Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA ROTI KOPI CABANG MABUUN KABUPATEN TABALONG Miftahul Zannah* . Shinta Avriyanti Miftazannah57@gmail. shinta_avriyanti. stia_tabalong@yahoo. Program Studi Administrasi Niaga Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung A Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 7012 Email: info@stiatabalong. ABSTRAK Perekonomian di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat, hal ini mendorong persaingan bisnis. Persaingan membuat pelaku usaha melakukan peningkatan dalam berbagai faktor, baik dari segi efisiensi maupun efektivitas dalam sebuah produktivitas usaha, salah satunya dengan menentukan harga pokok Penentuan harga pokok produksi sangat penting dilakukan untuk menentukan harga jual produk, penentuan realisasi biaya produksi, perhitungan laba rugi periodik dan juga penentuan harga pokok persediaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penentuan harga pokok produksi roti dengan menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong, perbandingan antara penetapan harga pokok produksi secara tradisional dengan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong, dan penetapan harga jual setelah menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, dokumentasi, dan Analisis data yang digunakan untuk menjelaskan perhitungan dalam menentukan harga pokok produksi dan harga jual adalah dengan menggunakan metode full costing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 7. 644,89 atau dibulatkan menjadi Rp 7. dari perbandingan perhitungan harga pokok produksi menggunakan perhitungan yang dilakukan oleh Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong dengan metode full costing, nilai harga pokok produksi yang dihasilkan memiliki perbedaan lebih tinggi yaitu selisih nilai harga pokok produksi dari kedua metode tersebut adalah sebesar Rp 235 dan penetapan harga jual menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong yaitu sebesar Rp 10. 321 sedangkan harga jual yang ditetapkan Roti Kopi cabang Mabuun adalah Rp 10. Kata Kunci : Harga Pokok Produksi. Metode Full Costing. Harga Jual ANALYSIS OF COST PRODUCTION DETERMINING USING THE FULL COSTING METHOD ON BREAD COFFEE. MABUUN BRANCH. TABALONG REGENCY ABSTRACT The economy in Indonesia is currently developing very rapidly, this is encouraging business Competition makes business actors improve various factors, both in terms of efficiency and effectiveness in business productivity, one of which is by determining the cost of production. Determining the cost of production is very important to determine the selling price of products, determine the realization of production costs, calculate periodic profit and loss and also determine the cost of inventory. The purpose of this research is to determine and analyze the determination of the basic price of bread production using the full costing method at Roti Kopi Mabuun branch. Tabalong Regency, a comparison between traditional basic production price determination with the full costing method at Roti Kopi Mabuun branch. Tabalong Regency, and the determination of selling prices. after using the full costing method at Roti Kopi Mabuun branch. JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Tabalong Regency. The method used in this research is quantitative with descriptive research type. The data collection techniques used were observation, documentation and interviews. The data analysis used to explain the calculations in determining the cost of production and selling prices is by using the full costing method. The results of this research show that the calculation of the cost of production using the full costing method at Roti Kopi Mabuun branch. Tabalong Regency in 2023 is IDR 7,644. 89 or rounded up to IDR 7,645, from a comparison of the calculation of the cost of production using calculations carried out by the Roti Kopi branch Mabuun. Tabalong Regency using the full costing method, the value of the cost of goods produced has a higher difference, namely the difference in the value of the cost of goods produced from the two methods is IDR 235 and the selling price determined using the full costing method at Roti Kopi Mabuun branch. Tabalong Regency, is IDR 10,321, while the selling price set by Roti Kopi at the Mabuun branch is IDR 10,500. Keywords: Cost of Production. Full Costing Method. Selling Price PENDAHULUAN Perekonomian di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat, hal ini secara tidak langsung telah mendorong persaingan bisnis di berbagai bidang. Persaingan dalam mendongkrak perekonomian menimbulkan banyak munculnya pelaku usaha baik dalam skala besar maupun kecil. Adanya persaingan membuat pelaku usaha melakukan peningkatan dalam berbagai faktor, baik dari segi efisiensi maupun efektivitas dalam sebuah produktivitas usaha. Hal tersebut merupakan salah satu kunci dalam memenangkan persaingan yang sehat antar pelaku usaha yang ditentukan dari kualitas produk, kuantitas, harga, dan juga pelayanan dari produk maupun jasa yang Para pelaku usaha banyak yang sudah mengikuti tren perkembangan zaman untuk kemajuan ekonominya. Namun pelaku usaha masih saja menghadapi berbagai permasalahan. Salah satu permasalahannya yaitu masih menggunakan akuntansi biaya tradisional dalam menghitung harga pokok produksi. Kurangnya pengetahuan mengenai akuntansi biaya dan keterbatasan dalam mempelajarinya yang menyebabkan para pelaku usaha masih menggunakan akuntansi tradisional. Pelaku usaha yang tidak biasa melakukan pencatatan dan pembuatan laporan keuangan terhadap bisnis yang dijalankan menjadi alasan mengapa sulitnya menentukan harga pokok Penentuan harga menggunakan logika atau perkiraan berdasarkan total biaya produksi merupakan kecenderungan usaha yang masih Penentuan harga pokok produksi secara tradisional memiliki kelemahan yaitu harga yang dihasilkan tidak kompetitif karena JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 perhitungan hanya di ambil dari beberapa bahan pokok saja atau tidak secara keseluruhan. Menurut (Bustami & Nurlela, 2. harga pokok produksi merupakan kumpulan biaya produksi yang terdiri dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik ditambah dengan persediaan produk dalam proses awal dan dikurang dengan persediaan produk dalam proses akhir. Ada dua metode penghitungan harga pokok produksi berdasarkan prinsip akuntansi biaya, yaitu full costing dan variable Harga pokok produksi merupakan bagian terpenting yang harus diperhitungkan perusahan untuk menentukan harga jual. Jika harga pokok produksi tidak diperhitungkan dengan benar dan tepat, maka perusahaan yang bersangkutan tidak akan dapat menentukan keuntungan yang akan diperoleh atau kerugian yang mungkin dideritanya. Kesalahan dalam perhitungan harga pokok produksi dapat mempengaruhi penentuan harga jual, yang mengakibatkan harga jual produk suatu perusahaan tersebut menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Pada Roti Kopi cabang Mabuun pada tahun 2023 harga pokok produksi untuk setiap bulan nya berbeda-beda, tetapi untuk harga jualnya tetap sama yaitu sebesar Rp 10. Diketahui bulan Januari biaya produksi Rp 8. 950 dengan jumlah roti yang di produksi 1. 237 pcs, peroleh harga pokok produksi sebesar Rp 6. 658,81. Bulan Februari biaya produksi Rp 8. 250, roti yang di 135 pcs, harga pokok produksi Rp 147,36. Bulan Maret biaya produksi Rp 900, roti yang di produksi 934 pcs, harga pokok produksi Rp 8. 234,57. Bulan Mei biaya produksi Rp 7. 950, roti yang di produksi 997 Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 pcs, harga pokok produksi Rp 7. 791,32. Bulan Juni biaya produksi Rp 7. 650, roti yang di produksi 039 pcs, harga pokok produksi Rp 7. 600,24. Bulan Juli biaya produksi Rp 8. 450, roti yang di produksi 1. 147 pcs, harga pokok produksi Rp 076,24. Bulan Agustus biaya produksi Rp 100, roti yang di produksi 1. 066 pcs, harga pokok produksi Rp 7. 433,49. Bulan September biaya produksi Rp 7. 450, roti yang di produksi 827 pcs, harga pokok produksi Rp 8. 935,25. Bulan Oktober biaya produksi Rp 7. 250, roti yang di 075 pcs, harga pokok produksi Rp 373,97. Bulan November biaya produksi Rp 250, roti yang di produksi 1. 155 pcs, harga pokok produksi Rp 7. 045,24. Bulan Desember biaya produksi Rp 8. 600, roti yang di produksi 176 pcs, harga pokok produksi Rp 6. 925,68. Peneitian ini menggunakan metode full costing karena mencakup dua jenis biaya yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Hasilnya, perhitungan biaya produksi yang lebih akurat dan penentuan harga jual yang lebih akurat dapat diperoleh. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal yang dilakukan, diketahui bahwa Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong belum melakukan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual sesuai dengan kaidah prinsip akuntansi. Selama ini perhitugan harga pokok produksi masih menggunakan metode sederhana yakni tanpa memperhatikan total keseluruhan biaya yang telah dikeluarkan untuk memproduksi roti, karena masih ada biaya overhead pabrik yang belum diperhitungkan yaitu biaya penyusutan bangunan, mesin dan peralatan. Hal ini bisa menyebabkan kurang tepatnya penentuan harga pokok produksi dan harga jual yang menyebabkan keuntungan yang di dapat tidak maksimal atau bahkan merugi. Batasan masalah yang akan dibahas oleh peneliti adalah: Menganalisis perhitungan harga pokok produksi pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong Menganalisis perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Menganalisis menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong Penelitian ini dilakukan pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong. Yang mana roti menjadi produk utama mereka sehingga peneliti berfokus pada perhitungan harga pokok produksi roti pada tahun 2023. Berdasarkan latar belakang diatas, maka pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana penentuan harga pokok produksi roti dengan menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong? Bagaimana perbandingan antara penetapan harga pokok produksi secara tradisional dengan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong? Bagaimana penetapan harga jual setelah menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong? Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan diatas, maka tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui dan menganalisis penentuan menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong. Untuk perbandingan antara penetapan harga pokok produksi secara tradisional dengan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong. Untuk mengetahui dan menganalisis penetapan harga jual setelah menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong. Manfaat penelitian ada dua yaitu secara teoritis dan praktis, yaitu sebagai berikut: Manfaat Teoritis Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk mendukung teori menurut (Bustami & Nurlela, 2. mengenai Harga Pokok Produksi. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan konstribusi pada pengembangan teori, terutama kajian akuntansi biaya mengenai perhitungan harga pokok produksi yang bertujuan sebagai dasar penentuan harga jual barang maupun jasa. Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Khususnya mengenai metode perhitungan dengan menggunakan metode full costing. Sehingga, data yang dihasilkan menjadi lebih tepat dan akurat terutama mengenai pembebanan biaya dan informasi biaya yang dihasilkan yang nantinya bertujuan untuk mempermudah dalam penyusunan laporan posisi keuangan. Manfaat Praktis Bagi Peneliti Penelitian menambah pengetahuan dan pemahaman peneliti mengenai penentuan harga pokok produksi yang dijadikan dasar sebagai penetapan harga jual. Bagi Perusahaan Penelitian ini diharapkan memberikan masukan bagi pihak Roti Kopi dalam hal penentuan harga pokok produksi dalam menetapkan harga jual dan diharapkan dapat dipakai sebagai acuan informasi dan pertimbangan dalam meningkatkan laba melalui pengelolaan harga pokok produksi. Bagi Peneliti Selanjutnya Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian dan referensi untuk melaksanakan penelaahan dan pengkajian lebih lanjut tentang masalah yang sama serta menambah pengetahuan pembaca sebagai bahan kepustakaan. TINJAUAN PUSTAKA Manajemen Keuangan Menurut (Fahmi, 2. manajemen keuangan merupakan penggabungan dari ilmu dan seni yang membahas, mengkaji dan menganalisis tentang bagaimana seorang manajer keuangan dengan mempergunakan seluruh sumber daya perusahaan untuk mencari dana, mengelola dana, dan membagi dana dengan tujuan mampu memberikan profit atau kemakmuran bagi para pemegang saham dan suistainability . usaha bagi Menurut (Kasmir, 2. mendefinisikan pengelolaan keuangan perusahaan dengan memandang dari sisi pencairan sumber dana. JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 pengalokasian dana, maupun pembagian hasil keuntungan perusahaan. Sedangkan menurut (Anwar, 2. manajemen keuangan adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang pengelolaan keuangan perusahaan dari sisi pencarian sumber dana, pengalokasian dana, ataupun pembagian hasil keuntungan perusahaan. Akuntansi Biaya (Mulyadi, 2. akuntansi biaya merupakan proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya, pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Objek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya. Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian, serta penafsiran informasi biaya tersebut digunakan tergantung untuk siapa proses tersebut ditujukan. Proses akuntansi biaya salah satunya dapat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai luar perusahaan. Menurut (Dewi & Kristanto, 2. bahwa ditinjau dari fungsinya, akuntansi biaya didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang menghasilkan informasi biaya yang dapat dipakai sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan manajemen. Sedangkan apabila ditinjau dari aktivitasnya, akuntansi biaya dapat penggolongan, peringkasan, dan penyajian biayabiaya pembuatan dan penjualan produk jadi atau penyerahan jasa dengan cara-cara tertentu serta menafsirkan hasilnya. Sedangkan (Riwayadi, 2. mengungkapkan bahwa akuntansi biaya adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, pelaporan, dan analisis berbagai unsur biaya langsung dan biaya tidak langsung yang berhubungan dengan proses menghasilkan dan memasarkan produk. Biaya (Mulyadi, 2. menyatakan dalam artian luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan Dalam artian sempit biaya diartikan sebagai pengorbanan sumber ekonomi guna Untuk Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 pengertian biaya dalam arti luas, pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva ini disebut dengan istilah kos. Istilah kos digunakan juga untuk menunjukkan pengorbanan sumber ekonomi dalam hal pengolahan bahan baku menjadi produk. Suatu biaya dapat diukur dalam jumlah uang yang harus dibayarkan dalam rangka mendapatkan barang atau jasa. Menurut (Garaika & Feriyana, 2. biaya adalah pengorbanan ekonomi yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi untuk memperoleh aktiva atau secara langsung untuk memperoleh Biaya adalah sesuatu yang kita keluarkan atau korbankan dengan harapan akan mendapatkan manfaat secara ekonomis di masa mendatang, misalnya untuk pembelian aktiva tetap, pembelian aktiva tersebut adalah biaya pembelian Dengan mengeluarkan uang untuk pembelian aktiva maka ada akun kas yang keluarkan, disisi lain akan ada efek dari pembelian aktiva tersebut yaitu mengharapkan manfaat ekonomis dari aktiva tersebut di masa mendatang. Harga Pokok Produksi Menurut (Dewi & Kristanto, 2. harga pokok produksi merupakan biaya barang yang dibeli untuk diproses dari awal sampai dengan selesai, baik sebelum maupun selama periode akuntansi Semua biaya tersebut dinamakan biaya Biaya persediaan merupakan semua biaya produk yang dianggap sebagai aktiva dalam neraca ketika terjadinya proses yang selanjutnya menjadi harga pokok penjualan ketika produk itu Harga pokok penjualan mencakup semua biaya produksi yang terjadi untuk membuat barang yang terjual. Harga pokok produksi menurut (Mulyadi, 2. adalah semua biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang atau jasa selama periode bersangkutan. Harga pokok produksi terikat pada periode waktu tertentu. Harga pokok produksi akan sama dengan biaya produksi apabila tidak ada persediaan produk dalam proses awal dan dalam proses akhir. Harga Jual Menurut (Mulyadi, 2. harga jual adalah besarnya harga yang akan dibebankan kepada konsumen yang diperoleh atau dihitung dari biaya JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 produksi ditambah biaya non-produksi dan laba yang diharapkan. Menurut (Adam, 2. harga jual adalah sejumlah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memproduksi suatu barang atau jasa ditambah dengan persentase laba yang diinginkan perusahaan, karena itu untuk mencapai laba yangdiinginkan oleh perusahaan salah satu cara yang dilakukan untuk menarik minat konsumen adalah dengan cara menentukan harga yang tepat untuk produk yang terjual. Kerangka Konseptual Uma Sekaran dalam (Sugiyono, 2. kerangka pemikiran merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting. Dibawah ini adalah gambaran kerangka konseptual yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: Gambar Kerangka Konseptual Sumber : Data diolah, 2024 METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Metode kuantitatif disebut sebagai metode positivistik Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 karena berlandaskan pada filsafat positivisme. Dalam metode kuantitatif penganalisaan data angka-angka (Sugiyono, 2. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif. Metode deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih . ariabel mandiri adalah variabel yang berdiri sendir. tanpa membuat perbandingan variabel pada sampel yang lain, dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel lain (Sugiyono, 2. Sumber Data Adapun data dan informasi dalam penelitian ini bersumber dari: Data Sekunder Menurut (Sugiyono, 2. data sekunder adalah data yang diperoleh melalui media perantara atau sumber yang tidak langsung memberikan data yang biasanya melalui perantara orang lain atau dokumen-dokumen seperti buku, berita, jurnal atau media lain. Data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa laporan keuangan dan data-data lainnya yang berkaitan dengan penelitian, yang tersedia pada toko roti tersebut. Teknik Pengumpulan Data Untuk menginterpretasikan suatu data dengan baik, maka diperlukan data yang akurat dan sistematis agar hasil yang didapatkan dapat mendeskripsikan objek data yang akan diteliti dengan benar. Maka dari itu, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Ketiga metode tersebut dipilih agar pengumpulan data dapat dilakukan secara maksimal. Observasi (Sugiyono, 2. mengemukakan bahwa observasi sebagai teknik pengumpulan data yang mempunyai ciri signifikan bila dibandingkan dengan teknik yang lain, yaitu wawancara dan kuesioner. Kalau waancara dan kuesioner selalu berkomunikasi dengan orang, sedangkan observasi tidak terbatas pada orang saja, tetapi juga pada obyek-obyek alam yang Penelitian ini dilakukan dengan cara JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 melakukan pengamatan secara langsung pada toko roti tersebut. Selain itu juga dilakukan pencatatan segala hal yang ditemukan yang berhubungan dengan biaya produksi dalam menetapkan harga jual. Dokumentasi (Sugiyono, 2. menyatakan bahwa dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu, bisa berbentuk tulisan . atatan harian, peraturan kebijaka. , gambar . oto, gambar, skets. , atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumentasi merupakan pelengkap dari penggunaan metode observasi dan wawancara seagai bukti penelitian. Dalam penelitian ini, informasi tersebut merupakan data primer yang diperoleh langsung dari toko roti tersebut seperti dokumen mengenai profil perusahaan, data biaya bahan baku, data biaya tenaga kerja dan juga data biaya overhead pabrik yang dikeluarkan dalam proses pembuatan roti. Seperti laporan harga pokok produksi Roti Kopi Cabang Mabuun periode satu bulan. Wawancara (Sugiyono, 2. menjelaskan bahwa wawancara digunakan sebagai teknik dalam pengumpulan data, apabila peneliti ingin menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui berbagai hal dari responden yang lebih sedikit/kecil. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi yang tepat dari narasumber yang terpercaya. Wawancara pada penelitian ini hanya dilakukan sebagai observasi awal kepada pemilik toko roti tersebut dan juga karyawan, untuk mengetahui secara langsung hal-hal yang berhubungan dengan biaya produksi dan juga mengenai bagaimana menetapkan harga jual. Teknik Analisa Data Menurut (Sugiyono, 2. teknik analisa data adalah proses mencari dan juga menyusun secara sistematis data yang telah diperoleh melalui wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 yang dilakukan dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, dan juga memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, serta membuat kesimpulan sehingga mudah untuk dipahami baik oleh diri sendiri maupun oleh orang lain. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menjelaskan perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode biaya penuh . ull costin. dan metode Toko Roti Kopi cabang Mabuun yang sebenarnya. Informasi yang didapatkan tersebut kemudian akan dijadikan landasan dalam menentukan harga pokok produksi yang baik dalam menetapkan harga jual produk pada Toko Roti Kopi cabang Mabuun. Metode analisis deskriptif kuantitatif juga dilakukan dengan mendeskripsikan data-data yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan data yang ada di lapangan kemudian dianalisis berdasarkan landasan teoritis. Perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing yaitu: Biaya bahan baku Biaya tenaga kerja langsung Biaya overhead pabrik tetap Biaya overhead pabrik variabel x Harga Pokok Produksi HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam menghitung harga pokok produksinya Roti Kopi cabang Mabuun masih menggunakan metode yang sederhana karena belum menghitung semua biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi, misalnya biaya penyusutan bangunan, mesin dan peralatan yang dimiliki, karena pemilik menganggap bahwa biaya-biaya tersebut tidak signifikan mempengaruhi biaya produksi. Berikut ini merupakan biaya produksi Roti Kopi cabang Mabuun pada tahun 2023. Biaya Bahan Baku Dalam membuat suatu produk, bahan baku merupakan unsur utama dalam melakukan proses produksi. Pada Roti Kopi cabang Mabuun dalam menentukan biaya bahan baku JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 yaitu dengan cara memperhitungkan biaya bahan baku dengan menggunakan cara mengalikan jumlah unit yang dibeli. Pada tahun 2023 Roti Kopi cabang Mabuun mempoduksi roti kopi sebanyak 11. 788 pcs, dengan banyaknya roti kopi yang diproduksi Roti Kopi cabang Mabuun membutuhkan bahan baku sebagai berikut. Tabel 1 Biaya Bahan Baku Tahun 2023 Nama Bahan Tepung Gula Pasir Mentega Ragi Susu Bubuk Susu Cair Garam Telur Toping kopi Unit 454 kg 171 kg 32 kg 11 bks 16,5 kg 101 liter 41 bks 99 rak 11 kg Total Harga Per Satuan Rp 18. Rp 17. Rp 25. Rp 44. Rp 30. Rp 18. Rp 3. Rp 58. Rp 30. Total Harga Rp 8. Rp 2. Rp 800. Rp 484. Rp 495. Rp 1. Rp 123. Rp 5. Rp 330. Rp 20. Sumber: Roti Kopi Cabang Mabuun Dari tabel 1 dapat diketahui bahwa total biaya bahan baku yang dikeluarkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 20. Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya tenaga kerja langsung merupakan balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada semua karyawan yang ada dalam proses Biaya tenaga kerja pada Roti Kopi cabang Mabuun dihitung sebagai berikut. Tabel 2 Biaya Tenaga Kerja Langsung Tahun 2023 Bulan Kerja Upah Per Perbulan Tahun Nur Azizah Rp1. Rahmi Rp1. Abdillah Rp1. Total Biaya Tenaga Kerja Pertahun Nama Tenaga Kerja Upah Pertahun Rp16. Rp16. Rp16. Rp49. Sumber: Roti Kopi Cabang Mabuun Dari tabel 2 diketahui bahwa biaya tenaga kerja langsung yang terjadi pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 49. Upah yang diterima setiap karyawan sebesar Rp 000 dengan upah perbulan sebesar Rp Biaya Overhead Pabrik Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Biaya overhead pabrik adalah biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam proses Biaya overhead pabrik pada Roti Kopi cabang Mabuun antara lain: Biaya Bahan Penolong Biaya bahan penolong yang digunakan Roti Kopi cabang Mabuun adalah selai. Pada tahun 2023 selai yang digunakan sebanyak 77 bungkus, dengan harga 1 bungkusnya sebesar Rp 19. Total biaya selai yang digunakan pada tahun 2023 sebesar Rp . Biaya Listrik Pada Roti Kopi cabang Mabuun sebagian besar aktivitas produksi menggunakan listrik, dengan rata-rata pemakaian listrik perbulan sebesar Rp 500. Biaya listrik yang dikeluarkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun pada tahun 2023 sebesar Rp . Biaya Air Biaya air yang dikeluarkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun untuk setiap bulannya adalah sebesar Rp 300. Maka Roti Kopi cabang Mabuun mengeluarkan biaya air pada tahun 2023 adalah sebesar Rp . Biaya Kemasan Biaya satu kemasan untuk roti kopi adalah sebesar Rp 350. Pada tahun 2023 roti kopi yang di produksi sebesar 11. 788 pcs. Total biaya kemasan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 350 x 11. 788 kemasan = Rp . Biaya Bahan Bakar Roti Kopi cabang Mabuun menggunakan bahan bakar yang digunakan dalam proses produksi adalah gas LPG. Setiap bulannya membutuhkan biaya bahan bakar sebesar Rp Maka Roti Kopi cabang Mabuun mengeluarkan biaya gas LPG pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 2. Tabel 3 Perhitungan Harga Pokok Produksi Menurut Roti Kopi Cabang Mabuun Tahun 2023 Keterangan Tepung JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Total Biaya Rp 8. Keterangan Gula Pasir Mentega Ragi Susu Bubuk Susu Cair Garam Telur Toping kopi Biaya tenaga kerja langsung Biaya penolong Biaya listrik Biaya air Biaya kemasan Biaya bahan bakar Total Biaya Produksi Unit Produksi per tahun . Harga Pokok Produksi per unit Total Biaya Rp 2. Rp 800. Rp 484. Rp 495. Rp 1. Rp 123. Rp 5. Rp 330. Rp 49. Rp 1. Rp 5. Rp 3. Rp 4. Rp 2. Rp 87. Rp 11. Rp 7. 409,64 Sumber: Data diolah, 2024 Dari tabel 3 dapat diketahui bahwa dalam 788 pcs roti kopi total biaya yang dikeluarkan Roti Kopi cabang Mabuun pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 87. 800 sehingga memperoleh harga pokok produksi roti kopi dengan harga Rp 7. 409,64 atau dibulatkan menjadi Rp 7. 410 yang diperoleh dari total biaya produksi dibagi dengan jumlah produksi roti kopi yang Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing adalah dengan cara menghitungkan seluruh biaya yang mempengaruhi proses produksi seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik baik yang bersifat variabel maupun tetap. Dalam perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing, terdapat beberapa biaya yang mempengaruhi proses produksi tetapi belum diperhitungkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun namun akan diperhitungkan oleh peneliti, yaitu biaya penyusutan bangunan, mesin dan peralatan. Tabel 4 Alokasi Biaya Penyusutan Tahun 2023 Keterangan Harga Perolehan (R. Unit Total Harga Perolehan (R. Umur Ekon Beban Penyusutan (R. Mixer Oven Loyang Timbangan Proover Spatulla Freezer Bangunan Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Keterangan Harga Perolehan (R. Unit Total Harga Perolehan (R. Umur Ekon Total biaya penyusutan dalam setahun Beban Penyusutan (R. Sumber: Data diolah, 2024 Berdasarkan tabel diatas maka dapat diketahui alokasi biaya penyusutan pada Roti Kopi cabang Mabuun tahun 2023 adalah sebesar Rp 2. Berdasarkan biaya tersebut perhitungan harga pokok produksi roti kopi menggunakan metode full costing adalah sebagai berikut: Tabel 5 Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing Tahun 2023 Keterangan Tepung Gula Pasir Mentega Ragi Susu Bubuk Susu Cair Garam Telur Toping kopi Biaya tenaga kerja langsung Biaya penolong Biaya listrik Biaya air Biaya kemasan Biaya bahan bakar Biaya penyusutan mesin dan Biaya penyusutan bangunan Total Biaya Produksi Unit Produksi per tahun . Harga Pokok Produksi per unit Total Biaya Rp8. Rp2. Rp800. Rp484. Rp495. Rp1. Rp123. Rp5. Rp330. Rp49. Rp1. Rp5. Rp3. Rp4. Rp2. Rp1. Rp1. Rp90. Rp7. 644,89 Sumber: Data diolah, 2024 Pada tabel 5 diatas dapat diketahui bahwa dalam penentuan harga pokok produksi menggunakan metode full costing terdapat unsur biaya overhead pabrik variabel dan tetap. Dalam memproduksi 788 roti kopi biaya produksi yang dikeluarkan Roti Kopi cabang Mabuun dengan menggunakan metode full costing pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 90. 934 sehingga memperoleh harga pokok produksi dengan harga Rp 7. 644,89 atau dibulatkan menjadi Rp 7. Tabel 6 Perbandingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Tahun 2023 JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Keterangan Biaya Bahan Baku: Tepung Gula Pasir Mentega Ragi Susu Bubuk Susu Cair Garam Telur Toping kopi Biaya tenaga kerja langsung Biaya overhead pabrik variabel: Biaya penolong Biaya listrik Biaya air Biaya kemasan Biaya bahan bakar Biaya overhead pabrik tetap: Biaya penyusutan mesin dan Peralatan Biaya penyusutan bangunan Total Biaya Produksi Jumlah Unit Produksi per tahun Harga Pokok Produksi per unit Harga Pokok Produksi . Full Costing Roti Kopi Cabang Mabuun Rp8. Rp2. Rp800. Rp484. Rp495. Rp1. Rp123. Rp5. Rp330. Rp49. Rp8. Rp2. Rp800. Rp484. Rp495. Rp1. Rp123. Rp5. Rp330. Rp49. Rp1. Rp5. Rp3. Rp4. Rp2. Rp1. Rp5. Rp3. Rp4. Rp2. Rp1. Rp1. Rp90. Rp7. 644,89 Rp7. Rp87. Rp7. 409,64 Rp7. Sumber: Data diolah, 2024 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa perbedaan perhitungan harga pokok produksi roti kopi adalah terdapat pada jenis biaya produksi masing-masing Perbedaan atau selisih yang terjadi yaitu sebesar Rp 235, perbedaan tersebut diakibatkan karena perbedaan dalam perhitungan yang dilakukan oleh Roti Kopi cabang Mabuun dan perhitungan denga metode full costing, yang mana perhitungan Roti Kopi cabang Mabuun tidak menghitung biaya penyusutan bangunan, mesin dan peralatan. Sehingga nominal biaya yang dikeluarkan dengan menggunakan metode full costing ini lebih tinggi dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh Roti Kopi cabang Mabuun. Perbedaan tersebut akan berpengaruh terhadap harga jual yang selama ini Roti Kopi cabang Mabuun telah menjual dengan harga yang kurang tepat. Penetapan harga jual dengan menggunakan metode full costing merupakan metode penetapan harga jual yang paling sederhana. Roti Kopi cabang Mabuun hanya menghitung biaya produksi seperi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang dikeluarkan lalu ditambahkan dengan persentase tertentu dari mark up. Mark up adalah persentase Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 keuntungan atau laba yang diharapkan oleh Agar hasil dari penjualan roti kopi yang dikeluarkan Roti Kopi cabang Mabuun benar-benar bisa menutupi biaya yang dikeluarkan dalam membuat roti kopi dan mendapatkan laba yang maksimal, maka pemilik Roti Kopi cabang Mabuun akan menggunakan asumsi laba yang diharapkan sebesar 35% dari harga pokok Berikut adalah perhitungan penetapan harga jual roti kopi dengan menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun. Harga Pokok Produksi HPP Jumlah Unit . = Rp 90. 788 Pcs = Rp 7. 644,89/Pcs Harga Jual = Total Biaya (Mark Up y Total Biay. = Rp 90. % y Rp 90. = Rp 121. Harga Jual Per-Pcs = HPP Jumlah Unit . = Rp 121. 788 Pcs = Rp 10. 320,60/Pcs Dari perhitungan harga jual per pcs roti kopi dengan menggunakan metode full costing pada tahun 2023 dan dengan menggunakan mark up sebesar 35% maka diperoleh harga jual per pcs roti kopi sebesar Rp 10. 320,60 atau dibulatkan menjadi Rp 10. Pembahasan Berdasarkan hasil penyajian data yang diperoleh selama penelitian yaitu di Roti Kopi Mabuun Kabupaten Tabalong menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh Roti Kopi cabang Mabuun masih belum sesuai dengan metode full Hal ini dikarenakan metode yang diterapkan Roti Kopi cabang Mabuun belum memasukkan semua unsur-unsur biaya, yaitu seperti biaya penyusutan bangunan, mesin dan Biaya tersebut merupakan bagian dari biaya overhead pabrik, yang disebut dengan biaya overhead pabrik tetap. Sedangkan pada metode full costing dalam menghitung harga pokok produksinya semua biaya yang dikeluarkan JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 dihitung serta di golongkan secara jelas, baik itu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya ovehead pabrik baik yang bersifat tetap maupun variabel. Perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing menunjukkan nilai yang berbeda dengan metode perhitungan Roti Kopi cabang Mabuun. Harga pokok produksi menggunakan metode full costing menghasilkan harga pokok produksi per unit yang lebih besar. Perbedaan perhitungan harga pokok produksi tersebut menyebabkan adanya selisih antara Roti Kopi cabang Mabuun dengan hasil analisis denga menggunakan metode full costing. Selisih perhitungan harga pokok produksi adalah sebesar Rp 235. Adanya selisih tersebut karena dalam perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing semua unsur biaya dimasukkan baik yang bersifat variabel maupun tetap. Sedangkan pada perhitungan harga pokok produksi dengan metode yang diterapkan Roti Kopi cabang Mabuun hanya memasukkan biaya overhead pabrik yang bersifat variabel saja. Dalam perhitungan harga jual menurut metode full costing adalah menambah mark up atau laba yang diharapkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun yaitu sebesar 35% pada biaya total. Pada penetapan harga jual dengan metode full costing semua biaya dirinci secara jelas, yaitu biaya produksi serta laba yang diharapkan dengan persentase mark up. Harga jual berdasarkan metode full costing menghasilkan harga yang lebih rendah dibandingkan harga jual yang diterapkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun. Yang mana harga jual yang diperoleh dengan metode full costing adalah sebesar Rp 10. 321, sedangkan untuk harga jual yang diterapkan Roti Kopi cabang Mabuun adalah sebesar Rp 10. Harga jual saat ini yang ditetapkan oleh Roti Kopi cabang Mabuun sudah memenuhi besaran laba yang diinginkan. Walaupun harga jual saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual dengan menggunakan metode full costing tetapi hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah bagi Roti Kopi cabang Mabuun. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Niken Faradela, dkk, . Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Tulus Pujo Nugroho . Maria Hernie Mali, dkk, . Raden Irma Afriani dan Ina Khodijah . , dan Burhan Latif, dkk, . Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing lebih tinggi dibandingkan dengan metode perusahaan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian analisis penentuan harga pokok produksi menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun pada tahun 2023, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 7. 644,89 atau dibulatkan menjadi Rp 7. Dari perbandingan perhitungan harga pokok produksi menggunakan perhitungan yang dilakukan oleh Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong dengan metode full costing, nilai harga pokok produksi yang dihasilkan memiliki perbedaan lebih tinggi yaitu selisih nilai harga pokok produksi dari kedua metode tersebut adalah sebesar Rp 235. Penetapan harga jual menggunakan metode full costing pada Roti Kopi cabang Mabuun Kabupaten Tabalong yaitu sebesar Rp 10. sedangkan harga jual yang ditetapkan Roti Kopi cabang Mabuun adalah Rp 10. SARAN Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan bagi Roti Kopi cabang Mabuun untuk periode yang akan datang. Roti Kopi Mabuun metode full costing dalam menentukan harga pokok produksi yang dijadikan dasar sebagai penetapan harga jual. Hal ini dikarenakan pada metode full costing semua biaya yang mempengaruhi proses produksi akan dibebankan ke dalam perhitungan harga pokok produksi, sehingga penentuan harga pokok produksi menjadi lebih sesuai dan JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Roti Kopi cabang Mabuun sebaiknya memasukkan biaya penyusutan bangunan, mesin dan peralatan ke dalam perhitungan harga pokok produksinya. Hal ini disebabkan karena biaya tersebut merupakan biaya overhead pabrik tetap yang merupakan unsur biaya dalam menentukan harga pokok Dalam penetapan harga jual, pemilik Roti Kopi cabang Mabuun sebaiknya juga mempertimbangkan untuk menetapkan harga jual dengan menggunakan metode full costing, dengan menentukan besaran persentase yang diharapkan. Penggunaan metode ini diharapkan agar pemilik Roti Kopi cabang Mabuun dapat mengetahui harga jual yang dapat menutupi seluruh biaya yang dikeluarkan dalam memproduksi roti kopi. DAFTAR PUSTAKA