The current issue and full text archive of this journal is available on Tarbawi at: https://doi. org/10. 62515/staf E-ISSN : 2828-318X Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 1STITNU AL-Farabi Pangandaran . arifrahmanaziz@stitnualfarabi. 1STITNU AL-Farabi Pangandaran . birin@gmail. JSTAF : Siddiq. Tabligh. Amanah. Fathonah Vol 04 No 1 January 2025 Hal : 153-161 https://doi. org/10. 62515/staf. Received: 10 January 2025 Accepted: 22 January 2025 Published: 31 Januari 2025 PublisherAos Note: Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran. Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations. Abstract . The kiai's leadership strategy in fostering the character of social care is very important to be implemented in Islamic boarding This study aims to describe how the kiai leadership strategy in fostering the social care character of students at Al Majidiatul Misri Cigugur Islamic boarding school. This research uses qualitative research methods, with the research subjects being the head kiai, kiai council, pesantren management and rois aam. The data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation conducted directly to the field. The results of the study found that it turns out that the Kiai leadership strategy at Al Majiatul Misri Islamic Boarding School in fostering the character of social care in students through a holistic approach, with this approach, students are invited to understand the importance of social responsibility and are encouraged to actively participate in various activities that benefit the community. Kiai also implements programs that are not through routine studies alone but through programs that include the community. Keywords: Leadership Strategy. Santri Character. Social Care. Copyright: A 2023 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms Abstrak and conditions of the Creative Commons Strategi kepemimpinan kiai dalam menumbuhkan karakter peduli sosial ini merupakan hal yang sangat penting untuk . ttps://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. diimplementasikan dalam pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi kepemimpinan kiai dalam menumbuhkan karakter peduli sosial santri di pondok pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian adalah kepala kiai, dewan kiai, pngurus pesantren dan rois aam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan langsung ke Hasil penelitian menemukan bahwa ternyata strategi kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Al Majiatul Misri dalam menumbuhkan karakter peduli sosial pada santri melalui pendekatan holistik. Dengan pendekatan ini, santri diajak untuk memahami pentingnya tanggung jawab sosial dan didorong untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat Attribution (CC BY) Vol 04 No 1 January 2025 | 153 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 bagi masyarakat. Kiai juga menerapkan program yang tidak melalui kajian rutin saja tetapi melalui program program yang menyertakan masyarakat. Kata Kunci : Strategi Kepemimpinan. Karakter Santri. Kepedulian sosial. Pendahuluan Pondok Pesanten Al Majidiatul Misri merupakan salah satu lembaga pendidikan islam non formal yang berada di Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran dan masih mengunakan metode pembelajar tradisiona. Pondok Pesantren ini lokasinya cukup strategis karena berada di desa Harumandala yang mana berdekatan langsung dengan Kecamatan Langkap lancar, oleh sebab itu banyak lulusan lulusan yang di domisili dari kecamatan cigugur dan langkaplancar. Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri ini berpokus pada pengembangan kepribadian santri dengan tujuan melahir lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi di harapkan mampu menjawab persoalan persoalan dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Dalam menghadapi tangtangan jaman, baik itu budaya asing atau krisis moral dan menjadi solusi dalam menghadapi persoalan persoalan yang ada di masyarakat. Pondok pesantren yang melembaga di masyarakat, terutama di pedesaan merupaakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Awal kehadiran pondok pesantren bersifat tradisional untuk mendalami ilmu ilmu islam sebagai pedoman hidup . afaqquh fi al-di. dengan menekankan pentingnya moral dalam Di indonesia pondok pesantren merupakan jawaban atas kebutuhan kebutuhan keislaman sejak jaman dahulu dan hampir menyeluruh keberadaanyan di seluruh indonesia. Kiai sebagai pemimpin di pesantren di tinjau dari tugas dan fungsinya dapat dipandang sebagai fenomena kepemimpinan yang unik. Kiai sebagai pemimpin lembaga pendidikan islam tidak hanya sekedar menyusun kurikulum pendidikan agama islam, membuat peraturan tata tertib, merancang rsistem evaluasi, mengajarkan ilmu ilmu yang berkaitan di pesantren tetapi juga sebagai pembina dan pendidik umat yang harus memiliki kebijaksanaan yang arif dan berwawasan yang luas. Pondok Pesantren memnumbuhkan karakter peduli sosial santri sejak dini. Hal ini karena karakter tersebut mempengaruhi perilaku santri dimasa yang akan datang. Di Pondok Pesantren 154 | Vol 04 No 1 January 2025 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 Al Majidiahtul Misri , upaya menumbuhkan karakter peduli sosial santri dilakukan dengen mengintegrasikan nilai nilai sosial, selain menambahkan keimanan dan ketaqwaa, juga ditumbuhkan rasa peduli sosial di kalangan santri. Bahan dan Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan sebuah proses analisis untuk memahami dan mengetahui masalah-masalah sosial yang berdasarkan pada penciptaan gambar yang dibuat dalam bentuk kalimat, melaporkan tanggapan partisipan secara detail dan disusun dalam kerangka ilmiah (Susiono, 2. Sedangkan menurut Jhon Creswel, penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang mengeksplorasi dan memahami makna di sejumlah individua atau sekelompok orang yang berasal dari masalah sosial. Penelitian kualitatif secara umum dapat digunakan untuk penelitian yang membahas tentang kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, konsep atau fenomena, masalah sosial dan lain-lain. Dalam penelitian kualitatif instrumennya adalah orang atau human instrument, yaitu peneliti itu sendiri. Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Makna adalah data yang sebenarnya, data yang pasti yang merupakan suatu nilai di balik data yang tampak. Diskusi dan Pembahasan Strategi Kepemimpinan Kiai Dalam sebuah organisai setrategi kepemimpinan sangatla penting untuk mencapai tujuan seperti di katakan Imam Al-Kamal Bin Hammad Al-Hanafi berkata : Tujuan pertama dalam menengakan imamah {Kepemimpina. adalah untuk menegakan agama (Gufron, 2. Maksudnya apa yang di perintahkan oleh Alloh, melaksanakan sunnah sunnah rasul dan menjauhi bidah. Itu semua di pegang teguh dan dilaksankan agar kita seluruh ummah tetap dijalan yang lurus. Vol 04 No 1 January 2025 | 155 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 Setrategi kepemimpinan adalah motor pengerak untuk mencapai tujuan bersama dalam dalam sebuah organisi. Sebagaimana dikatakan oleh KH. Abdulrahman Wahid, penting untuk memperkuat nilai-nilai positif yang sudah dan menganti nilai-nilai yang baru yang lebih relepan atau yang lebih sempurna. Dalam pendekatan ini tentunya mengabungkan antara tradisi dan peraturan yang ada selama itu tidak keluar dari peraturan yang telah di tentukan. Pendekatan ini akan mengahsikan inovasi baru yang lebih baik atau tepat (Wahid, 2. Strategi kepemimpinan dapat dinilai dari berbagai sisi, disebabkan banyak sekali konsep, tipe dan gaya kepemimpinan. Oleh sebab itu melahirkan banyak sekali gaya, tipe dan konsep kepemimpinan yang berbeda. Sehinga dalam kontek pesanten kiai sebagai pemimpin dapat di definisikan dari berbagai aspek sesuai gaya atau konsep yang digunakan, karena gaya kepemimpinan kiai dalam sebuah pesantren dapat mempengaruhi sanri santrinya. Teoritikus kepemimpinan Max Weber tentang model kepemimpinan dalam suatu organisasi pendidikan membagi pola kepemimpinan berdasarkan dengan teori dominasi menjadi tiga yaitu otoritas kharismatik, otoritas tradisional dan otoritas rasional-legal (Arifin, 2. Otoritas kharismatik didasarkan pada kepercayaan terhadap sifat sifat luar biasa atau kharisma seseorang yang diyakini memiliki sifat-sifat supranatural atau luar biasa yang menginspirasi pengikutnya. Strategi kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Al Majiatul Misri dalam menumbuhkan karakter peduli sosial pada santri melalui pendekatan yang mengharuskan kiai menilain dari berbagai aspek kehidupan. Kiai tidak hanya mengajarkan nilai-nilai agama dan kemanusiaan, tetapi juga memberikan contoh nyata melalui tindakan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, santri diajak untuk memahami pentingnya tanggung jawab sosial dan didorong untuk berpartisipasi aktif dalam 156 | Vol 04 No 1 January 2025 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendekatan ini menciptakan lingkungan di mana nilai-nilai kepedulian sosial tertanam kuat dalam kehidupan seharihari santri. Bernard Bass membagi kepemimpina menjadi dua yaitu kepemimpinan transformal dan transaksional. Kepemimpinan tranformal lebih ke hubungan antara pemimpin dan bawahan yang mengutamakan timbal balik keduanya, kepemimpinan kiai adalah kepemimpinan tranformal dengan empat indikator perilaku meliputi : pengaruh Ideal . dealized influenc. , motivasi inspirasional . nspirasional motivatio. Stimulasi Intelektual . ntellectual stimulatio. , serta Pertimbangan Individu (Fajar. Pengaruh Ideal . dealized influenc. Kiai berfungsi sebagai pengaruh ideal bagi santri dan masyarakat. Mereka memberikan visi dan misi yang jelas, serta membangkitkan rasa bangga dan kepercayaan di antara pengikutnya. Dalam konteks ini, kiai dianggap sebagai pemimpin karismatik yang mampu menginspirasi santri untuk mengikuti jejaknya dalam berperilaku baik dan berkontribusi positif terhadap masyarakat (Fahmi Roy Hanafi, 2. Salah satu yang sering di perlihatkan oleh pimpinan ponpres ini dalam segi dakwah beliau selalu memperlihatkan dakwah dengan yang sederhana namun dapat dipahami, dakwah beliau juga memberikan kenyamanan bagi pendengarnya dengan mengunakan kata kata yang halus jadi dapat di terimana oleh semua pihak. Motivasi Inspirasional . nspirasional motivatio. Kiai juga dikenal karena kemampuannya untuk memberikan motivasi inspirasional Mereka tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga mengkomunikasikan harapan dan tujuan yang tinggi kepada santri. Dengan cara ini, kiai mampu memfokuskan upaya santri untuk mencapai tujuan bersama, sehingga menciptakan semangat kolektif dalam menjalankan nilai-nilai sosial. Sebagai pemimimpin selalu memotivasi baik dari prilaku yang dapat di contoh seperti ketekunan ibadah, sikap sederhana atapun langsung dengan memberi motivasi. Motivasi yang paling sering di sebutkan oleh pimpinan ponpres yaitu: kata Au Apapun Yang Teradi Itulah Jalan Yang TerbaikAy. Kata motivasi tersebut juga sebagai bekal santri agar tetap tawakal kepada Allah SWT dan agar santri tidak memiliki sipat syirik dan dengki. Vol 04 No 1 January 2025 | 157 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 Stimulasi Intelektual . ntellectual stimulatio. Dalam peran mereka sebagai pemimpin, kiai mendorong stimulasi intelektual di kalangan santri. Mereka mengajak santri untuk berpikir kritis dan kreatif, serta mencari solusi inovatif terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kecerdasan santri tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam memecahkan masalah secara efektif. Dalam meningkatkan kualitas santri dan kepekaan santri terhadap sosial baik dilingkungan pesantren maupun masyarakat pimpinan ponpres mengimplentasikan pada program program yang mana santri berintraksi langsung baik dengan santri yang lain atapun masyarakat. Salah satunya program sorogan, pengajian minguan, bulanan dan kegitan lainya. Pertimbangan Individual (Individualized Consideratio. Kiai pertimbangan individual dengan memberikan perhatian khusus kepada setiap Mereka memahami kebutuhan dan potensi masing-masing santri, serta memberikan dorongan untuk mencapai prestasi pribadi. Hal ini menciptakan hubungan emosional yang kuat antara kiai dan santri, yang pada gilirannya meningkatkan loyalitas dan komitmen santri terhadap nilai-nilai yang diajarkan. Dalam hal ini, tentu seorang kiai pasti memperhatikan santri santrinya. Namun pimpinan ponpres tidak menggunakan program program khusus namun lebih ke pendekatan individu. Adapun yang sering dijadikan jembatan santri berintraksi langsung dengan kiai adalam dalam kegitan sorogan taupun soAoan lansung terhadap Karakter Peduli Sosial. Pendidikan karakter peduli sosial merupakan unsur penting yang bertujuan untuk mengembangkan kesadaran dan sikap peduli terhadap sosial masyarakat dan lingkungan hidup. Menurut Profesor Yusuf Al-Qardawi, seorang ulama pendidikan karakter peduli sosial mengatakan dalam islam sangat esensisial, beliau menekankan bahwa karakter peduli terhadap sosial sangatlah besar pengaruhnya dikarenakan karekter peduli sosial adalah nilai nilai yang mendorong seseorang berbuat baik, menunjukan solidaritas dan menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama, nilai nilai ini tidak mencakup yang sesama manusia saja tetapi mencakup terhadap seluruh alam ini. Dalam melaksanakan pendidikan karakter peduli sosial, terdapat indikator yang tercantum dalam Panduan Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa yang diterbitkan oleh kementrian 158 | Vol 04 No 1 January 2025 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 pendidikan nasional . bahwa indikator karakter peduli sosial adalah : terlibatnya dalam aksi sosial, adanya rasa empati kepada sesama teman, bersikap tolong menolong dan menjaga kerukunan, sadar akan hak dan kewajiban, serta sopan dan santun (Choiril, 2. Implementasi Dan Program. Dalam Implementasi strategi kepemimpinan kiai di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri untuk menumbuhkan karakter peduli sosial santri melibatkan langkah-langkah konkret dan berkesinambungan. strategi tersebut dituangkan dalam proram-program pondok pesantren untuk menumbuhkan karakter peduli sosial santri diantanyah : Seperti pesantren pada umumnya pedidikan dipesantren berdasarkan kajian kitab kuning, namun Pondok Pesantren Al Majidatul Misri tidak hanya berfokus pada aspek ritual dan teori, tetapi juga mencakup kepedulian sosial. Dengan mengintegrasikan kajian kitab kuning dan diskusi agama yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, santri dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai sosial yang terkandung dalam ajaran Islam. Kajian kitab "Ahlak lilbanen" sebagai bagian dari pendidikan di Pondok Pesantren Al Majiatul Misri merupakan cara yang efektif untuk memperkuat landasan kepedulian sosial santri. Dengan penyampaian yang sistematis dan mudah dimengerti, santri diharapkan dapat memahami ajaran mengenai etika sosial dan perilaku baik yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Kegiatan pengajian mingguan di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri yang melibatkan santri dan masyarakat sekitar, serta diisi oleh para ulama dan tokoh agama, menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kesadaran sosial. Melalui ceramah dan diskusi tentang nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan tanggung jawab sosial dalam Islam, berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara pesantren dan masyarakat, menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan peduli. Setiap tahun pondok pesantren Al Majidiatul Misri juga mengundang alumni untuk berbagi pengalaman mereka dalam menumbuhkan karakter peduli sosial setelah meninggalkan pesantren adalah langkah yang sangat positif. Melalui sharing session ini, santri dapat melihat langsung bagaimana nilai-nilai Islam yang mereka pelajari dapat Vol 04 No 1 January 2025 | 159 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di bidang sosial, profesional, maupun dalam berkontribusi kepada masyarakat. Kehadiran para alumni dan haolan ini memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar dari pengalaman nyata, memahami tantangan yang mungkin mereka hadapi di masa depan, dan menemukan cara-cara untuk mengatasi tantangan tersebut dengan prinsip-prinsip yang diajarkan di pesantren. Dengan demikian, santri tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga inspirasi konkret dari orang-orang yang telah menerapkan ilmu dan nilai-nilai tersebut dalam berbagai aspek kehidupan. Ini juga memperkuat rasa kekeluargaan dan mempererat hubungan antara santri, alumni, dan pesantren, menciptakan jaringan yang dapat saling mendukung dan menginspirasi. Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri juga mengadakan kegitan Pembinaan Hidup Bersama Negara (PHBN) dan Pembinaan Hidup Bersama Islam (PHBI) di setiap tahunya, sebagai bagian integral dari pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini, santri diajak untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dan sebagai Muslim. Mereka dilibatkan dalam kegiatan sosial seperti program kebersihan lingkungan, bakti sosial, atau kampanye Pendidikan. Kesimpulan Kepemimpinan di Pondok Pesantren Al Majiatul Misri dalam menanamkan karakter peduli sosial kepada santri melalui kurikulum yang mencakup kajian kitabkitab akhlak dan tafsir hadist. Pola pembiasaan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kerja bakti, membantu dalam acara pernikahan dan kematian, serta aktif dalam kegiatan rutin seperti pengajian, pengamalan fiqih, musyawarah, dan bahtsul masail. Kiai memberikan teladan nyata dengan terlibat langsung dalam kegiatan sosial, serta mewajibkan santri berpartisipasi dalam kegitan kegitan sosial. Pendekatan ini memperkuat rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial santri. Refferensi Abdurrahman Wahid, . Mengerakan Tradisi: Esai-Esai Pesantren. Yogyakarta: LkiS Jogjakarta. Ahmad Al-Gufron. Cecep Anwar, . Konsep Kepemimpinan Dalam Persektif Islam. Vol. No. 160 | Vol 04 No 1 January 2025 Strategi Kepemimpinan Kiai dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Santri di Pondok Pesantren Al Majidiatul Misri Cigugur Arif Rahman Aziz1. Sobirin2 Aprilia Choriwati. Skripsi : Implementasi Pendidikan Karakter Kepedulian Sosial Pada Santri TPQ Roudhotul QurAoan Desa Cepoko Panekan Magetan Tahun 2016/2017. Surakarta: IAIN Surakarta [Tidak Diterbitka. Arifin. Kepemimpinan Kiai Dalam Ideologisasi Pemikiran Santri Di PesantrenPesantren Salafiyah Mlangi Yogyakarta. INFERENSI. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 9. , 351. https://doi. org/10. 18326/infsl3. Fahmi Roy Hanafi, . Manajemen Setrategi Kepemiminan Kiai Dalam Meningkatkan Mutu Hapalan Al QurAoan Dan Kedisiplinan Santri. Skripsi: IAIN Ponorogo. J-Ceky. Kepemimpinan Dalam Pesantren, . Al- Tadzkyyah: Jurnal Pendidikan Islam. Vol 6. No 2. Nurohman Fajar, . Kepemimpinan Kiai Dalam Pengimplementasian Nilai-nilai pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya. Thesis. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Susiono, . Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta. Vol 04 No 1 January 2025 | 161