study were all teachers at MI Ma'Arif NU Brunosari, totaling 10 people and also all students from class I to class VI, totaling 30 students. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, conclusion drawing/data verification. Teh results of this research is that classroom teachers use various approaches, namely the power approach, the eclectic or pluralistic approach and the threat approach, while the Upper Class teachers use the freedom approach, the behavior change approach and the group approach. The approach has a good impact on student learning outcomes,namely students become obedient,obedient and have an honest,disciplined,responsible attitude,dare to answer questions in front of their friends,both individually and in groups. Student learning outcomes in terms of cognitive,affective and psychomotor are better than before. Keywords: Impact,Classroom Management, student learning outcomes. Abstrak Dampak Pengelolaan Kelas terhadap Hasil Belajar Siswa di MI MaAoArif NU Brunosari. Bruno. Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Bagaimana pengelolaan kelas di MI MaAoArif NU Brunosari . Bagaimana Dampak Pengelolaan Kelas terhadap Hasil Belajar Siswa di MI MaAoArif NU Brunosari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 149 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan . ield researc. dimana penelitian ini mengharuskan peneliti untuk terjun langsung ke lapangan guna memperoleh data yang dibutuhkan. Penelitian ini di laksanakan mulai bulan April 2021 sampai dengan bulan Juli 2021. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh guru di MI MaAoArif NU Brunosari yang berjumlah 10 orang dan juga seluruh siswa dari kelas I sampai dengan kelas VI yang berjumlah 30 siswa. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tekhnik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/ verifikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah guru-guru Kelas Bawah menggunakan berbagai macam pendekatan yaitu pendekatan kekuasaan, pendekatan elektis atau pluralistik dan pendekatan ancaman, sedangkan guru Kelas Atas menggunakan pendekatan kebebasan, pendekatan perubahan tingkah laku dan pendekatan kelompok. Pendekatan tersebut berdampak baik terhadap hasil belajar siswa yaitu siswa menjadi taat, patuh dan mempunyai sikap jujur,disiplin, bertanggung jawab,berani menjawab soal di depan teman-temanya baik itu individu maupun kelompok. Hasil belajar siswa dilihat dari segi kognitif,afektif dan psikomotor menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Kata Kunci : Dampak. Pengelolaan Kelas. Hasil Belajar Siswa. PENDAHULUAN Seorang guru hendaknya mampu membimbing siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dalam setiap mata pelajaran yang ada, sehingga tercipta suasana dan interaksi yang menyenangkan di kelas. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki guru adalah keterampilan mengelola kelas. Tugas guru di dalam kelas adalah membelajarkan siswa dengan mengupayakan kondisi belajar yang optimal, sesuai tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Pengelolaan kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar atau yang membantu dengan maksud dicapai kondisi yang optimal,sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar seperti yang 1 Penanggung jawab kegiatan belajar yang dimaksud adalah guru. Keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses pembelajaran disebut dengan pengelolaan kelas. 2 Diperlukan kerja keras dan Djamarah dan Zain. Strategi Belajar Mengajar,(Jakarta : Rhineka Cipta, 2. Abdul Majid. Strategi Pembelajaran, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2013 ) hlm. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 150 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 tanggung jawab seorang guru agar dapat mengelola kelas yang diampunya dengan baik, sehingga terwujudlah proses pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Guru dapat melakukan usaha-usaha seperti pengaturan tempat duduk yang nyaman dan melakukan pendekatan terhadap siswa. Pengelolaan kelas dapat dikatakan berhasil, jika setelah itu siswa mampu untuk terus belajar dan bekerja dan pengelolaan kelas dapat dikatakan berhasil, jika siswa mampu untuk terusmenerus melakukan pekerjaan tanpa membuang-buang waktu dengan Hasil belajar adalah sesuatu yang dicapai atau diperoleh siswa berkat adanya usaha atau pikiran yang dinyatakan dalam bentuk penguasaan, pengetahuan, dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga nampak perubahan tingkah laku pada diri individu. 4 Hasil belajar siswa menunjukkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang Untuk mencapai hasil belajar yang baik, perlu pengelolaan kelas yang optimal. Jadi, dapat disimpulkan jika guru telah melaksanakan pengelolaan kelas dengan baik akan berdampak pada meningkatnya motivasi siswa untuk belajar, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Dari observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di MI MaAoarif NU Brunosari diketahui bahwa terdapat 10 kelas yang terdiri dari 2 rombel kelas 1, 3 rombel kelas 2, 2 rombel kelas 3, 1 rombel kelas 4, 1 rombel kelas 5 dan 1 rombel kelas 6. Dari seluruh kelas tersebut tentunya dijumpai berbagai permasalahan terkait dengan pengelolaan kelas. Peneliti menemukan masalah yang ditemui di kelas rendah yaitu guru mengeluhkan sedikit kesulitan menghadapi anak didik yang ketika sedang proses belajar mengajar berlangsung beberapa siswa seringkali mengutarakan kata-kata yang tidak termasuk dalam pembelajaran. Dijumpai juga guru masih sangat kesulitan Wiyani. Noval Ardy. Psikologi Perkembangan usia dini,(Yogyakarta : Java Media, 2014 ) hlm. 67- 68 Karwati dan Priansa . Manajemen kelas, ( Bandung : Alfabeta, 2014 ) hlm. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 151 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 mengatur siswanya terutama siswa laki-laki karena siswa laki-laki yang terlalu hiperaktif sehingga sering terjadi kegaduhan dan guru sangat kesulitan untuk membuat kelas menjadi kondusif kembali. Selain itu peneliti juga menemukan guru yang masih kurang dalam penguasaan materi sehingga membuat siswanya merasa bosan ketika sedang proses belajar mengajar sehingga siswa asik bermain dengan temanya. Sebagian besar masalah yang ditemukan di kelas atas yaitu guru menjadi dianggap kurang memperhatikan siswa ketika guru hanya berfokus dengan Sehingga siswa laki-laki banyak yang sering membuat kelas menjadi kurang kondusif dan ada beberapa masalah siswa yang jarang sekali mengerjakan tugas dari guru dan rata-rata siswa laki-lakinya kurang bisa di Selain itu kesulitan guru dalam mengelola kelas adalah dalam pembelajaranya karena kekurangan media belajar terutama buku. Sehingga guru mengeluhkan nilai yang diperoleh oleh siswa-siswanya. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa terdapat siswa yang bisa dikatakan minat belajarnya masih rendah dan bahkan ada siswa yang tidak mau masuk sekolah atau tidak mau mengikuti pembelajaran dalam beberapa hari. Dijumpai juga masih ada beberapa siswa yang jarang sekali mengumpulkan tugas dari gurunya, hal ini tentu karena rasa tanggung jawab pada diri sendiri yang masih kurang sehingga mengakibatkan tingkat kedisiplinan siswa yang masih rendah. Selain masalah di atas jumlah siswa pada kelas IV terdapat 32 siswa tentu saja hal ini membuat tempat duduk jadi tidak bisa bervariasi seperti kelas Selain sulitnya dalam mengatur tempat duduk suasana kelas menjadi ramai dan siswa jadi susah untuk kondusif dalam proses pembelajaran. Di sini peran guru sangat penting bagi siswa dalam mengelola kelas untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang maksimal. Guru juga harus mampu mengembalikan kondisi pembelajaran yang sedikit terganggu oleh karena itu guru harus bisa mengkondisikan kelas agar pembelajaran dapat tercapai dengan Dari permasalahan Ae permasalahan tersebut maka peneliti melakukan penelitian tentang pengelolaan kelas yang terjadi di MI MaAoarif NU Brunosari. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 152 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 METODOLOGI Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang di gunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada kegiatan belajar di dalam kelas yang ada di MI maAoArif NU Brunosari kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo. Dimana penelitian ini dimaksudkan untuk memperbaiki situasi pembelajaran di dalam kelas sehingga akan berdampak pada hasil belajar siswa. Waktu penelitian ini peneliti mengambil lokasi penelitian di Madrasah Ibtidaiyah MaAoArif NU Brunosari. Kecamatan Bruno. Kabupaten Purworejo. Waktu penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari 2021 sampai dengan bulan April 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. HASIL DAN PEMBAHSAN Di MI MaAoArif NU Brunosari terdapat banyak pendekatan yang digunakan dalam proses pengelolaan kelas. Pendekatan-pendekatan tersebut antara lain pendekatan kekuasaan, pendekatan ancaman, pendekatan kebebasan, pendekatan resep, pendekatan pengajaran, pendekatan perubahan tingkah laku, pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial, pendekatan proses kelompok, pendekatan elektis dan pluralistik. Di MI MaAoArif NU Brunosari peneliti melihat beberapa guru lebih sering mengunakan enam pendekatan di antaranya yaitu : Pendekatan Kekuasaan. Pendekatan Ancaman. Pendekatan elektis atau pluralistik. Pendekatan perubahan tingkah laku. Pendekatan Kebebasan dan Pendekatan Kelompok. Kelas Bawah Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif kualitatif, (Bandung:Alfabet CV, 2. Hlm. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 153 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 Dalam pengelolaan kelas beberapa guru lebih banyak menggunakan pendekatan kekuasaan. Pendekatan elektis atau pluralistik dan pendekatan ancaman ketika pembelajaran di dalam kelas terutama pada Kelas Bawah. Menurut beberapa guru pendekatan-pendekatan tersebut lebih efektif digunakan karena lebih mudah untuk mengontrol siswa ketika pembelajaran Melihat Dalam kenyataan di lapangan masih banyak sekali ditemukan siswa yang suka ngobrol dengan teman sebangkunya dan ada siswa yang tidak mendengarkan ketika guru sedang menerangkan pelajaran di depan kelas sehingga ketika ditanya tentang materi ajar yang baru saja diterangkan seringkali siswa bingung menjawabnya. Dalam penelitian di MI MaAoArif NU Brunosari peneliti melihat guru kelas bawah ketika sedang proses belajar mengajar lebih sering menggunakan pendekatan kekuasaan, pendekatan elektis atau pluralistik dan pendekatan Pendekatan Kekuasaan Guru kelas bawah sering menggunakan Pendekatan kekuasaan, tujuanya adalah untuk mengontrol tingkah laku siswa ketika proses belajar mengajar di dalam kelas. Peran guru dipendekatan ini yaitu menciptakan dan mempertahankan sikap disiplin siswa karena disiplin merupakan kekuatan yang menuntut siswa untuk menaati aturan. Pendekatan ini efektif digunakan karena ketika guru menggunakan pendekatan kekuasan di dalam kelas siswa menjadi disiplin sehingga tercipta suatu ketertiban ketika proses belajar Pendekatan elektis atau pluralistik Guru kelas bawah selain menggunkan pendekatan kekuasaan juga menggunakan pendekatan elektis atau pluralistik. Pendekatan ini merupakan cara mengelola kelas dengan berbagai macam pendekatan. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan proses belajar supaya efektif karena pendekatan Hasil wawancara dengan Qory Alawiyah. Pd. I selaku guru pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 154 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 ini memiliki potensi untuk mempertahankan suatu kondisi atau situasi yang sulit dikontrol hingga memungkinkan proses belajar mengajar berjalan efektif dan efisien. Contoh ketika guru mengancam siswa apabila tidak mematuhi aturan akan diberi hukuman, sedangkan guru dapat menerapkan pendekatan lain selain pendekatan tersebut dengan mengajak siswa bercerita empat mata. Pendekatan Ancaman Pendekatan ancaman digunakan di Kelas Bawah karena terkadang ada siswa yang kurang paham akan peraturan dan teguran dari guru. pendekatan ini hampir sama dengan pendekatan kekuasaan karena sama-sama bertujuan untuk mengontrol tingkah laku siswa ketika di dalam kelas tetapi bedanya dipendekatan ini yaitu guru memberikan ancaman kepada siswa contohnya dengan melarang siswa untuk melakukan suatu hal yang kurang baik dan memberi hukuman apabila melanggar agar siswa tersebut merasa jera sehingga dapat menghindari perilaku yang kurang baik agar tidak mendapatkan Di MI MaAoArif NU Brunosari terdapat 10 Guru Kelas dan 10 guru madin. Dari hasil wawancara yang penulis lakukan dengan seluruh guru kelas, ratarata guru kelas bawah menggunakan pendekatan kekuasaan, pendekatan elektis atau pluralistik dan pendekatan ancaman. Dengan menggunakan pendekatan elektis atau pluralistik, guru dapat memilih dan menggabungkan secara bebas beberapa pendekatan sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi di dalam kelas. Berdasarkan uraian di atas pendekatan kekuasaan,pendekatan elektis atau pluralistik dan pendekatan ancaman efektif digunakan guru di Kelas Bawah dalam mengelola kelas dalam kegiatan proses belajar mengajar. Kelas Atas Dalam pengelolaan kelas beberapa guru Kelas Atas lebih banyak menggunakan pendekatan kebebasan, pendekatan perubahan tingkah laku dan pendekatan kelompok. Pendekatan Kebebasan Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 155 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 Pendekatan kebebasan bukan berarti guru membiarkan siswa secara bebas tanpa kontrol guru,tetapi pendekatan ini dilakukan oleh guru untuk membantu siswa agar siswa merasa bebas melakukan sesuatu di dalam kelas. Sehingga proses belajar mengajar siswa tetap nyaman dan tetap dapat dimonitoring oleh Menurut hasil wawancara dengan guru Kelas Atas, guru Kelas Atas sering menggunakan pendekatan kebebasan karena siswa Kelas Atas sudah bisa mengontrol dirinya sendiri dan sudah bisa memilah mana yang baik dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan tanpa melanggar aturan. Pendekatan Perubahan Tingkah Laku Pendekatan perubahan tingkah laku digunakan oleh guru Kelas Atas bertujuan untuk merubah tingkah laku siswa di dalam kelas dari yang kurang baik menjadi lebih baik. Dalam pendekatan ini guru harus bisa merangsang siswa supaya bertingkah laku yang baik dan positif dengan cara memberi pujian atau ucapan terimakasih selama siswa bisa menjaga kedisiplinan di dalam kelas. Pendekatan Kelompok Pendekatan kelompok merupakan pendekatan yang digunakan saat guru mengajar tentang sutu materi yang mungkin terdapat kesulitan pada materi itu, guru dapat membentuk kelompok agar siswa dapat memahami materi yang sedang diajarkan7. Pendekatan kelompok biasa digunakan oleh guru Kelas Atas, selain itu pendekatan ini dapat digunakan saat guru sedang tidak bisa mendampingi siswa belajar di dalam kelas, ketika siswa diberi tugas siswa sudah bisa diberi tanggung jawab. Siswa Kelas Atas sudah dapat berdiskusi dengan teman-temanya, suatu kelompok siswa bertujuan untuk mengenalkan siswa bahwa belajar tidak hanya bisa dilakukan sendiri melainkan dengan Dalam mengembangkan dan mempertahankan suasana kelompok siswa di dalam kelas supaya tetap efektif dan produktif. Dalam penelitian ini cara guru Wawancara dengan Taufik Hidayat S. Pd. I selaku guru pada hari kamis tanggal 17 juni 2021. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 156 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 mengembangkan dan mempertahankan suasana kelompok yaitu dengan memperhatikan semua kelompok masing-masing dan selalu memberi dukungan agar siswa tetap semangat. Dengan menggunakan pendekatan di atas masing-masing guru berpendapat bahwa menggunakan pendekatan-pendekatan tersebut proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan tidak ada tekanan dalam belajar bagi siswa. Lingkungan Kelas Kondisi dan suasa lingkungan kelas sangat berpengaruh terhadap aktivitas belajar peserta didik. kondisi lingkungan kelas yang tertata rapi, bersih, dan menarik bagi peserta didik akan memberikan suasana yang nyaman sehingga peserta didik dapat belajar dengan optimal. Sebaliknya, kondisi lingkunga kelas yang kotor dan berantakan akan membuat peserta didik dengan nyaman berada di kelas sehingga mereka tidak dapat fokus pada kegiatan pembelajaran karena terganggu oleh lingkungan kelas yang tidak kondusif. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendesain lingkungan kelas yang ideal dan mendukung bagi pembelajaran peserta didik adalah sebagi Ventilasi Ruang kelas biasanya dihuni oleh puluhan peserta didik, untuk menciptakan sirkulasi udara yang sehat, selain menggunakan ventilasi udara standar seperti jendela kelas, dapat juga menggunakan kipas angin. Penataan Cahaya Penataan cahaya merupakan peran yang sangat penting bagi terlaksananya proses pembelajaran. Cahaya yang masuk ke ruangan kelas perlu diperhitungkan dengan memadai supaya seimbang, tidak kelebihan dan tidak kekurangan, karena kelas yang terlalu terang dapat merusak organ penglihatan peserta didik. Sebaliknya, kelas yang kekurangan cahaya mengakibatkan Seni Apriliya. Manajemen Kelas untuk enciptakan Iklim Belajar yang Kondusif,(Jakarta:Visindo Media Persada,2. Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 157 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 suasana kelas menjadi redup sehingga peserta didik tidak mampu melihat dengan sempurna. Menyediakan Gambar Perlu diingat bahwa gambar akan jauh lebih menarik bagi peserta didik dibanding dengan kata-kata. Untuk itu, guru dapat membuat suasana kelas lebih mengasikkan dengan pemasangan gambar-gambar, diantaranya sebagai . Poster Ikon/Simbol yang berfungsi sebagai tinjauan global dari bahan pelajaran yang membantu penciptaan, penyimpanan, dan pencarian informasi secara visual. Poster Afirmasi atau penegasan diri berfungsi untuk menambah motivasi peserta didik dalam belajar. Penggunaan Warna Pemilihan warna cat untuk dinding ruang kelas juga ikut berpengaruh dalam menciptakan suasana belajar. Untuk memberikan semangat bagi peserta didik dalam belajar, guru harus memilih warna-warna yang tepat. Penataan Bangku Penataan keberlangsungan kegiatan pembelajaran di kelas. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kejenuhan peserta didik dengan posisinya yang berada pada tempat yang sama secara terus menerus. Prubahan penataan bangku disesuaikan dengan metode pembelajaran yang dilakukan, misalnya berkelompok, individu, berpasangan dan sebagainya. Dampak pengelolaan kelas terhadap hasil belajar siswa di MI MaAoarif NU Brunosari. Kelas Bawah Hasil belajar siswa di Kelas Bawah dan di Kelas Atas dengan guru menggunakan pendekatan yang dilakukan memiliki dampak yang positif terhadap hasil belajar siswa. Kognitif Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 158 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 Penilaian ini diambil dari nilai ulangan harian yang biasa diambil setelah pembelajaran saat itu juga, nilai tugas pekerjaan rumah diambil dari soal pilihan ganda dan uraian yang ada di LKS, selain nilai harian dan tugas pekerjaan rumah nilai siswa diambil dari nilai ulangan tengah smester dan ulangan akhir smester. Dengan cara guru menggunakan pendekatan kekuasaan, pendekatan elektis dan pluralistik dan pendekatan ancaman ketika di dalam kelas,siswa yang melanggar aturan jadi lebih sedikit, karena takut jika melanggar guru akan melaporkan ke orang tua siswa, siswa jadi lebih memperhatikan ketika sedang proses belajar mengajar,di Kelas Bawah ratarata siswa mendapatkan nilai yang lebih baik dari yang sebelumnya di bawah KKM menjadi di atas KKM setelah guru menggunakan pendekatan tersebut. Nilai tersebut dapat dilihat dari nilai rapot dan daftar nilai harian siswa yang rata-rata lulus di atas KKM. Afektif Dengan guru menggunakan pendekatan di atas sikap siswa menjadi lebih baik dari sebelumnya, sikap tersebut dapat dilihat dari sikap kejujuran siswa yang dilihat dari ketika sedang mengerjakan tugas dari guru, tugas LKS ataupun tugas harian, guru jarang melihat siswa yang saling mencontek. Siswa mempunyai sikap disiplin salah satunya yaitu ketika siswa tidak pernah terlambat masuk sekolah, kemudian mempunyai rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru dengan cara menyelesaikanya sebelum waktu yang ditentukan. Selain itu siswa menjadi lebih santun kepada guru, orang tua,orang lain dan peduli terhadap teman-teman yang ada di lingkunganya. Siswa lebih percaya diri ketika diminta guru untuk melakukan sesuatu di depan teman-temanya ketika di dalam kelas maupun di luar kelas. Psikomotor Hasil ketrampilan siswa dilihat ketika di dalam kelas dan di luar kelas, di dalam kelas maupun diluar kelas siswa menjadi lebih baik ketika guru menggunakan pendekatan ini contohnya siswa berani menjawab sosal di depan teman-temanya, siswa mampu menggambar sesuatu dengan rapi, siswa dapat Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 159 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 melukis menggunakan cat air, siswa dapat menggabungkan warna-warna dasar sehingga menjadi warna yang baru, siswa mampu membuat kerajinan lambang rantai pancasila dengan rapi menggunakan kertas origami, siswa berani mempraktikkan aktifitas menari, lari, melompat dan lain seagainya. Selain nilai KBM ada juga nilai spiritual yang dapat dilihat dari ketika siswa mampu berdoAoa sebelum dan sesudah kegiatan, memberi salam dan menjawab salam, siswa mau mengikuti solat duha dan solat duhur berjamaah di sekolah dan mampu bersyukur. Kelas Atas Hasil belajar siswa di Kelas Atas dengan guru menggunakan pendekatan kebebasan, pendekatan perubahan tingkah laku dan pendekatan kelompok yang dilakukan pada Kelas Atas memiliki dampak yang baik. Dampak yang dihasilkan dari pendekatan Ae pendekatan tersebut antara lain : Kognitif Dengan situasi yang nyaman siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru baik itu pertanyaan utnuk individu maupun kelompok. Siswa lebih memperhatikan dan mudah mengingat tentang pembelajaran yang telah diberikan, ini dilihat dari ketika guru bertanya tentang tema pembelajaran hari yang sebelumnya. selain itu siswa mampu memahami dan dapat menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru ketika di dalam kelas maupun pekerjaan Nilai yang didapat siswa rata-rata menjadi lebih baik ini dilihat dari nilai yang didapat di atas KKM, nilai ini diambil dari nilai harian siswa, nilai tugas siswa, ulangan tengah smester dan ulangan akhir smester. Afektif Siswa mau bekerjasama dengan temanya, sikap siswa ketika guru belum bisa masuk kelas dan hanya memberi tugas siswa mempunyai rasa tanggung jawab untuk tetap menyelesaikanya. Sikap kejujuran siswa ketika tidak saling bertanya hasil jawaban temanya, disiplin untuk tidak terlambat berangkat sekolah, sikap santun terhadap guru dan temanya ketika di kelas maupun di Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 160 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 lingkungan sekolah, peduli terhadap teman dan lingkunganya, sikap percaya diri ketika diminta guru untuk melakukan sesuatu. Psikomotor Siswa mampu mengatur kegiatan dan mengembangkan kemampuan memimpin diri sendiri, siswa menjadi antusias ketika ingin menjawab pertanyaan dengan cara mengangkat tanganya, mampu menyelesaikan tugas dari guru secara individu maupun tugas kelompok. Dengan menggunakan pendekatan di atas masing-masing guru berpendaat bahwa menggunakan pendekatan-pendekatan menyenangkan dan tidak ada tekanan dalam belajar bagi siswa. Dampak yang dihasilkan dari pendekatan-pendekatan tersebut antara lain siswa menjadi lebih disiplin,jujur, bertanggung jawab, santun terhadap semua orang, peduli terhadap teman dan lingkungan dan percaya diri menjawab pertanyaan yang diberikan guru, siswa mampu membuat karya dengan rapi. Selain itu siswa menjadi berani berpendapat, siswa berani mengutarakan pertanyaan kepada guru tentang materi yang sedang diajarkan di depan kelas, siswa dapat menghindari larangan yang diberikan oleh guru, siswa mampu menerima teguran-teguran dari guru,mampu mengikuti aturan yang seharusnya dilakukan siswa ketika di dalam kelas dan bisa menghargai pendapat temanya dan lain sebagainya. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan hasil pembahasan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Peneliti menyimpulkan bahwa pengelolaan kelas adalah upaya guru dalam mengelola kelas supaya terjadi kondisi belajar mengajar yang baik. Dalam mengelola kelas, guru kelas menggunakan beberapa pendekatan untuk dapat menciptakan dan mempertahankan kondisi belajar mengajar supaya berjalan dengan efektif dan efisien. Pendekatan-pendekatan yang digunakan di Kelas Bawah yaitu Pendekatan Kekuasaan. Pendekatan Elektis atau Dampak Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mi MaAoarif Nu Brunosari Eka Musyayanah. Djamal. Siti Anisatun Nafiah | 161 STAINU Purworejo: Jurnal As Sibyan Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Homepage: https://ejournal. Email: sibyan. stainupwrj@gmail. E-ISSN: : 2599-2732 Vol 4 No 2. JuliAeDesember 2021 Pluralistik dan Pendekatan Ancaman sedangkan di Kelas Atas guru menggunakan Pendekatan Kebebasan. Pendekatan Perubahan Tingkah Laku dan Pendekatan Kelompok. Dengan cara guru menggabungkan beberapa pedekatan dalam proses belajar mengajar, hasil belajar menggunakan pendekatan-pendekatan di atas berdampak baik terhadap siswa. Dalam segi kognitif siswa yang sebelumnya belum paham berangsur-angsur menjadi lebih paham dengan apa yang dijelaskan oleh guru ketika proses pembelajaran dan dengan cara guru memberi soal kepada siswa, siswa dapat menjawab dengan benar. Dalam segi afektif siswa yang sebelumnya sulit untuk diatur terlihat ada perubahan menunjukan sikap disiplin dan minat belajar yang baik. Dengan menggunakan pendekatan di atas siswa mempunyai sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, santun terhadap guru, peduli dengan temanya dan percaya diri. Dari segi psikomotorik sendiri memberikan dampak hasil belajar yang baik contohnya ketika guru meminta siswa untuk menjawab soal dan mengerjakan soal di papan tulis, siswa mampu menjawab soal dan berani mengerjakan soal di depan kelas dengan percaya diri. DAFTAR PUSTAKA