604 JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 Pengenalan Etika Bisnis Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Muda (Gen Z) Yang Siap Masuk Dunia Industri Kerja Dwiwahjuni Wulandari1. Ferisanti2 Universitas Bina Insani E-mail: dwiwahjuni@binainsani. id, ferisanti@binainsani. Article History: Received: 01 Juli 2024 Revised: 01 Agustus 2024 Accepted: 07 Agustus 2024 Keywords: Gen Z. Business Abstract: The emergence of a new generation often referred to as Gen Z, those who were born in the era of 1995 - 2012 began to enter the industrial It is important for this generation to understand the concept of business ethics as a whole, so that when they take a role in the world of work, they can behave correctly according to the norms regulated in business ethics. Especially considering that this generation, whether we like it or not, is realized together in character is very different from the previous generation. Gen Z is a generation that from birth has received very intensive exposure to This forms a mindset that tends to be egocentric and easily discouraged. Therefore, a correct understanding of business ethics is expected to bridge the gap that is very likely to occur with previous generations in the world of work. PENDAHULUAN Saat ini makin dirasakan perlunya mengenalkan konsep perilaku beretika kepada generasi muda, dalam masa ini termasuk dalam generasi Gen Z. Tidak terkecuali para siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA). Para siswa SMA adalah manusia dewasa muda yang harus sudah memahami sepak terjang kehidupan yang senantiasa berkaitan dengan individu ataupun kelompok lain. Persoalan ini disadari pula oleh mitra SMAN 3 Bekasi. Karenanya kepala sekolah dan ketua komite dari sekolah ini sangat mendukung ketika pihak penulis menyampaikan penawarannya untuk memberikan sharing knowledge kepada siswa-siswi SMAN 3 Bekasi. Namun mengingat keterbatasan ruang dan waktu maka kegiatan sementara ini dibatasi hanya untuk pelajar kelas XI yang terdaftar sebagai pengurus OSIS dan MPK. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 Foto 1. Profil dan Lokasi Mitra Perkembangan jaman saat ini seolah-olah mendewakan modernisasi yang pada akhirnya kerap mengabaikan aspek-aspek yang menyangkut dimensi etika. Terdapat pergeseran orientasi dan cara pandang manusia dalam memecahkan persoalan kehidupan menyebabkan wujud perubahan nilainilai serta standar etika yang berlaku. Pada kenyataannya, kita mengetahui bahwa eksistensi individu bukanlah semata-mata produk dirinya, tetapi juga lingkungan sosialnya. Manusia hakikatnya berdimensi monopluralis, dalam arti selain merepresentasikan jati dirinya sebagai individu, sekaligus bagian dari lingkungan sosialnya, sehingga memiliki tingkat kesadaran yang berbeda-beda tentang nilai hidup. Selain itu, sebagai subyek atau pelaku, agen, penilai, penyebar, bahkan pengkritik moral, manusia sesungguhnya juga adalah obyek moral itu sendiri, baik itu sebagai konsekwensi interrelasi dengan sesama maupun tatanan sistem kehidupan yang hadir (Emma Palese, 2. (Palese 2013: . Di dalam dunia kerja atau bisnis aspek etika akan erat kaitannya dalam sebuah proses pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Sering terjadi di dalam sebuah institusi atau organisasi terjadi skandal dan kekacauan akibat dari adanya kegagalan etika . thical failure. Tidak semua keputusan dapat diselesaikan secara ekonomi, hukum, ataupun melalui peraturan dan ketetapan perusahaan. Yang lebih sering terjadi, pengambilan keputusan yang bertanggung jawab harus bergantung pada nilai dan prinsip pribadi dari individu yang terlibat. Setiap individu memiliki hak pribadi untuk memutuskan ingin menjadi tipe orang seperti apa (Hartman et al. (Hartman & Desjardins 2011: . METODE PENGABDIAN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data-data dari serangkaian informasi yang didapat dari beberapa observasi serta tinjauan literasi kepustakaan. Sumber informasi juga diperoleh dari hasil diskusi dan tanya jawab yang berlangsung selama proses sharing knowledge yang dilakukan pada tanggal 28 Pebruari 2024 pada lokasi mitra di SMAN 3 Bekasi dengan peserta yang terdiri dari 50 orang siswa kelas XI yang sebagian besar merupakan siswa-siswi aktif pengurus OSIS dan MPK. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Jadwal pelaksanaan dan rundown kegiatan Berikut adalah table rincian jadwal pelaksanan pengabdian yang direncanakan oleh penulis : Agenda Persiapan penyusunan teknis pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan sosialisai dan pelatihan Pelaksanaan evaluasi hasil dan penyusunan laporan akhir PkM Penyusunan artikel, proses publikasi jurnal dan di media Tabel 2. Rincian Jadwal Pelaksanaan PkM Week 1 Week 2 Week 3 Week 4 Week 5 Week 6 Week 7 Adapun rundown acara pengabdian dengan tema AuPengenalan Etika Bisnis Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Muda Yang Siap Masuk Dunia Industri KerjaAy dapat dijelaskan pada table berikut ini. Tabel 3. Rundown Kegiatan PkM Perkiraan Agenda Kegiatan Durasi Pembukaan kegiatan sosialisasi 00 Ae 09. Penyampaian materi 1 05 Ae 10. Penyampaian materi 1 05 Ae 11. Sesi diskusi dan tanya jawab 05 Ae 11. Penyampaian soal post test 35 Ae 11. Pengisian angket kegiatan 50 Ae 11. Penutupan kegiatan pelatihan 55 Ae 12. Pelaksanaan kegiatan Foto 2. Sambutan Kepala Sekolah dan Ketua Komite a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 Foto 3. Sharing Knowledge oleh Narasumber Sesuai dengan rundown serta rencana kegiatan, pelaksanaan kegiatan pelatihan dilaksanakan secara offline . atap muk. dengan Mitra SMAN 3 Bekasi yang beralamat di Perum Taman Galaxi Indah. Jl. Pulo Ribung. RW. Pekayon Jaya. Kec. Bekasi Sel. Kota Bekasi. Jawa Barat 17148. Diawali dengan siswa peserta mengisi lembar absensi, pengarahan dari Kepala Sekolah dan Ketua Komite SMAN 3 Bekasi, dilanjutkan dengan sharing knowledge yang terbagi 2 sesi. Acara diakhiri dengan tanya jawab dan pembagian hadiah. Foto 4. Lembar absensi Penyampaian materi dibagi dalam dua sesi, dengan sesi pertama berisi tentang pengantar pengenalan dan teori-teori yang yang terkait Etika Bisnis, dan pada sesi kedua disampaikan contoh-contoh kasus Etika Bisnis yang terjadi pada beberapa Perusahaan terkemuka. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 Berikut adalah sebagian materi yang disampaikan pada saat acara : Sesi 1 : Foto 5. Materi Sesi 1 Sharing Knowledge Sesi 2 : Evaluasi kegiatan NO. Foto 6. Materi Sesi 2 Sharing Knowledge PERNYATAAN SANGAT SEDIKIT CUKUP TIDAK PUAS PUAS PUAS SANGAT PUAS Untuk mengetahui dan mengukur tingkat kepuasan mitra selama mengikuti kegiatan pelatihan, pada akhir kegiatan pelatihan, seluruh peserta diwajibkan mengisi angket kepuasan https://docs. com/forms/d/e/1FAIpQLSdWW8iThVpAUKt3njkmvYMWyR9vO2ZGLhY1 dmjs5BjGwUHQ/viewform?vc=0&c=0&w=1&flr=0&gxid=-8203364. Pengisian angket merupakan bentuk evaluasi kegiatan terhadap kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan dan sebagai perbaikan di masa yang akan datang. Foto 7. Form Angket Kepuasan Mitra Berdasarkan pengisian angket kepuasan yang telah dilakukan, berikut adalah hasil rekapitulasi hasil kepuasan mitra SMAN 3 Bekasi seperti dijelaskan pada tabel sebagai berikut: ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 PUAS Materi yang disampaikan oleh narasumber Respon peserta pelatihan terhadap materi yang Hubungan materi yang disajikan dengan kebutuhan peserta Keterkaitan antara materi dengan aplikasi yang dapat diserap di peserta Keterkaitan materi dengan Pemateri dan teknik Waktu yang dipergunakan dalam pemberian materi PUAS SANGAT PUAS Tabel 4. Rekapitulasi Hasil Angket Kepuasan Mitra SANGAT SEDIKIT CUKUP TIDAK PUAS PUAS PUAS NO. PERNYATAAN Kejelasan terhadap materi Minat peserta pelatihan terhadap kegiatan Kepuasan terhadap Jumlah Sesuai dengan rekapitulasi pengisian angket, maka dapat dilakukan Analisa kepuasan mitra selama mengikuti kegiatan pelatihan, sesuai dengan 10 pernyataan yang tertulis pada angket yang disebarkan. Berikut merupakan hasil analisa yang telah dilakukan seperti terlihat pada gambar grafik terlampir. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 Gambar 1. Grafik Hasil Angket Peserta Berikut adalah prosentasi secara keseluruhan kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan. Gambar 2. Grafik Rekapitulasi Kepuasan Peserta Dari tabel dan grafik menyatakan bahwa secara general tingkat kepuasan peserta pelatihan memberikan respon PUAS. Terlihat dari prosentasi menyatakan 28% menyatakan SANGAT PUAS, sementara peserta yang menyatakan PUAS mengikuti pelatihan sebanyak 61% dan menyatakan CUKUP PUAS hanya sekitar 11%. Dengan demikian secara keseluruhan kegiatan pelatihan telah berhasil terlaksana dengan baik. KESIMPULAN Etika bisnis merupakan aturan-aturan yang menegaskan boleh tidaknya suatu perilaku dilakukan di dunia kerja dan atau dunia bisnis. Aturan-aturan ini baik yang bersifat tertulis a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Agustus 2024 maupun tidak tertulis. Jika aturan-aturan ini terlanggar maka akan muncullah sanksi. Dimana sanksi ini dapat berbentuk langsung maupun tidak langsung. Generasi muda, khususnya Gen Z, yang akan memasuki dunia kerja wajib memahami aturan-aturan di dalam etika bisnis untuk dapat memenuhi kriteria sumber daya manusia yang mumpuni di era globalisasi yang membutuhkan bukan hanya tenaga kerja yang pintar dan memiliki ketrampilan, namun juga memiliki karakter yang yang baik, yang dalam hal ini berarti memahami tindakan-tindakan yang sesuai dengan etika yang berlaku. Dapat menempatkan diri sesuai kesepakatan norma dimana orang tersebut berada. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan mengusung tema AuPengenalan Etika Bisnis Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Muda Yang Siap Masuk Dunia Industri KerjaAy pada SMAN 3 Bekasi yang diikuti oleh siswa kelas XI pengurus OSIS dan MPK telah terlaksana dengan baik. Kegiatan pelatihan melibatkan unsur dosen dari Bina Insani University Program Studi Manajemen Adminsitrasi (Diploma Tiga ) dan Program Studi S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis. Universitas Bina Insani. Inti Materi telah berhasil ditransfer kepada peserta pelatihan sesuai dengan kebutuhan mitra. Dari sisi pengetahuan, peserta mendapatkan pengetahuan baru tentang pengertian, tujuan, manfaat etika bisnis sebagai bekal mereka saat nanti masuk ke dunia kerja. Setelah kegiatan siswa dapat memahami resiko dari tidak dijalankannya etika bisnis, serta siapa saja pihak-pihak yang bertanggung jawab menjalankannya. Peserta pelatihan sangat antusias selama mengikuti kegiatan sharing knowledge pada kesempatan ini. Pelatihan dilaksanakan dengana sangat nyaman dan fleksibel karena disertai tanya jawab sesuai dengan topik materi pelatihan, serta terdapat hadiah menarik bagi partisipan yang aktif. Kegiatan diakhiri dengan pengisian angket kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan melalui google form sebagai bentuk evaluasi dan monitoring kegiatan Hasil angket menunjukan bahwa secara keseluruhan peserta menyatakan SANGAT PUAS dengan hasil 28% , yang menyatakan PUAS sebanyak 61% dan CUKUP PUAS 11%. DAFTAR REFERENSI Arijanto. Agus. Etika Bisnis bagi Pelaku Bisnis. Jakarta: PT Rajagrafindo Perkasa. Bambang. , & Melia. Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indonesia. Bandung: Penerbit Erlangga. Fahmi. Irham. Etika Bisnis : Teori. Kasus, dan Solusi. Bandung: Alfabeta. Hartman, & Desjardins. Etika Bisnis : Pengambilan Keputusan untuk Integritas Pribadi & Tanggung Jawab Sosial. Jakarta: Erlangga. Palese. Emma. AuEthics without Morality. Morality without Ethics-Politics. Identity. Responsibility in Our Contemporary WorldAy. Open Journal of Philosophy. Vol. No. 3, p. Stillman. David, & Stillman. Jonah. Generasi Z : Memahami Karakter Generasi Baru yang Akan Mengubah Dunia Kerja. Jakarta: PT Gramedia. Tri hendro. SP. Etika Bisnis Modern : Pendekatan Pemangku Kepentingan dan Teknologi Informasi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Artikel Santoso https://alumni. id/artikel/pelanggaran-etika-bisnis-yang-wajib-dihindari a. ISSN : 2828-5700 .