EKONOMI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. No. Agustus 2022 Hal. 126 - 131 e-ISSN: 2774-6755 Pelatihan Kerajinan Pot dari Semen dan Handuk Bekas Guna Menumbuhkan Kreativitas Masyarakat Muhammad Farid Nasrulloh1*. Khusnul Khotimah2. Khusnul Khotimah3. Wiwid Ika Hariyanti4. Siti Rochmawati5 3,4,5 Pendidikan Matematika. Universitas KH. Wahab Hasbullah Pendidikan Agama Islam. Universitas KH. Wahab Hasbullah *Email: faridnasrulloh@unwaha. ABSTRACT Residents who live in this area on average plant certain types of flowers in flower pots, they buy flower pots at a fairly high price. Flowers with aglonema type need a pot as a place to grow. This community service activity is carried out to foster knowledge and understanding of PKK mothers and IPNU and IPPNU youth in utilizing unused objects that can be processed into products that have added value and are very useful which is termed Upcycle. The pot training activity from used cloth is carried out to train the community to use used cloth which can be a product that has high artistic value. This community service activity uses a training method for making pots from cement and used towels. The results of this activity are . It can foster the creativity of PKK mothers and IPNU IPPNU teenagers in utilizing used goods such as used towels. PKK mothers and IPNU IPPNU youth have new knowledge about the utilization of unused used goods in the surrounding environment to be processed into useful products and have a high buying and selling value. PKK mothers and IPNU IPPNU youths can save money on buying similar products that can be made by themselves. Keywords: Pot Crafts. Community Creativity. ABSTRAK Warga yang bermukim di wilayah ini rata-rata menanam bunga dengan jenis tertentu dalam pot bunga, pot bunga mereka beli dengan harga yang lumayan tinggi. Bunga dengan jenis aglonema membutuhkan pot sebagai wadah tempat tumbuhnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman kepada Ibu-ibu PKK serta remaja IPNU dan IPPNU dalam memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai yang dapatdiolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat bermanfaat yang diistilahkan dengan Upcycle. Kegiatan pelatihan pot dari kain bekas ini dilakukan untuk melatih masyarakat dapat memanfaatkan kain bekas yang dapat menjadi produk yang memiliki nilai seni yang tinggi. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelatihan pembuatan kerajinan pot dari semen dan handuk bekas. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah . Dapat menumbuhkan kretivitas para Ibu-ibu PKK dan para remaja IPNU IPPNU dalam memanfaatkan barang bekas seperti handuk bekas. Para Ibu-ibu PKK dan para remaja IPNU IPPNU memiliki pengetahuan baru mengenai pemanfaatan barang bekas yang tidak terpakai yang ada dilingkungan sekitar untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki niai jual beli yang . Para Ibu-ibu PKK dan para remaja IPNU IPPNU dapat menghemat pengeluaran untuk membeli produk serupa yang dapat dibuat sendiri. Kata Kunci: Kerajinan Pot. Kreativitas Masyarakat. PENDAHULUAN Berdasarkan letaknya. Desa Gabusbanaran terletak di Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur. Batas wilayah desa Gabusbanaran di sebelah utara dan timur berbatasan dengan Desa Pulogedang, di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Sentul, sedangkan di sebelah barat Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 berbatasan dengan Desa Bedahlawak. Di Desa Gabusbanaran terdiri dari 3 dusun yaitu dusun Karangkendal, dusun Bulakbanaran dan dusun Gabus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman kepada Ibu-ibu PKK serta remaja IPNU dan IPPNU dalam memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai yang dapatdiolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat bermanfaat yang diistilahkan dengan Upcycle. Kegiatan pelatihan pot dari kain bekas ini dilakukan untuk melatih masyarakat dapat memanfaatkan kain bekas yang dapat menjadi produk yang memiliki nilai seni yang tinggi (Faizah et al, 2. Warga yang bermukim di wilayah ini rata-rata menanam bunga dengan jenis tertentu dalam pot bunga, pot bunga mereka beli dengan harga yang lumayan tinggi. Bunga dengan jenis aglonema membutuhkan pot sebagai wadah tempat tumbuhnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini, dilakukan pelatihan. secara intensif dalam pembuatan pot dari bahan sederhana yang tidak terpakai lagi, yaitu dimulai dengan melakukan edukasi mengenai daur ulang bahan bekas. Selanjutnya, pelatihan keterampilan pot yang terbuat dari kain bekas sehingga mereka dapat membuat sendiri pot dengan memanfaatkan kain-kain bekas di lingkungan sekitar. Apabila mereka memiliki keterampilan dan kreativitas maka hal ini akan membantu menghemat pembelian pot yang tentu saja harganya tidak murah, kelebihan uang belanja digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kerajinan pot dari bahan kain bekas memang telah banyak dilakukan oleh masyarakat, bahkan sudah menjadi produk kreatif yang berdaya jual tinggi (Hidayati dkk. , 2. Mitra dalam program pengabdian ini adalah Ibu-ibu PKK dan IPNU. IPPNU. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Gabusbanaran Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Bahwa program kegiatan kepada masyarakat merupakan bentuk refleksi pengetahuan dan untuk mengembangkan soft skill, kepribadian dan serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam kehidupan sosial masyarakat. Salah satu manfaat kreativitas ini adalah menghilangkan apa yang tidak disukai semua orang, yaitu Semua orang punya masalah dan ingin menghilangkannya. Salah satu tahapan penting untuk mengatasi masalah adalah menghasilkan ide-ide solusi. Untuk menghasilkan ide, seseorang membutuhkan kreativitas. Semakin kreatif diri kita, maka akan semakin banyak ide yang dihasilkan, akan semakin besar peluang mendapatkan solusi dari masalah yang ada. Dalam kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu dalam memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat bermanfaat yang diistilahkan dengan Upcycle. Pembuatan pot dari bahan dasar kain bekas dapat melatih kreativitas dan keterampilan mereka untuk membuat sebuah produk dari bahan yang tidak dapat digunakan dan akan dibuang menjadi sampah, jika dibuang ke sungai akan menyumbat aliran air sehingga akan mengakibatkan banjir, bahan-bahan bekas ini dapat dirubah melalui sebuah proses menjadi benda yang dapat dimanfaatkan (H. Hartini dkk. , 2. Di sekitar kita banyak terdapat bahan-bahan yang dapat didaur ulang, salah satunya kain bekas, seperti handuk bekas ini. Seseorang yang memiliki kreativitas, kecakapan, dan kemampuan berfikir divergensi yang tinggi akan mudah memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Oleh sebab itu, kreativitas sangat dibutuhkan untuk sebuah kesuksesan yang ingin dicapai. Selain melatih kreativitas, juga dapat menambah pengetahuan ibu-ibu dan para pemuda pemudi mengenai produk daur ulang atau upcycle sehingga dapat menghemat pengeluaran untuk tidak membeli benda yang dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan sederhana melalui upcycle tersebut. Diantara permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu: . Bagaimana cara untuk menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu dalam memanfaatkan bendabenda yang tidak terpakai dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat . Bagaimana cara memanfaatkan bahan bekas di Desa Gabusbanaran. Bagaimana cara melatih kreativitas dan pemahaman ibu-ibu serta remaja di Desa Gabusbanaran. Kegiatan pelatihan kerajianan pembuatan pot dari semen dan handuk bekas ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: . menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu dalam memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat bermanfaat yang diistilahkan dengan Upcycle. Sehingga dapat menghemat pengeluaran untuk tidak membeli benda yang dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan sederhana melalui upcycle tersebut. Apabila mereka memiliki keterampilan dan kreativitas maka hal ini akan membantu menghemat pembelian pot yang tentu saja harganya tidak murah, kelebihan uang belanja digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. untuk mengetahui cara memanfaatkan bahan bekas di Desa Gabusbanaran salah satunya dengan kegiatan pelatihan kerajinan pembuatan pot dari semen dan handuk bekas. Secara umum, kegiatan sosialisasi pembuatan kerajinan pot dari semen dan handuk bekas dipilih sebagai tema pada pengabdian masyarakat Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 kali ini karena menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang ingin memperindah pekarangan rumah. untuk menambah kreativitas dan pemahaman para ibu dan para remaja di wilayah ini mengenai manfaat dari barang yang tidak terpakai untuk diolah melalui proses sehingga menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai seni dan nilai jual yang tinggi (Prihatiningtyas et al, 2. Pembuatan pot dari bahan dasar kain bekas dapat melatih kreativitas dan keterampilan mereka untuk membuat sebuah produk dari bahan yang tidak dapat digunakan dan akan dibuang menjadi sampah, jika dibuang ke sungai akan menyumbat aliran air sehingga akan mengakibatkan banjir, bahan-bahan bekas ini dapat dirubah melalui sebuah proses menjadi benda yang dapat dimanfaatkan. METODE Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode memberdayakan masyarakat . articipatoryrural appraisa. untuk pembuatan kerajinan pot dari semen dan handuk bekas (Syamsiyah , 2. Pengabdian masyarakat di Desa Gabusbanaran ini diawali dengan melakukan kunjungan ke lapangan dengan melihat langsung kondisi dan permasalahan yang dihadapi mitra. Selanjutnya setelah program PKM ini disetujui, maka tim pengusul melakukan diskusi untuk membuat perencanaan prioritas yang berupa nama kegiatan serta waktu pelaksanaan. Langkah selanjutnya adalah menyediakan alat dan bahan yang akan digunakan untuk eksperimen, kemudian dilanjutkan dengan perlaksanaan Pelaksanaan kegiatanini diawali dengan persiapan dengan pengenalan benda-benda yang dapat didaur ulangseperti kain bekas ini serta bagaimana meningkatkan kreativitas untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dari bahan sederhana seperti handuk bekas dan semen tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Gabusbanaran. Kecamatan Tembelang. Kabupaten Jombang. Sasaran kegiatan pelatihan kerajinan pembuatan pot dari semen dan handuk bekas ini melibatkan kelompok masyarakat seperti Ibu-ibu PKK serta remaja IPNU dan IPPNU. Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat tersebut dilaksanakan pada bulan November. Tanggal 13 November 2021. Pelaksanaan kegiatan diadakan pada waktu sore hari pukul 10. 00 hingga selesai. Adapun hal-hal yang terkait dalam pelaksanaan diantaranya yaitu: C Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan PENGABDIAN MASYARAKAT ini adalah mahasiswa KKN PPM Kelompok 16,Ibu-ibu PKK serta remajaIPNU dan IPPNU di Desa Gabusbanaran C Metode dalam Pengabdian Masyarakat kami, menggunakan metode ceramah dan juga demonstrasi . secara langsung dengan cara diadakan seminar pelatihan beserta sasarannya yaitu para Ibuibu PKK serta Remaja IPNU dan IPPNU. Jenis kerajinan ini menggunakan bahan dan alat yang mudah ditemukan dan sering digunakan sehari-hari. Tahapan dalam PENGABDIAN MASYARAKAT yang kita lakukan yaitu menyiapkan terlebih dahulu bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat kerajinan pot, kemudian kita melakukan langkah-langkah dalam pembuatan kerajinan pot dari semen dan handuk bekas tersebut. Sehingga dapat melatih kreativitas dan ketrampilan ibu-ibu PKK serta Remaja IPNU dan IPPNU, mengurangi sampah rumah tangga, menghemat biaya . apat membuat sendiri dari bahan-bahan sederhana dan daur ulan. ,tanaman akan tertata rapih . engan adanya handuk bekas yang dijadikan medi. ,memperindah ruang-ruang disekitar rumah kita dapat melatih kreativitas dan ketrampilan. C Pelatihan kerajinan pembuatan pot dari semen dan handuk bekas ini dipilih sebagai tema pada pengabdian masyarakat karena bisa meningkatkan ketrampilan dankreativitas masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang gemar menanam bunga untuk memperindah pekarangan rumah kreativitas dan pemahaman para ibu dan pemuda IPNU IPPNU desa Gabusbanaran ini mengenai manfaat dari barang yang tidak terpakai untuk diolah melalui proses sehingga menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai seni. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 Gambar 1. Proses Pembuatan Kerajian Pot dari Semen dan Handuk Bekas C Prosedur pembuatan kerajinan pot dari semen dan handuk bekas yaitu: C Menyiapkan bahan. menyiapkan peralatan gunting untuk memotong kain bekas sesuai selera, boleh berbentuk bulat atau segi empat. Pada bagian tengah kain diberi lubang kecil sebagi saluran air pada Menyiapkan adonan dari campuran air dan semen Kain handuk bekas dicelupkan ke dalam adonan tersebut kemudian dikuas supaya merata Kain bekas yang telah tercampur pada adonan semen diangkat kemudian diletakkan di atas ember bekas sebagai cetakan. Kreasikan bentuk sesuai selera, segi empat, segi enam atau bulat. Dijemur di bawah sinar matahari. Tunggu sampai kering. Setelah selesai tahap pengeringan maka pot tersebut dikeluarkan dari cetakan dengan melepas plastik dari ember tersebut dan pot siap untuk digunakan. Tahap terakhir adalah pengecatan dengan warna yang C Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program sangat antusias. Mereka sangat responsif dan mempunyai motivasi yang tinggi untuk dapat mengerti serta memahami proses dan teknik dalam mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan pot dan menumbuhkan minat mereka karena mudah dalam pembuatannya dan bahan-bahannya juga mudah dicari. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat adanya kerja sama yang terjalin dengan baik antara tim pengabdian masyarakat dengan mitra, terlihat para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Gabusbanaran melalui pelatihan kerajinan pembuatan pot dari semen dan handuk bekas yang diikuti oleh masayrakat di Desa Gabusbanaran khususnya Ibu-ibu serta remaja IPNU dan IPPNU. Dari uji angket soal kuisioner yang kami berikan kepada mitra, dapat didefenisikan presentase pretest atau kemampuan dari awal dan kemampuan setelah diberi perlakuan atau posttest. Diketahui bahwa nilai pemahaman mitra terhadap pembuatan kerajinan pot dari semen dan handuk bekas sebelum dilakukan pelatihan yaitu sekitar 35 %. Sedangkan setelah pelatihan pemahaman mitra yaitu mencapai 85 Maka dengan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dan berhasil karena mampu membantu mitra untuk lebih berkretif lagi dan dapat membuat kerajinan ini sendiri melalui daya kreasi yang dapat menghemat pengeluaran dandapatmemperjual belikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di desa setempat. Atas analisis pengabdian masyarakat setelah kami lakukan di Desa Gabusbanaran yang dihasilkan berupa kerajinan pot dari semen dan handuk bekas yaituterjadinya hubungan timbal balik antara pemateri dan sasaran yang dimana sasaran sangat tergiur dengan hasil yang telah kami praktekkan, sasaran disini yaitu salah satunya ibu-ibu PKK, meminta kami membuatkan sama seperti hasil yang kami buat untuk rombongan ibu-ibu PKK, namun disini kami menolak secara lembut karena waktu yang kurang Setelah diadakannya pelatihan kerajinan pembuatan pot dari semen dan handuk bekas ini, diharapkan kedepannya masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dan remaja IPNU IPPNU bisa memahami dan bisa mempraktikkan dirumahnya masing-masing dan bisa berkreasi sendiri sesuka yg mereka inginkan. Hal ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan bahan bekas di lingkungan sekitar, dapat melatih kreativitas dan bisa menjadi sarana ekonomi baru bila dipasarkan. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 Agustus 2022 SIMPULAN Berdasarkan program kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi pembuatan kerajinan pot dari handuk bekas di Desa Gabusbanaran dapat terlaksana dengan lancar sesuai rencana. Terbukti dengan antusias yang ditunjukkan oleh para peserta, meskipun kegiatan sosialisasi ini berbenturan dengan kegiatan para peserta. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah: . dapat menumbuhkan kretivitas para Ibuibu PKK dan para remaja IPNU IPPNU dalam memanfaatkan barang bekas seperti handuk bekas. para Ibu-ibu PKK dan para remaja IPNU IPPNU memiliki pengetahuan baru mengenai pemanfaatan barang bekas yang tidak terpakai yang ada dilingkungan sekitar untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki niai jual beli yang tinggi. para Ibu-ibu PKK dan para remaja IPNU IPPNU dapat menghemat pengeluaran untuk membeli produk serupa yang dapat dibuat sendiri. DAFTAR RUJUKAN Faizah. Syarifah. , & Maghfiroh. Pengembangan Keterampilan dan Kreatifitas Limbah Plastik menjadi Kerajinan Bernilai Guna dan Ekonomis. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1. , 5-7. Hartini. Alang. , & Apriyanti. Pelatihan Pembuatan Pot Bunga dengan Bahan Dasar Kain Bekas di Desa Kindang. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2. , 123Ae130. https://doi. org/10. 46576/rjpkm. Hidayati. Juliananda. Ismuyanto. , & Himma. Pemberdayaan Panti Asuhan Akhlakul Kharimah Melalui Pelatihan Pembuatan Pot dari Handuk Bekas dan Pozzolan Alam. Jurnal Panrita Abdi, 04. , 349Ae356. Prihatiningtyas. Umardiyah. Najib. Yuniarti. , & Mubarokah. Decembe. Membangun Ekonomi Kreatif Melalui Teknologi Tepat Guna Mesin Cuci Semi Otomatis Untuk Kerajinan Plastik Di Desa Pesantren Tembelang Jombang. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SNP2M) (Vol. No. 1, pp. Syamsiyah. Herawati. , & Mujiyo. Pemberdayaan Wanita Tani dengan Pelatihan Pembuatan Pot Organik dari Jerami Padi dan Limbah Daun Bawang Merah. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 3. , 22Ae27. https://doi. org/10. 20961/prima.