BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Sistem Informasi Keamanan Kunci Pintu Pintar Berbasis Internet of Things Notifikasi Real-Time Berbasis WhatsApp Kaleb Suy1,*. Sufajar Butsianto1. Supriyanto2 1 Fakultas Teknik. Teknik Informatika. Universitas Pelita Bangsa. Cikarang. Indonesia Fakultas Teknik. Teknologi Hasil Pertanian. Universitas Pelita Bangsa. Cikarang. Indonesia Email: 1,*khzputrafsr@gmail. com, 2sufajar@pelitabangsa. id, 3supriyanto@pelitabangsa. Email Penulis Korespondensi: khzputrafsr@gmail. AbstrakOeKeamanan tetap menjadi prioritas utama dalam struktur domestik dan komersial, terutama karena kunci pintu konvensional semakin rentan terhadap duplikasi dan akses paksa. Studi ini memaparkan desain dan implementasi sistem keamanan kunci pintu pintar yang didasarkan pada teknologi Internet of Things (IoT) dan Radio Frequency Identification (RFID). Tujuan utamanya adalah menyediakan media penguncian real-time yang terintegrasi dengan platform pesan berbasis mobile. Proses pengembangan mengadopsi metodologi agile, yang menekankan fleksibilitas, responsif terhadap umpan balik pengguna, dan replikasi cepat dalam integrasi perangkat lunak dan perangkat keras. Arsitektur perangkat menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Arduino Nano untuk mengelola faktor-faktor utama, termasuk modul RFID, relay, buzzer, kunci solenoid. LED, dan modul tampilan LCD. Di sisi perangkat lunak, sistem mengintegrasikan operasi pesan terhubung untuk mengirimkan pemberitahuan real-time kepada pengguna, termasuk peringatan upaya akses tidak sah, akses berhasil, dan peringatan baterai rendah. Komunikasi data antara mikrokontroler dilakukan melalui protokol periodik, sementara interaksi dengan layanan pesan menggunakan Protokol Transfer Hiperteks (HTTP). Pengujian melibatkan skenario beragam, termasuk akses valid, upaya kartu tidak terdaftar, dan perintah jarak jauh. Skenario pengujian menggunakan 3 kartu RFID dan chatbot WhatsApp, 1 kartu sebagai master dan 2 kartu lainnya sebagai kartu akses dengan setiap kartu dilakukan 3 kali percobaan. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi dalam deteksi kartu dan eksekusi perintah dengan waktu respons sistem rata-rata di bawah satu detik. Sistem ini juga memungkinkan pengguna untuk mendaftarkan dan menghapus kartu akses melalui media kartu utama, yang meningkatkan kemudahan penggunaan dan kontrol. Penelitian ini menyajikan solusi keamanan berbiaya rendah, dapat disesuaikan, dan efektif yang cocok untuk rumah pintar, asrama, dan properti komersial skala kecil. Hal ini menunjukkan kelayakan integrasi mikrokontroler sumber terbuka dengan alat pesan sehari-hari untuk mencapai keamanan rumah yang efektif dan real-time. Sistem yang diusulkan ini menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut dalam menggabungkan sistem kontrol berbasis internet dengan detektor biometrik atau analisis akses berbasis kecerdasan mesin seperti pengembangan aplikasi mobile tersendiri sehingga tidak menggunakan aplikasi pihak ketiga agar pengguna mendapatkan feedback yang lebih akurat melalui sensor detektor daun pintu Kata Kunci: RFID Security. Chatbot. Internet of Things. Notification. Smart Doorlock RFID. WhatsApp AbstractOeSecurity remains a primary concern in domestic and marketable structures, especially as conventional door cinches come decreasingly vulnerable to duplication and forced access. This study presents the design and perpetration of a smart door lock security system grounded on Internet of Things and Radio frequence Identification technologies. The main ideal is to give a real- time, ever controlled locking medium integrated with a mobile- grounded messaging platform. The development process adopts the nimble methodology, which promotes inflexibility, responsiveness to stoner feedback, and rapid-fire replication in software and tackle The tackle armature utilizes ESP32 and Arduino Nano microcontrollers to manage essential factors, including RFID compendiums, relays, buzzers, solenoid cinches. LED and LCD as display module. On the software side, the system incorporates a pall connected messaging operation to deliver real- time announcements to druggies, including cautions for unauthorized access attempts, successful entries, and low battery warnings. Data communication between the microcontrollers is enforced via periodical protocol, while the commerce with the messaging service is established using the HyperText Transfer Protocol. Testing involved colorful scripts including valid access, unrecorded card attempts, and remote commands. The testing scenario uses three RFID cards and a WhatsApp chatbot, with one card as the master and the other two as access cards, with each card undergoing three trials. Results demonstrate a high success rate in card discovery and command prosecution with an average system response time below one second. The system also allows druggies to register and remove access cards via a master card medium, which enhances usability and control. This exploration contributes a low- cost, customizable, and effective security result suitable for smart homes, boarding houses, and small- scale marketable parcels. It shows the feasibility of integrating open- source microcontrollers with everyday messaging tools to achieve effective, real- time home security. The proposed system provides a foundation for unborn exploration in combining internet grounded control systems with biometric detectors or machine literacy grounded access analytics such as developing a separate mobile application so that it does not use third-party applications, allowing users to obtain more accurate feedback through door leaf detector Keywords: RFID Security. Chatbot. Internet of Things. Notification. Smart Doorlock RFID. WhatsApp PENDAHULUAN Keamanan merupakan aspek krusial dalam berbagai lingkungan tempat tinggal untuk memastikan barang atau properti baik milik individu maupun organisasi selalu dalam keadaan yang aman. Sistem keamanan yang sering digunakan pada bangunan atau tempat yang eksklusif pintu dengan kunci konvensional dan masih rentan terhadap ancaman keamanan seperti penggandaan kunci. Pintu yang menggunakan kunci konvensional juga masih memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi, fleksibilitas dan tidak mampu mendeteksi potensi ancaman keamanan. Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, sistem kunci pintu otomatis sudah banyak digunakan dalam hal keamanan salah satunya sistem kunci dengan teknologi Radio Frequency Identification dan Sensor Ultrasonik HC-SR04 pada pengembangan sistem pengunci pintu otomatis yang lebih efisien dan aman dibandingkan dengan kunci konvensional menggunakan Arduino dan sensor RFID untuk mendeteksi keberadaan objek hingga jarak maksimal 3 meter dengan output sensor sebesar 3. 4Volt DC dapat Copyright A 2025 The Author. Page 886 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. mempermudah pengunjung dengan pergerakan manusia yang menjadi objek deteksi. Teknologi ini menawarkan solusi keamanan yang mudah digunakan dan efisien untuk melakukan pengawasan ke suatu ruangan atau area. Namun di era kemajuan teknologi RFID, ancaman keamanan semakin meningkat seperti pembobolan, akses tidak sah atau mencurigakan menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, peningkatan sistem keamanan kunci dengan teknologi RFID perlu kembangkan untuk menjaga properti dan harta benda lainnya bahkan nyawa pengguna. Teknologi RFID memerlukan pengoptimalan agar mampu mendeteksi dan menangani ancaman seperti akses yang tidak sah atau mencurigakan secara real-time selain dengan verifikasi gelombang radio. Penelitian oleh Budhi Yanto dan Thamrin Basri pada Perancangan Kunci Pintu Otomatis Menggunakan Sensor RFID Berbasis Arduino Nano dengan IoT Web API berfokus pada pembuatan desain kunci pintu otomatis sederhana, kunci pintu otomatis ini bekerja dengan memanfaatkan mikrokontroler Arduino nano sebagai sistem kontrol, sensor RFID sebagai media input, solenoid sebagai sistem penggerak kunci, dan WEB API sebagai media antarmuka pengguna. Penelitian lain oleh Demi Adidnara dkk pada Perancangan sistem Smart Door Lock menggunakan Internet of Things dapat dilakukan dengan memanfaatkan perangkat seperti NodeMCU. Sensor Ultrasonik, dan Selenoid. Perangkat tersebut dapat dihubungkan dengan platform IoT yaitu Ubidots yaitu dengan mencantumkan API. ID, dan TOKEN yang disediakan ke baris kode yang akan diupload ke NodeMCU. Pengontrolan dilakukan dengan membuat widget pada platform Ubidots, pada penelitian ini yang digunakan adalah widget switch yang memberikan output Au0Ay sebagai perintah untuk membuka pintu dan Au1Ay untuk mengunci pintu ke NodeMCU. Implementasi sistem keamanan kunci pintu menggunakan RFID masih memiliki ruang untuk peningkatan dan inovasi terbaru. Salah satunya dengan menggunakan teknologi Internet of Things, sebagai solusi yang efektif untuk memberikan pemberitahuan kepada pemilik secara real-time ketika terjadi akses tidak biasa atau mencurigakan. Sistem keamanan kunci pintu pintar notifikasi berbasis Internet of Things memberikan beberapa keuntungan seperti memudahkan akses, keamanan tingkat tinggi serta efisiensi penggunaan energi. Teknologi Internet of Things pada penelitian ini berfokus pada bagaimana Internet of Things mampu mengawasi keamanan pintu dari jarak jauh dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai perangkat lunak untuk mengawasi sistem keamanan kunci pintu dan memberikan informasi secara langsung kepada pihak yang berwenang. WhatsApp dipilih karena di era digital banyak digunakan oleh masyarakat luas dan juga kemudahan penggunaanya. Sistem kunci ini menggunakan microcontroller arduino nano sebagai pengendali komponen kunci dan microcontroller ESP32 WROOM sebagai penghubung antara komponen kunci dengan Berdasarkan beberapa uaraian dari penelitian terdahulu dan juga latar belakang masalah yang telah dijelaskan, maka adapaun rumusan masalah yang dibuatkan penulis untuk melengkapi penelitian ini mencakup bagaimana cara memanfaatkan Internet of Things untuk mengendalikan perangkat kunci pintu pintar dari jarak jauh?, bagaimana cara menggunakan WhatsApp sebagai software pihak ketiga pada pengembangan sistem kunci pintu pintar berbasis Internet of Things?, dan bagaiaman cara mengembangkan sistem kunci pintu RFID berbasis Internet of Things dengan notifikasi realtime melalui pesan otomatis chatbot WhatsApp?. Kemajuan signifikan dalam sistem kunci pintu RFID berbasis Internet of Things (IoT) telah dibuktikan oleh sejumlah studi selama lima tahun terakhir namun, masih terdapat beberapa celah yang belum sepenuhnya diatasi seperti penggunaan suara. , atau hanya menggunakan jarak tertentu. Pada penelitian lain tidak memiliki metode alternatif atau cadangan manual untuk membuka kunci. dan juga hanya mengandalkan kartu akses dan tanpa notifikasi realtime. Pada penelitian ini penulis akan mengembangkan kunci pintu pintar RFID yang dilengkapi dengan notifikasi berbasis Internet of Things. Sistem ini menawarkan keamanan solutif dan efektif untuk berbagai properti baik dalam rumah pribadi, perkantoran maupun indekos. Implementasi sistem ini merupakan inovasi teknologi kunci pintu modern yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan memberikan kemudahan dalam mengawasi keamanan pintu mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan Internet of Things untuk mengendalikan perangkat kunci pintu pintar dari jarak jauh dengan menggunakan WhatsApp sebagai software pihak ketiga dan menghasilkan sistem informasi keamanan kunci pintu pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai sumbangan pemikiran serta acuan mengenai integrasi teknologi modern dalam sistem keamanan kunci pintu pintar notifikasi secara real-time berbasis Internet of Things. METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Metodologi penelitian pada penelitian ini mengadopsi pendekatan Agile untuk menghasilkan sistem yang responsif, sistem yang efisien dan aman serta sesuai dengan kebutuhan pengguna. Agile merupakan suatu pendekatan yang banyak digunakan pada pengembangan software, metode pendekatan ini ditekankan pada adaptasi perubahan, cepat tanggap pada feedback dan keefektifan kerja sama tim sehingga menghasilkan sistem yang berkualitas. Agile memiliki salah satu aspek yang menarik yaitu kemampuan yang cepat dalam merespons perubahan. Dalam lingkungan bisnis yang terus berubah, persyaratan dan persyaratan proyek sering kali perlu berubah. Pendekatan cepat tanggap memberi peluang tim untuk mudah beradaptasi dan mengubah arah pengembangan software seiring dengan munculnya kebutuhan baru. Hal ini Copyright A 2025 The Author. Page 887 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. memungkinkan pengembang untuk tetap responsif dan memastikan bahwa solusi yang dihasilkan tetap relevan dan Tahapan penelitian menggunakan agile dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Tahapan Penelitian Adapun logika if-else dengan fungsi Notification Trigger Algorithm digunakan dalam penelitian ini untuk mengembangkan sistem kunci pintu pintar dengan fitur notifikasi melalui chatbot WhatsApp ketika sistem mendeteksi akses tidak biasa berupa notifikasi akses anomali, notifikasi akses mencurigakan dan akses yang tidak sah untuk meningkatkan keamanan sistem. Alur kerja dalam metode agile terdiri dari beberapa tahap, antara lain Analisis Kebutuhan. Perencanaan. Perancangan. Pengembangan. Pengujian. Penerapan dan Evaluasi. 2 Analisis Kebutuhan Sistem Sistem kunci pintu RFID dengan fitur notifikasi realtime meliputi dua jenis analisis perencanaan dalam pengembangan Sistem Keamanan Pintu Pintar Berbasis Internet of Things (IoT), yaitu mengidentifikasi kebutuhan fungsional dan nonfungsional sistem, serta menentukan spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan unntuk membangun sistem informasi tersebut. Identifikasi kebutuhan sistem dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem Fungsional Ketepatan sistem dalam membaca kartu RFID. Sistem dapat mengeluarkan peringatan bunyi melalui buzzer dan visual melalui LED. Memberikan pemberitahuan secara real-time melalui pesan otomatis WhatsApp ketika terdapat akses yang tidak sah. Sistem mampu mendeteksi akses yang mencurigakan seperti akses anomali. Selenoid doorlock dapat dibuka dan dikunci melalui perintah pesan WhatsApp. Non-fungsional Sistem aman dari serangan secara siber maupun fisik Waktu pemrosesan notifikasi maksimal 30 detik setelah event atau akses tidak sah terdeteksi. Waktu responsif sistem saat memverifikasi informasi atau data yang tersimpan pada tag RFID harus kurang dari 1 menit. Sistem dapat mengirimkan pemberitahuan ketika daya battery tersisa 20%. Efisiensi energi yaitu perangkat keras sistem dapat menghemat pemakaian daya battery. Sistem kunci pintu RFID dengan fitur notifikasi realtime membutuhkan beberapa komponen yang sesuai dengan analisis kebutuhan hardware sistem dengan spesifikasi sebagai berikut : Arduino nano sebagai pengolah data dan pengendali utama yang mengelola semua komponen di dalam sistem. ESP32 WROOM merupakan modul Wi-Fi digunakan sebagai modul komunikasi untuk menghubungkan sistem dengan internet. Modul RFID RC522 berfungsi sebagai pembaca kartu RFID untuk mengidentifikasi pengguna yang telah didaftarkan. Tag RFID merupakan komponen elektronik yang terdiri dari chip dan antena yang berukuran kecil untuk menyimpan data atau informasi untuk diidentifikasi. Buzzer untuk memberikan peringatan berupa bunyi. Lampu LED . erah, kuning dan hija. berfungsi sebagai indikator visual. Selenoid doorlock merupakan komponen elektronik untuk membuka dan mengunci pintu. Relay 1-Channel 5 volt sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan selenoid doorlock. LCD 16x2 digunakan untuk menampilkan informasi status pintu terkunci atau terbuka. Baterai 2 x AA sebagai supply daya. XL6015 Boost Converter berfungsi untuk membagi tegangan input menjadi beberapa tegangan output. Sistem kunci pintu RFID dengan fitur notifikasi melalui pesan otomatis WhatsApp membutuhkan beberapa komponen yang sesuai dengan analisis kebutuhan software sistem dengan spesifikasi sebagai berikut : Arduino IDE untuk membuat program sistem kunci RFID. Bahasa Pemrograman C untuk code program sistem. WhatsApp untuk menghubungkan pengguna dengan perangkat kunci RFID. Copyright A 2025 The Author. Page 888 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengembangan sistem dalam bab ini menjelaskan tahapan penelitian secara keseluruhan implementasi dan pengujian semua komponen Internet of Things (IoT) yang akan digunakan dalam sistem informasi keamanan kunci pintu pintar. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur, yaitu melakukan review penelitian sebelumnya tentang sistem kunci berbasis RFID dan Internet of Things serta chatbot WhatsApp serta metode eksperimen, yaitu melakukan pengujian secara langsung pada sistem guna mengevaluasi kinerja sistem menggunakan skenario pengujian 1 Perancangan Sistem 1 Perancangan Perangkat Lunak Perancangan perangkat lunak meliputi flowchart, use case diagram, sequence diagram dan perancangan user interface Flowchart Flowchart yang menggambarkan integrasi antara hardware dan software pada perancangan smart security RFID doorlock dengan notifikasi real-time berbasis chatbot WhatsApp. Diagram pengembangan sistem kunci dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Flowchart Use Case Diagram Use case diagram menunjukkan interaksi antara pengguna dan sistem dalam sebuah sistem informasi. Pada Use Case Sistem Informasi Keamanan Kunci Pintu Pintar Berbasis Internet Of Things terdapat satu aktor yaitu pengguna. Pengguna memiliki beberapa pilihan seperti menampilkan informasi status pintu, melakukan perintah untuk membuka dan mengunci pintu melalui WhatsApp. Dapat dilihat pada Gambar 3. Copyright A 2025 The Author. Page 889 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 3. Use Case Diagram Activity diagram Activity diagram menggambarkan workflow . liran kerj. atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Activity diagram menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh Diagram aktivity melakukan perintah dapat dilihat pada gambar 4. , diagram ini menggambarkan bagaimana pengguna dapat mengontrol kunci pintar melalui WhatsApp dan bagaimana sistem menangani akses yang sah dan tidak sah. TIDAK Gambar 4. Activity Diagram melakukan perintah Selanjutnya activity diagram untuk mendapatkan informasi mengenai status kunci pintu pintar dapat dilihat pada Copyright A 2025 The Author. Page 890 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 5. Activity Diagram menampilkan status perangkat kunci Sequence diagram Sequence diagram menjelaskan secara terperinci dan menggambarkan interaksi antara objek-objek yang terdapat dalam sistem. Objek-objek yang saling terhubung dengan proses berjalannya operasi sistem diurutkan dari sisi kiri ke sisi kanan. Dimulai dari pengguna yang memulai sistem dan menampilkan informasi mengenai sistem, selanjutnya pengguna dapat melalukan verifikasi kartu RFID secara langsung pada sistem kunci dan akan kembali menampilkan informasi mengenai sistem melalui WhatsApp. Proses operasi selanjutnya yaitu pengguna dapat melalukan perintah melalui chatbot WhatsApp dan mendaptkan informasi status pintu terbuka dan terkunci. Sequence diagram dapat dilihat pada Gambar 6. Gambar 6. Sequence Diagram Melakukan Perintah Selanjutnya sequence diagram untuk mendapatkan informasi mengenai status kunci pintu pintar dapat dilihat pada Gambar 7. Gambar 7. Sequence Diagram status Perangkat Perancangan User Interface Tampilan antarmuka atau yang disebut User Interface merupakan elemen interaktif yang dirancang untuk menggambarkan secara visual alur kerja pada suatu sistem. Perancangan User Interface chatbot pada sistem informasi kunci pintu pintar berbasis Internet of Things dapat dilihat pada Gambar 8. Copyright A 2025 The Author. Page 891 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 8. Rancangan User Interface Perancangan Konsep Perancangan konsep merupakan penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari kumpulan beberapa elemen terpisah menjadi satu unit fungsional lengkap, termasuk konfigurasi komponen perangkat keras dan perangkat lunak suatu sistem. Perancangan design konsep alat untuk setiap pin pada komponen dapat dilihat pada Gambar Gambar 9. Skema Rangkaian Alat Design konsep tataletak setiap komponen dapat dilihat pada Gambar 10. Gambar 10. Design konsep tataletak komponen alat Spesifikasi ukuran dari design konsep alat yang dirancang dapat dilihat pada Gambar 11. Copyright A 2025 The Author. Page 892 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 11. Spesifikasi ukuran konsep alat 2 Perancangan Perangkat Keras Perancangan hardware dibutuhkan beberapa komponen yang sesuai dengan analisis kebutuhan hardware sistem. Rangkaian sirkuit RFID doorlock security system dapat dilihat pada Gambar 12. Gambar 12. Prototipe Perangkat Keras Berdasarkan rangkaian sirkuit keseluruhan komponen di atas dapat dijelaskan bahwa: Arduino nano sebagai otak dari rangakaian tersebut memiliki 44 pin fisik, namun terdapat beberapa pin yang memiliki fungsi ganda. Pin Input/Output Digital sebanyak 22 (D0-D13. D2-D13 sebagai I/O. D0/D1 digunakan sebagai RX/TX), pin input analog sebanyak 8 (A0-A. , pin power sebanyak 6 (VIN, 3. 3V, 5V, 2xGND. RESET), pin Serial Peripheral Interface (SPI) sebanyak 3 (D11/MOSI. D12/MISO. D13/SCK), pin I2C sebanyak 2 (A4/SDA. A5/SCL), pin serial sebanyak 2 (D0/RX. D1/TX), pin AREF. eferensi analo. sebanyak 1 untuk mengatur tegangan eksternal dan konversi analog ke digital. ESP32 WRoom merupakan mikrokontroler lain yang terhubung ke Arduino nano melalui pin RX ke pin GPIO17, pin TX ke GPIO16 dan juga ke pin GND, pin 3V3 ESP32 ke 3V3 Arduino. RFID RC522 terhubung ke Arduino nano melaui pin SPI (SDA. SCK. MOSI dan MISO), pin RST ke D9 untuk reset dan GND untuk ground. Relay 1-Channel 5volt terhubung ke Arduino nano melalui pin Signal ke D2, pin Power ke 5V, pin GND ke GND Arduino. Relay juga terhubung ke solenoid melalui pin NC (Normally Close. dan pin C (Commo. LCD screen 16x2 I2C terhubung ke Arduino melalui interface I2C yaitu pin SCL ke A5, pin SDA ke A4, pin VCC ke 5V, dan GND ke GND. Selenoid doorlock yang diaktifkan oleh Relay dan terhubung ke baterai melalui pin 1 ke ( ) pada baterai. Buzzer 5volt terhubung ke Arduino nano melalui pin (-) ke D3 dan pin ( ) ke GND. 2 x AA Battery merupakan sumber daya untuk solenoid. Bust converter XL6015 sebagai boost converter arus DC Ae DC ke tegangan output yang lebih tinggi. Pin input ( ) terhubung ke pin ( ) battery dan pin 1 selenoid, pin input (-) terhubung ke pin (-) battery, pin output ( ) terhubung ke pin VIN Arduino nano dan pin 5V ESP32, pin output (-) terhubung ke GND Arduino nano dan ESP32. 3 Pengembangan chatbot WhatsApp Tahap pengembangan chatbot melibatkan layanan pihak ketiga penyedia API Chatbot Whatsapp yaitu Callmebot. Langkah-langkah menggunakan layanan chatbot Callmebot, sebagai berikut: Copyright A 2025 The Author. Page 893 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Tambahkan nomor telepon 34 694298496 ke kontak telepon, nama menyesuaikan keinginan nama bot yang akan Kirim pesan ini AuI allow callmebot to send me messagesAy ke nomor WhatsApp tersebut. Tunggu hingga ada pesan pesan masuk seperti in AuAPI diaktifkan untuk nomor telepon AndaAy. Pesan WhatsApp dari bot akan berisi kunci API yang dibutuhkan untuk mengirim pesan menggunakan API. Permintaan API Key dari bot dapat dilihat pada Gambar 13. Gambar 13. Permintaan API Key chatbot 2 Pengujian Pengujian sistem dilakukan pada beberapa aspek untuk dapat mengetahui apakah fungsi dan tujuan penelitian ini dapat tercapai sesuai dengan desain sistem yang telah dibuat. Pengujian pada sistem ini menggunakan teknik pengujian BlackBox, di mana pengujian difokuskan pada fungsi, tampilan, dan penggunaan sistem. Pengujian sistem informasi keamanan kunci pintu pintar dilakukan pada beberapa skenario penggunaan nyata, yang dapat dilihat pada gambar 14 adalah bentuk prototipe dari alat yang telah dibuat. Gambar 14. Tampilan Awal Alat Proses pengujian penggunaan kartu akses pada alat dapat dilihat pada Gambar 15 dan menunjukkan modul pembaca RFID RC522 sistem berhasil diakses menggunakan kartu RFID yang terdaftar. Gambar 15. Penggunaan kartu akses Copyright A 2025 The Author. Page 894 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Proses pengujian akses jarak jauh juga dilakukan melalui perintah chatbot WhatsApp yang dapat dilihat pada Gambar 16. Gambar 16. Penggunaan perintah akses chatbot Dalam uji coba menggunakan kartu master, dua kartu tambahan dan chatbot WhatsApp untuk simulasi pengguna dapat diuraikan pada Tabel 2. Tabel 2. Kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem Komponen RFID RC522 LED Merah (Re. LED Kuning (Yello. LED Hijau (G) Buzzer Relay Solenoid Lock LCD 16x2 ESP32 Arduino Nano Kartu Master Kartu Baru Kartu Terdaftar Kartu Tidak Terdaftar Chatbot Jenis Perintah / Aksi Menempelkan kartu RFID Akses ditolak / kartu tidak terdaftar Menunggu tap / proses daftar kartu Akses diterima / kartu Akses ditolak / Gagal Tap Kartu RFID yang Akses, status Hasil UID berhasil terbaca Terima command dari Terima perintah dari ESP32 via Serial Ditempelkan pada RFID Ditempelkan setelah kartu master Dihapus dengan kartu Ditempelkan di luar mode master Pesan AuBukaAy / AuTutupAy Perintah dieksekusi LED merah menyala LED kuning menyala LED hijau menyala Buzzer berbunyi Pintu terbuka Pesan tampil di layar Output ke relay. LED. Mode daftar kartu aktif Kartu berhasil didaftarkan Kartu berhasil dihapus Akses ditolak, buzzer & LED merah aktif Mengirimkan Perintah ke ESP32 Keterangan UID ditampilkan di Serial Monitor dan dikirim ke ESP32 Menunjukkan akses ditolak Indikasi sistem dalam mode siaga atau proses pendaftaran Menunjukkan akses diterima, pintu Memberi peringatan saat terjadi penolakan atau kesalahan pendaftaran Relay aktif dan solenoid mengatur mekanisme buka pintu Menampilkan AuScan KartuAy. AuAkses ditolak/ diterimaAy, status pintu Menerima perintah WhatsApp dan mengirim ke Arduino melalui serial Mengeksekusi aksi fisik sesuai instruksi Digunakan untuk mendaftarkan atau menghapus kartu UID disimpan di EEPROM dan diberi UID dihapus dari EEPROM, tidak bisa mengakses pintu Sistem menolak akses. LCD tampil AuAkses ditolakAy Menampilkan pesan status pintu 3 Pembahasan Setelah serangkaian uji coba yang telah dilakukan, hasil implementasi sistem kontrol kunci pintu pintar berbasis WhatsApp menunjukkan bahwa sistem tersebut dapat beroperasi dan berfungsi sesuai dengan desain sistem yang telah Sistem ini mampu membaca UID kartu RFID utama, kartu tambahan, kartu yang belum terdaftar, serta membaca perintah pengguna melalui chatbot WhatsApp dan mengirimkan notifikasi kepada pengguna. Berdasarkan beberapa tahap pengujian, diperoleh hasil penelitian bahwa teknologi Internet of Things (IoT) dapat menjadi sistem keamanan bagi orang-orang yang membutuhkan keamanan properti yang lebih efektif dan dapat dipantau Copyright A 2025 The Author. Page 895 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 886-897 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. secara jarak jauh. Dalam menggunakan sistem ini, pengguna dapat memberikan perintah dan menerima notifikasi tentang status atau kondisi pintu dalam keadaan terbuka atau terkunci melalui smartphone dengan memanfaatkan chatbot WhatsApp dan koneksi internet yang tersedia. Sistem kunci pintu pintar RFID berbasis Internet of Things berhasil membaca kartu master yang ditampilkan pada tabel 2 untuk proses pendaftaran kartu baru dan menghapus kartu yang terdaftar di eeprom. Sistem juga berhasil menambahkan kartu baru ke sistem. Setelah kartu berhasil terdaftar, kartu tersebut dapat digunakan untuk mengakses sistem kunci pintu pintar. Sistem berhasil menghapus UID kartu yang baru saja terdaftar. Keberhasilan sistem dalam mendeteksi akses tidak sah atau akses menggunakan kartu yang tidak terdaftar dapat ditampilkan pada layar LCD, dan sistem dapat membaca perintah dari pengguna kemudian mengirimkan pemberitahuan atau notifikasi kepada pengguna melalui chatbot WhatsApp, yang dapat dilihat pada gambar 13. Hasil penelitian ini sejalan dengan hal tersebut, yaitu teknologi Internet of Things (IoT) dianggap cocok untuk diterapkan pada sistem keamanan dalam mengatasi beberapa masalah yang dihadapi dengan memanfaatkan komponen elektronik yang terhubung ke internet. Selain itu, pemilihan teknologi IoT juga dianggap dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga pemantauan keamanan properti menjadi lebih fleksibel. KESIMPULAN Pemanfaatan Internet of Things untuk mengendalikan perangkat kunci pintu pintar dari jarak jauh, memungkinkan pengguna untuk mengendalikan perangkat kunci pintu menggunakan perintah buka dan tutup melalui pesan WhatsApp dengan memanfaatkan koneksi internet. Tentunya dari hasil membantu masyarakat dalam memastika kondisi pintu rumah dalam kondisi terkunci dan properti dalam keadaan yang selalu aman. Penggunaan WhatsApp sebagai software pihak ketiga pada pengembangan sistem kunci pintu pintar berbasis Internet of Things berfungsi dengan baik dalam mengirimkan pesan perintah serta memberikan pesan pemberitahuan mengenai kondisi perangkat kunci pintu pintar. Sistem informasi keamanan kunci pintu pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan berfungsi dengan baik, dimana seluruh komponen baik perangkat keras maupun perangkat lunak dapat merespon instruksi yang diberikan Berdasarkan perancangan dan juga implementasi sistem yang telah dikembangkan, terdapat beberapa saran yang diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan lebih lanjut seperti penambahan fitur sangat mungkin untuk dilakukan dalam sistem in, seperti menggunakan sensor untuk mendeteksi daun pintu dalam kondisi rapat dengan rangka pintu agar pengguna mendapatkan feedback yang lebih akurat dan pengembangan sistem juga sangat diperlukan untuk sistem ini berupa pengembangan aplikasi mobile tersendiri sehingga tidak menggunakan aplikasi pihak ketiga. REFERENCES