Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. DOI: https://doi. org/10. 61132/jbpai. Online Available at: https://journal. id/index. php/jbpai Manajemen Full Day School dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMP Yadika Bangil Full Day School Khoirul Anwar1*. Ashari2 Universitas KH. Abdul Chalim. Indonesia airilanwar54@gmail. com 1*, ashari@uac. Alamat: Jalan Raya Tirtowening Jl. Raya Tirtowening Pacet No. Bendorejo. Bendunganjati. Kec. Pacet. Kabupaten Mojokerto. Jawa Timur 61374 Korespondensi penulis: airilanwar54@gmail. Abstract. Based on the results of the study, it can be concluded: . curriculum planning for the full day school program refers to the quality standards of the school's uniqueness. Schools also make learning unit programs and lesson plans (RPP) in accordance with the SKL. The school also makes a work program based on the SKL, . Based on the findings of the FDS system curriculum at Yadka Bangil Junior High School, it can be seen that this school seeks to liven up an Islamic atmosphere as part of learning. Student activities at this school begin at 06. WIB with morning activities. Duha prayer. Recitation and GLS), opening and apperception, tahfiz . emorization of the Kora. and delivery of subject matter interspersed with the term Zuhur prayer. The activity ended at 15. WIB with recitations . eading the Kora. and Asr prayers. The midday and Asr prayers are carried out in congregation in the mosque by teachers and students. Duha prayers are also carried out by students in turns and accompanied by teachers. The clothes of the teachers and employees are adjusted to the rules in Islam plus the rules of etiquette for communicating with the opposite sex. All of these activities are in accordance with the curriculum function created by SMP Yadika Bangil, namely the cultivation of values, mental adjustment and prevention of negative things, . The implementation of a full day school program in the formation of children's character can be implemented through discipline applied in habituation, example. , strengthening, and fun By implementing this method, the formation of a good character for children at SMP Yadika Bangil can be achieved. Keywords: Full Day School Management. Character Building. RPP Abstrak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan:. perencanaan kurikulum program full day school mengacu pada standart mutu kekhasan sekolah. Sekolah juga membuat program satuan pembelajaran dan rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan Standart Kelulusan. Sekolah juga membuat program kerja berpedoman pada standart kelulusan, . Berdasarkan temuan-temuan kurikulum sistem Full day school di SMP Yadka Bangil dapat diketahui bahwa sekolah ini berupaya menghidupkan suasana yang Islami sebagai bagian dari pembelajaran Aktivitas siswa di sekolah ini dimulai pada pukul 06. 45 WIB dengan morning activities . holat duha. Tilawah dan gerakan literasi sisw. , pembukaan dan apersepsi, tahfiz . enghafal alqura. dan penyampaian materi pelajaran yang diselingi dengan istilah shalat Zuhur. Kegiatan diakhiri pada pukul 15. 30 WIB dengan kegiatan tilawah . embaca Alqura. dan shalat Ashar. Shalat dzuhur dan Asar dilakukan secara berjamaah di mushollah oleh para guru dan siswa, shalat Duha juga dilaksanakan oleh siswa secara bergiliran dan didampingi oleh para guru. Pakaian para guru dan pegawai disesuaikan dengan peraturan dalam Islam ditambah dengan pengaturan adab berkomunikasi ke lawan jenis. Semua aktifitas ini sesuai dengan fungsi kurikulum yang dibuat oleh SMP Yadika Bangil, yaitu penanaman nilai, penyesuaian mental dan pencegahan dari hal-hal yang negatif, . Penyelenggraraan program full day school dalam pembentukan karakter anak dapat diimplementasikan melalui pendisiplinan yang diterapkan dalam pembiasaan, keteladanan, penguatan, dan fun learning. Dengan implementasi melalui cara tersebut, pembentukan good character anak di SMP Yadika Bangil dapat tercapai Kata Kunci: Manajemen. Program Kegiatan Religius. Kecerdasan Spiritual. RPPv Received: Januari 18, 2025. Revised: Februari 02, 2025. Accepted: Februari 16, 2025. Online Available: Februari 18, 2025. MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL LATAR BELAKANG Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang memadai sebagai pilar utama dalam pembangunan nasional. Dalam kerangka itu, maka pendidikan formal . endidikan sekola. memiliki peran yang sangat penting. Pendidikan sekolah dalam domainnya sendiri, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pribadi hidup tiap orang. 1 Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 3 disebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bangsa yang besar memiliki kemampuan dan interaksi sosial yang baik. Interaksi sosial bertujuan membangun komunikasi antarras, etnis, dan antar suku. Siswa membutuhkan karakter yang baik sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Karakter dianggap sebagai bagian dari elemen psikososial yang terkait dengan konteks sekitarnya. 3 Membangun karakter suatu bangsa membutuhkan waktu yang lama dan harus dilakukan secara berkesinambungan dan menyeluruh. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan periode yang baru tiada henti-hentinya melakukan upaya-upaya untuk perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia, namun belum semuanya berhasil, terutama menghasilkan insan Indonesia yang berkarakter. Salah satu upaya untuk mewujudkan pendidikan yang seperti di atas, para peserta didik harus dibekali dengan pendidikan khusus yang membawa misi pokok dalam pembinaan karakter atau akhlak mulia. 4 Pendidikan karakter akan lebih bermakna jika dilakukan sejak usia dini. Pada usia dini 0-6 tahun, otak berkembang sangat pesat hingga 80 persen. Pada usia itu otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, baik dan Usia tersebut adalah periode saat fisik, mental, dan spiritual anak akan mulai Penanaman nilai karakter di usia dini sangat penting sehingga anak . ketika dewasa memiliki karakter dan integritas yang baik. Di sisi lain sejumlah mata pelajaran pendidikan telah diintegrasikan dalam sejumlah mata pelajaran dan masuk pada kegiatan Hogan. Education as a Discipline of Thought and Action: A Memorial to John Wilson. Oxford Review of Education,2006 , hlm. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Koesoema A. Doni. Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. Hlm 79. Qoyyimah. Inculcating Character Education Through EFL Teaching in Indonesian State Schools. edagogies: An International Journal,2016 . , 1-18 Istyarini. Character Education Development Model-based E-Learning and Multiple in Telegency in Childhood in Central Java. Global Journal of Computer Science and Technology,. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. inti (KI 1 dan KI . , tetapi hal ini belum cukup. Sekolah yang merupakan motor penggerak pendidikan berupaya semaksimal mungkin agar peserta didik menjadi lebih baik. Wacana pendidikan karakter di Indonesia menjadi headline utama dalam masyarakat pluralistik. Ciri masyarakat yang berkarakter antara lain cinta perdamaian, hidup harmoni, toleransi, integritas, rasa hormat, kerja sama, menghormati nilai-nilai, keyakinan, taat hukum, hubungan baik sesama sebagai warga Negara. Dunia pendidikan belum bisa memberikan alokasi yang memadai bagi tumbuhnya nilai-nilai kebajikan . Pendidikan hanya mampu melahirkan ahli ilmu pengetahuan . gama, matematika, biologi, fisika,kimia dan teknolog. tetapi miskin etika serta Penyebab gagalnya pendidikan karakter di masyarakat khusunya masyarakat sekolah yaitu sekolah masih terbatas pada penyampaian moral knowing dan morang training, tetapi menyentuh moral being, yaitu membiasakan anak untuk terus-menerus melakukan perbuatan moral. Sekolah harus memiliki kebijakan- kebijakan yang tepat untuk mengimplementasikan pendidikan karakter. 7 untuk dapat berperilaku mandiri secara terus menerus, salah satu hal yang perlu dikembangkan adalah adanya lingkungan sekolah Pendidikan karakter adalah upaya yang dilakukan oleh pendidik untuk mengajarkan nilai-nilai moral kepada siswa. Inisiatif karakter telah diperkenalkan kembali di sekolah umum SD. SMP. SMA/K/MA hingga perguruan tinggi dalam menanggapi kekhawatiran tentang penurunan moral,keamanan sekolah, kohesi sosial, keterlibatan sipil, dan prestasi akademik. Full day school sebagai salah satu sistem pembelajaran yang telah diterapkan di Indonesia merupakan sistem pendidikan yang mengharuskan siswa untuk mengikuti jam pendidikan hingga sore hari, sebagaimana sama dengan namanya, yaitu Full Day School. Di Indonesia sekolah yang menggunakan model full day school umumnya sekolah berbasis agama atau sekolah internasional. Full day school secara umum adalah sekolah yang menyelenggarakan proses belajar mengajar disekolah selama sehari penuh. Istilah full day school berasal dari bahasa inggris yang artinya hari sekolah. Pengertian hari sekolah adalah hari yang digunakan sebuah institusi untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak . tau usia ana. Menurut Sultana. Promoting Social Skills and Character Building through Classroom Instruction. The International Journal of the Humanities,. Hlm 6 . , 151-162 Budimansyah. D & Sapriya. AuRefleksi Implementasi Project Citizen dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia. Ay Dalam Budimasyah. (Penyutin. Dimensi- dimensi Praktik Pendidikan Karakter. Bandung: Widya Aksara Pers. Hlm 85. Winton. The appeal. of Character Education in Threatening Times: Caring and Critical Democratic Responsses. Comparative Education, 2008. ,hlm . MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL Sekolah Unggulan . AuFull day school merupakan model sekolah umum yang memadukan sistem pengajaran islam yang intensif yaitu dengan memberi tambahan waktu khusus untuk pendalaman keagamaan siswaAy. Full day school sebenarnya memiliki kurikulum inti yang sama dengan sekolah umumnya, namun memiliki kurikulum lokal. Dengan demikian kondisi anak didik diharapkan lebih matang baik itu dari segi materi akademik maupun non akademik. Pelaksanaan full day school juga harus memperhatikan jenis pendidikan, selain kesiapan fasilitas, kesiapan seluruh komponen disekolah kesiapan program- program kemudian jika dilihat dari pengelolaanya maka ada sekolah yang dikelola oleh KEMENDIKNAS dan sekolah yang dikelola oleh KEMENAG seperti salafiah, madrasah Ibtidaiyah. Madrasah Tsanawiyah. Madrasah Aliyah. Sekolah-sekolah ini jelas memiliki ciri khas yang beda dengan sekolah umum/Diknas, antara lain pada prosentase muatan pendidikan agama serta kultur disekolah. Ada sebagian dari sekolah yang telah melaksanakna sistem full day school terkesan dipaksakan dengan tanpa memeperhatikan kesiapan-kesiapan seluruh komponen pendidikan sekolah, mulai dari sarana dan prasarana , kesiapan guru, staff, karyawan, sampai pada kesiapan program-program . dari full day school itu sendiri. Tentu ini dengan berbagi alasan, karena kebijkan otoritas pendidikan, karena ikut-ikutan trend, sampai pada orientasi sebuah proyek pengembangan pendidikan. Sehingga ini sangat berpengaruh pada kepribadian anak yang dalam penjajakan mencari jati diri. Ditambah lagi dengan dijadikanya hari sabtu sebagai student day, dimana pada hari itu dimaksudkan agar dugunakan untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya ekstrakrikuler, namun belum disiapkan bagaimana pengelolaanya pada hari itu. Tidak diperhitungkan lagi secara matang, ketersediaan program-program ekstrakurikuler, ketersediaan Pembina, pelatih, lahan dan sebagainya Upaya untuk memaksimalkan kegiatan pembinaan karakter adalah dengan kegiatan full day school. Menurut menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menunjukkan bahwa ada tiga alasan pemberlakuan kegiatan full day school, antara lain: . tidak ada mata pelajaran dengan pengertian full day school adalah pemberian jam tambahan. Tetapi dalam jam tambahan tersebut tidak ada mata pelajaran yang bisa membuat para siswa Kegiatan yang dilakukan adalah ekstrakulikuler. Kegiatan ekstrakurikuler tersebut akan merangkum hingga 18 karakter, seperti jujur, toleransi, disiplin, hingga cinta tanah Dengan kegiatan tersebut, para siswa bisa dijauhkan dari pergaulan yang negatif. orang tua bisa menjemput anak ke sekolah, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. perkotaan, pada umumnya orang tua bekerja hingga pukul 5 sore. Dengan program tersebut, orang tua bisa menjemput anak mereka di sekolah saat pulang kerja. membantu sertifikasi guru artinya membantu guru untuk mendapatkan durasi jam mengajar 24 jam per minggu sebagai syarat mendapatkan sertifikasi guru. SMP Yadika Bangil yang beralamat di Jalan. Salem no. 03 Kersikan. Kec. Bangil Kab. Pasuruan adalah salah satu sekolah swasta yang merupakan lembaga pendidikan dasar yang memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik sesuai dengan kecerdasan dan bakat istimewa mereka, agar kepribadian siswa bisa berkembang secara optimal. Hal ini dikarenakan di SMP Yadika Bangil tidak hanya mengajarkan tentang materi umum saja akan tetapi juga memberikan materi tentang religiusnya. Dalam menerapkan sistem full day school. SMP Yadika Bangil membagi dua waktu belajar, yaitu senin sampai jumat merupakan pembelajaran full day school, sedangkan sabtu merupakan ektrakurikuler. Pembelajaran dengan sistem full day school sangat penting bagi pembentukan karakter Hasil studi pendahuluan melalui wawancara pada tanggal 9 februari 2022 kepada kepala SMP Yadika Bangil dapat disimpulkan bahwa SMP Yadika Bangil menggunakan sistem full day school sekitar 14 tahun, yaitu proses pembelajaran yang berlangsung selama 30 WIB. Latar belakang SMP Yadika Bangil menjadi sekolah full day school yaitu sekolah ini termasuk sekolah terpadu dan ciri khas dari sekolah terpadu sendiri adalah menggunakan sistem full day atau belajar sepanjang hari mulai dari pagi sampai sore dalam proses pembelajarannya. Peran full day school sendiri sangat penting bagi siswa karena di SMP Yadika Bangil selain mengajarkan tentang religiusnya juga mengajarkan kepada siswa tentang keseimbangan antara imtaq dan iptek10. Dan juga hasil wawancara dengan sumber kedua yaitu dengan guru kelas Vi diperoleh informasi bahwa SMP Yadika Bangil menerapkan sistem pembelajaran full day school pada hari Senin s. Jumat. Hari sabtu peserta didik disibukkan dengan ektrakurikuler seperti: pramuka. Komputer. Renang. Karate. Panahan. Voli. Petanque. Seni Lukis. Mading. Futsal. Kegiatan harian secara umum adalah rutinitas awal pembelajaran atau rutinitas pagi Morning Activity (Morning smile. Sholat Duha. Tilawa. , shalat dzuhur berjamaah dan makan siang bersama, sholat Ashar berjamaah, serta rutinitas jelang pulang. Rutinitas pagi sebelum pukul 06. 30 terdiri dari kegiatan Morning Activity yang Tempo. 28 Juli 2016. Full Day School, hlm. Wawancara pada hari rabu, 9 Februari 2022 MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL terdiri dari Morning smile, sholat duha. Tilawah, menyanyikan AuIndonesia RayaAy, mujahadah Asmaul Husna, motivasi, dan doa awal pelajaran. Setelah itu kegiatan belajar mengajar dikelas masing-masing. Rutinitas Siang . 00 sholat dzuhur berjamaah dan makan siang bersama. Rutinitas pulang terdiri dari merapikan kelas, berdoa, mematikan AC dan Kipas dan shalat asar berjamaah. Sekolah full day banyak bermunculan disebabkan oleh: . kondisi lingkungan, . keluarga, . diri anak. Adapun penjabaran dari faktor sekolah full day school yaitu sebagai Kondisi lingkungan. Kurang baiknya lingkungan masyarakat. Hal ini menuntut orang tua harus selalu megawasi anak-anaknya karena dikahawatirkan anak akan ikut dalam pergaulan atau lingkungan sosial yang kurang baik. Keluarga. Kurang adanya waktu yang disediakan orang tua untuk menemani anaknya di karenakan adanya tuntutan pekerjaan, sosial atau apapun yang menyibukkan orang Diri anak. Kecenderungan anak apabila di rumah, hanya bermain dan malas untuk Adanya perubahan-perubahan di atas merupakan suatu sinyal penting untuk dicarikan alternatif pemecahannya. Dari kondisi itu, akhirnya para praktisi pendidikan berpikir keras untuk merumuskan suatu paradigma baru dalam dunia pendidikan. Berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka saya tertarik hendak meneliti implementasi dari sistem Full Day School SMP Yadika Bangil Pasuruan melalui penelitian yang berjudul AuManajemen Full Day School Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMP Yadika Bangil Full Day School. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Suharsimi Arikunto bahwa Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku yang dapat Selanjutnya peneliti menggunakan jenis penelitian studi situs tunggal . ingle case stud. , karena peneliti meneliti satu subyek , latar atau tempat penyimpanan data. Kasus yang diteliti dalam situs penelitian ini adalah impelementasi full day school dalam Arsyadana. Addin . Penerapan Sistem Full Day School Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Mi Al-Qamar Nganjuk. Skripsi. Malang: UIN Malang. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. pembentukan karakter di satu sekolah yaitu SMP Yadika Bangil Kab. Pasuruan. Penelitian ini juga menjelaskan fakta yang terjadi dilapangan, yang sesuai dengan keadaan di SMP Yadika Bangil Kab. Pasuruan yang berkaitan dengan penerapan sistem pembelajaran Full Day School dalam membentuk karakter siswa12. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data penelitian ini menggunakan paradigma Miles dan Huberman, yang mencakup tiga proses yakni reduksi data, penyajian data, dan inferensi/verifikasi. Sedangkan untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data triangulasi teknik dengan sumber yang berbeda-beda HASIL PENELITIAN Perencanaan Kurikulum Sistem Full Day School di SMP Yadika Bangil Melalui wawancara, kepala sekolah memberikan penjelasan mengenai kekhususan yang dimiliki sekolah dalam perencanaan kurikulum sistem Full Day School sebagai AuSejak didirikan tahun 2008 lalu SMP Yadika Bangil, telah menjadi alternatif sebagai salah satu sekolah yang menjadi unggulan di kab. Pasuruan khususnya di bangil. Dengan tetap berpatokan pada konsep dan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagaimana yang di atur oleh pemerintah, perencanaan Kurikulum sistem Full Day School yang dimiliki sekolah ini merujuk pada model Pendidikan karakter dan bernuansa islami melalui pembiasaan setiap kegiatan yang dilaksanaan di sekolahAy13 Melalui keterangan kepala sekolah di atas, ditemukan kejelasan bahwa SMP Yadika Bangil merupakan sekolah pertama di kab. Pasuruan yang melaksanakan sistem kurikulum full day school dimana dalam penerapannya melalui konsep islami dan pembiasaan nilai-nilai pendidikan karakter. Ciri khas SMP Yadika Bangil adalah sebagai Morning Smile Jika kita bergabung dengan SMP Yadika, maka kita memiliki jam masuk sekolah yang berbeda dengan sekolah lain, yaitu 15 menit lebih awal tepatnya pukul 06. 45 siswa Suharsimi Arikunto. AuProsedur Penelitian: Suatu Pendekatan PraktekAy, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2. , hal. Kepala Sekolah SMP Yadika Bangil, wawancara di ruang kepala sekolah, selasa tgl 12 Juli 2022. MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL sudah harus berada di lingkungan SMP Yadika. Menapaki gerbang kokoh sekolah, siswa sudah disambut dengan petugas morning smile yaitu 6 siswa dan 2 guru pendamping di depan gerbang sekolah. Aktifitas bersepeda dan menaiki kendaraan apa pun harus berhenti di depan gerbang untuk melakukan salam, senyum, sapa dan berjabat tangan dengan petugas morning smile. Kemudian sepeda di tuntun kearah parkir siswa. Morning Activities Setelah meletakkan sepeda, aktifitas selanjutnya yaitu sholat dhuha, tilawah alQuran dan I love reading di musholla. Kegiatan berjamaah ini menjadi rutinitas pembuka segala aktifitas di sekolah. Dengan harapan membuka pintu kemudahan serta mengharap rahmad dan ridho Allah swt untuk mengiringi seharian penuh di sekolah hingga sore hari. Klinik belajar. BTQ dan Bimbel intensif Disamping kegiatan morning activity, beberapa siswa harus mengikuti kegiatan Bagi siswa yang belum lancar membaca Al-Quran, mereka wajib mengikuti klinik BTQ. Siswa putra dipandu dengan ustadz Mufidz dan putri dipandu ustadzah Sari, bertempat di aula sekolah. Disamping itu ada kegiatan pembinaan bimbel intensif mata pelajaran matematika dan ipa, yaitu siswa yang dipersiapkan untuk mengikuti English Day English day yaitu hari wajib berbahasa Inggris untuk berkomunikasi. Baik siswa maupun tim ustadz dan ustadzah. Hal ini bertujuan untuk melatih keberanian serta membiasakan siswa dalam berbicara bahasa Inggris. Siswa diperkenankan memakai bahasa inggris dipadu bahasa Indonesia ketika berbicara. Mereka dilatih memiliki kosakata baru. Sehingga berani bersuara di depan orang walaupun dengan keterbatasan Tahfidzul QurAoan Siswa SMP Yadika wajib hafal atau tahfid 2 juz dalam waktu 3 tahun. Dengan kemampuan dan semangat yang berbeda, pada akhirnya memunculkan juga bervariasi kemampuan peserta didik dalam menghafal Al-Quran. Ada yang sanggup menuntaskan dua sampai lima juz. Untuk tekniknya, siswa diberi amanah menghafal di rumah dan boleh setor hafalan tiap hari ke ustadz/ustadzah pembimbing. Selama Pembelajaran jarak jauh tahfidzul QurAoan dilaksanakan secara online melalui media Video Call maupun Voice Note. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Bussines Day Kegiatan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship pada siswa diwadahi dengan agenda Bussines Day. Kegiatan ini dilaksanakan setelah pelaksanaan Ulangan Akhir Semester Ganjil dan Genap. Tiap kelas dikoordinir untuk menjual produk yang dibuat sendiri dan dijual kepada teman-temannya. Bussines Day juga diselenggarakan ketika sekolah mengadakan kegiatan even se-kabupaten atau se-jawa timur. Muhadhoroh Muhadhoroh adalah bentuk kegiatan yang disusun dalam sebuah rangkaian acara, yang terdiri dari pewara, penceramah, tahfidzul quran, tampilan siswa dan doa. Sekali tampil ada sekitar 8 sampai 10 siswa yang bertugas. Inti kegiatan ini melatih siswa berani berbicara dan tampil di depan khalayak umum. Puasa sunnah Senin Kamis Siswa SMP Yadika diwajibkan menunaikan ibadah puasa sunnah senin kamis, terutama di hari Kamis. Baik siswa dan guru wajib berpuasa. Kantin ditutup. Jika ada siswa yang berhalangan atau sakit, sehingga tidak berpuasa, maka diwajibkan membawa bekal makan siang dari rumah. Pelaksanaan Manajemen Kurikulum Sistem Full Day School di SMP Yadika Bangil Aktualisasi atau pelaksanaan kurikulum merupakan tahapan ketiga dalam manajemen kurikulum. Untuk dapat mengetahui pelaksanaan sistem Full Day School secara langsung di SMP Yadika Bangil. Penulis telah melakukan pengamatan saat sekolah dimulai dipagi hari hingga sekolah berakhir pada sore harinya. Penulis juga melakukan wawancara kepada beberapa orang yang berhubungan dengan aktivitas belajar-mengajar dan mengumpulkan dokumen dokumen yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan kurikulum sistem Full Day School ini. Temuan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen yang penulis dapatkan dalam hal pelaksanaan kurikulum mata pelajaran Pendidikan Agama Islam misalnya, sebagai berikut: Pelaksanaan Pembelajaran . Awal Pembelajaran Dalam memulai kegiatan belajar mengajar, guru terlebih dahulu mengucapkan salam dan menanyakan kabar para murid. Dan jika adamurid yang sedang sakit. Dokumen I Kurikulum Sekolah SMP Yadika Bangil Tahun Pelajaran 2021-2022. Hal 10-14. MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL guru mengajak siswa untuk mendoakannya agar segera sembuh. Sang guru juga memotivasi siwa untuk menjaga kesehatanagar tidak jatuh sakit. Langkah berikutnya yang dilakukan guru adalah melakukan apresiasi dimana guru memancing ingatan siswa pada pelajaran terdahulu dan mengenalkan pelajaran yang akan diberikan. Pada proses ini penulis menemukan bahwa guru juga menanyakan aplikasi pelajaran terdahulu dalam kehidupan siswa sehari-hari, apakah siswa tersebut melaksanakan pelajaran tersebut atau tidak, jika jawabannya AuyaAy maka sang murid mendapatkan hadiah seperti pujian atau tepuk tangan dari teman- temannya, jika jawabanya AutidakAy maka guru memberi hukuman sesuai kesepakatan di awal kontrak belajar. Penyiapan materi dan penggunaan RPP Penyelenggaraan pembelajaran PAI bermuara pada penyiapan materi pelajaran, sebagaimana mata pelajaran lainnya, guru akan menyampaikan pelajaran sesuai kurikulum yang dirancangkan pihak pemerintah dan berupaya menggapai target ketercapaian kompetensi siswa untuk mata pelajaran tersebut. Setiap guru menyiapkan RPP yaitu merancang kegiatan belajar-mengajar pada waktu-waktu yang telah direncanakan sekolah dalam kalender pendidikan/kalender sekolah. Mereka menentukan sub pokok materi mana yang terlebih dahulu akan disampaikan sesuai alur kompetensi siwa dan kondisi pembelajaran, menentukan metode pembelajarannya dan menyiapkan segala kebutuhan pembelajarannya. RPP inilah yang kemudian dilaksanakan oleh guru di kelas. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah acuan setiap guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Hal inilah yang peneliti temukan pada proses penyampaian materi pelajaran PAI di SMP Yadika Bangil. Melalui wawancara Guru PAI kelas VII-B M. Affandi. Pd. I, peneliti mendapatkan informasi: AuSebagai guru, idealnya kami telah menyiapkan RPP yang waktunya sesuai dengan kalender pendidikan sekolah dan sesuai juga dengan standar kuriukulum yang sudah dikembangkan. Namun disini kami masih menggunakan RPP dari pemerintah, walaupun begitu kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan dengan baikAy. Kontrak belajar adalah kesepakatan antara murid dan guru yang dibuat pada awal tahun. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum. Ibu Yessi Nurmalasari S. Si. AuSebagai Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, saya berperan untuk memastikan bahwa para guru telah menyiapkan RPP ketika hendak memasuki kelas dan sudah dikembangkan secara mandiri sesuai kekhasan sekolah, dalam artian RPP masih mengacu pada peraturan pemerintah, kegiatan belajar mengajar masih bisa dikontroldan berjalan dengan baik. Ay16 Dari keterangan di atas, peneliti menemukan informasi bahwa RPP yang digunakan oleh guru belum sepenuhnya maksimal. Kurikulum PAI yang ditetapkan pemerintah dan yang dirancang oleh Guru merupakan kurikulum acuan pada SMP Yadika Bangil. Tetapi sekolah memberikan kebijaksanaan kepada para guru untuk menentukan materi pelajaran mana yang semestinya disampaikan lebih dahulu dan dari mana yang belakangan dalam satu tahun ajaran. Gambar 1 Kegiatan Pembelajaran PAI . Strategi pembelajaran Melalui observasi ditemukan bahwa dalam penyampaian materi pelajaran PAI para guru melakukan strategi pembelajaran yang bervariasi tetapi tetap Islami. Peneliti menemukan bahwa sang guru memulai pembelajaran dengan terlebih dahulu mengucap salam, bersyukur kepada Allah Swt, dan bersalawat kepada Nabi Muhammad saw. Awalan seperti initentu akan memberi kesan kepada siswa untuk banyak menebar Islam, bersyukur dan bersalawat. Tahap berikutnya adalah melakukan apersepsi atau mendekatkan kepada siswa. Pendekatan yang dimaksud dalam hal ini adalah pendekatanemosi sang guru kepada siswa dan pendekatan pemahaman siswa terhadap materi yang akan diberikan saat Pada pendekatan emosi, guru biasanya menanyakan kabar ataupun berita dari para siswa sehingga siswa merasa diperdulikan, apalagi kalau sang guru mengajak Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum, wawancara di ruang wakil kepala sekolah. rabu, 12 juli MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL siswa untuk turut prihatin dan mendoakan siswa yang tidak hadir karena sakit sehingga semangat ukhuwah . diantara mereka semakin kuat. Pendekatan materi pelajaran dilakukan sang guru untuk memberikan kesiapan siswa dalam menerima pelajaran saat itu. Pendekatan terhadap materi ini peneliti temukan dalam beberap bentuk, antara lain sang guru menanyakan aktivitas siswa dirumah yang berkenaan dengan materi, meminta siswa menyebutkan contoh orang yang melakukan suatu perbuatan di lingkungan tempat tinggalnya, atau sang guru bercerita tentang suatu kisah nyata dan populer yang berkenaan dengan materi AuMembiasakan perilaku terpujiAy di kelas VII semester 2. Pada pendekatan materi tersebut sang guru bertanya kepada siswa bagaimana kegiatan mereka sehari-hari yang mereka lakukan, sang guru memberi gambaran kehidupan sebuah keluarga yang begitu senang membantu tetangganya, bersedekah dan saling memberi hadiah. Betapa indahnya hidup bersosialisasi tanpa permusuhan dan saling menggunjing. Pada bagian akhir pelajaran guru memberikan kesimpulan dan motivasi kepada siswa untuk menerapkan pelajaran yang baru diterima dalam kehidupan seharisehari. Terkadang guru juga memberikan tugas kepada siswa sehubungan dengan pelajaran yang diterima. Guru mengakhiri pelajaran dengan mengajak siswa untuk bersama-sama mengucapkan Alhamdulillah dan doa kafaratul majlis sebelum akhirnya mengucapkan salam kepada siswa. Metode Pembelajaran Pada metode pembelajaran, temuan observasi dapat dibagi ke dalam dua cara yaitu teori dan praktik. Peneliti menemukan bahwa untuk materi- materi atau pokok bahasan yang bersifat teori disampaikan dalam bentuk ceramah dimana guru menyampaikan pokok bahasan secara langsung dari siswa mendengarkan, atau dalam bentuk diskusi dimana para siswa diberikan suatu topik untuk didiskusikan bersama-sama dan sang guru memandunya. Jika pokok bahasan tidak cukup disampaikan dalam bentuk ceramah dan diskusi berarti ada bagian pelajaran yang harus disimulasikan atau didemonstrasikan yang dalam hal ini diistilahkan dengan praktik. Praktik digunakan untuk materi pelajaran yang bersifat motorik seperti thaharah, shalat, doAa dan lain-lain. Dalam pelaksanaanya sang guru memberikan contoh kepada siswa untk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Fasilitas sekolah seperti kamar mandi/tempat wudhu, mushallah dan halaman sangat mendukung kegiatan praktik siswa lain. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Kekhususan yang ditemukan dalam metode pembelajaran ini adalah bahwa guru tidak memaksakan diri hanya berada di dalam ruangan kelas untuk pelaksanaan pembelajaran yang bersifat teoritis. Peneliti melihat bahwa guru tidak jarang membawa siswa untuk duduk melingkar di dalam kperpustakaan atau di ruangan mushallah untuk mendengarkan ceramah ataupun cerita yang menjadi pokok bahasan kali itu. Menurut Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum. AuMetode belajar seperti ini akan membuat suasana menjadi lebih rileks, tidak membuat siswa merasa bosan dan tentunya akanmemudahkan guru lebih mengenal karakter muridnya masing-masingAy. Melalui temuan diatas dapat dipahami bahwa dalam penyampaian pembelajaran, para guru berpatokan pada RPP yang mereka buat berdasarkan kebutuhan dan kondisi yang ada. Strategi pembelajaran dan metodenya juga dibuat bervariasi dan memanfaatkan fasilitas yang ada. Akhir Proses Pembelajaran di Sekolah Rutinitas terakhir siswa yang ditemukan dalam observasi adalah bahwa setiap hari kegiatan mengakhiri proses pembelajaran disekolah dipandu langsung oleh wali kelas atau guru yang memberikan pelajaran terakhir di kelas. Guru terlebih dahulu mengingatkan siswa untuk memeriksa buku, alat tulis dan barang-barang lainnya agar tidak tercecer atau tertinggal di kelas. Jika ada salah satu yang kehilangan maka guru meminta seluruh siswa memeriksa ulang barangnya masingmasing, jika masalah sudah teratasi barulah acara penutupan dilaksanakan. Penutupan pembelajaran didahului dengan bersama-sama membaca/melafalkan surah Al-AAshr, kemudian membaca doa penutupan majelis, dan istighfar tiga kali. Kemudian disambung dengan kata permintaan maaf dari guru dan diakhiri dengan ucapan salam dari siswa. Guru pun menjawab salam siswadan mempersilahkan para siswa untuk meninggalkan ruang kelas dengan menyalami tangan guru dan keluar dengan tertib. Kegiatan Pendukung . Tahfiz Tahfiz berasal dari bahasa arab yang maknanya menjaga. Dalamhal ini tahfiz adalah menjaga kelestarian Al-QurAan dengan menghafalnya ayat demi ayat. Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum, wawancara di ruang wakil kepala sekolah. rabu, 12 juli MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL Sebagaimana telah disebutkan pada temuan mengenai kurikulum pendidikan AlQurAan yang dirancang bahwa kegiatan menghafal ayat-ayat Al-QurAan di SMP Yadika Bangil dilaksanakan sejak kelas VII-IX. Melalui observasi ditemukan bahwa kegian tahfiz ini dilaksanakan setiap hari selama enam puluh menit mulai pukul 07. 45 hingga 08. 45 dikelas masing-masing dengan bimbingan guru tahfiz dan wali kelas. Para siswa diajak bersama-sama mengucapkan ayat-ayat tertentu bersama-sam oleh sang guru sampai pada batas hafalan yang ditentukan. Terkadang para siswa dibolehkan membuka Al-QurAan oleh sang guru untuk memudahkan pengucapan mereka. Untuk mencapai batas hafalan siswa maka, target hafalan dibatasi menurut jenjang. Gambar 2 Kegiatan Hafalan Alquran Melalui temuan diatas ditemui bahwa para siswa memiliki program menghafal Al-QurAan sebagai muatan tambahan dan pendukung PAI disekolah. Tidak hanya para siswa, guru dan pegawai juga melakukan kegiatan yang sama, yaitu menghafal Al QurAan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam . Tilawah Al QurAan Kata Tilawah Al-QurAan adalah istilah yang dipakai SMP Yadika Bangil untuk aktifitas membaca Al-QurAan. Melalui observasi ditemukan bahwa tilawah merupakan program rutin siswa yang dikerjakan setiap hari setelah sholat duha, yaitu pukul 07. 00 hingga 07. 15 WIB dengan dipandu oleh tiga orang guru AlQurAan ditambah guru kelas. Pelaksanaan tilawah ini dilakukan di mushallah dan di bedakan antara laki-laki dan perempuan. Batas bacaan siswa masing-masing berbeda sesuai tingkat Para guru tidak hanya menyimak bacaan siswa satu demi satu tetapi juga memberi penjelasan tentang tandabaca dalam Al-QurAan. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Temuan lain yang berhubungan dengan hal ini adalah bahwa rutinitas membaca Al-QurAan ternyata tidak hanya pada siswa sebab ada beberapa guru pada saat yang sama juga membaca Al-QurAan secara mandiri baik di mushallah atau di ruang Melalui wawancara Kepala Sekolah mengatakan: AuSemua guru dan petugas sekolah dianjurkan membawa Al-QurAan dan merutinkan membaca Al-QurAan setiap hari. Rutinitas ini membuat kemampuan membaca Al-QurAan para guru akan semakin baik dan pemahaman mereka terhadap ayat Al-QurAan dapat meningkat. Ay18 Melalui wawancara kepada seorang guru bernama bapak Affandi. Pd. didapatkan temuan serupa. beliau mengatakan: AuMembaca dan memperbaiki bacaan Al QurAan adalah ibadah kita menyuruh siswa membaca Al QurAan secara rutin. Maka kitapun selayaknya memberi bukti dengan membaca Al QurAan secara rutin. Ay19 Berdasarkan temuan ini maka diketahui bahwa para siswa mendapatkan program membaca Al-QurAan yang didistilahkan dengan qiroAati disekolah ini sebagai bagian dari pelajaran PAI. Seperti pada program menghafal Al-QurAan, para guru dan pegawai juga memiliki kemauan yang sama untuk membaca AlQurAan secara rutin di sekolah. Muhadhoro Melalui observasi ditemukan bahwa sekolah membuat suatu kegiatan secara khusus dan intensif setiap pagi selama sekitar satu jam sebelum jam pelajaran. Kegiatan tersebut diistilahkan dengan muhadhoroh. muhadhoroh ini merupakan pendalaman materi PAI yang diramu sedemikian rupa sehingga menjadi satu strategi tersendiri dalam mengasah bakat anak. Sebagaimana telah disampaikan dalam temuan pada pengorganisasian kurikulum sebelumnya, para siswa yang menjadi pesertanya adalah siswa kelas VII. Vi dan IX yang dikelompokkan kedalam dua kelompok laki-laki dan perempuan yang terjadwal setiap dua pekan pada hari senin. Anton Wahyono. Kepala SMP Yadika Bangil, wawancara di kantor kepala sekolah, tgl 12 juli 2022 Affandi. Guru PAI SMP Yadika Bangil, wawancara di ruang guru, tgl 12 juli 2022 MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL Agar menemukan kejelasan mengenai muhadhoroh di atas dilakukan wawancara kepada Wakil Kepala Sekolah i Bidang Kesiswaan, penjelasan yang disampaikan beliau ialah sebagai berikut: AuKegiatan muhadhoroh bertujuan untuk mewadahi dan mengasah bakat anakanak dibidang keterampilan. Mereka dibagi tugas setiap penampilannya. Ada yang menjadi mc, penampilan bakat, tilawah, penampilan lain-lain secara berkelompok dan doa. Kegiatan ini dilaksanakan pada setiap hari senin selama 60 menit sebelum kegiatan pempelajaran dimulai. Pesertanya seluruh siswa kelas VII. Vi dan IX yang terjadwal. Pada kegiatan ini anak-anak diasah untuk berani tampil dan berani berbicara di depan umum serta tanggung jawab sesuai perannya masing-masing, sehingga ketika sudah lulus dari smp yadika mereka sudah punyabekal untuk tampil di depan umumAy. Muhadhoro ini dilakukan dalam bentuk pentas seni mini dimana dewan guru dan siswa duduk bersama di halaman. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh guru pembimbing, dilanjutkan oleh MC yang bertugas, membaca Al-QurAan beberapa ayat oleh siswa yang terjadwal, kultum, kemudian dilanjutkan oleh beragam penampilan dari siswa, dan ditutup oleh doa. Untuk mendapatkan kejelasan mengenai hal ini peneliti melakukan wawancara kepada Kepala Sekolah. Pada wawancara tersebut beliau mengatakan. Aumuhadhoroh adalah salah satu program yang dirancang smp yadika bangil guna mewadahi kreativitas dan bakat bagi para siswa. Para siswa akan dibimbing secara intensif oleh wali kelas masing-masing sebelum mereka tampilAy. Kegiatan Ekstrakurikuler Melalui observasi ditemukan adanya pembinaan minat dan bakat siswa. Melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di luar jam pelajaran formal setiap hari sabtu. Kegiatan tersebut adalah Pramuka, futsal, panahan, seni lukis, musik dan bela diri. Kegiatan ekstrakurikuler dalam PAI adalah qiraati . eni baca Al QurAa. , kaligrafi, pesantren kilat Ramadhan, israA miAraj, maulid Nabi dan tahun baru islam. Kegiatan-kegiatan ini dilakukan secara bervariasi qiraati dilakukan pada sabtu pagi, praktik wudhu dan sholat Purwanto. Wakil Kepala Sekolah i Bidang Kesiswaan, wawancara di ruang wakil kepala sekolah, 12 juli 2022 Anton Wahyono. Kepala Sekolah SMP Yadika Bangil, wawancara diruang kepala sekolah, tgl 12 juli 2022 Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. dilakukan setiap hari pada waktu shalat dzuhur, sedangkan pesantren kilat Ramadhan, israA miAraj, maulid Nabi dan tahun baru Islam diadakan setahun sekali dan biasanya diadakan perlombaan untuk memeriahkan peringatan tahun baru Islam, israA miAraj dan maulid Nabi. Gambar 3 Kegiatan Pramuka Untuk menjelaskan temuan ini dilakukan wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah i Bidang Kesiswaan. Pada wawancara tersebut beliau mengatakan bahwa: AuPara siswa memiliki minat dan bakat yang berbeda sehingga harus diakomodir dengan pembinaan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Pembinaan ini dilaksanakan melalui program ekstrakuirikuler sekolah yang diselenggarakan di luar jam belajar formal yakni pada hari sabtu. Kegiatan seni membaca Al- QurAan, kaligarfi, renang, pramuka, bela diri dan lain-lain adalah upaya mengakomodir semua potensi yang dimiliki siswa disekolah ini sehingga tidak satupun dari mereka yang minat dan bakatnya terabaikan demi masa depan mereka. Pakaian dan kegiatan merekapun kami atur sesuai kaidah Islam agar mereka tetap terbina dengan pola-pola yang IslamiAy. Melalui temuan di atas diketahui bahwa para siswa mengikuti program ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat mereka dan tetap pada aturan-aturan Islam dalam berpakaian dan tingkah laku. Implikasi Program Full Day School Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMP Yadika Bangil Pembentukan karakter merupakan tujuan pendidikan di SMP Yadika Bangil yang tercermin dalam visi dan misi sekolah. Secara garis besar pembentukan karakter diimplementasikan dalam setiap kegiatan pembelajarannya di program full day school. Kegiatan pembentukan karakter dilakukan melalui kedisiplinan, yang terwujud dengan 3 metode yakni kedisiplinan dalam pembiasaan, keteladanan dan penguatan. Purwanto. Waka i bagian kesiswaa SMP Yadika Bangil, wawancara diruang kepala sekolah, tgl 12 juli 2022 MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL Pembiasaan. Kebiasaan akan membentuk karakter, karakter akan membentuk Kalimat tersebut adalah pedoman yang dianut setiap orang untuk menilai perilaku Dengan kata lain perilaku seseorang terbentuk dari karakternya, dan karakter terbentuk dari kebiasaan yang dijalani. Rumus kehidupan mendisiplinkan pembiasaan inilah yang melatarbelakangi diterapkannya program full day di SMP Yadika Bangil supaya pihak sekolah bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan menjadi metode pembelajaran strategis untuk memantapkan pembentukan karakter dan kepribadian siswa yang berakhlak karimah. Proses pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan belajar mengajar di kelas, akan tetapi berlanjut pada proses pembiasaan dan kegiatan rutin sehari- hari, seperti pembiasaan bertanggung jawab, pembiasaan salam, adab makan, adab tidur, adab bergaul, pembiasaan shadaqah, budaya bersih lingkungan dan Pembentukan karakter erat hubungannya dengan pembentukan perilaku, karena karakter seseorang diukur dari bagaimana orang tersebut berperilaku. Dalam pembentukan karakter, perilaku tersebut dibentuk melalui urutan-urutan upaya untuk mendekati perilaku yang diinginkan, masing-masingnya dimungkinkan dengan secara selektif menguatkan respon-respon tertentu dan bukan lainnya. Dengan cara demikian secara bertahap, perilaku dibawa mendekati pola yang diinginkan. Seperti yang diungkapkan oleh MuAoin bahwa AuKepribadian dianggap sebagai ciri/karakteristik/gaya/sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan-bentukan yang diterima dari lingkungan. Ay Kepribadian sering dikaitkan dengan karakter, karena kedua hal itu memang tidak bisa dipisahkan. Keteladanan. Selain mengajar dan mendidik, guru juga berperan sebagai model atau contoh bagi anak didik. Oleh karena itu tingkah laku guru sebagai teladan akan mengubah perilaku siswa karena guru adalah penuntun siswa. Guru yang berperilaku baik akan dihormati dan disegani siswa, jadi guru harus mendidik dirinya sendiri terlebih dahulu dalam perkatan dan perbuatan sebelum mendidik orang lain. Tutur kata guru di sekolah dapat memberikan pengaruh yang positif maupun negatif terhadap siswa. Tindakan guru jugamempengaruhi perilaku dan tindakan siswa. Anak usia memasuki sekolah dasar berada pada tahap imitasi. Winda Gunarti menyampaiakan bahwa Auimitasi berupa peniruan tingkah laku atau sikap dari orang dewasa . dalam aktivitas yang dilihat anak. Individu yang menjadi model disini adalah orang-orang dewasa yang dekat dengan anak, bisa anggota keluarga dan guru di sekolah. Ay Untuk itu selain membimbing dan mengajarkan anak tentang nilai-nilai karakter yang baik, guru dan orang tua juga dituntut untuk menjadi model yang baik bagi anak didiknya. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Penguatan. Penguat disini merupakan stimulus agar anak mau untuk mengulangi lagi perilaku-perilaku baik yang berhubungan dengan pembentukan karakter. Dalam hal pembentukan, agar perilaku yang diinginkan tersebut terjadi lagi berulang-ulang diperlukan Penguat tersebut bisa berupa penguat positif . ositive reinforcemen. serta penguat negatif . egative reinforcemen. Isjoni memberikan contoh mengenai penguat positif dimisalkan bahwa Auseorang anak melakukan suatu perbuatan dan mendapatkan pujian guru, maka si anak akan melakukan perbuatan yang sama dan ingin mendapat pujian kembaliAy. Penguat positif disini yaitu pujian dari guru, penguat positifberupa stimulus yang menyenangkan. Selain penguat positif, terdapat pula penguat negatif. Berdasarkan teori Skiner. Hill menyatakan bahwa. AuPenguat negatif berwujud stimuli penghindaran, hal-hal yang pada umumnya dihindari oleh individuAy. Kenyataan di lapangan beberapa anak terkadang melakukan tindakan yang buruk, bahkan terkadang mereka melakukan tindakan tersebut hanya untuk mencari perhatian dari guru. Solusi untuk itu biasanya selain lewat nasehat, guru biasanya akan mengabaikan tindakan buruk anak jika tindakan tersebut dirasa hanya untuk mencari perhatian. Seperti ketika anak berperilaku tidak sopan dengan duduk di meja, guru akan memberitahu anak sekali bahwa perilaku yang anak tersebut lakukan tidak seharusnya dilakukan karena tidak sopan. Penguat negatif bukan berati hukuman, karena hukuman adalah metode yang buruk untuk memodifikasi perilaku. Terkadang pemberian hukuman bukan menghilangkan perilaku buruk namun dapat menghasilkan perilaku yang KESIMPULAN Rencanaan kurikulum sistem FDS dengan mengacu pada konsep kurikulum yang dibuatoleh Smp Yadika Bangil dan sesuai pedoman Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KSTP) dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Kurikulum sistem FDS berlandaskan kepada kurikulum nasional yang diperkaya dengan pendekatan dan isi yang sesuai dengan pijakan filosofis, visi, dan tujuan pendidikan Islam. Implikasinya, kuriulum di smp yadika bangil memberikan tambahan muatan pada pelajaran Agama Islam dengan bentuk pelajaran membaca dan menghafal AlQurAan Hadis, rutinitas ibadah shalat, pengayaan dalam bentuk mentoring, pembinaan minat dan bakat secara Islami, dan penciptaan lingkungan yang juga Islami. Kurikulum sistem FDS dan muatan-muatan tambahannya dirincikan kembali oleh guru yang bersangkutan dalam bentuk Program Satuan Pelajaran dan Rencana Pelaksanaan MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP YADIKA BANGIL FULL DAY SCHOOL Pelajaran untk disampaikan kepada siswa. Selain merencanakan kurikulum, sekolah juga telah merencanakan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Pelaksanaan Full Day School sekolah telah terlaksana pada kegiatan pembelajaran, dan muatan-muatan tambahannya . aik kokurikuler maupun ekstrakurikule. dengan memberdayakan para guru, pegawai dan sarana yang ada secara optimal yang dikemas sesuai kebutuhan dan potensi yang ada. Sekolah juga mengoptimalkan pelaksanaan pembelajaran dengan menampilkan contoh pengalaman nilai-nilai keislaman pada diri semua guru, pegawai, orang tua, bahkan orang lainyang ada di sekitar sekoah. Implikasi full day school dalam pembentukan karakter merupakan tujuan pendidikan di SMP Yadika Bangil yang tercermin dalam visi dan misi sekolah. Secara garis besar pembentukan karakter diimplementasikan dalam setiap kegiatan pembelajarannya baik di kelas maupun diluar kelas di program full day school. Kegiatan pembentukan karakter dilakukan melalui kedisiplinan, yang terwujud dengan 3 metode yakni kedisiplinan dalam pembiasaan, keteladanan dan penguatan. DAFTAR REFERENSI Affandi. 2, 12 Jul. Wawancara dengan guru PAI SMP Yadika Bangil. Arikunto. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta. Arsyadana. Penerapan sistem full day school sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MI Al-Qamar Nganjuk (Skripsi. UIN Malan. Malang: UIN Malang. Budimansyah. , & Sapriya. Refleksi implementasi Project Citizen dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Dalam D. Budimansyah (Peny. Dimensi-dimensi praktik pendidikan karakter . xx-x. Bandung: Widya Aksara Pers. Eugene. Pokok-pokok manajemen modern (R. Hamzah. Penerj. Jakarta: Pustaka Benama Pressindo. (Karya asli diterbitkan 1. Hogan. Education as a discipline of thought and action: A memorial to John Wilson. Oxford Review of Education, 32. , xx-xx. https://doi. org/x Istyarini. Character education development model-based e-learning and multiple intelligence in childhood in Central Java. Global Journal of Computer Science and Technology, 15. , xx-xx. Koesoema A. Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. Poerwardaminta. Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. Tahun 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Purwanto. 2, 12 Jul. Wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah i Bidang Kesiswaan SMP Yadika Bangil. Qoyyimah. Inculcating character education through EFL teaching in Indonesian state schools. Pedagogies: An International Journal, 11. , 1Ae18. https://doi. org/x Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Salim. Advanced English-Indonesia dictionary. Jakarta: Modern English Press. SMP Yadika Bangil. Dokumen I kurikulum sekolah SMP Yadika Bangil tahun pelajaran 2021-2022 . 10Ae. Sultana. Promoting social skills and character building through classroom The International Journal of the Humanities, 6. , 151Ae162. https://doi. org/x Tempo. 6, 28 Jul. Full day school. Wahyono. 2, 12 Jul. Wawancara dengan kepala SMP Yadika Bangil. Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum. 2, 12 Jul. Wawancara di ruang wakil kepala Winton. The appeal. of character education in threatening times: Caring and critical democratic responses. Comparative Education, 44. , xx-xx. https://doi.