Pengaruh Gaya Hidup dan Kelas Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Impor di Kota Banda Aceh Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 Email: mirza. murni@unmuha. id1, said. firdaus@unmuha. id2, cut. fitrika@unmuha. 1,2,3 Fakultas Ekonomi. Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh Abstract The development of a modern-oriented lifestyle is very important for some people's Purchasing decisions for imported shoe products in Banda Aceh are still considered low because these products have relatively high prices so that only certain people can afford them. This study aims to examine the influence of lifestyle and social class on the buying behavior of imported shoes in Banda Aceh. The Research method using a quantitative approach. The data source for this study uses primary data. The sample in this study was the people of Banda Aceh who bought imported shoes, totaling 96 people. The data analysis technique used in this study is multiple linear The results of the study indicate the influence of Lifestyle and Social Class simultaneously on the Purchase of Imported Shoe Products in the people of Banda Aceh. Keywords: Lifestyle. Buying behavior, social class Abstrak Perkembangan gaya hidup berorientasi modern merupakan hal yang sangat penting bagi sebagian gaya hidup seseorang. keputusan pembelian terhadap produk sepatu impor di kota Banda Aceh masih dinilai rendah hal ini dikarenakan produk tersebut memiliki harga yang relatif tinggi sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup dan kelas sosial terhadap perilaku pembelian sepatu impor di kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah menggunakan data primer. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Banda Aceh yang membeli sepatu impor yang berjumlah 96 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda . ultiple linear regressio. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh adanya pengaruh gaya hidup dan kelas sosial secara simultan terhadap Pembelian Produk Sepatu Import pada masayarakat kota Banda Aceh. Kata Kunci: Gaya Hidup. Keputusan pembelian. Kelas Sosial. PENDAHULUAN Perkembangan fashion dalam pemilihan mode berpakaian telah menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat di Indonesia. Seiring dengan perkembangan era digital di Indonesia, hal ini juga berdampak pada perkembangan dunia fashion di Indonesia. Tuntutan-tuntutan tentang perkembangan di dunia fashion mode terus berjalan seiring dengan perputaran waktu dan kebutuhan. Banyaknya pusat-pusat perbelanjaan, department store, factory outlet, butik hingga distro yang hampir ada disetiap kota di Indonesia menunjukkan bahwa bisnis fashion di Indonesia seakan tidak pernah surut dari waktu ke Hal ini terbukti Berdasarkan data sektor ekonomi kreatif berhasil menyumbangkan Rp1300 triliun kepada produk domestik bruto (PDB) Indonesia ada tahun 2023. Dari jumlah tersebut subsektor fesyen menempati peringkat kedua setelah kuliner, yaitu Page | 181 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Submitted: 10-02-2026 | Accepted: 14-02-2026 | Published: 18-02-2026 Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 menyumbang sebesar 17 persen dari sumbangan ekonomi kreatif sebesar itu (Pelaku Bisnis. com, 2. Salah satu produk fashion impor yang cukup diminati masyarakat Indonesia adalah produk sepatu impor. Menurut data Asosiasi Pengusaha Sepatu Indonesia, pangsa pasar sepatu impor naik sekitar 10% dibandingkan tahun lalu. Secara nilai, omzet penjualan sepatu impor tahun lalu mencapai Rp 9,72 triliun. Bisnis fashion saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat di era globalisasi. Tidak kalah dari sektor lainnya, bisnis ini memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam pertumbuhan ekonomi. Berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi, memunculkan jenis fashion semakin banyak Perkembangan bisnis fashion ini dikarenakan peningkatan pendapatan dan gaya hidup masyarakat di kota-kota besar salah satunya di Kota Banda Aceh. Masyarakat saat ini mengikuti trend yang sedang berkembang, menggunakan barang-barang yang berkualitas baik itu dari barang dari dalam maupun import. Tabel 1. Perbedaan Harga Sepatu Impor dengan Sepatu Lokal Tahun 2024 Sepatu Import Sepatu Lokal Gucci Rp. 000 s/d Rp. Piero Rp. 000 s/d 550. Adidas Rp. 000 s/d Rp. Carvil Rp. 000 s/d 1. Fila Rp. 000 s/d Rp. Brodo Rp. 000 s/d 600. Nike Rp. 000 s/d Rp. Tomkins Rp. 000 s/d 400. Puma Rp. 000 s/d Rp. Zevin Rp. 000 s/d 350. Vinci Rp. 000 s/d 600. Sumber: w. Berdasarkan data di atas, maka dapat dilihat bahwa harga sepatu impor jauh lebih mahal dibandingkan dengan sepatu lokal. Harga sepatu lokal lebih murah dengan harga diatas Rp. 000 hingga Rp. 000 sedangkan sepatu impor lebih mahal dengan harga Rp. 000 hingga Rp. Sepatu impor memiliki kelebihan yang dapat menarik perhatian pembeli. Sepatu impor memiliki bentuk yang menarik serta keren yang mana menyesuaikan gaya orang tua dan remaja, selain itu sepatu impor juga memiliki keunggulan dibidang bahan diantaranya bahan kulit, kanvas dan sintetis. Sepatu impor juga nyaman digunakan serta ringan dan dapat digunakan untuk semua kalangan Perkembangan gaya hidup berorientasi modern merupakan hal yang sangat penting dari bagian gaya hidup seseorang. Bagi kalangan wanita maupun pria mulai menyadari akan pentingnya fashion untuk memenuhi gaya hidup yang nyaman dan menarik untuk Fashion di pandang sebagai suatu kebutuhan untuk memenuhi gaya hidup Page | 182 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 mereka, terutama pada kaum wanita. Banyaknya pilihan produk yang beredar di pasaran membuat kaum wanita harus menentukan pilihan produk yang sesuai dengan diri mereka, sehingga konsumen menjadi lebih efektif dan teliti dalam melakukan pembelian produk yang akan digunakan. Gaya hidup akan mempengaruhi seseorang dalam membuat segala keputusan salah satunya keputusan pembelian. Menurut Hawkins . Purchase involvement atau keterlibatan pembelian adalah tingkat kepedulian, atau proses pembelian kebutuhan untuk mempertimbangkan pembelian produk. Gaya hidup menggambarkan keseluruhan diri seseorang yang berinteraksi dengan lingkungannya Hal ini berarti gaya hidup adalah perpaduan antara kebutuhan ekspresi diri dan harapan kelompok terhadap seseorang dalam bertindak berdasarkan pada norma yang berlaku. Oleh karena itu banyak diketahui macam gaya hidup yang berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup metropolis, dan lain sebagainya. (Kottler . alam Sakinah, 2022: Selain itu kelas sosial juga menjadi salah satu hal tidak bisa dilepaskan dari kehidupan Berdasarkan hasil observasi betempat di Matahari Mall menunjukkan bahwa masyarakat mengikuti perkembangan gaya hidup yang biasa disebut trendy yaitu mengikuti perkembangan produk-produk terbaru baik produk impor maupun non impor. Begitu juga dengan gaya fashion selaras dari atas hingga bawah yang dianggap bisa menarik perhatian. Masyarakat yang menggunakan sepatu impor adalah sebagai penunjang gaya hidup agar lebih berkelas, sepatu yang di pakai merupakan barang-barang yang bermerk, beberapa masyarakat memilih gaya hidup dengan menggunakan barang-barang mewah atau bermerek salah satunya produk sepatu import. Masyarakat tertarik untuk menggunakan sepatu impor dikarenakan kualitasnya yang kuat dan tahan lama jika digunakan sehari-hari. Pemakaian barang-barang yang bermerek ini tidak telepas dari status sosial atau kelas sosial di masyarakat. Kelas sosial merupakan suatu strata . orang-orang yang berkedudukan sama dalam kontinum . angkaian kesatua. status sosial, hal ini memberitahukan bahwa dalam masyarakat terdapat orang-orang yang secara sendiri-sendiri atau bersama-sama memiliki kedudukan social yang kurang lebih sama. Mereka yang memiliki kedudukan kurang lebih sama akan berada pada suatu lapisan yang kurang lebih sama pula. Kelas sosial mempengaruhi kehidupan masyarakat khususnya pada kalangan masyarakat, kebanyakan masyarakat ingin memiliki gaya hidup yang tinggi dan mempunyai kelas sosial. Penggunaan produk yang di pakai oleh masyarakat saat ini banyak menggunakan produkproduk import salah satunya sepatu, banyak dari masyarakat saat ini menggunakan sepatu import sebagai penunjang gaya hidup agar semakin terlihat menarik. Bahkan mereka melakukan beberapa upaya untuk dapat membeli produk sepatu impor untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan mereka. Seperti rela menyisihkan uang saku berbulan-bulan untuk dapat membeli produk sepatu impor yang diidamkan. Bahkan dari kasus tersebut berpengaruh pula penjualan produk sepatu impor yang melonjak karena meningkatnya permintaan dari konsumen. Keputusan pembelian merupakan suatu keputusan sebagai pemilihan suatu tindakan dari dua atau lebih pilihan alternatif. Sumarwan . Pada pengambilan keputusan pembelian, konsumen selalu mempertimbangkan faktor-faktor yang ada seperti harga dan Page | 183 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Submitted: 10-02-2026 | Accepted: 14-02-2026 | Published: 18-02-2026 Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 lokasi yang didapatkan. Namun, hal penting yang harus dipahami oleh organisasi bisnis bahwa setiap konsumen memiliki perilaku yang berbeda sehingga belum tentu semua faktor-faktor tersebut akan mempengaruhinya dalam membuat suatu keputusan konsumen pada suatu bisnis. Perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang menjadi pertimbangan kepuasan konsumen dalam menetapkan suatu keputusan, dalam hal ini perusahaan dapat mempertahankan konsumennya melalui kepuasan yang dirasakan oleh Berdasarkan hasil wawancara yang betempat di Suzuya Mall yang mengatakan bahwa keputusan pembelian terhadap produk sepatu impor masih rendah hal ini dikarenakan karena produk tersebut memiliki harga yang relatif tinggi dan masyarakat lebih memilih menggunakan produk yang lebih murah dan bukan produk impor, penggunaan produk impor akan berdampak dalam masyarakat salah satunya pada keluarga, penggunaan barang-barang impor dalam keluarga akan berdampak terhadap kebutuhan keluarga seharihari, dimana keluarga yang memilih mengikuti trend sebagai penunjang gaya hidup akan mengurangi beberapa keperluan yang utama atau perekonomian keluarga. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul AuPengaruh Gaya Hidup dan Kelas Sosial terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda AcehAy. Maka Rumusan Masalah dari penelitian ini adalah: . Apakah Gaya Hidup dan Kelas Sosial secara simultan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh, . Apakah Gaya Hidup secara parsial berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh, . Apakah Kelas Sosial secara parsial berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh. KAJIAN PUSTAKA Proses Pengambilan Keputusan Menurut Engel. Blackwell & Miniard dalam Mahmudah . , bahwa keputusan konsumen mengambil langkah-langkah berikut ini: Pengenalan Kebutuhan Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali masalah atau kebutuhan, yang dipicu oleh rangsangan internal atau eksternal. Rangsangan internal misalnya dorongan memenuhi rasa lapar, haus dan seks yang mencapai ambang batas tertentu. Sedangkan rangsangan eksternal misalnya seseorang melewati toko kue dan melihat roti yang segar dan hangat sehingga terangsang rasa laparnya. Pencarian Informasi Konsumen yang terangsang kebutuhannya akan terdorong untuk mencari informasi yang lebih banyak. Sumber informasi konsumen yaitu: Sumber pribadi: keluarga, teman, tetangga dan kenalan. Sumber komersial: iklan, wiraniaga, agen, kemasan dan penjualan. Page | 184 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 . Sumber publik: media massa dan organisasi penilai konsumen. Sumber pengalaman: penanganan, pemeriksaan dan menggunakan produk. Evaluasi alternatif Konsumen memiliki sikap beragam dalam memandang atribut yang relevan dan penting menurut manfaat yang mereka cari. Kumpulan keyakinan atas merek tertentu membentuk citra merek, yang disaring melalui dampak persepsi selektif, distorsi selektif dan ingatan selektif. Keputusan pembelian Dalam tahap evaluasi, para konsumen membentuk preferensi atas merek-merek yang ada di dalam kumpulan pilihan. Faktor sikap orang lain dan situasi yang tidak dapat diantisipasi yang dapat mengubah niat pembelian termasuk faktor-faktor penghambat Dalam melaksanakan niat pembelian, konsumen dapat membuat lima subkeputusan pembelian, yaitu: keputusan merek, keputusan pemasok, keputusan kuantitas, keputusan waktu dan keputusank metode pembayaran. Perilaku Pasca Pembelian Para pemasar harus memantau kepuasan pasca pembelian, tindakan pasca pembelian dan pemakaian produk pasca pembelian, yang tujuan utamanya adalah agar konsumen melakukan pembelian ulang. Indikator Keputusan Konsumen Menurut Hsu dan Chang . indikator untuk mengukur keputusan konsumen adalah Keinginan untuk menggunakan produk. Keinginan untuk Memprioritaskan membeli suatu produk, dan Kesediaan untuk berkorban . iaya, waktu dan tenag. untuk mendapatkan suatu produk. Pegertian Gaya Hidup Gaya hidup didefinisikan sebagai cara hidup yang diidentifikasikan olehbagaimana orang menghabiskan waktu . , apa yang mereka anggappenting dalam lingkungannya . , dan apa yang mereka pikirkan tentang diri mereka sendiri dan juga dunia di sekitarnya . Selain itu Menurut Sumarwan dalam Sari Listyorini . menjelaskan bahwa: AuGaya hidup seringkali digambarkan dengan kegiatan, minat dan opini dari seseorang . ctivities, interest, and opinio. , dan lebih menggambarkan perilaku seseorang, yaitu bagaimana mereka hidup, menggunakan uangnya dan memanfaatkan waktu yang dimilikinyaAy Hawkins dalam Nugroho, . yang mengatakan bahwa pola hidup yang berhubungan dengan uang dan waktu dilaksanakan oleh seseorang berhubungan dengan Maksudnya adalah orang yang sudah mengambil suatu keputusan langkah Page | 185 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Submitted: 10-02-2026 | Accepted: 14-02-2026 | Published: 18-02-2026 Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 selanjutnya adalah tindakan. Orang yang sudah mengambil keputusan untuk mencari kesenangan dari uang yang dimiliki seperti melakukan aktivitas nyata untuk berbelanja di mall atau supermarket, tentu saja memberi nilai tambah dari pada berbelanja di tokobiasa. Adapun penggunaan waktu dengan gaya hidup merupakan kreativitas individu dalam memanfaatkan waktu yang ada untuk kegiatan yangbermanfaat atau kegiatan untuk bersenang-senang Pengertian Kelas Sosial Menurut Kotler dan Keller . , kelas sosial didefinisikan sebagai sebuah stratifikasi sosial atau divisi yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat, tersusun secara hierarki dan mempunyai anggota yang berbagi nilai, minat, dan perilaku yang sama. Sedangkan Schiffman dan Kanuk . , mendefinisikan kelas sosial sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status sosial yang berbeda, sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. Salah satu gambaran klasik tentang kelas sosial di Amerika Serikat mendefinisikan tujuh tingkat dari bawah ke atas, sebagai berikut: . bawah rendah, . bawah tinggi, . kelas pekerja, . kelas menengah, . menengah atas, . atas rendah, . atas tinggi Macam-Macan Kelas Sosial Menurut Sunarto . membedakan kelas sosial menjadi tiga kelas yakni: Kelas atas, kelas ini ditandai oleh besarnya kekayaan, pengaruh baik dalam sektorsektor masyarakat perseorangan ataupun umum, berpenghasilan tinggi, tingkat pendidikan yang tinggi, dan kestabilan kehidupan keluarga. Kelas menengah, kelas ini di tandai oleh tingkat pendidikan yang tinggi, penghasilan dan mempunyai penghargaan yang tinggi terhadap kerja keras, pendidikan, kebutuhan menabung dan perencanaan masa depan, serta mereka dilibatkan dalam kegiatan Kelas bawah, kelas ini biasanya terdiri dari kaum buruh kasar, penghasilannya pun relatif lebih rendah sehingga mereka tidak mampu menabung, lebih berusaha memenuhi kebutuhan langsung daripada memenuhi kebutuhan masa depan, berpendidikan rendah, dan penerima dana kesejahteraan dari pemerintah. Warner dalam Paul B. Horton . merinci tiga kelas ini menjadi enam kelas: Kelas atas-atas . pper-upper clas. mencakup keluarga-keluarga kaya lama, yang telah berpengaruh dalam masyarakat dan sudah memiliki kekayaan yang begitu lama, sehingga orang-orang tidak lagi bisa mengingat kapan dan bagaimana cara keluargakeluarga itu memperoleh kekayaanya. Kelas atas bawah . ower upper clas. mempunyai jumlah uang yang sama, tetapi mereka belum terlalu lama memilikinya dan keluarga ini belum lama berpengaruh terhadap masyarakat. Page | 186 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 Kelas menengah atas . pper middle clas. mencakup kebanyakan pengusaha dan orang profesional yang berhasil, yang umumnya berlatar belakang keluarga baik dan berpenghasilan yang menyenangkan. Kelas menengah bawah . ower middle clas. meliputi para juru tulis, pegawai kantor dan orang-orang semi profesional. Kelas bawah atas . pper lower clas. terdiri atas sebagian besar pekerja tetap. Kelas bawah bawah . ower-lower clas. meliputi para pekerja tidak tetap, penganggur, buruh musiman. MODEL PENELITIAN Kerangka Berpikir Gaya Hidup (X. Kelas sosial (X. Keputusan Pembelian (Y) Gambar 1. Kerangka Berpikir Hipotesis Hipotesis dalam Penelitian ini adalah sebagai berikut: H1 : Gaya Hidup dan Kelas Sosial secara simultan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh H2 : Gaya Hidup secara parsial berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh H3 Gaya Kelas Sosial secara parsial berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif, maka alat analisis utama yang digunakan adalah untuk menguji pengaruh antara variabelvariabel yang diteliti dan membuat kesimpulan berdasarkan hasil perhitungan yaitu menggunakan statistik. Sumber data penelitian ini adalah menggunakan Data Primer. Data Primer merupakan data yang diperoleh secara langsung tanpa melalui perantara atau media (Arikunto. Menurut Sujarweni . data primer adalah data yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner, kelompok fokus, dan panel, atau juga data hasil wawancara peneliti dengan narasumber. Data yang diperoleh dari data primer ini harus diolah lagi dengan sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul Dalam penelitian ini data primer berupa hasil kuisioner. Populasi dalam penelitian ini Page | 187 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Submitted: 10-02-2026 | Accepted: 14-02-2026 | Published: 18-02-2026 Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 adalah seluruh masyarakat yang membeli produk sepatu impor di Kota Banda Aceh. Penentuan jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus Sugiyono, . sebagaimana tertera di bawah ini : Dimana: = Jumlah Sampel = tingkat distribusi normal pada taraf siginifikan 5% =1,96 Moe = Margin Of Error ditetapkan 10% atau 0,01. Dengan menggunakan Margin Of Error sebesar 10%, maka jumlah sampel minimal yang dapat diambil sebesar. n = 96,04 dan dibulatkan menjadi 96 Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Banda Aceh yang membeli sepatu impor yang berjumlah 96 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear Analisis linear berganda merupakan salah satu metode regresi yang dapat dipakai sebagai alat inferensi statistic untuk menentukan pengaruh sebuah variabel bebas . terhadap variabel terikat . Saat menganalisis data, peneliti menggunakan bantuan Sofware Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 23. Pengujian hipotesis merupakan penyusunan alternatif jawaban untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian. Rancangan tersebut dinyatakan dalam hipotesis nol (H. dan hipotesis alternatif (H. Untuk menerima atau menolak hipotesis dalam penelitian ini, maka dilihat dari hasil output SPSS. Kemudian output tersebut dimasukkan kedalam kriteria menerima atau menolak hipotesis. HASIL PENELITIAN Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Pengujian validitas data dalam penelitian ini dilakukan secara statistik, yaitu dengan uji SPSS. Berdasarkan out put computer . ampiran SPSS) seluruh pernyataan dinyatakan valid karena memiliki tingkat signifikan di bawah 5 %. nilai kritis korelas product moment dimana hasilnya menunjukkan bahwa semua pernyataan mempunyai nilai korelasi diatas nilai kritis 5% yaitu di atas 0,202 yang berarti pernyataan-pernyataan Page | 188 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 tersebut mengukur aspek yang sama yang menunjukkan bahwa data yang diperoleh valid dan dapat dipergunakan untuk penelitian. Untuk menilai kehandalan kuesioner yang digunakan, maka dalam penelitian ini menggunakan uji reliabilitas berdasarkan Cronbach Alpha yang lazim digunakan untuk Analisis ini digunakan agar koefisien minimum dapat diterima di atas, 0,60. Uji reliabilitas memperlihatkan bahwa secara keseluruhan tingkat kehandalan telah memenuhi persyaratan Hasil Uji t (Secara Parsia. Untuk menguji signifikasi pengaruh gaya hidup dan kelas sosial terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. digunakan uji parsial dilakukan pada saat menguji gaya hidup yang menunjukkan bahwa diperoleh nilai t hitung pada (X. sebesar 2,496 nilai t tabel pada tingkat keyakinan sebesar 95% menunjukkan angka sebesar 1,9855. Karena nilai t hitung > t tabel maka Ha di terima dan menolak H0 di tolak yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya hidup terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. Kelas sosial yang menunjukkan bahwa diperoleh nilai t hitung pada (X. sebesar 3,088 nilai t tabel pada tingkat keyakinan sebesar 95% menunjukkan angka sebesar 1,9855. Karena nilai t hitung > t tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas sosial terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. Hasil Uji F (Secara Simulta. Pengujian terhadap pengaruh gaya hidup dan kelas sosial terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh adalah uji F. Fhitung untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 2. Hasil Uji-F Model Regresi Sisa residual Total Sum of Squares 0,484 7,224 7,708 Mean Square 0,242 0,078 F-hitung 13,118 F-tabel 2,312 Sig 0,049 Sumber: Data Primer, 2025 . Berdasarkan tabel 2 dilihat bahwa tingkat signifikan 13,118 > 2,312. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara gaya hidup dan kelas sosial terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. Page | 189 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Submitted: 10-02-2026 | Accepted: 14-02-2026 | Published: 18-02-2026 Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pengaruh secara parsial Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup yang menunjukkan bahwa diperoleh nilai t hitung pada (X. sebesar 2,496 nilai t tabel pada tingkat keyakinan sebesar 95% menunjukkan angka sebesar 1,9855. Karena nilai t hitung > t tabel maka Ha di terima dan menolak H0 di tolak yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya hidup terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. Menurut Sumarwan dalam Sari Listyorini . menjelaskan bahwa: AuGaya hidup seringkali digambarkan dengan kegiatan, minat dan opini dari seseorang . ctivities, interest, and opinio. , dan lebih menggambarkan perilaku seseorang, yaitu bagaimana mereka hidup, menggunakan uangnya dan memanfaatkan waktu yang dimilikinyaAy. Hal ini sesuai dengan penelitian Nata Wijaya . menyatakan bahwa Gaya Hidup mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat (Keputusan Pembelia. Pengaruh secara parsial Kelas Sosial terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh. Hasil penelitian kelas sosial yang menunjukkan bahwa diperoleh nilai t hitung pada (X. sebesar 3,088 nilai t tabel pada tingkat keyakinan sebesar 95% menunjukkan angka sebesar 1,9855. Karena nilai t hitung > t tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas sosial terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. Apabila kelas sosial masyarakat meningkat maka tingkat keputusan pembelian konsumen akan meningkat, sebaliknya apabila kelas sosial masyarakat menurun maka tingkat keputusan pembelian konsumen akan berkurang. Hal ini sesuai dengan penelitian Annisa . mneyatakan bahwa kelas sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Chandra Super Store Mal Boemi Kedaton Pengaruh Gaya Hidup dan Kelas Sosial secara simultan terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Impor Pada Masyarakat Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil uji secara simultan dengan menggunakan uji F dapat dilihat bahwa tingkat signifikan 13,118 > 2,312. Berdasarkan hasil uji F ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara gaya hidup dan kelas sosial terhadap keputusan pembelian produk sepatu impor pada masyarakat Kota Banda Aceh. Gaya hidup dan kelas sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu impor, karena individu dengan gaya hidup mewah dan kelas sosial tinggi cenderung memilih sepatu impor sebagai simbol status dan prestise, sesuai dengan Teori Kotler . yang menyatakan kelas sosial mempengaruhi pilihan dan perilaku konsumsi individu bahwa konsumsi barang mewah digunakan untuk menunjukkan status sosial. Pembahasan dalam artikel bertujuan untuk: pertama, menjawab rumusan masalah dan pertanyaan-pertanyaan penelitian, kedua, menunjukkan bagaimana temuan-temuan itu Page | 190 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 diperoleh, ketiga, menginterpretasi/menafsirkan temuan-temuan, keempat, mengaitkan hasil temuan penelitian dengan struktur pengetahuan yang telah mapan, dan kelima memunculkan teori-teori baru atau modifikasi teori yang telah ada. Dalam menjawab rumusan masalah dan pertanyaan-pertanyaan penelitian, perancangan atau kajian teori, hasilnya harus disimpulkan secara eksplisit. Penafsiran terhadap temuan dilakukan dengan menggunakan logika dan teori-teori yang ada. Temuan berupa kenyataan di lapangan diintegrasikan/ dikaitkan dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya atau dengan teori yang sudah ada. Untuk keperluan ini harus ada rujukan. Dalam memunculkan teori-teori baru, teori-teori lama bisa dikonfirmasi atau ditolak sebagian, mungkin perlu memodifikasi teori dari teori lama. Selain menjawab rmusan masalah dlam pembahasan juga menunjukan bukti data-data empiris . ontoh nyata & kondisi yang sebenarny. sesuai objek yang diteliti. PENUTUP Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya hidup dan kelas sosial berpengaruh terhadap terhadap keputusan pembelian sepatu impor pada masyarakat kota Banda Aceh. Hasil pengujian penelitian dari hasil uji F menunjukkan adanya pengaruh gaya hidup dan kelas sosial secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepatu impor pada masyarakat kota Banda Aceh. Hasil pengujian penelitian secara parsial dilakukan dengan melakukan uji t dan hasilnya menunjukkan bahwa pengaruh gaya hidup secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepatu impor pada masyarakat kota Banda Aceh, dan secara parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kelas sosial terhadap keputusan pembelian sepatu impor pada masyarakat kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa gaya hidup dan kelas sosial baik secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepatu impor pada masyarakat kota Banda Aceh. Gaya hidup dan kelas sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu impor, karena individu dengan gaya hidup mewah dan kelas sosial tinggi cenderung memilih sepatu impor sebagai simbol status. Apabila kelas sosial masyarakat meningkat maka tingkat keputusan pembelian konsumen akan meningkat, sebaliknya apabila kelas sosial masyarakat menurun maka tingkat keputusan pembelian konsumen akan berkurang. Hasil penelitian ini diperkuat dengan hasil penelitian terdahulu dan sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Annisa . , menyatakan bahwa kelas sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Chandra Super Store Mal Boemi Kedaton dan penelitian Mardiana . , bahwa kelas sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu merek Adidas pada siswa SMAN 1 Kediri. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka saran yang dapat diberikan adalah bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas objek pengamatan tidak hanya meneliti di kota banda Aceh saja dan diharapkan juga dapat menambah variabel lain guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor yang mempengaruhi Page | 191 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Submitted: 10-02-2026 | Accepted: 14-02-2026 | Published: 18-02-2026 Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 keputusan pembelian sepatu impor pada masyarakat. Selain itu hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah Aceh dalam mengembangkan kebijakan yang mengatur industri sepatu impor dan melindungi konsumen masyarakat di kota Banda Aceh. Urgensi Penelitian tentang pengaruh gaya hidup dan status sosial terhadap perilaku pembelian sepatu impor di Kota Banda Aceh sangat penting dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk sepatu impor, sehingga dapat membantu pelaku usaha dalam pemasaran sehingga dapat mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan meningkatkan penjualan produk sepatu impor khususnya di daerah Aceh. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekonomi lokal dan industri sepatu impor di Kota Banda Aceh Novelty Penelitian ini menawarkan novelty dengan mengidentifikasi pengaruh gaya hidup dan status sosial terhadap perilaku pembelian sepatu impor di Kota Banda Aceh, yang merupakan konteks unik dan belum banyak dieksplorasi sebelumnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi baru dalam memahami perilaku konsumen di daerah Aceh dan memberikan wawasan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif Page | 192 Mirza Murni1. Said Firdaus2. Cut Fitrika Syawalina3 BISMAN (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Vol. 9 No. Halaman: 181 Ae 193 DAFTAR PUSTAKA