JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 PERANAN ARANSEMEN MUSIK GEREJA MODEREN TERHADAP DINAMIKA IBADAH Eko AgusSetiawan 1. Julianus Reky Harbas 2 Prodi. Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam ekosetiawan@st3b. Abstract Music arrangement is one of the important things to pay attention to its use in worship by everyone who is expected to make a positive contribution to the development of music specifically for the church, and in general for the Indonesian people in the future. This is one of the ways in which popular culture works in the modern church based on the author's understanding of the general values developed in worship by the church today as the foundation for the development of music at a later This study uses a descriptive qualitative method with the process of collecting data through interviews, observation, and documentation of participants. Based on the data analysis conducted, it was concluded that the role of modern church music arrangements has an influence on the dynamics of church worship. In applying the role of church music arrangements to the dynamics of worship, music ministers need an understanding of the importance of musical arrangements and an understanding of how patterns of developing effective arrangements in carrying out worship activities. Keywords: Music arrangement. church music. dynamics of worship Abstrak Aransemen Musik merupakan salah satu hal penting untuk diperhatikan penggunannaya di dalam ibadah oleh setiap orang yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih positif bagi perkembangan musik secara khusus bagi gereja, dan secara umum bagi bangsa Indonesia dimasa Ini merupakan salah satu cara kerja budaya populer dalam gereja moderen didasarkan atas pemahaman penulis terhadap nilai-nilai secara umum yang dikembangkan di dalam Ibadah oleh gereja masa kini sebagai pondasi bagi perkembangan musik ditahap selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap partisipan. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan peranan aransemen musik gereja moderen memiliki pengaruh terhadap dinamika ibadah Didalam menerapkan peranan aransemen musik gereja terhadap dinamika ibadah, dibutuhkan pemahaman dari para pelayan musik tentang pentingnya aransemen musik dan pemahaman bagaimana pola pengembangan aransemen yang efektif dalam pelaksanaan kegiatan suatu ibadah. Kata Kunci: Aransemen musik, musik gereja, dinamika ibadah. PENDAHULUAN Bernard Oliver Andreas menuliskan bahwa Aukehidupan manusia tidak terlepas dari musik, kehadiran musik dapat dilihat pada aktivitas manusia yang berhubungan dengan suara dan instrumen Musik ditampilkan sedemikian rupa sehingga Ay Perkembangan gaya musik mengikuti zaman ketika pengalaman musik berubah, dan sesuai dengan penggunaan musik, instrumen, dan kebergunaan musik itu Gaya meliputi unsur-unsur melodi, harmoni, dan ritme atau ketukan yang tergabung dalam musik tersebut. Musik merupakan karya seni yang berperan penting dalam perkembangan kehidupan Perkembangan musik bermanfaat dalam berbagai kegiatan seperti hiburan, terapi spiritual, kegiatan sosial, ritual dan acara keagamaan, serta kegiatan lainnya. Dan Agastya Rama Listya menuliskan hal senada bahwa Aumusik sebagai anak seni adalah salah satu bentuk paling awal dari ekspresi diri Dibandingkan dengan anakanak artistik lainnya, musik dianggap sebagai sarana ekspresi artistik yang paling komunikatif. Ay Dan ia juga menambahkan bahwa Ausecara umum, musik adalah reinterpretasi cara hidup manusia, yang kami ekspresikan dalam bentuk simbol suara secara ekspresif dan Musik sebagai alat ekspresi dipahami baik sebagai ilmu pengetahuan maupun sebagai keindahan . Fakta ini terbukti saat anda menikmati pertunjukan artistik di mana beberapa JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 bagian tubuh, seperti lengan dan kaki, aktif bergerak di bawah pengaruh suara yang Ay AuMusik adalah sesuatu yang dinikmati semua kalangan, dari muda hingga tua. Musik memiliki banyak dan pencintanya. Musik mengandung unsur-unsur universal yang dapat melampaui batas usia, jenis kelamin, ras, agama, dan bangsaAy, berdasarkan penulisan Winnardo Saragih dalam bukunya. Dan merupakan bagian integral dari suatu tata ibadah di gereja manapun. Musik gereja baik dengan instrumen musik maupun tanpa instrumen adalah musik gereja itu sendiri dengan segala permasalahannya. Pada era pasca reformasi, musik gereja semakin berkembang dan menghasilkan genre baru yang memperkaya keragaman, namun sekaligus menyebabkan terjadinya disharmonisasi di dalam gereja. Weitjens Th. van den End menuliskan AuDi gereja saat ini ada perdebatan tentang penggunaan himne yang tidak cocok untuk menyanyikan mazmur, tetapi juga tentang penggunaan himne baru yang tidak sesuai dengan perkembangannya sehingga menimbulkan kontroversi di gereja pada umumnya. Ay Astika Mahanani mengungkapkan bahwa Aumusik dan ibadah tidak dapat dipisahkan, karena dalam ibadah keduanya bersatu untuk menciptakan ibadah yang sejati. Dalam hal ini, musik dapat menjembatani keyakinan, perasaan dan sikap. Musik memainkan peran penting dalam ibadah Kristen. Pentingnya musik yang baik suasana yang mendukung kebaktian. Ay Dan menambahkan bahwa AuTidak dapat disangkal bahwa musik adalah bagian penting dari ibadah Kristiani. Peran dan pengaruh musik dalam ibadah tidak boleh dianggap remeh. Musik dapat berperan 40-50 persen dalam buah liturgi Gereja. Angka ini cukup besar karena musik ternyata dapat mempengaruhi emosi, perasaan atau kecerdasan. Kajian tentang peran dan pengaruh musik dalam kehidupan masyarakat sangat penting dan tidak bisa diabaikan, sama seperti ajaran Kristen lainnya. Musik merupakan bahasa universal karena hanya merupakan ekspresi yang P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 berarti bahwa musik tidak hanya didengar, dipertunjukkan dan digunakan dalam kegiatan budaya suatu masyarakat, tetapi juga memiliki karakter penting dari masyarakat tersebut karena musik dihadirkan atau menjadi identitas dapat menunjukkan satu siapa. Itu dimiliki oleh Musik perasaan atau pikiran individu atau Musik juga digunakan pada acara resmi atau sekedar hiburan untuk Susantina dalam bukunya Nada Radikal: Pembahasan para filosof tentang musik menjelaskan bahwa musik dapat mengekspresikan lebih banyak emosi daripada bahasa karena alasan itu, baik lisan maupun tulisan, karena bentuk emosi manusia lebih dekat atau selaras dengan bentuk musik daripada bentuk Aransemen adalah penataan dan pengayaan komposisi, melodi atau lagu dalam gaya atau format baru dengan ciri khas kreatif dari arranger (Edelin, 2. Penata juga sering melakukan hal-hal di membuat sketsa detail karya asli untuk makna baru dan menambahkan materi baru yang tidak terkait dengan karya asli (Wilson, 1985: 42-. Lagu-lagu dari genre musik yang berbeda dapat disesuaikan dengan bentuk yang berbeda dan ini dapat diterapkan di Fenomena saat ini adalah adanya musik modern, mampu menarik perhatian semua kalangan, generasi tua dan muda, dan umumnya berkembang dalam ibadah. Gereja sendiri adalah sekelompok orang percaya yang bergabung secara sukarela, yaitu tanpa paksaan, untuk melayani, terhubung, melayani dan bertumbuh dalam iman bersama percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi mereka. Kelompok penganut ini berasal dari berbagai karakter, latar belakang, budaya, sosial, ekonomi, pendidikan, nilai etnik yang mereka yakini dan membentuk kehidupan Keragaman gereja hal ini berpotensi bagi munculnya perbedaan pendapat atas masalah yang berujung pada konflik antar anggota. JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 perpecahan gereja hingga denominasi. Derek dan Nancy Copley menggambarkan keragaman dalam gereja ibarat bangunan yang disusun dengan pisang yang masingmasing berbeda bentuk dan tak beraturan sehingga untuk menyusunnya bagi suatu bentuk yang sempurna merupakan Namun Gereja dengan kepelbagaian ragam anggota jemaatnya dapat berdiri dan bertahan dari masa ke masa adalah karena kuasa Tuhan Yesus yang mempersatukan sebagai satu Tubuh dengan Kristus sebagai Kepala (Kol. Di masa pelayanan Rasul Paulus, gereja semakin meluas kepada bangsa-bangsa non-Yahudi (Kis. 9:36. Kis. 14:1. Ef. Hal berpotensi memecah belah kesatuan dan persekutuan di dalam gereja. Beberapa persoalan yang muncul, antara lain perdebatan tentang pelayanan kepada janda-janda, perbedaan antara jemaat yang berasal dari orang Ibrani asli dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani (Kis. 6:1-. , persoalan sunat (Kis. 15:1-. , perbedaan dan kepelbagaian karunia di antara jemaat (Ef. 4:1-. Beberapa generasi muda, mencoba menggunakan lagu-lagu sakral kontemporer ini dalam bagian liturgi atau proses peribadatan. Upaya ini menimbulkan kontroversi karena generasi tua masih tumbuh subur dan mempertahankan model kultus dengan liturgi yang pas-pasan. Ada berbagai upaya untuk menghubungkan dan menerima seminar, simposium, lokakarya dan forum serta gereja dan sinode atau denominasi. lagu kontemporer dibandingkan dengan lagu lainnya. Hal ini keharmonisan di dalam gereja dengan mengenali kuatnya pengaruh lagu-lagu termasuk penggunaan aransemen musik dalam ibadah. Namun, perpecahan masih tak terelakkan karena kegagalan membangun jembatan untuk mendamaikan dua gaya musik dan karena jemaat berpindah dari satu gereja ke gereja lain karena mereka mencari pengalaman ibadah yang baru, beragam dan modern serta iman yang lebih besar. Membangun karena ibadah di P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 gereja aslinya kaku, monoton dan Namun Gereja Tuhan tetap bertahan sebagai kesatuan tubuh Kristus dan terus bertumbuh di tengah keragaman yang semakin kompleks dan perbedaan yang beragam. Mengaransemen musik sendiri merupakan kegiatan yang melibatkan pembuatan atau modifikasi komposisi berdasarkan komposisi yang sudah ada. Dalam hal ini, mari buat lagu yang kita aransemen lebih indah dari lagu aslinya. Komposisi suatu aransemen dapat mencakup komposisi vokal atau komposisi untuk memainkan instrumen tertentu, arti dari aransemen musik itu sendiri adalah upaya yang dilakukan dalam sebuah karya musik untuk pertunjukan, yang tidak hanya merupakan perluasan teknis tetapi juga mencakup kinerja instrumen tersebut. berdasarkan komposisi yang ada tanpa mengubah esensi musik. Penataan musik atau lagu sering diterapkan pada kidung yang dinyanyikan dalam ibadah, karena musik pada umumnya berperan besar dan penting dalam ibadah dan dapat menjadi berkat yang besar dari Tuhan kepada jemaat. Bagus atau tidaknya iringan musik himne tidak hanya ditentukan oleh keterampilan dan kompetensi pengiringnya, tetapi juga oleh pemahaman musik pengiringnya. Ibadah menyanyi dengan iringan berbeda dengan pertunjukan musik di luar Dan secara psikologis, sikap dan tindakan seseorang dapat dipengaruhi Keberadaan semata sebagai tanda perkembangan peradaban manusia sangat erat kaitannya dengan kemajuan. Kekristenan agama bernyanyi, bahkan ada yang mengatakan bahwa gereja Kristen adalah gereja bernyanyi. Karena dalam ibadah atau liturgi Kristiani ada unsur yang khas, yaitu nyanyian. Bernyanyi adalah bagian dari musik gereja, yang merupakan salah satu pilar utama pedagogi liturgi gereja. Pelaksanaan liturgi Kristiani di gerejagereja dan tempat-tempat lain tidak lepas dari aransemen musik. Dapat dikatakan bahwa semua denominasi Kristiani secara aransemen musik yang menambah JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 keindahan lagu yang dinyanyikan dalam setiap liturgi. Keindahan musik muncul tidak hanya atau tidak sama sekali dari kebutuhan masyarakat, tetapi karena perbandingan dan perbedaan, yang terbentuk dalam komposisi gabungan lagu dan musik, yang disebut aransemen. Karena kesadaran tersebut, aransemen musik mempunyai fungsi ganda dalam kehidupan manusia, yaitu aransemen musik berfungsi sebagai sarana ekspresi, hiburan, pendidikan, bisnis, industri, pengiring tari, upacara, religi, dan lain-lain. Aransemen peranan yang sangat penting dalam liturgi Kristiani, sehingga secara ekstrim dapat Kristiani Sifat aransemen musik ini merupakan keunikan dan kekuatan khusus dari liturgi Kristiani. Aransemen seseorang tenang atau bergairah, anggun atau geram, rasional atau emosional, tergantung pada aransemen tertentu. Dan aransemen musik dapat mendukung proses ibadah karena bersifat ekspresif dibandingkan dengan hanya bernyanyi. Dalam aransemen, semua emosi dapat diekspresikan dengan intensitas yang jauh lebih tinggi dan diekspresikan melalui nada, tempo, dan ritme. Aransemen musik harus menjadi pelayan atau alat yang mengungkapkan perasaan gereja dan menceritakan tentang apa yang Tuhan lakukan di antara umat-Nya. Dalam kehidupan Kristiani, musik memegang peranan yang sangat penting, bahkan berperan aktif dalam setiap ritual keagamaan, sehingga sulit dipisahkan dari kehidupan Kristiani. Musik dan nyanyian adalah bagian dari acara ibadah, sama nilainya dengan doa dalam acara ibadah. Musik juga dianggap sebagai bagian dari Tuhan dimuliakan dengan nyanyian pujian dari hati yang murni yang dipenuhi dengan cinta dan penyembahan. Harmonisasi musik bahkan telah menjadi ciri ibadah umat Kristiani, doa dan pujian dinyanyikan mengharukan, memungkinkan orang yang mengucapkan doa tersebut memperdalam dan menghidupkan doa tersebut. Seperti yang dikutip Alwi Sihab dari kesaksian John Chrysostom. Seorang tokoh agama Kristen yang hidup pada P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 abad ke-4 Masehi. meninggikan musik dan berkata: "Kecuali musik dan lantunan agama, tidak ada yang dapat mengangkat tingkat akal, memberinya sayap untuk meninggalkan bumi, membebaskannya Pernyataan Chrysostom dapat bagaimana musik yang diaransemen dapat membuat jiwa manusia mengalami pengalaman di luar dirinya yang tidak biasa, bahkan di luar keterbatasan fisik. Secara psikologis, musik berperan mempengaruhi pemikiran, kecerdasan dalam dunia pendidikan dan musik dalam terapi kesehatan. Peran psikologi musik, pada dasarnya musik mempengaruhi jiwa Saat menghadiri kebaktian, seseorang dapat menafsirkan dengan lebih baik ketika musik yang dimainkan cocok dengan sifat lagu yang dibawakan. Dengan cara ini, aransemen musik pertumbuhan iman dan pelaksanaan kehidupan Kristen sebagai gereja atau sebagai anggota tubuh Kristus. Melalui mengungkapkan kasih persaudaraan dan persatuan di antara orang percaya. Jadi ibadah Kristen tidak bisa dipisahkan dari tempat orang berkumpul di gereja. Berdasarkan penjelasan di atas, aransemen musik pada dasarnya memiliki Penggunaan penebusan di gereja juga bagian dari ibadah, bukan hanya alat, musik memiliki unsur aliran sakramental dan pengorbanan. DINAMIKA DAN ARANSEMEN MUSIK Menurut KBBI 8:1. dinamika adalah gerakan . i kelompok pergerakan atau kekuatan yang dimiliki oleh sekelompok orang dalam masyarakat dan mampu menimbulkan perubahan tatanan kehidupan masyarakat tersebut. sosial masyarakat terus-menerus, yang menyebabkan perubahan cara hidup masyarakat ini. Menurut Benyamin B. Wolman dalam The Dictionary of Behavioral Science, dinamika adalah ilmu yang JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 mempelajari hubungan sebab akibat hubungan sebab akibat dalam kelompok, dan teknik untuk mengubah hubungan antar pribadi dan sikap dalam kelompok. Menurut Hornby A. Dinamika adalah sekelompok orang atau benda yang bertemu atau disatukan atau bersatu secara alami. Dari berbagai definisi di atas dapat disimpulkan bahwa dinamika adalah kekuatan-kekuatan mempengaruhi hubungan timbal balik kelompok dalam interaksi yang terjadi antara anggota kelompok dan pemimpin perkembangan kelompok. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 umat-Nya untuk memperlengkapi pikiran kita, menundukkan kehendak kita dan membangkitkan keinginan kita untuk melakukan kehendak Tuhan lebih dari Profesor Hoon, dalam konteks ibadah alkitabiah (Kriste. , ibadah berarti seseorang sebagai pelayanan kepada Tuhan. Profesor Hoon, dalam bukunya The Integrity of Worship . , mendefinisikan ibadah Kristen sebagai penyataan Allah sendiri di dalam Yesus Kristus dan tanggapan manusia terhadapNya. Alkitab mendefinisikan ibadah sebagai berikut. AuOleh karena itu, saudara-saudaraku, aku mohon, dengan rahmat Tuhan, untuk mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, suci dan berkenan kepada Tuhan. inilah ibadahmu yang sebenarnya. Jangan menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi ubahlah dengan memperbaharui pikiranmu untuk memahami apa kehendak Tuhan itu: apa yang baik, apa yang berkenan kepada Allah, dan apa yang sempurnaAy (Roma 12:1-. Dan dari pengertian secara umum dapat disimpulkan bahwa ibadah berarti bahwa ibadah bukanlah suatu suasana atau perasaan, meskipun kedua hal tersebut hadir dalam ibadah. Tetapi ibadah terdiri dari dua hal besar, pengetahuan dan tanggapan. Dengan kata lain, kita bisa belajar tentang Tuhan, tetapi jika kita tidak menerapkan pengetahuan itu dalam kehidupan kita sehari-hari, kita belum benar-benar menyembah Tuhan. Dalam diperhadapkan dengan Tuhan melalui Firman-Nya. Kemudian kita menanggapi wahyu itu dengan perhatian kita, tindakan kita, tanggapan kita terhadap undangan, dan nyanyian kita. Dan di hari-hari pelayanan hidup kami sesuai dengan firman-Nya yang kami pelajari pada hari Minggu . ertemuan gerej. Ketika kita berkumpul dalam komunitas, ada tujuan yang bahkan musik dapat berperan untuk Tiga tujuan utama ibadah Tuhan menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang dan pemuridan orang percaya. DINAMIKA IBADAH Secara etimologis, kata ibadah dalam Perjanjian Lama menggunakan kata Sher'et dan Abh'ad. Secara umum kedua kata ini dapat diartikan sebagai kegiatan masing-masing memiliki arti khusus. Sher'et berarti ungkapan rasa hormat dan kesetiaan dalam melayani majikan sedangkan Abh'ad berarti ketaatan pada pekerjaan seorang hamba (Ebhed: budak, hamba. Sedangkan dalam Perjanjian Baru kata ibadah menggunakan kata Latreia dengan arti pelayanan. Berdasarkan ketiga istilah di atas, makna kata ibadah dalam Alkitab dapat diartikan sebagai segala pelayanan yang dilakukan oleh seorang hamba kepada Tuhannya, dengan taat, setia dan dengan rasa hormat. Seluruh hidup hamba adalah milik Tuhan, jadi seluruh hidupnya melayani Tuhan. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ibadah dalam konteks Alkitab (Kriste. seseorang sebagai pelayanan kepada Tuhan. Jadi, secara etimologis, dinamika ibadah adalah dua kata yang memiliki makna kekuatan ibadah yang dialami melalui perjumpaan manusia dengan Tuhan dalam proses transformasi ibadah yang radikal dan kuat, dan mengandung banyak hal yang mempengaruhi aktivitas itulah hakikat keyakinan dalam Menurut Tim Fisher, "menyembah adalah apa yang kita lakukan ketika kita bertemu dengan Tuhan. Firman-Nya dan JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 penelitiannya kepada para pelayan musik dan jemaat aktif di GBI Tabgha Batam Center. ARANSEMEN MUSIK Secara umum penataan berarti Ketika Anda mengatur sesuatu, hasilnya disebut pengaturan. Menurut KBBI, penyesuaian komposisi dengan jumlah suara penyanyi atau instrumen lain terhadap komposisi yang ada, agar esensi musik tidak berubah. Adaptasi penyuntingan sebuah karya musik untuk pertunjukan, prosesnya tidak hanya perbaikan teknis tetapi juga melibatkan perolehan nilai seni yang terkandung di Menurut Szwed, adalah rencana yang dilakukan musisi sebelum bermain. Aransemen musik dapat diatur tepat sebelum musik dimulai atau dibuat selama pemutaran. Aransemen adalah pengerjaan ulang komposisi dengan instrumen lain dari karya aslinya, bisa disebut transkripsi . ransmisi/salina. Menurut Corozine via Septian . Aransemen kata adalah gubahan musik yang sudah ada, sehingga tampak berbeda dengan bentuk aslinya. VARIABEL PENELITIAN Variabel dependent (Y) adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2012: . Variabel penelitian ini adalah dinamika ibadah. Variabel independen atau variabel (X) mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen atau terikat (Sugiyono, 2012: Variabel (X) penelitian ini adalah aransemen musik gereja moderen. KISI-KISI WAWANCARA Dalam penelitian ini, ada tiga macam teknik pengumpulan data yang dipergunakan penulis: pertama adalah wawancara mendalam dan terbuka. Data yang diperoleh terdiri dari kutipan langsung dari orang-orang tentang pengalaman, pendapat, perasaan dan Kedua adalah observasi Data yang diperoleh melalui observasi langsung terdiri dari data rinci tentang kegiatan, perilaku, tindakan orang-orang, serta juga keseluruhan kemungkinan interaksi interpersonal dan proses penataan yang merupakan bagian dari pengalaman manusia yang diamati. Ketiga dokumen tertulis. Data yang diperoleh dari data ini berupa pertanyaan-pertanyaan dalam bentuk wawancara dan dan survey. Pengamatan dilakukan secara Wawancara dilakukan dengan meggunakan pedoman tertulis yang telah disiapkan sebelumnya, yang berisi sejumlah pertanyaan yang akan diajukan Supaya wawancara tidak kaku dengan situasi dan keadaan tempat Ada tiga macam pertanyaan yang diajukan yaitu pertanyaan deskriptif, structural dan pertanyaan kontras sesuai dengan tujuannya masing-masing. Pengambilan menggunakan cara AupurposiveAy dan Aubola saljuAy yaitu: METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Menurut Bogdan dan Taylor, sebagaimana yang dikutip oleh Lexy J. Moleong, penelitian kualitatif menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi. Kata-kata dan tindakan subyek penelitian, sumber tertulis, dokumentasi mengenai segala sesuatu tentang penelitian ini digunakan pelaksanaan peranan aransemen musik gereja moderen terhadap dinamika ibadah di gereja. Penelitian ini dilaksanakan di Gereja Betel Indonesia Tabgha batam center. Waktu penelitian atau pengambilan data dilaksanakan pada bulan November 2021 hingga bulan Desember 2021. Untuk mendapatkan data-data yang diperlukan sesuai kebutuhan penelitian. JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 Sampel ditentukan lebih dahulu Pemilihan Penyesuaian berkelanjutan dan dipilih atas dasar rumusan penelitian. Pemilihan berakhir jika sudah diperoleh hasil berulang-ulang yang sama. Sebagaimana yang diungkapkan Suharsimi Arikunto, dokumentasi adalah mencari suatu data mengenai suatu hal atau variabel yang berupa catatan, buku, surat kabar, majalah, agenda dan sebagainya. Hal ini dilakukan dengan analisis wacana supaya tidak tumpang tindih dalam melakukan P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Pertanyaan yang berkaitan dengan nilai transfer sampai saat ini masih dapat diterapkan/dipakai dalam situasi lain. Bagi peneliti nilai transfer sangat bergantung pada si pemakai, sehingga ketika penelitian dapat digunakan dalam konteks yang berbeda di situasi sosial yang berbeda validitas nilai transfer masih dapat dipertanggungjawabkan. Dependability Reliabilitas atau penelitian yang dapat dipercaya, dengan kata lain beberapa percobaan yang dilakukan selalu mendapatkan hasil yang sama. Penelitian yang dependability atau reliabilitas adalah penelitian apabila penelitian yang dilakukan oleh orang lain dengan proses penelitian yang sama akan memperoleh hasil yang sama pula. Pengujian dependability dilakukan dengan cara melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian. Dengan cara auditor yang independen atau pembimbing yang independen mengaudit keseluruhan aktivitas yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian. Misalnya bisa dimulai ketika bagaimana peneliti mulai menentukan masalah, terjun ke lapangan, memilih sumber data, melaksanakan analisis data, melakukan uji keabsahan data, sampai pada (Pasaribu 2. TEKNIK ANALISIS DATA Teknik analisis data yang dipakai adalah Teknik interaktif model yang meliputi beberapa tahap sebagai berikut reduksi data, display atau penyajian data, verifikasi data. Keabsahan data dilakukan untuk membuktikan apakah penelitian yang benar-benar penelitian ilmiah sekaligus untuk menguji data yang diperoleh. Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji credibility, transferability, dependability, dan confirmability (Sugiyono, 2007:. Agar data dalam penelitian kualitatif dapat dipertanggungjawabkan sebagai penelitian ilmiah perlu dilakukan uji keabsahan data. Agar kualitatif dapat dipertanggungjawabkan sebagai penelitian ilmiah perlu dilakukan uji keabsahan data. Adapun uji keabsahan data yang dapat dilaksanakan. Confirmability Objektivitas pengujian kualitatif disebut juga dengan uji confirmability Penelitian bisa dikatakan objektif apabila hasil penelitian telah disepakati oleh lebih banyak orang. Penelitian kualitatif uji confirmability berarti menguji hasil penelitian yang dikaitkan dengan proses yang telah dilakukan. Apabila hasil penelitian merupakan fungsi dari proses penelitian yang dilakukan, maka penelitian tersebut telah memenuhi standar confirmability. Credibility Uji credibility . atau uji penelitian yang disajikan oleh peneliti agar hasil penelitian yang dilakukan tidak meragukan sebagai sebuah karya ilmiah HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan indikator pengertian aransemen musik, partisipan menyatakan penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen lain yang didasarkan pada sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya Transferability Transferability merupakan validitas eksternal dalam penelitian kualitatif. Validitas eksternal menunjukkan derajat ketepatan atau dapat diterapkannya hasil penelitian ke populasi di mana sampel tersebut diambil (Sugiyono, 2007:. JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 tidak berubah. Berdasarkan indikator pentingnya Aransemen Musik Ibadah didapatkan bahwa aransemen music sebagai pendorong dan memperkuat Dinamika Ibadah, persiapan yang baik musik yang di dengarkan akan memberi pengaruh. Dan mengenai peran aransemen Musik Dalam Ibadah sebagai sarana untuk menghubungkan perbedaan selera style antar generasi dan bagi jemaat sendiri sebagai motivasi dalam pertumbuhan Dari hasil pengolahan indikator yang lain didapatkan bahwa aransemen Musik suasana yang dinamis selama proses berlangsungnya ibadah karena sifatnya ekspresif yang berdampak bagi psikologis seseorang, hal ini menjadi ciri-ciri bagi seseorang agar bisa lebih lagi menjiwai doa tersebut secara mendalam dan penuh Mengenai tantangan didapatkan bahwa masalah sumber daya manusia personil yang harus bisa menyesuaikan satu dengan yang lain, sehingga akan terbina satu kesatuan hati, pikiran dan persepsi dalam bermusik, juga didapatkan informasi bahwa upgrade kemampuan menjadi penunjang untuk aransemen musik. Sama halnya dengan ibadah memiliki dinamika, demikian juga dengan Aransemen Musik ada dinamikanya, dapat membangun suasana yang dinamis selama proses berlangsungnya ibadah, selain itu dengan adanya aransemen music yang menunjang dinamika ibadah akan menolong jemaat untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Aransemen Musik sangat mengungkapkan perasaannya dari dalam hati untuk dikeluarkan sehingga hati pun serasa legah. Aransemen Musik bermacam-macam, mulai dari perasaan sedih misalnya dalam situasi kedukaan. Dalam kondisi tersebut seseorang yang mengalaminya akan sulit mengungkapkan perasaannya hanya bisa menangis. Musik hadir untuk menolong mengungkapkan perasaannya. Aransemen Musik Dapat Mengurangi Stres Aransemen Musik bukan hanya sekedar suatu Komposisi kesenian yang mempunyai nilai tinggi. Selain itu aransemen musik juga mempunyai manfaat bagi manusia yaitu untuk mengurangi stres. Hal semacam ini dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Di tempat-tempat umum seperti pasar, salon, arena futsal, dan lain sebagainya selalu ada musik dengan tujuan untuk meramaikan suasana sekitar, membuat pengunjung merasa betah dan rileks. Dalam dunia kesehatan, musik rohani digunakan untuk mengurangi stres pasien pasca operasi. Dalam musik rohani itu terkandung instrument dan yang menguatkan pasien sebelum melakukan operasi. Respon Non Verbal Respon manusia secara nonverbal Melalui aransemen musik yang lembut sampai musik yang menghentak akan merangsang bagian tubuh untuk Apabila musiknya lembut maka sebagian besar pendengar akan memejamkan matanya bahkan sambil mengeluarkan air mata. Sebalikanya apabila musiknya menghentak maka sebagian besar pendengar akan bertepuk tangan bahkan sampai melompat. Inilah yang dinamakan respon non-verbal. Strategi yang paling efektif dalam Aransemen Musik tidak boleh lebih menonjol dari lagu atau pujian yang KESIMPULAN Dari dilakukan peneliti, semua partisipan memiliki kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya aransemen musik dalam ibadah. Adapun yang mendasari pemahaman ini adalah sebagai berikut: Aransemen Musik ialah kata dari hati yang enggan berbicara. Artinya banyak hal yang dapat dicurahkan dari hati yang paling dalam. Begitu banyak perasaan yang bergejolak dalam hati sehingga membuat manusia merasa JURNAL TABGHA Volume 4 No. 1 April 2023 dinyanyikan, karena pada dasarnya musik hanyalah sebagai pengiring sebuah pujian. karena prinsip utama bermusik adalah musik kita bisa dinikmati. Jika musik tidak bisa dinikmati oleh semua orang maka itu bukanlah musik yang menjawab semua P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Jakarta. BPK Gunung Mulia, 2010. Djohan. Psikologi Musik. Bandung. Lubuk Agung, 2005. Edmund Prier. Karl. Ilmu Bentuk Musik. Yogyakarta. Pusat Musik Liturgi. Edmund Prier. Karl. Musik Gereja Zaman Sekarang. Yogyakarta. PML, 2009. Handoyo. Djohan E. The Fire of Praise and Worship Yogyakarta. ANDI Hardjana. Estetika Musik. Jakarta. Depdikbud, 1983. Harianja Simion Diparuma. LITURGI DAN MUSIK GEREJA. Medan. MITRA DWI LESTARI 2011. Hibbert. Mike dan Viv. Pelayanan Musik. Yogyakarta. Penerbit Andi. Hibbert. Mike dan Viv. Pelayanan Musik. Yogyakarta. Penerbit Andi 1988. Ulam Khairul. Makna Musik Gereja Terhadap Religiusitas Jemaat Umat Kristen. UIN SYARIF HIDAYATULLAH 2019. Marbun Yabes. FLOW WORSHIPPER. Jakarta. BPK Gunung Mulia 2016. Martina Novalina. Spiritualitas Orang Kristen Dalam Menghadirkan Kerajaan Allah di Tengah Tantangan Radikalisme. Jakarta. STT Ekumene Martasudjita pr E. Musik Gereja Zaman Sekarang. Yogyakarta. PML 2009. Mawene. Gereja Yang Bernyanyi. Yogyakarta. Penerbit Andi, 2007. Mawene. Sejarah Musik 2. Jakarta. BPK Gunung Mulia, 2008. Panggabean A. MUSIKOLOGI Jurnal dan Pengkajian, (Fakultas Bahasa Seni. Universitas HKBP Nommensen, 2012. Pasaribu. George Rudi Hartono. AuPengaruh Etos Kerja Kristen Terhadap Kinerja Pekerja Di Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam. Ay Jurnal Imparta 1 . : 68Ae78. https://ejournal. id/index. mparta-tabgha/article/view/18. Energi Spiritual Aransemen Musik benar-benar merupakan nyanyian jiwa dan doa hati. Jika manusia bernyanyi maka ia sedang berdoa yang kedua kali. Artinya musik mempunyai peranan yang sangat penting dan bersifat spiritual. Ketika kita berdoa dan bernyanyi kepada Allah spiritual kita sedang berkomunikasi Allah. Semakin manusia terus bernyanyi dan berdoa kepada Allah maka spiritualitas manusia tersebut menjadi penuh dan manusia Kehidupan tantangan akan dihadapi dengan penuh percaya diri karena energi spiritual sudah terisi sampai penuh. Ibadah tanpa musik kurang mempunyai ekspresi dari apa yang berada di dalam diri mereka, kurangnya sebuah perasaan komunal, dan kurangnya pujian terhadap Dia yang menaruh lagu di dalam jiwa Dari pemaparan di atas, dapat ditarik suatu kesimpulan adanya hubungan antara. Dinamika Ibadah dan Peranan aransemen Musik sangatlah kuat, dan itu tidak terlepas dari: Penentuan model atau bentuk didasarkan pada kebutuhan jemaat, bukan pada keinginan individu. cara yang paling efektif dalam aransemen musik adalah Dalam hal ini musik gereja dipusatkan pada dua Berdasarkan pemahaman bahwa musik yang akan dipergunakan oleh sidang harus sederhana dan karena musik akan dipergunakan untuk menyembah kekuasaan Allah yang besar, maka harus murni. Ray David. Gereja yang Hidup: Ide-ide Segar Menjadikan Ibadah Lebih Indah. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Salurante. Wawasan Dunia Kristen Sebagai Penunjuk Arah Gereja Moderen Bermisi. Jakarta. SETIA DAFTAR PUSTAKA