Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 PEMETAAN DAN SEBARAN EKOWISATA DI OUTER RING ROAD DANAU TOBA KABUPATEN TOBA (Mapping and Distribution Of Ecotourism In The Outer Ring Road Of Lake Toba. Toba Regenc. Stepa Octania br Sinuhaji, *Rozalina. Meylida Nurrachmania. Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Simalungun *Email: rozalinalubis@gmail. Abstrak: Kawasan pariwisata Danau Toba dapat meningkat, khususnya pada wilayah Kabupaten Toba. Wilayah ini merupakan salah satu pintu masuk ke kawasan pariwisata Danau Toba dengan kunjungan wisatawan paling kecil dibandingkan dengan pintu masuk di dua kabupaten lainnya (Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Samosi. Metode yang dipakai adalah survey langsung untuk mendapatkan titik kordinat setiap lokasi wisata dan database, kemudian melakukan proses layout peta yaitu dengan menampilkan setiap titik lokasi wisata di peta untuk menunjukkan posisi dari lokasi wisata tersebut di peta sehingga masyarakat secara umum dan wisatawan secara khusus dapat dengan mudah mengidentifikasi lokasi-lokasi ekowisata yang ada di Kabupaten Toba. Sebaran ekowisata di Outer Ring Road Danau Toba di Kabupaten Toba terdapat 18 titik objek wisata alam yang memiliki potensi wisata ilmiah,wisata konservasi dan objek fotografi dengan pemandangan yang indah yang tersebar di Kabupaten Toba yaitu Kecamatan Uluan terdapat 2 . Kecamatan Lumban Julu terdapat 5 . Kecamatan Porsea terdapat 2 . Kecamatan Ajibata terdapat 1 . Kecamatan Pintu Pohan Meranti terdapat 2. Kecamatan Tampahan terdapat 5 . ekowisata, dan Kecamatan Balige terdapat 1 . ekowisata yang tersebar. Peta sebaran ekowisata Danau Toba telah dibuat dengan skala1: 200. 000 yang berbasis ArcGIS 10. 8 dan website google my maps yang dapat diakses oleh wisatawan dan masyarakat umum, serta dapat diupdate oleh pengelola masing masing objek wisata alam yang menampilkan sebaran hasil sebaran ekowisata di Kabupaten Toba. Kata Kunci: Danau Toba. Outer Ring Road. Pemetaan. Abstract: Lake Toba tourism area can increase, especially in the Toba Regency area. This region is one of the entrances to the Lake Toba tourism area with the smallest tourist visits compared to the entrances in the other two districts (Simalungun Regency and Samosir Regenc. The method used is a direct survey to get the coordinates of each tourist location and database, then carry out the map layout process, namely by displaying each tourist location point on the map to show the position of the tourist location on the map so that the public in general and tourists in particular can easily identify ecotourism locations in Toba Regency. The distribution of ecotourism on the Outer Ring Road of Lake Toba in Toba Regency there are 18 points of natural attractions that have the potential for scientific tourism, conservation tourism and photography objects with beautiful scenery scattered in Toba Regency, namely Uluan District there are 2 . Lumban Julu sub-district has 5 . Porsea sub-district has 2 . Ajibata sub-district has 1 . Pintu Pohan Meranti subdistrict has 2 . Tampahan sub-district has 5 . ecotourism, and Balige sub-district has 1 . ecotourism scattered. Lake Toba ecotourism distribution map has been made with a scale of 1: 200,000 based on ArcGIS 10. 8 and the google my maps website that can be accessed by tourists and the general public, and can be updated by the managers of each natural tourist attraction that displays the distribution of ecotourism distribution results in Toba Regency. Keywords: Lake Toba. Outer Ring Road. Mapping PENDAHULUAN Daerah yang merupakan objek wisata harus memiliki keunikan yang menjadi sasaran utama apabila berkunjung ke daerah wisata Keunikan suatu daerah wisata dapat dilihat dari budaya setempat, alam dan flora fauna, kemajuan teknologi dan unsur Dalam pengembangan kawasan Latar Belakang Menurut Siregar . objek wisata adalah segala sesuatu yang menjadi sasaran hubungannya dengan daya tarik wisata. Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 pariwisata. Danau Toba merupakan salah satu dari 88 yang termasuk ke dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025, sehingga menjadi prioritas dalam pembangunan Berdasarkan UndangUndang Nomor 10 Tahun 2009. Terkait pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba sebagai kawasan pariwisata prioritas khususnya pada bagian wilayah Kabupaten Toba Samosir terdapat peraturan pariwisata yang mendukung pengembangan kawasan ini, yaitu Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan Sekitarnya. Peraturan tersebut berisikan pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba. Sebagai KSPN, kawasan pariwisata Danau Toba pembangunan destinasi wisata di Indonesia yang memiliki skala pelayanan nasional dan Dengan status tersebut, kawasan pariwisata Danau Toba seharusnya mampu memberikan kontribusi, dan kondisi aspek-aspek kepariwisataan seharusnya lebih memadai dibandingkan kawasan pariwisata lainnya yang tidak termasuk KSPN. Terkait dengan hal tersebut, maka aspek-aspek pengembangan kawasan pariwisata yang masih bermasalah guna merumuskan upaya agar jumlah kunjungan wisatawan di kawasan pariwisata Danau Toba dapat meningkat, khususnya pada wilayah Kabupaten Toba. Wilayah ini merupakan salah satu pintu masuk ke kawasan pariwisata Danau Toba dengan kunjungan wisatawan paling kecil dibandingkan dengan pintu masuk di dua kabupaten lainnya (Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Samosi. Untuk itu perlu dilakukan penelitian pada wilayah Kabupaten Toba agar dapat menambah pengetahuan wisatawan terkait potensi wisata yang ada. Alasan lain perlunya dilakukan pemetaan dan sebaran ekowisata di outer ring road Danau Toba Kabupaten Toba karena masih minimnya pengetahuan para wisatawan terkait dengan letak lokasi objek wisata yang ada di sekitar kawasan hutan. Maka dari itu, diperlukan informasi serta data yang akurat dan tepat untuk menyebarluaskan terkait informasi objek wisata tersebut melalui platform online berupa penyajian peta berbasis Penyebaran letak objek wisata tentu . agar para wisatawan dapat mengetahui sebaran objek wisata alam secara rinci. Dengan demikian, sistem informasi sangat diperlukan untuk dapat menyajikan terkait informasi sebaran objek wisata alam yang ada di outer ring road Danau Toba Kabupaten Toba. Untuk mengatasi hal tersebut dapat menerapkan Sistem Informasi Geografis (SIG). SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa, dan akhirnya memetakan Data yang diolah pada SIG adalah data spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya. Sehingga aplikasi SIG dapat menjawab beberapa pertanyaan seperti lokasi, kondisi, tren, pola dan pemodelan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran ekowisata yang ada pada kawasan di outer ring road Danau Toba Kabupaten Toba dan untuk memetakan kawasan ekowisata tersebut` Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 METODE PENELITIAN spatial lainya diambil melalui observasi dan wawancara dengan dinas atau masyarakat terkait. Sekunder Pada tahapan persiapan meliputi identifikasi masalah terhadap objek kajian dan kajian literature yang berhubungan dengan cakupan kajian. Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan pada September sampai dengan Desember Penelitian ini dilaksanakan di Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba. Pengolahan Data Pada tahapan proses pengelolaan data yaitu dengan menginput data koordinat lokasi wisata ke software ArcGIS 10. kemudian membuat database yang akan dilengkapi dengan data-data non spasial seperti nama, jenis, atraksi wisata dll. Analisis Data Pada tahapan analisis data yaitu setelah mendapatkan titik kordinat setiap lokasi dan database, kemudian melakukan proses lay out peta yaitu dengan menampilkan setiap titik lokasi wisata di peta untuk menunjukkan posisi dari lokasi wisata tersebut di peta sehingga masyarakat secara umum dan wisatawan secara khusus dapat dengan mudah mengidentifikasi lokasi-lokasi ekowisata yang ada di Kabupaten Toba. Gambar 1. Peta Lokasi Penelitian di Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara Alat dan Bahan Penelitian Alat penelitian yang digunakan terdiri atas alat pengambilan data dan alat analisis data. Adapun alat pengambilan data lapangan pada saat di lapangan antara lain Avenza Maps, kamera. GPS serta alat tulis. Alat untuk analisis data yang digunakan berupa seperangkat komputer dengan perangkat lunak di dalamnya yang meliputi Microsoft Word 2010. Microsoft Excel 2010. ArcGIS, dan Google Earth Pro. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah Citra Google Earth rekaman tahun 2018 dan 2019, dan tally sheet sebagai bahan pengambilan titik lokasi pada Avenza Maps serta beberapa data spasial lainnya yaitu peta batas administrasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Sebaran Ekowisata pada Kawasan di Outer Ring Road Danau Toba KabupatenToba Kabupaten Toba terletak pada 98A56`-99A40`Bujur Timur dan 2A03`-2A 40` Lintang Utara dengan luas 202. 180 Ha. setiap objek wisata, tempat wisata dapat membuka peluang pada perubahan mata pencaharian masyarakat luas. Seperti objek wisata alam yang ada di Kabupaten Toba yang tentu sajaakan berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup masyarakat di daerah area wisata tersebut. Agar dapat Pengumpulan Data Primer Pada tahapan proses pengambilan data berupa data spatial dan non spasial seperti titik kordinat lokasi wisata diambil dengan menggunakan GPS, foto lokasi wisata, dan data-data non Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 terkelola dengan baik pihak pengelola harus dapat menerapkan manajemen pengelolaan objek wisata alam. (Alfiah et al, 2. pengelolaan adalah suatu pengaturan dan pemanfaatan sumberdaya yang memerlukan penyelesaian untuk suatu perencanaan tujuan kerja. Tercapainya sistem manajemen pengelolaan suatu objek wisata yang telah disusun berdasarkan 4 peran dasar manajemen dengan singkatan POAC, yaitu . , . , actuating . bertujuan memajukan efektifitas serta mengefisiensi dan meningkatkan suatu kualitas ilmu manajemen pengelola atau organisasi demi tercapainya suatu objek wisata alam yang memiliki potensi dapat terlaksana dengan baik untuk memajukan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Toba. Provinsi Sumatera Utara. Dengan demikian datangnya parawisatawan ke daerah objek wisata yang ada di Kabupaten Toba tersebut tentu dapat membawa perubahan pada perputaran arus uang bagi masyarakat yang bekerja pada sektor pariwisata bahkan non pariwisata demi meningkatnya objek serta daya tarik wisata yang nantinya akan menjadi keunikan pada tempat wisata tersebut. Sebaran objek wisata alam yang ada di Kabupaten Toba. Provinsi Sumatera Utara sedikit sulit diperoleh dikarenakan ada beberapa objek wisata yang belum terakses dan belum diketahui oleh para wisatawan karena akses jalan menuju ke lokasi wisata masih sangat minim. Adapun hasil dari identifikasi sebaran objek wisata alam, terdapat 16 . nam bela. Kecamatan dan 18 . elapan bela. lokasi wisata alam yang ada, di Kabupaten Toba yang mempunyai daya tarik wisata utama yang berada di kawasan Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba, dan atraksi seperti pada di bawah ini. Tabel 1. Data Sebaran Ekowisata Di Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba Objek Wisata Koordinat 1 Siregar Aek Nalas 2 Pantai Pasifik Atraksi Daya Tarik KECAMATAN ULUAN 99,044071 2,407498 Memancing ikan tawar dan Permandian air panas di danau toba menikmati pantai berbatu dan pemandangan yang indah 3 Binanga Dolok Food Court 99,140422 2,435236 Camping dan spot foto Pantai berpasir KECAMATAN LUMBAN JULU 99,035322 2,591448 Tempat makan dialiri air Pemandangan yang indah dan sungai sehingga wisatawan makanan khas Danau Toba dapat makan sambil berendam 4 Bukit Gibeon 98,999144 2,591532 Tempat wisata keluarga 5 Taman Eden 100 Lanskap perbukitan alam yang memukau dan areal spiritual ikonik dan sakral 99,038884 2,590645 Dapat melakukan penanaman Pemandangan pepohonan yang pohon dan berkemah rimbun dan taman buah 6 Air Terjun Taman Eden 99,037475 2,594939 Foto dan pemandangan air terjun 2 tingkat 7 Air Terjun Gibeon 98,994228 2,585353 Berenang dengan air tanpa air terjun yang mengalir batuan dasar Danau Toba berumur sekitar 300 tahun Air terjun dengan ketinggian 7 meter lansung turun ke kolam Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 8 Pantai Parparean II 9 Pantai Samora Parparean I KECAMATAN PORSEA 99,149045 2,431243 Spot foto dan wahanaair 99,151485 2,424942 spot foto Pemandangan pantai dengan pasir halus dan bunga beserta pepohonan yang cantik dan indah Keindahan DanauToba KECAMATAN AJIBATA 10 Kaldera Toba Sibisa 98,946476 2,607585 spot foto, penginapan cabin Pesona alam dan pemandangan dan wahana bermain keindahan Danau Toba KECAMATAN PINTU POHAN MERANTI 11 Simanimbo 99,262784 2,513436 spot foto instagramable air terjun 4 tingkat yang langsung Waterfall turun ke bendungan Sigura-Gura 12 Sigura-guraView 99,281613 2,523816 Pemandangan indah dan spot Pemandangan foto cantik beberapa air terjun yang dapat dilihat dari Sigura-Gura View KECAMATAN TAMPAHAN 13 Penatapan Tara 99,017699 2,344762 Spot Foto Pemandangan dan Keindahan Bunga Danau Toba 14 Pantai Simanjuntak 99,003396 2,326050 Camping dan spot foto asri, sejuk dan pemandangan Danau Toba yang indah 15 Pantai Pakkodian 99,011475 2,339354 spot foto instagramable Keindahan Danau Toba 16 Rumah Pohon Tara 99,025533 2,351674 Spot foto rumah pohon dan Tempat Bunga pemandangan Danau Toba Pemandangan Indah Tempat makan dan wisata Pemandangan indah pepohonan 17 Adian 99,013363 2,307532 yang disahkan oleh Sandiaga yang asri dan sejuk Nalambok Uno KECAMATAN BALIGE 18 Pantai Bul-bul 99,073235 2,348402 Spot foto dan wahana air Pemandangan dan Keindahan Danau Toba Berdasarkan pada Tabel 1 hasil identifikasi sebaran objek wisata alam yangada di Kabupaten Toba merupakan objek wisata yang terletak di kawasan yangmemiliki banyak pepohonan serta bukit-bukit dengan udara yang segar dan sejuk,dan sangat memungkinkan untuk membuka usaha pada sektor kehutanan atau Dengan kondisi geografis tersebut tentu saja dapat meningkatkan pencaharian para penduduknya. Bukan hanya itu saja, objek wisata yang ada di Kabupaten Toba juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin berkunjung untuk bisa melihat dan menikmati secara langsung pemandangan dari atas bukit maupun melihat langsung keindahan alami dan potensi objek wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Toba yang ada di lingkar luar Danau Toba. Ardiansyah . mengemukakan bahwa potensi ekowisata merupakan sudut pandang yang berlaku secara signifikan yang harus ada pada objek wisata,sebab adanya keindahan serta keunikan yang dimiliki oleh objek wisata tentu saja akan dapat mendatangkan para wisatawan dan kawasan tersebut akan dikenal sebagai destinasi wisata yang memiliki potensi Potensi daya tarik objek wisata yang ada di Kabupaten Toba tersebut berupa potensi flora yang meliputi pepohonan seperti Pohon Beringin (Ficus benjamin. Pohon Cemara (Casuarina spp. ) Pohon Suren (Toona suren. , serta Pohon Pinus (Pinus merkusi. Sedangkan untuk potensi fauna yang ada di objek wisata meliputi Monyet (Hominoide. Babi Hutan (Susscrof. , dan Kelelawar (Chiropter. Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 Hasil Identifikasi Sebaran Ekowisata di Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba. Sumatera Utara Berdasarkan 18 ekowisata yang telah teridentifikasi tersebar di sepanjang lokasi penelitian, titik objek wisata alam yang memiliki potensi wisata ilmiah, wisata konservasi dan objek fotografi dengan pemandangan yang indah yang tersebar di Kabupaten Toba yaitu Kecamatan Uluan terdapat 2 . Kecamatan Lumban Julu terdapat 5 . Kecamatan Porsea terdapat 2 . Kecamatan Ajibata terdapat 1 . Kecamatan Pintu Pohan Meranti terdapat 2 . Kecamatan Tampahan terdapat 5 . ekowisata dan Kecamatan Balige terdapat 1 . ekowisata yang tersebar. Ekowisata di Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba sebagian besar ekowisatanya yaitu Hal itu disebabkan karena sebaran ekowisata berada pada jalur lingkar luar Danau Toba. Kemudian diikuti dengan ekowisata air terjun karena masih berada pada kawasan Danau dan kawasan hutan Pada ekowisata ini lebih banyak mengandung pantai daripada pemandangan. Hal ini disebabkan karena ekowisata pemandangan lebih banyak membutuhkan fasilitas dibandingkan ekowisata pantai. ArcGIS merupakan suatu software yang dikemukakan oleh Environment Science & Research Institute (ESRI) yang mempunyai 3 komponen meliputi ArcInfo . ang menyajikan fungsi-fungsi SIG untuk geo-prosessin. Arcview . omponen yang komprehensif dan focus pada pemetaan serta analisi. ArcEditor . ang memiliki fokus ke editing data Dan komponen yang akan diterapkan pada peta sebaran objek wisata alam ini adalah dengan menggunakan sistem aplikasi ArcGIS dengan komponen Arcview. Manfaat Pemetaan ekowisata yaitu untuk mempermudah para wisatawan mengakses tempat wisata secara online dan untuk menambah wisatawan khususnya di daerah Kabupaten Toba. Pengambilan titik koordinat sebaran objek wisata alam dilaksanakan di Kecamatan Uluan. Kecamatan Lumban Julu. Kecamatan Porsea. Kecamatan Ajibata. Kecamatan Pintu PohanMeranti. Kecamatan Balige. Kecamatan Laguboti. Kecamatan Parmaksian. Kecamatan Siantar Namuronda. Kecamatan Sigumpar, dan Kecamatan Tampahan serta pengambilan titik koordinat pada saat di lapangan dilakukan dengan penandaan titik koordinat pada setiap objek wisata menggunakan aplikasi GPS. Dengan menggunakan aplikasi GPS tersebut melakukan proses pengambilan titik koordinat padalokasi objek wisata yang ada dengan cara melakukan penyusuran terhadap Berdasarkan koordinat tersebut terdapat 18 . elapan bela. ekowisata yang tersebar di Kabupaten Toba. Kecamatan Uluan terdapat 2 . ekowisata yang tersebar. Kecamatan Lumban Julu terdapat 5 . Kecamatan Porsea terdapat 2 . Kecamatan Ajibata terdapat 1 . Kecamatan Pintu Pohan Meranti terdapat 2 . Kecamatan Hasil Peta SebaranEkowisata di Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba. Sumatera Utara Sistem pemetaan berdasarkan Sistem Informasi Geografis (SIG) objek wisata alam yang terdapat di outer ring road Kabupaten Toba. Provinsi Sumatera Utara ditingkatkan atau dihasilkan oleh 2 peta yang terdiri dari ArcGIS dan Google Mymaps. Peta sebaran ekowisata di outer ring road Kabupaten Toba di Sumatera Utara dilakukan dengan batas jarak maksimal A 35 Km dari Danau Toba. Saputra . mengemukakan bahwa Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 Tampahan terdapat 5 . , dan Kecamatan Balige terdapat 1 . ekowisata yang Selanjutnya data koordinat yang berhasil ditandai dapat diolah melalui aplikasi ArcGIS yang dapat menampilkan peta sebaran objek wisata alam seperti yang disajikan pada Gambar 2. Gambar 2. Peta Sebaran Ekowisata Di Outer Ring Road Kabupaten Toba Berdasarkan hasil peta sebaran objek wisata alam pada gambar di atas yang dilakukan di lapangan pada bulan September Ae November 2022 diperoleh sebanyak 18 titik koordinat ekowisata yang ditandai seperti keterangan di bawah ini: Lokasi Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba ditandai simbol petak berwarna kuning Sungai ditandai dengan simbol garis berwarna biru Lokasi wisata pantai ditandai simbol lingkaran biru dengan payung di tengah lingkaran berwarna hitam Lokasi wisata air terjun ditandai simbol persegi hijau dengan lingkaran bulat berwarna hitam di dalamnya Lokasi wisata pemandangan, perbukitan, dan taman ditandai dengan simbol pohon, batang pohon berwarna hijau dan daun pohon berwarna hitam Objek wisata tersebut juga memiliki potensi yang dimanfaatkan untuk jalur tracking, kegiatan wisata alam, dan pencatatan serta pengamatan terhadap kondisi flora maupun fauna yang ada pada kawasan tersebut. Setelah tercapainya peta sebaran yang sesuai komponen Arcview, hasil peta sebaran objek wisata alam melalui aplikasi ArcGIS 10. 8 dapat ditampilkan penyajiannya di Outer Ring Road Danau Toba Kabupaten Toba. Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 Gambar 3. Penampilan Fitur Dari Dashboard Yang Telah Disajikan Berdasarkan Google My Pada penyajian peta pada gambar di atas tersebut ada beberapa fitur pada dashboard yang dapat dimanfaatkan seperti mana yang telah disajikan pada Tabel 2 di bawah ini. Tabel 2. Fitur yang Terdapat Pada Dashboard Penyajian Peta Berbasis Website Google My Maps Fitur Add layer Share Preview Undo Redo Select items Add maker Draw a line Add directions Measure distances and Areas Search Kegunaan Membuat masking sebuah image jika image tersebut ingin ganti background dll Membagikan hasil peta melalui link website dan email Melihat tampilan dokumen dan melihat jumlah views Melakukan pembatalan pada penyajian yang telah dibuat Mengulang langkah-langkah yang telah dibatalkan sebelumnya dari menu undo Memilih objek atau teks tertentu di dalam sebuah file Menambahkan pembuatan sebuah objek yang ingin ditampilkan Membuat garis atau jalur sebuah objek Menambahkan daftar lokasi atau objek yang ingin dibuat Menentukan dan mengukur jarak dan area pada suatu objek Mencari nama objek yang telah dibuat sebelumnya Berdasarkan 4ZUGx5ys&ll=2. 467537896800959,98. 92299570209343&z=10. Sejauh pengembangan objek wisata yang ada di Kabupaten Toba belum maksimal, terlihat dari infrastruktur transportasi yang telah aksesibilitas pariwisata dengan baik. Beberapa fasilitas objek wisata tersebut belum ada dan belum dapat beroperasi dengan baik. Daya tarik wisata yang ada juga belum dapat dimaksimalkan dengan baik untuk dapat menarik kunjungan wisatawan secara massif. Kekurangan ini juga tidak hanya bersumber dari tata kelola, informasi objek wisata tersebut dan kurangnya promosi pada setiap objek wisata. Jurnal Akar Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2023 Seiring dengan berjalannya waktu promosi objek wisata dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat sebagai pasar wisata alam melalui website google mymaps. Dengan tersedianya data sebaran dan karakteristik objek wisata alam yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi dari potensi objek wisata alam yang ada di kawasan Danau Toba khususnya di sebaran Outer Ring Road Danau Toba. Kabupaten Toba. Provinsi Sumatera Utara. Sepanjang Jalur Lingkar Luar Danau Toba Ruas Aek Nauli Merek. Provinsi Sumatera Utara. Skripsi. Universitas Sumatera Utara Ardiansyah, &Iskandar, . Analisis Potensi Ekowisata Di Taman Wisata Alam Gunung Pancar Dengan Menggunakan Metode Analisis ADO Ae ODTWA. Jurnal Inovasi Penelitian, 2 . , 2621Ae2630. Amalyah. Hamid. , & Hakim. Peran Stakeholder Pariwisata Dalam Pengembangan Pulau Samalona Sebagai Destinasi Wisata Bahari. Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 37. , 158Ae PENUTUP Kesimpulan Sebaran ekowisata di Outer Ring Road Danau Toba di Kabupaten Toba terdapat 18 titik objek wisata alam yang memiliki potensi wisata ilmiah, wisata konservasi dan objek fotografi dengan pemandangan yang indah yang tersebar di Kabupaten Toba yaitu Kecamatan Uluan terdapat 2 . Kecamatan Lumban Julu terdapat 5 . Kecamatan Porsea terdapat 2 . Kecamatan Ajibata terdapat 1 . Kecamatan Pintu Pohan Meranti terdapat 2 . Kecamatan Tampahan terdapat 5 . ekowisata, dan Kecamatan Balige terdapat 1 . ekowisata yang tersebar. Peta sebaran ekowisata Danau Toba telah dibuat dengan skala 1: 200. yang berbasis ArcGIS 10. 8 dan website google my maps yang dapat diakses oleh wisatawan dan masyarakat umum, serta dapat di-update oleh pengelola masingmasing ekowisata di Kabupaten Toba. Siti Alfiah. Jeni Andriani. Rosa Lesmana. Nardi Sunardi. Manajemen Pengelolaan DesaWisata Pada Desa Cimanggu. Kecamatan Cisalak. Kabupaten Subang. Provinsi Jawa Barat Studi Kasus Pada Curug Paok dan Bukit Pasir Jak. Abdi Masyarakat Humanis, 1. , 21Ae28. Nur. Pemetaan Objek Wisata Bahari Kabupaten Kepulauan Selayar Berbasis Sistem Informasi Geografi. Jurnal Environmental Science, 1. , 1Ae8. Muhammadiyah. Pemetaan Objek Wisata Bahari Kabupaten Kepulauan Selayar Berbasis Sistem Informasi Geografi. Jurnal Environmental Science, 1. , 45Ae50. Siregar. Wiranegara. , & Hermantoro, . Pengembangan Kawasan Pariwisata Danau Toba. Kabupaten Toba Samosir. Tataloka, 20. , 100 DAFTAR PUSTAKA