Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 PENDAMPINGAN POKDARWIS UNTUK MERANCANG MEDIA INTERPRETASI PAKET WISATA EDUKASI BENCANA Shandra Rama Panji Wulung1*. Mohammad Sapari Dwi Hadian2. Ayu Krishna Yuliawati3. Audy Putri Kikania4. Muhammad Anthesa Abdilah5 1,3,4,5 Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Padjadjaran e-mail: wulung@upi. edu1, sapari@unpad. id2, ayukrishna@upi. audyputrikikania@upi. edu4, anthesa@upi. ABSTRACT Increasing partner empowerment through knowledge and skills to create added value and increase tourism competitiveness in Cikahuripan Tourism Village requires several efforts. However, efforts to assist in designing interpretation media to support the realization of disaster education tourism packages have the potential to provide solutions. The purpose of this study is to design interpretation media in Cikahuripan Tourism Village. West Bandung Regency. The method uses Participatory Action Research (PAR) on Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied as the main partner, which is supported by PT. Katarda Indo Global as an industry partner. Data acquisition through interviews, observation, and documentation to obtain in designing interpretation media for disaster education tourism packages. The data obtained were then analyzed using descriptive qualitative methods and map analysis. The results of the activity showed that interpretation media that can support disaster education tourism packages in Cikahuripan Tourism Village can be in the form of guidebooks, posters, and flyers. Interpretation media contains information about the profile of attractions in Cikahuripan Tourism Village which is equipped with a geotrek route and a map of the distribution of attractions. The effectiveness of interpretation media provides benefits for tourists in understanding tourism and disaster conditions in Cikahuripan Tourism Village. This activity has implications for tourism village managers in Indonesia, especially tourism villages that are in areas prone to natural disasters. Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 Keywords: Cikahuripan Village, disaster education, geotourism, interpretation, tour packages, educational tourism ABSTRAK Peningkatan pemberdayaan mitra melalui pengetahuan dan keterampilan dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing pariwisata di Desa Wisata Cikahuripan membutuhkan beberapa upaya yang tidak mudah. Namun upaya pendampingan perancangan media interpretasi dalam menunjang terwujudnya paket wisata edukasi bencana berpeluang memberikan solusi bagi permasalahan mitra. Tujuan kegiatan kajian ini adalah merancang media interpretasi dalam menunjang paket wisata edukasi bencana di Desa Wisata Cikahuripan. Kabupaten Bandung Barat. Metode kegiatan ini menggunakan Participatory Action Research (PAR) pada Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied sebagai mitra sasaran dan didukung oleh PT. Katarda Indo Global sebagai mitra DUDI. Perolehan data melalui wawancara kepada mitra serta observasi dan dokumentasi untuk mendapatkan dalam merancang media interpretasi untuk paket wisata edukasi bencana. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis melalui metode kualitatif deskriptif dan analisis peta. Hasil kegiatan menunjukan media interpretasi yang mampu menunjang paket wisata edukasi bencana di Desa Wisata Cikahuripan dapat berupa buku panduan, poster, dan flyer. Media interpretasi memuat informasi mengenai profil daya tarik wisata di Desa Wisata Cikahuripan yang dilengkapi dengan rute geotrek dan peta sebaran daya tarik wisatanya. Efektivitas media interpretasi memberikan manfaat bagi wisatawan dalam memahami kondisi kepariwisatan dan kebencanaan di Desa Wisata Cikahuripan. Kegiatan ini berimplikasi bagi pengelola desa wisata di seluruh Indonesia dalam memanfaatkan media interpretasi sesuai dengan karakteristik wilayahnya, khusunya desa wisata yang masuk dalam kawasan rawan bencana alam. Kata Kunci: Desa Cikahuripan, edukasi bencana, geowisata, interpretasi, paket wisata, wisata edukasi Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 PENDAHULUAN Desa Wisata Cikahuripan yang terletak di Kawasan Bandung Utara (KBU) memiliki fungsi dan peranan penting di Wilayah Bandung Raya sebagai kawasan lindung dan budidaya. Meskipun demikian. Desa Wisata Cikahuripan memiliki keterkaitan erat dengan kawasan rawan bencana alam geologi, khususnya bencana Gunung Api Tangkubanparahu (Wulung , 2. Berada di pusat kegiatan wisatawan, pengembangan potensi Desa Wisata Cikahuripan difokuskan pada wisata tematik seperti geowisata, wisata edukasi, dan agrowisata. Mengandalkan potensi sumber daya alam Desa Wisata Cikahuripan tidaklah cukup, dibutuhkan sumber daya manusia yang berpotensi mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing melalui perancangan media interpretasi dalam menunjang paket wisata edukasi bencana. Disamping mampu menambah daya saing desa wisata, media interpretasi edukasi bencana juga berpotensi mengedukasi wisatawan melalui interpretasi aspek geologi (Premangshu & Kumar 2018. Rodrigues dkk. , 2. Hal tersebut diindikasikan bahwa geowisata sebagai bentuk wisata edukasi merupakan aktivitas wisata mengenai fenomena geologi dan erat kaitannya dengan kebencanaan geologi (Dowling & Newsome, 2018. MigoE & Pijet-MigoE, 2019. Wulung & Abdullah, 2. Terpusatnya aktivitas wisata di Desa Wisata Cikahuripan diiringi dengan rentannya wisatawan dan masyarakat akan bencana alam Gunung Api Tangkubanparahu. Kemenarikan daya tarik wisata menjadi faktor terkonsentrasinya kegiatan wisatawan, meskipun memiliki risiko bencana alam geologi (Nguyen dkk. , 2. Keindahan alam di Desa Wisata Cikahuripan cenderung disebabkan oleh adanya keanekaragaman geologi (Wulung dkk. , proses dan bentuk geologi memiliki keterkaitan erat Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 dengan kerentanan dan risiko akan terjadinya bencana alam (Ritchie & Jiang, 2019. Wulung, 2. Sebagai upaya mempromosikan pengurangan mengedukasi melalui kegiatan literasi bencana dalam bentuk paket wisata Literasi bencana pada paket wisata edukasi bertujuan untuk memastikan wisatawan dan masyarakat memahami tindakan yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah bencana (Tsai dkk. , 2. Perancangan pemasaran paket wisata edukasi bencana sangat dibutuhkan sebagai upaya pengurangan risiko bencana, baik itu memberikan literasi mitigasi bencana kepada wisatawan maupun membantu masyarakat Desa Wisata Cikahuripan siaga bencana. Kajian terdahulu menyatakan bahwa mempromosikan nilai edukasi bencana pada paket wisata sangat dibutuhkan sebagai upaya pengurangan risiko bencana dan berdampak positif bagi masyarakat setempat dan wisatawan (Marlyono dkk. , 2016. Wahyuningtyas dkk. , 2. Edukasi bencana dapat diimplementasikan dalam berbagai media pemasaran (Kimura dkk. Mason dkk. , 2. , serta dapat diaplikasikan melalui pemanduan dan interpretasi pada paket wisata (Mason dkk. , 2019. Tsai & LinLiu. Wulung dkk. , 2. Paket wisata edukasi bencana sebagai wujud mitigasi bencana diimplementasikan dalam bentuk media pemasaran berupa fasilitas interpretasi aktif dan pasif yang mampu memicu wisatawan untuk mempelajarinya (Hose 2012. Wang dkk. , 2. Tujuan tersebut dapat terpenuhi dengan berbagai cara di berbagai destinasi pariwisata, terutama pada paket wisata edukasi bencana yang memiliki tingkat signifikansi untuk pembelajaran dan diseminasi pengetahuan (MigoE & Pijet-MigoE 2. Peningkatan keterampilan dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 saing pariwisata di Desa Wisata Cikahuripan membutuhkan beberapa upaya yang tidak mudah. Salah satunya dapat dicapai melalui pendampingan perancangan media interpretasi dalam menunjang paket wisata edukasi bencana bagi Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied. Beberapa literatur mengungkapkan permasalahan-permasalahan yang muncul dan menjadi tantangan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra yang siap untuk bersaing dalam melayani wisatawan melalui pemasaran paket wisata edukasi bencana. Makalah ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan bagi Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied melalui perancangan media interpretasi dalam menunjang terwujudnya paket wisata edukasi bencana di Desa Wisata Cikahuripan. Kabupaten Bandung Barat. Di samping itu, dikaji juga kondisi fisik, kondisi kebencanaan, dan kondisi kepariwisataan Desa Wisata Cikahuripan. PELAKSANAAN DAN METODE Desain kegiatan ini adalah kualitatif dengan metode Participatory Action Research (PAR) yang merupakan salah satu bentuk rancangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dalam Participatory Action Research (PAR), dilakukan aktivitas mendeskripsikan, menginterpretasi, dan menjelaskan suatu situasi sosial pada waktu yang bersamaan dengan melakukan perubahan atau intervensi dengan tujuan perbaikan atau Participatory Action Research (PAR) ditujukan untuk memberikan andil pada pemecahan masalah praktis dalam situasi problematik yang mendesak dan pada pencapaian tujuan ilmu sosial melalui kolaborasi patungan dalam rangka kerja etis yang saling Materi yang digunakan pada kegiatan ini mencakup poster, brosur, dan papan informasi/ sistem penunjuk arah serta dilengkapi dengan video Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 melalui situs web Youtube. Poster, brosur, dan papan informasi berupa penunjuk arah dan peta merupakan salah satu materi dari paket media pemasaran, juga media interpretasi dalam penyampaian suatu nilai-nilai yang mungkin menimbulkan kesadaran dari mereka untuk mengikuti atau tergerak dengan informasi yang disampaikan. Dalam kegiatan ini, poster dan brosur terkait paket wisata edukasi bencana, interpretasi, dan panduan wisata berbasis bencana yang dirancang dan disampaikan di beberapa titik sepanjang rute wisata di Desa Wisata Cikahuripan. Upaya yang akan dilakukan dalam program pengabdian kepada masyarakat di Desa Wisata Cikahuripan ini, yaitu meningkatkan pemberdayaan Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied melalui keterampilan dan pengetahuan pada pariwisata dan kebencanaan geologi. Sehingga tujuan untuk perancangan media interpretasi dalam menunjang paket wisata edukasi bencana dapat terwujud. Berikut alur tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada setiap tahapan, tim pengabdian pada masyarakat akan mendampingi mitra sasaran, yaitu Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied dengan penentuan peran/ partisipasi pada setiap kegiatan sesuai tahapantahapan yang mencakup tahapan persiapan, inisiasi, dan implementasi (Tabel . Analisis data kegiatan ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi proses pra-analisis lapangan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dilakukan juga analisis deskriptif kuantitatif untuk memperoleh data hasil tes kepada para peserta Tabel 1. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Peran/ Partisipasi Bidang Tahapan Kegiatan Ilmu Tim PPM Mitra Persiapan Identifikasi Narasumber Memberi Kepariwisat Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 geologi dan di poster, brosur, dan Proses (FGD. Inisiasi Implementa Pendampin Monitoring Penilaian dan evaluasi program, (FGD) Laporan Menuliskan Akhir Kebencanaa n Geologi Narasumber Memberi Kepariwisat Kebencanaa n Geologi Narasumber Memberi Kepariwisat Kebencanaa n Geologi Narasumber dan dosen Menuliskan Memberi Kepariwisat Kebencanaa n Geologi Memberi Kepariwisat Kebencanaa Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 Sosialisasi Program an program. Melakukan PKM n Geologi Mendisemi Memberi Kepariwisat Kebencanaa n Geologi HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diawali dengan audiensi kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwi. Tjikahoeripan Gebied dan pemerintah Desa Cikahuripan terkait izin pelaksanaan kegiatan PKM dan koordinasi aktivitas kunjungan lapangan. Audiensi dengan pemerintah Desa Cikahuripan yaitu untuk memperkenalkan tim PKM dan program-program yang akan dilaksanakan beserta teknis pelaksanaan program PKM. Sementara audiensi dengan Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied yaitu melakukan wawancara mengenai kondisi sumber daya manusia pokdarwis dan potensi geowisata. Selain itu, dilakukan juga observasi lapangan untuk mengunjungi daya tarik wisata di Desa Wisata Cikahuripan sebagai upaya untuk merancang jalur geowisata yang akan dimuat dalam media interpretasi. Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 Gambar 1. Kegiatan observasi lapangan dalam merancang rute geowisata Kondisi Fisik dan Kebencanaan Desa Wisata Cikahuripan Desa Wisata Cikahuripan masuk ke dalam Kawasan Bandung Utara dan memiliki gunung api kuarter yang secara fisiografi termasuk dalam Zona Bandung, khususnya di Kawasan Bandung-TangkubanparahuCitatah-Saguling. Geomorfologi regional di Desa Wisata Cikahuripan terletak pada satuan vulkanik ekstrusif (Tangkubanparahu dsk. dan Sesar Lemban. Desa Wisata Cikahuripan memiliki iklim tropis-lembab dengan periode basah antara bulan Oktober Ae Maret dan relatif kering pada Juni Ae September (Dam & Suparan 1. Cuaca di Desa Wisata Cikahuripan dipengaruhi oleh faktor pola sirkulasi musim, topografi regional Jawa Barat, dan elevasi topografi dataran Bandung. Hal tersebut menjadi kondisi di Desa Wisata Cikahirpan berbeda dengan kondisi cuaca pada umumnya di Pegunungan Jawa Barat (Dam, 1. Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 Desa Wisata Cikahuripan menjadi bagian dari wilayah Cekungan Bandung yang secara stratigrafi regional termasuk dalam Formasi Cikapundung yang terdiri dari konglomerat, breksi gunung api, tuf, dan sisipan lava andesit berumur pliosen bawah tengah (Badan Geologi 2. Desa Wisata Cikahuripan dikontrol oleh Sesar Lembang yang memiliki kelurusan barat. - timur dengan pergerakan sesar turun. Karakteristik keanekaragaman geologi di Desa Wisata Cikahuripan didominasi oleh gunung api kuarter yang dimulai pada Gunung Sunda Purba hingga Gunung Tangkubanparahu. Keanekaragaman geologi tersebut tersebar di seluruh Desa Wisata Cikahuripan dan berpotensi untuk dijadikan sebagai daya tarik geowisata. Gunung Tangkubanparahu menjadi salah satu sumber bencana geologi gunungapi di Desa Wisata Cikahuripan. Terdapat tiga kawasan rawan bencana Gunungapi Tangkubanparahu, mencakup . Kawasan Bencana I, berpotensi terhadap aliran lahar hujan yang mengalir ke KBU melalui Sub-DAS Cimahi dan Cikapundung. Kawasan Bencana II, berpotensi terlanda aliran awan panas, lava, dan lahar hujan dengan radius mencapai 5 km. Kawasan Bencana i, berpotensi terlanda aliran awan panas, lava, dan gas beracun dengan radius 1 km. Kondisi kepariwisataan Desa Wisata Cikahuripan Inventarisasi daya tarik wisata di Desa Wisata Cikahuripan diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu berdasarkan keanekaragaman geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya. Secara keseluruhan terdapat enam daya tarik wisata, yaitu tiga daya tarik wisata berbasis keanekaragaman geologi, dua daya tarik berbasis keragaman budaya, dan satu berbasis keanekaragaman hayati. Pemilihan daya tarik wisata di Desa Wisata Cikahuripan didasarkan pada karakteristik fisik dan Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 aksesibilitas transportasi darat, hal tersebut untuk memudahkan dalam merancang jalur geowisata. Selain itu, penentuan daya tarik wisata tersebut berdasarkan acuan dari rencana induk pembangunan pariwisata Kabupaten Bandung Barat. Masing-masing daya tarik wisata telah ditentukan posisi koordinatnya untuk memudahkan dalam menentukan jalur geowisata. Tabel 2. Kriteria Daya Tarik Wisata di Desa Wisata Cikahuripan Kriteria Daya Tarik Pengelola Koordinat Wisata Keanekaragaman Kawah Upas PT Graha Rani -6. Geologi Putra Persada Bentang Alam Desa Pasirwangi Cikahuripan Mata Air Desa Cikahuripan Cikahuripan Keanekaragaman Leuweung Kunti POKDARWIS -6. Hayati Cikahuripan Keragaman Benteng POKDARWIS -6. Budaya Belanda Cikahuripan Cikahuripan Sumber: Hasil analisis . Fasilitas dan usaha pariwisata yang terdapat di Desa Wisata Cikahuripan meliputi akomodasi, fasilitas makan dan minum. Fasilitas akomodasi cenderung berbentuk villa, diantaranya Villa Ganesha 88. Manoko Ville Lembang. Pleasant Hill Villa Lembang. Imah Seniman. Villa Lagenta, dan Bukit Cikahuripan Resor. Belum adanya akomodasi dalam bentuk homestay yang disediakan oleh masyarakat setempat memberikan peluang untuk arah pengembangan akomodasi ke depannya. Sementara untuk fasilitas penyediaan makan dan minum di Desa Wisata Cikahuripan cenderung berbentuk warung lokal. Terdapat warung yang menjadi wilayah pengelolaan dari Pokdarwis Tjikahoeripan Gedied yang Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 terletak di kawasan Benteng Belanda Cikahuripan. Aktivitas pariwisata yang dapat dilakukan di Desa Wisata Cikahuripan yaitu aktivitas pariwisata darat. Aktivitas tersebut diantaranya berkemah, hiking atau trekking, ekskursi wisata serjarah, serta gastronomi kuliner tradisional. Pendampingan penyusunan media interpretasi bencana di Desa Wisata Cikahuripan Kegiatan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam merancang media interpretasi bencana. Kegiatan dilakukan dalam dua pematerian yang meliputi pematerian mengenai konsep literasi bencana serta pemanduan dan interpretasi geowisata. Peserta pelatihan berasal dari Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied dengan jumlah anggota 20 orang. Setelah selesai pelatihan peserta diberikan tes akhir yang sebelumnya telah mengisi tes awal pada awal pelatihan. Soal tes yang diberikan menyesuaikan dengan jenis luaran dan indikator capaian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sesuai pada Tabel 3. Tabel 3. Muatan soal tes penyusunan media interpretasi bencana Item Jenis luaran Materi Indikator capaian Pengetahuan Konsep literasi Mitra memahami 1,2 Keterampilan Keterampilan Mitra memahami 3,4 dan konsep geowisata Mitra memahami 5,6 Mitra mampu 7,8 interpretasi geowisata Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 Sumber: Hasil analisis . Hasil tes awal memperlihatkan bahwa peserta cenderung ragu-ragu dalam memahami konsep dasar literasi bencana, konsep geowisata beserta pemanduan dan interpretasinya. Setelah diberikannya pelatihan tingkat keraguan peserta menurun sesuai yang tertera pada Gambar 2 berikut ini. Hal tersebut mengindikasikan bahwa dengan adanya pelatihan dalam keterampilan mitra sangat efektif. Gambar 2. Hasil tes sebelum dan setelah pelatihan Media interpretasi bencana Desa Wisata Cikahuripan Impelementasi Pengabdian Masyarakat diterapkan melalui bentuk papan interpretasi, brosur/ eflyer, dan buku Media informasi dalam bentuk papan interpretasi geowisata berbasis mitigasi bencana di Desa Wisata Cikahuripan berperan memberikan informasi kepada wisatawan. Informasi yang tersedia dalam papan interpretasi meliputi profil Desa Wisata Cikahuripan, jalur geotrek, daya tarik wisata beserta deskripsinya, dan akses digital berupa kode QR untuk wisatawan mengunduh dokumen jalu, brosur/ eflyer, dan buku panduan (Gambar . Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 Gambar 3. Poster yang diimplementasikan berupa papan interepretasi Geotrek Cikahuripan Media interpretasi selanjutnya yaitu brosur atau eflyer menjadi media pemasaran yang dapat didistribusikan melalui media sosial dan bentuk cetak. Media ini merupakan versi sederhana dari papan interpretasi dengan cakupan informasi berupa profil Desa Wisata Cikahuripan, profil daya tarik wisata, dan jalur geotrek (Gambar 4. Media interpretasi terakhir yaitu buku panduan geowisata, media interpretasi ini dapat diakses secara digital yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada wisatawan jika ingin melakukan aktivitas secara personal atau disebut self guiding (Gambar 4. Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 Gambar 4. Penerapan Pemanduan Geowisata berbasis Mitigasi Bencana di Desa Wisata Cikahuripan dalam bentuk brosur/ eflyer . , dan buku panduan . KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Wisata Cikahuripan memberikan gambaran bahwa Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied selaku pengelola memiliki keterbatasan akan pengetahuan dan keterampilan pemanduan geowisata. Potensi geowisata di Desa Wisata Cikahuripan tidak hanya diidentifikasi oleh daya tarik berbasis geologi, tetapi adanya daya tarik wisata berbasis hayati dan budaya memberikan nilai tambah bagi aktivitas wisatawan. Di sisi lain, kehadiran Gunung Tangkubanparahu memberikan kerentanan bagi pelaku pariwisata Desa Wisata Cikahuripan. Peran media interpretasi tidak hanya memberikan informasi mengenai daya tarik wisata juga memberikan informasi Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 mengenai kenekaragaman geologi yang berpotensi terjadinya fenomena alam atau bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi mitra sasaran dalam pelaksanaan aktivitas Media interpretasi menjadi langkah solutif bagi mitra sasaran. Di sisi lain, dibutuhkannya dukungan dari pemerintah setempat dalam memberikan sosialisasi, baik itu sisi kepariwisataan maupun kebencanaan. Masyarakat setempatpun berperan penting akan keberlangsungan Desa Wisata Cikahuripan, oleh karena itu, dibutuhkannya sosialisasi lebih lanjut yang fokus pada pengelolaan Desa Wisata Cikahuripan yang fokus pada aspek ekonomi. Hal tersebut diindikasikan melalui adanya potensi geowisata yang mampu memberikan nilai ekonomi dalam bentuk geoproduk yaitu paket wisata edukasi bencana. Pencapaian hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memicu adanya rencana tindak lanjut untuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di tahun berikutnya, terutama pada aspek digitalisasi desa wisata dalam mewujudkan desa wisata digital melalui pemberdayaan Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied dalam pemanfaatan teknologi digital. Terwujudnya Desa Wisata Digital Cikahuripan dalam diupayakan melalui peningkatan pengetahuan akan pemanfaatan teknologi digital untuk Pokdarwis Tjikahoeripan terutama untuk merancang konten media sosial sebagai upaya pemasaran. Selain itu, melalui keterampilan Pokdarwis Tjikahoeripan Gebied dalam menggunakan media digital menjadi indikator yang akan dicapai lainnya dengan bantuan gawai pintar. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Riset. Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendampingan Pokdarwis untuk Merancang Media Interpretasi Paket Wisata Edukasi Bencana Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor:1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774-1672 Pendidikan. Kebudayaan. Riset. Dan Teknologi yang telah memberikan dukungan finansial untuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Shandra Rama Panji Wulung. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Ayu Krishna Yuliawati. Audy Putri Kikania4 dan Muhammad Anthesa Abdilah Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume: 5. Nomor: 1. Desember 2024 P-ISSN: 2774-1680. E-ISSN: 2774: 1672 DAFTAR PUSTAKA