Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 . MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA PUZZLE HURUF DI TK KELURAHAN INDRA KASIH Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung. Sarah Ramadhani. Fadillah Aini Nasution Prodi PIAUD. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan arlina@uinsu. id, linda0308213083@uinsu. id, sarah0308212073@uinsu. fadillah0308211007@uinsu. Abstrak Penggunaan media puzzle huruf dalam mengembangkan bahasa anak bertujuan untuk membantu anak dalam mengingat serta menghafal huruf abjad yang hendak dikenalkan. Peneliti telah melakukan riset, yakni observasi di TK Kelurahan Indra Kasih mengenai media puzzle huruf sebagai media pembelajaran dalam perkembangan bahasa pada anak usia dini. Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi suatu individu dalam berbicara terhadap orang yang ada di sekitarnya. Pada usia 4-5 tahun, anak sudah dapat diajarkan untuk mengenal huruf. Media puzzle huruf membantu guru dalam memperkenalkan huruf kepada anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti secara kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta instrumen formulir observasi dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle huruf sebagai media pembelajaran dalam perkembangan bahasa anak diterima dengan baik di Taman Kanak-Kanak Kelurahan Indra Kasih dan dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik. Media puzzle huruf ini sudah berfungsi dengan baik dalam mengembangkan aspek berbahasa pada anak, sehingga mereka dapat mengenal huruf dengan benar. Kata kunci: Bahasa. Anak Usia Dini. Puzzle Huruf. IMPROVING LANGUAGE SKILLS IN EARLY CHILDHOOD THROUGH LETTER PUZZLE MEDIA AT INDRA KASIH VILLAGE KINDERGARTEN Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung. Sarah Ramadhani. Fadillah Aini Nasution Prodi PIAUD. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan arlina@uinsu. id, linda0308213083@uinsu. id, sarah0308212073@uinsu. fadillah0308211007@uinsu. Abstract The use of letter puzzle media in developing children's language aims to help children remember and memorize the alphabet letters to be introduced. Researchers have conducted research, namely observations at Indra Kasih Village Kindergarten regarding letter puzzle media as a learning medium in language development in early childhood. Language is a tool to communicate an individual in speaking to the people around him. At the age of 4-5 years, children can already be taught to recognize letters. Letter puzzle media helps teachers in introducing letters to children. Data collection techniques carried out by researchers qualitatively through observation, interviews, documentation, as well as observation and interview form instruments. The results showed that the use of letter puzzle media as a learning medium in children's language development was well received at Indra Kasih Village Kindergarten and can be said to have gone well. This letter puzzle media has functioned well in developing language aspects in children, so that they can recognize letters correctly. Keywords: Language. Early Childhood. Letter Puzzles. Al Abyadh ISSN: 2620-7265 E-ISSN: 2775-7080 Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll Pendahuluan Anak pada tahap usia dini adalah perkembangan yang amat pesat. Pada periode ini, mereka tengah mengalami perkembangan bahasa sebagai bagian penting dari pertumbuhan mereka. Bahasa menjadi alat utama untuk berkomunikasi dengan orang di sekitarnya, di mana pikiran dan perasaan mereka diungkapkan melalui simbol-simbol lambang-lambang (Yusuf, 2017: . Masa ini sering disebut sebagai masa berharga (Golden Ag. karena menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan merangsang berbagai perkembangan anak dengan memaksimalkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki oleh mereka. Dengan stimulasi yang tepat, pembentukan karakter yang positif pada anak dapat menghasilkan kepribadian yang baik pula (Khadijah, 2022: . Pertumbuhan bahasa pada anak usia dini terdiri dari empat aspek utama: mendengarkan, membaca, menulis, dan Aktivitas mendengarkan dan . , menulis dan berbicara termasuk dalam aspek ekspresi . Proses perkembangan bahasa pada anak terjadi karena berkembangnya fungsi simbolis. Dengan menggunakan simbol-simbol kebahasaan, anak mampu memecahkan masalah, menghadapi situasi, dan memfasilitasi proses pembelajaran dari tuturan dan bahasa orang lain (Yusuf, 2017: . Berdasarkan rujukan Standar Pendidikan Anak Usia Dini Nomor 58 Tahun 2009, pembinaan 3 aspek yaitu penerimaan atau pemahaman bahasa, ekspresi bahasa, dan Dalam memahami bahasa, anak memiliki kemampuan untuk mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain, memahami instruksi, serta memiliki kemampuan untuk memahami cerita dan Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 mengenali berbagai kosa kata. Selain itu, anak juga mampu mendengar dan membedakan simbol dari berbagai jenis bunyi-bunyian yang didengarnya (Afifah, 2021: . Tentunya setiap anak mempunyai kepribadian dan ciri khasnya masing-masing, sehingga perkembangan setiap anak akan sangat bervariasi. Oleh karena itu, guru sebagai pendidik media yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar agar sumber belajar yang diterima siswa sesuai dengan yang digunakan oleh guru, khususnya dalam pengembangan aspek kebahasaan anak. Dalam perkembangan berbahasa ini, faktor lingkungan dan faktor keluarga bahasanya (Handayani, 2022: 2-. Media yang dapat digunakan oleh pendidik maupun orang tua dalam membantu perkembangan bahasa pada anak sangat beragam macamnya. Oleh karena itu, penulis memilih media puzzle huruf sebagai Media puzzle huruf merupakan sebuah media yang berbentuk kepingan-kepingan ataupun bongkahan-bongkahan huruf yang masih teracak dan setiap bongkahan hurufnya dapat disusun anak menjadi sebuah kata yang sederhana. Media ini banyak jenisnya, yakni ada yang terbuat dari kayu, dan lain sebagainya. Media puzzle huruf ini sudah banyak ditemukan disekolah-sekolah lainnya dan juga sudah banyak digunakan oleh para pendidik, selain desainnya yang menarik, media puzzle huruf ini juga merupakan media yang mudah dipahami oleh peserta didik karena cara menggunakannya juga sangat Maka dari itu, guru sebagai pendidik harus memiliki wawasan yang luas dan inovatif dalam penggunaan berbagai media yang ingin diterapkan. Karena melalui guru yang kreatif, proses belajar mengajar yang diterapkan juga tidak akan menimbulkan rasa bosan pada peserta Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll Metode Penelitian Penelitian dilaksanakan di TK Indra Kasih pada waktu yang ditentukan oleh peneliti sesuai dengan waktu pembelajaran. Untuk mengumpulkan data penggunaan media puzzle huruf untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak di Taman Kanak-Kanak Indra Kasih, peneliti menggunakan metode observasi. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah anak-anak TK Kelurahan Indra Kasih atau bisa disebut subjek penelitian, dengan jumlah anak 11 anak perempuan dan 2 anak laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui media puzzle huruf di TK Kelurahan Indra Kasih. Penelitian observasi tindakan kelas ini dilakukan peneliti untuk mengetahui sejauh mana perkembangan bahasa anak ketika menggunakan media puzzle dengan cara mengamati langsung guru dan siswa. Peneliti penelitian tindakan kelas dengan beberapa Tahapan pertama yaitu tahapan teknik pengumpulan data, yang dimana teknik ini terbagi menjadi 3 tahapan antara lain, observasi yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati secara langsung, kemudian pengumpulan data berisikan pertanyaan yang telah terstruktur, serta teknik dokumentasi yang dimana dalam teknik ini peneliti mengumpulkan data dengan cara merangkum cacatan tertulis terkait materi Langkah kedua melibatkan teknik analisis data yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap reduksi data. Data yang dikumpulkan akan disederhanakan dan berdasarkan wawasan yang ada, kemudian penyajian data yakni peneliti menganalisis hasil data yang telah dikumpulkan dan telah tersaji secara relevan, selanjutnya verifikasi data yaitu peneliti melakukan pengecekan peleksanaan penelitian tindakan kelas Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 Teknik selanjutnya yaitu teknik keabsahan data. Teknik keabsahan data ini mencakup beberapa tahapan pertama yaitu berpanjang-panjang, dalam artian peneliti memperpanjang masa dari pengamatan yang dilakukan dalam pengumpulan data agar dapat lebih mempelajari informasi yang telah didapat dari responden. Dalam hal ini peneliti melaksanakan pengamatan secara terus menerus untuk membuktikan data yang relevan dan terperinci. kedua yaitu berlama-lama dalam artian peneliti melakukan kegiatan observasi dalam kurun waktu tertentu guna untuk menemukan suatu data yang diinginkan. Selanjutnya tahapan ketiga yaitu kasus negatif yang merupakan kasus yang tidak sesuai atau pun terdapat perbedaan dalam hasil penelitian. Pada tahap kasus negatif ini, peneliti dapat mencari data yang berbeda dari data yang telah ditemukan. Tahapan terakhir yaitu tahapan trianggulasi yang diartikan sebagai keabsahan data yang diuji dari berbagai metode, sumber, serta berbagai waktu. Dalam hal ini peneliti menguji keabsahan data dengan cara mengkaji kembali data dari berbagai sumber yaitu siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dikatakan berhasil apabila semua anak menyelesaikan tugas dengan benar, yang di mana tugas tersebut kurang lebih 3 sampai 5 tugas sebanyak target presentasi yang telah ditetapkan dan juga disesuaikan berdasarkan jumlah peserta didik. Maka dari itu, jika presentasi mencapai target yang ditetapkan maka pemberian tugas tersebut dinyatakan berhasil. Namun, apabila dampak dari suatu tindakan yang belum mencapai kriteria dari target tersebut, maka dari itu kegiatan dari observasi yang dilaksanakan harus dilanjutkan dan diperbaiki pada bagian siklus II berdasarkan dengan proses dari tindakan hasil yang sebelumnya yang telah dilaksanakan dalam meningkat capaian dari target presentasi mengenai perkembangan bahasa pada anak menggunakan metode pengamatan serta lembar kerja dan media puzzle huruf yang telah disiapkan oleh peneliti. Maka dar itu. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll metodologi dari penelitian ini telah menggunakan sistem yang telah tersusun dan berurutan. Anak mampu simbol huruf -Anak bunyi dari simbol huruf abjad 1-10 dengan berurutan Hasil dari perhitungan tersebut, kemudian peneliti mengkonsultasikannya dengan tabel kriteria deskriptif berdasarkan pada hasil presentase yang terbagi dalam 4 kategori perkembangan, yakni belum berkembang sangat baik. No. Indikator Anak mampu Deskripsi -Anak guru dan dapat membantu rekan sejawatnya yang kesulitan dalam namanya sendiri. -Anak mampu menyusun namanya sendiri bantuan dari guru. Anak mampu -Anak menyusun kalimat sederhana tanpa bantuan guru dan mampu membantu kesulitan dalam menyusun kalimat (MB) (BB) (BSB) -Anak menyusun kalimat sederhana dengan -Anak mampu menyusun namanya sendiri. (MB) Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 -Anak bunyi dari simbol huruf abjad 1-10. (BSH) (BSH) -Anak bunyi dari simbol huruf abjad 1-10 dengan bantuan Skor (BSB) -Anak memiliki menyusun nama secara berurutan. -Anak bunyi dari simbol huruf abjad 1-10 guru dan menjadi contoh temannya. (BB) (BSB) -Anak menyusun kalimat sederhana namun dengan bantuan (BSH) Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll -Anak mampu menyusun kalimat sederhana. (MB) Anak mampu benda yang ada di sekitarnya - Anak mampu mengenali bunyi huruf dari awalan benda disekitarnya dan membantu temannya tanpa bantuan guru. -Anak mengenal bunyi huruf dari awalan benda yang ada di sekitarnya dengan - Anak-anak mampu mengenali bunyi huruf awalan benda namun mereka bantuan dari (BB) (BSB) (BSH) (MB) - Anak belum mampu mengenali bunyi huruf dari awalan yang ada (BB) Hasil Penelitian dan Pembahasan Hakikat Bahasa Pada AUD Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi seluruh individu dalam berbagai aktivitas. Sejak lahir, manusia Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 mulai mengembangkan bahasa sebagai alat dalam melakukan interaksi terhadap orang Proses perkembangan bahasa pada anak usia dini meliputi berbagai cara untuk berkomunikasi, di mana pemikiran dan emosi diungkapkan melalui simbol-simbol seperti lisan, tulisan, isyarat, angka, gambar, dan ekspresi wajah. Bahasa memiliki peran penting dalam membentuk pemikiran, emosi, keinginan, dan tindakan Pada usia 4-5 tahun, anak-anak perkembangan berbahasa, yang dapat didukung dengan baik oleh pendidik. Oleh karena itu, pendidik perlu memahami cara efektif untuk mendorong perkembangan bahasa pada anak usia dini, termasuk aktivitas berbasis permainan. Perkembangan anak-anak merupakan periode kritis ketika mereka mulai memperoleh keterampilan bahasa yang penting untuk berkomunikasi dengan orang lain. Proses pengembangan bahasa pada anak usia dini mencakup penerimaan bahasa, ekspresi bahasa, serta aspek literasi. Pada fase ini, anak-anak sudah memiliki berkembang pesat karena mereka telah memiliki perbendaharaan kata yang berkembang (Saripudin, 2019: . Seiring dengan perkembangan unik setiap anak, pendidik dapat menyesuaikan media atau permainan yang sesuai untuk merangsang perkembangan bahasa mereka. Pada usia 3 tahun, anak memperoleh berbagai kosa kata dari lingkungannya. Pada usia 4 hingga 5 tahun, anak mulai menggunakan struktur tata bahasa dan membentuk kalimat yang lebih kompleks. Dengan bantuan bahasa, anak dapat menyampaikan pikiran, perasaan, serta tujuan mereka kepada orang lain. Proses pengembangan bahasa pada anak usia 4-5 tahun melibatkan peningkatan kosa kata baru, meskipun mereka mungkin belum memahami maknanya sepenuhnya. Fokus pengembangan bahasa pada usia ini mendengarkan, berbicara, membaca, dan Dengan menggunakan bahasa Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll untuk berinteraksi, anak-anak tidak hanya memperoleh kosa kata baru, tetapi juga dapat mengekspresikan diri mereka dengan lebih baik. Kemampuan berkomunikasi berargumen, meyakinkan orang lain, menghibur, dan mengajar dengan efektif melalui kata-kata (Ngura, 2022: 15-. Oleh mengintegrasikan permainan yang menarik bagi anak-anak sambil mengenalkan hurufhuruf dalam pengembangan bahasa. Keterampilan berbahasa yang baik sangat penting untuk komunikasi, terutama bagi anak-anak lingkungan prasekolah. Media Puzzle Huruf Sarana permainan yang disebut media puzzle terdiri dari komponen-komponen bervariasi, mulai dari fragmen-fragmen yang berbeda ukuran hingga bagian-bagian yang teratur atau tidak beraturan, yang dapat disusun menjadi pola atau kata. Media puzzle merupakan alat yang menarik bagi anak-anak untuk belajar dalam mengenal huruf (Amalia, 2021: . Diharapkan melalui permainan ini, anakanak dapat mengeksplorasi berbagai aspek bahasa seperti menulis, membaca, dan menyebutkan huruf dengan tepat serta memahami maknanya. Media puzzle dapat terbuat dari beragam bahan dan bentuk, seperti kayu, kotak persegi, plastik ringan, gabus berbentuk tikar, kubus, atau lempengan (Chandra, 2019: 4-. Permainan dikembangkan untuk mendukung berbagai tahapan perkembangan anak usia dini. Keunggulan media puzzle huruf untuk anak usia dini adalah dapat mengembangkan kemampuan kognitif dan memperkuat kemampuan pemecahan masalah melalui latihan memecahkan teka-teki yang Anak-anak didorong untuk merangkai setiap bagian puzzle serta belajar teknik menyelesaikannya, serta juga sekaligus mengembangkan koordinasi Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 motorik dan keterampilan sosial dengan bermain secara individu atau bersama kelompok (Tridiastita, 2023: . Melalui berkomunikasi dan berinteraksi sambil memecahkan teka-teki bersama. Dalam permainan media puzzle huruf ini, anakanak akan terlatih dalam mengamati bagian-bagian puzzle, mencocokkan dengan kemampuan berpikir dengan mengingat dan memahami susunan puzzle yang akan dibentuk (Linawati, 2018: . Implikasi Media Puzzle Huruf Dalam Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Pada AUD Pendidik harus memiliki beragam alat bantu pembelajaran untuk mendukung proses pengajaran di kelas. Penting bagi guru untuk memilih media yang sesuai dengan perkembangan dan usia anak. Metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sangat penting untuk memantapkan kemampuan anak dalam mengenal aspek huruf dan bahasa. Oleh karena itu, penggunaan media puzzle huruf menjadi salah satu pilihan yang bermanfaat bagi pendidik. Media ini merupakan strategi yang cocok dengan kepribadian serta tahapan perkembangan anak. Sebagai contoh, penggunaan media puzzle huruf membantu pengembangan daya ingat, minat belajar, dan kemampuan dalam mengenali huruf (Purnamasari, 2022: . Kualitas belajar anak sangat dipengaruhi oleh pemilihan media pembelajaran yang tepat. Dampak dari penggunaan media puzzle huruf dalam mengembangkan keterampilan berbahasa adalah menciptakan fokus yang lebih tinggi pada anak selama proses belajar-mengajar, memungkinkan mereka lebih terlibat dengan materi yang diajarkan oleh pendidik. Melalui media ini, anak-anak menjadi tertarik pada permainan puzzle huruf yang digunakan selama pembelajaran. Media puzzle huruf membantu anak memahami apa yang diajarkan pendidik. Oleh memanfaatkan permainan yang menarik Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll bagi anak dalam memperkenalkan huruf untuk mendukung perkembangan bahasa Dengan bermain puzzle huruf, anak-anak terdorong untuk meningkatkan kemampuan membaca, mereka tertarik dan termotivasi untuk menyelesaikan kegiatan yang juga membantu mereka mengasah kata-kata sederhana dari kepingan huruf pada puzzle tersebut (Trimantara, 2019: . TK Kelurahan Indra Kasih memiliki jumlah peserta didik sebanyak 15 orang, dengan jumlah guru yang terdiri dari 2 TK Kelurahan Indra Kasih ini juga memiliki kelompok kelas yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu TK A dan TK B. Dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan pada kelompok B yang berjumlah 13 orang dalam melaksanakan penelitian dari perkembangan bahasa. Selanjutnya, dalam penilaian perkembangan bahasa pada anak ini peneliti menggunakan test yang telah disusun dan ditetapkan. Pada test yang dimaksudkan tersebut, peneliti menyusun 8 butir pertanyaan yang terkait dengan alfabet dan tingkat kecakapan membaca dan menulis anak. Dalam konteks ini, peneliti menggunakan metode berikut : ycEycyceycyceycuycycaycyce = Nama Peserta Didik Arsila Humairo Nadifa Rifqi Faila Mikaila Hanna Aqila Afifah Azka ycAycnycoycaycn yaycuycayco ycU100% yaycycoycoycaEa ycIycuycayco Berdasarkan dari rumus yang telah dijelaskan di atas, dapat diketahui bahwa peneliti telah mendapatkan beberapa hasil yang relevan yang di mana hasil tersebut telah tertera di bawah ini dalam bentuk tabel, yaitu sebagai berikut : Pretest Posttest Keterangan Anak sesuai dengan Anak Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 sesuai dengan bantuan guru Anak sesuai dengan bantuan guru Anak dalam mencapai ya dengan baik temannya yang Anak sesuai dengan Anak sesuai dengan Anak sesuai dengan Anak sesuai dengan Anak sesuai dengan bantuan guru Anak sesuai dengan Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Oe Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll Rayyan Aila Anak dalam mencapai ya dengan baik temannya yang Anak sesuai dengan bantuan guru Berdasarkan hasil pada tabel yang telah dijabarkan oleh peneliti, diketahui bahwa pada saat anak menjalankan pada tahap pretest masih banyak anak yang tidak mencapai standar yang telah ditetapkan, atau tidak mencapainya namun masih belum mencapai target. Dengan demikian, 8 anak mencapai standar MB dan 4 anak mencapai standar BSH. Maka dari itu, hasil pretest yang telah dilakukan masih terdapat 65% anak yang belum memenuhi kriteria. Sehingga dalam hal ini peneliti melanjutkan kembali kegiatan observasi dengan menggunakan media puzzle huruf dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak. Kemudian, setelah peneliti menerapkan media puzzle huruf tersebut, maka didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa capaian dari perkembangan terus meningkat secara pesat. Hal ini juga dibuktikan bahwa seluruh anak di TK Kelurahan Indra Kasih telah mencapai kriteria yang telah ditentukan, yakni terdapat 5 orang anak mencapai kriteria BSH dan 7 orang anak mencapai kriteria BSB. Sehingga diketahui bahwa media puzzle huruf telah melebihi target pencapaian pembelajaran yaitu 70%. Dalam peningkatan bahasa pada setiap anak telah berkembang di TK Kelurahan Indra Kasih. Dalam buku Lilis Madyawati dikatakan bahwa perkembangan bahasa dapat di stimulus menggunakan media pembelajaran Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 perkembangan yang utuh dalam fisik dan Dengan pembelajaran ini anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan dan mampu mengungkapkan bahasa sebagai bentuk komunikasi sehari-harinya. Selain itu dalam buku Khadijah dikatakan bahwa, proses pembelajaran menggunakan media dapat menstimulasi salah satu perkembangan anak yaitu bahasa. Dengan adanya media pembelajaran perbendaharaan kosa kata Anak tumbuh dengan baik dan dapat diajarkan berkomunikasi dengan teman sebayanya. Dalam buku Enny Zubaidah dikatakan pembelajaran anak dapat mengungkapkan bahasanya dan memperkaya kosakata sehingga dalam proses pembelajaran anak dapat mengerti dengan mudah serta anak dapat terlibat dalam proses pembelajaran. Dalam Kholilulah, dikatakan bahwa perkembangan bahasa anak harus diberikan stimulasi yang pembelajaran puzzle huruf, sehingga dengan adanya media tersebut dapat melatih kemampuan berbicara anak. Media pembelajaran memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman konsep huruf dan kosakata, melalui penggunaan media puzzle huruf anak dapat lebih cepat mengingat dan memahami bentuk serta bunyi dari setiap huruf yang menjadi landasan penting dalam mengembangkan bahasa pada anak. Simpulan dan Saran Berdasarkan penelitian dan analisis penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan keterampilan pengenalan huruf anak usia dini di TK Kelurahan Indra Kasih Medan, menggunakan media puzzle Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak dengan teknik puzzle huruf. Hasil penelitian memperoleh beberapa Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Anak. Arlina. Linda Fitria Rakhmadani Tanjung, dll Menunjukkan peningkatan bahasa yang signifikan melalui media yang digunakan yakni media puzzle, . Penggunaan media puzzle huruf mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam mempelajari mengenal huruf dan meningkatkan keterampilan pemecahan masalah serta kreativitas mereka. Melalui langkah-langkah yang terstruktur, penelitian ini berhasil menunjukkan peningkatan yang penguasaan bahasa peserta didik. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle huruf kemampuan berbahasa anak di TK Kelurahan Indra Kasih. Dalam hal ini adapun beberapa hal yang diringkas menjadi sebuah saran yang disimpulkan oleh peneliti yaitu : . Setiap bahasa pada anak diharapkan guru tidak hanya berpatokan pada kartu kata saja, melainkan guru sebaiknya menggunakan metode lain dalam pembelajarannya agar anak tidak merasa bosan dalam mengenal huruf yang hanya menggunakan satu jenis media saja, . Dalam pembelajaran guru juga perlu memperhatikan perkembangan anak didik dalam memahami dan menyimak materi yang diberikan oleh gurunya tersebut, dalam artian bahasa guru dalam penyampaian materi pembelajaran harus lebih jelas dan ringkas sehingga mudah dipahami oleh setiap anak, serta juga . Guru dalam mengembangkan bahasa pada setiap anak harus lebih banyak pengajarannya yang baru agar tingkat perubahan yang terjadi dapat diketahui pada anak selama menggunakan metode yang baru diterapkan kepada mereka. DAFTAR PUSTAKA