Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Indonesian Journal of Health and Medical ISSN: 2774-5244 (Onlin. Journal Homepage: http://ijohm. org/index. php/ijohm PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN KARIOGENIK ANAK USIA 10-12 TAHUN DI TPQ AL-JIHAD KEJAWAN PUTIH TAMBAK SURABAYA Veli Kusnul Khotimah*1. Imam Sarwo Edi2. Agus Marjianto3 1,2,3 Jurusan Kesehatan Gigi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya e-mail co Author: *1velikusnul251@gmail. ABSTRAK Makanan kariogenik merupakan makanan manis yang mengandung gula dan sukrosa, yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit karies gigi atau gigi berlubang. Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi meluas ke arah pulpa. Masalah penelitian ini adalah tingginya angka DMF-T anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih tambak Surabaya Tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tentang makanan kariogenik anak usia 1012 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya, yang meliputi pengetahuan tentang pengertian makanan kariogenik, pengetahuan tentang jenis makanan kariogenik, pengetahuan tentang makanan yang baik untuk kesehatan gigi, pengetahuan tentang dampak mengkonsumsi makanan kariogenik. Metode penelitian yang digunakan adalah Sasaran dalam penelitian ini adalah anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya berjumlah 47 anak selama bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang makanan kariogenik anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya dalam kategori baik. Kata Kunci : Pengetahuan. Makanan Kariogenik. Anak Usia 10-12 Tahun PENDAHULUAN Kesehatan gigi dan mulut yang baik adalah bagian penting dari kesehatan, kesejahteraan dan kualitas hidup secara keseluruhan (WHO, 2. Menurut The Global Burden of Disease Study 2016 masalah kesehatan gigi dan mulut yaitu karies gigi merupakan penyakit yang umumnya menyerang hampir separuh penduduk dunia . ,58 milyar jiw. (Kementerian Kesehatan RI, 2. Masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi pada anak usia sekolah dasar adalah karies gigi. Kerusakan gigi merupakan salah satu masalah Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 kondisi medis gigi dan mulut. Kerusakan gigi terjadi karena kerusakan jaringan keras gigi, yang meliputi email,dentin, dan sementum (Nugraheni dkk. , 2. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda. tahun 2018 menunjukkan bahwa kondisi kesehatan gigi di Indonesia yaitu gigi berlubang sebesar 45,3%. Prevalensi karies gigi pada anak usia 10 sampai 14 tahun sebesar 73,4% dengan rata-rata indeks DMF-T sebesar 1,8 dan yang mempunyai bebas karies sebesar 37,3% (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Tingkat keparahan karies gigi dibagi dalam lima kategori yaitu tingkat keparahan sangat rendah,nilai DMF-Tnya sebesar 0,0 Ae1,0. Kemudian nilai DMF-T dengan tingkat keparahan rendah adalah 1,2 hingga 2,6. Skor DMF-T tingkat keparahan sedang sebesar 2,7 hingga 4,4, tingkat keparahan tinggi nilai DMF-Tnya sebesar 4,5 Ae 6,5, serta tingkat keparahan sangat tinggi nilai DMF-Tnya sebesar >6,6. WHO mentargetkan untuk kedepannya kelompok anak berusia 12 tahun tidak ada lagi yang memiliki DMF-T >3 di masa depan (WHO dalam Suratri dkk. , 2. Berdasarkan pemeriksaan awal gigi yang di lakukan oleh peneliti di TPQ AlJihad Kejawan Putih Tambak Surabaya pada 25 anak dengan rentang usia 10-12 tahun, diperoleh rata - rata DMF-T nya sebesar 5,9 termasuk dalam kategori tinggi yang artinya setiap anak rata-rata memiliki 6 gigi yang mengalami karies. Masa anak-anak tengah dari usia 10-12 tahun, sering disebut sebagai periode lemah, sebab pada periode inilah gigi anak secara pertahap mulai tanggal secara individual dan gigi permanen pertama mulai tumbuh . sia 6-8 tahu. Kehadiran gigi susu dan gigi permanen bersama-sama di dalam rongga mulut, menunjukkan gigi bercampur pada anak. Gigi baru belum sepenuhnya berkembang sempurna sehingga rentan terhadap kerusakan (Sukarsih dkk. , 2. AuKaries gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi . eruk,fisura, dan daerah interproksima. meluas ke arah pulpa ( Braue. Karies dikarenakan berbagai sebab, di antaranya adalah: karbohidrat,mikroorganisme dan air ludah, permukaan dan bentuk gigi. Karbohidrat yang tertinggal di dalam mulut dan mikroorganisme, merupakan penyebab dari karies gigi, sementara penyebab karies gigi yang tidak langsung adalah permukaan dan bentuk dari gigi tersebut, gigi dengan fisur yang dalam mengakibatkan makanan mudah melekat dan bertahan, sehingga produksi asam oleh bakteri akan berlangsung dengan cepat dan menimbulkan karies gigi (Tarigan. Ay Sumber makanan kariogenik adalah jenis makanan manis yang mengandung gula dan sukrosa yang dapat menyebabkan karies atau lubang gigi. Makanan kariogenik adalah sumber makanan yang sangat disukai oleh anak-anak karena mengandung gula dan pati (Mendur dkk. , 2. Gigi berlubang bisa ditimbulkan oleh satu atau lebih faktor. Kencenderungan yang salah dan umum muncul pada anak seperti misalnya kebiasaan makan makanan kariogenik yang berlebihan, contohnya permen, coklat, susu, cookies dan lain-lain. Makanan kariogenik biasanya memiliki rasa yang manis, lunak, lengket dan mudah menempel pada lapisan luar gigi serta sela-sela gigi, namun seringkali Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 disertai dengan warna dan kemasan yang menarik yang membuat anak lebih tertarik untuk membeli dan memakannya. Anak usia sekolah sering mengkonsumsi jajanan kariogenik, sehingga anak-anak tersebut juga rentan terhadap karies gigi (Rekawati & Frisca, 2. Dampak gigi berlubang pada anak jika dibiarkan begitu saja akan membuat karies sampai pada pulpa gigi dan menimbulkan rasa sakit. Rasa tidak nyaman tersebut berdampak pada kemalasan anak dalam mengunyah makanan, sehingga asupan makanan anak berkurang dan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Selain menyebabkan rasa sakit dalam jangka panjang, karies gigi yang tidak dirawat juga dapat menyebabkan pembengkakan dari pembentukan nanah dari gigi tersebut. (Factarun, 2. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengetahuan tentang makanan kariogenik anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan sasaran penelitian yaitu anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya yang berjumlah 47 anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan pengisian lembar kuesioner selama bulan desember hingga maret Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dan disajikan dalam bentuk tabel. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Berdasarkan hasil pengumpulan data terhadap 47 responden anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Gg. Masjid No. Kecamatan Mulyorejo. Kota Surabaya pada tanggal 19 Februari 2022 dengan dilakukan pembagian kuesioner maka didapat jawaban responden yang disajikan sebagai berikut: Tabel . 1 Karakteristik Responden No. Karakteristik Responden Jumlah Usia 10 tahun 11 tahun 12 tahun Total Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Sumber: Data Primer Persentase (%) Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Tabel . 1 menunjukkan bahwa jumlah anak terbanyak pada usia 11 tahun . %), jumlah anak sesuai dengan jenis kelamin laki-laki . %) dan perempuan . %). Tabel . 2 Karakteristik Orangtua Responden No. Karakteristik Orangtua Jumlah Persentase(%) Pekerjaan Orangtua Wiraswasta Karyawan swasta PNS Tidak bekerja Total Pendidikan Orangtua SMP SMA/SMK Total Sumber: Data Primer Tabel . 2 menunjukkan bahwa pekerjaan orangtua responden terbanyak adalah wiraswasta . %) dan pendidikan orangtua responden terbanyak adalah SD . %). Hasil Pengumpulan Data dan Analisis Data Tabel . 3 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Tentang Pengertian Makanan Kariogenik Anak Usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2022 No. Pernyataan Jawaban Responden Benar Salah Oc Oc Pengertian makanan kariogenik Sifat menyebabkan gigi berlubang Ciri makanan yang dapat menyebabkan gigi berlubang Jumlah total Rata rata Kriteria pengetahuan Baik Sumber: Data Primer Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Tabel . 3 menunjukkan bahwa rata-rata sebagian besar . %) anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya memiliki pengetahuan tentang pengertian makanan kariogenik dalam kategori baik. Tabel . 4 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Tentang Jenis Makanan Kariogenik Anak Usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2022 No. Pernyataan Jawaban Responden Benar Contoh makanan yang dapat menyebabkan gigi Contoh makanan yang mengandung karbohidrat Contoh makanan yang lengket pada gigi Salah Oc Oc Contoh makanan mudah hancur Contoh makanan mengandung gula Contoh makanan harus dihindari Jenis makanan yang harus Jenis Jumlah total Rata rata Kriteria pengetahuan Baik Sumber : Data Primer Tabel . 4 menunjukkan bahwa rata-rata sebagian besar . ,8%) anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya memiliki pengetahuan tentang jenis makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Tabel. 5 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Dari Pengetahuan Tentang Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Gigi Anak Usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2022 No. Pernyataan Jawaban Responden Benar Oc Sifat makanan yang baik 44 untuk kesehatan gigi dan Ciri makanan yang baik 41 untuk kesehatan gigi dan Jenis makanan yang baik 29 untuk kesehatan gigi dan Salah Oc Contoh makanan mengandung serat Contoh makanan mengandung air Jumlah total Rata rata Kriteria pengetahuan Baik Sumber: Data Primer Tabel. 5 menunjukkan bahwa rata-rata sebagian besar . ,1%) anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya memiliki pengetahuan tentang makanan yang baik untuk kesehatan gigi termasuk dalam kategori baik. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Tabel . 7 Distribusi Frekuensi Jawaban Responden dari Pengetahuan Tentang Dampak Mengkonsumsi Makanan Kariogenik Anak Usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2022 No. Pernyataan Jawaban Responden Benar Akibat Akibat yang manis dan melekat Mengurangi dampak gigi berlubang dengan sikat gigi Mengurangi dampak gigi Jumlah total Rata rata Salah Oc Oc Kriteria pengetahuan Baik Sumber: Data Primer Tabel . 7 menunjukkan bahwa rata-rata sebagian besar . ,9%) anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya memiliki pengetahuan tentang dampak mengkonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Hasil Rekapitulasi dan Analisis Data Tabel . 8 Rekapitulasi Hasil Pengetahuan Tentang Makanan Kariogenik Anak Usia 10-12 Tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2022 Pernyataan Pengetahuan pengertian makanan kariogenik Pengetahuan anak tentang jenis makanan kariogenik Pengetahuan makanan yang baik untuk Jawaban Responden Benar (%) Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 kesehatan gigi Pengetahuan makanan kariogenik Jumlah Total Rata - Rata Kriteria Pengetahuan Baik Sumber: Data Primer Tabel . 8 menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang makanan kariogenik sebesar 83,2% termasuk dalam kategori baik. PEMBAHASAN Pengetahuan Anak Usia 10-12 Tahun Di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tentang Pengertian Makanan Kariogenik Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa pengetahuan anak usia 1012 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang pengertian makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Sebagian besar anak sudah mengetahui bahwa makanan kariogenik merupakan makanan yang dapat membuat Mereka merupakanmakanan yang mengandung karbohidrat, lengket, dan mudah hancur didalam mulut. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yanfa , . yang menyatakan bahwa pengetahuan siswa kelas VI SDN Gunung Anyar 273 Surabaya tentang pengertian makanan kariogenik termasuk kategori baik, siswa sudah memahami tentang pengertian makanan kariogenik. Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Rahayu dkk. , . yang menyatakan bahwa pengetahuan siswa kelas V-C SDN Ngagel Rejo 1/396 Surabaya tentang pengertian makanan kariogenik dalam kategori kurang. Sebagian besar siswa tidak mengetahui pengertian makanan kariogenik merupakan makanan yang banyak mengandung glukosa dan sukrosa yang bisa mengakibatkan karies dan juga siswa tidak mengetahui tentang kandungan dan contoh dari makanan kariogenik. Menurut Mendur dkk. , . Makanan kariogenik adalah makanan manis yang mengandung gula dan sukrosa, yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit karies gigi atau gigi berlubang. Menurut Reca, . sifat makanan kariogenik yaitu banyak mengandung gula, lengket dan mudah hancur di dalam mulut. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 AuPengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek melalui indera yang dimilikinya . ata,hidung, telinga, dan Sebagian besar pengetahuan seseorang diperoleh melalui indera pendengaran . , dan indera penglihatan . (Notoatmodjo, 2. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan menurut Budiman & Riyanto A, . adalah pendidikan, informasi/media massa, sosial budaya dan ekonomi, lingkungan, pengalaman, usia. Ay AuAnak memiliki pengetahuan baik karena disekolah mereka masing-masing pernah dilakukan penyuluhan tentang kesehatan gigi oleh petugas kesehatan dan Anak yang memiliki pengetahuan baik tentang makanan kariogenik seharusnya dapat berperilaku baik sehingga karies tidak dalam kategori tinggi. Hal ini didukung penelitian dari Haryani dkk. , . yang menyatakan semakin baik pengetahuan anak tentang makanan kariogenik, maka semakin baik juga status Ay Pengetahuan Anak Usia 10-12 Tahun Di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tentang Jenis Makanan Kariogenik Berdasarkan hasil analisis data pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang jenis makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Sebagian besar anak sudah mengetahui jenis makanan yang bisa menyebabkan gigi berlubang dan contoh makanan yang bias menyebabkan gigi berlubang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yanfa , . yang menyatakan bahwa pengetahuan siswa kelas VI SDN Gunung Anyar 273 Surabaya tentang jenis makanan kariogenik termasuk kategori baik, siswa-siswi memahami tentang jenis makanan kariogenik. AuHasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rahayu dkk. , . yang menyatakan bahwa pengetahuan siswa kelas V-C SDN Ngagel Rejo 1/396 Surabaya tentang jenis makanan kariogenik dalam kategori Sebagian siswa cukup mengetahui jenis makanan kariogenik, dimana siswa dikatakan cukup karena separuh dari jumlah keseluruhan siswa cukup mengetahui jenis makanan kariogenik tetapi belum mengetahui kandungan apa saja didalam makanan kariogenik. Ay AuJenis makanan kariogenik merupakan makanan yang mengandung gula. Menurut Reca, . Gula berdampak besar pada gigi berlubang, sebab mengkonsumsi gula yang berlebih merupakan awal dari kerusakan gigi, gula juga peran penting dalam terjadinya karies, gigi berlubang terjadi karena gula dari hasil Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 pemisahan karbohidrat dalam tubuh akan membuahkan hasil asam secara perlahan dapat memicu terjadinya karies. Ay AuMakanan kariogenik yaitu makanan manis seperti permen, coklat, kue-kue, dan lain-lain, mengingat jenis makanan berkarbohidrat untuk jenis tepung atau cairan yang bersifat lengket dan hancur dimulut. Makanan manis ini bisa menyebabkan gigi berlubang karena ada hubungan antara karbohidrat dengan perkembangan plak pada permukaan gigi (Nainggolan, 2. Ay AuAnak membedakan mana yang termasuk dalam jenis makanan kariogenik dan bukan makanan kariogenik untuk dikonsumsi sehingga dapat terhindar dari masalah kerusakan gigi. Hal ini sesuai dengan teori Notoatmodjo, . bahwa pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Ay Pengetahuan Anak Usia 10-12 Tahun Di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tentang Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Gigi Berdasarkan hasil analisis data pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang makanan yang baik untuk kesehatan gigi termasuk dalam kategori baik. Sebagian besar anak sudah mengetahui bahwa sifat dan ciri makanan yang baik untuk kesehatan gigi merupakan makanan yang kaya akan serat, keras dan kasar. Mereka juga mengetahui contoh makanan yang baik untuk kesehatan gigi adalah buah dan Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dewi dkk. , . yang mengungkapkan bahwa pengetahuan siswa kelas VI tentang makanan non kariogenik di SDN Palang Tuban sebagian besar termasuk dalam kategori sedang. Siswa memahami tentang jenis makanan yang kaya serat bisa membantu gigi menjadi apa, tetapi siswa tidak memahami tentang bagaimanakah ciri makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Makanan yang baik untuk kesehatan gigi menurut Aljufri, . merupakan makanan yang kaya akan serat contohnya buah-buahan dan sayuran, sedangkan jenis makanan yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi merupakan makanan yang manis dan lengket. Menurut Sipayung dkk. , . Mengkonsumsi buah dan sayuran segar yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan air dapat bekerja baik dalam pembersihan sendiri pada gigi, sehingga luas permukaan plak dan debris bisa berkurang dan akhirnya gigi berlubang bisa dicegah. Buah-buahan segar contohnya bengkoang, pir, nanas, semangka serta sayuran seperti caisim dan Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 wortel bisa meningkatkan kemampuan pengunyahan dan meningkatkan pengeluaran air liur. Rutin mengkonsumsi buah dan sayur secara konsisten lebih baik karena bisa menjaga kesehatan gigi dan mulut dari pada banyak makan makanan manis dan lengket yang bisa mengakibatkan gigi berlubang. Anak cenderung lebih sering makan makanan kariogenik karena rasanya yang enak padahal mereka tahu makanan tersebut tidak baik untuk dikonsumsi secara terus-menerus. Hal ini didukung oleh penelitian Sirat dkk. , . yang mengungkapkan bahwa anak usia sekolah lebih menyukai untuk makan makanan kariogenik yang bisa mengakibatkan gigi berlubang dibandingkan dengan makanan yang menyehatkan untuk gigi. Pengetahuan Anak Usia 10-12 Tahun Di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tentang Dampak Mengkonsumsi Makanan Kariogenik Berdasarkan hasil analisis data pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang dampak mengkonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Sebagian besar anak sudah mengetahui bahwa akibat terlalu mengkonsumsi makanan yang manis dan melekat dapat menyebabkan gigi berlubang. Mereka juga mengetahui mengurangi dampak gigi berlubang dengan berkumur air bersih. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Jumriani, . yang mengungkapkan bahwa pengetahuan siswa SD Negeri Bontoramba 1 Tamalanrea tentang pengaruh makanan jajanan tergolong baik, siswa tahu pengaruh jajajan bagi kesehatan gigi. Berbeda Rahayu mengungkapkan bahwa pengetahuan siswa kelas V-C SDN Ngagel Rejo 1/396 Surabaya tentang dampak mengkonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam Sebagian mengkonsumsi makanan kariogenik. AuMenurut Tarigan, . karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi . eruk, fisura, dan daerah interproksima. meluas ke arah pulpa (Braue. Karies gigi dapat dialami oleh setiap orang dan dapat timbul pada satu permukaan gigi atau lebih, serta dapat meluas ke bagian yang lebih dalam dari gigi, misalnya dari email ke dentin atau ke Ay Sering menyebabkan gigi berlubang. Menurut Reca, . beberapa jenis gula termasuk glukosa dan sukrosa bisa diragikan oleh mikroba, yang menyebabkan penurunan Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 pH plak selama jangka waktu tertentu yang akan menyebabkan deminarilisasi permukaan gigi yang menyebabkan gigi berlubang. Anak-anak tahu dampak jika mengkonsumsi makanan kariogenik akan menyebabkan gigi berlubang. Pola makan anak yang sering mengkonsumsi makanan kariogenik bisa mengakibatkan terjadinya karies gigi dan menimbulkan rasa sakit sehingga membuat anak malas untuk makan yang nantinya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini didukung penelitian dari Factarun, . yang menyatakan bahwa pengaruh karies gigi pada anak jika dibiarkan maka akan menyebabkan karies mencapai pulpa gigi dan menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit akan mempengaruhi pada malasnya anak untuk mengunyah makanan sehingga asupan nutrisi anak akan berkurang dan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Pengetahuan Tentang Makanan Kariogenik Anak Usia 10-12 Tahun Di TPQ AlJihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa pengetahuan anak usia 10-12 tahun tentang makanan kariogenik di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya termasuk dalam kategori baik. Kenyataannya didapatkan hasil pemeriksaan gigi angka karies dalam kategori tinggi. Pengetahuan anak baik disebabkan karena adanya penyuluhan kesehatan gigi yang diberikan oleh guru dan petugas kesehatan dari sekolah mereka masing-masing. Penyebab lain angka karies anak masih tinggi juga bisa di sebabkan karena pengetahuan dari orangtua. Mayoritas Pendidikan dari orangtua anak di TPQ AlJihad Kejawan Putih Tambak Surabaya adalah lulusan Sekolah Dasar, orangtua masih banyak yang tidak tahu cara memelihara kesehatan gigi anaknya. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yanfa dkk. yang menyatakan bahwa pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa kelas VI SDN Gunung Anyar 273 Surabaya berkriteria baik tetapi presentase bebas karies masih rendah. AuMenurut Notoatmodjo, . pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek melalui indera yang dimilikinya . ata,hidung, telinga, dan sebagainy. Pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai enam tingkatan, yaitu tahu . , memahami . , aplikasi . , analisis . , sintesis . , evaluasi . Ay AuTeori Lawrence Green dalam Notoatmodjo, . menyatakan bahwa perilaku dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu faktor predisposisi (Predisposing facto. yang mencakup pengetahuan dan sikap, faktor pemungkin (Enabling facto. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 yang mencakup ketersediaan sarana dan prasana atau fasilitas kesehatan, dan faktor pendorong (Reinforcing facto. yang meliputi sikap dan perilaku petugas kesehatan. Ay Pengetahuan anak baik namun anak belum bisa mengambil sikap dalam menjaga kesehatan giginya, ketersediaan sarana dan prasarana juga penting sehingga anak dapat mewujudkan perilaku sehat untuk menjaga kesehatan gigi. Orangtua dapat memberi contoh dalam menjaga kesehatan gigi anaknya dan selalu mengawasi makanan yang dikonsumsi anak. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Anak memiliki pengetahuan hanya sebatas tahu dan belum ke tahap aplikasi, mereka seharusnya tidak hanya mengetahui dan memahami, namun harus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari seperti berperilaku dalam pemilihan makanan sehingga karies gigi mereka dapat dikurangi. Hal ini didukung penelitian dari Tahulending & Rugo, . bahwa penyebab masalah kesehatan gigi dan mulut di masyarakat berasal dari faktor sikap dan tindakan dimana masyarakat mempunyai pengetahuan yang baik namun dalam praktek di kehidupan sehari-hari masih tergolong rendah. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: . Pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang pengertian makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang jenis makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. Pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang makanan yang baik untuk kesehatan gigi termasuk dalam kategori . Pengetahuan anak usia 10-12 tahun di TPQ Al-Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya tentang dampak mengkonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori baik. DAFTAR PUSTAKA