Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Septian Fatianda Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta septianfatianda@gmail. Abstract: After the fall of the Abbasid dynasty in 1258 due to the attack of the Mongols, the mecca of great Islamic power began to move to the Ottoman Empire and the Timurid Empire. The two great powers were led by Sultan Bayazid and Timur Lenk, respectively. The development and power possessed by these two rulers brought them to the point where they competed with each other in spreading political influence. Policies to undermine each other's territory are inevitable. They finally met in the great war in 1402 in Ankara. The war was finally won by Timur Lenk's troops and Sultan Bayazid became a prisoner of war. The paper uses historical methods that focus on literature review to find sources and present research answers. This paper aims to describe the causes of political competition and its implications for the Islamic world at that time. Keyword: Political conflict. Bayazid. Timur Lenk Abstrak:Pasca runtuhnya Dinasti Abbasiyah tahun 1258 akibat serangan bangsa Mongol, kiblat kekuasaan besar Islam mulai berpindah ke Kesultanan Ustmani dan Imperium Timuriah. Dua kekuasaan besar tersebut masing-masing dipimpin oleh Sultan Bayazid dan Timur Lenk. Perkembangan dan kekuatan yang miliki oleh kedua penguasa ini membawa pada titik dimana mereka saling bersaing dalam menyebar pengaruh politik. Kebijakan untuk saling menggrogoti wilayah pun tidak dapat terelakkan. Puncaknya mereka bertemu dalam perang besar pada tahun 1402 di Ankara. Perang tersebut akhirnya dimenangkan oleh pasukan Timur Lenk dan Sultan Bayazid menjadi tahanan perang. Tulisan menggunakan metode sejarah yang berfokus pada kajian literatur untuk menemukan sumber dan menyajikan jawaban penelitian. Tulisan ini betujuan untuk menguraikan sebab-sebab persaingan politik dan implikasinya bagi dunia Islam saat itu. Kata Kunci: Konflik Politik. Bayazid. Timur Lenk PENDAHULUAN Kejayaan dan kegemilangan Islam pada masa pemerintah Abbasiyah di Baghdad telah menorehkan catatan sejarah yang sangat membanggakan khususnya kemajuan dalam bidang pemerintahan hingga ilmu pengetahuan. Namun pasca serangan besar-besaran yang dilakukan oleh pasukan Mongol tahun 1258 dibawah komando Hulagu Khan telah meluluh-lantahkan dinasti yang beribukota di Baghdad tersebut. 1 Hal ini disusul dengan Taqwatul Uliyah. AuKepemimpinan Kerajaan Turki Utsmani: Kemajuan Dan KemuduranAy Vol. , hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk beberapa kerajaan kecil yang tercabik-cabik pula, akibatnya kerajaan kecil ini saling memerangi satu sama lain. Bahkan banyak benda peninggalan peradaban Islam telah Kemalangan hingga kemuduran ini tidak cukup sampai disitu. Timur Lenk hadir dengan segala kekuatannya lalu menghancurkan pusat-pusat kerajaan Islam yang lain. Tidak butuh waktu yang lama, secara perlahan kekuatan Islam di wilayah lain mulai menampakkan eksistensinya. Salah satu kerajaan besar yang lahir dan berkembang secara pesat di abad pertengahan adalah Kerajaan Turki Utsmani yang didirikan oleh Usman Ghazi di tahun 1299 M. Awalnya Kerajaan ini hanya memiliki wilayah yang sangat kecil hingga setelah Orkhan naik tahta perlahan dengan kekuatan militer daerah kekuasaan semakin bertambah. Sampai pada masa Bayazid misi perluasan wilayah dilakukan secara besar-besaran hingga ke Eropa. 2 Telah banyak kemajuan yang diraih oleh Bayazid khususnya dalam hal hubungan diplomasi dan kemiliteran. Hegemoni Turki Utsmani ternyata tidak berlangsung lama, karena dalam periode yang bersamaan di wilayah Asia Tengah telah lahir kekuatan baru yang sangat Hal ini disebabkan karena kekuatan yang lahir adalah kelanjutan dari kekuasaan Mongol. Seorang raja yang terkenal sebagai penakluk ulung dan ganas bernama Timur Lenk yang mendirikan imperium Timuriyah di Asia Tengah. Dibandingkan dengan Jenghis Khan dan Hulagu Khan, sosok yang menyerang kali ini telah memeluk Islam, namun akibat ambisi yang besar terhadap kekuasaan membuatnya terus berkeinginan untuk menundukkan wilayah-wilayah Islam lain menjadi wilayah kekuasaannya. Banyak wilayah yang berhasil ditaklukkan oleh pasukan Timur Lenk mulai dari kawasan Asia Tengah. Baghdad. Mesir, bahkan sampai ke perbatasan wilayah kekuasaan Turki Utsmani. Hingga pada satu masa gejolak antara dua kekuasaan besar Islam Kerajaan Turki Utsmani dan Imperium Timuriyah saling melakukan ekspansi dan penyebaran pengaruhnya ke wilayah-wilayah lain. Dua penguasa kerajaan ini yaitu Bayazid dan Timur Lenk mulai masuk dalam lingkaran persaingan politik dengan misi ingin menjadi kekuataan Islam yang paling hebat. Persaingan ini tidak dapat dihindari sehingga gejolak politik ini Abdul Karim. Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam (Yogyakarta: Bagaskara, 2. , hlm. 311-312 . ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk mencapai klimaksnya pada tahun 1402 M dalam perang Ankara. Pertempuran di Ankara ini begitu dikenal dalam sejarah Islam abad pertengahan sebagai salah satu perang saudara yang melibatkan sesama pasukan muslim. Tulisan ini ingin menjawab bagaimana rentetan pertarungan politik diantara dua penguasa ini mulai dari latar awal mula konflik hingga pada implikasi yang ditimbulkan bagi dunia Islam saat itu. Dalam proses mendapatkan data tulisan ini menggunakan metode Langkah pertama dalam metode sejarah adalah heuristik, yaitu proses pengumpulan sumber sejarah dari literatur sebelumnya yang dianggap relevan 3. Selanjutnya proses kritik terhadap literatur yang telah tersedia untuk diverifikasi keaslian dan kevalidan sumber sejarah Bayazid dan Timur Lenk ini. Kemudian langkah setelahnya adalah melakukan interpretasi terhadap sumber dan fakta sejarah. Terakhir adalah proses historiografi yaitu penulisan sejarah persaingan politik dua penguasa besar ini. PEMBAHASAN Biografi Singkat Sultan Bayazid Sultan Bayazid merupakan seorang sultan keempat Kerajaan Turki Usmani yang berkuasa pada rentang tahun 1389-1402 M, ia naik tahta setelah menggantikan ayahnya Murad I. 4 Bayazid merupakan seorang pemimpin yang pemberani, murah hati, cerdas, dan memiliki ambisi besar melakukan ekspansi wilayah Kesultanan Utsmani. Oleh sebab itu Bayazid menaruh perhatian besar terhadap pengembangan urusan kemiliteran. Salah satu Kristen di wilayah Anatolia. Dengan strategi perangnya akhirnya dalam waktu setahun, negaranegara itu telah berhasil ditaklukkan oleh pemerintahan Utsmani. Karena ketangguhannya dalam dunia militer Bayazid digelar dengan sebutan Ildirim/Eldream yang berarti "Sang Kilat" sebab dalam geraknya Bayazid ibarat kilat yang mampu dengan cepat berpindahpindah dari dua daerah yaitu Anatolia dan Balkan. Nina Herlina. Metode Sejarah, (Bandung: Satya Historika, 2. , hlm. Ali Muhammad As-Shalabi. Bangkit Dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah (Jakarta: Pustaka AlKautsar, 2. , hlm. Karim. Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Kebijakan pertama yang dilakukan Bayazid ketika ia mulai bertahta adalah dengan menjalin hubungan secara bilateral dengan penguasa Serbia. Awalnya Bayazid telah memerintahkan pasukannya untuk menyerang Serbia, tetapi saat itu Kekaisaran Serbia sedang dalam kondisi genting akibat invasi Raja Sigismund dari Hongaria. Akhirnya Kekaisaran Serbia memutuskan untuk menjadi mitra Bayazid. Perjanjian damaian antara Utsmani dan Serbia ini ditandai dengan prosesi pernikahan Sultan Bayazid dengan Olivera adik dari bangsawan Kosovo. Stephen Lazarevic. Adapun Bayezid bermaksud dengan terbangunnya hubungan bilateral ini. Serbia dapat membantu sebagai tameng bagi kekuasaan Utsmani dan Kerajaan Hongaria. Disini Bayazid memiliki kepentingan politik yaitu ingin membangun aliansi militer yang bebas dan aktif. Tujuan besarnya adalah dapat dengan mudah menaklukkan negara-negara Seljuk-Turki di wilayah Anatolia. Pada tahun 1393 M Bayazid mengutus pasukan militer yang dipimpin oleh putranya Sulaiman untuk melaksanakan misi penyerangan ke Bulgaria. Setelah mengepung kurang lebih tiga minggu lamanya, daerah Trinova dapat ditaklukkan sehingga Raja Sisman kabur melarikan diri. Setelahnya Bulgaria dikuasai beserta rakyatnya banyak masuk Islam. Berselang beberapa bulan selanjutnya kota Nicopolia dan Silistria ikut takluk juga, sehingga gerbang untuk memasuki Hungaria telah terbuka, namun karena merasa kelelahan akibat serangkaian pertempuran mereka mereka memutuskan untuk pulang kembali ke Adrianopel untuk sementara waktu. Aliansi Utsmani-Serbia dan Kosovo serta ekspansi Bayazid ke Wallachia dianggap sebagai sebuah bentuk ancaman oleh Kekasiaran Hungaria. Ancaman ini ditakutkan sebab Utsmani memiliki militer yang battle proven, untuk melawannya Hungaria membutuhkan bantuan dengan mencari sekutu yang sama-sama ingin menyerang Utsmani. Kekuatan koalisi pun berhasil dikumpulkan oleh Raja Sigismund sehingga terbentuk liga anti Utsmani dengan penambahan Venesia. Byzantium. Prancis, dan Burgundi. Merespon koalisi tersebut Bayazid bereaksi dengan melakukan serangan terhadap Konstantinopel Muhammad Affan. AuJalan Panjang Menuju Kekhalifahan,Ay Tamaddun Vol. No. , hlm. Syamruddin Nasution. Sejarah Peradaban Islam (Riau: Yayasan Pusaka Riau, 2. , hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk pada tahun 1394. Namun serangan tersebut belum berhasil mengingat Konstatinopel memiliki tembok pertahanan yang sangat kuat. Pada tahun 1396 koalisi liga anti Utsmani menyerang Utsmani dalam pertempuran Nicopolis. Perang yang melibatkan kekuatan Islam dengan pasukan salib ini akhirnya dimenangkan oleh Bayazid. Kekaisaran Bulgaria juga berhasil dikuasai oleh Bayazid, hingga kaisar Bulgaria Stratsimir dari Vidin dilengserkan Kemenangan yang diraih secara gemilang dalam pertempuran Nikopolis, selanjutnya pemerintahan Utsmani berhasil mendeklarasikan diri sebagai penguasa di semenajung Balkan. Kekaisaran Bulgaria tunduk di bawah pemerintahan Utsmani. Akhirnya Bayazid menjatuhkan sanksi kepada para pembesar di Moreas, sebab mereka ikut memberikan bantuan militer kepada aliansi Salibis sebagai sanksi terhadap kaisar Bizantium, atas sikapnya yang menyatakan permusuhan tatkala Bayazid memintanya menyerahkan Konstantinopel. Biografi Singkat Timur Lenk Timur Lenk merupakan salah seorang penguasa besar dari kerajaan di kawasan Asia Tengah. Nama lengkapnya Amir Timur Gurgan bin Taraghay bin Burgul ibn Aylangir bin Ichil ibn al-Amir Karachan Noyan. Di barat ia dikenal sebagai penguasa dan penakluk besar sehingga diberi gelar Tamburlaine dan Tamerlane. Timur Lenk dilahirkan pada 8 April tahun 1336 M di kota kecil bernama Kesh . ekarang Shahrisab. daerah selatan Samarkand di Uzbekistan. 9 Dari nasabnya Timur Lenk adalah seorang keturunan TurkiMongol 10 dan meninggal di Otrar karena sakit. Colin Imber. Kerajaan Ottoman: Struktur Kekuasaan Sebuah Kerajaan Islam Terkuat Dalam Sejarah, ed. Irianto Kurniawan (Jakarta: Elex Media Komputindo, 2. , hlm. Lewis Bernard. Islam in History: Ideas. People, and Events in The Middle East. New Edition. Ervised, and Expanded (Chicago: Open Court, 1. , hlm. Ada berbagai pendapat mengenai hubungan nasab Timur Leng dengan Jengis Khan. Hodgson dalam buku Dr. Ahmad Syafi'i Ma'arif, menyebutkan Timur Lenk bukanlah seorang bangsa Mongol seperti yang diketahui oleh orang-orang, melainkan seorang keturunan Turki, namun masih mungkin berdarah Mongol dari garis ibunya yang masih berdarah Chagathay . utra Jenghis Kha. dalam sumber lain disebutkan Timur dari beberapa catatannya ia pernah berkata AuAyahku berkata padaku bahwa kami adalah keturunan dari Abu al-Atrak (Bapaknya bangsa Turk. Ay. Sumber yang lain bahkan menyebutkan Timur menikahi seorang janda dari Husain. Saray Mulk-khanum yang merupakan putri keturunan dari Jenghis Khan, sehingga Timur ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Dalam kebudayaan bangsa Mongol, istilah Timur memiliki makna besi, nama belakang Lenk atau Lame berarti pincang 11. Ibu Timur bernama Alanquva, yang meninggal sewaktu Timur masih kecil, sedangkan ayah Timur bernama Taraghay yang merupakan gubernur Kesh dan seorang bangsawan dari suku Barlas yang telah memeluk Islam. Sebagai seorang keturunan Tartar. Timur Lenk pada usia dua belas tahun telah menunjukkan bakat militernya yang luar biasa, ia sudah terlatih dan banyak terlibat dalam Kepiawaiannya dalam mengalahkan pemberontak yang mencoba mengganggu kestabilitas daerah tempat tinggalnya, serta para perompak yang mencuri dan menjarah harta masyarakat. Oleh karena keberhasilan tersebut telah mengundang apresiasi dari masyarakat sehingga mengharumkan nama Timur. Ia kemudian diajak oleh Amir Qazaghan (Gubernur Transoxian. lalu diangkat untuk menjadi Mingbashi yaitu panglima pasukan sebesar seribu orang, pasukan ini yang dijadikan sebagai pasukan penggempur terdepan saat menghadapi peperangan. Penguasa Imperium Timuriyah Pada tanggal 10 April tahun 1370 M dengan segenap dukungan yang diberikan oleh para Qurultasy, orang-orang kerajaan telah berkumpul di Balkh termasuk para bangsawan masa Dinasti Chaghtay. kehadiran mereka ialah untuk menyaksikan penobatan Timur sebagai penguasa tunggal atas daerah kekuasaan Dinasti Chaghtay, sekaligus ikut menandai berdirinya Dinasti Timuriyah. Layaknya para penguasa yang baru terpilih sebagai Amir. Langkah pertama kali yang dilakukan oleh Timur di Samarkand ialah dengan membenahi persoalan administrasi, struktur pemerintahan, dan persoalan konflik politik yang ada. Pada masa pemerintahannya. Timur didukung secara penuh oleh orang Muslim menamai dirinya sebagai Timur Gurgan . enantu Khan Agun. Lihat Justin Marozzi. Panglima Islam Penakluk Dunia (Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta, 2. , hlm. Gelar ini diberikan setelah terjadi penyerangan gubernur Sijistan Mahmud terhadap Timur Lenk. Seketika dalam peperangan tersebut ada sebuah anak panah yang menembus kaki dan tangan Timur sehingga menyebabkan luka berat dan membuatnya pincang selamanya. Lihat M. Abdul Karim. Bulan Sabit Di Gurun Gobi Sejarah Dinasti Mongol-Islam Di Asia Tengah (Yogyakarta: SUKA Press, 2. , hlm. Hadi Masruri. AuPolitik Islam Mongolia: Mencermati Strategi Ekspansi Timur Lenk,Ay Garuda 148 . , hlm. Muhammad Syafii Antonio. Ensiklopedia Peradaban Islam Persia (Jakarta: PT Tazkia, 2. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk setempat termasuk juga Syeikh al Islam . epala dewan konsultan Isla. dan kalangan Sufi. Tugas mereka selain menjadi penasehat spiritual juga sebagai hakim, diplomat dan tutor bagi kaum bangsawan, sedangkan para muridnya masuk dalam kelompok tentara militer. Dengan segala kekuatan militer Timur mulai membangun kembali kekuasaan Mongol yang sempat hancur di masa Jenghis Khan. Strategi militer Imperium Timuriyah ini mulai melakukan pergerakan dari aliran sungai Ghulja di Rusia hingga mencapai Damaskus di Syam. Kemudian dari Ezmir di Anatolia hingga sungai Gangga di India. Setelahnya pada tahun 1380 M wilayah Khuwarezm berhasil dikuasai lalu disusul dengan keberhasilan penaklukkan Persia enam tahun setelahnya. Berkat ekspansi ini Imperium Timuriyah telah memiliki wilayah kekuasaan yang membentang dari Asia Tengah hingga kawasan Timur Tengah. Kota Samarkand dijadikan sebagai pusat perdagangan yang bahkan terkenal setara dengan Cina dan Turkistan. Setelah Persia berhasil ditaklukkan tahun 1386 M pasukan Timur mulai menargetkan untuk menyerang Azerbaijan. Georgia, hingga Armenia. Penyerangan tersebut lagi-lagi meraih hasil yang cukup gemilang kemudian di tahun 1400 M pasukan Timur bergerak menuju Baghdad dan Aleppo. Pada penghujung tahun 1400 M mereka berhasil menduduki Damaskus yang secara geografis telah berbatasan langsung dengan wilayah kekuasaan Utsamani. Dengan segala keberhasilan ini Timur Lenk benar-benar telah mengembalikan kejayaan bangsa Mongol. Strategi politik dan militer yang digunakan banyak diadobsi dari gaya para pendahulunya Hulagu Khan dan Jenghis Khan. Ia sangat menonjolkan politik genealogis dengan semangat ekspansi yang tinggi dengan cara-cara yang ekstrim pula. Timur Lenk merupakan seorang penguasa yang sangat ambisius, ia merasa dirinya sebagai seorang raja yang sangat kuat dan berambisi untuk menduduki seluruh wilayah di dunia seperti yang telah dilakukan oleh Chengis Khan dan Alexander Agung. Pada satu kesempatan Timur dengan bangganya mengatakan AuPenguasa Tunggal di angkasa adalah Ahmad Damyati. Dakwah Personal Model Dakwah Kaum Naqsyabandiyah (Yogyakarta: De publish, 2. , hlm. Hadi Masruri. AuPolitik Islam Mongolia: Mencermati Strategi Ekspansi Timur Lenk. Ay, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Allah dan bumi pun hanya ada seorang penguasa tunggal, dan dia adalah akuAy. 16 Timur Lenk adalah seorang penakluk sejati dan telah banyak menghancurkan 27 dinasti, tidak jarang ia gemar membunuh secara kejam para tawanan perang dan penduduk yang tidak mau mengakui kekuasaannya. Selain sebagai seorang penakluk. Timur Lenk adalah seorang administrator di Asia dan Eropa hingga seorang penggemar ilmu pengetahuan. Di istananya banyak berkumpul para ahli hukum, astronom, sosiolog, sejarawan, dokter, dan budayawan termasuk Ibn Khaldun. Ia juga seorang ahli bahasa dan telah membangun banyak istana dan Masjid beserta dengan Gedung-gedung yang indah. Para sejarawan menyebut Timur Lenk sebagai sosok pahlawan Islam keturunan Mongol, namun ada juga yang memvonis bahwa ia adalah seorang terdakwa, anjing gila, penghancur massal. Walau bagaimana pun, apa yang dilakukannya itu sesungguhnya hanya dilakukan saat peperangan. 17 Selama memimpin Timur Lenk telah berhasil mentransformasi masyarakat Transoxiana menjadi Makmur dengan peningkatan taraf ekonomi mereka melalui subsidi sandang, pangan, papan, dan membuka lapangan kerja yang luas. Sultan Bayazid memiliki misi dan semangat perluasan wilayah yang tinggi, serta ingin menjadikan Kerajaan Utsmani sebagai imperium Islam terbesar dengan cakupan wilayah kekuasaan yang luas. Dalam periode yang sama semangat ekspansi wilayah juga dimiliki oleh seorang penguasa Timuriyah. Timur Lenk. Perkembangan dalam bidang militer antar dua penguasa kuat ini tiba pada satu titik dimana mereka saling melakukan aksi penggerogotan daerah kekuasaan. Pasukan Bayazid bergerak ke Timur dan Timur Lenk bergerak ke barat. Dari letak geografis terlihat jelas pertimbangan politik dan letak suatau wilayah telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap dinamika antara penguasa bangsa Turki Utsmani dengan penguasa bangsa Tartar Timuriyah. Persaingan Politik Sultan Bayazid dan Timur Lenk Persaingan politik yang terjadi diantara kedua penguasa ini menurut beberapa catatan sejarah disebabkan oleh beberapa hal. Setelah menaklukkan wilayah Aleppo dan Abdul Karim. Islam Di Asia Tengah (Yogyakarta: Bagaskara, 2. , hlm. Karim. Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Damaskus di tahun 1387 M pasukan Timur Lenk melakukan invasi ke wilayah yang dekat dengan perbatasan kekuasaan Utsmani. Kota Erzerum dan Anzirjan yang mulanya milik Utsamani telah berhasil direbut oleh pasukan Timur diikuti dengan menyerahnya benteng Van akibat pengepungan besar oleh Timur. Seperti tidak mau kalah di tahun 1399 M Sultan Bayazid mengirimkan putranya Sulaiman untuk melakukan misi penyerangan ke Armenia sehingga berhasil menaklukkan kota Kamakh yang merupakan daerah sekutu dari Timur Lenk. Saling serang dan mengrogoti wilayah ini terus terjadi hingga para penguasa semakin memuncak amarahnya. Persoalan ini ternyata semakin memanas diakibatkan kedua penguasa ini ikut andil dalam memberikan suaka politik berupa perlindungan terhadap pihak-pihak yang saling bermusuhan kepada Utsamni dan Timuriyah. Timur Lenk hadir untuk menghimpun daerahdaerah yang tidak suka dan bermusuh dengan Utsmani. Kebijakan yang sama Bayazid pun ikut melindungi dan memberi kekuatan politik kepada musuh Timur yaitu para pemberontak dan pengacau. Kara Yusuf dan Sultan Ahmad dari Baghdad. Dinamika ini mengakibatkan pihak-pihak yang dibantu ini senantiasa memicu konflik dengan musuhmusuhnya. 19 Awalnya Timur Lenk selalu berusaha untuk tidak melakukan penyerangan dengan menahan diri. Hal ini karena Timur masih menghargai Bayazid sebagai seorang pemimpin yang sedang memerangi musuh besar yaitu kaum kafir Eropa. Untuk menghindari terjadinya perang antara keduanya yang merupakan sesama negara muslim. Timur Lenk mengirim surat diplomasi untuk menawarkan jalan damai, namun posisi Sultan Bayazid memilih untuk tidak mau berkompromi dengan siasat politik Timur karena menganggap Timur sebagai penguasa yang kejam dan akan menganggu hegemoni Utsmani. Pada proses komunikasi kedua penguasa ini saling mengirim surat-surat yang membakar dan menghina. Pada salah satu surat yang pernah dikirimkan Timur Lenk kepada Bayazid. Timur menuliskan narasi bernada penghinaan pedas terhadap Bayazid Marozzi. Timur Lenk. Panglima Islam Penakluk Dunia, hlm. Karim. Bulan Sabit Di Gurun Gobi Sejarah Dinasti Mongol-Islam Di Asia Tengah, hlm. Marozzi. Timur Lenk. Panglima Islam Penakluk Dunia, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk dengan menulis secara gamblang bahwa ia ragu bahkan tidak mempercayai terhadap asal usul garis keturunan Bayazid yang disebut berasal dari garis keturunan Rasulullah SAW. Dalam surat tersebut Timur Lenk memberikan penawaran pengampunan dan berjanji tidak akan mengganggu Utsmani dengan syarat Sultan Bayazid dan pasukan bersedia tunduk dalam kekuasaan Timur Lenk. Dengan berani Timur lalu mengakhiri tulisan di suratnya dengan kata-kata yang mengkerdilkan posisi Sultan Bayazid dan Kesultanan Ustmani. Balasan dari Bayazid adalah dengan tidak tinggal diam dengan semua penghinaan dari Timur, surat berisikan ajakan perang terbuka pun mulai dikirimkan ke Timur Lenk. Selain alasan di atas gesekan politik ini juga dipicu oleh adu domba serta memanasmanasi Timur Lenk untuk menumpaskan dan menyerang Kesultanan Utsmani dibawah Bayazid. Hal ini dilakukan karena merasa dendam kepada Sultan Utsmani tersebut yang telah menyebabkan perang dan kekalahan kerajaan di Eropa. 22 Selain faktor-faktor diatas konflik politik antara kedua penguasa ini didalangi oleh kebutuhan untuk terus melakukan ekspansi wilayah. Timur menganggap bahwa Utsmani sebagai batu sandungan terakhir yang cukup kuat bagi misi mereka untuk menjadi penguasa Islam terkuat saat itu. Pertempuran Ankara 1402 Perselisihan politik antara mereka berdua semakin memanas tanpa ada pihak yang mau mengalah. Puncaknya terjadilah perang besar-besaran pada tahun 1402 di Ankara. Bayazid dan Timur Lenk saling memperlihatkan kepiawaian strategi dan kekuatan militer yang dimiliki pasukannya. Sebagai yang lebih senior dan berpengalaman dalam urusan perang. Timur Lenk dengan meyakinkan melakukan pergerakan yang terukur, tajam, dan penuh dengan tipu muslihat. Langkah pertama, pasukan Timur diarahkan untuk menyerang Sivas sebuah pangkalan bagi pasukan militer Turki dalam melakukan serangan. Dalam waktu tiga minggu penyerangan pasukan militer berkarakter perusak berhasil menghancurkan benteng sera menduduki Sivas dan delapan ribu orang Turki menjadi tawanan perang. Rakyat setempat yang sudah terdesak mengajukan pengampunan kepada Marozzi, hlm 343. Affan. AuJalan Panjang Menuju Kekhalifahan. Ay, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Timur. Permintaan tersebut disetujui dengan syarat mereka diwajibkan membayar upeti. Korban dari bangsa Armenia dan orang-orang Kristen setempat diperlakukan dengan sadis oleh pasukan Timur, mereka diikat lalu dikubur hidup-hidup. Setelah menduduki Sivas, pasukan Timur mulai merengsek ke arah barat sampai membuat para tentara Utsmani seolah berada dalam posisi yang terdesak. Siasat semacam ini digunakan Timur untuk menipu tentara Utsmani. Gerakan-gerakan cepat dan random yang dipraktekkan oleh Timur berhasil membuat Bayazid kebingungan dalam membaca dan membendung pergerakan pasukan Timur. Setelah mendengar kabar pasukan Timur telah bergerak mendekati camp tentara Utsmani. Bayazid dengan sigap memerintahkan pasukannya untuk memotong jalur yang akan dilalui pasukan Timur tersebut. Sadar akan pasukan Bayazid yang sudah keluar dari wilayah teritorinya dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Timur untuk mengepung dan menyerang secara masif tentara Utsmani ini. Strategi perang Timur ini mengakibatkan pasukan Utsmani kelelahan karena menghabiskan perjalanan selama seminggu untuk mengejar pasukan Timur. Tiba pada tanggal 28 Juli 1402 M bertempat di Cobuk-Ovasi, sebuah lapangan di sisi timur kota Ankara perang sesama muslim antara dua pasukan ini pecah. 000 militer milik Timur 000 pasukan milik Bayazid. Sebelum perang langsung ini terjadi. Timur Lenk sempat mengacaukan persiapan perang pasukan Bayazid hingga berhasil mempengaruhi beberapa orang Bayazid untuk membelot. Perang terus berlanjut hingga kemenangan dengan gemilang berhasil diperoleh oleh pasukan militer Timur. Kekalahan dalam perang Ankara ini menyisakan duka yang mendalam bagi Utsmani bahkan berimbas besar bagi kelangsungan pemerintahan Bayazid. Kekalahan ini menandai masa kemunduran Utsmani sebagai penguasa Islam besar abad 15. Sejarah mencatat pasca kekalahan ini Utsmani tidak benar-benar runtuh melainkan wilayah kekuasaannya yang telah hilang sangat drastis. Sultan Bayazid beserta sang istri yang merupakan keturunan Serbia Maria Despina ditangkap menjadi tawanan perang dan ditahan dalam penjara Akshehir. Bayazid akhirnya meninggal dalam tahanan tersebut pada tanggal 7 Maret 1403 M. Kemenangan atas Affan, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Utsmani semakin menasbihkan kekuatan Timuriyah sebagai imperium Islam terbesar saat itu dan cita-cita bangsa Mongol pun berhasil diwujudkan oleh Timur Lenk. Ambisi Timur rupanya tidak cukup sampai disitu, ia dan pasukannya mulai menyiapkan strategi untuk melakukan ekspansi ke wilayah timur ke Dinasti Ming karena dianggap sebagai masalah bagi keberlangsungan imperium Timuriyah. Dua tahun setelah perang Ankara Timur beserta pasukannya mulai bergerak menuju China. Namun dalam perjalanan misi tersebut ia jatuh sakit sehingga meninggal dunia pada 18 Februari 1405 di Otrar, sekitar 400 km dari daerah Sir Daria. Penyebab kekalahan Sultan Bayazid atas Timur Lenk Sultan Bayazid merupakan seorang penguasa Turki Utsmani yang terkenal kuat akan taktik militer dan pasukan tempurnya. Hal ini telah terbukti dengan cakupan wilayah Utsmani pada saat ia berkuasa telah mampu mengalahkan dan menguasai wilayah Balkan. Pada pertempuran Nicopolis. Bayazid dengan sangat mengagumkan mampu mengalahkan koalisi tentara salib bangsa Eropa. 25 Walaupun demikian, kekuatan militer Bayazid ternyata tidak mampu membendung laju ekspansi yang dilakukan oleh pasukan Timur Lenk. Dari Perang Ankara tersebut terlihat jelas menurut catatan sejarah bahwa pasukan Timur terlalu superior untuk ditandingi oleh pasukan militer Bayazid saat itu. Kekalahan Bayazid ini tidak hanya disebabkan oleh faktor strategi militer saja melainkan ada banyak faktor penyebab yang saling terkait sehingga menyebabkan Bayazid sendiri menjadi tawanan perang oleh Timur Lenk. Faktor-faktor tersebut bila diuraikan adalah sebagai berikut. Pertama, pada pertempuran yang berlangsung di Ankara tahun 1402 M ini terjadi ketimpangan jumlah pasukan. Harold Lamb menjelaskan bahwa bila dilihat dari data invasi pasukan Timur di kota lain sebelum maupun sesudah penyerangan, jumlah bala pasukan Timur Lenk di Ankara berkisar di antara 80. 000 hingga 160. orang, bahkan ada yang menyebut mencapai 800. 000 pasukan. Sementara itu di sisi Bayazid berjumlah 120. 000 pasukan. Namun perlu dicatat bahwa sebelum terjadi Karim. Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam, hlm. Fathur Rahman. AuSejarah Perkembangan IslamAy 10, no. , hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk pertempuran di Ankara. Bayazid dalam perjalanannya dari kota Sivas ke Ankara telah kehilangan sekitar 5. 000 pasukannya karena kelelahan dan terbatasnya pasokan air karena aksesnya sudah ditutup oleh pasukan Timur. Kedua, kemenangan yang diraih oleh Timur ini juga tidak terlepas oleh faktor Timur Lenk yang sempat mengutus mata-mata terlebih dulu untuk menjadi penyusup ke dalam kelompok tentara Utsmani. Timur telah mendapati informasi sebelumnya bahwa dalam pasukan Bayazid terdapat orang-orang Tartar juga yang menjadi abdi Utsmani. Mata-mata dan agen rahasia milik Timur ini diutus ke basecamp milik Utsmani dan mereka menghasut para prajurit Utsmani keturunan Tartar untuk tidak ikut berperang melawan pasukan Timur. Mereka juga didoktrin bahwa pemimpin sejati adalah Timur Lenk dan bangsa Tartar harus mematuhinya agar dapat meningkatkan derajat orang-orang Tartar. Hasutan ini akhirnya berimbas dengan berbaliknya keberpihakan prajurit Tatar Utsmani ke pasukan Timur Lenk. Pertempuran ini semakin membuat posisi pasukan Bayazid makin terdesak, selain dua faktor tersebut kekalahan Bayazid diperparah oleh ikut campurnya negara-negara Eropa untuk membantu pasukan Timur. Keberpihakan Eropa terhadap Timur Lenk disebabkan karena rasa dendam dan kebencian mereka terhadap Sultan Bayazid yang pernah mengalahkan mereka pada pertempuran Nikopolis. Bantuan pasukan ini semakin membuat kekuatan pasukan Timur menjadi lebih mengerikan sehingga dengan segala siasatnya mampu membunuh pasukan Bayazid. Bayazid sendiri akhirnya terkepung tanpa bisa melawan dan menjadi tawanan perang Timur Lenk. Kemenangan besar yang diraih oleh Timur Lenk ini serta kematian mengenaskan Sultan Bayazid telah disambut dengan suka cita oleh penguasa negara-negara Barat yang beragama Kristen. Mereka begitu senang dengan kabar kehancuran kekuasaan Utsmani ini. Bahkan Timur Lenk mendapat ucapan selamat dari Raja Perancis. Raja Inggris, dan Kaisar Harold Lamb. Tamerlane: The Earth Shaker (Great Britain: Burleigh Press, 1. , hlm. As-Shalabi. Bangkit Dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah, hlm. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk Byzantium. Para penguasa Eropa ini merasa bahwa dengan hancurnya Utsmani ini telah memberikan kebebasan kepada mereka yang selama ini terus-menerus diancam oleh Utsmani. KESIMPULAN Sultan Bayazid merupakan sultan keempat yang berkuasa pada Kerajaan Turki Utsmani. Kekuasaannya berlangsung dalam rentang tahun 1389 hingga 1402. Sultan Bayazid naik tahta menjadi orang nomor satu di Utsmani setelah wafat ayahnya yaitu Sultan Murad I. Bayazid dikenal sebagai pimpinan militer yang memiliki kecepatan dalam memindahkan pasukannya dari satu lokasi ke lokasi lain. Rivalnya yaitu Timur Lenk ialah seorang penguasa besar Islam di wilayah Asia Tengah. Timur dikenal sebagai pemimpin tangguh dan ahli dalam strategi perang, sehingga membuatnya memiliki ambisi besar untuk menjadi pemimpin terkuat di dunia saat itu. Persaingan politik antara Bayazid dan Timur Lenk bermula dari ambisi mereka untuk menjadi satu-satunya penguasa besar dunia Islam pada abad ke-15 M. Kebijakan ekspansi dan menguatnya kekuatan militer membawa mereka pada pusaran persaingan Dalam catatan sejarah menyebutkan konflik politik ini disebabkan oleh kedua penguasa ini secara bersamaan saling memberikan suaka politik dan dukungan materi kepada kelompok yang saling bermusuhan terhadap Bayazid dan Timur Lenk. Kesultanan Utmani mengambil jalan untuk melindungi para musuh Timur Lenk, sementara Imperium Timuriyah menerapkan politik koalisi dengan seluruh musuh Utsmani termasuk dari kalangan kerajaan di Eropa. Persaingan politik mereka diperparah dengan adanya proses saling mengirim surat yang berisikan pesan-pesan penghinaan sehingga kedua mereka terbakar emosi dan amarah. Momentum ini dimanfaatkan secara baik oleh Eropa dengan menjalankan politik adu domba agar kedua penguasa Islam ini saling berbenturan satu sama lain. Puncak dari persaingan politik ini adalah pada tahun 1402 M, dua kekuatan besar ini akhirnya bertemu secara langsung dalam pertempuran Ankara. Perang ini tercatat sebagai perang saudara antar umat Islam dan dimenangkan oleh pasukan Timuriyah. ADABIYA. Volume 24, no. Agustus, 2022 https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/adabiya/index 22373/adabiya. Septian Fatianda: Persaingan Politik Dua Penguasa Besar Dunia Islam Abad 15 M: Sultan Bayazid dan Timur Lenk DAFTAR PUSTAKA