INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 Systematic Literature Review: Peran Koperasi dalam Pemberdayaan UMKM untuk Mendukung SDGs Nurul Aulia Herlina Angganita. Luthfillah Habibi. UIN Sunan Ampel Surabaya . nurulanita034@gmail. com , 2. ismiluthfi@gmail. Abstrak. Adanya kesenjangan penelitian yang perlu diatasi melalui evaluasi literatur yang lebih komprehensif dikarenakan terdapat banyak penelitian tentang peran UMKM dan koperasi dalam perekonomian, masih belum banyak studi yang secara khusus menghubungkannya dengan pencapaian SDGs. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan literatur komprehensif untuk memahami peran koperasi syariah dalam mendukung UMKM dari perspektif Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. serta memberikan rekomendasi strategis guna memperluas peran koperasi syariah dan UMKM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 9 jurnal Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi syariah dan BMT berperan strategis dalam pemberdayaan UMKM, tidak hanya melalui akses permodalan, tetapi juga lewat pendampingan, pelatihan, serta penyediaan sarana usaha untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha. Kontribusi ini selaras dengan pencapaian SDGs, khususnya pengentasan kemiskinan (SDGs . , pertumbuhan ekonomi inklusif dan pekerjaan layak (SDGs . , serta inovasi dan keberlanjutan (SDGs 9, 10, dan . Sebagai contoh nyata. BMT NU Ngasem di Bojonegoro menunjukkan keberhasilan luar biasa, dari modal awal Rp63 juta pada 2012 berkembang menjadi aset sekitar Rp300 miliar pada 2023 tanpa sokongan perbankan. Selain menyediakan pembiayaan. BMT ini juga membangun ekosistem usaha melalui unit swalayan, food court, dan jaringan pemasaran yang mendukung anggotanya. Dengan demikian, koperasi syariah terbukti tidak hanya menjadi penyedia dana, tetapi juga mitra strategis bagi UMKM dalam memperkuat daya saing, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung Tujuan pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: Koperasi Syariah. UMKM. SDGs Abstract. There is a research gap that needs to be addressed through a more comprehensive literature review because, although there are many studieson the role of MSMEs and cooperatives in the economy, there are still not many studiesthat specifically relate them to the achievement of the SDGs. This research aims to conduct a comprehensive literature review to understand the role of Islamic cooperatives in supporting MSMEs from the perspective of the Sustainable Development Goals (SDG. and to provide strategic recommendations for expanding the role of Islamic cooperatives and MSMEs in supporting sustainable development. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) analyzing 9 relevant journals. The research findings indicate that Islamic cooperatives and BMTs play a strategic role in empowering MSMEs, not only thru access to capital but also thru mentoring, training, and the provision of business facilities to strengthen the capacity of business owners. This contribution aligns with the achievement of the SDGs, particularly poverty eradication INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 (SDG . , inclusive economic growth and decent work (SDG . , and innovation and sustainability (SDGs 9, 10, and . As a concrete example. BMT NU Ngasem in Bojonegoro demonstrates remarkable success, growing from an initial capital of Rp63 million in 2012 to assets of approximately Rp300 billion in 2023 without banking Beside providing financing, this BMT also builds a business ecosystem thru a convenience store unit, food court, and marketing network that supports its members. Thus. Islamic cooperatives have proven to be not only a source of funds but also a strategic partner for MSMEs in strengthening competitiveness, improving community welfare, and supporting the sustainable development Goals. Keywords: Sharia Cooperatives. MSMEs. SDGs PENDAHULUAN UMKM . saha mikro, kecil, dan menenga. sangat penting bagi perekonomian negara. Selain memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB. UMKM memiliki peran penting dalam penciptaan lapangan kerja dan distribusi pendapatan dalam masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan Jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai lebih dari 64 juta unit usaha hingga saat ini dan menyumbang lebih dari 60% dari PDB nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja Akibatnya. UMKM sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Dalam mendukung pengembangan UMKM, koperasi syariah hadir sebagai lembaga keuangan yang didirikan berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang mendorong pertumbuhan UMKM dengan memfasilitasi akses terhadap modal. Sebagaimana informasi yang disampaikan oleh Bagus Aryo yaitu perDesember 2022, terdapat 3. 912 koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (KSPPS) dengan jumlah anggota 4,6 juta orang dan total aset Rp20,67 Hal tersebut menegaskan bahwa peran penting koperasi syariah dalam ekosistem perekonomian nasional. Selain menyediakan pembiayaan, koperasi syariah juga berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM melalui pembangunan 1 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. AuPemerintah Dorong UMKM Naik Kelas. Tingkatkan Kontribusi Terhadap Ekspor Indonesia,Ay Ekon. Com, https://w. id/publikasi/detail/6152/pemerintah-dorong-umkm-naik-kelas-tingkatkan-kontribusiterhadap-ekspor-indonesia#::text=Peran UMKM sebagai tulang punggung,dari 64 juta unit usaha. 2 Iwan Rudi Saktiawan. AuWebinar KNEKS-IAEI: Peluang & Tantangan RUU Perkoperasian Bagi Koperasi Syariah,Ay KNEKS, last modified 2023, https://kneks. id/berita/565/webinar-kneks-iaei-peluang-tantangan-ruuperkoperasian-bagi-koperasi-syariah?category=1&utm_source=chatgpt. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 jaringan bisnis, literasi keuangan, dan pendampingan. Oleh karena itu, koperasi syariah memiliki dua tujuan: membantu UMKM mengatasi keterbatasan keuangan dan meningkatkan daya saing pasar mereka. Lebih lanjut, kontribusi UMKM dan koperasi syariah dapat dilihat pada kerangka SDGs. Hingga tahun 2024. Indonesia telah mencapai target SDGs sebesar 61,4 persen yang jauh melampaui capaian rata-rata global sebesar 17 persen 3. Peran tersebut memiliki hubungan yang kuat dengan sejumlah SDGs penting. Misalnya, , tujuan 1 (No Povert. untuk pengentasan kemiskinan, tujuan 8 (Decent Work and Economic Growt. untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dan tujuan 10 (Reduced Inequalitie. yang menekankan pengurangan Hal ini menunjukkan bahwa tujuan pembangunan sangat bergantung pada peran koperasi syariah dalam mendukung praktik usaha berbasis syariah. Terdapat kesenjangan penelitian yang perlu diatasi melalui evaluasi literatur yang lebih komprehensif karena, meskipun terdapat banyak penelitian tentang peran UMKM dan koperasi dalam perekonomian, masih belum banyak studi yang secara khusus menghubungkannya dengan pencapaian SDGs. Mengingat keadaan ini, tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan tinjauan literatur yang komprehensif guna memahami bagaimana koperasi syariah mendukung UMKM dari sudut pandang SDGs. Selain itu, penelitian ini akan memberikan rekomendasi strategis untuk perluasan koperasi syariah dan UMKM guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, diharapkan tinjauan ini akan berkontribusi pada literatur ilmiah. METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah studi literatur dengan metode Systematic Review (SR), juga dikenal sebagai Systematic Literature Review (SLR). SLR adalah metode sistematis untuk mengumpulkan, menguji secara kritis, yang menggabungkan dan mengumpulkan temuan dari berbagai penelitian terhadap topik atau pertanyaan penelitian4. Metode SLR dipilih dalam penelitian ini dengan beberapa pertimbangan mendalam. Pertama, topik mengenai koperasi 3 CNN Indonesia. AuBappenas Dorong UMKM Dan Kolaborasi Jadi Duet Percepatan Capaian SDGs,Ay CNN Indonesia, https://w. com/ekonomi/20241230112823-971182200/bappenas-dorong-umkm-dan-kolaborasi-jadi-duet-percepatan-capaian-sdgs#::text="Kuncinya adalah kolaborasi. ,harus dimanfaatkan," kata Pungkas. 4 Devina Norlita et al. AuSystematic Literature Review (Sl. : Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar,Ay JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora 2, no. : 209Ae219. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 syariah untuk pemberdayaan UMKM dan kaitannya dengan SDGs telah banyak diteliti dengan berbagai perspektif dan temuan yang tersebar. SLR dibutuhkan untuk mensintesis bukti-bukti dari penelitian-penelitian tersebut secara komprehensif, terstruktur, dan holistik. Kedua, melalui proses identifikasi dan evaluasi yang ketat. SLR memungkinkan peneliti untuk memetakan landscape penelitian terkini serta mengidentifikasi celah pengetahuan . esearch ga. yang dapat dijadikan dasar untuk penelitian di masa depan. Ketiga, dengan prosedurnya yang sistematis, transparan, dan dapat direplikasi. SLR meminimalisir bias dalam proses seleksi dan analisis literatur, sehingga meningkatkan akurasi, kredibilitas, dan akuntabilitas dari temuan penelitian yang dihasilkan. Oleh karena itu. SLR dinilai sebagai metode yang paling tepat dan robust untuk mencapai tujuan penelitian ini, yaitu memberikan tinjauan menyeluruh dan kritis terhadap landscape penelitian yang ada. Pencarian literatur dilakukan pada tanggal 16 September 2025. Strategi pencarian dilakukan secara manual menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan memanfaatkan database Google Scholar untuk menjangkau literatur yang luas, baik jurnal internasional maupun nasional. Kombinasi kata kunci dalam Bahasa Indonesia dan Inggris digunakan secara terpisah, yaitu: ("koperasi syariah" OR "syariah cooperativeA. AND ("UMKM" OR "MSME" OR "empowerment" OR "pemberdayaan") AND ("SDGs" OR "Sustainable Development Goals"). Pemilihan penelitian terdahulu mengacu pada kriteria sebagai berikut. Tabel 1 Kriteria Inklusi dan Eksklusi Kriteria Inklusi Kriteria Eksklusi Diterbitkan 2015 s/d 2025 Diterbitkan sebelum 2015 atau sesudah 2025 Artikel jurnal peer-reviewed Artikel jurnal non peer-reviewed Jurnal terakreditasi S1,S2,S3,S4,S5 Jurnal tidak terakreditasi Ditulis dalam bahasa Indonesia/Inggris Bukan berbahasa Indonesia/Inggris Terkait koperasi syariah. UMKM, dan Tidak relevan dengan koperasi syariah. UMKM. SDGs dan SDGs Empiris Non Empiris Dari hasil pencarian awal diperoleh 55 artikel. Selanjutnya, dilakukan proses seleksi berdasarkan judul, abstrak, dan teks lengkap dengan mengacu pada kriteria inklusi dan INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 eksklusi yang telah ditetapkan. Artikel yang tidak sesuai dikeluarkan dari daftar. Setelah melalui tahap penyaringan, tersisa 9 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih Untuk memudahkan proses pengelolaan data, artikel-artikel tersebut dicatat dan dikodekan secara manual menggunakan Microsoft Excel. Pertimbangan pemilihan metode manual ini adalah karena jumlah artikel yang dianalisis relatif terbatas, sehingga proses dapat dilakukan secara sederhana namun tetap sistematis. Proses ekstraksi dilakukan dengan mengambil informasi penting dari artikel yang lolos seleksi, kemudian dituangkan dalam tabel spreadsheet sebagai bahan analisis sistematis. Proses lengkap terkait pemilihan artikel Penyaringan Identifikasi disajikan pada gambar berikut: Artikel diidentifikasi: Google Sholar . Artikel yang dihapus sebelum penyaringan: Non peer-reviewed journal . Artikel yang Artikel setelah penyaringan . Tidak relevan dengan topik . Bukan riset INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 Penyaringan Laporan full teks ditelaah . Laporan dikecualikan: Laporan dinilai kelayakan . Termasuk Duplikat dihapus . Publikasi tidak sesuai seleksi . Tahun <2015 . Studi yang disertakan dalam ulasan . Gambar 1 Diagram alir terkait Langkah systematic Literature review Berdasarkan proses seleksi (Gambar . , diperoleh 9 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan teknik analisis tematik melalui enam tahap, yaitu memahami data, menyusun kode, mengidentifikasi tema . alam penelitian ini berupa kontribusi koperasi syariah dalam pemberdayaan UMKM serta relevansinya terhadap pencapaian SDG. , meninjau tema, mendefinisikan dan menamai tema, serta menyusun laporan akhir. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini menyajikan temuan-temuan utama yang diperoleh melalui proses seleksi literatur sistematis serta analisis mendalam terhadap kontribusi koperasi syariah dalam pemberdayaan UMKM dan relevansinya dengan pencapaian SDGs. Pembahasan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai temuan dari studi-studi terdahulu untuk memberikan sintesis yang komprehensif dan menjawab pertanyaan penelitian. Hasil Penelitian Berdasarkan proses seleksi literatur dengan menggunakan Systematic Literature Review (SLR), diperoleh 9 artikel terkait kontribusi koperasi syariah dalam pemberdayaan UMKM serta relevansinya terhadap pencapaian SDGs. Hasil analisis terhadap artikel-artikel tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga tema utama. Tabel 2 Temuan Penelitian Berdasarkan Tema Utama Tema Penulis dan Hasil Penelitian Tahun Akses Permodalan Mila Bistiana dan BMT Mandiri Artha Syariah memberikan Rachma Indrarini dana kepada UMKM dengan baik, tetapi . ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Usaha Stabilitas Pendanaan dapat dilakukan dengan UMKM COVID-19, membayar setelah pandemi, sehingga BMT memberikan kelonggaran waktu pembayaran dan lebih selektif dalam memberikan pendanaan. Uus Ahmad Hasil penelitian menunjukkan bahwa Husaeni dan Tini pembiayaan mikro syariah berpengaruh Kusmayati . Dewi perkembangan usaha UMKM anggota INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 BMT. Kontribusinya cukup besar, sekitar separuh dari variasi perkembangan usaha dapat dijelaskan oleh pembiayaan dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Uji kelayakan model juga mengonfirmasi bahwa pengaruh tersebut valid dan signifikan. SyuhadaAo KSPPS Mandiri Artha Syariah Lailaturrohmah memberikan pembiayaan kepada UMKM dengan baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang layanan Pendanaan pandemi COVID-19, tetapi banyak UMKM yang gagal membayar setelah pandemi, sehingga BMT memberikan kelonggaran waktu pembayaran dan lebih selektif dalam memberikan pendanaan. Pemberdayaan Btari Mariska Pelatihan ini meningkatkan kepercayaan Non-Finansial dan Purwaamijaya, diri, keterampilan pemasaran digital, dan Kapasitas Usaha dkk . kualitas produk UMKM. Pemanfaatan pasar, sementara dukungan pengemasan dan aspek hukum memperkuat legalitas Program ini berkontribusi pada rekomendasi pelatihan lanjutan serta dukungan berkesinambungan. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 Novia Yusfiyanti BMT telah berhasil menerapkan inklusi Laili keuangan syariah dengan dukungan Rohmawati modal sosial berupa nilai, kepercayaan. Kusumaningtias modal manusia, finansial, dan fisik. Fasilitas pembiayaan yang diberikan UMKM usaha dan mendorong pertumbuhan Pengawasan berjalan baik, namun kelemahan utamanya adalah belum adanya program pelatihan bagi nasabah, padahal hal tersebut penting untuk mendukung penguatan kapasitas UMKM. Ian Tubangsa, dkk peningkatan pengetahuan pengurus LPQ mengenai manajemen koperasi syariah dan peningkatan keterampilan para pelaku UMKM dalam inovasi produk Kegiatan ini telah berjalan sesuai dengan harapan yaitu memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar melalui peran lembaga pendidikan al-QurAoan (LPQ) yang bermitra dengan UMKM. Kontribusi Ropi Marlina dan Koperasi syariah berperan sebagai solusi terhadap SDGs Ade alternatif pembiayaan dan mitra strategis . Nurhayati bagi UMKM mebel di Cipacing melalui akad mudharabah dan musyarakah, serta INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 Ayu Nadia Putri. Pertumbuhan lembaga keuangan mikro dkk . syariah, termasuk BPRS dan BMT, menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek pembiayaan dan rasio Temuan ini menegaskan peran penting lembaga keuangan syariah dalam mendukung program pemerintah daerah sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya terkait peningkatan inklusif, dan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses permodalan. Literasi dan Iklusi Purwanto Widodo. Dapat Keuangan Faizi. Airlangga responden . %) sudah mengetahui atau Surya Kusuma, pernah mendengar mengenai produk Salma Asla Salsabila Praza. Hafizh Fadhilah Atmadja . Meskipun pengetahuan tersebut tidak menggugah menggunakan produk keuangan syariah, dimana hanya 34% responden yang memiliki atau pernah memiliki rekening bank syariah, dan hanya 34% responden yang pernah atau sedang mengajukan pembiayaan mikro syariah. Dari 34% atau 61 responden yang pernah atau sedang mengajukan pembiayaan mikro syariah, jumlah nominal yang diajukan mayoritas tidak terlalu besar, yaitu dibawah 10 juta rupiah. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 Selain temuan dari literatur, contoh nyata dari peran koperasi syariah dalam pemberdayaan UMKM yaitu BMT NU Ngasem di Bojonegoro. Berdiri pada tahun 2012 dengan modal awal yang relatif kecil, lembaga ini menunjukkan pertumbuhan luar biasa dengan aset yang kini mencapai sekitar Rp300 miliar serta jaringan 31 cabang di berbagai daerah Jawa Timur. Pertumbuhan tersebut dicapai bukan melalui dukungan perbankan, melainkan lewat pengelolaan internal yang profesional dan partisipasi aktif anggota. Berikut adalah tabel ringkasan temuan penelitian dan relevansinya dengan Konteks BMT NU Ngasem 5. Pembahasan Peran Ganda Koperasi Syariah: Akses Permodalan dan Stabilitas Usaha Temuan Penelitian mengonfirmasi peran ganda koperasi syariah dan BMT tidak hanya sebagai penyedia akses permodalan tetapi juga sebagai stabilisator usaha. Hal ini dapat dilihat pada penelitian Husaeni & Dewi . 6 yang menegaskan bahwa pembiayaan mikro syariah mampu mendorong perkembangan usaha secara signifikan, meskipun dalam praktiknya terdapat dinamika, seperti dalam penelitian yang dilakukan oleh Bistiana & Indrarini . 7 dan SyuhadaAo & Lailaturrohmah . 8 menunjukkan aspek adaptasi kelembagaan yang krusial yang dimana BMT merespons krisis kelonggaran pembayaran dan meningkatkan selektivitas dalam pembiayaan. Temuan ini menegaskan bahwa koperasi syariah beroperasi dengan paradigma mitra bisnis yang peduli pada keberlanjutan bukan sekedar kreditur. Konteks ini dapat diperkuat dengan contoh BMT NU Ngasem, yang tidak hanya berhasil menjaga stabilitas keuangan internal, tetapi juga tumbuh pesat tanpa sokongan perbankan. Dengan aset yang meningkat dari sekitar Rp63 juta pada 2012 menjadi Rp300 miliar pada 2023. BMT NU Ngasem menunjukkan bahwa strategi pembiayaan berbasis syariah yang inklusif dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kontribusi koperasi BMT Ngasem Bojonegoro, https://w. 6 Husaeni & Dewi . 7 Bistiana & Indrarini . 8 SyuhadaAo & Lailaturrohmah . AuSejarah BMT Ngasem,Ay Bmtnungasem. Com. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 syariah terhadap pencapaian SDGs, khususnya SDGs 1 (Pengentasan Kemiskina. dan SDGs 8 (Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja Laya. Bridging Capacity Gap: Dari Pembiayaan Menuju Pemberdayaan Komprehensif Meskipun Laili Kusumaningtias9 Mengungkap celah penting dalam ekosistem pemberdayaan UMKM yaitu ketiadaan program pelatihan bagi nasabah. Hal ini menciptakan kesenjangan kapasitas dimana akses finansial tidak diimbangi dengan peningkatan kemampuan manajerial dan teknis. Temuan oleh Purwaamijaya dkk. 10 dan Tubangsa dkk. 11 memberikan solusi atas kesenjangan ini dengan menunjukkan efektivitas pelatihan pemasaran digital dan inovasi produk. Implementasi di BMT NU Ngasem melalui model holding koperasi yang menyediakan sarana usaha . walayan, food court, hingga rumah canti. dan jaringan pemberdayaan komprehensif. Model ini tidak hanya menyediakan pembiayaan tetapi juga menciptakan ekosistem usaha terintegrasi yang berkontribusi terhadap SDGs 4 (Pendidikan Berkualita. dan SDGs 5 (Kesetaraan Gende. Kontribusi strategis terhadap Pembangunan Berkelanjutan Konvergensi antara koperasi syariah. UMKM dan SDGs terbukti dalam temuan Putri dkk. 12 dan Marlina & Nurhayati13. Koperasi syariah tidak hanya menjadi alternatif pembiayaan tetapi juga mitra strategis yang mendukung multiple goals pembangunan Diversifikasi usaha dan pembangunan infrastruktur lima lantai ole BMT NU Ngasem merepresentasikan kontribusi nyata terhadap SDGs 9 (Industri. Inovasi, dan Infrastruktu. Sementara menunjukkan komitmen SDGs 10 (Pengurangan Kesenjanga. dan SDGs 12 (Konsumsi Produksi Bertanggung Jawa. Apresiasi dari Gubernur Jawa Timur 9 Laili & Kusumaningtias . 10 Purwaamijaya et al. 11 Ian Tubangsa et al. AuPengembangan Koperasi Syariah Dalam Pemberdayaan UMKM Melalui Lembaga Pendidikan Al-QurAoan (LPQ) Di Kabupaten Pinrang,Ay Jurnal Pengabdian Multidisiplin 3, no. : 0Ae4. 12 Putri et al. 13 Marlina & Nurhayati . INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 mengindikasikan bahwa model ini memiliki potensi replikasi yang luas dalam strategi pembangunan daerah PENUTUP Simpulan Berdasarkan hasil analisis terhadap sembilan artikel melalui metode Systematic Literature Review (SLR), dapat disimpulkan bahwa koperasi syariah dan BMT memainkan peran multi-dimensi dalam pemberdayaan UMKM yang melampaui fungsi intermediasi keuangan konvensional. Pertama, sebagai penyedia akses permodalan yang signifikan berpengaruh terhadap perkembangan usaha, sekaligus berperan sebagai stabilisator dengan kebijakan adaptif selama krisis, seperti yang ditunjukkan melalui kelonggaran pembayaran Kedua, koperasi syariah bergerak menuju pendekatan pemberdayaan yang komprehensif dengan menyediakan pelatihan kapasitas, pendampingan usaha, dan ekosistem bisnis terintegrasi untuk mengatasi capacity gap yang kerap menghambat UMKM. Ketiga, kontribusi strategis koperasi syariah terbukti selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. , khususnya dalam pengentasan kemiskinan (SDG . , pertumbuhan ekonomi inklusif dan lapangan kerja layak (SDG . , industri dan inovasi (SDG . , serta pengurangan kesenjangan (SDG . Keberhasilan BMT NU Ngasem menjadi bukti empiris bahwa model keuangan syariah yang dikelola secara profesional, dengan strategi pertumbuhan organik dan pembangunan ekosistem usaha, mampu menjadi engine of growth yang inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM. Saran Berdasarkan temuan penelitian, diajukan beberapa rekomendasi strategis: Bagi Koperasi Syariah dan BMT: Memperkuat program capacity building dan literasi digital yang terintegrasi dengan skema pembiayaan, guna menjembatani kesenjangan antara akses modal dan peningkatan kapasitas usaha. Mengadopsi dan mengadaptasi model bisnis ekosistem yang holistik, mencontoh kesuksesan BMT NU Ngasem dalam menciptakan holding koperasi yang menyediakan tidak hanya pembiayaan, tetapi juga sarana usaha dan jaringan pemasaran bagi anggotanya. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 Meningkatkan tata kelola yang profesional dan transparan, serta terus berinovasi dalam produk dan layanan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan Bagi Pemerintah dan Pembuat Kebijakan: Membangun kemitraan strategis dan sinergi yang lebih kuat dengan koperasi syariah, melalui dukungan regulasi, pendampingan teknis, dan insentif yang mendukung pengembangan UMKM. Memfasilitasi replikasi model-model koperasi syariah yang sukses . eperti BMT NU Ngase. ke berbagai daerah, sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal dan pencapaian SDGs. Bagi Penelitian Selanjutnya: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor perilaku . ehavioural factor. yang mempengaruhi rendahnya tingkat adopsi layanan keuangan syariah meskipun literasinya cukup tinggi. Penelitian mendatang dapat menguji efektivitas model ekosistem koperasi syariah secara kuantitatif serta meneliti aspek tata kelola dan keberlanjutan . jangka panjang dari model tersebut. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 7 Nomor 2/ Desember 2025 DAFTAR PUSTAKA