Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang Nandita1. Citra Indah Merina2 1,2Universitas Bina Darma nanditadita23@gmail. com1, citraindah@binadarma. ABSTRACT The purpose of this research is to test and analyze the Influence of Corporate Governance on the Quality of Financial Statements at PT. Mandiri Indonesia Agam Palembang City. This type of research is a quantitative approach with the type of research used in primary data. The data obtained uses primary Data was obtained through filling out questionnaires. The research sample consisted of 111 respondents who were selected using total sampling. The results show that there is a significant influence on the quality of financial statements at PT. Mandiri Indonesia Agam Palembang City. Data analysis was carried out using SEM PLS version 4. 0 and analyzed with the help of Smart PLS, involving the Measurement Model Analysis Test . uter mode. and the Structural Model Analysis Test (Inner Mode. The results of the study show that Corporate Governance has a significant influence on the quality of financial reports with a loading factor of > 0. 7 which means Valid. Keywords : Good Corporate Governance. Quality of Financial Reports ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Corporate Governance terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang. Jenis Penelitian ini Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan data primer. Data yang diperoleh menggunakan data primer. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 111 responden yang dipilih menggunakan total sampling. Hasil menunjukan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pada PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM PLS versi 4. 0 dan dianalisis dengan bantuan Smart PLS, melibatkan Uji Analisis Model Pengukuran . uter mode. dan Uji Analisis Model Struktural (Inner Mode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Governance memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kualitas laporan keuangan dengan . oading factor > 0,. yang berarti Valid. Kata kunci : Good Coorporate Governance. Kualitas Laporan Keuangan PENDAHULUAN Perjalanan dari waktu ke waktu akuntansi sektor publik telah terjadi perubahan yang relatif cepat. Di masa sekarang ini akuntansi pada lembaga publik lebih diawasi dan diperhatikan secara sungguh-sungguh, sehingga informasi keuangan lebih dapat dipertanggungjawabkan daripada masa sebelumnya. Lembaga publik di masa sekarang lebih ditekankan pada informasi yang efektif, memerhatikan nilai ekonomis, serta dampak yang dihasilkan dari aktivitas yang telah dilakukan oleh lembaga publik tersebut. Adanya ketentuan tersebut mau tidak mau lembaga publik harus menerima dan berusaha untuk mempelajari ilmu tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. Pengelolaan yang baik . ood governanc. merupakan tema yang masih terangkat dalam tata kelola administrasi pemerintahan. Model pengelolaan yang masih kolot pada pemerintahan tidak sebanding dengan susunan masyarakat dewasa sekarang. Tuntutan masyarakat kepada 333 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. pemerintah untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik harus direspon oleh pemerintah dengan melakukan perubahan- perubahan yang mengarah pada terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Good Corporate Governance adalah pengaturan yang baik dalam tata kelola Istilah ini berasal dari bahasa inggris, dimana AuGoodAy yang berarti baik. AuCorporateAy berarti perusahan dan juga AuGovernanceAy artinya peraturan. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini dapat artikan sebagai tata kelola perusahaan yang baik, (Devi 2. dengan menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan komprehensif dapat memperoleh kepercayaan dan dukungan pemangku kepentingan terhadap upaya operasional yang berkelanjutan (Ferawati 2. Laporan Keuangan PT. Mandiri Indonesia Agam telah disusun berdasarkan sistem pengendalian internal yang memadai, dan isinya telah menyajikan informasi pelaksanaan anggaran dan posisi keuangan secara layak sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. Sistem Pengendalian Intern di PT. Mandiri Indonesia Agam mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Dimana pada teknis laporan Sistem Pengendalian Intern (SPI) di PT. Mandiri Indonesia Agam Memberikan panduan dan arahan untuk implementasi SPI yang efektif di entitas publik, termasuk PT. Mandiri Indonesia Agam. Laporan keuangan itu sendiri dihasilkan melalui Sistem Akuntansii Instansi (SAI) yang terdiri dari sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN). Penyusunan Laporan Keuangan PT. Mandiri Indonesia Agam mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan dan kaidahkaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam Pemerintahan. Laporan Keuangan ini telah disusun dan disajikan dengan basis akrual sehingga akan mampu menyajikan informasi keuangan yang transparan, akurat dan akuntabel. Salah satu cara terwujudnya good governance yaitu suatu pemerintahan dapat menghasilkan laporan keuangan yang baik dan berkualitas. Untuk menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas pemerintah diharuskan mengikuti standar akuntansi yang Prinsip yang diterapkan oleh standar akuntansi dalam tata kelola keuangan daerah yang baik merupakan suatu keharusan yang diterapkan diseluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Penerapan standar akuntansi pemerintahan yang benar dan pemahaman yang baik terhadap akuntansi keuangan. Kualitas Laporan keuangan adalah hasil final dari serangakain tahapan akuntansi dimana didalamnya mengilustrasikan kondisi keuangan sebuah perusahaan secara periodic yang disusun oleh pihak manajemen dalam pembentukan sebuah laporan keuangan yang baik dibutuhkan penata kelolaan perusahaan yang baik atau sering disebut GCG. Good corporate govermance akanmembuat hubungan bagi pihak berkepentingan diperusahaan dapat tersambung dan menjalin kerjasama yang baik. Tata kelola perusahan yang baik GCG mengacu pada upaya perusahan untuk membangun hubungan yang bermanfaat antara pemangku kepentingan dalam suatu organisasi, hubungan yang harmonis antara pemangku kepentingan merupakan prayarat untuk meningkatkan kinerja perusahan dan berujung pada peningkatan nilai organisasi. Dalam konteks penerapan Good Corporate Governance di PT. MandiriIndonesia Agam 334 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Kota Palembang harus terlaksanakan dengan baik, jika tidak terlaksanakan dengan baik maka dikhawatirkan dapat merusak citra dan nama baik PT. Mandiri Indonesia Agam di masa yang akan datang (Farhah, 2014:. Oleh karena itu penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) sangat penting untuk tata kelola yang baik di PT. Mandiri Indonesia Agam. Analisis pengaruh diperlukan untuk mengetahui apakah tata kelola sudah dilaksanakan dengan baik atau belum terlaksana dengan baik. TINJAUAN LITERATUR Teori Kontijensi (Contingency Theor. Teori kontijensi menunjukan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku organisasi dan menghasilkan beragam perilaku (Luthans & Stewart, 1. Sejalan dengan ini penelitian (Fernyndez-Robin et al. , 2. mengungkapkan praktek-praktek keberlanjutan dan inovatif adalah sejalan dengan faktor-faktor yang diungkap dalam teori kontijensi. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori kontijensi bahwa perilaku organisasi ditentukan oleh lingkungan dimana organisasi beroperasi , ukuran yang ditetapkan apakah besar ataukah sedang yang dimaksudkan untuk pengembangan yang berkelanjutan lingkungan teknologi yang digunakan dalam operasi oerganisasi tersebut dan beragam tipe klien yang memperbesar perhatian terhadap lingkungan tersebut terutama yang berkaitan dengan nilai budaya sosial. Penerapan teori kontijensi dalam sistem informasi akuntansi erat kaitannya dengan efek teknologi, efek lingkungan dan efek struktur organisasi. Struktur organisasi termasuk didalamnya adalah sumber daya Kapasitas teknologi dari organisasi berhubungan dengan implementasi teknis dalam organisasi termasuk lingkungan teknologi. Lingkungan teknologi digunakan oleh organisasi dan implementasinya mempengaruhi praktek dan operasi organisasi seperti pelatihan dan keahlian sumber daya manusia yang dimiliki organisasi (Fernyndez-Robin et al. , 2. Kualitas Laporan Keuangan Laporan keuangan pada dasarnya disusun untuk memberitahukan informasi mengenai keadaan suatu perusahaan yang akan bermanfaat bagi sebagian besar pemakai laporan keuangan tersebut. Laporan keuangan disusun dan disajikan selama setahun disajikan untuk memenuhi kebutuhan pihak intern perusahaan maupun pihak ekstern Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perkembangan suatu perusahaan sangat berbeda dan berhak untuk memperoleh informasi keuangan. Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia . AyLaporan keuangan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba-rugi, laporan perubahan posisi keuangan yang disajikan dalam berbagai cara . eperti misalnya sebagai laporan arus kas atau arus dan. , catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja suatu entitas. Tujuan disusun laporan keuangan yaitu untuk menyajikan informasi keuangan suatu perusahaan mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang 335 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi (Pada, 2. Menurut (Kadek Dinda Loveli et al. , 2. kualitas laporan keuangan adalah idealnya laporan keuangan harusnya mencerminkan gambaran yang akurat tentang kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Informasi yang disajikan harus berguna untuk menilai masa lalu dan masa yang akan datang, semakin tajam dan semakin jelas gambar yang disajikan melalui data finansial dan semakin mendekati kebenaran. Kualitas laporan keuangan adalah ukuran-ukuran normatif yang perlu di wujudkan dalam informasi sehingga dapat memenuhi tujuannya, (SAP, 2010:. Karakteristik kualitatif laporan keuangan menurut peraturan pemerintah no. 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintah (SAP) adalah ukuran ukuran normatif yang perlu di wujudkan dalan informasi akuntansi sehingga dapat memenuhi tujuannya. empat karakteristik berikut: Relevan Laporan Keuangan bisa di katakan relevan apabila informasi yang termuat di dalamnya dapat mempengaruihi keputusan pengguna. Andal Informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material, menyajikan setiap fakta secara jujur. Dapat Dibandingkan Informasi yang termuat dalam laporan keuangan akan lebih berguna jika dapat dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya. Dapat di pahami Informasi yang di sajikan dalam laporan keuangan dapat dipahami oleh pengguna. Good Corporate Governance Good Corporate Governance merupakan seperangkat prinsip yang memandu dan mengatur suatu perusahan/instansi untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan perusahan/instansi dan akuntabilitas kepada pemangku kepentingan. Prinsip-prinsip ini digunakan sebagai alat standar yang bertujuan untuk meningkatkan citra, efisiensi, dan tanggungjawab sosial perusahan/instansi. Oleh karena itu, penerapan tata kelola yang baik (GCG) sangat diperlukan untuk menciptakan kepercayaan masyarakat dan dunia internasional, yang merupakan prasyarat mutlak bagi berkembangnya dunia perusahan/intansi yang baik dan sehat. Kompetensi diartikan sebagai kecakapan, keterampilan, dan sikap. Kompetensi juga merupakan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan. (Hale et al. , 2. mendefinisikan kompetensi sebagai karakteristik yang mendasar yang dimiliki seseorang, yangberpengaruh langsung, atau dapat memprediksikan kinerja yang sangat baik. Menurut (Utari et al. , 2. Menurut KNKCG (Komisi Nasional Kebijakan Corporate Governanc. Good Corporate Governance adalah proses struktual yang digunakan oleh intitusi atau perusahan untuk memberikan nailai tambahan kepada pemegang saham secara perusahan/instansi. Pemangku kepentingan lainnya berdasarkan peraturan perundangundang yang berlaku. (Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance. Menurut Forum for Corporate Governance in Indonesia (FCGI) menyatakan bahwa tata kelola perusahan/instansi adalah seperangkat aturan yang mendefinisikan hubungan 336 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. antara pemegang saham, manjemen, kreditor, dewan direksi, karyawan dan pemangku kepentingan internal dan eksternal lainnya dalam hal hak dan tanggungjawab, dengan kata lain sistem yang menggerkan dan mengelola perusahan. Corporate Governance adalah proses dan stuktur pengelolaan bisnis dan urusan perusahan/intansi lainnya untuk meningkatkan kekayaan dan tanggungjawab yang tujuan utamannya adalah mencapai nilai pemegang saham yang optimal dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan kepentingan pemangku kepentingan lainnya (Rusdiyanto. Susetyorini dan Umi, 2019 halaman 73-. METODE PENELITIAN Berdasarkan hasil dan objek yang diperoleh dan digunakan sebagai data, maka jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Analisis kuantitatif dalam penelitian ini adalah jenis analisis yang menggunakan kuesioner atau angket untuk memperoleh data yang diperlukan. Metode penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang bersifat sistematis dan metodis. Untuk lokasi penelitian ini diambil di PT. Mandiri Indonesia Agam. Populasi penelitian adalah Kariyawan PT. Mandiri Indonesia Agam Bagian keuangan. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan cara menyebar kuesioner secara onnline. Hasil seleksi tersebut menghasilkan sebanyak 111 orang sebagai sampel penelitian. Selain itu, data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik SEM PLS dengan bantuan program SmartPLS veirsi 4. 0 untuk menjalankan analisis statistik (Koick & Hadaya. HASIL DAN PEMBAHASAN Responden adalah sesesorang yang memberikan informasi yang akurat dalam sebuah survey ataupun wawancara. Respondem biasanya diminta untuk memberikan informasi atau opini mereka mengenai topik yang sedang sedang diteliti oleh peneliti. Dalam sebuah penelitian, responden sangatb penting karena menjadi sumber data utama yang akan dianalisis. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 111 pegawai PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang. Trust Building Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Tabel 1 Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin NO Usia Jumlah Angka Persentase 20-30 tahun 31-40 tahun 41-50 tahun Total diolah peneliti, 2024 Berdasarkan tabel diatas pengelolaan karakteristik responden usia jumlah usia 20337 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. 30 tahun sebesar 36 orang atau setara dengan 36%, usia 31-40 tahun sebesar 53 orang atau setara dengan 53%, dan usia 41-50 tahun sebesar 22 orang atau setara dengan 11 % Dapat disimpulkan bahwa responden sebesar dalam penelitian ini yaitu rentang usia 31-40 tahun dengan persentase 53%. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 2 Karakteristik responden berdasarkan Pendidikan Terakhir Pendidikan Jumlah Terakhir Angka Persentase (%) SMA/SMK Total 111 Sumber data diolah peneliti, 2024 Berdasarkan tabel 4. 3, dapat diketahui bahwa pendidikan terakhir responden SMA/SMK sejumlah 7 responden dengan persentase 7%. Pendidikan terakhir D3 sejumlah 32 responden dengan persentase 32%. Pendidikan terakhir S1 sejumlah 56 responden dengan persentase 56%. Pendidikan terakhir S2 sejumlah 16 responden dengan persentase Sehingga dapat disimpulkan bahwa responden dengan Pendidikan terakhir S1 mendominasi kategori Pendidikan Terakhir dalam penelitian ini. Uji Validitas 1 Uji Validitas Konvergen Untuk mengetahui apakah suatu indikator sudah tepat ataupun valid dalam mengukur variabel maka bisa diketahui dengan menggunakan uji konvergen. Dengan cara mengetahuinya dengan menggunakan nilai dari Loading Factor, dimana apabila sebuah indikator memiliki nilai > 0,7 pada Loading Factor maka indikator sudah memenuhi Validitas Konvergen. Output outer loadings dapat diperoleh dari PLS Algorithm Report Smart PLS. 2 Outer Loadings Gambar 1 Nilai Loading Faktor 338 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Sumber: Hasil Olah Data SmartPis 4. 0, 2024 Hasil pengujian pada gambar 4. 1 direkapitulasi dan dijelaskan sebagai berikut: Tabel 3 Loading Factor Item Outer loadings Titik Keterangan Good Corporate Governance (X) X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Kualitas Laporan Keuangan (Y) X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid Sumber: Hasil Olah Data SmartPls 4. 0, 2024 Berdasarkan tabel 4. 5 menunjukan bahwa terdapat loading factor yang memiliki nilai di atas titik kritis 0,7 yang berarti indikator- indikator tersebut valid, sehingga dengan demikian Setelah dilakukan reduksi data pada tabel model penelitian, maka didapatkan model yang telah memenuhi kriteria valid . oading factor > 0,. Berikut disajikan hasil model ulang dari reduksi data. Berdasarkan tabel 4. 5 tabel keseluruhan loading factor menunjukan bahwa model sudah memenuhi syarat convergent validity karena nilai loading factor sudah lebih dari 0. Sehingga setiap indikator atau item pernyataan dianggap valid. 3 Average Variance Extracted (AVE) Tabel 4 Average Variance Extracted (AVE) Variabel AVE Good Corporate Governance Kualitas Laporan Keuangan Sumber: Hasil Olah Data SmartPls 4. 0, 2024 Keterangan Valid Hal ini menunjukan bahwa semua variabel laten dalam model yang diestimasi memenuhi kriteria convergent validity (Vali. Uji Validitas Discriminant Tabel 5 Fornell Larcker GCG KLK Good Corporate Governance Kualitas Laporan Keuangan Sumber: Hasil Olah Data SmartPls 4. 0, 2024 339 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Pada tabel 4. 7 diatas, jika Kriteria Fornell-Lacker memiliki nilai lebih near dari 0,6 itu sah. Good Corporate Governance sebesar 0. 811 dan Kualitas Laporan Keuangan sebesar 0,841. Denagn demikian, kita dapat menegaskan validitas konsepsi Good Corporate Governance dan Kualitas Laporan Keuangan. 4 Cross Loadings Pada penelitian ini nilai acuan yang digunakan adalah diatas 0,7. Dapat dilihat pada 7 uji validitas diskriminan dapat dilihat nilai-nilai cross loading indikator suatu konstruk lebih besar dari nilai cross loading indikator konstruk tersebut terhadap konstruk Dapat dilihat nilai cross loading dari indikator suatu konstruk lebih besar dari nilai cross loading indikator konstruk tersebut terhadap konstruk lain maka validitas diskriminan setiap indikator terhadap variabelnya telah terpenuhi. Tabel 6 Cross Loadings Good Corporate Governance Kualitas Laporan Keuangan GCG1 GCG2 GCG3 GCG4 GCG5 KLK1 KLK2 KLK3 KLK4 Berdasarkan tabel 4. 8 menunjukan setiap item pernyataan setiap varaiabel lebih besar dari item pernyataan ke varaiabel lain. Artinya setiap item pernyataan yang dibuat dinyatakan valid. Uji Reliabilitas 1 Cronbach' Alpha Hasil pengujian reliabilitas menggunakan alpha cronbach, sebagaimana telah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa untuk menentukan suatu instrumen reliabel atau tidak maka bisa menggunakan batas nilai Alpha . 0,6. Berikut disajikan hasil uji reliabilitas. Tabel 7 Cronbach's Alpha Variabel CronbachAos Alpha Nilai kritis Keterangan Good Corporate Governance Kualitas Laporan Keuangan Valid Sumber: Hasil Olah Data SmartPls 4. 0, 2024 Berdasarkan tabel 4. 9 hasil uji reliabilitas pernyataan pada kueisoner variabel Good Corporate Governance dan kualitas laporan keuangan memiliki reliabilitas yang lebih besar Hasil ini menunjukan bahwa pernyataan pada kuesioner andal . untuk 340 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. mengukur variabelnya. 2 Uji Inner Model Penilaian model struktural dengan menggunakan SmartPLS di mulai dengan melihat nilai R Square untuk setiap variabel laten endogen yakni Good Governance Corporate terhadap kualitas laporan keuangan sebagai kekuatan prediksi dari model Tabel 8 R Square R-Square R Square Adjusted Kualitas Laporan Keuangan Sumber: Hasil Olah Data SmartPls 4. 0, 2024 Berdasarkan tabel 4. 11 R Square variabel disiplin kerja sebesar 0,584. Hal ini berarti variabel laten Good Governance Corporate mampu menerangkan atau memprediksi 58,4% Kualitas laporan keuangan sedangkan 41,6% sisanya diterangkan oleh variabel lain yang tidak digunakan pada penelitian ini. 4 Nilai Statistik (Bootstrappin. Pada penelitian ini akan dijelaskan menganai hasil uji path coefficient sebagai Tabel 9 Uji Path Coeficient Original Sampel Standart Sampel Mean Statistic Values (O/STDEV) (O) (M) (STDEV) Good Corporate Governance Kualitas Sumber: Hasil Olah Data SmartPls 4. 0, 2024 Berdasarkan tabel 4. 12 diatas variabel eksogen jika nilai T statistic >1,96 atau P values dengan nilai <0,05. Dalam analisis Good Corporate Governance berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan dapat di lihat pada tabel 4. 12 nilai T statistic menunjukkan angka sebesar 0. 045 > 1,96 dan dapat di buktikan juga pada nilai P Valuenya 000 atau disebut lebih kecil dari 0. Hal ini membuktikan bahwa Good Corporate Governance berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pada PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang. PEMBAHASAN Pembahasan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 111 responden dari beberapa butir pernyataan dalam bentuk kertas kuisoner yang telah disebarkan kurang lebih 1 bulan. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin di bagian produksi yang didapat hasil secara keseluruhan berjenis kelamin perempuan dan untuk rata-rata usia paling banyak berusia kisaran 31-40 tahun. 341 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Berdasarkan analisis statistik yang telah ditentukan Good Corporate Governance terhadap Kualitas Laporan Keuangan berpengaruh secara signifikan. Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Berdasarkan analisis pada penelitian ini akan membahas mengenai hasil hipotesis sekaligus menerangkan rumusan masalah yang pertama yaitu, "HI: Pengaruh good orporate Gogvernance terhadap kualitas laporan keuangan" dari analisis yang telah di lakukan diatas sebelumnya menunjukkan P Value < 0,05 yang berarti model penelitian ini antara Pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja dapat di gunakan sebagai model prediksi . <0,. atau H1 diterima. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat Good Corporate Governance maka semakin baik kinerja pegawai. Pada penelitian ini tingginya tingkat Good Corporate Governance yang dilakukan membuat para pegawai PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang memiliki tingkat kinerja yang baik. Hal ini terjadi kemungkinan dikarenakan kualitas good corporate governance yang ada di PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang yang baik didasari oleh tingkat pengetahuan, kemampuan dan keterampilan yang sudah tepat dan baik. Direktur PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang selalu mengamati tiap pekerjaan yang dilakukan pegawai dan selalu menegur serta memberikan contoh yang benar kepada pegawai yang melakukan kesalahan, sehingga secara otomatis membuat pegawai menjadi lebih baik. Namun pada dasarnya tingkat good corporate governance amatlah penting, terlebih responden pada penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan sehingga apabila terjadi kesalahan maka memiliki good corporate governance yang rendah maka akan mempengaruhi kualitas laporan keuangan dan hal itu sangat tidak ingin terjadi pada PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang. KESIMPULAN Berdasarkan analisis pada penelitian ini akan membahas mengenai hasil hipotesis sekaligus menerangkan rumusan masalah yang pertama yaitu, "HI: Pengaruh good orporate Gogvernance terhadap kualitas laporan keuangan" dari analisis yang telah di lakukan diatas sebelumnya menunjukkan P Value < 0,05 yang berarti model penelitian ini antara Pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja dapat di gunakan sebagai model prediksi . <0,. atau H1 diterima. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat Good Corporate Governance maka semakin baik kinerja pegawai. Pada penelitian ini tingginya tingkat Good Corporate Governance yang dilakukan membuat para pegawai PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang memiliki tingkat kinerja yang baik. Hal ini terjadi kemungkinan dikarenakan kualitas good corporate governance yang ada di PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang yang baik didasari oleh tingkat pengetahuan, kemampuan dan keterampilan yang sudah tepat dan baik. Direktur PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang selalu mengamati tiap pekerjaan yang dilakukan pegawai dan selalu menegur serta memberikan contoh yang benar kepada pegawai yang melakukan kesalahan, sehingga secara otomatis membuat pegawai menjadi lebih baik. Namun pada dasarnya tingkat good corporate governance amatlah penting, terlebih responden pada penelitian ini adalah 342 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 333 Ae 343 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. pegawai bagian keuangan sehingga apabila terjadi kesalahan maka memiliki good corporate governance yang rendah maka akan mempengaruhi kualitas laporan keuangan dan hal itu sangat tidak ingin terjadi pada PT. Mandiri Indonesia Agam Kota Palembang. DAFTAR PUSTAKA