Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Mikro di Apotek Manggala Jaya Manado Louis Cristofel Langi Corresponding author: Louisoangi30@gmail. Sam Ratulangi University - Indonesia Inggriani Elim Sam Ratulangi University - Indonesia Lady Diana Latjandu Sam Ratulangi University - Indonesia DOI 58784/mbkk. ABSTRACT Financial accounting standards for micro, small and medium entities (SAK EMKM) are standards specifically Keywords for MSMEs. This research aims to analyze how SAK accountingEMKM is implemented in the Manggala Jaya Pharmacy small and medium entities micro-enterprise. The research method used is descriptive qualitative. The results of the research show financial position reports that Manggala Jaya Pharmacy only makes one financial report, namely a profit and loss report which is not in JEL Classification accordance with SAK EMKM, this is due to the lack of M41 M48 knowledge of human resources at Manggala Jaya Pharmacy regarding accounting science and also Received 11 January 2025 understanding of making financial reports in accordance Revised 26 January 2025 with standards. The results of preparing financial reports Accepted 27 January 2025 in accordance with SAK EMKM are financial position Published 27 January 2025 reports, profit and loss reports, and notes to financial A2025 Louis Cristofel Langi. Inggriani Elim. Lady Diana Latjandu This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. Pendahuluan Beragam jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang pesat di Indonesia Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditandai oleh peningkatan jumlah bisnis yang beroperasi di berbagai sektor, termasuk perkembangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia (Yunianti et al. , 2. Salah satu peran penting UMKM adalah dapat Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. membuka lapangan kerja yang luas karena kemampuan pemerintah sangat terbatas (Syah et al. , 2. Walaupun perkembangan UMKM di Indonesia sangat pesat, masih banyak UMKM belum bisa mengelola keuanganya dengan baik dan benar. Pelaku usaha mikro dituntut untuk mempelajari manajemen keuangan agar dapat mengelola dana mereka secara efektif dan Hal ini karena setiap aktivitas transaksi bisnis selalu berkaitan dengan aspek keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi faktor kunci dalam menentukan langkah strategis yang harus diambil oleh pelaku UMKM di masa depan (Muttaqien et al. Melihat pentingnya laporan keuangan yang harus dibuat oleh UMKM pemerintah dan Ikatan Akuntan Indonesia mengesahkan Standar Akuntasi Keuangan Entitas Mikro Kecil Dan Menengah (SAK EMKM) sebagai acuan pencatatan laporan keuangan UMKM. SAK EMKM menetapkan bahwa laporan keuangan yang harus disusun mencakup laporan Laba Rugi. Laporan Posisi Keuangan, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Laporan Posisi Keuangan. Atau Neraca, memuat informasi mengenai komponen aset, liabilitas, dan ekuitas. Sementara itu. Laporan Laba Rugi menggambarkan kinerja keuangan usaha selama periode tertentu. Kebijakan akuntansi yang digunakan dirangkum dalam catatan atas laporan keuangan (Imawan et al. , 2. Keberadaan SAK EMKM diharapkan akan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk melakukan pencatatan laporan keuangan. Namun setelah diterbitkan SAK EMKM masalah lain yang muncul adalah ketidakmampuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya sumber daya manusia dengan latar belakang ilmu akuntansi yang memadai. fenomena ini dapat di lihat dalam penelitian Rawun & Oswald . dimana hasil penelitian menunjukkan tidak ada satu pun UMKM yang menyusun laporan Faktor penyebabnya adalah rendahnya pemahaman UMKM tentang cara penyusunan laporan keuangan dan tidak adanya keinginan untuk menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM. Hasil penelitian Fitriani . menunjukkan hal yang sama dimana UMKM belum membuat laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM karena pencatatan yang di lakukan hanya berupa catatan penerimaan dan pengeluaran kas secara Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan SAK EMKM pada usaha mikro di Apotek Manggala Jaya. Tinjauan Standar Akuntansi Keuangan IAI . menjelaskan bahwa Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah pedoman atau aturan yang ditetapkan untuk Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. penyusunan dan penyajian laporan keuangan. SAK bertujuan untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang disusun oleh entitas bisnis dapat diandalkan, relevan, dan dapat dibandingkan antara satu entitas dengan entitas lainnya. Akuntansi memiliki kerangka teori konseptual yang mendasari pelaksana teknik-tekniknya. Menurut Warren et al . tujuan dari SAK adalah untuk memberikan kerangka kerja yang memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang memberikan informasi yang relevan, andal, dan dapat dipercaya kepada para pengguna laporan keuangan. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Dan Menengah (SAK EMKM) Menurut Ikatan Akuntan Indonesia . SAK EMKM merupakan sebuah kerangka standar akuntansi keuangan yang mandiri, ditujukan bagi entitas yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sesuai dengan definisi yang diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) serta kriteria yang dijelaskan dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Standar ini secara jelas menggambarkan konsep entitas bisnis sebagai salah satu landasan utamanya. Penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM perlu memperhatikan pemisahan secara jelas antara kekayaan pribadi pemilik dengan kekayaan dan hasil usaha entitas, serta antara satu entitas dengan entitas lainnya. Penyusunan SAK EMKM didasari oleh kesulitan yang dialami UMKM dalam menerapkan SAK ETAP. SAK EMKM dirancang dengan format yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan SAK ETAP. Kehadiran SAK EMKM diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang bermanfaat untuk pengembangan usaha, oleh sebab itu karena bertujuan membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia maka implementasi SAK EMKM harus dilakukan secara optimal (Afriansyah et al. , 2. Laporan keuangan Menurut Satria & Fatmawati . , laporan keuangan adalah dokumen yang menyajikan kondisi perusahaan dalam bentuk informasi moneter. Laporan ini bertujuan memberikan data yang berguna bagi para pihak dalam membuat keputusan bisnis. Laporan keuangan menggambarkan kinerja perusahaan selama satu periode Informasi mengenai kinerja ini diperlukan untuk mengevaluasi potensi perubahan sumber daya ekonomi yang dapat dikelola di masa depan serta memprediksi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari sumber daya yang dimilikinya. Laporan keuangan merupakan elemen penting dalam proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. mencakup Neraca. Laporan Laba Rugi. Laporan Perubahan Posisi Keuangan . ang dapat disajikan dalam berbagai format seperti laporan arus kas atau laporan arus dan. , catatan, serta laporan lainnya beserta materi penjelasan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan. Selain itu, laporan tersebut juga mencakup jadwal dan informasi tambahan yang relevan, seperti informasi terkait segmen industri dan geografis, serta pengungkapan dampak dari perubahan harga (PSAK No 1, 2. Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi tentang kondisi keuangan dan kinerja perusahaan, yang dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Bagi pihak eksternal, seperti manajemen, laporan ini berfungsi untuk mengawasi dan mengendalikan perusahaan. Bagi investor laporan keuangan membantu menilai kinerja serta pertumbuhan perusahaan, sehingga mereka dapat menentukan apakah akan menjalin kerja sama atau tidak (Anggraini et al. , 2. Laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM Laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM adalah laporan yang disusun untuk memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan EMKM. SAK EMKM dirancang sebagai standar akuntansi sederhana yang mengatur transaksi umum yang dilakukan oleh entitas tersebut, dengan tujuan menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja keuangan yang bermanfaat bagi para pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi (Anggraeni et , 2. Menurut IAI dalam SAK EMKM . Laporan keuangan entitas meliputi: Laporan Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan menyajikan informasi tentang aset liabilitas dan ekuitas entitas pada akhir periode pelaporan. Informasi yang disajikan dalam laporan posisi keuangan meliputi pos-pos berikut: . Kas dan setara kas, . Piutang, . Persediaan, . Aset tetap, . Utang usaha, . Utang bank, . Ekuitas. Laporan Laba-Rugi Laporan Laba Rugi menyediakan informasi kinerja keuangan entitas yang terdiri dari informasi mengenai penghasilan dan beban selama periode pelaporannya. SAK EMKM . menjelaskan bahwa laporan laba-rugi entitas dapat mencakup pos-pos sebagai berikut. Pendapatan, . Beban keuangan, . Beban pajak Catatan atas laporan keuangan (CaLK) SAK EMKM . menyebutkan bahwa CaLK memuat : Suatu pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan SAK EMKM. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Ikhtisar kebijakan akuntansi . Informasi tambahan dan rincian pos tertentu yang menjelaskan transaksi penting dan material sehingga bermanfaat bagi pengguna untuk memahami laporan Jenis informasi tambahan dan rincian yang disajikan bergantung pada jenis kegiatan usaha yang dilakukan oleh entitas. CaLK disajikan secara sistematis sepanjang hal tersebut praktis. Setiap pos dalam laporan keuangan merujuk silang ke informasi terkait dalam catatan atas laporan keuangan. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan antara variabel satu dengan variabel yang lain. Kualitatif maksudnya adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis akan tetapi hanya menggambarkan Auapa adanyaAy tentang suatu variabel, gejala atau keadaan (Sugiyono, 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengadakan wawancara langsung secara terstruktur kepada narasumber yang merupakan pemilik serta pegawai dari Apotek Manggala Jaya, dengan teknik observasi yaitu mengumpulkan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung pada objek yang diteliti dan dokumentasi yang di ambil dari laporan keuangan yang dibuat oleh Apotek Manggala Jaya. Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi maka dilakukan analisis yang mengacu pada SAK EMKM. Hasil dan Hasil Dari hasil wawancara dengan pemilik Apotek Manggala Jaya menunjukkan bahwa pencatatan akuntansi dilakukan dengan aplikasi Microsoft Excel. Hal ini disebabkan karena pemilik usaha berharap dengan membuat pencatatan penjualan, pembelian, dan beban yang akan mempermudah mengetahui berapa laba yang akan didapatkan dalam menjalankan usahanya, dan kemudian dapat mengembangkan usaha apoteknya. Pencatatan yang dilakukan adalah mencatatat transaksi penjualan setiap hari, selanjutnya direkap pada setiap akhir bulan, hal serupa juga di lakukan untuk pencatatan laporan pembelian. Dari hasil penelitian berikut adalah transaksi penjualan dan pembelian yang di buat adalah sebagai Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Tabel 1. Laporan penjualan dan pembelian Apotek Manggala Jaya Bulan Jumlah Pembelian Jumlah Penjualan Januari Rp 27,500,500. Rp 44,000,800. Februari Rp 29,306,000. Rp 46,889,600. Maret Rp 28,458,000. Rp 45,532,800. April Rp 37,000,000. Rp 59,200,000. Mei Rp 36,527,500. Rp 58,444,000. Juni Rp 39,000,000. Rp 62,400,000. Juli Rp 42,500,000. Rp 68,000,000. Agustus Rp 48,875,000. Rp 78,200,000. September Rp 6,206,250. Rp 89,930,000. Oktober Rp 64,637,187. Rp103,419,500. November Rp 74,332,765. Rp118,932,425. Desember Rp 85,482,680. Rp136,772,288. Jumlah Rp569,825,883. Rp911,721,413. Sumber: Apotek Manggala Jaya, 2024 SAK EMKM menjelaskan UMKM wajib membuat 3 laporan keuangan yaitu: Laporan Posisi Keuangan. Laporan Laba-Rugi, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Apotek Manggala Jaya telah membuat laporan laba-rugi dalam format Excel. Namun laporan laba-rugi yang dibuat masih sangat sederhana karena dalam pembuatan laporannya tidak dilakukan pemisahaan akunakun beban dan belum sesuai dengan SAK EMKM. Dengan teknik pengumpulan data, berikut adalah laporan keuangan laba rugi Apotek Manggala jaya: Tabel 2. Laporan Laba-Rugi Apotek Manggala Jaya Apotek Manggala Jaya Laporan Laba Rugi 31 Desember 2023 Keterangan Pendapatan Kotor Beban Pokok Penjualan Laba Kotor Beban Operasional Laba Sebelum Pajak Pajak Penghasilan Laba Bersih Sumber: Apotek Manggala Jaya, 2024 Rp 911,721,413. Rp 569,825,883. Rp 341,895,529. Rp 150,600,000. Rp 191,295,529. Rp 9,564,776. Rp 181,730,752. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Apotek Manggala Jaya belum membuat laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan karena keterbatasan pencatatan akun-akun yang diperlukan seperti akun aset, akun liabilitas, dan akun ekuitas. Pembahasan Analisis penerapan SAK EMKM di Apotek Manggala Jaya Apotek belum melakukan pencatatan yang sesuai dengan ilmu Seperti yang terlihat pada tabel 1 yang memberikan informasi tentang hasil penjualan dan pembelian obat-obatan apotek yang di catat dengan sederhana. Apotek manggala mengakui pendapatannya ketika menerima kas dari hasil penjualan namun tidak di catat sesuai dengan SAK EMKM. Dimana pencatatan yang harus di lakukan pada saat terjadinya penjualan tunai adalah sebagai berikut : Kas 800,00 Penjualan 800,00 (Mencatat transaksi penjualan tunai di bulan Januari ) Menurut SAK EMKM Informasi posisi keuangan entitas terdiri dari informasi mengenai aset, liabilitas dan ekuitas entitas pada tanggal tertentu. Berdasarkan hasil penelitian Apotek Manggala Jaya belum membuat laporan posisi keuangan karena kurangnya informasi mengenai akun-akun aset, liabilitas, dan ekuitas. Tabel 2 menunjukkan laporan laba rugi yang di buat oleh Apotek Manggala Jaya, dimana dalam laporan laba rugi yang dibuat sudah menyajikan informasi mengenai pendapatan dan beban pada periode berjalan. Namun dalam laporan laba-rugi yang dibuat tidak memberikan informasi yang belum terlalu jelas seperti tidak adanya pemisahan akun beban serta dalam perhitungan jumlah beban operasional tidak ditambah dengan beban akumulasi penyusutan peralatan dan kendaraan. Hal ini di sebabkan oleh kurangnya pengetahuan akuntansi dalam menjalankan usaha apotek. Kendala ini juga yang menyebabkan tidak di buatkannya CaLK. Penyajian laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM Berdasarkan data dari Apotek Manggala Jaya maka disusun laporan keuangan menurut SAK EMKM pada Apotek Manggala Jaya, sebagai berikut. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Tabel 3. Neraca Saldo Apotek Manggala Jaya Nama Akun Neraca Saldo Apotek Manggala Jaya Tahun 2023 Debet Rp 209,153,630. 81,447,280. 542,000. 22,000,000. Rp 173,500,000. Kas Persediaan Perlengkapan Peralatan Kendaraan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Utang Usaha Modal Penjualan Pembelian Beban Angkut Beban Gaji Beban Listrik Beban Internet Beban Penyusutan Aset Tetap Jumlah Sumber: Data olahan, 2024 Kredit Rp 569,825,883. 3,600,000. RP 138,000,000. 4,800,000. 4,200,000. 19,575,000. Rp 1,226,643,793. 105,894,000. 15,500,000. 193,528,380. 911,721,413. Rp 1,226,643,793. Laporan Laba-Rugi Laporan Laba-Rugi merupakan laporan keuangan yang wajib di buat bagi usaha mikro kecil dan menengah karena akan memberikan informasi mengenai pengeluaran dan pendapatan bagi usaha yang sedang di jalankan, serta laba atau rugi dalam tiap periode usaha. Akun-akun yang ada dalam laporan laba-rugi adalah akun pendapatan dan beban. Berdasarkan hasil penelitian Apotek Manggala Jaya sudah membuat laporan laba-rugi yang dapat di lihat pada Tabel 2. laporan laba rugi yang dibuat oleh Apotek Manggala Jaya belum sesuai dengan SAK EMKM karena belum adanya pemisahan akun-akun dalam laporan keuangan laba-rugi. Berdasarkan data yang peneliti olah berikut merupakan laporan laba-rugi yang sesuai dengan SAK EMKM. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Tabel 4. Laporan Laba Rugi Apotek Manggala Jaya Laporan Laba-Rugi Apotek Manggala Jaya 31 Desember 2023 Pendapatan Penjualan Harga Pokok Pembelian Jumlah Penjualan Laba Kotor Catatan Beban Beban Angkut Beban Gaji Beban Listrik Beban Internet Beban Penyusutan Peralatan Beban Penyusutan Kendaraan 3,600,000. Rp 138,000,000. 4,800,000. 4,200,000. 3,960,000. 15,615,000. Rp 911,721,413. Rp 569,825,883. Rp 341,895,530. Rp 341,895,530. Jumlah Beban Rp 170,175,000. Laba Bersih Rp 171,720,530. Sumber: Data olahan, 2024 Laporan posisi keuangan Laporan Posisi Keuangan adalah salah satu komponen utama dalam laporan keuangan yang disusun secara sistematis untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan suatu entitas pada periode tertentu. Laporan ini mencakup informasi mengenai aset yang dimiliki perusahaan, kewajiban atau utang yang harus diselesaikan, serta ekuitas atau modal yang menjadi hak pemilik. Penyajian data secara terstruktur dalam Laporan Posisi Keuangan memungkinkan pemangku kepentingan, seperti manajemen, investor, dan kreditur, untuk mengevaluasi stabilitas keuangan, kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban, dan tingkat efisiensi penggunaan sumber daya yang dimiliki (Rizqya, 2. Berdasarkan data yang diperoleh maka berikut adalah Laporan Posisi Keuangan Apotek Manggala Jaya yang sesuai dengan SAK EMKM. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Tabel 5. Laporan Posisi Keuangan SAK EMKM Laporan Posisi Keuangan Apotek Manggala Jaya 31 Desember 2023 Aset Catatan Aset Lancar Rp 209,153,630. Kas Rp 81,447,280. Persediaan 542,000. Perlengkapan Toko Rp 291,142,910. Jumlah Aset Lancar Aset Tetap Peralatan Apotek Akumulasi Penyusutan Peralatan Kendaraan Akumulasi Penyusutan Kendaraan Jumlah Aset Tetap Total Aset Liabilitas Utang Usaha Utang Bank Total Liabilitas Equitas Modal Saldo Laba 22,000,000. 12,204,000. Rp 173,500,000. 93,690,000. Rp 89,606,000. Rp 380,748,910. Total Equitas Total Liabilitas dan Ekuitas Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 15,500,000. 15,500,000. Rp 193,528,380. Rp 171,720,530. Rp 365,248,910. Rp 380,748,910. Catatan atas Laporan Keuangan menurut Kieso et al. adalah bagian penting dari laporan keuangan yang menyediakan penjelasan tambahan, informasi detail, dan konteks yang tidak dapat disampaikan hanya dengan angka-angka dalam laporan keuangan utama (Laporan Laba Rugi. Neraca, dan Laporan Arus Ka. CaLK ini bertujuan untuk memberikan transparansi yang lebih besar dan membantu pengguna laporan keuangan, seperti investor, kreditur, dan regulator, untuk membuat keputusan yang lebih Laporan ini menyediakan konteks yang memungkinkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana angka-angka Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. dalam laporan keuangan dihasilkan dan apa yang mewakili dalam hal risiko dan peluang yang dihadapi perusahaan. Berdasarkan data yang diperoleh maka CaLK apotek Manggala Jaya adalah sebagai Tabel 6. Catatan Atas Laporan Keuangan SAK EMKM Apotek Manggala Jaya Catatan Atas Laporan Keuangan 31 Desember 2023 UMUM Entitas didirikan di Manado pada tahun 2002. Kegiatan usaha pokok entitas adalah perdagangan eceran obat-obatan di apotek. entitas terdaftar sebagai perusahaan perorangan (PO). Entitas berlokasi di Jl. Panjaitan NO 118. Calaca. Wenang. Manado,Sulawesi Utara. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTAN Pernyataan kepatuhan Laporan keuangan disusun menggunakan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro kecil dan Menengah. Dasar penyusunan Dasar penyusunan adalah biaya historis dengan menggunakan asumsi basis kas. Mata uang penyajian menggunakan Rupiah. Persediaan Persedian meliputi obat-obatan dan pembelian obat-obatan . Aset tetap Aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan jika aset tersebut dimiliki secara hukum oleh entitas. Metode penyusutan aset tetap menggunakan metode garis lurus dengan nilai residu. Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan Apotek Manggala Jaya diakui pada saat terjadinya Beban diakui pada saat terjadi. Pajak penghasilan Pajak penghasilan mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia Kas Kas Rp 209,153,630. Bank Bank Rp 5. Aset Tetap Jumlah Aset Tetap Rp 192,500,000,00 Utang Usaha Utang Usaha Rp 15,500,000. Utang Bank Utang Bank Rp 8. Saldo Laba Saldo Laba Apotek Manggala Jaya Rp 171,720,530. Pendapatan Penjualan Penjualan Beban Beban Angkut Beban Gaji Beban Listrik Beban Internet Beban Penyusutan Peralatan Beban Penyusutan Kendaraan Rp 911,721,413,75 3,600,000. Rp 138,000,000. 4,800,000. 4,200,000,00 3,960,000. Rp 15,615,000. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitan dan pembahasan yang telah dilakukan maka kesimpulan yang dapat diambil adalah Apotek Manggala Jaya sudah membuat laporan keuanganya berupa Laporan Laba Rugi pada setiap periode. Namun laporan keuangan tersebut belum sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Apotek Manggala Jaya hanya melakukan pencatatan sederhana, yaitu hanya mencatatat transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas. Kendala penerapan SAK EMKM adalah kurangnya pemahaman ilmu akuntansi dan sumber daya manusia yang belum memahami pembuatan laporan keuangan berdasarkan standar. Selain itu juga pemilik apotek belum mengetahui adanya SAK EMKM yang mengatur laporan keuangan UMKM. Kendala ini yang menyebabkan Apotek Manggala Jaya tidak menerapkan SAK EMKM dalam pembuatan laporan keuangan. Daftar Afriansyah. Niarti. , & Hermelinda. Analisis implementasi penyusunan laporan keuangan pada UMKM berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro,Kecil Dan Menengah (SAK EMKM) Analysis. Jurnal Saintifik (Multi Science Journa. , 19. , 25Ae30. https://doi. org/https://doi. org/10. 58222/js. Anggraeni. Marliana. , & Suwarno. Penyusunan laporan keuangan pada UMKM berdasarkan SAK EMKM Studi kasus pada pabrik tempe Pak Kasmono. Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan, 1. , 253Ae270. https://doi. org/10. 37641/jabkes. Anggraini. Marlina. , & Nurhayati. Penerapan penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UD Abdul Rota Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musirawas. Jurnal Akuntansi STIE, 6. , 148Ae155. http://jurnal. id/index. php/jas/article/view/ Fitriani. Analisis penyusunan laporan keuangan UMKM berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan EMKM di Kelurahan Padasuka. Jurnal Aktual Akuntansi Keuangan Bisnis Terapan (AKUNBISNIS), 4. http://dx. org/10. 32497/akunbisnis. Ikatan Akuntan Indonesia. Pedoman Standar Akuntansi Keuangan No. 01 Revisi 2015. Ikatan Akuntan Indonesia. Standar Akuntansi Keuangan. Ikatan Akuntan Indonesia. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah. Imawan. MasAoadah. Safitri. , & Fadhil. Analisis Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. penerapan akuntansi berdasarkan SAK EMKM pada UMKM Dwi Loundry. Sustainable Jurnal Akuntansi, 3. , 247Ae261. https://doi. org/10. 30651/stb. Kieso. Weygandt. , & Warfield. Intermediate Accounting. 17th edition. Jhon Willey & Son. Muttaqien. Cahyaningati. Rizki. , & Abrori. Pembukuan sederhana bagi UMKM. Indonesia Berdaya, 3. , 671Ae https://doi. org/10. 47679/ib. Rawun. , & Oswald. Tumilaar. Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM dalam penyusunan laporan keuangan pada UMKM (Suatu studi UMKM Pesisir Di Kecamatan Malalayang Manad. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 12. , 57-66. https://doi. org/10. 35143/jakb. Rizqya. Perancangan Sistem informasi akuntansi laporan posisi keuangan pada UMKM berbasis WEB (Studi kasus UMKM Home Caterin. Jurnal Ilmiah Komputasi, 19. , 383Ae390. https://doi. org/10. 32409/jikstik. Satria. , & Fatmawati. Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Menggunakan Aplikasi Spreadsheet. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 3. , 320Ae338. https://doi. org/10. 32670/fairvalue. Sugiyono. metode penelitian kualitatif. Alfabeta. Syah. Irmawati. , & Alacoque. Analisis penerapan SAK-EMKM dalam penyusunan laporan keuangan (Studi kasus pada UMKM Ligastore Makassa. Journal of Accounting. Economics. Business Education 1. , 61Ae70. https://doi. org/10. 62794/jaebe. Warren. Carl S. Reeve. James M, & Duchac. Jonathan E. Accounting. 27th edition. Cengange Learning. Yunianti. Mahanani. , & Retnoningsih. Analisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM di Kabupaten Batang. JAFIN: Journal of Accounting and Finance, 2. , 9Ae16. https://doi. org/10. 31942/jafin.