Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) Vol. No. 1 April 2022 e-ISSN : 2685-6301 p-ISSN : 2685-5968 Penerapan Aplikasi Sistem Informasi. Indikator. Pelayanan. Rawat. Inap. Rumah Sakit Berbasis Website Irpan Ali Rahman STIKes Muhammadiyah Ciamis Email : van. vinnot@gmail. Abstrak Penggunaan Teknologi Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit perlu ditingkatkan guna mendorong keberhasilan dalam proses Mutu Pelayanan Rumah Sakit berupa jaringan koordinasi yang terintegrasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi yang akurat dan tepat, sehingga dapat digunakan sebagai penunjang dalam mengambil keputusan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan aplikasi Sistem Informasi Indikator Pelayanan Rawat Inap Berbasis Web kepada Kepala Ruangan di Rumah Sakit. Komite Keperawatan,Bidang Keperawatan. Mutu Keperawatan. Direktur dan Wakil Direktur. Sistem ini memudahkan dalam proses perhitungan data Pasien, rekapitulasi data, nilai ideal (BOR. BTO. TOI. AVLOS. NDR dan GDR) data terintegrasi ini dapat dijadikan sebagai tindak lanjut pengambilan keputusan dan kebijakan oleh manajemen Rumah Sakit. ini meliputi . pengamatan keputusan , . Perancangan Aplikasi, . penerapan teknologi, . pelatihan mitra dan . Hasil penerapan aplikasi Sistem Informasi Indikator Pelayanan Rawat Inap Berbasis Web yakni dapat meningkatkan kompetensi kepala ruangan dalam dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Selain itu, pihak manajemen dapat dengan mudah melakukan controlling untuk setiap ruangan dengan menggunakan aplikasi. Kata kunci : Indikator Pelayanan. Sistem Informasi. Rawat Inap. Rumah Sakit Abstract The use of hospital management information system technology needs to be improved to promote the success of hospital service quality processes in the form of coordination networks, reporting, and operating procedures to collect data. get accurate and accurate information to use as in decision making. This activity aims to implement a Web-Based Inpatient Service Indicator Information System application to the Head of the Hospital Room. Nursing Committee. Nursing Division. Nursing Quality. Director, and Deputy Director. This system facilitates the process of calculating patient data, recapitulating data, ideal values (BOR. BTO. TOI. AVLOS. NDR, and GDR). This integrated data can be used as a follow-up to decision-making and policies by hospital management. The stages in implementing this application include . observing the problem, . designing the application, . applying technology, . training partners, and . The results of the application of the Web-Based Inpatient Service Indicator Information System application can increase the competence of the head of the room in improving the quality of hospital services. Also, management can easily control each room using the application. Keywords: Service Indicators. Information Systems. Inpatient. Hospital PENDAHULUAN Rumah Sakit berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat dengan memberikan pelayanan medis yang unggul dan khas yang dipengaruhi oleh teknologi, ilmu kesehatan, dan kemajuan kehidupan sosial masyarakat yang lebih berkualitas dan terjangkau . http://ejournal. id/index. php/PAMAS Article History : Submitted 13 April 2022. Accepted 28 April 2022. Published 29 April 2022 Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) Sumber daya organisasi memainkan peran penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan pada tinggkatan manajemen. Proses pengambilan keputusan membutuhkan desain yang tepat dari sistem informasi manajemen . Sistem data manajemen rumah sakit (SIMRS,) merupakan sistem teknologi komunikasi data yang mengolah dan mengintegrasikan seluruh proses pelayanan rumah sakit sebagai suatu jaringan prosedur, mengkoordinasikan, pelaporan dan administrasi guna memperoleh data yang akurat dan tepat, serta dalam kerangka suatu sistem informasi. Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya merupakan Rumah Sakit milik pemerintah kota dan tergolong rumah sakit non pendidikan kelas B salah satunya penilaian indikator pelayanan Rawat Inap mutu Rumah Sakit perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. (RSUD Kota Tasikmalay. Beberapa indikator mutu pelayanan rawat inap yang dapat mengukur pemanfaatan tempat tidur rumah sakit antara lain BOR. Bed Turn Turnover (BTO). Rata-Rata Lama Menginap (LOS), dan Lama Menginap Rotasi (TOI). Kegunaan tempat tidur yang disediakan rumah sakit dapat dilihat dari metrik ini yang dapat bekerja dengan memantau seberapa akurat penggunaan tempat tidur di unit rawat inap rumah sakit . RSUD Tasikmalaya masih melakukan proses perhitungan dengan aplikasi MS. Excel yang masih bersifat manual, tidak memiliki proses yang seragam, dan cenderung lambat dalam pelaporan dan pengambilan keputusan. Hasil investigasi juga mengungkapkan bahwa proses akuntansi tidak dilakukan oleh kepala ruangan tetapi oleh petugas rekammedik. SIMRS saat ini tidak tersedia secara online, publikasi indeks pelayanan rumah sakit belum diperbarui dan direktur Rumah Sakit tidak menerima laporan indeks mutu pelayanan rumah sakit secara berkala. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tempat tidur yang tidak sesuai dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan menurunkan kepuasan pasien. Sistem informasi pelaporan hasil rawat inap masih memiliki banyak kendala, antara lain: . Kepala Ruangan kesulitan dalam proses perhitungan karena harus kembali ke rumus, 2 ) Waktu yang relatif lama dalam proses perhitungan, . Proses perhitungan dilakukan secara manual, perlu mengerjakan rumus Pengembalian, ) Penjumlahan data sensus harian di kelurahan masih dilakukan secara manual. sering terjadi saat memasukkan data saat meringkas di komputer. Pemberian informasi rawat inap yang tidak tepat waktu, mempersulit proses pengambilan keputusan akibat keterlambatan informasi. Hal ini sangat berpengaruh terhadap penilaian indikator mutu rumah sakit selama proses akreditasi. Alternatif yang dapat dikembangkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemanfaatan Aplikasi Sistem informasi Indikator Pelayanan Rawat Inap Berbasis Website dapat membantu proses perhitungan berbasis komputer dalam perhitungan penggunaan kamar Rawat Inap http://ejournal. id/index. php/PAMAS Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) Rumah Sakit, sehingga proses lebih cepat, akurat, terintegrasi dan membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan dibandingkan dengan perhitungan manual. Sehingga dapat meningkatkan indikator mutu pelayanan di Rumah Sakit. pengabdian masyarakat ini mempunyai tujuan untuk implementasi aplikasi Sistem informasi Berbasis Website di RSUD Kota Tasikmalaya. Aplikasi berbasis website yang banyak digunakan untuk mempermudah penerapan manajemen teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kini telah menjadi kebutuhan setiap lembaga pelayanan publik. Peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangat berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan daripada salah satu pencapaian tata kelola perusahaan yang Rumah sakit adalah salah satu penyelenggara pelayanan publik dan sebagai bentuk pelayanan sosial yang baik maka perlu adanya pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi yang baik . Aplikasi Teknologi Informasi kini telah menjadi kebutuhan dan kebutuhan di setiap kantor layanan publik, dan menganggap semakin pentingnya peran TI dalam meningkatkan kualitas layanan menjadi salah satu pencapaian good governance. METODE Kegiatan pelayanan publik dilakukan di RSUD Ciamis. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan 4P terbagi dalam empat fase, seperti terlihat pada Gambar 1. Pertama, fase observasi yang bertujuan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi secara khusus. rekanrekan sumber daya, sehingga solusinya tepat sasaran. Selain itu, tahap implementasi menggunakan metode User Centered Design, agar tepat sasaran, juga tepat guna sejalan dengan peer assistance, sehingga permasalahan dalam proses implementasi teknologi dapat segera diatasi. Gambar. 1 Tahap Pengunaan Aplikasi http://ejournal. id/index. php/PAMAS Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) HASIL DAN PEMBAHASAN Pengamatan permasalahan mitra Hasil observasi,bahwa Diidentifikasi permasalahan yang timbul di RSUD Tasikmalaya adalah proses perhitungan dan pelaporan Indikator Pelayanan Rawat Inap yang masih manual dan belum maka dibutuhkan segera inovasi Aplikasi yang bersifat mudah untuk digunakan, mudah dipahami dapat digunakan secara online dan terintegrasi dalam menentukan dan mengambil sebuah kebijakan di Rumah Sakit. Berikut gambaran usulan solusi untuk permasalahan tersebut, yang disajikan pada Tabel 1. Pilihan solusi ini tidak lepas dari sumber daya manusia dan infrastruktur Rumah Sakit. Saat ini, ada komputer dan jaringan internet di setiap kamar. Tabel 1. Solusi yang ditawarkan Permasalahan Proses perhitungan dan Indikator Pelayanan Rawat Inap masih menggunakan cara Solusi Tahap Implementasi Implementasi aplikasi Perhitungan Indikator pelayanan Rawat Inap berbasis Website Melatih Kepala Ruangan menggunakan Aplikasi IPRS berbasis Website Mendampingi Perhitungan dan pelaporan Penerapan Teknologi Implemetasi teknologi dilakukan dalam bentuk integrasi proses perhitungan dan pelaporan Indikator Pelayanan Rawat Inap berbasis website. Aplikasi ini berisikan proses perhitungan Indikator Pelayanan Rawaat Inap yang terdiri dari : BOR. BTO. TOI. AVLOS. NDR dan GDR untuk memudahkan kepala ruangan dalam proses perhitungan dan pelaporan kebutuhan di masing-masing ruangan dan juga memudahkan bagian manajemen Rumah sakit dalam mengambil kebijakan dan membuat sebuah keputusan agar mutu palayanan di Rumah Sakit bisa lebih optimal dan terintegrasi secara Menurut Sudra . , untuk mengetahui efektifitas ruang rawat inap maka diperlukan indikator untuk mengukur efektif tidaknya ruangan. Beberapa indikator efisiensi rawat inap diantaranya adalah BOR (Bed Occupancy Rat. BTO (Bed Turn Ove. TOI (Turn Over Interva. AvLOS (Average Length of Sta. NDR (Net Death Rat. dan GDR (Gross Death Rat. Gambaran aplikasi tersebut ditampilkan pada Gambar berikut: http://ejournal. id/index. php/PAMAS Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) Gambar 3. Menu Utama Aplikasi Gambar 4. Tampilan Profil Pengguna Gambar 5. Tampilan Daftar Pengguna http://ejournal. id/index. php/PAMAS Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) Gambar 6. Tampilan Rekapitulasi Hasil Gambar 7. Tampilan Logout KESIMPULAN. Kesimpulan yang diambil dari kegiatan pengabdian ini adalah Peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangat berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan daripada salah satu pencapaian tata kelola Rumah Sakit yang baik. Rumah sakit adalah salah satu penyelenggara pelayanan publik dan sebagai bentuk pelayanan sosial yang baik maka perlu adanya pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi yang baik. inovasi Aplikasi yang bersifat mudah sangat diperlukan untuk digunakan, mudah dipahami dapat digunakan secara online dan terintegrasi dalam menentukan dan mengambil sebuah kebijakan di Rumah Sakit. Sistem informasi Indikator pelayanan rawat inap rumah sakit berbasis Website ini dapat dijalankan melalui website masing-masing kepala Ruangan pada saat perhitungan indikator mutu pelayanan rawat inap. Pihak terkait yang dapat menjalankan sistem informasi adalah kepala ruangan, komite keperawatan, bidang keperawatan, instalasi rekamedis, wakil dan kepala Rumah Sakit. masing masing ruangan sudah mempunyai computer sehingga mempermudah dalam menciptakan sistem berbasis elektronik. http://ejournal. id/index. php/PAMAS Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS) Hasil penerapan aplikasi Sistem Informasi Indikator Pelayanan Rawat Inap Berbasis Website dapat meningkatkan kompetensi kepala ruangan dalam dalam peningkatan mutu pelayanan rumah Selain itu, pihak manajemen dapat dengan mudah melakukan controlling untuk setiap ruangan dengan menggunakan aplikasi tersebut. Proses yang dapat dilakukan adalah Kepala ruangan memasukan data Perhitungan BOR. BTO. TOI. AVLOS. NDR dan GDR sehingga data yang dilaporkan setiap kepala ruangan dapat dibaca langsung oleh pihak manajemen Rumah Sakit secara terintegrasi, hal tersebut sapat mempercepat proses perhitungan, pelaporan dan yang paling utama adalah pihak manajemen Rumah Sakit dapat dengan cepat membuat dan mengambil keputusan dalam sebuah kebijakan sehingga dapat meningkatkan kepuasan kepada pasien. Berdasarkan hasil Pengabdian yang dilakukan seluruh kepala ruangan rawat inap disarankan dapat melakukan pelaporan secara berkala dan terintegrasi melalui aplikasi website perhitungan Indikator Rawat Inap Rumah Sakit. Dengan demikian laporan yang dilakukan dapat dilakukan dengan cepat, tepat dan terintegrasi yang akan memudahkan Pihak Manajemen Rumah Sakit dalam mengambil sebuah keputusan atau kebijakan dalam upaya meningkatkan Mutu Pelayanan kepada pasien. DAFTAR PUSTAKA