Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Edukasi Pembukuan Bisnis UMKM pada Masyarakat RT 014/RW 006 Desa Babelan Kota Endah Prawesti Ningrum. Nita Komala Dewi. Ratna Suminar Silalahi Program Studi Manajemen. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jl. Raya Perjuangan Bekasi Utara. Kota Bekasi. Jawa Barat 17121. Indonesia Telp : 62 21 88955882. Fax : 62 21 88955871 Email : endah. prawesti@dsn. komala@dsn. siahaan@dsn. Abstrak Program Edukasi Pembukuan Bisnis UMKM adalah kegiatan yang dilakukan dalam membagikan pendampingan serta edukasi untuk UMKM dengan cara memberikan pengetahuan dasar pencatatan akuntansi secara sederhana. Kegiatan ini bertujuan agar para pemilik UMKM mengetahui tentang pentingnya pembukuan dalam kegiatan bisnisnya dan diharapkan kedepannya mampu melakukan pembukuan terhadap bisnisnya secara Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dengan teknik moving yaitu ditempat tinggal masing-masing pemilik UMKM di wilayah RT 014/RW 006. Desa Babelan Kota. Kabupaten Bekasi. Adapun kendala yang dihadapi yaitu, adanya anggapan bahwa pembukuan terlalu rumit dan merepotkan untuk diaplikasikan ke dalam bisnisnya. Sedangkan, hasil yang dicapai dari program ini untuk meningkatkan kesadaran para pemilik UMKM tentang pentingnya pembukuan. Kata kunci: Pembukuan sederhana. UMKM PENDAHULUAN Jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia tercatat oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk tahun 2017 mencapai A 60 juta pelaku UMKM. UMKM mendominasi sekitar 99,99% dari struktur bisnis Indonesia saat ini, dengan perusahaan 0,01%, 0,09% usaha menengah, 1,11% usaha kecil serta 98,79% usaha mikro dari struktur bisnis Indonesia (Ningrum et al. , 2. Salah satu peranan penting bagi perekonomian di Indonesia adalah asanya UMKM. UMKM diharapkan menjadi yang terdepan dalam menguatkan bagi pilar ekonomi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SGD. Hal ini dikarenakan pada saat masa Covid-19 perekonomian Indonesia menjadi sedikit melemah dan salah satu usaha yang dapat mempertahankan ekonominya pada masa keadaan perekonomian tersebut adalah usaha UMKM (Alinsari, 2. Oleh karena itulah, diharapkan UMKM memiliki suatu pengendalian keuangan yang benar agar usahanya dapat berkepanjangan. Salah satunya cara yang dapat dilakukan adalah pembukuan keuangan yang baik dan kemampuan menghasilkan data laporan keuangan yang akan dibutuhkan demi mereka-reka strategi bisnis kedepannya (Alinsari, 2. Namun. UMKM masih menghadapi kesulitan pada saat mereka menyusun laporan keuangan, sehingga tidak mungkin mendapatkan data atau informasi akuntansi dari UMKM yang secara andal (Firmansyah et al. , 2. (Siagian, 2. Kelemahan UMKM saat mereka menyusun laporan keuangan diduga karena rendahnya tingkat pendidikan, minim rendahnya interpretasi standar akuntansi (SAK) dan diadakannya pelatihan dalam pembuatan laporan Selain itu, masalah krusial lainnya yang dihadapi usaha kecil adalah adanya pengelolaan keuangan yang saat ini belum terkelola dengan benar. UMKM tidak melakukan penulisan serta penyusunan pembukuan dengan benar, sehingga data catatan keuangan tidak Hal ini dapat menyebabkan kelangsungan usaha karena sulit bagi UMKM untuk Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X mengetahui perkembangan kinerja keuangan (Mujiyono et al. , 2. Berdasarkan hasil observasi, permasalahan pada Desa Babelan Kota yang berlokasi di Kecamatan Babelan. Kabupaten Bekasi. Provinsi Jawa Barat ini memiliki beberapa permasalahan, yaitu dari aspek Bisnis UMKM pada metode Pembukuan adalah kurangnya pengetahuan warga dalam melakukan pembukuan, pentingnya melakukan pembukuan adalah supaya wirausaha UMKM dapat menghitung laba dengan benar dan tepat. Dari pembukuan tersebut para pengusaha UMKM dapat mengenal apa yang dapat dan perlu dilakukan untuk Mengoptimalkan usahanya dan mempertahankan apa yang sudah baik dan efektif . Pembukuan UMKM penting bagi masyarakat untuk mengetahui dampak dan menerapkan sistem pembukuan yang sederhana pada usahanya. Sehingga sangat penting dalam mendukung dan memberikan bantuan prasarana untuk merealisasikan keinginan dan semangat para UMKM dalam berwirausaha. METODE Metode kegitan ini dengan memberikan edukasi pembukuan bisnis UMKM dengan memberikan bimbingan kepada para pelaku UMKM tentang pembukuan sederhana untuk Dikarenakan terdapat pandemi Covid-19, maka kegiatan ini dilaksanakan dengan teknikmoving yaitu ditempat tinggal masing-masing pemilik UMKM di wilayah RT 014/RW 006. Desa Babelan Kota. Kabupaten Bekasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Program Edukasi Pembukuan Bisnis UMKM adalah kegiatan yang dilakukan dalam memberikan pendampingan dan edukasi bagi UMKM dengan diberikan pengetahuan dasar mengenai pencatatan akuntansi sederhana. Kegiatan ini bertujuan agar para pemilik UMKM mengetahui tentang pentingnya pembukuan dalam kegiatan bisnisnya dan diharapkan kedepannya mampu melakukan pembukuan terhadap bisnisnya secara mandiri. Program ini dipilih karena rendahnya kesadaran pemilik UMKM di RT 014/RW 006. Desa Babelan Kota. Kabupaten Bekasi mengenai pentingnya pembukuan sederhana pada bisnisnya, sehingga sebagian besar dari mereka menjalankan bisnis tanpa pencatatan apapun serta tidak memisahkan uang milik pribadi dengan uang bisnisnya. Pelaksanaan program ini menggunakan metode demonstrasi, dimana kami memaparkan materi menggunakan Microsoft PowerPoint dan mencontohkannya secara langsung menegenai proses pembukuan, dimulai dari pencatatan transaksi pengeluaran dan pemasukan, pencatatan utang dan piutang, hingga perhitungan laporan laba rugi. Selain itu kami juga memberikan buku kas dan alat tulis kepada masing-masing UMKM agar nantinya dapat mereka gunakan untuk melakukan terhadap bisnisnya masing-masing UMKM agar nantinya dapat mereka gunakan untuk melakukan pembukuanterhadap bisnisnya. Gambar 1. Pendataan UMKM di RT 014/RW 006 Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Gambar 2. Bimbingan Pembukuan Sederhana Deskripsi Kegiatan Edukasi Pembukuan Bisnis UMKM Deskripsi Kegiatan Tujuan Manfaat Keterangan Mengembangkan potensi masyarakat dalam berwirausaha khususnya kemampuan para pemilikUMKM dalam proses pembukuan usahanya. Meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya pembukuan dan cara menerapkan pembukuan sederhana bagi para pemilik UMKM. Meningkatkan cara berpikir UMKM dalam memajukan dan mengembangkan usahanya untuk jangka waktu yang panjang. Tempat RT 014/RW 006. Desa Babelan Kota. KabupatenBekasi Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 Sasaran Jumlah Peserta Faktor Pendukung Hambatan Durasi Hasil yang Dicapai p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Masyarakat yang memiliki UMKM 12 UMKM Adanya partisipasi dan antusiasme para pemilik UMKM dalam mengikuti kegiatan. Penyediaan tempat oleh para pemilik UMKMuntuk dijadikan sebagai tempatmemaparkanmateri Adanya anggapan bahwa pembukuan terlalu rumitdan merepotkan untuk diaplikasikan kedalam bisnisnya. Kurangnya fasilitas yang memadai. Keterbatasan penyampaian informasi akibat wabah Covid-19. 3 Jam / Peserta Berdasarkan hasil kuisioner : Para pemilik UMKM menjadi lebih tau mengenai pembukuan sederhana. Meningkatnya kesadaran para pemilik UMKM tentang pentingnya pembukuan. Para pemilik UMKM sudah dapat membuatpembukuan sederhana terhadap bisninya Tabel 1. Deskripsi Kegiatan Edukasi Pembukuan Bisnis UMKM KESIMPULAN Laporan ini dibuat sebagai bentuk untuk mempertanggungjawabkan kegiatan penelitian yang bertempat di Desa Babelan Kota RT 014/RW 006 Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Setelah kurang lebih satu bulan program penelitian berlangsung. Pelaksanaan kegiatan yang telah diprogramkan dapat kami nyatakan sudah sejalan sesuai dengan agenda yang kami buat sebelumnya, kendatipun terdapat adanya penambahan dan perubahan kegiatan. Kegiatan ini mendapatkan kesan yang amat baik dari para pelaku UMKM, terbukti dengan kecergasan dan antusiasme pelatihan, penyelenggaraan penataran sepadan dengan petunjuk yang diberikan oleh narasumber terkait. Seluruh peserta bersemangat antusias mengikuti acara tersebut hingga akhir dan Mengenyam manfaat dari pelatihan tersebut bagi kemajuan usaha mereka. Berdasarkan pengalaman yang kami alami selama operasi dan kondisi lapangan dapat disimpulkan bahwa operasi yang direncanakan diawal sudah berjalan dan berlangsung dengan baik, meskipun ada operasi yang tidak berlangsung sesuai tempo yang direncanakan tetapi terjadi perubahan jadwal karena adanya operasi yang tidak direncanakan. Gambar 3. Sesi foto bersama Mahasiswa Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X DAFTAR PUSTAKA