1 RAGAM BAHASA PADA ACARA INI TALKSHOW DI NET TV PADA JANUARI 2015 Dianty Nur Fitri dan Pheni Cahya Kartika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya pengukirsenyum@gmail. ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah ragam bahasa dan bahasa plesetan yang digunakan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dan bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah acara Ini Talkshow di NET TV yang teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik rekam. Teknik analisis data yang digunakan adalah pereduksian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ragam bahasa pada acara Ini Talkshow terdapat 72 tuturan ragam bahasa baku, 39 ragam bahasa tidak baku, 2 ragam bidang jurnalistik, 2 ragam bahasa bidang transportasi, 8 ragam bahasa bidang kesehatan, 6 ragam bahasa bidang psikologi, 4 ragam bahasa bidang kewirausahaan, 6 ragam bahasa bidang olahraga dan 64 ragam Ragam bahasa yang paling banyak digunakan adalah ragam bahasa baku. Pada penggunaan ragam bahasa tersebut, ditemukan jenis bahasa plesetan, yaitu 43 plesetan fonologis, 23 plesetan grafis, 31 plesetan morfemis, 5 plesetan frasa, 14 plesetan ekspresi, 13 plesetan ideologis, dan 2 plesetan diskursi. Pada penggunaan ragam bahasa tersebut, bahasa plesetan yang paling banyak ditemukan adalah jenis bahasa plesetan fonologis. Kata Kunci: bahasa plesetan. AuIni TalkshowAy NET TV, ragam bahasa PENDAHULUAN Manusia merupakan makhluk sosial yang pasti membutuhkan satu sama lain . omo sosiali. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri karena manusia merupakan makhluk yang hidup bermasyarakat sehingga membutuhkan orang lain. Setiap hari sesama manusia berkehidupan bermasyarakat baik secara langsung maupun tidak. Seseorang tidak dapat pergi berkuliah tanpa mengenakan pakaian dan tidak membawa barang-barang lainnya seperti tas ataupun kendaraan. Untuk memiliki barang-barang tersebut pasti orang tersebut membelinya dari orang lain. Cara membeli itu pun menggunakan bahasa agar dapat menyampaikan bahwa ingin membeli barang-barang ISSN 1978-8800 STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 Dari situlah hubungan bahasa dengan manusia yang bersifat saling membutuhkan, yaitu untuk berkomunikasi. Ketika berkomunikasi, ragam bahasa sering kali ditemukan. Tentunya saat berkomunikasi tidak hanya dengan satu jenis orang, maksudnya ada yang berbeda suku atau berbeda daerah. Hal itu yang membuat banyak ditemukan ragam bahasa ketika bekomunikasi dengan lawan bicara. Dewasa ini, hal berkomunikasi bukanlah menjadi suatu hal yang rumit karena perkembangan teknologi semakin hari semakin Melalui berbagai media elektronik, sebuah informasi dengan mudah disampaikan meski antara informan dengan orang yang menerima informasi berjarak Tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya media elektronik, yang dengan mudah mampu memberi informasi. Salah satunya adalah media televisi. Televisi atau yang sering disingkat TV merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan informasi. Selain sebagai sarana penyampaian informasi. TV juga bisa menjadi sarana hiburan. Sebagai sarana hiburan itulah salah satu alasan yang membuat TV semakin digemari oleh masyarakat hingga saat ini, dibanding media elektronik yang lainnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, stasiun-stasiun televisi pun semakin Salah satunya adalah NET TV. NET TV merupakan stasiun televisi yang diresmikan pada 26 Mei 2013 yang merupakan pengganti siaran Spacetoon Indonesia yang sebagian sahamnya diambil oleh Media Indika Group. Berbeda dengan Spacetoon yang programnya ditujukan untuk anak-anak, program NET TV ditujukan kepada keluarga dan pemirsa muda . Program acara di NET TV pun kini sudah banyak. NET TV lebih banyak menayangkan program-program acara yang menghibur, seperti Tetangga MasaAo Gitu?. Bukan Sekedar Wayang. Sarah Sechan. Ini Talkshow, dan lainnya. Salah satu dari program-program acara tersebut yang peneliti ambil untuk diteliti adalah program acara Ini Talkshow. Ini Talkshow juga memiliki keunikan tersendiri terhadap ragam bahasa yang Pada acara yang dipandu oleh Entis Sutisna atau biasa dipanggil Sule yang disebut sebagai host. Salah satu keunikan ragam bahasanya adalah setiap bintang tamu yang hadir pada acara tersebut disuruh mengucapkan Audi sini sajaAy dengan bahasa di tempat tinggal asal bintang tamu tersebut, setiap kali sebelum jeda STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 ISSN 1978-8800 Berbagai macam ragam bahasa lainnya juga akan ditemukan pada acara Pada acara tersebut penggunaan dari jenis ragam bahasa itu di dalamnya banyak mengandung bahasa plesetan yang sering dipakai pemain dalam menghibur Oleh karena itu dalam penelitian kali ini selain membahas ragam bahasa pada acara Ini Talkshow juga membahas penggunaan bahasa plesetan pada ragam bahasa yang dipakai. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan ragam bahasa dan penggunaan bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. METODE Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian Metode penelitian kualitatif ini merupakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi obyek yang alamiah, di mana peneliti sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, dan hasil penelitiannya lebih menekankan makna dari pada generalisasi (Sugiyono, 2012:. Waktu penelitian ini dimulai pada tanggal 1 Januari 2015 hingga Mei 2015 dengan subjek penelitian bersumber dari acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015 yang diunduh melalui youtube. Objeknya berupa kata, kelompok kata, dan kalimat yang dituturkan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015, yang meliputi ragam bahasa dan ragam bahasa yang mengandung bahasa plesetan yang ada pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Teknik pengumpulan pada penelitian ini menggunakan teknik simak. Menurut Mahsun . 2: 92,. , metode simak ini merupakan cara memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa. Pada penelitian ini yang dilakukan peneliti setelah teknik simak adalah teknik simak bebas libat cakap, sedangkan teknik simak libas cakap tidak dilakukan karena peneliti tidak ikut terlibat dalam pembicaraan melainkan hanya sebagai pengamat. Selanjutnya, dilakukan juga teknik rekam dengan cara mengunduh acara Ini Talkshow melalui youtube. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data model Milles dan Huberman . alam dalam Sugiyono, 2012: 246Ai. Milles dan Huberman menyatakan bahwa model tersebut ada tiga langkah yaitu: . Reduksi data, yaitu ISSN 1978-8800 STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 menulis hal-hal pokok mengenai bentuk tuturan, ragam bahasa dan kosakata bahasa plesetan dalam acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penyajian data, yakni hal-hal pokok yang terdapat pada langkah satu, disajikan dalam bentuk tabel. Penarikan kesimpulan dan verifikasi terhadap ragam bahasa dan kosakata bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. PEMBAHASAN Acara Ini Talkshow adalah salah satu jenis reality show. Menurut Vivian . alam Hapsari, 2009:. , pengertian talkshows adalah adanya pembawa acara yang akan mewawancarai bintang tamu dengan topik tertentu yang masih hangat dibicarakan. Ini Talkshow memiliki keunikan tersendiri terhadap ragam bahasa yang digunakan. Pada acara yang dipandu oleh seorang host bernama Sule, salah satu keunikan ragam bahasanya adalah setiap bintang tamu yang hadir pada acara tersebut disuruh mengucapkan Audi sini sajaAy dengan bahasa di tempat tinggal asal bintang tamu tersebut, setiap kali sebelum jeda iklan. Penggunaan Ragam Bahasa pada Acara Ini Talkshow Berdasarkan analisis data, ditemukan 9 jenis ragam bahasa. Ragam bahasa yang paling banyak ditemukan adalah ragam baku yang berjumlah 72 tuturan. Menurut Sumarsono . 8: 35-. , bahasa baku memiliki lima ciri. Pertama, jumlah penutur asli bahasa baku lebih sedikit dibandingkan dengan keseluruhan penutur bahasa. Kedua, ragam baku merupakan ragam yang biasanya diajarkan kepada orang lain yang bukan penutur asli bahasa tersebut. Ketiga, ragam baku memberi jaminan kepada pemakainya bahwa ujaran yang dipakai kelak dapat dipahami oleh masyarakat Keempat, ragam baku dipakai di kalangan terpelajar, kalangan cendekiawan dan Kelima, ragam baku mempunyai bentuk-bentuk kebahasaan tertentu, yaitu dipakai secara ajeg. Salah satu contoh data yang ditemukan adalah sebagai berikut. Sule: AuOleh . Anda . , kami . ICA. Kepanjangan dari I Cahyono. Ay STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 ISSN 1978-8800 Pada kalimat tersebut, setiap kata pada nomor . ditemukan dalam KBBI yang memiliki makna tersendiri, sehingga dapat diketahui bahwa pada tuturan tersebut menggunakan ragam bahasa baku. Selain KBBI yang dapat dijadikan tolok ukur, bahasa baku juga dapat dilihat melalui Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Dapat pula melihat ragam bahasa yang dipakai di sekolah, dapat dijadikan sebagai tolok bandingan bagi pemakaian bahasa yang benar karena di samping penuturnya orang-orang berpendidikan, orang-orang tersebutlah yang selama ini menjadi pemuka-pemuka masyarakat (Muslich, 2010: . Jika ada ragam baku, maka ada ragam tidak baku yaitu bahasa yang tidak sesuai dengan ragam bahasa baku. Jika ragam bahasa baku adalah bahasa yang tercamtum di KBBI, maka ragam bahasa tidak baku tidak tercantum pada KBBI. Contohnya adalah sebagai berikut. : AuTapi kalo aku mah nggak cocok maraton, kalo kamu mah cocok Ay Melani : AuKenapa?Ay Sule : AuAku harusnya mah paraton. Ay Andre : AuOh ya dia kan laki, dia Pak raton. Kalo cewek maraton. Ay Sule Kata AukaloAy dan AunggakAy merupakan ragam tidak baku, karena bakunya adalah AukalauAy dan AutidakAy. Ditemukan 39 tuturan yang mengandung ragam bahasa tidak baku pada acara tersebut. Menurut Alwi, dkk. , ragam bahasa dapat ditinjau dari sudut pandangan penutur. Ragam yang ditinjau dari sudut pandangan penutur dapat diperinci menurut patokan daerah, pendidikan, dan sikap penutur. Ragam menurut patokan daerah disebut Pada acara Ini Talkshow ditemukan banyak ragam yang menggunakan ragam dialek tersebut, yakni berjumlah 64 tuturan. Dari 64 tuturan tersebut terdiri dari 47 tuturan ragam dialek Sunda, seperti pada dialog berikut. Sule : AuEmang linge ti mana?Ay Sarah : AuBumina di CileunyiAy Sule : AuAh. atuh maningan tetangga. Mana wi the tiasa bahasa Sunda. Ano gitu ngobrol bahasa Sunda wae. Ay Sule : AuMemang tinggalnya di mana?Ay Sarah : AuTinggalnya di CileunyiAy Sule : AuAh. berarti kita tetangga. Mana bisa bahasa Sunda lagi. Kalo gitu ngobrol bahasa Sunda aja. ISSN 1978-8800 STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 Ada juga ragam daerah Betawi yang berjumlah 2 tuturan, seperti pada tuturan berikut. Fatin : AuKagak. Ay Andre : AuLa busyet dah, la kagak yah. Ay AuKagakAy yang artinya tidak. Sama dengan AuLa kagak yah,Ay juga berarti tidak hanya menguatkan atau meyakinkan apa yang dibicarakan. Ada pula ragam dialek Jawa yang berjumlah 8 tuturan, 1 ragam dialek Manado, 1 ragam dialek Bali, 1 ragam dialek Batak, 1 ragam dialek Padang, 1 ragam dialek Aceh, 1 ragam dialek Palembang, dan 1 ragam dialek Karo. Masing-masing contoh ragam daerah tersebut secara berurutan adalah. AuNang kene wae!Ay. AuDi sini jo!Ay. AuDi ni aje!Ay. AuDi son ma!Ay. AuDi siko sajo!Ay. AuInomanto!Ay. AuDi sini aja gin!Ay, dan AuJenda saja!Ay. Semua bahasa tersebut memiliki satu makna yaitu AuDi sini aja!Ay. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa pada acara Ini Talkshow setiap bintang tamu disuruh menyebutkan bahasa daerah dari asal mereka tinggal setiap kali akan jeda Oleh karena itu, diperoleh berbagai ragam dialek yang memiliki satu makna dalam bahasa Indonesia AuDi sini aja!Ay. Chaer . mengatakan bahwa sebuah bahasa termasuk bahasa Indonesia yang digunakan oleh berbagai etnis . uku bangs. yang berbeda, serta digunakan secara luas untuk berbagai keperluan dan kegiatan, maka bahasa Indonesia menjadi banyak ragamnya. Bahasa Indonesia yang digunakan dalam bidang kegiatan tertentu, seperti dalam bidang jurnalistik, kesusastraan, hukum, dan lain-lain. Pada penelitian ini, ada 6 ragam bahasa yang sesuai dengan bidangnya masingmasing. Pertama, ragam bidang jurnalistik yang ditemukan ada 2 tuturan. Ragam bidang jurnalistik bersifat sederhana, komunikatif, dan ringkas. Hal tersebut tampak pada tuturan berikut. Feni : AuSule. Sule ini selain jadi presenter, host, pedalang, itu juga menjadi Betul? Dan menjadi seorang sutradara ini kadang-kadang Sule ini juga suka memberi kesempatan pada gadis-gadis cantik untuk tampil di beberapa acara. Ay STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 ISSN 1978-8800 Tuturan yang diucapkan Feni tersebut digunakan ketika dia memeragakan dirinya ketika menjadi seorang pewawancara untuk mendapatkan informasi. Dengan menggunakan ragam bahasa jurnalistik yang bersifat efektif dan tidak berbelit. Kedua, di bidang transportasi ada 2 tuturan, yaitu sebagai berikut. Mang Saswi : AuIni lamaran pekerjaan, saya mau ngelamar jadi masinis. Ay Sule : AuJadi masinis. Pas tuh Mamang kalo jadi masinis, karena lakilaki. Ay Andre : AuEmang kalo perempuan kenapa. Le?Ay Sule : AuKalo perempuan ya Mbak sinis. Kenapa Mamang pengen jadi masinis?Ay Mang Saswi : AuKarena kereta api kan Si Masinis itu jadi pilotnya kereta api. Itu transportasi yang sangat baik. Le. Dia bisa membawa orang, barang seborondoyok. Le. Ay Ketiga, di bidang kesehatan ada 8 tuturan. Sule Gina Sule Gina : AuGina, ini masih praktek ya?Ay : AuMasih. Ay : AuIni yang terakhir penyakit apa yang kamu tanganin?Ay : AuPenyakit yang terakhir yang secara umum ya datengnya kakak ISPA, flu-flu gitu lah ya, kan klinik aku itu segala macem ditanganin, jadi orang yang diabetes, hipertensi, sakit mata, periksa hamil, suntik KB, segala macem. Ay Keempat, di bidang psikologi ada 6 tuturan bidang psikologi. Tara Sule Tara : AuPsikolognya di sini. Ay : AuOh ya, saya itu bingung. Bu. Saya mau tanya, biasanya kalo pasiennya itu nanya ke psikolog itu nanyanya apa sih?Ay : AuE. tergantung ya biasanya itu, proses pertama certain dulu masalahnya apa, habis itu dianalisa. oh ternyata problemnya ini. Kemudian kalo memang butuh terapi apa, ya seperti itu. Ay Kelima, terdapat 4 tuturan di bidang kewirausahaan. : AuSaya akan bertanya kepada Hamzah. Dalam sebuah usaha tentu ada yang namanya pasang dan surut, apakah Anda juga pernah ditipu ketika itu? Penipuan di dalam usaha Anda. Ay Hamzah : AuDi surutnya itu pernah waktu SMA, ditipu sama temen, bangkrut, jualan konter pulsa, terus jualan mesin print, bangkrut juga. Fried chicken bangkrut, rumah makan juga. Andre ISSN 1978-8800 STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 Keenam, terdapat 6 tuturan di bidang olahraga. Andre : AuUdah lama lo saya nggak ketemu mbak Asri ini. Sekarang agak slim-an, mumpung ketemu orangnya mau tanya nih, olahraga apa yang dilakukan?Ay Asri : AuOlahraganya push-up, sit-up. Ay Pada percakapan tersebut yang menunjukkan penggunaan ragam bahasa bidang olahraga terdapat kata AuslimAy. AuolahragaAy. Aupush-upAy. Aushit-upAy. Penggunaan bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow Pada pembahasan sebelumnya sudah diketahui bahwa ada berbagai ragam bahasa pada acara Ini Talkshow. Pada ragam bahasa tersebut mengandung bahasa plesetan. Sibrani . alam Antonius, 2010: 19Ai. membagi jenis plesetan menjadi 7 jenis, yaitu plesetan fonologis . , plesetan grafis . , plesetan morfemis . , plesetan frasa . elompok kat. , plesetan ekspresi . , plesetan ideologis . , dan plesetan diskursi . Dari ketujuh jenis plesetan tersebut, pada acara Ini Talkshow ditemukan ketujuh yang keseluruhan berjumlah 131 bahasa plesetan. Adapun jika dikelompokkan berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut. Empat puluh tiga plesetan fonologis . yang berupa plesetan sebuah fonem atau lebih ditemukan dalam bentuk leksikon. Dari 43 plesetan fonologis tersebut, diklasifikasikan menjadi 25 bentuk plesetan dari nama orang seperti Ben Joshua diplesetkan menjadi Ben Tol. Ben Joshua adalah nama seorang artis, namun nama Ben diberi kepanjangan menjadi Ben Tol, padahal bentol adalah bintik-bintik agak besar yang ada pada tubuh. Selain itu, ada juga Raisa diplesetkan menjadi Raiso. Raiso dari bahasa Jawa Ra = Ora artinya tidak. Iso artinya bisa. Raiso artinya tidak bisa. Raisa sendiri adalah seorang penyanyi, sedangkan Raiso adalah tidak bisa bernyanyi. Yang bukan dari nama orang, ada 18 bentuk plesetan, yaitu dari nama benda, seperti ATM Mandiri dan Sarangheo. ATM Mandiri diplesetkan menjadi ATM Mandiin, dan sarangheo . ahasa Kore. diplesetkan menjadi Dua puluh tiga plesetan grafis . merupakan plesetan gabungan huruf dengan menjadikannya singkatan. Plesetan grafis ada dua jenis, yaitu bentuk plesetannya STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 ISSN 1978-8800 gabungan hurufnya sudah ada sebelumnya yang ditemukan sebanyak 20 plesetan dan bentuk plesetan gabungan hurufnya diciptakan sendiri yang ditemukan ada 3 Contoh bentuk plesetan yang gabungan hurufnya sudah ada sebelumnya adalah GPS dan SMS. GPS merupakan singkatan dari Global Positioning System diplesetkan menjadi Gambar Peta Sedunia dan SMS singkatan dari Short Message Service diplesetkan menjadi Sule Makan Somay. Sedangkan contoh bentuk plesetan yang gabungan hurufnya diciptakan sendiri adalah ASU, yang diberi kepanjangan Air Susu Umum. Tiga puluh satu plesetan morfemis . , plesetan sebuah kata dengan menjadikannya singkatan atau akronim. Plesetan tersebut seperti kata AusepatuAy, semula merupakan suatu benda yang digunakan sebagai alas kaki namun diplesetkan menjadi sepasang hilang satu. Ada juga AupendekarAy, semula sebutan untuk orang yang pemberani diplesetkan menjadi pendek tapi mekar. Lima plesetan frasa . elompok kat. , yaitu plesetan dengan cara menjadikannya sebagai singkatan berupa akronim. Plesetan ini hampir sama dengan plesetan grafis . , hanya bedanya pada plesetan frasa ini terdiri lebih dari satu kata, sedangkan plesetan grafis hanya terdiri dari satu kata. Frasa AuAyam kremesAy adalah contoh data yang ditemukan, semula merupakan nama makanan namun diplesetkan diberi kepanjangan menjadi ayah muda, keren, dan menggemaskan. Ada pula AuIjo lumutAy, semula merupakan nama warna tetapi diplesetkan menjadi ikatan jomblo imut. Empat belas plesetan ekspresi . , plesetan ini dengan cara mengikuti intonasi kalimat, tetapi mengubah kata-kata dan makna kata secara keseluruhan. Seperti sebuah lirik lagu satu ini Audiriject-diriject, diriject ajaAy diplesetkan menjadi Audirujak-dirujak, dirujak ajaAy. Keduanya memiliki kata dan makna yang berbeda melainkan intonasinya tetap sama. Selain itu ada pula dari intonasi kalimat AuAha cintaku terbagi dua sayangku terbagi duaAy diplesetkan menjadi AuBohayyA Teh bohay buatan maya teh bohay buatan Maya. Ay Tiga belas plesetan ideologis . , plesetan sebuah ide menjadi ide lain dengan bentuk bahasa yang sama. Instagram diplesetkan menjadi instakilo. Instagram, merupakan aplikasi sosial media yang digemari saat ini, disamakan dengan kata AuinstaAy yang diikuti kata AukiloAy, kemudian kata AugramAy diganti dengan ISSN 1978-8800 STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 kata AukiloAy dengan maksud instakilo adalah aplikasi di atasnya instagram, yang lebih tinggi karena satuan kilo lebih besar dibandingkan dengan satuan gram. Sama halnya dengan plesetan AuMaratonAy diplesetkan menjadi AuParatonAy. Maraton, mulanya merupakan perlombaan lari jarak jauh, disamakan dengan kata AuMaAy yang diikuti kata AuratonAy, yang kemudian kata AuMaAy diplesetkan menjadi AuPaAy dan diikuti kata AuratonAy yang dimaknai Maraton sebagai lomba lari untuk perempuan dan Paraton sebagai lomba lari untuk laki-laki. Dua plesetan diskursi . , plesetan sebuah cerita atau bentuk linguistik naratif yang sengaja digunakan untuk memutarbalikkan fakta yang sebenarnya. Seperti AuDance of the yearAy yang artinya pemenang dansa terbaik tahunan diplesetkan menjadi dari tahun ke tahun nari terus. Pada contoh plesetan tersebut diartikan dengan cara menerjemahkan bahasa Inggris dari kata per kata sehingga dapat menemukan makna kata sedemikian itu. PENUTUP Penggunaan ragam bahasa pada acara Ini Talkshow ada 9 jenis, yaitu ragam bahasa baku, ragam bahasa tidak baku, ragam dialek, ragam bahasa jurnalistik, ragam bahasa bidang penerbangan, ragam bahasa bidang kesehatan, ragam bahasa bidang psikologi, ragam bahasa bidang kewirausahaan, dan ragam bahasa bidang olahraga. Ragam bahasa yang paling banyak digunakan pada acara tersebut adalah ragam bahasa baku. Pada penggunaan ragam bahasa tersebut di dalam tuturannya mengandung bahasa plesetan. Ditemukan 7 jenis bahasa plesetan yang ada pada acara ini talkshow, yaitu plesetan fonologis, plesetan grafis, plesetan morfemis, plesetan frasa, plesetan ekspresi, plesetan ideologis, dan plesetan diskursi. Pada penggunaan ragam bahasa di acara Ini Talkshow tersebut bahasa plesetan yang paling banyak ditemukan adalah jenis bahasa plesetan fonologis dalam bentuk plesetan nama orang, yang berjumlah 25 tuturan bahasa plesetan. STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016 ISSN 1978-8800 DAFTAR RUJUKAN Antonius. Rikky. Bahasa Plesetan pada Acara Democrazy di Metro TV. Diakses dari: w. id/handle. Februari, 2, 2015. Chaer. Abdul. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta. Hapsari. Hanindya. Pengaruh Terpaan Tayangan Reality Show Terhadap Sikap Remaja (Studi Eksperimen Tayangan Reality Show AuOrang PinggiranAy di TRANS 7 Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2010 FISIP Universitas Brawijaya (Onlin. Diakses http://w. edu/6319959. Februari, 4, 2015. Mahsun. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Muslich. Masnur. Garis-Garis Besar Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Bandung: PT Refika Aditama. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sumarsono. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka pelajar. ISSN 1978-8800 STILISTIKA Vol. 9 No. 1 JanuariAeJuni 2016