JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 ISSN : 2985-4768 PENGARUH BEBAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV. DHARMAWAN GROUP KM 45 FARM BOGOR Amelia Putri1 Email : ameliaputri9603@gmail. Program Studi Manajemen Program Sarjana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pamulang Tangerang Selatan1 Aprilia Astuti2 Email : dosen02462@unpam. Program Studi Manajemen Program Sarjana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pamulang Tangerang Selatan2 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Dharmawa Group k 45 farm di bogor baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 70 responden. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner kepada seua responden menggunkan skala likert sebagai skala pengukuran dan SPSS Versi 27 sebagai aplikasi pemrosesan data. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhaan Y = 53,662 Ae 0,665X1. Nilai koefisien determinasi kontribusi pengaruhnya sebesar 45,6% dan uji hipotesis diperoleh thitung < ttabel atau (-7,550 < 1,. Uji hipotesis secara parsial variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen dengan keputusan H0 diterima dan H1 ditolak artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Dikatakan signifikan karena nilai probability signifikansi 0,001 < 0,05. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 12,948 0,678X2. Nilai koefisien detrminasi kontribusi pengaruhnya sebesar 62,1%. Dan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau . ,561 > 1,. hipotesis secara parsial variabel dindependen berpengaruh terhadap variabel dependen dengan keputusan H0 ditolak dan H2 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Dikatakan signifikan karena nilai probability signifikansi 0,001 < 0,05. Beban kerja dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinrja karyawan pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi Y = 25,884 Ae 0,303X1 0,516X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 68% sedangkan sisanya sebesar 32% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau . ,174 > 3,. uji hipotesis secara simultan variabel dindependen berpengaruh terhadap variabel dependen dengan keputusan H0 ditolak dan H3 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Dikatakan signifikan karena nilai probability signifikansi 0,001 < 0,05. Kata Kunci : Beban Kerja. Kepuasan Kerja. Kinerja Karyawan. ABSTRACT The purpose of this study is to determine the influence of workload and job satisfaction on employee performance at CV Dharmawa Group k 45 farm in Bogor both partially and simultaneously. The method used in this study is The sampling technique used saturated sampling and obtained a sample of 70 respondents. Data collection by distributing questionnaires to all respondents uses the likert scale as the measurement scale and SPSS Version 27 as the data processing application. Data analysis used validity test, reliability test, classical assumption test, regression analysis, correlation coefficient, determination coefficient and hypothesis test. The results of this study are that the workload does not have a significant effect on employee performance at CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor, this can be proven from the simple linear regression equation Y = 53. 662 Ae 0. 665X1. The value of the coefficient of determining the influence contribution was 45. 6% and the hypothesis test was obtained https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 ISSN : 2985-4768 by calculating < ttable or (-7,550 < 1,. Hypothesis test partially independent variables have no effect on dependent variables with H0 decision accepted and H1 rejected, meaning there is no significant influence. It is said to be significant because the probability value of significance is 0. 001 < 0. Job satisfaction has a significant effect on employee performance at CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor, this can be proven from the simple linear regression equation Y = 12. 678X2. The value of the detrmination coefficient contributed to the effect And the hypothesis test was obtained by counting > ttable or . ,561 > 1,. Hypothesis test partially independent variables have an effect on dependent variables with H0 decision rejected and H2 accepted, meaning that there is a significant influence. It is said to be significant because the probability value of significance is 0. < 0. Workload and job satisfaction simultaneously have a significant effect on employee performance at CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor, this can be proven from the regression equation Y = 25. 884 Ae 0. 516X2. The value of the determination coefficient is 68% while the remaining 32% is influenced by other factors. The hypothesis test obtained the value of F calculated > F table or . 174 > 3. Simultaneous hypothesis testing of independent variables affects dependent variables with H0 decision rejected and H3 accepted, meaning that there is a significant influence. It is said to be significant because the significance probability value is 0. 001 < 0. Keywords: Workload. Job Satisfaction. Employee Performance. PENDAHULUAN CV Dharmawan Group Bogor yang bergerak dalam bidang perternakan ayam petelur yang beralamat di Desa Tegal RT01/RW02. Kecamatan Kemang. Kabupaten Bogor. Untuk menunjang proses pengembangan dan berkualitas, biasanya di dukung oleh ahli pada bidang usaha tersebut guna meningkatkan sumber daya manusia yang handal. Menurut moeheriono . Aukinerja atau performance merupakan gambaran atau tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategi suatu perusahaanAy. Kinerja karyawan merupakan salah satu komponen penting unutk mengukur tingkat keberhasilan yang dicapai. Dalam kegiatannya perusahaan harus mampu meningkatkan kinerja dari waktu ke waktu. Kinerja yang baik mampu menunjukan jumlah pencapaian yang meningkat dan memenuhi kualitas. Disamping itu karyawan juga memiliki kemampuan dalam mengatasi persoalan dalam pekerjaan sehingga mampu menambah daya saing perusahaan secara baik. Hal tersebut selaras dengan teori Simamora . menyatakan bahwa unsur-unsur yang berlaku dan perlu dilakukan dalam mengukur kinerja Maka dengan kinerja yang lebih baik setiap karyawan dapat menyelesaikan segala beban perusahaan dengan efektif dan efesien sehingga masalah yang terjadi pada perusahaan dapat teratasi dengan baik. berikut hasil pra survey yang peneliti lakukan. Tabel I. Hasil Pra Survey kinerja pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index Komponen Kebersihan kandang ayam Memberi pakan ayam Mengirimkan telur ayam yang telah terkumpul ke gudang Penyortiran kualitas dilakukan oleh bagian gudang sesuai denga tingkat grade Standarisasi 2 kali perhari 8 karung perhari Jam 12. 00 dan jam Realisasi 1 kali 6 karung perhari Jam 14. 00 dan Tidak ada yang salah grade setiap 15 kg per Terjadi salah grade setiap 15 kg sebanyak 20 butir Berdasarkan tabel diatas terlihat kondisi kinerja karyawan masih kurang memuaskan bagi dimana pemberian pakan ayam yang tidak sesuai dengan standarisasi perusahaan, kebersihan kandang yang kurang terjaga dan juga proses vakisnansi yang tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan peternakan. Dan pada bagian gudang karyawan yang bertugas untuk menyortir jenis telur dengan grade masih banyak yang memasukan telur retak, kotor kedalam keranjang yang akan di packing menjadi barang produksi. Untuk memperkuat hasil pra survey maka dapat dilihat dari KPI (Key Performance Indicato. Cv Dharmawan Group Km 45 Fram Bogor sebagai Tabel II. Key Performance Indicator Tahun 2023 Ae 2024 JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa dalam produksi telur CV. Dharmawan Group KM 45 farm tidak selalu terpenuhi atau mencapai target. Dimana dapat terlihat pencapaian pada tahun 2023 sebesar 62,5% dan pada tahun 2024 sebesar 58,5%. Sehingga dapat dikatakan mengalami penurunan hal ini di akibatkan oleh beberapa faktor seperti masalah kesehatan ayam yang berdampak pada kemampuan ayam dalam menghasilkan telur. Selain itu gangguan lingkungan dan cuaca dapat menyebabkan stress pada ayam yang berkontribusi terhadap penurunan produksi telur. Hal ini terjadi karena kurangnya penerapan vaksinasi dan penerapan biosikuriti terhadap lingkungan ayam. Selain itu kurangnya pelatihan kepada karyawan juga dapat mempengaruhi efesiensi kerja Presentase absensi karyawan setiap tahunnya mengalami penurunan, yaitu dimana pada tahun 2022 presentase absensi berjumlah sebesar 84,8%. Sedangaan pada tahtu 2023 presentase karyawan berjumlah sebesar 69,3% dan pada tahun 2024 presentase karyawan mengalami penurunan menjadi 68,6%. Dapat di lihat dari data diatas bahwa CV Dharmawan Group Km 45 Farm Bogor memiliki permasalahan dengan tingkat presensi. Pada umumnya perusahaan mempunyai harapan yang besar agar karyawannya memiliki kinerja yang lebih baik dalam melakukan tanggung jawab terhadap pekerjaannya. Perusahan dapat memberikan penghargaan untuk karyawan yang telah melakukan kinerja terbaik terhadap mengetahui hasil kerja dicapai sesuai dengan harapan perusahaan. Gibson dalam riny chandra menyatakan bahwa AuBeban kerja adalah keharusan mengerjakan terlalu banyak tugas atau penyediaan waktu yang tidak cukup untuk menyelesaikan tugasAy. Sedangkan menurut Mahawati dkk. https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 . menyatakan bahwa AuBeban kerja adalah volume pekerjaan yang dibebankan kepada tenag kerja baik berupa fisik maupun mental dan menjadi tanggung jawabnyaAy. Kepuasan kerja merupakan suatu keadaan emosional yang mencerminkan rasa puas atau tidak puas seseorang terhadap pekerjaannya. Dengan demikian kepuasan kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja seseorang dalam Menurut Maulidah. Ali. Cahyani P. berpendapat bahwa Aukepuasan kerja adalah perasaan yang diterima masing-masing karyawan dalam menjalankan pekerjaannya dan menyelesaikan tugas serta tanggung jawabnya didalam sebuah perusahaanAy. Sedangkan menurut Sagita Dan Frans Assa berpendapat bahwa Aukepuasan kerja merupakan sikap atau perasaan yang dilakukan atau dirasakan individu terhadap pekerjaannya yang menunjukan kesesuaian antara harapan dengan imbalan yang akan didapatkan atas hasil usahanya sendiri dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan perusahaanAy. Setiap perusahaan harus berupaya agar karyawannya mampu memberikan hasil kerja yang optimal, mampu mewujudkan tujuan yang telah perusahaan perlu melihat kembali faktorfaktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan seperti gaji, promosi, lingkungan kerja dan pekerjaan itu sendiri. Jika sikap ketidakpuasan kerja dapat berdampak pada kinerja karyawan, seperti kedisiplinan karyawan menurun yang pada akhirnya mengganggu jalannya perusahaan itu secara Berdasarkan data yang dipaparkan pada tabel diatas, penulis menduga disebabkan adanya Beban kerja yang banyak dan masih kurangnya kepuasan kerja terhadap pekerjaannya, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul: Au Pengaruh Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Cv Dharmawan Group Km 45 Farm BogorAy. PENELITIAN YANG TERKAIT Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh M Ohorela . Pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Jayapura, dimana dalam JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 penelitiannya menghasilkan kesimpulan bahwa beban kerja memberikan kontribusi pengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 69%. Penelitian serupa juga dilakukan oleh K Gobel. U Moonti. A Bahsoan . Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Alfamart, dimana Hasil penelitian menunjukan bahwa beban kerja berpengaruh sebesar 57,7% terhadap kinerja karyawan. Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan Penelitian serupa juga dilakukan oleh Z Azhari. E Resmawan. MIM Ikhsan . Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmirasi Kabupaten Berau, dimana dalam penelitiannya menghasilkan kesimpulan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan diperoleh angka signifikan F hitung 0,441>0,05 dan R tabel 0,015 dan koefisien korelasi sebesar 25,7%. Penelitian serupa juga dilakukan oleh PC Susanto dan Saktisyahputra . Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Telom Cabang Boyolali, dimana dalam penelitiannya menghasilkan kesimpulan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Penelitian serupa juga dilakukan oleh O Onsardi. I Riastami . Pengaruh Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Madiri Taspen Cabang Bengkulu, dimana dalam penelitiannya menghasilkan kesimpulan bahwa beban kerja terdapat pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan kepuasaan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Beban kerja dan kepuasan kerja bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan. METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah Menurut Sugiyono menyatakan bahwa Aumetode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 hipotesis yang telah ditetapkanAy. Penelitian ini dilaksankan di CV. Dharmawan Group Km 45 Farm Bogor yang beralamat di Jl. Hambulu Rt 01/02 Desa Tegal. Kec. Kemang. Kab. Bogor. Penelitian ini di mulai dari bulan september 2024 dan akan dilakukan bertahap sesuai dengan tingkat kebutuhan penulis. Menurut Nidia Suriani et al. , . berpendapat Aupopulasi adalah keseluruhan objek atau subjek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu untuk diteliti dan diambil kesimpulanAy. Berdasarkan tempat penelitian yang telah ditetapkan oleh penulis maka populasi yang akan dijadikan objek penelitian yaitu seluruh karywan CV dharmawan group km 45 fram bogor yang berjumlah 70 karyawan. Dalam peneltian ini sampel yang digunakan adalah selutuh karyawan CV Dharmawan Group Km 45 Fram di Bogor yang berjumlah 70 karyawan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Responden dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan CV Dharmawan Group KM 45 Farm yang bedasarkan jenis kelamin, usia, pendidkan dan masa Responden laki-laki sebanyak 47 orang atau 67,1%, sedangkan responden yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 23 orang atau 32,9%. Responden yang berusia antara 20-30 tahun sebayak 16 orang atau 22,9%, yang berusia antara 31-40 tahun sebanyak 13 orang atau 18,6% dan yang berusia lebih dari 50 tahun sebanyak 24 orang atau 34,3%. Responden yang berpindidikan Sarjana (S. sebanyak 2 orang atau 2,9%, berpendidikan SMK sebanyak 32 orang atau 45,7%, berpendidikan SMP sebanyak 20 orang atau 28,6% dan responden yang berpendidikan SD sebanyak 16 orang atau 22,9%. Responden yang bekerja kurang dari 2 tahun sebyak 10 orang atau 14,3%, yang bekerja antara 3-5 tahun sebanyak 16 orang atau 22,9% dan yang telah bekerja lebih dari 5 tahun sebanyak 44 orang atau 62,9% . Uji Validitas Uji Validitas bertujuan untuk menguji pernyataan pada setiap butir pertanyaan pada kuesioner valid atau tidak untuk mengelola uji Validitas, sebagai berikut: Tabel i. Hasil Uji Validitas Kuesioner Tugas yang diberikan terkadang r hitung r tabel Keterangan Valid JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 Karyawan mendapatkan dan menyelesaikan pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi Karyawan mendapatkan job desk yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang telah ditetapkan Karyawan harus tepat waktu dalam menyelesaikan Target produksi yang ditetapkan perusahan telalu tinggi Karyawan mendapatkan reward sesuai dengan pencapaian Valid Valid Valid Valid Valid ISSN : 2985-4768 autokorelasi dan heteroskedastisitas. Hasil Uji Normalitas Tabel V. Hasil Uji Normalitas Dengan KolmogorovSmirnov Test Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui 0. > 0. 05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Hasil Uji Multikolinearitas Tabel V. Hasil Pengujian Multikolineritas . Uji Reliabilitas Hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software Statistical Package for Social Science (SPSS) for window Versi 27, yang hasilnya sebagai berikut: Tabel IV. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Standar Cronbatch Alpha Keterangan Beban kerja (X. Cronbatch Alpha Kepuasan kerja (X. Reliabel Kinerja karyawan (Y) Reliabel Reliabel Berdasarkan data di atas, menunjukan bahwa variabel Beban kerja (X. Kepuasan kerja (X. dan kinerja karyawan dinyatakan reliabel, hal ini dibuktikan dengan masing-masing variabel memiliki nilai cronbatch alpha lebih besar dari 0. Uji asumsi klasik dalam penelitian ini dengan melakukan pengujian normalitas, multikolonieritas, https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index Berdasarkan data pada tabel di atas, dalam uji multikonearitas diperoleh nilai tolerance variabel beban kerja sebesar 0. 623 dan kepuasan kerja sebesar 623 nilaia tersebut kurang dari 1, dan nilai variance inflation factor (VIF) variabel beban kerja sebesar 605 dan variabel kepuasan kerja sebesar 1. 605 nilai tersebut kurang dari 10. Dengan demikian dapat dikatakan tidak terjadi gangguan multikolinearitas. Uji Autokorelasi Tabel VI. Hasil Uji Autokorelasi Dengan DurbinWatson Berdasarkan hasil pengujian di atas, model regresi ini tidak ada autokorelasi, hal ini dibuktikan dengan nilai Durbin-Watson sebesar 888 yang berada di interval 1,550-2,460 yang JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 artinya tidak terdapat gangguan autokorelasi. Hasil Uji Heteroskedastisitas Tabel VII. Hasil Pengujian Heteroskedastisitas Dengan Uji Glejser Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, glejser test model pada variabel beban kerja (X. diperoleh nilai signifikan sebesar 0,076 dan kepuasan kerja (X. diperoleh nilai signifikan sebesar 0,466 dimana keduannya nilai signifikansi (Sig. ) > 0,05. Dengan demikian tidak terjadi heteroskedastisitas sehigga hasil uji heteroskedastisitas layak dipakai sebagai data . Analisis Regresi Linier Berganda Persamaan variabel regresi linier berganda yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Tabel Vi. Hasil Analisis Regresi Berganda Variabel Beban Kerja (X. Dan Kepuasana Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan Kerja (Y) ISSN : 2985-4768 bahwa setiap kenaikan 1 satuan variabel kepuasan kerja, maka akan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 0,516. Analisis Koefisien Korelasi dan Determinasi Uji koefisien korelasi digunakan untuk menguji keeratan hubungan antar variabel : Tabel IX. Hasil Analisis Koefisien Korelasi dan Determinasi Berdasarkan pada hasil pengujian pada tabel di atas, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,825 dimana nilai tersebut berada di interval 0,800-1000 yang artinya variabel beban kerja dan kepuasan kerja memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat terhadap kinerja karyawan. Analisis Koefisien Determinasi Berdasarkan hasil pengujian pada tabel diatas, diperoleh nilai koefisien determinasi sbesar 0,680 maka dapat disimpulkan bahwa variabel beban kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 68% sedangkn sisanya sebesar . 68%) = 32% dipengaruhi faktor lain. Hasil Uji Hipotesis . Uji t (Uji Parsia. Tabel X. Hasil Hipotesis (Uji . variabel beban kerja terhadap kinerja karyawan Berdasarkan hasil persamaan regresi pada tabel diatas, maka diperoleh persamaan regresi Y = 25,884 Ae 0,303X1 0,516X2. Berdasarkan persamaan tersebut maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Nilai konstanta sebesar 25,884 merupakan nilai variabel kinerja (Y) yang diartikan bahwa jika variabel beban kerja dan kepuasan kerja tidak diprtimbangkan maka kinerja karyawan hanya akan bernilai sebesar 25,884. Nilai beban kerja (X. -0,303, menunjukan bahwa variabel beban kerja memiliki pengaruh yang negatif terhadap kinerja karyawan yang berarti setiap 1 kenaiakan variabel beban kerja, maka akan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar -0,303. Nilai kepuasan kinerja (X. 0,516, menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja karyawan yang berarti https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index Berdasarkan hasil uji t pada tabel di atas, diperoleh nilai thitung < ttabel atau (-7,550 < 1,. hal tersebut juga diperkuat dengan nilai A value < Sig. 0,05 atau . ,001 < 0,. Dengan demikian maka H0 diterima dan H1 ditolak, hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara beban kerja terhadap kinerja karyawan. Tabel XI. Hasil Hipotesis (Uji . Variabel Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 Berdasarkan hasil uji t pada tabel di atas, thitung > ttabel atau . ,561 > 1,. hal tersebut juga diperkuat dengan nilai A value < Sig. 0,05 atau . ,001 < 0,. Dengan demikian maka H0 ditolak dan H2 diterima, hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Uji F (Simulta. Tabel XII. Hasil Uji F (Simulta. Berdasarkan hasil Uji F pada tabel di atas diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau . ,174 > 3,. , hal ini juga diperkuat dengan A value < Sig. 0,050 atau . ,001 < 0,. Dengan demikian maka H0 ditolak dan H3 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara beban kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Pembahasan Penelitian Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan hasil analisis penelitian diperoleh persamaan regresi Y = 53,662 - 0. Dengan nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar -0,675 yang artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai determinasai atau kontribusi pengaruhnya sebesar 45,6% sedangkan sisanya sebesar 54,4% dipengaruhi oleh faktor Uji hipotesis diperoleh nilai thitung < ttabel atau (-7,550 < 1,. Dengan demikian H0 diterima H1 ditolak artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel beban kerja terhadap kinerja karyawan. Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Berdasaran hasil analisis penelitian diperoleh persamaan regresi Y = 12,948 0,678. Nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar 0,788 yang https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 artinya variabel meiliki tngkat hubungan yang kuat. Nilai determinasi atau kontribusi pengaruhnya sebesar 62,1% dengan sisanya sebesar 37,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung > ttabel atau . ,561 > 1,. Dengan demikian H0 ditolak dan H2 dterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Pengaruh Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan hasil analisis penelitian diperoleh persamaan Y = 25,884 Ae 0,303X1 0,516X2. Nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar 0,825 yang artinya variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai determinasai atau tingkat kontribusi pengaruhnya sebesar sebesar 68% sisanya sebesar 32% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung > Ftabel . ,174 > 3,. Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara beban kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. KESIMPULAN Berdasarkan uraian hasil penelitian dan pembahasan mengenai beban kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan Y = 53,662 0. Dengan nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar -0,675 yang artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai determinasai atau kontribusi pengaruhnya sebesar 45,6% sedangkan sisanya sebesar 54,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung < ttabel atau . ,550 < 1,. Dengan demikian H0 diterima H1 ditolak artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel beban kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 12,948 0,678. Nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar 0,788 yang artinya variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai determinasi atau kontribusi pengaruhnya sebesar 62,1% dengan sisanya sebesar 37,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung > ttabel atau . ,561 > 1,. Dengan demikian H0 ditolak dan JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 114-121 H2 dterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor. Beban Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan Y = 25,884 Ae 0,303X1 0,516X2. Nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar 0,825 yang artinya variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai determinasai atau tingkat kontribusi pengaruhnya sebesar sebesar 68% sisanya sebesar 32% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung > Ftabel . ,174 > 3,. Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara beban kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Dharmawan Group KM 45 Farm Bogor. DAFTAR PUSTAKA