Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Sistem Pendukung Keputusan Dalam Penilaian Kinerja Karyawan Rumah Sakit Menggunakan Metode Multi Factor Evaluation Process Anwarsyah. Gandung Triyono* Fakultas Teknologi Informasi. Program Studi Magister Ilmu Komputer. Universitas Budi Luhur. Jakarta Selatan. Indonesia Email: 112211601303@student. id, 2,*gandung. triyono@budiluhur. Email Penulis Korespondensi: gandung. triyono@budiluhur. Submitted: 08/01/2024. Accepted: 29/02/2024. Published: 29/02/2024 AbstrakOeKaryawan merupakan sumber daya yang menjadi faktor pendukung perusahaan atau organisasi, memiliki karyawan sesuai standar kualifikasi dapat mengembangakan perusahaan serta meningkatkan produktifitas perusahaan. Penilaian kinerja karyawan dilakukan melihat keberhasilan perusahaan dalam mengorganisir karyawan serta menentukan tingkat loyalitas dan profesional kinerja karyawan terhadap perusahaan. Rumah Sakit Petukangan memiliki jumlah karyawan yang banyak mulai dari tenaga kesehatan sampai karyawan manajemen dan lainnya. Saat ini belum ada sistem yang digunakan dalam penilaian kinerja karyawan sehingga proses penilaian berjalan lama dan tidak tepat waktu serta adanya unsur subjektifitas dalam penilaian. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu kinerja penilaian karyawan dengan tujuan penelitian adalah sebagai alternatif dalam penilaian kinerja terhadap karyawan yang sistematis dan objektif sesuai dengan bobot dan kriteria yang diperoleh oleh masing-masing karyawan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Multi Faktor Evaluation Prosess dari Sistem Pendukung Keputusan, dimana metode ini melakukan penilaian dengan perhitungaan bobot dan kriteria. Tujuan penelitian ini adalah memberikan solusi terbaik dan alat bantu bagi Rumah Sakit Petukangan dalam melakukan penilaian kinerja karyawan, dan penelitian ini diharapkan memiliki manfaat yang sekiranya dapat menjadi problem soulving yang efektif dan efisien, penelitian ini memiliki hasil yang diperoleh dari pengujian berupa sistem perangkingan dimana karyawan dengan nilai total evaluasi tertinggi adalah karyawan dengan nilai kinerja terbaik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa karaywan dengan kinerja terbaik dan peringkat1 adalah Karyawan 26 dengan nilai 0,8375. Kata Kunci: Penilaian Kinerja. Sistem Pendukung Keputusan. MFEP AbstractOeEmployees are a resource that is a supporting factor for a company or organization. Having employees who meet qualification standards can develop the company and increase company productivity. Employee performance assessments are carried out looking at the company's success in organizing employees and determining the level of employee loyalty and professional performance towards the company. Petukangan Hospital has a large number of employees ranging from health workers to management employees and others. Currently there is no system used to evaluate employee performance, so the assessment process takes a long time and is not timely and there is an element of subjectivity in the assessment. Therefore, we need a system that can help assess employee performance with the aim of the research as an alternative in systematically and objectively assessing employee performance according to the weights and criteria obtained by each employee. In this research, the method used is the Multi Factor Evaluation Process of a Decision Support System, where this method carries out an assessment by calculating weights and criteria. The aim of this research is to provide the best solution and tools for Petukangan Hospital in assessing employee performance, and this research is expected to have benefits that can become effective and efficient problem solving. This research has results obtained from testing in the form of a ranking system where employees with the highest total evaluation score is the employee with the best performance score. The calculation results show that the employee with the best performance and rank 1 is Employee 26 with a value of 0. Keywords: Performance Assessment. Decision Support System. MFEP PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang berkembang saat ini sangat membantu dalam proses pengelolaan informasi, salah satunya dalam memprediksi penilaian kinerja karyawan, semua perusahaan menginginkan karyawan yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi dalam memajukan perusahaan, jika karyawan memiliki komitmen yang tinggi maka kemungkinan besar tujuan perusahaan akan cepat tercapai dan perusahaan akan terus bertahan dan berkembang baik . Karyawan adalah asset penting bagi sebuah perusahaan dan merupakan salah satu factor utama sebuah perusahaan bisa mencapai tujuannya. Karyawan adalah aset penting bagi perusahaan dalam menjalan operasional usahanya maka dari itu perlu adanya penilaian kinerja bagi perusahaan agar memberikan gambaran pada perusahaan seperti prilaku karyawan berkaitan dengan pekerjaannya serta informasi mengenai penetapan kompensasi, pelatihan pengembangan dan promosi karyawan . Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu bentuk komitmen yang dilakukan oleh perusahaan mengetahui perkembangan perusahaan nya, dan mengevaluasi pekerjaan serta memotivasi karyawan lainnya untuk memenuhi standar kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan. dan membantu pendukung keputusan dalam melakukan promosi kenaikan jabatan, pemberian bonus, mutasi, dan pemberhentian karyawan . Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna . Rumah sakit memiliki peran dalam memberikan jasa pelayanan kesehatan yang profesional dan bermutu serta terjangkau semua lapisan masyarakat . Rumah Sakit Petukangan merupakan Copyright A 2024 Author. Page 454 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. rumah sakit swasta yang menjadi pusat kesehatan di petukangan selatan dan utara dan sekitar. Karyawan Rumah Sakit Petukangan ada ratusan karyaawan dan sejauh ini dalam melakukan evaluasi penilaian kinerja karyawan saat ini pihak manajemen masih menggunakan cara yang manual dengan penilaian yang bersifat subyektif dimana penilaian berdasakan penilaian menduga-duga, selera dan perasaan manajemen terhadap karyawan yang Sehingga hasil dari penilaian ataupun karyawan yang terpilih belum tentu unggul pada beberapa kriteriakriteria yang lain dan masalah ini tentu menyebabkan kesenjangan antara antara karyawan karena penilaian yang dilakukan tidak dengan sistem dan tidak berdasarkan perhtiungan semua kriteria . Serta membutuhkan waktu yang cukup lama, perhitungan nilai kriteria tidak menggunakan bobot yang baku, serta proses penilaian tidak transparansi . Disuatu organisasi maupun rumah sakit pendukung keputusan merupakan tindakan yang harus diikuti untuk memecahkan suatu masalah . Dalam pendukung sebuah keputusan sering juga ditemukan beberapa faktor yang menjadi pertimbangan, sehingga dalam beberapa kasus juha ditemukan kesulitan untuk mengambil suatu keputusan yang terbaik. Pada keputusan yang hanya melibatkan sedikit faktor di dalamnya, maka keputusan dapat diambil berdasarkan pertimbangannya pada pikiran ataupun pendapat. Namun pada pendukung keputusan yang banyak melibatkan faktor, maka perlu digunakan suatu metode tertentu. Multi Factor Evaluation Process (MFEP) adalah metode kuantitatif yang menggunakan. Aweighting systemA. Dalam pendukung keputusan multi faktor, pengambil keputusan secara subyektif dan intuitif menimbang berbagai faktor yang mempunyai pengaruh penting terhadap alternatif pilihan mereka. Untuk keputusan yang berpengaruh secara strategis, lebih dianjurkan menggunakan sebuah pendekatan kuantitatif seperti MFEP . Melihat dan mengamati beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan system pendukung Keputusan yang menggunakan metode MFEP, penulis menggunakan sebagai bahan referensi untuk penelitian ini, diantaranya penelitian yang pernah dibuat oleh Sisi Andali, dkk pada tahun 2021 yang meneliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Toko Rendy Cell Cabang Gunung Pangilun Menggunakan Metode MFEP (Multi Factor Evaluation Proces. Dimana dalam penelitiannya dengan menggunakan 4 alternatif dan 3 kriteria pembobotan, diperoleh hasil akhir karyawan terbaik dengan nilai 94 . Penelitian yang dilakukan oleh Debi Yandra Niska dan Eliza Musdalifa pada tahun 2020 yang meneliti tentang Implementasi Metode Multifactor Evaluation Process (MFEP) dalam Pemilihan Karyawan Berprestasi pada PT. Maju Express Indonesia. Dengan menggunakan 5 orang alternatif serta beberapa kriteria dan pembobotan diperoleh hasil akhir karyawan berprestasi dengan nilai 7,95 . Mengacu pada peneltian tentang karaywan di rumah sakit peneliti juga melihat beberapa peneltian sebelumnya sebagai bahan referensi, seperti peneltian yang dilakukan oleh Sri Wahyuni dan Debi Yandra Niska pada tahun 2019 yang meneiliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pegawai Berprestasi Menggunakan Metode Multifactor Evolution Process (MFEP) (Studi Kasus: RSUP H. ADAM Malik Meda. , dengan menggunakan 10 kriteria diperoleh nilai akhir untuk karyawan berprestasi dengan nilai total evaluasi yaitu 75,5 . Penelitian yang dilakukan oleh Moh. Khoirul Mukhlis, dkk pada tahun 2022 dengan judul penelitian Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Rumah Sakit Menggunakan Metode Additive Ratio Assessment (ARAS). Dimana dalam penelitiannya menggunakan perhitungan ARAS dengan 5 kriteria diperoleh hasil akhir karyawan dengan nilai tertinggi yaitu 0,981 . Penelitian lain yang dilakukan oleh Yohana Melisa Simbolon pada tahun 2022 yang meneliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Staf Karyawan Terbaik Pada Rumah Sakit dengan Menggunakan Metode WASPAS, dengan menggunakan 5 kriteria dan 10 alternatif diperoleh hasil akhir staff karyawan terbaik dengan nilai perhitungan akhir yaitu 843,750 . Berdasarkan beberapa uraian diatas peneliti tertarik untuk melakukan peneltian dalam penilaian kinerja karayawan di Rumah Sakit Petukangan menggunakan MFEP. Dengan tujuan penelitian ini adalah memberikan solusi terbaik dan alat bantu bagi Rumah Sakit Petukangan dalam melakukan penilaian kinerja karyawan, karena dilakukan dengan lebih sistematis dan akan lebih cepat dalam melakukan perhitungan penilaian kinerja, akurat dalam menghasilkan nilai, dan penilaian kinerja akan lebih objektif, agar nanti hasil akhir perangkingan sesuai dengan pencapaian masing-masing karyawan dan penelitian ini diharapkan memiliki manfaat yang sekiranya dapat menjadi problem soulving yang efektif dan efisien. METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Dalam penelitian diperlukan beberapa tahapan penelitian yang bertujuan untuk memberikan konsep serta aturan dalam mencapai tujuan penelitian. Tahapan penelitian yang dirancang berhubungan dengan penilaian kinerja karyawan yang akan dilakukan di Rumah Sakit Petukangan dengan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP). tahapan penelitian dapat dilihat padan Gambar 1 berikut ini: Copyright A 2024 Author. Page 455 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Gambar1. Tahapan Penelitian Dari gambar. 1 ada beberapa tahapan penelitian yang akan dilakukan diantaranya : Deksripsi Ruang Lingkup Masalah Langkah awal dalam penelitian adalah mendeskripsikan ruang lingkup masalah karena dengan mendskripsikan ruang linkup masalah kita dapat membatasi permasalahan yang akan dibahas dan yang akan diteliti, serta untuk memperloleh solusi yang terbaik dari masalah yang akan diteliti. Deskripsi ruang lingkup masalah mulai dari pengkajian studi kasus, analisa pemasalahan, serta memahami kendala-kendala yang dan permasalahan yang telah ditentukan ruang lingkup atau batasannya Studi Literatur Studi literatur adalah menemukan landasan teori serta konsep keilmuan yang baik untuk menyelesaikan masalah, dimulai dengan mencari berbagai sumber mulai dari buku, jurnal dan internet dan menjadikan sumber yang ditemukan sebagai refrensi untuk permasalahan. Pengupulan Data Pengumpulan data adalah mengumpulkan semua data yang dibutuhkan dalam penelitian. Dalam penelitian yang dilakukan saat ini teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan observasi dan perhitungan Dimana teknik observasi adalah teknik yang mengamati lapangan secara langsung dengan merekam data-data yang dibutuhkan. Sedangkan teknik kalkusasi adalah teknik penghitungan data yang tersedia untuk menghasilkan informasi yang berguna di dalam penelitian ini. Analisa dan Pembahasan Tahapan analisa dan pembahasan merupakan tahapan yang dilakukan dengan mengolah data serta melakukan analisa dan pembahasan dengan menggunakan metode MFEP. Pada tahapan ini dilakukan perhitungan untuk penilaian kinerja karyawan Rumah Sakit Petukangan dengan menggunakan kriteria-kriteria yang telah diperoleh sebelumnya dari data karyawan dan data kriteria dari pihak Rumah Sakit Petukangan. Pengujian Pengujian sistem dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistem dengan tujuan utamanya adalah untuk memastikan elemen-elemen sistem berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian sistem termasuk juga pengujian program secara menyeluruh. Hasil dan Kesimpulan Hasil diperoleh setelah dilakukan analisa dan pembahasan, hasil nantinya berupa perangkingan yang mengurutkan karyawan dengan kinerja terbaik di Rumah Sakit Petukangan dan tahap mengambil kesimpulan merupakan tahap terakhir dari penelitan. Menarik kesimpulan didasarkan pada studi pustaka dan pembahasan permasalahan serta merupakan hasil analisis dari penelitian. Kesimpulan yang diperoleh adalah mengenai penilaian kinerja karyawan Rumah Sakit Petukangan 2 Sistem Pendukung Keputusan Sistem Pendukung Keputusan adalah sistem yang dirancang dan dibangun dengan bentuk interaktif sehingga dapat mendukung keptusan dalam proses pendukung keputusan yang apling tepat melalui alternatif-alternatif yang didapatkan dari hasil rancangan model, pengolahan data dan informasi . Menurut Kusrini . AuSistem Pendukung Keputusan merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, permodelan dan manipulasi data. Sistem itu digunakan untuk membantu pendukung keputusan dalam situasi yang semi terstruktur dan situasi tidak terstruktur, dimana tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuatAy . 3 Multi-Factor Evaluation Process (MFEP) Multi-Factor Evaluation Process MFEP adalah sebuah metode dengan proses pendekatan kuantitatif dalam pendukung keputusan multifactor . Metode Multi-Factor Evaluation Process (MFEP) mempertimbangkan semua kriteria yang dipertimbangkan dengan bobot yang sesuai . Karena kemudahan dan kecepatan dalam prosesnya, metode MFEP menjadi salah satu metode yang popular dalam sistem pendukung keputusan . Dalam metode MFEP, alternatif dengan nilai tertinggi merupakan solusi terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan . Langkah-langkah dalam perhitungan MFEP yaitu . Copyright A 2024 Author. Page 456 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Menentukan faktor dan bobot faktor yang mana total pembobotan harus sama dengan 1 . Mengisikan nilai untuk setiap faktor yang mempengaruhi dalam pendukung keputusan dari data-data yang akan diproses, nilai yang dimasukkan dalam proses pendukung keputusan dari data-data yang akan diproses, nilai yang dimasukkan dalam proses pendukung keputusan merupakan nilai objektif . Proses perhitungan weight evaluation yang merupakan proses perhitungan bobot antara factor weight dan factor evaluation dengan penjumlahan seluruh hasil weight evaluation untuk memperoleh total hasil evaluasi. Perumusan dalam MFEP : Perhitungan nilai bobot evaluasi faktor ditunjukan dalam persamaan : Berdasarkan rumus diatas dapat dilihat bahwa EF adalah gambaran dari Evaluasi Faktor, dimana untuk memperoleh EF dilakukan pembagian antara atau Nilai Subkriteria dengan atau Nilai maksimal dari Subkriteria Perhitungan nilai bobot evaluasi ditunjukan dengan persamaan : Rumus diatas adalah perhitungan nilai bobot Dimana WE adalah nilai bobot evaluasi, dan untuk memperoleh nilai bobot evaluasi dilakukan perkalian antara FW atau nilai bobot faktor dengan nilai E atau nilai avaluasi Perhitungan nilai total evaluasi ditunjukan dalam persamaan : Perhitungan akhir dari MFEP adalah mencari nilai total bobot evaluasi atau . Dimana dalam perhitungan ini dilakukan perhitungan atau penjumlahan dari semua nilai bobot evaluasi atau WE. 4 Penilaian Kinerja Penilaian kinerja merupakan metode mengevaluasi dan menghargai kinerja yang paling umum digunakan. Kinerja dipengaruhi oleh faktor kemampuan dan motivasi . Sehingga penilaian kinerja perlu dilakukan untuk memberi tahu karyawan apa yang diharapkan pengawas untuk membangun pemahaman yang lebih baik satu sama lain. Penilaian kinerja menitik beratkan pada penilaian sebagai suatu proses pengukuran sejauh mana kerja dari orang atau sekelompok orang dapat bermanfaat untuk mencapai tujuan yang ada . Penilaian kinerja karyawan merupakan kegiatan untuk mengetahui bagaimana kinerja karyawan selama berada di perusahaan. Dengan adanya penilaian kinerja, perusahaan dapat mengambil tindakan seperti memberi peringatan, pembinaan, kenaikan gaji, promosi jabatan dan lain sebagainya . Penilaian kinerja karyawan adalah bagian penting dari proses pengelolaan sumber daya manusia di Perusahaan . HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam pembahasan yang dilakukan data yang dipakai merupakan data perawat dan karyawan Rumah Sakit Petukangan tahun 2023, dimana data dikumpulkan berdasarkan rekapan dari unit SDM terkait data laporan bulana karyawan. Data yang dipakai terdiri beberapa data karyawan yang akan dijadikan sampel untuk penilaian kinerja karyawan. 1 Perhitungan MFEP Menentukan kriteria dan bobot Kriteria dan bobot faktor yang dipakai dalam penelitian ini diperoleh dari hasil laporan kinerja bulanan karyawan yang direkap setiap bulannya oleh unit Sumber Daya Manusia Rumah Sakit Petukangan. Kriteria dan bobot faktor yang dipakai dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 1 berikuit ini : Tabel 1. Bobot dan Kriteria Kode Kriteria Kinerja Dan Tanggung Jawab Kehadiran Kedisiplinan Loyalitas Kasus Hukum Bobot 0,25 0,15 0,25 0,25 0,15 Tabel. 1 diatas adalah keterangan bobot dan kriteria yang akan digunakan dalam perhitungan dimana untuk Kinerja dan Tanggung jawab digunakan bobot 25 dengan nilai evaluasi faktor 0,25. Kehadiran menggunakan nilai bobot 15 dengan nilai evaluasi faktor 0,15, kedisiplinan menggunakan nilai bobot 25 dengan nilai Copyright A 2024 Author. Page 457 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. evaluasi faktor 0,25. Loyalitas menggunakan nilai bobot 25 dengan nilai evaluasi faktor 0,25 dan Kasus Hukun menggunakan nilai bobot 15 dengan nilai evaluasi faktor 0,15. Setelah diperoleh kriteria dan bobot selanjutnya yaitu menentukan sub kriteria dari masing-masing kriteria, dalam penelitian ini dapat dilihat dalam Tabel 2 dibawah ini : Tabel 2. Tabel subkriteria dan bobot subkriteria Kriteria Kinerja Dan Tanggung Jawab Kehadiran Kedisiplinan Loyalitas Kasus Hukum Sub Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Buruk > 85% < 75% Sangat Disiplin Disiplin Kurang Disiplin Tidak Disiplin Sangat Loyal Loyal Cukup Loyal Kurang Loyal Tidak Berkasus Berkasus Bobot Nilai Bobot Max 0,75 0,50 0,25 0,50 0,75 0,50 0,25 0,75 0,50 0,25 0,50 Dari Tabel 2 dapat dilihat bahwa setiap kriteria yang ada pada tabel. 1dijadikan kebeberapa subkriteria dan setiap subkriteria juga memiliki nilai bobot dan nilai evaluasi factor masing-masing serta setiap kriteria diberikan nilai bobot maksimal. Sehingga nanti saat perumusan baik kriteria dan subkriteria akan digunakan dalam perhitungan nilai total bobot evaluasi faktor Menentukan input nilai setiap kriteria dan bobot Setelah ditentukan alternatif, bobot dan kriteria serta subkriteria selanjutnya yaitu penyesuaian anatara alternatif dengan masing-masing keriteria dan subkriteria. Sebagai contoh nilai input kriteria pada alternatif karyawan dapat dilihat pada Tabel 3 berikut : Tabel 3. Nilai Input Kriteria dan Alternatif No. Alternatif Karyawan 1 Karyawan 2 Karyawan 3 Karyawan 4 Karyawan 5 Karyawan 6 Karyawan 7 Karyawan 8 Karyawan 9 Karyawan 10 Karyawan 11 Karyawan 12 Karyawan 13 Karyawan 14 Karyawan 15 Karyawan 16 Karyawan 17 Karyawan 18 Karyawan 19 Karyawan 20 Karyawan 21 Karyawan 22 Karyawan 23 Karyawan 24 Karyawan 25 Karyawan 26 Karyawan 27 Copyright A 2024 Author. Page 458 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. No. Alternatif Karyawan 28 Karyawan 29 Karyawan 30 Dari Tabel. 3 dapat dilihat data alternatif yang akan digunakan untuk penelitian ada sebanyak 30 data, dan setiap alternatif diberikan nilai bobot disetiap kriteria, dimana nilai bobot ini diperoleh dari data mentah karyawan yang telah diubah kedalam bentuk kriteria dan bobot untuk penelitian. Selanjutya dari tabel input nilai karyawan maka diperoleh tabel bobot masing-masing karyawan dengan per subkriteria seperti yang dapat dilihat pada Tabel 4 berikut : Tabel 4. Tabel karyawan berdasarkan bobot subkriteria Alternatif Karyawan 1 Karyawan 2 Karyawan 3 Karyawan 4 Karyawan 5 Karyawan 6 Karyawan 7 Karyawan 8 Karyawan 9 Karyawan 10 Karyawan 11 Karyawan 12 Karyawan 13 Karyawan 14 Karyawan 15 Karyawan 16 Karyawan 17 Karyawan 18 Karyawan 19 Karyawan 20 Karyawan 21 Karyawan 22 Karyawan 23 Karyawan 24 Karyawan 25 Karyawan 26 Karyawan 27 Karyawan 28 Karyawan 29 Karyawan 30 Dari Tabel 4 dapat dilihat bahwa setiap alternatif memiliki subkriteria dan nilai bobot masing-masing subkriteria, dari tabel 4 dapat dilihat nilai bobot masing-masing alternatif berdasarkan subkriteria dari alternatif, tabel nilai bobot subkritria ini juga merupakan bagian penting yang akan dijadikan untuk perhitungan yang akan dilakukan dengan MFEP untuk penilaian kinerja karyawan dalam penelitian Proses perhitungan Weight Evaluation Selanjutnya melakukan perhitungan weight evaluation terhadap data alternatif karyawan dengan menggunakan persamaan perhitungan nilai bobot evaluasi sehingga dapat diperoleh hasil sebagai berikut: Karyawan 1: Karyawan 2: Kinerja Dan Tanggung Jawab Kinerja Dan Tanggung Jawab Kriteria Kehadiran Kehadiran Kedisiplinan Kedisiplinan Loyalitas Loyalitas Copyright A 2024 Author. Page 459 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Kasus Hukum Kasus Hukum Karyawan 3: Kinerja Dan Tanggung Jawab Karyawan 4: Kinerja Dan Tanggung Jawab Kehadiran Kehadiran Kedisiplinan Kedisiplinan Loyalitas Loyalitas Kasus Hukum Kasus Hukum Setelah dilakukan perhitungan Weight Evaluation seluruh karyawan, dapat diperoleh hasil perhitungan Weight Evaluation seperti pada Tabel 5 : Tabel 5. Tabel hasil perhitungan Weight Evaluation Alternatif Karyawan 1 Karyawan 2 Karyawan 3 Karyawan 4 Karyawan 5 Karyawan 6 Karyawan 7 Karyawan 8 Karyawan 9 Karyawan 10 Karyawan 11 Karyawan 12 Karyawan 13 Karyawan 14 Karyawan 15 Karyawan 16 Karyawan 17 Karyawan 18 Karyawan 19 Karyawan 20 Karyawan 21 Karyawan 22 Karyawan 23 Karyawan 24 Karyawan 25 Karyawan 26 Karyawan 27 Karyawan 28 Karyawan 29 Karyawan 30 Hasil perhitungan yang ada pada Tabel 5 diatas adalah hasil dari semua perhitungan yang telah dilakukan kepada semua karyawan untuk perhitungan masing-masing Weight Evaluation, dimana nilai setiap karyawan diperoleh dari nilai bobot masing-masing karyawan. Selanjutnya dilakukan perhitungan nilai total dari setiap karyawan dengan dimana nilai total nantinya akan menjadi nilai akhir dan untuk perangkingan masingmasing karyawan. Proses perhitungan nilai total Setelah diperoleh perhitungan nilai bobot evaluasi selanjutnya adalah tahapan menjumlahkan total weight evaluation dengan persamaan perhitungan nilai total evaluasi sehingga hasilya adalah sebagai berikut : Karyawan 1 : Copyright A 2024 Author. Page 460 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Karyawan 2 : Karyawan 3 : Karyawan 4 : Setelah hasil perhitungan telah dilakukan seperti pada tahapan sebelumnya terhadap semua alternatif maka hasil perolehan nilai total evaluasi semua alternatif adalah sebagai berikut seperti yang disajikan pada Tabel 6 dibawah ini : Tabel 6. Hasil Perhitungan Akhir Alternatif Karyawan 1 Karyawan 2 Karyawan 3 Karyawan 4 Karyawan 5 Karyawan 6 Karyawan 7 Karyawan 8 Karyawan 9 Karyawan 10 Karyawan 11 Karyawan 12 Karyawan 13 Karyawan 14 Karyawan 15 Karyawan 16 Karyawan 17 Karyawan 18 Karyawan 19 Karyawan 20 Karyawan 21 Karyawan 22 Karyawan 23 Karyawan 24 Karyawan 25 Karyawan 26 Karyawan 27 Karyawan 28 Karyawan 29 Karyawan 30 Total Nilai total yang diperoleh karyawan seperti yang dapat dilihat pada Tabel. 6 diatas akan menjadi nilai akhir dari masing-masing karyawan, dan akan menjadi acuan untuk perangkingan yang akan dilakukan. Tabel Perangkingan Dari tabel hasil perhitungan dilanjutkan dengan tabel perangkingan dimana tabel perangkingan adalah tabel yang mengurutkan hasil perhitungan nilai total evaluasi masing-masing alternatif dari yang tertinggi sampai terendah, serta dari tabel perangkingan juga dapat diurutkan penilaian kinerja karaywan dari peringkat tertinggi sampai ke peringkat terendah, tabel perangkingan dapat dilihat pada tabel 7. Tabel 7. Tabel Perangkingan Alternatif Karyawan 1 Karyawan 2 Karyawan 3 Karyawan 4 Total Rangking Copyright A 2024 Author. Page 461 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Alternatif Karyawan 5 Karyawan 6 Karyawan 7 Karyawan 8 Karyawan 9 Karyawan 10 Karyawan 11 Karyawan 12 Karyawan 13 Karyawan 14 Karyawan 15 Karyawan 16 Karyawan 17 Karyawan 18 Karyawan 19 Karyawan 20 Karyawan 21 Karyawan 22 Karyawan 23 Karyawan 24 Karyawan 25 Karyawan 26 Karyawan 27 Karyawan 28 Karyawan 29 Karyawan 30 Total Rangking Dari Tabel 5 dapat dilihat bahwa dari 30 sampel karyawan yang dilakukan penilaian kinerja karyawan yang memiliki peringkat teringgi dan memperoleh rangking pertama adalah karyawan 26 dengan nilai total 8375, rangking kedua adalah karyawan 27 dengan nilai total evaluasi 0. 825, rangking ketiga adalah karyawan 18 dengan nilai total evaluasi 0. 8125 dan karyawan yang rangkingnya paling rendah adalah karyawan 2 dengan nilai total evaluasi 0. Berdasarkan hasil diatas, dari 30 karyawan yang dijadikan sampel untuk penilaian kinerja dengan menggunakan metode MFEP berdasarkan data penerima yang diperoleh dari SDM Rumah Sakit Petukangan maka hasil perhitungan dan pengambilan keputusan yang dilakukan diperoleh total perhitungan atau keakuratan 2 Pengujian Pengujian sistem dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistem dengan tujuan utamanya adalah untuk memastikan elemen-elemen sistem berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian sistem termasuk juga pengujian program secara menyeluruh. Pengujian dilakukan dengan media program Microsoft Excel sehingga pperhitungan dapat dilakukan dengan otomatis, hasil dari perangkingan sesuai dengan bobot dan kriteria yang telah diinput terhadap masing-masing karyawan. Pengujian dapat dilihat dengan menggunakan program yang telah dirancang sebagai berikut : Gambar 2. Tampilan Data Altenatif Copyright A 2024 Author. Page 462 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Gambar 2 diatas adalah halaman data karyawan yang akan dinilai kinerjanya, dimana dalam penelitian dilakukan sebanyak 30 krayawan yang datanya diambil dari SDM Rumah Sakit Petukangan, pada pengjuian tidak lagi menggunakan alternatif karyawan tetapi lansung dengan nama asli dari karaywan. Gambar 3. Tampilan Data Kriteria Gambar 3 menggambarkan tampilan data kriteria yang digunakan dimana kriteria yang digunakan yaitu Kinerja Dan Tanggung Jawab. Kehadiran. Kedisiplinan. Loyalitas dan Kasus Hukum . Gambar 4. Tampilan Data SubKriteria Halaman selanjutnya yaitu data sub kriteria seperti pada Gambar 4 diatas, pada gambar. 4 dapat dilihat pada halaman ini diinput semua sub kriteria dari masing-masing kriteria dan nilai dari masing-masing sub kriteria setiap karyawan. Gambar 5. Tampilan Nilai EF Gambar 5 adalah tampilan nilai EF atau perhitungan evaluasi faktor setiap karyawan, pada halaman ini secara otomastis sistem akan mengubah kedalam bilangan berkoma untuk dilakukan perhitungan, serta Copyright A 2024 Author. Page 463 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 5. No. February 2024. Page 454-466 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Gambar 6. Tampilan Hasil Perhitungan Gambar 6 adalah tampilan hasil akhir atau proses perhitungan yang telah dilakukan sistem setelah tahapan sebelumnya dan dalam hasil akhir ini ditampilkan dalam bentuk tabel dan sesuai dengan nilai bobot masing-maisng yang telah diperoleh oleh karyawan, sehingga dari hasil perhitungan ini nantinya akan muncul halaman tabel perangkingan. Gambar 7. Tabel Perangkingan Gambar 7 merupakan tampilan halaman perangkingan yaitu halaman yang menampilkan hasil akhir dari perhitungan dimana pada halaman ini secara otomastis akan merangking data karyawan sesuai dengan nilai tertinggi kenilai terendah. KESIMPULAN Berdasarkan analisa dan perhitungan yang dilakukan dalam penilaian kinerja karyawan Rumah Sakit Petukangan dengan menggunakan metode MFEP serta berdasarkan kriteria Kinerja Dan Tanggung Jawab. Kehadiran. Kedisiplinan. Loyalitas. Kasus Hukum dan diperoleh hasil akhir dari perhitungan adalah perangkingan dari penilaian kinerja karyawan . tertinggi dengan rangking pertama yaitu Karyawan 26 dengan nilai total 8375, rangking kedua adalah karaywan 27 dengan nilai total evaluasi 0. 825, rangking ketiga Karyawan 18 dengan nilai total evaluasi 0. 8125, dan rangking terendah yaitu alternatif Karyawan 18 dengan nilai evaluasi 0. Hasil Pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa penilaian kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja dan Disiplin Kerja. Walaupun hasil yang diperoleh juga menunjukkan tingkat perhitungan dan keakuratan sebesar 100%. REFERENCES