COGNITIVE: JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN http://ejournal. org/index. php/cognitive ISSN: 3026-1686 (Onlin. INTEGRASI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN IPS MI: KAJIAN EMPERIS DAN PETA MATERI UNTUK PGMI Nurul Yakin Universitas Islam Negeri Madura. Indonesia nurul10yakin@gmail. Keywords Abstract Religious Moderation. Social Studies. Islamic Primary School. Learning Integration Religious moderation has become a strategic agenda in primary education in Indonesia, including at the Madrasah Ibtidaiyah (MI) level. This article aims to examine patterns of understanding religious moderation in educational literature, identify effective integration strategies in social studies (IPS) instruction at MI, and develop a curriculum map of religious moderation materials relevant for the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Program (PGMI). The study employs a qualitative approach based on field research at MI Miftahul Ulum Desa Jarin Kabupaten Pamekasan. The findings indicate that religious moderation is understood as values of balance, tolerance, and social justice, which align with the characteristics of IPS. Effective integration strategies are implemented through contextual, thematic, and reflective approaches. This article contributes to strengthening the pedagogical framework of PGMI in fostering moderate and inclusive IPS learning. Kata Kunci Abstrak Moderasi Beragama. Ilmu Pengetahuan Sosial. Madrasah Ibtidaiyah. Integrasi Pembelajaran Moderasi beragama menjadi agenda strategis pendidikan dasar di Indonesia, termasuk pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI). Artikel ini bertujuan mengkaji pola pemaknaan moderasi beragama dalam literatur pendidikan, mengidentifikasi strategi integrasi yang efektif dalam pembelajaran IPS MI, serta menyusun peta materi integrasi moderasi beragama yang relevan bagi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi lapangan di MI Miftahul Ulum Desa Jarin Kabupaten Pamekasan Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama dipahami sebagai nilai keseimbangan, toleransi, dan keadilan sosial yang relevan dengan karakteristik IPS. Strategi integrasi efektif dilakukan melalui pendekatan kontekstual, tematik, dan reflektif. Artikel ini berkontribusi pada penguatan kerangka pedagogis PGMI dalam mengembangkan pembelajaran IPS yang moderat dan inklusif. A Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. PENDAHULUAN Fenomena meningkatnya intoleransi berbasis identitas agama di ruang publik menunjukkan bahwa pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membangun sikap keberagamaan yang moderat sejak dini. Madrasah Ibtidaiyah sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya berfungsi mentransmisikan pengetahuan keagamaan, 79 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. tetapi juga menanamkan nilai sosial yang inklusif. Dalam konteks ini, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki posisi penting karena berorientasi pada pembentukan kesadaran sosial, empati, dan tanggung jawab kewargaan peserta didik. Sejumlah penelitian menunjukkan urgensi integrasi moderasi beragama dalam Penelitian oleh Kementerian Agama RI, . menegaskan bahwa moderasi beragama harus diinternalisasikan melalui mata pelajaran umum, bukan hanya pendidikan agama. Sementara itu. Yusri . menemukan bahwa pembelajaran tematik di madrasah efektif dalam menanamkan nilai toleransi. Studi internasional oleh Banks . juga menekankan pentingnya pendidikan multikultural dalam membangun kohesi sosial di masyarakat majemuk. Penelitian lain oleh Raikhan & Moh. Nasrul Amin . mengungkap bahwa guru madrasah masih mengalami kesulitan dalam menerjemahkan konsep moderasi beragama ke dalam praktik pembelajaran konkret. Temuan serupa disampaikan oleh Bahri et al. , . dan Cahyo Muliawan & Muhammad Fauzan Ahsan Hafizi . yang menyatakan bahwa moderasi sering dipahami secara normatif, namun belum terintegrasi secara sistematis dalam kurikulum dan materi ajar. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara wacana kebijakan dan implementasi pedagogis di tingkat MI. Berdasarkan kondisi tersebut, artikel ini memiliki kebaruan pada upaya menghubungkan kajian konseptual moderasi beragama dengan peta materi IPS di MI yang aplikatif. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang fokus pada pendidikan agama, kajian ini menempatkan IPS sebagai wahana strategis internalisasi nilai moderasi Dengan demikian, moderasi tidak diposisikan sebagai materi tambahan, melainkan sebagai nilai yang terintegrasi dalam struktur pembelajaran. Kontribusi artikel ini terletak pada penguatan perspektif PGMI dalam merancang pembelajaran IPS yang sensitif terhadap isu keberagaman dan kebangsaan. Artikel ini juga menyediakan kerangka konseptual dan pedagogis yang dapat dijadikan rujukan oleh dosen PGMI dalam menyiapkan calon guru MI yang memiliki kompetensi moderasi beragama. Sejalan dengan itu, tujuan penelitian ini adalah: . menganalisis pola pemaknaan moderasi beragama dalam literatur pendidikan, . mengidentifikasi strategi integrasi moderasi beragama yang efektif dalam pembelajaran IPS MI, dan . Yakin - Integrasi Moderasi Beragama A 80 COGNITIVE: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. 3 (Desember, 2. menyusun peta materi integrasi moderasi beragama pada IPS MI sebagai rujukan pengembangan kurikulum PGMI. METODE Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi lapangan yang dilaksanakan di MI Miftahul Ulum Desa Jarin Kabupaten Pamekasan untuk memahami praktik pembelajaran IPS secara mendalam dalam konteks moderasi beragama. Pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti menangkap pengalaman guru dan peserta didik secara holistik (Creswell et al. , 2014. Merriam, 2. Fokus utama adalah praktik nyata di kelas, interaksi pembelajaran, serta pengintegrasian nilai moderasi beragama dalam IPA. Dengan desain ini, data yang diperoleh lebih kontekstual dan reflektif terhadap kondisi empiris (Denzin & Lincoln, 2. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi partisipatif di ruang kelas, wawancara semiActerstruktur dengan guru IPS dan dokumentasi bahan ajar serta kurikulum IPS di MI Miftahul Ulum Desa Jarin Kabupaten Pamekasan . Dengan demikian, observasi diarahkan untuk melihat pola interaksi guruAcsiswa dan strategi penyampaian materi yang berkaitan dengan moderasi beragama (Aspers & Corte, 2. Wawancara dilakukan untuk menangkap pemahaman guru terhadap kurikulum dan tantangan pembelajaran IPS. Dokumentasi meliputi silabus. RPP, dan artefak pembelajaran yang Analisis data diterapkan melalui analisis tematik untuk menemukan pola makna, strategi pedagogis, dan hubungan antar teman dalam pembelajaran (Braun & Clarke. Setiap data observasi dan wawancara dikodekan, kemudian ditelaah bersama dokumen kurikulum untuk menguatkan interpretasi tematik. Analisis tematik memberi ruang bagi peneliti melihat keterkaitan praktik dan teori pembelajaran IPS dalam konteks moderasi beragama di MI Miftahul Ulum Desa Jarin Kabupaten Pamekasan , sekaligus menjamin kedalaman temuan yang valid dan aplikatif. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber, yaitu perbandingan antara hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi kurikulum (Lincoln et al. , 1. Peneliti juga melakukan pengecekan silang . ember chec. dengan narasumber untuk memastikan interpretasi temuan sesuai dengan pengalaman peserta (Candela, 2. Diskusi