Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN AYAM BROILER (AYAM POTONG) DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Wiwik Mustapa1. Meli Sasmi2 dan Mahrani2 Mahasiswa Program Studi Agrinisnis Fakultas Pertanian UNIKS Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UNIKS ABSTRACT Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan harga Ayam(X. Harga Ikan Nila(X. Jumlah Tanggungan Keluarga (X. Dan Pendapatan (X. ayam broiler . yam pedagin. di Kabupaten Kuantan Singingi, dan untuk mengetahui elastisitas permintaan terhadap ayam broiler ( ayam pedagin. ( Permintaan akan elastis apabila E > 1. Inelastis E < 1, dan elastis Unier E=. di Kabupaten Kuantan Singingi. Analisis yang digunakan adalah analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan alat analisisi berupa Aplikasi SPSS versi 20. Hasil Analisis Menunjukkan Bahwa Konstanta pada penelitian ini sebesar 1,647, artinya jika harga ayam (X. , ikan nila (X. , tanggungan keluarga (X. , dan pendapatan (X. sebesar 0, maka pemintaan (Y) sebesar 1,647. Nilai t signifikan harga ayam sebesar 0,055, yang artinya harga ayam berpengaruh tidak nyata. Nilai t signifikan harga ikan sebesar 0,793 yang artinya Harga ikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan. Nilai t signifikan tanggungan keluarga sebesar 0,000 yang artinya tanggungan keluarga berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler. yam pedagin. Nilai t signifikan pendapatan sebesar 0,777 yang artinya pendapatan berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan ayam broiler. yam pedagin. di Kabupaten Kuantan Singingi. Nilai elastisitas permintaan terhadap harga ayam sebesar -5,817, yang artinya hubungan harga ayam dan permintaan dinyatakan inelastis. Nilai elastisitas permintaan harga ikan sebesar -9,451, yang artinya hubungan harga ikan dan permintaan ayam dinyatakan inelastis. Nilai elastisitas permintaan terhadap jumlah tanggungan keluarga sebesar 0,401, yang artinya hubungan jumlah tanggungan keluarga dan permintaan ayam dinyatakan inelastis. Nilai elastisitas permintaan terhadap pendapatan sebesar 1,08 yang artinya hubungan pendapatan dan permintaan ayam broiler dinyatakan elastis. Kata Kunci : Permintaan Ayam. Regresi Linier Berganda FACTORS AFFECTING DEMAND BROILER CHICKEN (CUTTING CHICKEN) IN KUANTAN SINGINGI DISTRICT ABSTRACT The purpose of this research is to know the factors that affect demand harga Chicken(X. Price of Tilapia(X. Number of family dependents (X. And income (X. in Kuantan Singingi Regency, and to know the elasticity of demand for broilers . (Demand will be elastic if E> 1. Inelastic E <1, and Unier elastic E = . in Kuantan Singingi Regency. The analysis used is Multiple Linear Regression analysis using an analysis tool in the form of SPSS application version 20. The results of the analysis show thatThe constant in this study is 1. 647, meaning that if the price of chicken (X. , tilapia (X. , dependents of the family (X. , and income (X. is 0, then demand (Y) is 1. The significant t value of chicken prices is 0. 055, which means that chicken prices have no significant effect. The significant t value of fish prices is 0. 793, which means that fish prices have no significant effect on The significant t value for family dependents is 0,000, which means that family dependents have a significant effect on the demand for broiler chickens. The significant t value of income is 0. which means that income has no significant effect on the demand for broiler chickens. in Kuantan Singingi Regency. The value of the elasticity of demand for chicken prices is -5. 817, which means that the relationship between chicken prices and demand is declared inelastic. The elasticity value of the demand for fish prices is -9. 451, which means that the relationship between fish prices and chicken demand is Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 declared inelastic. The value of the elasticity of demand for the number of family dependents is 0. which means that the relationship between the number of family dependents and the demand for chickens is stated to be inelastic. The elasticity value of demand for income is 1. 08, which means that the relationship between income and demand for broiler chickens is elastic. Keywords: Chicken Demand. Multiple Linear Regression PENDAHULUAN Sektor pertanian merupakan sektor yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi bangsa Indonesia. Sektor pertanian tidak hanya identik dengan usaha dalam hal bercocok tanam, dalam arti luas pertanian mencakup 5 subsektor yaitu subsektor tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan dan Salah satu subsektor pertanian yang mempunyai peranan cukup penting adalah subsektor peternakan karena sektor peternakan merupakan salah satu penghasil pangan bagi masyarakat khususnya dalam pemenuhan protein hewani (Pranata et al. , 2. Kabupaten Kuantan Singingi merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Riau yang memiliki pasar yang mana secara rutin dilakukan. Harga terhadap ayam Broiler di Kabupaten Kuantan Singingi sering mengalami fluktuasi, sehingga mempengaruhi terhadap permintaan ayam broiler. yam pedagin. di Kabupaten Kuantan Singingi. Permintaan terhadap ayam broiler. yam pedagin. tidak hanya dipengaruhi oleh harga ayam tersebut, tetapi juga harga barang subtitusi yaitu salah satu harga ikan, selain itu juga dipengaruhi oleh jumlah penduduk. Selain itu, pendapatan permintaan ayam broiler . yam pedagin. Semakin tinggi pendapatan, maka permintaan terhadap ayam juga tinggi, hal ini dikarenakan selera masyarakat ketika pendapatan tinggi, selera konsumsi juga tinggi. Kabupaten Kuantan Singingi. Pertanian, dan harga produksi hasil kebun juga sering berfluktuasi dan cenderung turun, sehingga pendapatan penduduk di Kabupaten Kuantan Singingi juga mengalami penurunan dan berdampak terhadap permintaan ayam Berdasarkan masalah tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian Au Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan ayam broiler. yam pedagin. di Kabupaten Kuantan SingingiAy. Ruang lingkup penelitian ini adalah harga ayam broiler dalam bobot hidup dan sebagai barang substitusi adalah harga ikan nila dengan alasan umumnya digemari oleh masyarakat dan jumlah permintaan terhadap ikan nila lebih banyak. Pendapatan dan jumlah tanggungan keluarga juga mempengaruhi terhadap permintaan ayam di Kabupaten Kuantan Singingi. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada empat pasar dyang berada di Kabupaten Kuantan Singingi yakni: pasar modern Teluk Kuantan yang berlokasi di Kecamatan Kuantan Tengah pada hari pasar rabu dan minggu, pasar benai yang berlokaksi di Kecamatan Benai pada hari pasar kamis, pasar Pangean yang berada di Kecamatan Pangean pada hari pasar jumAoat, dan pasar baserah yang berlokasi di Kecamatan Kuantan Hilir pada hari pasar minggu. Penelitian ini menggunakan Variabel X1 (Harga Aya. X2 (Harga Ikan Nil. X3 (Jumlah Tanggungan Keluarg. , dan X4 (Pendapata. terhadap Y (Permintaan Ayam Broiler. yam pedagin. di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan (Harga Ayam. Harga Ikan Nila. Jumlah Tanggungan Keluarga. Dan Pendapata. ayam broiler . yam pedagin. di Kabupaten Kuantan Singingi dan mengetahui elastisitas permintaan terhadap ayam broiler ( ayam pedagin. ( Permintaan akan elastis apabila E > 1. Inelastis E < 1, dan elastis Unier E=. di Kabupaten Kuantan Singingi. Hipotesis H 0 : Ada pengaruh harga ayam, harga ikan nila, jumlah tanggungan keluarga, dan pendapatan terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. H 1 : Tidak ada pengaruh harga ayam, harga ikan nila, jumlah tanggungan keluarga, dan pendapatan terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi pada empat pasar, yaitu: Pasar Modern Teluk Kuantan. Pasar Benai. Pasar Pangen, dan Pasar Baserah. Penelitian ini di laksanakan selama 8 bulan yaitu dari bulan November 2019 sampai dengan bulan Juli 2020 dengan kegiatan meliputi persiapan, pembuatan proposal, pengumpulan data, pengolahan data dan laporan penelitian dokumen yang ada untuk dapat digunakan menurut keperluan peneliti, dilakukan dengan cara mengambil data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi Analisis Data Analisis Regresi Linear Berganda Model estimasi Analisis linear berganda sebagai Y=a b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 e Keterangan : = Jumlah permintaan daging ayam broiler . g/bl. = Koefisien intersep B1,. ,b7 = Koefisien regresi = Harga daging ayam broiler (Rp/K. = Harga Ikan Nila (Rp/K. = Tanggungan Keluarga . = Pendapatan (R. Teknik Penentuan Sampel Penentuan sampel dilakukan terhadap pedagang dan konsumen yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi. Penentuan sampel terdiri dari pedagang ayam broiler dan pedagang ikan nila masing-masing sebanyak 2 orang secara purposive. Penentuan sampel sampling sebanyak 12 orang pada masingmasing pasar di Kabupaten Kuantan Singingi. Uji Parsial (Uji t Statisti. Uji t adalah uji pengaruh variabelvariabel mempengaruhi variabel tetap. Taraf signifikasi () yang digunakan ialah 5%. Uji t yang akan dilakukan ialah: Pengaruh harga daging ayam broiler terhadap jumlah permintaan daging ayam broiler. Pengaruh terhadap jumlah permintaan daging ayam broiler. Pengaruh jumlah tanggungan keluarga terhadap jumlah permintaan daging ayam broiler. Pengaruh harga ikan nila terhadap jumlah permintaan daging ayam broiler. Pengaruh tingkat selera terhadap permintaan daging ayam broiler Rumus Uji Korelasi parsial adalah sebagai Jenis dan Sumber Data Data yang dikumpul berupa data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang di ambil langsung ke pedagang dan konsumen ayam broiler dan ikan nila meliputi identitas responden . mur, jenis, kelamin, pendidikan dan tanggungan keluarg. , jenis dan biaya produksi, tenaga kerja, harga produksi dan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari instansi terkait yaitu Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi, data yang diambil yaitu : Luas daerah penelitian, jumlah penduduk, topografi, sarana dan prasarana yang terkait dengan penelitian. Teknik Pengumpulan Data Wawancara langsung kepada pedagang dan pembeli ayam broiler dan ikan dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah dipersiapkan sebelumnya Observasi yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung ke Pasar. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dari objek penelitian, juga memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai keadaan responden Dokumentasi adalah metode pengumpulan data dengan cara meneliti dokumen- ycycuyc = ycu Oc ycuycnycycn Oe (Oc ycuyc. (Oc ycyc. Oo. cu Oc ycuycn Oe (Oc ycuyc. 2 ) Oe . cu Oc ycycn 2 Oe (Oc ycyc. 2 ) Keterangan: rxy = Koefisien korelasi pearson x = Variabel independen y = Variabel dependen Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 0,40 Ae 0,599 0,60 Ae 0,799 0,80 Ae 1,000 n = Banyak Sampel Kriteria : Jika sig. tO 0,05 maka H0 ditolak dan H1 Jika sig. t >0,05 maka H0 diterima dan H1 Analisis Korelasi Berganda (R) Analisis korelasi ganda digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua atau lebih variabel independen (X1. X2, . terhadap variabel dependen (Y) secara serentak. Koefisien ini menunjukkan seberapa besar hubungan yang terjadi antara variabel independen (X1,X2,. secara serentak terhadap variabel dependen (Y). Nilai R berkisar antara 0 sampai 1, nilai semakin mendekati 1 berarti hubungan yang terjadi semakin kuat, sebaliknya nilai semakin mendekati 0 maka hubugan yang terjadi semakin lemah. (Priyatno. Rumus korelasi ganda dengan dua variabel independen adalah : yx ) A . yx ) A 2. yx ). yx ). x x ) A . yx ). yx ) A . yx ). yx ) x x A 1 A . x1 x2 ) 2 Keterangan : Ry. : korelasi variabel X1 . arga aya. dengan X2 . arga ika. secara bersama-sama dengan faktor yang mempengaruhi permintaan ayam broiler Ryx1 : korelasi sederhana antara X1 (Harga Ayam ) dengan Y ( Permintaan Aya. Ryx2 : korelasi sederhana antara X2 (Harga Ikan Nil. dengan Y (Permintaan aya. Rx1x2 : korelasi sederhana antara X2 (Harga Ika. dengan X1 (Harga Aya. Ryx3 : Korelasi Sederhana antara X3 (Tanggungan keluarg. dengan Y (Permintaan aya. Ryx4 : Korelasi Sederhana antara X4 (Pendapata. dengan Y (Permintaan aya. Menurut sugiyono . pedoman untuk memberikan interpretasi koefisien korelasi sebagai berikut : 0,00 Ae 0,199 0,20 Ae 0,399 = sedang = kuat = sangat kuat Analisis Determinasi (R. Menurut Ghozali . Koefisien Determinasi (R. merupakan alat untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalaj antara nol atau Nilai R2 yang kecil berarti kemapuan variabel-variabel menjelaskan variasi variabel dependen amat Dan sebaliknya jika nilai yang variabel-variabel informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variabel-variabel dependen. Besarnya koefisien determinasi dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai yaycc = yc 2 ycu 100% Dimana: = Koefisien Determinasi = koefisien korelasi Kriteria untuk analisis koefisien determinasi Jika Kd mendeteksi nol . , maka pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent lemah. Jika Kd mendeteksi satu . , maka pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent kuat. Uji F (Pengujian Secara Simulta. Uji F adalah pengujian terhadap koefisien regresi secara simultan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh semua variabel independen yang terdapat di dalam bersama-sama . terhadap variabel dependen. Uji F dalam penelitian ini digunakan untuk menguji signifikasi pengaruh Good Corporate Governance dan Earning Power Terhadap Manajemen Laba secara simultan dan parsial. Menurut Sugiyono dirumuskan sebagai berikut: ycI2 /yco ya= . Oe ycI 2 ) /. cu Oe yco Oe . Keterangan: F = Simultan = Koefisien determinasi = Jumlah variabel independen = Jumlah anggota data atau kasus = sangat rendah = rendah Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 Ftabel hasil perhitungan ini dibandingkan dengan yang diperoleh dengan menggunakan tingkat resiko atau signifikan level 5% atau dengan degree freedom = k . -k-. dengan kriterian sebagai berikut : A ditolak jika F sig > atau nilai sig < A diterima jika F sig < atau nilai sig > Jika du < d< 4-du, maka tidak terjadi autokorelasi positif maupun negatif. Konsep Operasional Variabel-variabel yang diamati dalam penelitian ini dioperasionalisasikan sebagai Faktor-faktor permintaan ayam broiler adalah harga penduduk, pendapatan, dan harga ikan nila yang murah Permintaan adalah jumlah dari ayam broiler yang diminta konsumen yang berbelanja di Pasar Benai (K. Ayam menghasilkan daging yang dihubungkan dengan bobot tubuh (K. Konsumen ayam adalah setiap orang yang membeli daging ayam broiler di Pasar Benai untuk dikonsumsi (Jiw. Konsumen ikan nila adalah setiap orang yang membeli ikan nila di pasar benai untuk di konsumsi . Umur adalah usia pembeli daging ayam broiler dan ikan nila pada saat penelitian Pendapatan adalah jumlah penghasilan keluarga selama sebulan Harga ayam broiler adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli satu kilogram ayam broiler pada saat penelitian. Harga ikan nila adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli satu kilogram ikan nila pada saat penelitian Pengalaman berusaha adalah lamanya pedagang dalam berjualan ayam broiler dan ikan nila Tanggungan keluarga adalah jumlah anggota keluarga yang tidak bekerja. Tingkat selera adalah suka atau tidak suka konsumen terhadap ayam broiler Tempat penelitian adalah Lokasi di Pasar Teluk Kuantan. Pasar Benai. Pasar Pangean, dan Pasar Baserah. Uji Multi Koliniearitas Uji Multikolinieritas menurut Ghozali . bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas . Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antara variabel independen. Hocking . mengemukakan bahwa ada tiga kriteria yang dapat digunakan untuk mendeteksi multikolinearitas. Ketiga kriteria tersebut adalah : VIF (Variance Inflation Factor. Jika nilai VIF lebih besar dari 10 menunjukkan adanya multikolinieritas antara variabel-variabel prediktor. VIF dirumuskan VIF A 1 A Rj 2 Dengan Rj adalah Koefisien determinasi. Koefisien Multikolinearitas terjadi apabila antar variabel prediktor nilai korelasinya >0,95. Nilai eigen . Multikolinearitas terjadi apabila nilai eigen pada matriks korelasi antar semua variabel prediktor <0,05. Uji Auto Korelasi Menurut Ghozali . uji auto korelasi bertujuan menguji apakah dalam model regresi ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode-t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 . autokorelasi dilakukan dengan uji durbin watson dengan membandingkan nilai durbin watson hitung . dengan nilai durbin watson tabel, yaitu batas atas . dan batas bawah . L). pengujian adalah sebagai berikut: Jika 0 < d < dL, maka terjadi autokorelasi Jika dL < d < du, maka tidak ada kepastian terjadi auto korelasi atau tidak. Jika d-dL < d < 4, maka terjadi autokorelasi Jika 4- du < d <4 -dL, maka tidak ada kepastian terjadi autokorelasi atau tidak HASIL DAN PEMBAHASAN Responden dalam penelitian ini berjumlah 56 orang konsumen ayam, karakteristik responden dalam penelitian ini yaitu : umur responden, jumlah tanggungan keluarga, dan Umur Responden Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 Jumlah Responden Konsumen Berdasarkan Pendapatan Responden Pendapatan pada rumah tangga atau pembeli merupakan faktor yang sangat penting Perubahan pendapatan selalu menimbulkan perubahan permintaan berbagai jenis barang (Sukirno, 2. Jumlah konsumen berdasarkan pendapatan secara berturut-turut dari yang tertinggi, jumlah penduduk dengan jumlah pendapatan Rp 000 sampai Rp 2. 000 adalah berjumlah 27 orang atau 48,21 % dari jumlah pendapatan di bawah Rp 1. 000 berjumlah 13 responden konsumen atau 23,21 % dari pendapatan Rp 3. 000 sampai Rp 4. sebanyak 3 orang responden konsumen atau 5,36 % dari jumlah responden konsumen ayam. Sementara itu pendapatan dengan jumlah diatas Rp 4. 000 berjumlah 2 orang atau 3,57 % dari jumlah konsumen ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. rentan usia konsumen ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi secara berturut turut adalah rentan umur dibawah 35 tahun dengan jumlah 29 orang atau 51,79% dari jumlah responden konsumen ayam, kemudian rentan usia 36 tahun sampai 45 tahun berjumlah 19 orang atau 33,93 % dari jumlah responden konsumen, dan usia di atas 46 tahun berjumlah 8 orang atau 14,29 dari jumlah responden Tanggungan Keluarga Tanggungan keluarga mAoempengaruhi jumlah permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Menurut Mapandin . , jumlah tanggungan dalam suatu rumah tangga akan mempengaruhi besar konsumsi yang harus dikeluarkan oleh rumah tangga tersebut karena terkait dengan kebutuhannya yang semakin banyak atau kurang. Jumlah Responden konsumen berdasarkan jumlah tanggungan keluarga secara berturutturut dari yang tertinggi, jumlah tanggungan keluarga berjumlah 2 orang dengan jumlah responden 7 orang atau 12,50 % dari jumlah responden ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi, dan memiliki rata-rata permintaan terhadap ayam broiler sebanyak 1 kg. Jumlah tanggungan keluarga berjumlah 3 orang dengan jumlah responden konsumen 16 orang atau 28,57 % dari jumlah konsumen ayam Broiler dan memiliki rata-rata permintaan terhadap ayam potong boiler sebayak 1,22 Kg, kemudian jumlah tanggungan keluarga 4 orang dengan jumlah responden konsumen sebanyak 21 orang atau 19,64 % dari jumlah responden konsumen, dan rata-rata permintaan terhadap ayam broiler sebanyak 2 kg. Jumlah anggota berjumlah 5 orang dengan jumlah responden konsumen berjumlah 11 orang atau 19,64 % dari jumlah responden konsumen ayam broiler dan memiliki rata-rata permintaan sebanyak 2 kg. anggota berjumlah 6 orang dengan jumlah responden konsumen berjumlah 1 orang atau 1,79 % dari jumlah responden konsumen ayam broiler dan memiliki rata-rata permintaan sebanyak 2,7 kg. Dari uraian diatas dapat dilihat bahwa jumlah tanggungan keluarga berpengaruh terhadap jumlah permintaan ayam broiler di kabupaten kuantan singingi. Semakin banyak jumlah anggota keluarga, maka permintaan terhadap ayam broiler di kabupaten kuantan singingi juga akan meningkat. Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinearitas Masalah multicolinierity pada sutau model menjadi sangat serius jika nilai VIF lebih besar dari 10 sedangkan jika lebih kecil dari 10 dianggap tidak serius (Rasyidin et al, 2. Persamaan y=a b1x1 b2x2 b3x3 b4x4 diperoleh nilai VIF dari X1 ( Harga Aya. senilai 1,084, harga ayam broiler menentukan jumlah daging ayam broiler yang diminati konsumen, semakin rendah harga daging ayam broiler maka permintaan terhadap daging ayam broiler semakin bayak, begitu pula sebaliknya semakin tinggi harga ayam broiler makansemakin sedikit permintaan konsumen terhadap daging ayam broiler Nilai X2 ( Harga Ika. senilai 1,076, harga ikan nila menentukan jumlah ikan yang diminati konsumen, semakin rendah harga ikan tersebut maka semakin tinggi jumlah permintaan konsumen terhadap ikan, sebaliknya semakin tinggi harga ikan tersebut maka semakin rendah jumlah permintaan konsumen terhadap ikan. Nilai X3 ( Anggota Keluarg. senilai 1,092, jumlah tanggunga keluarga merupakan salah satun faktor yang mempengaruhi pola permintaan konsumen rumah tangga banyaknya anggota keluarga maka pola permintaan konsumen semakin bervariasi karena masingmasing rumah tangga belum tentu mempuyai selera yang sama, jumlah anggota rumah Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 tangga berkaitan dengan pendapatan rumah tangga yang akhirnya akan mempengaruhi pola permintaan konsumen rumah tangga tersebut. Nilai dari X 4 ( Pendapata. senilai 1,099. tangga yang memiliki pendapatan rendah akan mengeluarkan sebagian besar pendapatannya untuk membeli kebutuhan pokok, sebaliknya rumah tangga yang berpendapatan tinggi akan membelanjakan sebagian kecil saja dari total pengeluarannya untuk untuk kebutuhkan semua nilai nya tidak lebih dari nilai 10, maka dapat disimpulkan bahwa pada model regresi tidak ditemukan adanya masalah Adjusted R Square Adalah nilai R Square yang telah disesuaikan. Menurut Santoso . bahwa untuk regresi dengan lebih dari dua variabel independen digunakan adjusted R2 sebagai koefisien determinasi. Nilai Uji Koefisien Determinasi adalah 0,74 atau 74 %, hal ini menunjukkan menunjukkan bahwa persentase terhadap variabel dependen ( Harga Ayam. Harga Ikan. Jumlah Tanggungan Keluarga, dan Pendapatan Konsume. terhadap variabel independen (Permintaan Aya. sebesar 74 %, sedangkan sisanya 26 % dipengaruhi dan dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. (Priyatno, 2. Uji Linieritas Uji linieritas bertujuan untuk mengetahui apakah dia variabel mempunyai hubungan yang linier atau tidak secara signifikan. Uji ini biasanya digunakan sebagai prasyarat dalam analisis korelasi atau rerresi linier. Pengujian pada SPSS dengan menggunakan Test Of Liniearity pada taraf signifikansi 0,05. Dua Variabel dikatakan mempunyai hubungan yang liniear bila signifikansi (Linearit. kurang dari 0,05 (Priyatno, 2. siginifikasi pada linearity sebesar 0,000. Karena signifikasi kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa antara Variabel Harga ayam broiler (X. Harga Ikan (X. , jumlah tanggungan keluarga (X. , dan pendapatan (X. terdapat hubungan yang linier terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Analisis Korelasi (R ) Analisis korelasi ganda (R) digunakan untuk mengetahui hubungan variabel independen dan Berdasarkan hasil analisis korelasi berganda diperoleh nilai R sebesar 0,860, karena hasil regresi berganda berada di antara 0,800-1,000, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi hubungan yang sangat kuat antara X1 (Harga aya. X2 (Harga Ika. X3 (Jumlah tanggungan Keluarg. , dan X4 (Pendapata. terhadap permintaan ayam di Kabupaten Kuantan Singingi. ( Priyatno, 2. Uji Simultan Hipotesis (Uji F) Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen (X1,X2, . secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Y). (Priyatno. Nilai dari Uji F pada taraf sugnifikan nya 1 % atau 0,01, nilai dari F signifikan sebesar 0,000. itu artinya nilai F Signifikan < taraf signifikan ( 0,000 < 0,. maka dapat disimpulkan H0 di Tolak, yang berarti X1 (Harga Aya. X2 (Harga Ika. X3 (Jumlah Tanggungan Keluarg. , dan X4 (Pendapata. secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Uji Autocorrelation Uji autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam model regresi linier ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 . Jika terjadi korelasi, maka dinamakan ada problem autokorelasi (Imam Ghozali, 2. Nilai dl dan du, dengan jumlah k=56 dan jumlah variael 4. Yaitu nili du= 1,7246 dan nilai dl=1,4201, selanjutnya membandingkan dengan nilai Tabel DW untuk mengetahui ada tidaknya Nilai DW= 1,928, nilai dU sebesar 1,7246, dan nilai 4-dU sebesar 2,2754, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada autokorelasi karena nilai DW terletak diantara du dan . -d. , yaitu nilai DW > du dan . -d. > DW. Uji Koefisien Secara Parsial (Uji . Uji t . -tes. melakukan pengujian terhadap koefisien regresi secara parsial, pengujian ini dilakukan untuk mengetahui signifikansi peran secara parsial antara variabel independen mengasumsikan bahwa variabel independen lain dianggap konstan. Keragaman Umum Hasil Pendugaan Model Uji Koefisien Determinasi (R Squar. Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 Berdasarkan hasil regresi yang telah dilakukan pada Harga ayam diperoleh t signifikan sebesar 0,055 pada taraf signifikan menggunakan 0,05 maka hasil diperoleh untuk t signifikan > taraf siginifikan ( 0,055 > 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa harga ayam broiler berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan hasil regresi yang telah dilakukan pada harga ikan diperoleh t signifikan 0,793 menggunakan 0,05 maka hasil diperoleh untuk t signifikan > taraf signifikan ( 0,793 > 0,05 ) maka H0 diterima dan Hi ditolak yang berarti secara parsial harga ikan berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan hasil regresi yang telah dilakukan pada tanggungan keluarga diperoleh t signifikan sebesar 0,000 pada taraf signifikan menggunakan 0,05 maka hasil diperoleh untuk t signifikan < tarat signifikan ( 0,000 < 0,. maka H0 di tolak dan Hi diterima yang berarti secara berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam. Berdasarkan hasil regresi yang telah dilakukan pada pendapatan diperoleh t signifikan sebesar 0,777 pada taraf signifikan menggungakan 0,05 maka hasil diperoleh untuk t signifikan > taraf signifikan . ,777 > 0,. maka H0 diterima dan Hi ditolak yang berarti secara parsial pendapatan berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan ayam broiler. Menurut Sunarto . harga adalah jumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa. Lebih luas lagi, harga adalah jumlah dari seluruh nilai yang di tukar konsumen atas manfaat-manfaat memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut. Secara parsial, harga ayam broiler memiliki pengaruh tidak nyata dan berhubungan negatif terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi dengan nilai t signifikan sebesar 0,055 pada taraf signifikan 0,05 dengan p = 0,055 (O 0,. , itu artinya harga ayam tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi, dan besar pengaruhnya yang dapat dilihat dari nilai koefisien . pada nilai b1X1 = -5,817, yang berarti setiap perubahan harga ayam 1 % maka akan menyebabkan perubahan terhadap penurunan permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi sebesar 5,817 %. Nilai elastisitas permintaan (E. variabel harga ayam X1 yaitu sebesar -5,817. Nilai Elastisitas Permintaan (E. tersebut lebih kecil dari 1 (Ep <. , maka hubungan X1 (Harga aya. terhadap Y . Hal ini sesuai dengan pendapat Sukirno . , yang menyatakan bahwa Barang dikatakan tidak elastis bila presentase perubahan jumlah yang diminta lebih kecil daripada peresentase perubahan harga sehingga koefisien elastisitas permintaannya antara nol dan satu. Harga Ikan Nila Barang substitusi . , yaitu barang yang menggantikan barang lainnya, jika barang tersebut dapat menggantikan fungsinya. Harga permintaan barang yang dapat digantikannya. Sekiranya harga barang pengganti bertambah murah, maka barang yang digantikannya akan mengalami pengurangan dalam permintaan (Sukirno, 1. Secara parsial, harga ikan memiliki pengaruh tidak nyata dan berpengaruh negatif terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan SIngingi dengan nilai t signifikan sebesar 0,793 pada taraf signifikansi 0,05 dengan p= 0,793 (O0,. , itu artinya harga ikan nila tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi, dan besar pengaruhnya yang dapat dilihat dari nilai elastisitas Permintaan B1X1 sebesar -9,451, yang berarti setiap perubahan harga ikan 1 % maka akan menyebabkan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan ayam broiler Konstanta pada penelitian ini sebesar 1,647, artinya jika harga ayam (X. , ikan nila (X. (X. pendapatan (X. sebesar 0, maka pemintaan (Y) sebesar 1,647. Koefisien regresi variabel harga ayam (X. sebesar -5,817 , ikan nila (X. sebesar -9,451 , tanggungan keluarga (X. sebesar 0,401 , dan pendapatan (X. sebesar 1,089. artinya jika biaya (X1,X2,X3,X. mengalami kenaikan Rp 1 maka volume permintaan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar (-5,817, -9,451 ,0,401 ,1,089 ). koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara (X1,X2,X3,X. dengan permintaan, semakin tinggi (X1,X2,X3,X. maka semakin meningkat permintaan. Harga Ayam Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 perubahan terhadap permintaan ayam broiler sebesar 9,451 %. Nilai elastisitas permintaan (E. variabel harga ikan nila (X. sebesar -9,451 nilai Ep tersebut kurang dari satu atau kecil dari satu (Ep<. , maka hubungan X2 (Harga ikan nil. terhadap Y . dikatakan inelastis berarti bila harga ikan mengalami perubahan sebesar 1% akan memberi perubahan terhadap permintaan ayam broiler sebesar -9,451 %. 0,401, nilai elastisitas permintaan (E. tersebut kurang dari satu atau kecil dari satu (Ep<. , maka hubungan X3 . anggungan keluarg. terhadap Y . dikatakan inelastis atau kenaikan terhadap jumlah tanggungan keluarga memberikan perubahan yang kecil terhadap naik permintaan, hal ini dikarenakan semakin banyak jumlah anggota keluarga, maka selera untuk mengkonsumsi ayam broiler juga akan semakin Jumlah Tanggungan Keluarga Tanggungan adalah orang atau orangorang yang masih berhubungan keluarga atau masih dianggap berhubungan keluarga serta hidupnya pun ditanggung (Halim, 2. Hasil analisis secara parsial, nilai Thitung senilai 11,387, berpengaruh secara positif dan berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Nilai Elastisitas permintaan B3X3 adalah sebesar 0,401. artinya setiap perubahan anggota keluarga 1 % maka akan meningkatkan jumlah konsumsi terhadap ayam broiler sebesar 0,401 % di Kabupaten Kuantan Singingi. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukan oleh Sukirno . , jumlah tanggungan akan mempengaruhi jumlah permintaan terhadap suatu barang. Semakin banyak jumlah tanggungan, maka jumlah permintaan akan semakin meningkat. Hal ini berkaitan dengan usaha untuk memenuhi kecukupan kebutuhan setiap individu yang ada Jadi, berhubungan positif dengan jumlah tanggungan. Dalam penelitian ini menunjukan elastisitas permintaan (E. pada jumlah tanggungan keluarga (X. adalah sebesar Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Pendapatan Menurut Fadillah . , pendapatan rumah tangga akan menentukan pengeluaran konsumsi dan tingkat kesejahteraan rumah Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis secara parsial pada pendapatan berpengaruh secara positif terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi dengan Thitung senilai 0,284 dengan Probabilitas senilai 0,777. elastisitas B4X4 adalah 1,08. itu artinya setiap meningkatkan jumlah permintaan terhadap ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi sebesar 1,08 %. Dalam penelitian ini menunjukan elastisitas permintaan (E. pendapatan (X. secara keseluruhan adalah 1,08 nilai Ep tersebut besar dari satu (Ep>. , maka hubungan X4 . terhadap Y . dikatakan elastis berarti bila pendapatan mengalami perubahan sebesar 1% akan memberi perubahan besar terhadap permintaan ayam broiler sebesar 1,08 %. KESIMPULAN DAN SARAN 0,000 yang artinya tanggungan keluarga berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler. yam pedagin. Nilai t signifikan pendapatan sebesar 0,777 yang artinya terhadap permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi. Nilai Elastisitas Terhadap Permintaan Ayam Broiler . yam pedagin. : nilai elastisitas terhadap permintaan ayam broiler . yam pedagin. sebesar -5,817. yang artinya hubungan harga ayam dan permintaan Nilai permintaan harga ikan sebesar -9,451. artinya hubungan harga ikan dan permintaan ayam dinyatakan inelastis. Nilai elastisitas permintaan terhadap jumlah tanggungan Uji koefisien secara parsial : Nilai elastisitas permintaan terhadap jumlah tanggungan keluarga (X. berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler, sedangkan harga ayam (X. , harga nila (X. dan pendapatan (X. tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan ayam broiler . yam pedagin. Nilai t signifikan harga ayam sebesar 0,055, yang artinya harga ayam berpengaruh tidak Nilai t signifikan harga ikan sebesar 0,793 yang artinya Harga ikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan. Nilai t signifikan tanggungan keluarga sebesar Jurnal Green Swarnadwipa ISSN : 2715-2685 (Onlin. ISSN : 2252-861x (Prin. Vol. 10 No. 4 Oktober 2021 keluarga sebesar 0,401, yang artinya hubungan jumlah tanggungan keluarga dan permintaan ayam dinyatakan inelastis. Nilai elastisitas permintaan terhadap pendapatan sebesar 1,08 yang artinya hubungan pendapatan dan permintaan ayam broiler . yam pedagin. dinyatakan elastis. Saran Diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk lebih menstabilkan harga ayam broiler . yam pedagin. , sehingga permintaan ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi akan tinggi, dan pendapatan pedagang ayam broiler di Kabupaten Kuantan Singingi juga akan tinggi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang ayam broiler di kabupaten Kuantan Singingi Permintaan terhadap ayam broiler . yam pedagin. di Kabupaten Kuantan Singingi sangat tinggi, sehingga potensi usaha ayam sangat besar. Magister Gizi Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang. Pranata. Tony. Herbal TOGA (Tanaman Obat Keluarg. Yogyakarta: Aksara Sukses. DAFTAR PUSTAKA