Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) Vol. No. 1 Februari 2024 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Hal 171-180 DOI: https://doi. org/10. 55606/jimas. Pengaruh Partisipasi Anggaran Dan Budget Emphasis Terhadap Budgetary Slack Dengan Pertimbangan Etika Sebagai Variabel Moderasi Fadhlurrahman Dwi Febrianto Universitas Islam Indonesia Email: 20312534@students. Noor Endah Cahyawati Universitas Islam Indonesia Email: 943120102@uii. Korespondensi penulis: 20312534@students. Abstract: This study aimed to examine the effect of Budget Participation. Budget Emphasis on Budgetary Slack with Ethical Consideration as Moderating Variable. This kind of study is quantitative research with primary data collected in a questionnaire distributed to 38 respondents. The data is processed with multiple linear regression analysis by using Statistical Program for Social Science (SPSS). The results showed that budget participation and budget emphasis has effect on budgetary slack. Meanwhile, ethical considerations cannot moderate the relationship between budget participation and budget emphasis on budgetary slack. Keywords: Budget Participation. Budget Emphasis. Budgetary Slack. Ethical Consideration Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Partisipasi Anggaran. Penekanan Anggaran terhadap Budgetary Slack dengan Pertimbangan Etis sebagai Variabel Moderating. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 38 responden. Data diolah dengan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggaran dan penekanan anggaran berpengaruh terhadap senjangan Sementara itu, pertimbangan etis tidak dapat memoderasi hubungan antara partisipasi anggaran dan penekanan anggaran terhadap senjangan anggaran. Kata kunci: Partisipasi Anggaran. Penekanan Anggaran. Kesenjangan Anggaran. Pertimbangan Etika PENDAHULUAN Sistem pengendalian manajemen penting diterapkan dalam perusahaan karena sering terjadi masalah yang harus dihadapi dan timbul dari internal maupun eksternal (Fernanda et , 2. Sistem pengendalian manajemen merupakan sebuah sistem yang digunakan oleh manajemen untuk mengendalikan aktivitas dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan Dalam hal ini manajer memengaruhi bawahannya untuk melaksanakan strategi demi mencapai visi misi perusahaan. Dalam sistem pengendalian manajemen, anggaran menjadi salah satu yang memegang peran penting bagi perusahaan sebagai alat manajemen untuk mengendalikan operasi perusahaan (Murhaban & Adnan, 2. Anggaran menjadi peran penting bagi perusahaan karena memiliki tujuan untuk merencanakan pelaksanaan dan untuk mengevaluasi sejauh mana rencana anggaran dapat Received Desember 31, 2023. Acepted Januari 20, 2024. Publised Februari 29, 2024 * Fadhlurrahman Dwi Febrianto, 20312534@students. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN BUDGET EMPHASIS TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN PERTIMBANGAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI dicapai (Aisyah & Susilowati, 2. Anggaran yang dilakukan dalam PT. X menjadi peran yang penting untuk menyelaraskan antar setiap bidang, terutama untuk anggaran operasional beberapa bidang melalui proses yang cukup baik karena sebelum ditetapkannya anggaran tersebut, terdapat surat ketetapannya terlebih dahulu dan persiapan lainnya agar masing-masing bidang dapat mempersiapkan anggarannya secara baik. Anggaran dapat dikatakan baik jika dalam perencanaan dan pelaksanaannya melibatkan beberapa pihak baik manajemen tingkat atas maupun bawah. Dalam hal ini sering kali terdapat masalah yang sering muncul dari adanya keterlibatan manajer tingkat bawah/menengah dalam penyusunan anggaran yaitu terciptanya budgetary slack atau kesenjangan anggaran. Budgetary slack merupakan perilaku yang tidak produktif dengan mengestimasikan pendapatan lebih rendah dan biaya lebih tinggi. Secara umum, terjadinya budgetary slack karena kurangnya perhatian pada proses kesepakatan dan penyusunan anggaran dan terjadi karena kurangnya komunikasi antara pihakpihak yang ikut serta dalam penyusunan anggaran (Junjunan & Yulianto, 2. Budgetary slack terkadang dilakukan untuk memudahkan pencapaian standar kinerja yang sengaja dilakukan bagi beberapa individu untuk kepentingan pribadi dari pelaksana anggaran tersebut. Terdapat faktor-faktor yang dapat menyebabkan budgetary slack diantaranya terdapat partisipasi anggaran dan budget emphasis. Dua hal tersebut mampu memengaruhi budgetary Namun, budgetary slack dapat terhindar dalam suatu organisasi ketika terdapat etika yang baik dari individunya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka riset ini dilakukan dengan tujuan untuk membuktikan pengaruh variabel partisipasi anggaran dan budget emphasis terhadap budgetary slack dengan pertimbangan etika sebagai variabel moderasi pada PT. TINJAUAN LITERATUR Penelitian ini berlandaskan pada teori agensi yang merupakan hubungan ketika terjadi salah satu pihak . yang mempekerjakan pihak lain . untuk melakukan suatu jasa. Menurut (Anthony & Govindarajan, 2. teori ini mengasumsikan bahwa individu bertindak demi kepentingannya. Hal ini berkaitan dengan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya budgetary slack yaitu partisipasi anggaran dan budget emphasis. Selain teori agensi, penelitian ini berlandaskan dengan teori kontinjensi. Teori kontinjensi merupakan pendekatan yang memungkinkan variabel lain menjadi variabel moderasi, dalam penelitian ini menggunakan pertimbangan etika sebagai variabel moderasi. Budgetary slack merupakan tindakan dari bawahan yang mengecilkan kapabilitas produktifnya ketika diberikan kesempatan untuk menentukan standar kinerjanya. Hal ini JIMAS - Volume 3. No. Februari 2024 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Hal 171-180 merupakan tindakan yang salah di mana terdapat faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut, diantaranya partisipasi anggaran dan budget emphasis. Partisipasi anggaran merupakan proses pengambilan keputusan bersama dari pihak yang terlibat untuk menentukan keputusan terkait penyusunan anggaran. Dalam teori agensi, partisipasi anggaran adalah proses kolaboratif antara agen dan prinsipal yang bertujuan untuk mengambil keputusan. Budgetary slack terjadi ketika adanya keterlibatan pegawai dalam partisipasi anggaran yang disalahgunakan untuk memenuhi dan mementingkan kepentingan pribadi, terutama ketika penilaian kinerja ditentukan berdasarkan pencapaian anggaran. H1: Partisipasi anggaran berpengaruh positif terhadap budgetary slack. Budget emphasis merupakan tekanan yang diberikan agar melaksanakan anggaran yang telah ditetapkan dengan baik, sehingga anggaran yang telah ditetapkan dengan baik dapat dilaksanakan secara maksimal untuk mencapai tujuan perusahaan (Fatimah et al. , 2. Budget emphasis mendorong seseorang untuk menciptakan budgetary slack terhadap anggaran untuk meningkatkan prospek kompensasi, mementingkan kepentingan diri sendiri, dan atau menghindari adanya sanksi yang diberikan. H2: Budget emphasis berpengaruh positif terhadap budgetary slack. Etika merupakan moral atau kebiasaan baik yang berlaku di masyarakat. Etika menjadi hal penting dalam dunia pekerjaan karena merupakan kunci individu dalam bekerja (Asniar Ridzal & Inong, 2. Ketika individu memiliki etika yang baik, maka budgetary slack tidak akan terjadi, tetapi ketika individu memiliki etika yang tidak baik, maka kemungkinan akan terjadinya budgetary slack. H3: Pertimbangan etika memperlemah hubungan antara partisipasi anggaran terhadap budgetary slack. Budget emphasis atau penekanan anggaran merupakan bentuk tekanan dari atasan kepada bawahan untuk melaksanakan anggaran yang telah disusun. Dengan adanya penekanan ini, jika anggaran kurang dari target yang telah disusun akan ada sanksi yang diberikan, sebaliknya jika dapat mencapai maupun melebihi target akan ada kompensasi yang diberikan (Panjaitan et al. , 2. Pertimbangan etika merupakan sebagai pedoman manusia dalam berperilaku baik dan benar. Variabel pertimbangan etika disini akan memoderasi hubungan budget emphasis terhadap budgetary slack. Hal ini berkaitan dengan teori kontinjensi, karena ingin menguji dan mengetahui efektivitas pertimbangan etika dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh dari budget emphasis terhadap budgetary slack. H4: Pertimbangan etika memperlemah hubungan antara budget emphasis terhadap budgetary slack. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN BUDGET EMPHASIS TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN PERTIMBANGAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan Teknik Likert Summated Rating (LSR). Peneliti menyusun daftar pertanyaan yang akna diajukan kepada responden dan setiap pertanyaan diberi 6 opsi Kuesioner dibagikan kepada pegawai yang bekerja di PT. X untuk diberikan penilaian dalam kurun waktu yang telah ditentukan oleh peneliti. Jawaban dari responden akan membantu memberikan informasi kepada peneliti terkait topik yang sedang dianalisis. Peneliti menggunakan teknik analisis linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen yang lebih dari satu, yaitu pengaruh partisipasi anggaran, budget emphasis dan pertimbangan etika terhadap variabel dependen yaitu budgetary slack. Hasil pengisian dari responden akan diolah menggunakan program SPSS (Statistic Product Service Solutio. Tabel 1: Operasional Variabel Variabel Partisipasi Anggaran Budget Emphasis Indikator Budgetary Slack Pertimbangan Etika Keterlibatan Kontribusi Memberikan pendapat Pengaruh Revisi anggaran Anggaran sebagai pengawasan Anggaran sebagai alat tolok ukur kinerja Kemampuan dalam mencapai target Anggaran yang ditetapkan meningkatkan Standar mudah dicapai Tidak terdapat batasan Tidak menuntut hal khusus Tidak mendorong terjadinya efisiensi Target umum mudah dicapai Melibatkan urusan pribadi Rasa ego dalam lingkup kerja Tanggung jawab terhadap pekerjaan Kesungguhan dalam melaksanakan Alat Ukur Likert Skala 1Ae6 Sumber (Miyati & Setiawan. Likert 1Ae6 (Nurcahyo Adi, 2. dan (Sari, 2. Likert 1Ae6 (Perdani, 2. Likert 1Ae6 (Sari, 2. Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 JIMAS - Volume 3. No. Februari 2024 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Hal 171-180 HASIL DAN DISKUSI Tabel 2: Uji Validitas Variabel Partisipasi Anggaran Budget Emphasis Budgetary Slack Pertimbangan Etika Item PA1 PA2 PA3 PA4 PA5 BE1 BE2 BE3 BE4 BE5 BE6 BS1 BS2 BS3 BS4 BS5 BS6 PE1 PE2 PE3 PE4 PE5 PE6 r hitung 0,793 0,875 0,913 0,876 0,584 0,820 0,837 0,707 0,791 0,903 0,757 0,775 0,736 0,842 0,842 0,815 0,693 0,812 0,667 0,665 0,930 0,860 0,366 r tabel 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 0,320 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Item pertanyaan akan dikatakan valid jika memenuhi persyaratan berupa r hitung lebih besar dari r tabel. Berdasarkan tabel diatas semua item pertanyaan dinyatakan valid dikarenakan lebih besar dari nilai r tabel yaitu 0,320. Tabel 3: Uji Reliabilitas Variabel Partisipasi Anggaran Budget Emphasis Budgetary Slack Pertimbangan Etika Koefisien Alpha CronbachAos Alpha 0,873 0,60 0,886 0,60 0,874 0,60 0,814 0,60 Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Uji reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan teknik cronbachAos alpha. Sehingga, masing-masing variabel akan reliabel jika memenuhi syarat berupa nilai koefisien alpha yang dihasilkan lebih besar dari nilai cronbachAos alpha sebesar 0,60. Berdasarkan tabel 3, dapat disimpulkan bahwa semua variabel dinyatakan reliabel. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN BUDGET EMPHASIS TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN PERTIMBANGAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI Tabel 4: Uji Normalitas Unstandardized Residual 0,200 Asymp. Sig . -taile. Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Sebuah model regresi dinyatakan baik jika data terdistribusi secara normal dengan memenuhi syarat nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Berdasarkan tabel diatas data dalam penelitian ini terdistribusi secara normal. Tabel 5: Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistic Tolerance VIF 0,952 1,051 0,933 1,072 0,979 1,021 Partisipasi Anggaran Budget Emphasis Pertimbangan Etika Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Sebuah model regresi dinyatakan baik jika terhindar dari gejala multikolinearitas dengan memenuhi syrat nilai tolerance yang dihasilkan lebih besar dari 0,10 dan nilai VIF dibawah 10,00. Berdasarkan syarat tersebut, penelitian ini terhindar dari gejala Tabel 6: Uji Heteroskedastisitas Variabel Sig. Partisipasi Anggaran 0,703 Budget Emphasis 0,073 Pertimbangan Etika 0,242 Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Sebuah model regresi dinyatakan baik jika terhindar dari gejala heteroskedastisitas dengan memenuhi syarat masing-masing variabel lebih besar dari 0,05. Berdasarkan tabel 6, masing-masing variabel signifikansi lebih besar dari 0,05. Analisis Regresi Linier Berganda Persamaan rumus analisis regresi linier berganda pada penelitian ini sebagai berikut: 3X1*X3 Sehingga. Y = 2,577 0,537X1 0,649X2 - 0,038X1*X3 - 0,001X2*X3 e JIMAS - Volume 3. No. Februari 2024 3X2*X3 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Hal 171-180 Keterangan: : Budgetary Slack : Konstanta 1 AAe 3 : Koefisien Regresi : Partisipasi Anggaran : Budget Emphasis XA3 : Pertimbangan Etika : Standar error Uji Hipotesis Tabel 7: Uji Hipotesis Model Constant 0,748 Partisipasi Anggaran 2,040 Budget Emphasis 3,060 Partisipasi Anggaran*Pertimbangan Etika -1,553 Budget Emphasis*Pertimbangan Etika -0,070 Tabel 8: Uji Determinasi R Square 0,841 0,707 Sig. 0,460 0,049 0,004 0,130 0,945 Adjusted R Square 0,671 Berdasarkan hasil tabel diatas dapat disimpulkan bahwa variabel partisipasi anggaran, budget emphasis, pertimbangan etika secara bersama-sama memengaruhi budgetary slack sebesar 67%. Sementara sisanya 33% dipengaruhi dari variabel diluar penelitian. PEMBAHASAN Pengaruh Partisipasi Anggaran (X. terhadap Budgetary Slack (Y)] Berdasarkan hasil uji parsial, nilai signifikansi untuk variabel partisipasi anggaran sebesar 0,049 dan t hitung sebesar 2,040. Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi anggaran memiliki pengaruh positif terhadap budgetary slack. Hasil dari pengujian variabel partisipasi anggaran sesuai dengan H1 yang menyatakan bahwa partisipasi anggaran berpengaruh positif terhadap budgetary slack. Hal ini membuktikan bahwa jika tingkat partisipasi anggaran dalam penyusunan anggaran meningkat, maka akan menyebabkan peningkatan budgetary slack atau kesenjangan anggaran. Dari hasil tersebut, pada PT. X diketahui bahwa adanya partisipasi anggaran dapat meningkatkan terjadinya budgetary slack. Agen yang berpartisipasi dalam menyusun anggaran memiliki kecenderungan untuk melakukan budgetary slack dengan mengusulkan anggaran yang lebih mudah untuk dicapai agar kinerjanya dinilai baik. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN BUDGET EMPHASIS TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN PERTIMBANGAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI Pengaruh Budget Emphasis (X. terhadap Budgetary Slack (Y) Berdasarkan hasil uji parsial, nilai signifikansi untuk variabel budget emphasis sebesar 0,004 dan t hitung sebesar 3,060. Hal ini menunjukkan bahwa budget emphasis memiliki pengaruh positif terhadap budgetary slack. Hasil dari pengujian variabel budget emphasis sesuai dengan H2 yang menyatakan bahwa budget emphasis berpengaruh positif terhadap budgetary slack. Hal ini memiliki arti bahwa adanya tingkat budget emphasis akan menyebabkan peningkatan pada budgetary slack. Adanya budget emphasis di mana mendapatkan tekanan dari pihak prinsipal dapat menyebabkan budgetary slack, karena penilaian kinerja didasarkan pada pencapaian target anggaran. Hal ini mendorong untuk menciptakan budgetary slack, yaitu perbedaan antara anggaran yang ditetapkan dan anggaran yang sebenarnya dibutuhkan, dengan tujuan untuk meningkatkan prospek kompensasi di masa Pengaruh Pertimbangan Etika (X. terhadap hubungan antara Partisipasi Anggaran terhadap Budgetary Slack (Y) Berdasarkan hasil uji parsial, interaksi antara variabel partisipasi anggaran dengan pertimbangan etika memiliki nilai signifikansi sebesar 0,130 dan t hitung sebesar -1,553. Sehingga disimpulkan bahwa pertimbangan etika tidak mampu memoderasi pengaruh partisipasi anggaran terhadap budgetary slack. Nilai koefisien variabel pertimbangan etika sebesar -1,553 tetapi tidak mendukung bahwa partisipasi anggaran berpengaruh positif terhadap budgetary slack, di mana pengaruh tersebut akan semakin lemah dengan adanya etika karena nilainya tidak signifikan sehingga pertimbangan etika ditolak. Pengaruh Pertimbangan Etika (X. terhadap hubungan antara Budget Emphasis terhadap Budgetary Slack (Y) Berdasarkan hasil uji parsial, interaksi antara variabel budget emphasis dengan pertimbangan etika memiliki nilai signifikansi sebesar 0,945 dan t hitung sebesar -0,070. Sehingga disimpulkan bahwa pertimbangan etika tidak mampu memoderasi pengaruh budget emphasis terhadap budgetary slack. Berdasarkan hasil analisis regresi, nilai koefisien variabel pertimbangan etika sebesar -0,070 menunjukkan bahwa pertimbangan etika tidak mampu memoderasi di mana hal ini tidak mendukung bahwa budget emphasis berpengaru positif terhadap budgetary slack. JIMAS - Volume 3. No. Februari 2024 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Hal 171-180 SIMPULAN Pengujian H1 yang menyatakan bahwa partisipasi anggaran (X. berpengaruh terhadap budgetary slack didukung. Hal ini membuktikan bahwa partisipasi anggaran dapat menyebabkan terjadinya budgetary slack. Pengujian H2 menyatakan bahwa budget emphasis (X. berpengaruh positif terhadap budgetary slack dudkung. Hal ini membuktikan bahwa terdapat tekanan dari atasan sehingga bawahan dapat menciptakan adanya budgetary slack. Pengujian H3 dan H4 yang menyatakan bahwa pengaruh pertimbangan etika terhadap hubungan antara partisipasi anggaran terhadap budgetary slack (X. dan bduget emphasis terhadap budegtary slack (X. tidak mampu memoderasi. DAFTAR REFERENSI Aisyah. , & Susilowati. PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI DAN PARTISIPASI ANGGARAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING. , 6. Anthony. , & Govindarajan. MANAGEMENT CONTROL SYSTEMS. Asniar Ridzal. , & Inong. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN PERTIMBANGAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bauba. 64, 2021. Fatimah. Abdullah. , & Meutia. International Journal of Current Science Research and Review The Influence of Budget Participation . Information Asymmetry , and Budget Emphasis on Budgetary Slack in Aceh Government. , 6461Ae6472. https://doi. org/10. 47191/ijcsrr/V6-i9-36 Fernanda. Yuliani. , & Utomo. Analisis sistem pengendalian manajemen Kinerja, 18. , 342Ae348. http://journal. id/index. php/KINERJA Junjunan. , & Yulianto. Pengaruh Partisipasi Anggaran dan Budget Emphasis terhadap Budgetary Slack pada Rumah Sakit. Jurnal Kajian Akuntansi, 3. , 109. https://doi. org/10. 33603/jka. Miyati, & Setiawan. Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Budgetary Slack Dengan Pertimbangan Etika Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Profita, 5. , 1Ae9. Murhaban. Adnan. Sistem https://repository. id/ 6166/1/BUKU Pengendalian Manajemen. SPM LENGKAP . Nurcahyo Adi. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN. INFORMASI ASIMETRI. PENEKANAN ANGGARAN. TERHADAP KESENJANGAN PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN BUDGET EMPHASIS TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN PERTIMBANGAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI ANGGARAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI. 01, 1Ae23. Panjaitan. Margaret. , & Carolina. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Budgetary Slack pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah di Propinsi Jawa Barat. Journal of Accounting. Finance. Taxation, and Auditing (JAFTA), 1. , 75Ae90. https://doi. org/10. 28932/jafta. Perdani. THE EFFECT OF BUDGET PARTICIPATION AND BUDGET EMPHASIS ON BUDGET SLACK WITH ORGANIZATIONAL COMMITMENT AS A MODERATING VARIABEL IN LOCAL GOVERNMENT AGENCIES. Sari. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN DENGAN PENEKANAN ANGGARAN, PERILAKU OPORTUNISTIK. KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN. DAN ETIKA SEBAGAI VARIABEL MODERASI. JIMAS - Volume 3. No. Februari 2024