Jurnal Al-Abyadh Al-Abyadh Jurnal Volume 3. No 2. Desember 2020 . Volume 3. No 2. Desember 2020 . MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS PADA KELOMPOK B DI TK TRISULA ROKAN HILIR Ahmad Denico Institut Agama Islam Dar Aswaja Rokan hilir Ahmad. denico@gmail. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan melipat kertas. Keterampilan Motorik halus yaitu keterampilan mengkoordinasikan penggunaan sekolompok otot kecil seperti jari jemari dan tangan yang sering membutuhkan kecermatan dan koordinasi antara mata dan tangan. Dibutuhkan kerjasama antara mata dengan gerakan tangan dalam mengasah motorik halus anak. Kegiatan melipat kertas terdengar biasa ditelinga orang dewasa namun didunia anak-anak ini merupakan kegiatan yang luar biasa dan sekaligus kegiatan yang menyenangkan yang mampu meningkatkan kerjasam antara tangan dengan mata. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 93% keterampilan motorik halus anak dapat meningkat dengan permainan atau kegiatan melipat kertas dengan berbagai macam model dan bentuk. Kata kunci: Motorik Halus. Melipat Kertas IMPROVING FINE MOTOR SKILL EARLY CHILDHOOD STUDENT THROUGH PAPER FOLDING ACTIVITIES IN TRISULA KINDERGARTEN ROKAN HILIR Ahmad Denico Institut Agama Islam Dar Aswaja Rokan hilir Ahmad. denico@gmail. Abstract This article aims to find out how to improve children's fine motor skills through paper folding Fine motor skills are the skills to coordinate the use of small muscle groups such as fingers and hands which often require accuracy and coordination between the eyes and hands. Collaboration between eyes and hand movements is needed in honing children's fine motor The activity of folding paper sounds commonplace to adults' ears but in the world of children it is an extraordinary activity as well as a fun activity that can increase hand-eye Based on the results of the study, it can be seen that 93% of children's fine motor skills can be improved with games or paper folding activities with a variety of models and Keywords: Fine motoric, paper folding Jurnal Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Reni Amiliya dan Siti Aminah PENDAHULUAN untuk mengoptimalkan seluruh potensi Dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional bahwa pendidikan anak usia dini pendidikan dasar melalui jalur pendidikan formal, non formal. Mengenai anak usia dini banyak para tokoh yang membahas tentang ini diantaranya Biechler dalam (Yulianti 2. anak usia dini adalah anak yang berusia 3 Ae 6 tahun, menurut (Slamet suyanto 2005 ) anak usia dini merupakan perkembangannya itu sangat pesat yang perkembangannya itu sudah dimulai sejak dalam kandungan sampai anak sampai kepada mereka dewasa. dari segi perkembangan fisik, motorik. Menurut( Husein dalam Sumantri 2. untuk mengembangkan potensi anak bangsa diberbagai bidang yang harus mendapat dukungan dari elemen masyarakat belajar. Anak usia dini harus dikembangkan secara optimal perkembangannya termasuk pada perkembangan pada unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh pada anak usia Untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini dapat dilakukan melaui jalur pendidikan yang disebut dengan Taman kanak-Kanak yang itu terbagi kedalam dua kelompok yakni kelompok A usia 4-5 dan Adapun perkembangannya meliputi kelompok B usia 5-6 tahun. Pada usia ini anak memiliki energi yang luar biasa untuk melakukan berbagai aktivitas yang nantinya intelektualnya yang berkembang secara dapat meningkatkan keterampilan fisiknya pesat oleh sebab itu anak usia dini dapat secara tidak langsung mereka juga sekalian disebut juga sebagai Golden Age oleh sebab itu untuk mewujudkan bangsa yang cerdas, berbudi luhur beriman dan bertakwa harus meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halusnya. Keterampilan Motorik Halus dimulai sejak dini. Ini lah juga yang menjadi salah satu faktor negara yang sudah maju sangat antusias dalam pendidikan tingkat anak usia dini. Anak usia dini merupakan usia yang mengalami perkembangan secara pesat disegala lini maka sudah seharusnya kita memberikan pendidikan yang maksimal Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Menurut (Soemarjadi keahlian dalam melakukan suatu pekerjaan dengan cepat dan benar. Keterampilan motorik halus menurut Sumantri 2. sekelompok otot-otot kecil jari-jari dan Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Oe Reni Amiliya dan Siti Aminah tangan yang membutuhkan kecermatan dan seperti: menggambar, mewarnai, menempel, koordinasi mata dengan tangan. menggunting, melipat kertas, memotong dan Keterampilan merangkai benang. (Sumantri:2. Yang merupakan komponen yang mendukung kegiatan pengembangan motorik perkembangan kognitif, sosial dn emosional Apabila perkembnagan kognitif ini . engembangan Bahas. Adapun fungsi menghasilkan kemampuan kognitif yang dari pengembangan keterampilan motorik maksimal pula semuanya butuh proses dan hakus tersebut kerjasama disetiap elemen baik guru, siswa perkembangan kognitif, bahasa, serta sosial dan orang tua dalam mengoptimalkan karena pada dasarnya setiap perkembangan perkembangan kognitif anak. Keterampilan menyatu antara yang satu dengan yang motorik halus dapat diketahui dengan adalah mendukung aspek Pengembangan motorik halus dibagi kedalam tiga tahapan Tahap Verbal. Pada tahap ini merupakan menghubungkan dan menyelesaikan setiap masalah yang sederhana dan mempunyai perkembangan yang menonjol adalah banyak ide tentang berbagai hal. Jadi dari keterampilan motorik halus anak usia dini adalah keterampilan yang dimilki anak usia kegiatan tersebut. Tahap Asosiatif, tahap ini disebut sebagai tahap pertengahan tahap ini ditandai dengan penguasaan gerakan sekolompok otot kecil seperti jari jemari dan anak sudah mampu melakukan gerakan- gerakan dalam bentuk rangkaian yang kecermatan dan koordinasi mata dan tangan tidak tersendat-sendat Pengembangan motorik halus anak Tahap otomatisasi, tahap ini merupakan usia dini bertujuan untuk melatih koordinasi fase akhir dalam belajar gerak pada tahap ini anak sudah mampu melakukan Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 (Sumantri: 2. Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Oe Reni Amiliya dan Siti Aminah Adapun prinsip pengajaran motorik Kegiatan Melipat Kertas Melipat atau origami adalah suatu (Samsudin:2. sebagai berikut kerajinan tangan dibuat dari bahan kertas Latihan pemanasan, adapun tujuan dari untuk menghasilkan berbagai macam bentuk kegiatan ini adalah untuk membawa atau Kegiatan melipat kertas bagi anak usia dini melakukan aktivitas gerak agar tidak terjadi cidera ketika melakukan gerakan menyenangkan dimana mereka bisa bermain sambil belajar mengoptimalkan gerakan Latihan emosional dan kualitas fisik . umanto:2. tangan dan mata untuk membuat sebuah benda atau bentuk permainan. Melalui Latihan penenangan, yaitu menyiapkan keterampilan motorik halus anak dimana fisik mental anak agar dapat mengikuti anak melakukan kegiatan perpaduan tangan pembelajaran berikutnya. dan mata untuk membuat sebuah bentuk Teori belajar tentang keterampilan motorik halus ada bebrpa teori diantaranya Teori behavioristik, peserta didik akan megalami peningkatan kemampuan jika alam pembelajaran anak diajak untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang kemampuannya dalam belajar. (Asri Budianingsih: 2. Experiental Learning, mengaktifkan proses belajar mengajar untuk membangun pengetahuan dan keterampilan, nilai dan juga sikao melalui pembelajaran langsung. (Heny Pratiwi: 2009 permainan dengan tujuan untuk melatih daya ingat, pengamatan dan mengembangkan daya fantasi anak. Kegiatan melipat kertas walaupun terdengar sederhana ditelinga kita sebagai merupakan kegiatan yang sangat luarbiasa dan sekaligus kegiatan menyenangkan bagi anak usia dini, kegiatan ini juga termasuk kegiatan untuk melatih kemandirian anak yang berawal dari melipat kertas diharapkan kedepannya anak mampu melipat pakaian, tikar dan yang lainnya. (Dorothy:2. Kegiatan mengikuti aturan-aturan pelaksanaannya. Menurut (Sumanto:2. melipat kertas sebagai berikut Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 dasar-dasar Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Oe Reni Amiliya dan Siti Aminah Gunakan jenis kertas yang secara khusus memang untuk dilipat dengan maksimal maka dari itu untuk Atur setiap model lipatan, contohnya halusnya dapat dilakukan dengan berbagai membuat model gambar rumah maka cara salah satunya dengan kegiatan melipat kertas yang digunakan harus berbentuk kertas yang secara teori dapat meningkatkan bujur sangkar dan lain sebagainya motorik halusnya. Mengenali petunjuk langkah dalam Mengenai rancangan penelitiannya merujuk kepada pendapat Kammis dan Mc Kualitas hasil lipatan ditentukan oleh Taggart yang digambarkan sebagai berikut kerapiandan ketepatan teknik melipat. Langkah-langkah pengembangan keterampilan motorik halus melalui kegiatan melipat kertas menurut (Sumanto:2. sebagai berikut Guru peraga yang cukup besar dari kertas lipat yang digunakan oleh siswa Setriap tahapan melipat yang sudah dibuat siswa hendaknya diberikan pujian dan penguatan kepada siswa Jikas udah selesai membuat satu model Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus dalam setiap siklus terdiri dari mengulangnya kembali secara mandiri empat kegiatan yaitu perencanaan, tindakan agar mereka mampu melipat kertas pengamatan dan refleksi. Dalam peneltian secara mandiri. keterampilan motorik halus melalui kegiatan METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan berangkat dari permasalahan yang terjadi dilapangan mengenai keterampilan motorik halus anak yang belum berkembang Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 melipat kerta di TK Trisula Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi dilakukan pada oktober 2020 Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Oe Reni Amiliya dan Siti Aminah Adapun prosedur penelitian yang usia dini. Jika dibandingkan dengan hasil dilakukan penulis berkolaborasi dengan Dari 15 anak sebelum mengikuti prosedur penelitian tindakan yang tindakan hanya dua anak saja yang sudah terdiri dari empat kegiatan yaitu satu mengalami perkembangan motorik halusnya sementara 13 anak masih baru mau mulai Trisula . menyiapkan meida dan alat untuk berkembang sama sekali. Berikut data pra kegiatan melipat kertas, . Meyiapkan Tindakan Dua Menyusun Rencana kegiatan Harian (RKH). Tabel 1. pelaksanaan yaitu mengaplikasikan yang Hasil Observasi Pra Tindakan Keterampilan Motorik Halus sudah tertuang dalam Rencana Kegiatan harian (RKH). Tiga Pengamatan yaitu Kriteria Skor Presentase dilakukan ketika pelaksanaan pembelajaran Terampil pembelajaran juga sekaligus mengamati Cukup Belum kegiatan pembelajaran yang kegiatannya Jumlah meliputi: . Menyiapkan lembar observasi Dari data diatas tentang keterampilan dilaksanakan, . Mencatat aktivitas peserta motorik halus anak diketahui anak yang sudah terampil sebesar 13%, cukup terampil pembelajaran, . mengumulkan data dan 33% dan belum terampil 53 % dari yang ke empat yaitu Refleksi dilakuakn penjelasan tersebut maka perlu diadakan untuk menganalsis data-data yang telah tindakan berikutnya untuk meningkatkan terkumpul dengan melihat hasil pengamatan keterampilan mototrik halus anak. yang kemudian disimpulkan. Tindakan . HASIL DAN PEMBAHASAN Pra Tindakan. Observasi awal yang penulis lakukan pada bulan februari 2020 di TK Trisula, tentang keterampilan motorik halus anak Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Tabel 1. 2 SIKLUS 1 Keterampilan Motorik Halus Kriteria Terampil Cukup trampil Belum trampil Jumlah Skor Presentase Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Oe Reni Amiliya dan Siti Aminah Dilihat dari tabel siklus 1 tentang Dilihat dari tabel siklus 3 tentang keterampilan motorik halus anak diketahui keterampilan motorik halus anak diketahui anak yang sudah terampil sebesar 33% anak yang sudah terampil sebesar 93,3% cukup terampil 33% dan belum terampil cukup terampil 33% dari penjelasan tersebut maka perlu terampil 0% dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa kegiatan melipat kertas meningkatkan keterampilan mototrik halus mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak di TK Trisula. 6,66% dan belum Keterampilan motorik halus anak di Tindakan . TK Trisula melalui kegitan melipat kertas Tabel 1. 3 SIKLUS 2 Keterampilan Motorik Halus Kriteria Terampil Cukup Belum Jumlah Skor Presentase 66,6% 26,6% 6,6% yang dibentuk dengan berbagai variasi mengalami peningkatan. Pada siklus 1 sudah mencapai target yang diinginkan maka dilakukan tindakan lagi pada siklus 2 pada siklus ke dua ini sebenarnya sudah mencapai Dilihat dari tabel siklus 2 tentang target namun belum maksimal, selanjutnya keterampilan motorik halus anak diketahui dilakukan tindakan lagi pada siklus ke 3 anak yang sudah terampil sebesar 66,6% pada tindakan yang ketiga ini berkembang cukup terampil 26,6%. dan belum terampil 6,6ri penjelasan tersebut maka melebihi target yang diinginkan yakni perlu diadakan tindakan berikutnya untuk peningkatannya sebesar 93,3% meningkatkan keterampilan mototrik halus KESIMPULAN Banyak cara yang dapat dilakukan Tindakan . Tabel 1. 4 SIKLUS 3 dalam meningkatkan keterampilan motorik Keterampilan Motorik Halus halus anak tergantung kita sebagai guru Kriteria Terampil Cukup trampil Belum trampil Jumlah Skor Presentase 93,3% 6,66% dalam mengaplikasikannya salah satunya dengan permainan yang sederhana menurut kita orang dewasa namun itu merupakan permainan yang sangat menyenangkan bagi Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini . Oe Reni Amiliya dan Siti Aminah dunia anak-anak . Tidak meningkatkan keterampilan motorik anak yang sebenarnya terbagi kedalam dua kategori yaitu motorik halus dan motorik Dari meningkatkan motorik halus anak dengan permainan melipat kertas . ternyata pengaruh yang signifikan terhadap motorik halus anak dari hasil penenlitian tindakan dapat diketahui 93,3% kegiatan melipat kertas dalam berbagai model terhadap motorik halus anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa guru bisa menggunakan kegiatan melipat kertas ini jika igin meningkatkan motorik halus anak DAFTAR PUSTAKA