JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 PERAN PEMAHAMAN AMANAT AGUNG TERHADAP KEPEDULIAN PENGINJILAN PRIBADI DI PEMUDA GEREJA BETHEL INDONESIA BRIDE OF CHRIST BATAM Gomgom Purba1. Roy Gabe Marpaung2 Prodi Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam gomgom@st3b. id1, roygabe01@gmail. ABSTRACT The purpose of this research is to find out how the understanding of the Great Commission plays a role in caring for personal evangelism in the youth of Bethel Indonesia Bride Of Christ Church Batam so that the Youth of Bethel Indonesia Church Bride Of Christ Batam have the enthusiasm and courage to carry out personal evangelism as part of the Great Commission. This research is descriptive qualitative research and the resource persons in this research are the Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam Church youth who were taken randomly. Research data was collected through in-depth interviews using the coding method. The data obtained was then analyzed using the stages of condensation, data display, drawing conclusions. The research results show that understanding the Great Commission plays a role in caring for personal evangelism in the Bethel Indonesia Bride of Christ Batam Church Youth, which is a natural expression of living Christianity. Jesus Christ is the pioneer of mission itself. God's plan in His eternal sending is to bring transformation and liberation to humans and all of His creation to bring about the eternal kingdom of God. Personal evangelism is an attempt to bring about a breakthrough in the boundaries between faith in Jesus Christ and the absence of it. The form of personal evangelism concern at Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam Church Youth is carrying out direct personal evangelism or face to face, via WhatsApp and intensely calling people who are in the process of evangelism. This fact is also supported by the statement of the Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam Church Youth who felt a deep bond between themselves and the church and the people who were the targets of personal evangelism. Keywords: Great Commission. Caring. Personal Evangelism. Youth. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman Amanat Agung berperan terhadap kepedulian penginjilan pribadi di Pemuda Gereja Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam sehingga Pemuda Gereja memiliki semangat dan keberanian untuk melakukan penginjilan pribadi sebagai bagian dari Amanat Agung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah Pemuda Gereja yang diambil secara acak. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan metode Koding. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan tahapan kondensasi, display data, penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian yang didapat bahwa pemahaman Amanat Agung berperan terhadap kepedulian penginjilan pribadi adalah ekspresi yang wajar dari kekristenan yang hidup. Yesus Kristus adalah pelopor misi itu sendiri. Rancangan Allah dalam pengutusan-Nya yang kekal untuk membawa transformasi dan pembebasan kepada manusia dan segenap ciptaan-Nya untuk menghadirkan kerajaan Allah yang kekal. Penginjilan pribadi merupakan usaha untuk menghasilkan terobosan terhadap batas-batas antara iman kepada Yesus Kristus dan ketiadaannya. Bentuk kepedulian penginjilan pribadi di Pemuda Gereja Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam yakni melakukan penginjilan yang langsung ke dalam pribadi seseorang atau face to face, melalui whatsApp dan intens menelepon orang yang sedang dalam proses penginjilan. Fakta ini juga didukung melalui pernyataan Pemuda Gereja Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam yang merasakan ikatan yang mendalam antara dirinya dengan gereja dan orang yang menjadi target dalam penginjilan pribadi. Kata Kunci: Amanat Agung. Kepedulian. Penginjilan Pribadi. Pemuda. PENDAHULUAN Amanat Agung bukan sekadar agung, melainkan harus mengertinya sebagai Amanat yang paling agung dalam sejarah karena dibalik Amanat ini ada kehendak Allah Bapa yang kekal, kehendak yang dinyatakan di dalam diri Allah Anak. Sebelum Amanat ini, darah Kristuslah yang telah dicurahkan, dan sesudah Amanat ini, darah orang kuduslah yang dicurahkan. Sebelum Amanat pengutusan Allah Bapa terhadap Allah Anak, sesudah Amanat ini ada jutaan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 misionaris yang diutus. Sebelum Amanat ini ada semangat Kristus yang rela berkorban, sesudah Amanat ini ada berjuta-juta manusia yang berkorban, yaitu mereka yang telah ditebus oleh darah Kristus. Karena Amanat ini, banyak keluarga menjadi hancur, karena Amanat ini banyak orang telah dibunuh. Meskipun harga yang harus dibayar demikian besar, kehendak Tuhan tidak boleh Itu sebabnya amanat agung sangat melekat dengan pelaksanaan penginjilan pribadi. Penginjilan panggilan bagi gereja Tuhan dikarenakan proses manusia dalam memberitakan dan menerima esensi tentang karya penyelamatan Allah melalui Anak-Nya Yesus Kristus. mengajak seseorang untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruslamat manusia. Pemberitaan kabar baik ini harus dilaksanakan oleh semua orang percaya khususnya pemuda yang terpanggil sebagai penginjil (Ellis 2. Kewajiban mengabarkan Injil tidak terbatas kepada pendeta maupun pemimpin Gereja semata-mata, ia juga menjadi tanggung jawab kaum pemuda yang menyakini Kristus sebagai Tuhan. Matius 28:18 mengatakan bahwa segala kuasa ada di tangan Yesus. Karena itu, bila perintah-Nya supaya mengabarkan Injil tidak dituruti, itu berarti ia tidak mengindahkan dan bahkan menolak kekuasaan serta kewibawaan Kristus. Mengabarkan Injil juga adalah merupakan bagian dari tanggung jawab melayani Kristus serta kewajiban dan tugas terhadap Injil. Mengabarkan Injil bukanlah melulu kewajiban terhadap Kristus pribadi yang mengutus kita, tetapi juga kewajiban kita terhadap Injil itu umat-Nya. Terdapat permasalahan lain yang sering timbul bagi para penginjil dalam metode Seharusnya setiap usaha penginjilan harus diuji dengan dua ukuran: Pertama, apakah usaha itu mempunyai tujuan tertentu. apakah usaha ini mempunyai arti bagi dunia sekarang ini. Kedua hal ini saling E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 berhubungan, dan keserasian hubungan keduanya akan menentukan makna segala kegiatan yang dilakukan (Robert Tujuan penginjilan bukan hanya mengabarkan mengenai Injil kepada masyarakat sekeliling, tetapi menjadikan masyarakat sekeliling yang telah mengenal Kristus Kristus kepada orang lain dan mengajaknya menerima Kristus. Lalu orang yang baru menerima Kristus itu dibimbing menjadi saksi Kristus pula. Makanya penulis metode-metode penginjilan untuk mencapai tujuan sebagaimana yang diinginkan tersebut. Jadi inti penginjilan pribadi adalah untuk menjadikan semua bangsa muridNya. Dipandang dari pengertian tentang Kerajaan Allah, semakin bertambahnya orang- orang yang menjadi murid Yesus Kristus, berarti semakin berkurangnya orang-orang yang berada di bawah kekuasaan Setan. Karena itulah Iblis, dengan keras berusaha menentang usaha-usaha penginjilan, maupun perkembangan Gereja. Tanpa menjalankan penginjilan di dalam keutuhannya dengan mandat generasi-generasi selanjutnya yang memiliki kehidupan yang benar secara utuh dan berdampak bagi dunia ini. Penginjilan yang tidak mengulangi kesalahan kaum Injili yang mengompromikan ajaran kekristenan, dan menimbulkan efek samping yang selanjutnya (Packer 2. Sebagai Kristen, haruslah menyadari bahwa penginjilan haruslah menjadi bagian yang utuh kepedulian terhadap penginjian. Karena kepeduliaan yang kukuh bagaikan membangun sebuah bangunan dengan fondasi yang keropos. Biarlah sebagai pemuda, perlu dengan baik mengerti penginjilan yang utuh, tetapi yang lebih This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 penting adalah bukan hanya mengerti tetapi juga menjalankan penginjilan ini di dalam berbagai kesempatan yang Tuhan berikan di dalam pemberitaan amanat Dalam wawancara yang penulis lakukan kepada 8 orang anak Pemuda Gereja Bethel Indonesia Bride Of Christ Batam mengenai pemahaman amanat agung dan kepedulian penginjilan pribadi. Pada umumnya beberapa memiliki gaya hidup yang cenderung instant, mudah dipengaruhi oleh hal-hal yang ada di Demikian juga dengan pemuda Gereja. Keluarga maupun komunitas di mana dia berada turut mempengaruhi gaya hidupnya. Secara khusus perihal mempengaruhi gaya hidupnya. Karena itu seorang pemuda Gereja atau pemuda Kristus harus memiliki gaya hidup yang berbeda dari dunia ini yaitu gaya hidup yang sesuai dengan standar Alkitab yaitu Firman Allah. Salah satunya adalah gaya hidup yang bersaksi tentang Kristus. Berkenaan dengan hal ini pemahaman seseorang mengenai bersaksi sangat berpengaruh pada penerapan hal tersebut dalam kehidupannya. Apakah bersifat sempit atau secara luas. Beberapa berpendapat, tidak sedikit pemuda Kristen merasakan gairah untuk membagikan iman mereka kepada orang lain, tetapi banyak yang takut bagaimana teman-teman, keluarga, dan bahkan orang asing akan bereaksi jika mereka mencoba untuk membagikan kepercayaan Kristen mereka. Kadangkadang bahkan istilah menyaksikan orang-orang meneriakkan ajaran-ajaran Kristen di sudut-sudut jalan. Belum memahami dasar - dasar iman Kristen yang menambah ketakutan membagikan Injil. Pemuda Kristen haruslah memiliki visi yang jelas tentang apa yang mereka yakini merasa lebih mudah untuk membagikan iman mereka kepada orangorang di sekitar mereka. Beberapa Kristen E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 menyanggah agama dan agama orang Namun, itu belum tentu benar. Ada kebenaran inheren dalam agama-agama lain yang juga ada dalam iman Kristen. Misalnya, melakukan hal-hal baik untuk orang miskin adalah bagian dari banyak agama di seluruh dunia. Sehingga terlalu fokus untuk membuktikan keyakinan mereka salah. Dalam jurnal yang Pasaribu, mengatakan kegiatan-kegiaan bersama secara inklusif juga dapat menjadi jembatan bagi maksud penginjilan. (Pasaribu 2. seperti kegiatan dalam Tentunya hal berdampak pada kerohanian yang semakin dewasa bukan hanya pada satu pribadi tetapi kepada semua pemuda. Selain itu pokok-pokok pengajaran tentang bersaksi dapat diajarkan kepada para pemuda. Mulai dari sikap pribadi yang bersaksi, landasan dari bersaksi tentang Kristus, bagaimana cara bersaksi, tujuan dari bersaksi dan gaya hidup seorang yang menjadi saksi Kristus. Dengan demikian hal ini dapat mendorong pemuda Gereja untuk semakin giat bersaksi tentang Kristus dan menjadikannya sebagai gaya hidup. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini, penulis deksripsi dengan pendekatan studi kepustakaan . ibrary researc. untuk mengumpulkan teori-teori yang berkaitan dengan judul artikel ini. Berbekal teori yang dikumpulkan, penelitian diarahkan untuk menemukan rumusan masalah penelitian yang tepat, kerangka kerja, dan memunculkan temuan penelitian yang Adapun sumber-sumber referensi yang digunakan seperti jurnal penelitian, buku, laporan media massa . resmi dari lembaga yang bergerak dalam bidang pendampingan kaum migran. Dalam hal ini, teori berfungsi untuk menjelaskan fenomena yang menjadi fokus penelitian. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Pentingnya Pemahaman Amanat Agung Pesan untuk mencari jiwa atau bermisi dimasukan ke dalam teks Amanat Agung dan dijadikan landasan teks untuk pekabaran injil sebagai bagian dari motivasi dan panggilan sebagai orang Pesan penting dalam Amanat Agung (Mat. 28:19-. , adalah mandat yang wajib dikerjakan sebagai bagian rencana Allah untuk keselamatan bagi dunia. Sebab sejatinya misi gereja atau orang percaya secara personal tidak bisa dipisahkan dari Amanat Agung Tuhan Yesus. Dan yang pasti Amanat Agung tersebut berkaitan dengan tanggung jawab untuk bermisi, termasuk di dalamnya dipahami sebagai misi pemenangan jiwa (Peters 2. Amanat Agung memaparkan tujuan utama adalah memenangkan jiwa, dan dalam misi penjangkau jiwa-jiwa sampai pada pemuridan sebagai blue print dalam pelaksanaan penginjilan oleh para rasul dan orang modern. Tujuan dari misi untuk pergi ke segala bangsa adalah pergi bagi suku dalam studi etimologi dalam bahasa Yunani, yaitu etnos memiliki arti yang merujuk kepada etnis atau suku. Jadi, sudah sangat jelas bahwa Yesus mau agar setiap suku, kaum dan bahasa menjadi pengikut- Nya dan memperoleh keselamatan. Setiap orang perlu untuk mendengarkan berita Ini adalah dasar dari misi Kristen. Seperti yang dilakukan rasul dan para murid Kristus setelah kenaikan Yesus ke Sorga. Dalam aktualisasi Amanat Agung Kristus tersebut diperlukan optimalisasi segenap daya dan upaya sehingga mandat tersebut dapat dilaksanakan dengan baik sesuai kehendak Tuhan. Melaksanakan Amanat Agung di semua lini hidup dengan memahami eksistensi diri sebagai warga kerajaan Allah yang memahami misi-Nya. Untuk ini, pilihan mendasar yang dibangun adalah dengan sengaja memutuskan untuk tidak berfokus pada diri sendiri dan menjadi Amanat Agung dan Belas Kasih Agung sebagai gaya hidup permanen. E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 Permanen menyiratkan durasi terus menerus berada dalam melakukannya. Gaya hidup Amanat Agung dan Belas Kasih Agung berarti berinisiatif untuk membagikan tentang Yesus dengan cara mendemonstrasikan hidup-Nya, di mana Kristus dinyatakan dalam tanggung jawab sosial bagi banyak orang yang sedang dalam penderitaan, penindasan dan Gaya hidup yang mendukung Amanat Agung dan Belas Kasih Agung dinyatakan dengan menampilkan pola hidup sederhana supaya orang lain bisa tetap hidup. Pekerjaan Tuhan tidak dapat dikerjakan dengan kekuatan manusia. Menyelesaikan pekerjaan Tuhan perlu kekuatan dari Tuhan, dan tanpa kekuatan Implementasi amanat agung secara internal harus digarap oleh Gereja secara institusional dan sistematis sehingga Gereja hadir di suatu tempat tidak hanya untuk hiburan atau memberi semangat kepada orang-orang yang terluka atau membangun kepercayaan diri atau memberi fasilitas dalam menjalin persahabatan, tetapi untuk memuji Tuhan (Yancey 2. Pemuridan tidak lagi menjadi prioritas yang diutamakan oleh Gereja. Dengan kata lain, orang percaya di zaman ini harus menghadapi sebuah kenyataan bahwa tidak banyak Gereja intensional untuk memuridkan jemaatnya. Dengan demikian, orang-orang yang masih berada di Gereja pun sebenarnya banyak yang tidak memiliki pemahaman iman yang dalam. Chan mengatakan, bayi besar rohani dianggap normal di Gereja. Pemahaman iman yang dangkal, sifat yang tidak dewasa, dan nafsu dunia, menjadi ciri kebanyakan orang Kristen. Hal ini perlu diwaspadai oleh Gereja masa Realita yang telah disajikan oleh pengadaan pemuridan di antara orang percaya (Barna 2. Tantangan Aplikasi Amanat Agung This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 Arus memandang manusia sebagai makhluk individual daripada komunal, secara esensial manusia menjadi kompetitif daripada kooperatif, menjadi konsumeris dan materialis daripada spiritualis. Perkembangan teknologi yang semakin maju mengakibatkan relasi manusia semakin mekanis sehingga orang merasa kesepian, dingin, dan kegersangan hidup semakin meningkat. Pada sisi yang lain, sebagian orang rindu memiliki relasi yang mendalam dengan orang lain. Gereja yang memuji Tuhan merupakan Gereja yang hidup dan dinamis dalam menghadapi tantangan kemajemukan agama di Indonesia. Gereja tidak sibuk dengan urusan organisasi saja, tetapi juga bergerak menyikapi perkembangan zaman sebagai suatu organisme yang hidup. Hanya Gereja yang juga memahami dirinya sebagai organisme yang akan berjuang menjalankan amanat agung dalam konteks kemajemukan agama. Penginjilan Pribadi dan Tujuannya Istilah penginjilan memuat asal kata AuInjilAy, diterjemahkan ke dalam kata Yunani AuEuangelizoAy, yang pada awalnya kemiliteran dengan arti upah yang diberikan kepada pembawa berita kemenangan dari medan tempur atau berita kemenangan itu sendiri (Tomatala Dalam konteks kristiani, istilah AuEuangelizoAy tersampaikan yang kemudian diadaptasi sebagai terminologi Kristen dan merujuk pada pengorbanan Kristus. Fokus dari kata tersebut adalah tindakan untuk menyampaikan kabar baik (Inji. (Jr 1. Penginjilan telah menjadi istilah umum yang erat kaitannya dengan kehidupan Gereja sepanjang sejarah. Sebagai penginjilan sesuai dengan perintah Yesus. Penginjilan adalah tanggung jawab bagi semua orang yang percaya, bukan hanya tugas hamba Tuhan atau organisasi Gereja tertentu. Di dalam Alkitab, baik dalam kitab-kitab Perjanjian E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 Baru maupun dalam kitab-kitab Perjanjian Lama, kata "penginjilan" tidak ada yang ditulis secara langsung. Asal usul kata ini sebenarnya berasal dari bahasa Yunani. AuesaggeliOAy AuevanggelisoAy mengumumkan, memberitakan, atau memproklamasikan Injil atau menjadi pembawa kabar baik di dalam Yesus (Schneider 2. Dalam kitab-kitab Perjanjian Baru digunakan kata lain yang berhubungan AuENOAy dibaca AudidaskoAy artinya mengajar, atau mengajarkan. Tuhan Yesus sering menggunakan penginjilan dengan cara ini, contoh penggunaannya dicatat dalam Matius 10: 7-15. 4: 23. 9:35. Markus 1:21. 6:6. Lukas 10: 412. Kata kedua yaitu: AuAEIAAOAy dibaca AumartureoAy menyampaikan kesaksian berdasarkan apa yang didalami. Penginjilan dengan cara ini juga dipakai oleh para rasul (Kis 2: . (B. Hakh 2. Dengan kata lain, penginjilan merupakan tugas untuk mengumumkan atau memberitakan kabar baik, dan atau kabar keselamatan di dalam Yesus Kristus, kepada orang-orang yang belum percaya kepada Yesus. Dilakukan dengan cara menyerukannya seperti seorang utusan raja yang sedang mengumumkan satu dekrit, yaitu dengan suara yang keras dan tegas, dan dapat juga dilakukan dengan mengajar seperti kepada seorang murid, dan dengan bersaksi berdasarkan apa yang didalami oleh pemberita Injil tersebut. Penginjilan berkaitan dengan dunia spiritual manusia, memang hal tersebut mutlak dan tak terelakan, namun penginjilan pun berkaitan dengan dunia sosial, sebab aspek spiritual manusia berdampak pada aspek sosialnya atau sebaliknya. Dalam manusia dari Allah. Injil memiliki peran yang teramat penting, sebab Injil Yesus Kristus telah membuka satu jalan baru bagi manusia yang tertekan oleh keterasingannya dari Allah (Siwu 1. Terselesaikannya masalah keterasingan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 manusia dari Allah akan berdampak keterasingan manusia di tengah-tengah Injil dapat mengubah manusia, dan manusia yang sudah berubah dapat mengatasi masalahnya, serta dapat mengubah masyarakatnya. Orang-orang yang berada dalam agama atau kebudayaan lain selain Kristen haruslah dibawa ke dalam agama Kristen, supaya mereka merasakan yang baik itu. Akan tetapi, dalam kehidupan sekarang ini, konsep dan paradigma misi yang demikian hanya akan membawa kericuhan dan konflik. Apabila sekarang menggunakan paradigma superioritas dan inferioritas, maka akan sangat dimungkinkan munculnya konflik-konflik lain yang terus berkepanjangan. Rancangan Allah pengutusan-Nya yang kekal untuk membawa transformasi dan pembebasan kepada manusia dan segenap ciptaanNya untuk menghadirkan kerajaan Allah yang kekal. Definsi ini mengemukakan bahwa orang percaya yang melakukan misi adalah rencana Allah yang Esa yang bertujuan membawa kedamaian dan ketentraman serta keselamatan bagi manusia dan segenap ciptaan-Nya. Tujuan tertinggi misi Allah adalah Aukerajaan AllahAy kemuliaan bagi nama-Nya. Kepedulian Orang Percaya Bagi Penginjilan Pribadi Kepedulian sebagai perasaan yang menunjukkan sebuah hubungan dimana mempersoalkan kehadiran orang lain, terdapat hubungan pengabdian juga, bahkan mau menderita demi orang lain. Dedication, mattering, dan concern menjadi elemen- elemen penting dalam Kepedulian bermula dari perasaan, tetapi bukan berarti hanya Kepedulian mendorong perilaku muncul sebagai wujud dari perasaan tersebut. Ketika sesuatu terjadi maka rela memberikan tenaga, agar yang baik dan positiflah yang terjadi pada orang yang Kepedulian memperdulikan itu meminta perasaan E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 berubah ke dalam bentuk perilaku. Perilaku dan perasaan tersebut tentunya berdasarkan pemikiran. Perasaan dari kepedulian tersebut bukanlah tanpa pemikiran, tetapi justru sebaliknya Kepeduliaan penginjilan tanpa mengerti makna Gereja, dan Gereja tanpa penginjilan kedua-duanya tidak Gereja terbentuk dari hasil Penginjilan hanya merupakan salah satu di antara banyak fungsi Gereja, tetapi penginjilan tidak bisa mencakup keseluruhan fungsi itu. Demikian hanyalah sebagian dari fungsi yang lengkap itu. Kehidupan Gereja membuat hasil penginjilan bukan hanya sekadar menabur benih saja, tetapi juga membangun rumah Allah yang kekal. Sebab itu di mana Injil diberitakan, bertambahlah satu kelompok yang bersaksi di bumi, yaitu yang disebut rumah Allah yang kekal. Gereja yang merupakan tiang penopang dan dasar Yesus Kristus bersabda, "Aku akan mendirikan jemaat-Ku di dunia ini. Itulah sebabnya, kita harus memimpin orang kembali kepada Tuhan, dan melayani di dalam Gereja- Nya. Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" adalah Amanat yang diberikan Tuhan Yesus kepada jemaat, supaya kita mendirikan jemaat dan tubuh Kristus di dunia suatu tubuh yang berkelimpahan, yang memiliki meterai Allah, kebenaran. Roh Kudus, dan kasih. Dalam membutuhkan ulasan yang begitu teliti bila masuk pada pemaknaan penginjilan pribadi dan melakukan penginjilan. Dikarenakan, pemaknaan penginjilan pribadi, namun berhubungan secara teologis dan praksis. Penginjilan bagian dari penginjilan pribadi, namun penginjilan pribadi tidak Orang melakukan penginjilan adalah seorang mengembangkan relasi sosial dalam This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 tanggung jawab berasama masyarakat. Penginjilan pribadi ologi sebagai studi tentang aktivitas-aktivitas keselamatan Bapa. Anak dan Roh Kudus di seluruh dunia dengan tujuan untuk menghadirkan Kerajaan Allah (Verkuyl 1. Tantangan Pemahaman Amanat Agung Terhadap Kepedulian Penginjilan Pribadi Pemuda Gerejawi Semangat awal penginjilan pribadi adalah pertobatan pribadi. Pertobatan dalam konteks ini dipahami sebagai peralihan posisi dari yang dulunya tidak baik sekarang menjadi baik. Artinya bahwa agama Kristen dipandang sebagai agama yang superior. Pemahaman amanat agung terhadap kepedulian penginjilan pribadi di pemuda gerejawi selalu berhadapan mengenai isi bahwa orang-orang yang berada dalam agama atau kebudayaan lain selain Kristen haruslah dibawa ke dalam agama Kristen, supaya mereka merasakan yang baik itu. Akan tetapi, dalam kehidupan sekarang ini, konsep dan paradigma penginjilan pribadi yang demikian hanya akan membawa kericuhan dan konflik. Apabila sekarang ini konsep teologi penginjilan pribadi tetap menggunakan paradigma superioritas dan inferioritas, maka akan sangat dimungkinkan munculnya konflikkonflik lain yang terus berkepanjangan. Rancangan Allah pengutusan-Nya . issio de. yang kekal untuk membawa transformasi dan pembebasan kepada manusia dan ciptaan-Nya menghadirkan kerajaan Allah yang kekal (Bosch 2. Teologi penginjilan pribadi meneladani sifat dasar inkarnasi-Nya dalam pelayanan Yesus yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu menurut Dengan demikian konteks dunia atau obyek penginjilan pribadi dapat ditelusuri, dengan menggunakan semua disiplin ilmu-ilmu sosial lainnya seperti: sosiologi, anthropologi, economi, urbanisasi, ilmu agama-agama, politik, hubungan Gereja dan negara. Gereja dan agama, dan ilmu jiwa. Disiplin ilmu ini digunakan untuk menganalisa dan mengerti konteks yang spesifik dimana E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 penginjilan pribadi Allah dapat mengambil bagian sebagai refleksi teologi penginjilan Kalangan pemuda gerejawi harus memiliki sumbangsih penting dari perubahan dunia secara global. Gereja harus memiliki sifat praksis dan berpartisipasi dengan sukarela dalam misi-Nya. Teologi misi harus memberi informasi yang alkitabiah dan aksi misi secara global yang tepat dan kontekstual. Aksi misi bukanlah mentrasformasikan refleksi diri, walaupun memiliki ide-ide yang baik, itu mungkin tidak relevan, tidak berguna, yang kadang-kadang merusak dan tidak produktif (David R. Ham Penginjilan pribadi menjelaskan bahwa tubuh orang percaya disatukan lewat latar belakang etnis dan ekonomi yang berbeda, jika itu disatukan, setiap kepribadian dan daya tarik masingmasing akan seperti lampu pijar yang menerangi seluruh dunia. Kesatuan yang indah dalam perbedaan dalam tubuh Kristus bisa meyakinkan orang lain yang tidak percaya bahwa Yesus Kristus memang diutus oleh Allah. Paulus mempercayakan tanggung jawab semua orang percaya pada para rasul dengan menyatakan bahwa rekonsiliasi pelayanan telah diberikan kepada mereka . Kor. 5:17-. Allah memberikan kemampuan pengijilan bagi orang-orang tertentu bukan karena mereka mampu melakukannya tetapi untuk menyatukan setiap orang percaya dalam satu tubuh Kristus untuk melakukan pelayanan (Ef. 4:11-. Setiap pendekatan dalam penginjilan diperlukan sebagai pertahanan pribadi setiap orang, karenanya setiap orang percaya harus lebih sering berbicara dengan semua orang yang bukan Kristen untuk menjelaskan keyakinannya dan penting bagi oranng itu untuk percaya (Anwari 2. KESIMPULAN Youth Gereja Bethel Indonesia Bride Of Christ adalah ekspresi yang wajar dari kekristenan yang hidup. Yesus Kristus adalah pelopor misi itu sendiri. Oleh karena Ia di dalam hidupnya selalu This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. JURNAL IMPARTA Volume 2 No. 2 Januari 2024 melakukan tugas pelayanan kepada orang-orang yang perlu pertolongan. Yesus sendiri sepenuhnya menyadari tugas-Nya dari Bapa. Jadi. Yesus sadar dan mengerti dengan betul bahwa Dia adalah seorang yang diutus, sedang misionaris, sperti yang tertulis dalam Yohanes 6:38: AuSebab Aku telah turun dari Surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Kepeduliaan penginjilan tanpa mengerti makna Gereja, dan Gereja tanpa penginjilan kedua-duanya tidak Gereja terbentuk dari hasil Penginjilan hanya merupakan salah satu di antara banyak fungsi Gereja, tetapi penginjilan tidak bisa mencakup keseluruhan fungsi itu. Demikian juga fungsi persekutuan, fungsi persembahan, hanyalah sebagian dari fungsi yang lengkap itu. Kehidupan Gereja membuat hasil penginjilan bukan hanya sekadar menabur benih saja, tetapi juga membangun rumah Allah yang kekal. Sebab itu di mana Injil diberitakan, bertambahlah satu kelompok yang bersaksi di bumi, yaitu yang disebut rumah Allah yang kekal. Gereja yang merupakan tiang penopang dan dasar Nora yang yang adalah salah satu dari Youth GBI BOC berpendapat bahwa Youth memerlukan Amanat Agung. Nora Memahami Penginjilan Pribadi adalah penginjilan yang dilakukan kepada orang disekitar yaitu orang-orang terdekat. Jalson memahami penginjilan pribadi itu kita mendatangi teman lalu memberitakan Injil kepada mereka. Frengky Memahami Penginjilan Pribadi adalah penginjilan yang langsung ke dalam Pribadi seseorang atau face to face, dan bisa juga dilakukan melalui whatsApp dan harus memiliki nomor telpon yang harus Penginjilan pribadi merupakan usaha untuk menghasilkan terobosan terhadap batas-batas antara iman kepada Yesus Kristus Penyampaian misi adalah suatu cara untuk mewujudkan perdamaian bagi semua mahluk. Istilah AumisiAy seringkali diidentikkan dengan cara kristenisasi E-ISSN 2964-7037 P-ISSN 2962-7087 kepada orang-orang bukan Kristen dan juga langkah AupemaksaanAy supaya orangorang tersebut masuk menjadi Kristen. Dengan memikirkan ulang proses misi yang seharusnya dilakukan. Terjadinya Kepedulian Penginjilan Pribadi Di Youth Gereja Bethel Indonesia Bride Of Christ ternyata melalui Peran Pemahaman Amanat Agung yang Penginjilan menjelaskan bahwa tubuh orang percaya disatukan lewat latar belakang etnis dan ekonomi yang berbeda, jika itu disatukan, setiap kepribadian dan daya tarik masingmasing akan seperti lampu pijar yang menerangi seluruh dunia. Kesatuan yang indah dalam perbedaan dalam tubuh Kristus bisa meyakinkan orang lain yang tidak percaya bahwa Yesus Kristus memang diutus oleh Allah. Allah memberikan kemampuan pengijilan bagi orang-orang tertentu melakukannya tetapi untuk menyatukan setiap orang percaya dalam satu tubuh Kristus untuk melakukan pelayanan. Setiap pendekatan dalam penginjilan diperlukan sebagai pertahanan pribadi setiap orang, karenanya setiap orang percaya harus lebih sering berbicara dengan semua orang yang bukan Kristen untuk menjelaskan keyakinannya dan penting bagi orang itu untuk percaya. DAFTAR PUSTAKA