Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 Model Pengelolaan Agropark Berbasis Green Economy (Studi Kasus Pada Agrpark Mabda Islam Kabupaten Sukabum. Putri Agustina Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sukabumi Jl. Syamsudin. SH. No. Cikole. Kota Sukabumi 43113 putriagstina889@gmail. ABSTRACT Increasing national economic resilience is an important part in facing global competition which can have both positive and negative impacts. The existence of a green economy concept is expected to be able to become an economic system that provides efficient value, is environment riendly and is able to reduce the impact of climate change in the long term. The aim is to analyze what aspects can be implemented in a green economy model. Agropark Mabda Islam is one of the tourist attractions in Kp. Pasir Gede. Nyalindung Village. Nyalindung District. Sukabumi Regency. The type of data that were sed in this research is primary data. Primary data is data that will be obtained from the results of interviews and direct observations made to the managers of Agropark Mabda Islam. Agropark Mabda Islam has been able to implement a green economy model. All aspects have been fulfilled . conomic, environmental, and socia. Green economy can be done in various ways, including being able to carry out sustainable management which aims to create a green economy in the Mabda Islam Agropark, there are three sectors of agriculture, agriculture, and fisheries. These three sectors can help improve the welfare of the people in the area, especially the Nyalindung village, so that later they will be able to realize an economic system that is compatible with environment friendly sustainable Keywords: Green Economy. Sustainable Development. Agropark ABSTRAK Peningkatan ketahanan economy nasional merupakan bagian penting dalam menghadapi persaingan global yang dapat berdampak positif maupun negatif. Adanya konsep green economy diharapkan mampu menjadi sistem economy yang memberikan nilai efisien, ramah lingkungan dan mampu mengurangi dampak perubahan iklim dalam jangka panjang. Tujuannya adalah untuk menganalisis aspek-aspek apa saja yang dapat diimplementasikan dalam model green economy. Agropark Mabda Islam merupakan salah satu tempat wisata di Kp. Pasir Gede. Desa Nyalindung. Kecamatan Nyalindung. Kabupaten Sukabumi. Jenis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data yang akan diperoleh dari hasil wawancara dan observasi langsung yang dilakukan kepada pengelola Agropark Mabda Islam. Agropark Mabda Islam telah mampu menerapkan model green economy. Semua aspek telah terpenuhi . conomy, lingkungan, dan sosia. Green economy dapat dilakukan dengan berbagai cara. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 antara lain dapat melakukan pengelolaan berkelanjutan yang bertujuan untuk menciptakan green economy di Agropark Mabda Islam, terdapat tiga sektor pertanian, pertanian, dan perikanan. Ketiga sektor tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut, khususnya desa Nyalindung, sehingga nantinya mampu mewujudkan sistem economy yang serasi dengan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Kata kunci: Green Economy. pembangunan berkelanjutan. Agropark PENDAHULUAN Kesejahteraan manusia dalam menopang kehidupan pada akhirnya tergantung pada kemampuan alam untuk menyediakan berbagai sumber daya dasar. Manusia bergantung pada air bersih dan udara dan iklim yang cukup untuk mendukung kehidupan. tanah yang subur dan produktif, sungai dan lautan untuk makanan. mineral dan energi untuk pembangunan economy. Di bumi dimana sumber daya alam semakin langka, biaya sosial polusi dan perubahan iklim meningkat, ekosistem pendukung kehidupan terancam, serta keberlanjutan kesejahteraan manusia secara fundamental ikut terancam. Peningkatan ketahan economy nasional sudah menjadi sebuah bagian yang penting dalam menghadapi persaingan globalisasi yang dapat memberikan dampak positif maupun dampak negatif. Setiap negara akan memiliki ketahanan economy apabila memiliki kemampuan economy yang kokoh terhadap goncangan yang ditimbulkan oleh globalisasi, serta mampu memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat melalui sebuah konsep pembangunan berkelanjutan. Green economy merupakan suatu konsep baru, namun konsep ini merupakan sebuah pengembangan dari sustaineble development atau yang sering dikenal pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan sumber daya lingkungan. Adanya sebuah konsep green economy dapat diterima secara global karena dengan adanya konsep green economy ini mampu mencegah adanya degradasi pada lingkungan dan perubahan iklim. Adanya konsep green economy ini diharapkan mampu menjadi sebuah sistem economy yang memberikan nilai efisien, ramah terhadap lingkungan dan mampu mengurangi adanya dampak perubahan terhadap iklim dalam jangka waktu yang panjang. (Atik Yulianti, 2. menyatakan, dalam laporanna yang berjudul AuOur Common FutureAy. World Commission on Environment and Development (WCED) mengidentifikasi beberapa isu kunci yang perlu dijadikan dasar untuk membuat kebijakan lingkungan dalam konsep pembangunan berkelanjutan, yaitu: Mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kualitas. Akses terhadap kebutuhan dasar untuk pekerjaan, pangan, energi, air dan sanitasi. Memastikan tingkat pertumbuhan penduduk yang mendukung pertumbuhan Menghemat sumber daya dan kapasitas. Orientasi teknologi dan manajemen risiko. Memasukkan lingkungan economy ke dalam proses pengambilan keputusan. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 Beberapa pandangan antara negara berkembang dengan negara maju, tentang pemahaman konsep green economy terhadap sebuah konteks pembangunan pertanian berkelanjutan dan penghapus kemiskinan, banyak perbedaan-perbedaan yang mendasar dalam proses pembangunan serta masyarakat antara beberapa negara maju dan negara berkembang yang tertuang dalam sebuah prinsip umum, namun setiap negara memiliki perbedaan terhadap tanggung jawab dan kemampuanya. Perbedaan ini merujuk terhadap kenyataan bahwa setiap negara belum memiliki sebuah konsep terhadap pembangunan berkelanjutan yang dapat diterapkan pada semua negara, begitupun dengan dengan model green economy. Pengertian lain mengenai konsep green economy yaitu economy yang berawal dari dunia yang sesungguhnya, dunia dari kebutuhan, dunia dari pekerjaan, kebutuhan manusia dan semua hal tersebut digabungkan menjadi satu secara harmonis. Green economy adalah tentang sebuah kualitas bukan kuantitas, tentang generasi yang berkelanjutan, bukan jumlah pokok dari material ataupun uang. UNEP menyatahkan bahwa penerapan model green economy dapat dilihat melalui . peningkatan investasi, peningkatan kualitas dan kuantitas lapangan kerja, peningkatan pendapatan, penurunan penggunaan sumber daya pada setiap produksi, penurunan level CO2 dan polusi, penurunan terhadap konsumsi yang dapat mengingatkan jumlah limbah. Pengembangan pada satu kawasan wisata nusantara dilakukan karena sejalannya suatu tujuan untuk menambah nilai, serta untuk memupuk rasa cinta masyarakat terhadap bangsa Indonesia serta dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan nasionalisme, khususnya dalam pengembangan pariwisata, untuk meningkatkan semangat memajukan nilai-nilai luhur bangsa. Dari sudut sosial, kegiatan pariwisata akan mampu memberikan lapangan pekerjaan baik dari aspek pembangunan sarana dan prasarana, pengolahan, pengembangan, maupun promosi. Selama ini sektor pertanian sering dijadikan salah satu bahan sorotan utama karena kemampuannya dalam menghasilkan bahan pangan. Padahal masih banyak fungsi lain dari sektor pertanian dalam bidang lingkungan, budaya, sosial maupun economy, masih banyak masyarakat yang masih belum menyadari atau masih sering mengabaikan begitu Jika kita memiliki keinginan untuk memanfaatkan sektor pertanian, tidak sedikit bidang pertanian memiliki berbagai fungsi dalam memposisikan kedudukannya sebagai mana mestinya. Menurut Agus Sutiarso, . Konsep multifungsi dalam bidang pertanian memiliki peran penting dalam penerapan nilai estetika dalam penerapan penataan ruangan disertai dengan menambahkan nilai edukasi, serta dayaguna. Hal ini dapat memaksimalkan nilai fungsi dari sektor pertanian, serta dapat berperan penting dalam menunjang suatu kehidupan. Agropark merupakan yang tepat untuk menerapkan konsep pertanian multifungsi. Agropark Mabda Islam yang berada di Desa Nyalindung, kecamatan Nyalindung merupakan salah satu kawasan yang berorientasi pada bidang pertanian sebagai inti dari edukasi dan pariwisata sebagai kegiatan pendukung. Agropark Mabda Islam ini merupakan salah satu bagian dari Pesantren Yatim. Keberadaan Agropark Mabda Islam dapamembantu dalam meningkatkan sebuah pendapatan bagi pesantren yatim Mabda Islam. Di Agropark Mabda Islam para wisatawan dapat melihat berbagai hewan seperti rusa, monyet, kambing, kelinci, ikan, landak, sapi, burung dan binatang lainnya, di Agropark Mabda Islam ini para pengunjung dapat melihat berbagai jenis tanaman seperti. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 kurma, bunga-bunga, pohon tin, dan buah-buahan lainya. Dengan banyaknya komoditas tanaman serta berbagai macam binatang ternak, sehingga hal ini harus mampu menjadi pariwisata yang memiliki nilai pertanian berkelanjutan yang dimana antara ekosistem, lingkungan, serta manusia yang seimbang. Menurut Kusumastuti dkk. , . dalam Agus Sutiarso, . Obyek wisata umumnya masih berupa kawasan bisnis pertanian, beberapa perusahaan besar dapat dikelola secara modern, berdasarkan keindahan alamnya sebagai objek, serta daya tarik yang unik dari aktivitas masyarakat setempat belum ditonjolkan. Termasuk objek wisata Beberapa obyek agrowisata yang sudah berjalan di indonesia diantaranya adalah objek agrowisata Tlogo. Agrowisata Tabanan Bali. Agrowisata Tenjolaya yang berada di daerah Bogor. Agrowisata Kebun Salak yang berada di Kawasan Sleman, di Jawa Barat seperti Puncak Bogor. Kebun Raya Bogor. Taman Bunga Nusantara. Taman Margasatwa Ragunan. Taman Mekarsari. Agrowisata Gunung Mas. Agrowisata Cipanas Cianjur. Agrowisata Ciakar, dll. Agropark sangat erat berkaitan dengan wisata edukasi. Adanya Agropark kita bisa bermain, dan secara tidak langsung dapat memberikan edukasi. Di Tempat ini wisatawan dapat menggunakan cara yang menyenangkan untuk melakukan kegiatan wisata. Agropark Mabda Islam merupakan suatu kawasan wisata yang dapat dikembangkan karena Agropark ini dapat menarik para pengunjung dan memiliki berbagai sarana dan prasarana dalam bidang pendidikan. Masih sedikitnya pengelolaan dan pengetahuan wisata pertanian disebabkan karena kurangnya fasilitas penunjang dan kurangnya potensi sumber daya manusia (SDM) dalam pengembangan taman pertanian dalam pariwisata. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu aspek-aspek apa saja yang dapat diimplementasikan dalam sebuah model green economy. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis aspek-aspek apa saja yang dapat diimplementasikan dalam model green economy. METODE PENELITIAN Analisis data dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali informasi serta menganalisis aspek-aspek yang dapat diimplementasikan pada model green economy pada Agropark Mabda Islam di Desa Nyalindung Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Selain dari itu pendekatan kualitatif diterapkan untuk mendapatkan ilustrasi deskriptif yang lebih luas mengenai destinasi yang sedang diteliti. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Penelitian ini dilakukan di Jl. Pasir Gede. Desa Nyalindung. Kecamatan Nyalindung. Kabupaten Sukabumi. Jenis data yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sata Data primer ialah data yang akan diperoleh dari hasil wawancara dan observasi secara langsung yang dilaksanakan pada pengelola Agropark Mabda Islam. HASIL DAN PEMBAHASAN Agropark Mabda Islam merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Kp. Pasir Gede. Desa Nyalindung. Kecamatan Nyalindung, kabupaten Sukabumi. Pada awalnya tempat ini merupakan salah satu pesantren yatim yang berdiri sejak tahun 2016, yang dibangun oleh foundernya yaitu Sandi Nopiandi, atau lebih dikenal dengan panggilan Abi Sandi. Pesantren yatim ini memiliki keunggulan tersendiri yaitu inovatif, mandiri. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 kreatif, sehingga pesantren ini memiliki usaha mandiri yang meliputi, perkebunan, peternakan, perikanan, agrowisata dan juga yang lainnya. Agropark tersendiri berdiri sejak tahun 2019 yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan wakaf, namun dengan seiring berjalannya waktu saat ini Agropark Mabda Islam yang berdiri di hamparan tanah seluas 20 Ha, yang awalnya terdiri dari lahan sawah, lahan pertanian kering dan kehutanan, dan sekarang sudah dilakukan pengolahan lahan, yang menjadi kolam perikanan, peternakan domba, peternakan sapi, dll. Agropark juga sering diartikan sebagai sebuah tempat berupa kumpulan flora dan fauna yang dibudidayakan secara produktif. pada awalnya tempat ini berdiri pada lahan dengan luas 500 M2 tepatnya pada bulan Maret 2017, namun dengan seiring berjalannya waktu pada tahun 2019 Agropark ini memiliki luas lahan seluas 15 Ha, dan 1 Ha kebun pisang, dan pada saat ini tahun 2022 Agropark sudah memiliki lahan sendiri seluas 20 Ha. Beda dengan pesantren pada umumnya pesantren ini memiliki lahan pertanian produktif, yang tujuan utamanya hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan santri-santri . ebutuhan dapu. yang ada ditempat ini, namun dengan seiring waktu tempat ini banyak diminati masyarakat untuk menjadi salah satu tempat hiburan. Sehingga pengelola mengembangkan tempat ini menjadi salah satu tempat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak sekolah sekitar untuk bermain sambil membantu anakanak yatim yang ada di pesantren sehingga Agropark Mabda Islam ini memiliki sebuah semboyan AuBerwisata Sambil BersedekahAy semboyan ini menunjukkan bahwa pendapatan yang didapatkan dari Agropark ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan santri yang ada di Pesantren. Pesantren yatim Mabda Islam ini selain menjadi tempat pembelajaran bagi anakanak yatim. Agropark juga menjadi salah satu tempat mencari nafkah masyarakat yang ada disekitar karena pada dasarnya Agropark mabda Islam Memiliki kurang lebih 70 Orang pegawai, dan 30 orang penjual binaan, yang sering berjualan di Pesantren Mabda Islam. Tidak hanya itu. Agropark Mabda Islam juga sering melibatkan masyarakat yang sudah memiliki usia cukup tua dalam pengelolaan Agropark Mabda Islam. Adanya keberadaan sumber daya alam seperti air, tanah, dan sumberdaya yang lainnya, mampu menentukan aktivitas sehari-hari manusia. Begitupun sebaliknya banyaknya aktivitas manusia yang dapat merusak keberadaan sumber daya alam, contoh kasus yang sering dilakukan oleh manusia secara tidak sadar seperti pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, yang pada akhirnya akan memberikan dampak negatif bagi manusia itu tersendiri. Pada waktu saat ini tidak sedikit negara yang mampu mengorbankan kesehatan lingkungan hanya untuk mengejar sebuah keuntungan dalam memenuhi kebutuhan economy saja. Sebuah pembangunan yang berorientasi hanya untuk memaksimalkan sebuah keuntungan yang sudah pasti eksploitatif dan memiliki dimensi hanya dalam jangka waktu yang pendek. Sedangkan pembangunan nasional harus mampu berorientasi dalam jangka waktu yang panjang, atau mampu selaras dengan 3 pilar pembangunan yaitu economy . , lingkungan . , sosial . Harus kita ketahui bahwasannya penyumbang aset terbesar dalam pertumbuhan economy adalah sumber daya alam. Perkebunan yaitu nanas, jahe merah, bayam, sawi, kangkung, melon. Perikanan yaitu lele, nila dan mas. Peternakan yaitu domba merino, sapi, kambing, kambing potong. Tidak hanya ada perikanan, perkebunan dan peternakan, di Agropark juga bisa dikatakan Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 sebagai museum tanaman langka yang sudah ada pada lahan sebelum dijadikan sebagai Agro diantaranya seperti: pohon pinus, pohon aren, tanaman obat-obatan, pohon kurma. Selain itu agropark juga memiliki berbagai area lainnya seperti, tempat memanah, playing fox, berkuda, lapangan, penginapan, green house, mini zoo, serta playground. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di Agropark Mabda Islam peneliti dapat menemukan tiga sektor yang bisa saling berkaitan diantaranya sektor pertanian, sektor perikanan dan sektor peternakan. Pengembangan pada Agropark Mabda Islam tentunya akan mampu memberikan dampak terhadap masyarakat dari dimensi economy, sosial, dan juga dimensi lingkungan. Besar atau kecilnya perputaran economy di Agropark Mabda Islam, berdasarkan hasil penelitian melalui observasi langsung dan wawancara, peneliti melihat bahwa secara umum akan terjadi peningkatan pendapatan apabila di Agropark Mabda Islam mampu menerapkan sebuah model green economy. Gambar 1. Model Green Economy di Agropark Mabda Islam (Sumber: Data diolah oleh peneliti tahun 2. Green economy atau economy hijau merupakan sebuah model pembangunan economy yang tidak terekploitasi mengandalkan terhadap sumber daya alam (SDA) secara Dengan adanya dengan konsep green economy merupakan salah satu lompatan Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 kebiasaan manusia untuk meninggalkan kebiasaan terhadap pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang pendek (Parcel 1. dalam Makmum . Berdasarkan hasil analisis tiga pilar pertanian berkelanjutan di Agropark Mabda Islam yaitu sebagai berikut: Tabel 1. Skor Penilaian Dimensi Ekonomi di Agropark Mabda Islam Dimensi Skor Efisiensi Daya Saing Nilai Tambah dan Laba Pertumbuhan Stabilitas Jumlah Skor Indeks Keberlanjutan Sumber: Data Primer diolah peneliti tahun 2022 Kategori Sedang Tinggi Sedang Sedang Sedang Berkelanjutan Pada Tabel 1 menunjukan bahwa berdasarkan hasil dimensi economy pada Agropark Mabda Islam memiliki jumlah nilai sebesar 196, dengan nilai indeks keberlanjutan di angka 78,5 jika berdasarkan klasifikasi tingkat keberlanjutan . isa dilihat pada tabel . dimensi economy pada Agropark Mabda islam ini berada pada posisi berkelanjutan, karena hasil nilai rata-ratanya berada pada kriteria nilai di antara 75 Ae 100. Tabel 2. Skor Penilaian Dimensi Ekologi di Agropark Mabda Islam Dimensi Skor Keragaman Hayati Daya Luntur Ekosistem Koservasi Alam Ksehatan Lingkungan Jumlah Skor Indeks Keberlanjutan Sumber: Data Primer diolah tahun 2022 Kategori Sedang Sedang Tinggi Sedang Berkelanjutan Pada Tabel 2 menunjukan bahwa berdasarkan hasil dimensi ekologi pada Agropark Mabda Islam memiliki jumlah nilai sebesar 155, dengan nilai indeks keberlanjutan di angka 77,5 jika berdasarkan klasifikasi tingkat keberlanjutan . isa dilihat pada tabel . dimensi ekologi pada Agropark Mabda islam ini berada pada posisi berkelanjutan, karena hasil nilai rata-ratanya berada pada kriteria nilai di antara 75 Ae 100. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 Tabel 3. Skor Penilaian Dimensi Sosial pada Agropark Mabda Islam Dimensi Skor Kemiskinan Kemerataan Partisipasi Stabilitas Sosial Preservasi Budaya Jumlah Skor Indeks Keberlanjutan Sumber: Data Primer diolah peneliti tahun 2022 Kategori Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Berkelanjutan Pada Tabel 3 menunjukkan bahwa berdasarkan hasil dimensi sosial pada Agropark Mabda Islam memiliki jumlah nilai sebesar 191, dengan nilai indeks keberlanjutan di angka 76,4 jika berdasarkan klasifikasi tingkat keberlanjutan . isa dilihat pada tabel . dimensi sosial pada Agropark Mabda islam ini berada pada posisi berkelanjutan, karena hasil nilai rata-ratanya berada pada kriteria nilai di antara 75 Ae 100. Berdasarkan dari Gambar 1 diatas tiga dimensi yang ada pada tiga pilar pertanian berkelanjutan masing-masing dimensinya menempati titik temu, yang mampu menggali model pertanian berkelanjutan yang sebenarnya atau bisa disebut konsep permakultur. Pada Gambar 1 menunjukan bahwa pada setiap dimensi pertanian berkelanjutan dimensi economy, dimensi sosial, dan dimensi lingkungan mendapatkan peran masing-masing. Yang dimana Dimensi economy ditunjukan dengan lingkaran warna kuning, yang dimana pada lingkaran kuning terdapat beberapa produk yang dapat meningkatkan pendapatan Agropark Mabda Islam, sedangkan dimensi Sosial ditunjukan dengan lingkaran warna coklat, dimana pada lingkaran coklat terdapat pada proses, budidaya, dan pengelolaan yang harus dilakukan agar dapat terjadinya sebuah produk sehingga pada lingkaran warna coklat akan membutuhkan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan SDM-nya. Sedangkan dimensi Lingkungan ditunjukan dengan lingkaran warna hijau, yang dimana dari bidang Pertanian. Peternakan, dan Perikanan, yang ada di Agropark Mabda islam dapat dilakukan pengelolaan agar mampu menjaga lingkungan dan limbah-limbah dari bidang Pertanian. Peternakan, dan Perikanan dapat dimanfaatkan dengan baik, bahkan bisa menambah pendapatan pereconomyan. Green economy dapat dilakukan dengan banyak cara diantaranya yaitu mampu melakukan pengelolaan secara berkelanjutan yang bertujuan untuk menciptakan green economy di Agropark Mabda Islam terdapat tiga sektor diantaranya yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan. Dari ketiga sektor ini dapat membantu untuk mensejahterakan masyarakat yang berada di daerah tersebut khususnya desa Nyalindung, sehingga nantinya akan mampu mencapai sistem economy yang sesuai dengan pembangunan pertanian berkelanjutan, selain dapat memenuhi kebutuhan economy di Agropark Mabda Islam, green economy juga dibuat sebagai salah satu konsep ramah lingkungan. Kemudian hal yang mampu membedakan model green economy yaitu untuk dijadikan sebuah tinjauan langsung terhadap sebuah modal alami, selain dari menjaga lingkungan model ini juga akan memanfaatkan ekologi sebagai suatu nilai tambah economy yang nantinya akan menjadi suatu ciri khas dalam dalam model green economy Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 Agropark Mabda Islam. Selain nantinya akan berperan pada sektor economy, green economy juga akan memberikan peran dalam menjaga suatu kelestarian lingkungan, yang dimana hal ini sudah seharusnya menjadi salah satu peran utama bagi manusia. Peran green economy selanjutnya pada dimensi sosial yang dimana dengan adanya limbah dari lingkungan dari sektor perkebunan, peternakan, dan perikanan . isa sayur, sisa pakan ternak, dan kotora. bisa dilakukan pengolahan agar bisa menjadi suatu produk baru, maka pada saat proses produksi akan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang dimana nantinya bisa melibatkan masyarakat sekitar, sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran . Noviaritas et. , 2009 menyebutkan bahwa UNEP, 2009 menyatakan green ekonomi bertujuan untuk mendukung penurunan emisi, memberikan peluang yang besar bagaimana memanfaatkan konsep green ekonomi dalam rangka menunjang pelaksanaan pembangunan yang berorientasi pada aspek lingkungan dan Adapun contoh produk hasil dari pemanfaatan limbah sebagai berikut : Table 2. Contoh hasil produk dari pemanfaatan limbah Dimensi Limbah Hasil produk - Pakan ternak Pertanian Sisa sayuran - Pupuk organik - Sisa sayuran Peternakan - Kotoran kambing Pupuk Organik - Kotoran sapi Sumber: Data Primer diambil peneliti tahun 2022 Berdasarkan tabel 2 menunjukan bahwa berdasarkan limbah yang ada di Agroparka Mabda Islam bisa dimanfaatkan dan menjadi pendapatan tambahan bagi Agropark Mabda Islam, diantaraya yaitu: Bidang pertanian yaitu sisa sayuran ynag bisa diolah menjadi pakan ternak dan pupuk organik. Bidang peternakan yaitu sisa kotoran binatang ternak bisa dijadikan sebagai campuran pupuk organik. KESIMPULAN Agropark Mabda Islam sudah mampu untuk menerapkan model green economy. Seluruh aspek sudah mampu terpenuhi . konomi, ekologi, dan sosia. , dapun hasil indek pada masing-masing aspek yaitu pada aspek ekonomi dengan nilai indeks keberlanjutan diangka 78,5, aspek ekologi dengan nilai indeks keberlanjutan diangka 77,5, dan aspek sosial dengan nilai indeks keberlanjutan diangka 76,4. Green economy dapat dilakukan dengan banyak cara diantaranya yaitu mampu melakukan pengelolaan secara berkelanjutan yang bertujuan untuk menciptakan green economy di Agropark Mabda Islam terdapat tiga sektor diantaranya yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan. Dari ketiga sektor ini dapat membantu untuk mensejahterakan masyarakat yang berada di daerah tersebut khususnya desa Nyalindung, sehingga nantinya akan mampu mencapai sistem economy yang sesuai dengan pembangunan berkelanjutan, selain dapat memenuhi kebutuhan economy di Agropark Mabda Islam, green economy juga dibuat sebagai salah satu konsep ramah Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x,E-ISSN:x September, 2023, 1 . : 28-38 UCAPAN TERIMAKSIH Pada kesempatan ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak program studi. Dr. Reny Sukmawani. selaku dosen pembimbing satu yang telah membimbing dan memberikan arahan selama Menyusun tugas akhir. Dr. Ema Hilma Meilani. selaku dosen pembimbing dua yang telah membimbing dan memberikan arahan selama Menyusun tugas akhirdan juga semua pihak yang telah membantu selama penelitian. DAFTAR PUSTAKA