Volume 20 Number 02. Page 295-305, 2024 AKUISISI : Jurnal Akuntansi ONLINE ISSN : 2477-2984 Ae PRINT ISSN : 1978-6581 Pengetahuan Akuntansi Dan Kinerja UMKM Gerabah Kasongan Bantul Teguh Erawati1. Nur Alfina Damawati2* 1,2Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. Indonesia E-mail: eradimensiarch@gmail. nuralfinadamawati03@gmail. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Received 12 Desember Received in Revised 12 November 2023 Accepted 30 November Propose of this study wasito determine howiloan andiaccounting expertiseiaffected the performance of SMEs producing ceramics in Bantul. Pottery SMEs in Kasongan. Bantul, served as the research sample for this study, which employed hypothesis testing. Simple random sampling is the methodology employed in the sampling. The test findings demonstrate that accounting knowledge has a favorable impact on UMKM performance. Pottery Kasongan, or the idea that UMKM will perform better with sound accounting understanding. The second finding is that the availability of credit has a favorable impact on MSE performance, indicating that MSMEs will perform better if credit is more easily Theipurpose ofithis studyiis to offer resources forienhancing MSMEs'iperformance. KeywordAos : MSME Performance. Accounting Knowledge. Credit Provision Tujuanrdari penelitianrini adalahruntuk melihat pengaruhrPengetahuan Akuntansi dan Pemberian Kredit terhadapwkinerja UMKM Gerabah kasongan Bantul. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis danrsampel penelitianryang digunakan adalahiUMKM Gerabah di Kasongan Bantul. Metodeiyang digunakanidalam teknik pengambilanisampel adalahisimple randomisampling. Hasil pengujian didapatkan hasil PengetahuaniAkuntansi berpengaruh positif terhadapikinerja UMKM Gerabah Kasongan, artinya pengetahuaniakuntansi yangibaik akan meningkatkan kinerja UMKM. Hasil berikutnya didapatkan pemberian kredit berpengaruh positif terhadap kinerja UMK, artinya semakin mudah akses kredit UMKM maka akan meningkatkanikinerja UMKM. Penelitianiini bertujuan untukimemberikan referensi terkaitipeningkatan kinerjaiUMKM melaluiipengetahuan akuntansi dan pemberian kredit kepada UMKM. AKUISISI : Jurnal Akuntansi Website : http://w. id/ejournal/index. php/JA This is an open access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4. 0 International License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. * Corresponding author. Telp. : 6281-0000-0000. fax: 0-000-000-0000. E-mail address: nuralfinadamawati03@gmail. Peer review under responsibility of Akuisisi : Accounting Journal. http://dx. org/10. PENDAHULUAN Dalam pasarebebas. MEA (MasyarakateEkonomi Asea. membuatrwarga negaraeindonesia merasa terancamwdengan lapanganwkerja yang terbatas yang mengharuskan pekerja untuk Salah satu fasilitas ataupun wadah yang bisa dijadikan selaku pemecahan buat menanggulangi perihal tersebut ialah lewat programeUsaha KecileMenengah (UKM) (Alamsyah. UsahaeKecil danemenengah (UKM) berperan penting dalamemengurangi kemiskinan dan mendongkrak ekonomi dengan cara menyerap tenaga kerja untuk melakukan berwirausaha (Pratiwi. DirIndonesia terdapateusaha mikro, kecilrdan menengah (UMKM) sebanyak 65,5 juta pada Usaha ini bertambah 1,98 persen dari sebanyak 64,2 juta unit pada tahun 2018. Hingga tahun 2019 usaha mikro menggapai 64,6 juta, dan untuk usaha kecil sebanyak 798,7 ribu unit. Untuk usaha besar mencapai 0,01 persen total unit usaha dalam negara. UMKMwpula menyerape119,6 jutarorang ataupunw96,92 persenedari totaletenaga kerja Indonesia. Angkaeini bertambah dariwtahun lalu sebesar 116,9 jutaworang. UMKM menyumbangkan 60,51 persen terhadapiproduk domesticibruto (PDB) (Agency, 2. Indonesia mempunyai potensi besar pada UMKM, contohnya dalam usaha dibidang Wilayah IstimewarYogyakarta. Wilayah merupakanwKabupaten KabupatenwBantul BantulwDaerah Kasongannya. Wilayah Kasongan telah diketahui banyakikonsumen dariidalam ataupuniluar negeri. Kawasan Kasongan juga menjadiwtujuan wisataeyang populerebaik bagiwwisatawan domestik maupunrmancanegara (Pamungkas & Hidayatulloh, 2. DewaneStandar AkuntansieKeuangan (DSAK) telahemenerbitkan ED SAK EMKM sebagaiwpedoman pelaporanwkeuangan UMKM keuanganeUMKM dapatidiperbandingkan dan mudahidipahami (Ikatan Akuntan Indonesia, 2. Sementarayitu. PBI No. 17/12/PBI/2015emewajibkan universal bank untukemenawarkan kredit atau pembiayaan UMKM, yang ditetapkan sangat rendah 20%, yang didefinisikan sebagai proporsi kredit atau pembiayaan UMKM yang dapat dihitung pada total jumlah kredit atau keuangan (Pemerintah et al. Akuntansi merupakan indikator penting keberhasilan perusahaan. Informasi yang diberikan oleh akuntansi sangat membantu dalam pengambilan keputusan. Informasi ini memungkinkan UKM untuk mengidentifikasi dan memprediksi masalah yang muncul. Oleh karena itu. UKM dapat membaca dan menginterpretasikan data akuntansi. Pengelolaan keuangan yang baik dan transparan menuntut UKM untuk memiliki keterampilan akuntansi dan pengetahuan khusus yang baik (Ediraras, 2. Pemerintah telah berusaha mengatasirkendala yangrdihadapi sebagianrbesar UKM, misalnya dengan memberikan pelatihan dan pinjaman murah. Selain itu, jika UKM ingin mendapatkan tambahan modal, mereka juga harus menyerahkan laporan keuangan ke bank sebagai syarat pengajuan pinjaman. Walaupun hampiresemua UKM tidakememiliki laporaneusaha danekeuangan yangrbaik sebagaiesyarat untukemelakukan peminjaman. Halwini dikarenakanwUMKM belum terbiasa menyusun dan menyusun laporanwkeuangan sebagaiwgambaran operasional danestatus Kehadiran laporanwkeuangan memungkinkanwpemilik untuk menerima informasi daniinformasi yangiterorganisir secaraisistematis (Indriyati, 2. Kinerja ialah ukuranrkeberhasilan suatu entitaseusaha dalamemencapai tujuannya. eKinerja merupakan tentang melaksanakan pekerjaaneapa yangedilakukan dan bagaimana metode dilakukan untuk mencapai Banyak faktoreinternal daneeksternal yang berkontribusieterhadap terciptanyaykinerja yang buruk. (Wahyudiati, 2. Faktor-faktorqyang mempengaruhigkinerja UKM meliputi aspekesumber dayaimanusia, keuangan, produksi daneoperasional, aspek pasaridan pemasaran, aspekekebijakan pemerintahiserta aspekisosial, budaya daneekonomi. Permasalahan UMKMidi DesaiKasongan adalah kegiatannya tidak konsisten. Hal ini terlihat daririnformasi yangrterdapat di UPTeKasongan bahwaebesaran hasilepenjualan setiapetahunnya berbeda-beda. Tingkat penjualan bervariasi karena UMKM tidak dapat menghasilkan volume yang besar karena pemilikrUMKM terkadang kekuranganrdana sehinggarhanya menggunakan anggaran Pemilik UMKMrkurang memperhatikan pengelolaan keuangan perusahaan sehingga seringkali kekurangan biaya operasional untuk meningkatkan produksi yang lebih terdiversifikasi. Akibatnya, pemilik UKM menciptakan biayaeproduksi darieuang pribadi, meminjameuang dari lembagaekeuangan, atau memilih untuk tidak meningkatkan produksiebarang, danepemilik UKM tidakymemiliki cara untuk melihat tingkat perkembangan modal atau tingkatylaba usahayyang Masalah lainryang dihadapi UKM dieDesa Kasonganeadalah jumlahekonsumen yang tidakebertambah karena kurangnya penjualan produk atau iklan secara langsung atau melalui media sosial (Wahyudiati, 2. Pembeda dari penelitian (Kinasih et al. , 2. adalah menambahkan variabel X yaitu pemberian kredit. Dalam penelitiannya. Pengetahuan Akuntansi menggunakan uji regresi linier berganda denganeindikator pengetahuanedeklaratif danepengetahuan proses untuk menjelaskan bahwaepengetahuan akuntansirberpengaruh signifikan dan positifrterhadap kinerjarUKM. Pembeda dari penelitian (Wahyudiati, 2. adalah mengganti variabel X dengan pengetahuaneakuntansi danepemberian kreditwterhadap kinerjawUMKM. Penelitiannya dijelaskan bahwawterdapat pengaruhwpositif aspekwkeuangan terhadapwkinerja UMKM diiDesa Kasongan. Pembeda dari penelitian (Yasin, 2. adalah dengan menambahkan variabel pengetahuan akuntansi, dalam penelitiannya bertujuaneuntuk mengetahuiwdan menganalisisedampak penyaluran kreditwusaha terhadap perkembangan mitra usahaemikro, keciledan menengahebinaan BPR PorsearJaya dirKota Porsea. Dalamipenelitiannya kredit usaha berpengaruh terhadap pengembangan UMKM. Berdasarkan latar belakang diatas, dan juga merujuk kepenelitian (Ayem & Wahidah, 2. , (Pratiwi, 2. , (Kinasih et al. , 2. dan (Wahyudiati, 2. maka penting untuk menguji pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap kinerja UMKM gerabah kasongan, dan untuk menguji pengaruh pemberian kredit terhadapikinerja UMKM gerabahikasongan. METODE PENELITIAN Penelitianeini merupakanepenelitian denganedesain penelitianekuantitatif. Dalamrpenelitian ini, kuesioneredigunakan sebagaiwalat pengumpulanydata utama. Datayyang digunakanydalam penelitianeini adalahedata primer, yaituimetode penentuanitarget denganisimple random sampling. Penelitianeini menggunakan duaevariabel independeneyaitu informasi akuntansiedan kelayakan Sedangkanivariabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja UKM. Penelitian dilakukan kepada pelaku UMKMygerabah yangwberada di kasonganyBantul Yogyakarta Oktober Penelitianrini dilakukanrterhadap UMKMrdi desarKasongan dengan mengumpulkan dataelangsung dari 83 UMKMeyang menjadirbagianrpenelitian. Informasi tersebut diperolehrdengan menyebarkan kuesionerrkepada pemilikrUMKM di Desa Kasongan berdasarkan pendapat masing-masing pemilik UMKM dan melalui Whats App. Uji validitas dan uji reliabilitas alat untuk memperoleh digunakanisebagai alatipengumpulan data (Aw et al. , 2. Definisi operasional penelitian ini yaitu: Pertama Pengetahuan akuntansi secara deklaratif atau akuntansi fakta berdasarkan konsep dan pengetahuan proses akuntansi adalah informasi menurut aturan yang ditetapkan. Pengetahuan yang dimiliki pengusaha mikroetentang akuntansi yang sistematiseterkait dengan pencatatanetransaksi keuanganedalam usahanya (Baihaqi, 2. Menurut (Baihaqi, 2. Pengetahuan akuntansi dapatrdiukur denganrindikator sebagaiiberikut: . Pengetahuan Deklaratif, . Pengetahuan Prosedural. Kedua Pemberian pinjaman adalah penyediaan uang sebagai modal kerja untuk pengembangan usaha dalam perjanjian pinjamaniantara bankedengan pihakelain, atau perjanjian yangemewajibkan peminjameuntuk membayar kembali utangnyaqdengan bunga setelahyjangka waktuetertentu. (Yasin, 2. Menurut (Yasin, 2. Pemberian kredit dapat diukur dengan indikator sebagaieberikut: . Karakter (Characte. , . Kemampuan (Capacit. , . Modal (Capita. , . Collateral, . Kondisi Ekonomi (Conditio. Ketiga Kinerja UMKM merupakanehasil kerjaeyang dapatedilakukan olehesuatu perusahaan atau sekelompokeorang untukemencapai tujuan, makarkinerja perusahaan harusrdiukur terhadap dimensi tertenturdan dalamrsatuan waktu (Wahyudiati, 2. Menurut (Wahyudiati, 2. kinerja UMKM dapat diukur menggunakan indikator sebagaieberikut: . Pertumbuhanevolume penjualan, . Pertumbuhanemodal meningkat, . Penambahanetenaga kerjarsetiap tahun, . Pertumbuhanepasar danipemasaran, . Pertumbuhaniprofit/keuntungan meningkat. Analisis deskriptifeadalah penelitianeyang dilakukanruntuk menentukan nilaiedari saturatau lebih variabel . tanpaemembuat perbandinganeatau korelasi variabeleyang lainnya (Sugiyono, 2. Metodewanalisis deskriptif dalam penelitianwini bertujuaneuntuk mengetahui gambaranevariabel penelitianeyaitu. PengetahuaneAkuntansi (X. dan PemberianwKredit (X. terhadapeKinerja UMKMeGerabah Kasongan (Y). Metoderanalisis dataryang digunakanradalah uji analisisedeskriptif, uji penerimaan klasikeyang terdiriedari ujienormalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji syaratehipotesis daneuji signifikansiedengan menggunakan softwareeSPSS. Ujiistatistik tidilakukan denganimenggunakan significancerlevel 0. 05 (=5%) (Andrianie, 2. HASILiDANiPEMBAHASAN StatistikeDeskriptif Analisisrstatistik deskriptifrmemberikan gambaranrumum terhadap variabel-variabel setiap model yang digunakan untuk menguji pengaruh pengetahuan akuntansi dan pemberianekredit terhadapekinerja UMKM. Metode analisis dataeyang digunakaneadalah ujieanalisis deskriptif, uji asumsiwklasik terdiriwdari ujiwnormalitas, ujiwmultikolinearitas, uji heterokedastisitas danyuji Responden penelitian ini adalahrpelaku usaha UMKM Gerabah Kasongan sebanyak 83 Pengujianestatistik deskriptifeini dilakukanedengan menggunakaneprogram IBMiSPSS Hasilruji statistikrdeskriptif tersebut dapat dilihat sebagaiiberikut: Tabel 1. Statistik Deskriptif Pengetahuan Akuntansi Pemberian Kredit Kinerka UMKM Valid N . Range Minumum Maximum Mean 47,58 88,31 44,39 Std. Deviation 4,289 6,439 4,084 Berdasarkan tabel di atas, diketahui dataset (N) adalah 83. Rata-rata jumlah variabel data adalah 47,58 denganrstandar deviasi 4,289. Rata-ratarkelayakan kreditiadalah 88,31 denganistandar deviasi 6,439 danirata-rata aktivitas UMKMiadalah 44,39 denganistandar deviasi 4,084. Hasil Uji Asumsi Klasik Padaepenelitian iniepengujian hipotesiseidilakukan denganeimenggunakan analisiseiregresi berganda, pengujian hipotesis klasikieterdiri darieiuji normalitas, ujieimultikolinearitas danwuji Ujighipotesis klasik dilakukan untukgsemua modelgpersamaan regresigyang mewakili hipotesis penelitian ini. Uji Normalitas Hasil Uji di tunjukan dengan nilaieTest Statisticesebesar 0,106 danenilai signifikansinya sebesar 0,290 dengan melihat Exact Sig. atau (Exact Approac. artinya lebihibesar dariinilai alpha 0,05, artinya residualrberdistribusi normal, memperkuatrnormalitas padarmodel regresirpenelitian Tabel 2. Uji Normalitas NormaliParametersa,b Mostiextreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative TestiStatistic Asymp. Sig . -taile. Exact Sig. -taile. PointiProbability UnstandardizedrResidual ,0000000 3,73156000 ,106 ,106 -,090 ,106 ,022c ,290 ,000 Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas menggunakanwiprogram IBM SPSSwiversi 26, hasilwpengujian menunjukkanebahwa tidak terdapat masalah multikolinearitas pada penelitian ini. Halqiini dibuktikanrdengan nilairtolerance > 0,01 danrnilai variancerinflation factor (VIF) < 10. Diketahui bahwa nilai VIF variabel pengetahuan akuntansi (X. dan variabel pemberian kredit (X. adalah 1,022 < 10 daninilaiitolerance 0,978 > 0,1 sehinggartidak terjadirmultikolinearitas. Tabel 3. Uji Multikolinearitas Model Pengetahuan Akuntansi Pemberian Kredit CollinearityiToleranc ,978 ,978 StatisticsiVIF 1,022 Uji Heterokedastisitas Uji Heterokedastisitas untuk menguji ada tidaknya heterokesdastisitas. Uji SpearmanAos rho digunakan dalam penelitian ini untuk menguji heteroskedastisitas. SpearmanAos rho test adalah cara untuk mendeteksi secara akurat tanda-tanda heteroskedastisitas. Telah dinyatakan bahwaipenelitian inirtidak memiliki masalahrheteroskedastisitas. Hal ini didukung denganrnilai signifikansirmasingmasing variabelrlebih besarrdari 0,05. BerdasarkanrTabel 4, nilairsignifikansi informasi akuntansiisebesar 0,730. Nilaiisignifikansi peminjamanrsebesar 0,927 lebihrbesar dari 0,05. Tabel 4. Uji Heterokedastisitas Correlations Spearman's Pengetahua Pemberian Akuntansi Kredit Pengetahuan Correlation Coefficient 1,000 ,153 Akuntansi Sig. -taile. ,168 Unstandardized Residual ,038 ,730 Correlation Coefficient ,153 Sig. -taile. ,168 1,000 -,010 ,927 Unstandardiz CorrelationiCoefficient ,038 ediResidual Sig. -taile. ,730 -,010 1,000 ,927 Pemberian Kredit Pengujian Hipotesis Uji F Berdasarkan Tabel 5, diketahui jumlah data (N) adalah 83. Rata-rata variabel data count adalah 47,58 denganistandar deviasi 4,289. Rata-rataikelayakan kredit adalah 88,31 denganistandar deviasi 6,439 danirata-rata aktivitas UMKMiadalah 44,39 denganistandar deviasi 4,084. Tabel 5. Uji F Model Regression Sumiof Squares 2,533 MeaniSquare 1,267 Residual 22,334 ,279 4,537 Sig. ,014b Total 24,867 DependentiVariable: KinerjaiUMKM Predictors: (Constan. Pemberian Kredit. PengetahuaniAkutansi Konstanta = 1,455 R = 0,319 R Square = 0,102 F hitung = 4,537 F tabel = 3,11 Signifikansi = 0,014 Berdasarkan tabel di atas, keterampilan akuntansi (X. dan pemberian pinjaman (X. samasama berpengaruh terhadap hasil (Y) UKM. Hasil ujieiF yangwdilakukan memberikanwnilai signifikansiesebesar 0,014 danrnilai Frhitung sebesar 4,537. Nilairsignifikansi lebihrkecil dari 0,05 . ,014 < 0 > 3,. dan koefisien korelasi (R) berarah positif 0,319, maka hipotesis ini menyatakan bahwa informasi akuntansi dan kredit secaraebersama-sama berpengaruhepositif terhadapekinerja UMKM. UjiiT T-testepada dasarnyaemenunjukkan seberapaejauh pengaruhevariabel independeneindividu dalamimenjelaskan variabelrdependen (Ghozali, 2. Berikutiadalah hasiliuji t IBM SPSS versi 26 dari penelitianiini: Tabel 6. Uji T Model 1 (Constan. Pengetahuan Akuntansi 2 (Constan. Pemberian Kredit Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Beta 2,954 ,664 ,029 ,014 2,429 ,814 ,022 ,009 ,228 ,254 Sig. 4,452 ,000 2,111 ,038 2,985 ,004 2,366 ,020 DependentiVariable: Kinerja UMKM Dariitabel diiatas terlihat bahwa nilaiisignifikansi informasi akuntansi adalah 0,038 < < 0,05 danrt hitungrsebesar 2,111 > titabel 1,993. Nilaiikredit yangisignifikan adalah 0,020 < 0,05 dengan t hitung 2,366 > tetabel 1,993, sehinggaedapat disimpulkanebahwa variabelebebas penelitianeini berpengaruheterhadap kinerja UKM. Hal ini dibuktikan dengan ditolaknya Ho1 dan diterimanya Ha1. Artinya, keterampilan akuntansi dan peminjaman berpengaruhesignifikan terhadapekinerja UKM. PengaruhiPengetahuan AkuntansiiTerhadap KinerjaiUMKM Hasilipengujian hipotesis pertama adalah informasi akuntansirberpengaruh positifrterhadap kinerja UKM. Hasilruji hipotesisrmenunjukkan bahwarpengetahuan akuntansi berpengaruhrpositif terhadapikinerja UKM. Haliini dibuktikanidengan nilaiit-test data akuntansi sebesar tihitung 2,111 > titabel 1,993 dengan nilairsignifikansinya 0,038 < 0,05 danrnilai understandardized coeffiecients Brsebesar 0,29. Demikian dapatidisimpulkan bahwaiH1 terdukung. Hasileuji iniisesuai dengan teori TPB (Theory of Planned Behavio. Pengetahuan akuntansi dapat dipahami sebagai norma dan sikap perilaku subjektif. Menurut teori perilaku terencana, persepsi mempengaruhi perilaku dalam pengambilan keputusan. Dapat diketahui sejauh mana persepsi UMKM terhadap informasieakuntansi berpengaruheterhadap kinerjaeUMKM. Hasil penelitianeini juga serupaedengan hasilepenelitian (Rudiantoro dan Siregar, 2. pengetahuan akuntansi memiliki dampak yangesignifikan terhadapekinerja UMKM. Dalam haleini disimpulkan bahwarvariabel keterampilan akuntansi kurang penting dan nilairt-hitung lebihebesar dariepada ttabel, yangeberarti bahwaepengusaha memiliki keterampilan akuntansi yang lebih baik, kinerja UMKM meningkat. Hasil penelitian konsisten dengan penelitian (Abdillah et al. , 2. imenemukan bukti bahwaipengetahuan akuntansiiberdampak signifikaniterhadap kinerjaiUKM, karena akuntansi kemudian mencerminkan kinerja UMKM dari perspektif keuangan. Pengusaha UMKM harus memiliki informasi akuntansi untuk mencatat informasiwpenting yangwdapat digunakanwuntuk memandu pengambilanekeputusan untukimeningkatkan kinerja UMKM. PengaruhiPemberian KreditiTerhadap KinerjaiUMKM Hasilepengujian hipotesisekedua adalah penyaluran krediteberpengaruh positifeterhadap kinerja UKM binaan. Hasilruji hipotesisrmenunjukkan bahwarpenyaluran kredit berpengaruhipositif terhadaprkinerja UKM. Halrini dibuktikanedengan nilairt-test pemberian kredit sebesar 2,366 > t tabel 1,993 dengan nilai signifikansinya 0,020 < 0,05 danrnilai understandardized coeffiecients B sebesari0,22. Demikian dapatidisimpulkan bahwaiH2 terdukung. Hasilwpengujian iniesesuai denganwteori Theorywof PlannedwBehavior (TPB), dimana seseorang bertindak atau berperilaku sesuai dengan niat dan persepsinya tentang kontrol perilaku, sedangkan niat dipengaruhi oleh sikap tentang perilaku, norma subyektif, dan persepsi. Unsur-unsur perjanjian pinjaman adalah kepercayaan, kesepakatan dan waktu. Pemerintah memfasilitasi akses permodalan melalui kebijakan negara yang diharapkan dapat membantu UKM. Hasil sejalan dengan hasil penelitian (Ayem & Wahidah, 2. strategi pengembanganrUMKM dapatrdilakukan denganrmemberikan kemudahanrakses permodalanrmelalui kebijakanrpemerintah yangrdiharapkan dapat memberikan dukungan permodalan bagi pengembangan usaha para pelaku UMKM. Hasil penelitianekonsisten denganwpenelitian (Indriyati, 2. hal iniwmenunjukkan bahwawkredit berpengaruhepositif danesignifikan terhadapeperkembangan UMKM, haleini menunjukkanebahwa semakinetinggi kapasitas kredit makaeperkembangan UMKM semakinrmeningkat. Hasilepenelitian sejalanrdengan penelitian (Yasin, 2. menyatakanikarena pinjaman usaha berperan penting dalam mempercepat pengembangan bisnis, terutama akumulasi kekayaan, pinjaman juga sangat penting dalam meningkatkan likuiditas usaha, meskipun memiliki risiko. Respondenwjuga langsung merasakanepeningkatan pendapatan, keuntungan dan omzetesaat memberikan pinjaman usaha. Pinjaman UKM digunakan sebagai tambahan modal untuk memperluas kesempatan bagi UKM untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kinerja UKM. KESIMPULAN Penelitian ini dilakukan terhadap 83 respondenrpelaku usaharmikro, kecilrdan menengahrdi UMKMeGerabah Kasongan,eBantul. Berdasarkanehasil penelitianeini dapatedisimpulkan bahwa pengetahuan akuntansi berpengaruhepositif terhadapekinerja usahaemikro, keciledan menengah. Pemberian kredit berdampak positif terhadap hasil usahaemikro, keciledan menengah. Itu bisa ditutup sebagaieberikut. Pengujianepertama yangedilakukan memberikanehasil yang menunjukkan bahwa keterampilan akuntansi berdampak positifrterhadap kinerjarUMKM keramik dirKasongan. Semakinrbaik kemampuan akuntansi para pengusaha UMKMrmaka akanrsemakin baikrpula kinerja UMKMetersebut. Karena akuntansi mencerminkan kinerja perusahaan menengah dari sudut pandang keuangan. Pengusaha UMKM harus memiliki keterampilan akuntansi untuk mencatat informasi penting sehingga nantinya dapat memandu pengambilan keputusan untuk meningkatkan kinerja UMKM. Kedua, pengujian yang dilakukan menunjukkan hasil yang mendukung yaitu pemberian pinjaman berpengaruh positif terhadap kinerja UKM keramik Kasongan. Banwa, semakin tinggi penyaluran kredit, maka perkembangan UKM semakin meningkat. Kredit usaha berperan penting sebagai katalisator pengembangan usaha dan sebagai tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas UKM guna meningkatkan kinerja UMKM. Hasilepenelitian iniewdiharapkan dapatwidigunakan sebagaiwsalah satuwaspek dalam pengambilanekeputusan di bidang kegiatan UMKM, khususnya dalam memperluas pengetahuan akuntansi dan memperluas klasifikasi kegiatan UMKM. Untukepenelitian selanjutnyaediharapkan dapatemenambah jumlahesampel dan memperluasecakupan penelitian, serta diharapkan mengkaji variabel-variabelelain yangedapat diteliti dan dapat memberikanrdampak yangrlebih besarrterhadap kinerja UMKM di Kasongan. DAFTAR PUSTAKA