Literature Review Efektifitas Terapi Musik Klasik terhadap Hipertensi Kehamilan Yulien Adam*1. Elisabeth M. Lalita1. Fonnie Kuhu1. Dian Pratiwi1. Irmasanti Fajrin1 1Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado Author's Email Correspondence (*): yulienadam15@gmail. ( 6281354600. ABSTRAK Hipertensi dalam kehamilan memiliki dampak yang serius pada kehamilan, seperti kematian bayi perinatal, asphyxia neonatorum, gawat janin, solusio plasenta, perdarahan dan kematian pada ibu. Kasus kematian ibu tahun 2017 AKI mencapai 359 per 100. 000 penduduk atau meningkat sekitar 57% bila dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2012, yaitu sebesar 228 per 100. 000 penduduk. Hal ini disebabkan karena terjadinya bumil resti . bu hamil dengan risiko tingg. yang salah satunya adalah terkena hipertensi dalam kehamilan. Tujuan : mengkaji efektivitas terapi musik klasik terhadap hipertensi dalam kehamilan berdasarkan telaah literature. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode literature review yang berkaitan dengan terapi musik klasik terhadap hipertensi dalam kehamilan. Sumber yang digunakan dalam penelitian merupakan publikasi tiga database yaitu google Scholar . PubMed . , dan researchgate . Jurnal yang digunakan dalam penelitian sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 10 jurnal dalam rentang waktu antara 2015-2021. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel atau jurnal Aumusic therapyAy. Auterapi musikAy AND Aublood pressureAy. AuhipertensiAyAND AupregnantAy. AykehamilanAy. Hasil dari kajian delapan jurnal diperoleh bahwa terapi musik efektif menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Literature dari delapan jurnal diperoleh bahwa terapi musik efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Kesimpulan terapi musik dengan jenis musik klasik efektif terhadap penurunan hipertensi dalam kehamilan dengan durasi 20 menit volume 50-60 desibel yang dapat dikombinasikan dengan terapi lainnya yaitu terapi rendam kaki dengan air hangat dan aromaterapi. Diharapkan terapi musik dapat menjadi salah satu terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah secara non-farmakologi agar dapat mengurangi kejadian hipertensi pada kehamilan. Kata Kunci: terapi musik klasik , hipertensi kehamilan Published by: Article history : Tadulako University Received : 04 11 2023 Address: Received in revised form : 28 12 2023 Jl. Soekarno Hatta KM 9. Kota Palu. Sulawesi Tengah. Accepted : 30 12 2023 Indonesia. Available online : 31 12 2023 Phone: 6282348368846 licensed by Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Email: preventifjournal. fkm@gmail. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 ABSTRACT Hypertension in pregnancy has a serious impact on pregnancy, such as perinatal infant mortality, neonatal asphyxia, fetal distress, placental abruption, bleeding and death in the mother. Maternal mortality cases in 2017. MMR reached 359 per 100,000 population or an increase of around 57% when compared to conditions in 2012, namely 228 per 100,000 population. This is due to the occurrence of pregnant women with high risk . regnant women at high ris. , one of which is hypertension during Objective: to examine the effectiveness of classical music therapy for hypertension in pregnancy based on scientific literature. This type of research uses a literature review method relating to classical music therapy for hypertension in pregnancy. The sources used in the research are publications from three databases, namely Google Scholar . PubMed . , and Researchgate . The journals used in the research met the inclusion criteria of 10 journals in the time period between 2015-2021. Keywords used in searching for articles or journals are "music therapy", "music therapy" AND "blood pressure", "hypertension" AND "pregnant", "pregnancy". The results of a study of eight journals showed that music therapy was effective in reducing blood pressure in pregnant women. Literature from eight journals showed that music therapy was effective in reducing blood pressure in pregnant women. The conclusion is that music therapy with classical music is effective in reducing hypertension in pregnancy with a duration of 20 minutes with a volume of 50-60 decibels which can be combined with other therapies, namely foot soak therapy with warm water and aromatherapy. It is estimated that music therapy can be a complementary therapy for lowering blood pressure nonpharmacologically in order to reduce the incidence of hypertension in pregnancy. Keywords : classical music therapy, hypertension, pregnancy women At least 3 words maximum of 5 words . apital letters are only found in the first keyword, separated by point commas (. ) and are not terminated on the last keywor. PENDAHULUAN Hipertensi selama kehamilan dapat berkembang menjadi preeklampsia yang merupakan masalah obstetri diseluruh dunia dan dapat menyebabkan morbiditas maupun mortalitas pada ibu dan bayi. Pada dasarnya terdapat dua jenis hipertensi selama kehamilan, yaitu hipertensi yang telah diderita sebelum hamil atau mulai diderita setelah beberapa bulan kehamilan dan hipertensi yang diderita pada kehamilan bulan kelima, enam, atau tujuh yang berhubungan dengan toxemia of pregnancy, yaitu keracunan kehamilan dengan ciri-ciri kenaikan tekanan darah, jaringan membengkak, dan kebocoran protein dari ginjal ke dalam urin . Hipertensi dalam kehamilan memiliki dampak yang serius pada kehamilan, seperti kematian bayi perinatal, asphyxia neonatorum, gawat janin, solusio plasenta, perdarahan pasca PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 persalina dan kematian pada ibu hamil . Hasil dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, menyatakan bahwa sepanjang tahun 2012-2017 kasus kematian ibu melonjak Pada tahun 2012 AKI mencapai 228 per 100. 000 penduduk terjadi peningkatan sekitar 57% pada tahun 2017 yaitu sebesar 359 per 100. 000 penduduk. Hal ini disebabkan karena terjadinya bumil risti . bu hamil dengan risiko tingg. yang salah satunya adalah terkena hipertensi dalam Penyebab kematian ibu terbesar di Indonesia di dominasi oleh tiga penyebab utama yaitu perdarahan sebesar 30,3%, hipertensi dalam kehamilan (HDK) sebesar 27,1% dan infeksi 7,3%. Sementara itu penyebab lain-lain juga berperan cukup besar dalam kematian ibu, sebesar 40,8%. Penyebab lain-lain tersebut seperti kondisi kanker,ginjal,jantung, tuberkolosis, dan penyakit lainnya yang diderita ibu Berdasarkan Target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG. yaitu diharapkan AKI dan AKB yaitu pada tahun 2030 AKI menjadi 70/100. 000 KH, dan AKB menjadi 25/1. 000 KH . Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara tahun 2019, jumlah kasus kematian ibu sebanyak 51 kasus dengan penyebab kematian hipertensi dalam kehamilan 8 . ,6%), perdarahan 16 . ,3%), dan lain-lain 27 . ,9%). Pada tahun 2020 jumlah kasus kematian ibu meningkat dibandingkan pada tahun 2019 yaitu jumlah kasus kematian ibu sebanyak 57 kasus dengan penyebab kematian hipertensi dalam kehamilan 10 . ,5%), perdarahan 24 . ,1%), infeksi 2 . ,5%) dan lain-lain 17 . ,8%) . Berdasarkan data kabupaten minahasa selatan pada tahun 2019 kematian ibu sebanyak 6 kasus dengan penyebab kematian diantaranya 5 kasus perdarahan, dan 1 kasus corona virus disease 2019 (Covid-. Tahun 2020 sebanyak 8 kasus kematian ibu disebabkan oleh 1 kasus pre-eklampsia, 1 kasus eklampsia dan 6 kasus perdarahan . Upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui 4 pilar utama Safe Motherhood yaitu: keluarga berencana, asuhan antenatal, persalian bersih dan aman serta pelayanan obstetric esensial. Upaya lain melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) untuk deteksi dini, menghindari resiko pada kehamilan, menyediakan Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal Komprehensif (PONEK) . Penanganan resiko ibu hamil dengan hipertensi dilakukan dengan konvensional yaitu obat penurun hipertensi, tetapi pengobatan yang konvensinal ini banyak kendalanya karena berkaitan dengan ibu hamil yang pasti akan berkaitan dengan janin yang kandungnya, jadi diperlukan terapi PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 komplementer yaitu dengan terapi musik yang merupakan usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Pemberian terapi musik efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu dengan hipertensi dalam kehamilan. Penelitian lain juga melaporkan terapi musik dengan rataAerata durasi 30 menit selama 1 bulan menunjukkan hasil yang signifikan terhadap penurunan hipertensi pada ibu hamil . Terapi musik merupakan terapi yang universal dan bisa diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan ke bagian otak yang memproses emosi . istem limbi. Terapi musik telah terbukti efektif dalam memanipulasi reaksi stres, kecemasan, rasa sakit, dan ketegangan otot . Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul AuLiterature Review Efektifitas Terapi Musik terhadap Hipertensi dalam KehamilanAy. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji efektivitas terapi musik klasik terhadap hipertensi dalam kehamilan berdasarkan telaah literature. METODE Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, akan tetapi dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti Sumber data sekunder yang didapat berupa artikel atau jurnal yang relevan dengan topik peneliti baik nasional maupun internasional. Pencarian artikel atau jurnal dalam literature review ini menggunakan tiga database yaitu Google Scholar sebanyak 19 jurnal. PubMed sebanyak 7 jurnal, dan researchgate sebanyak 5 jurnal. Pencarian artikel atau jurnal menggunakan keyword atau boolean operator (AND. OR NOT or AND NOT) yang digunakan untuk memperluas atau menspesifikkan pencarian sehingga mempermudah dalam penentuan artikel atau jurnal yang Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel atau jurnal yaitu Aumusic therapyAy,Auterapi musikAy AND Aublood pressureAy. AuhipertensiAy AND AupregnantAy. AykehamilanAy. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 Strategi PICOS (Population,Intervention,Comparatin,Outcome. Study Design Publication dan Languag. Seleksi studi disesuaikan dengan tujuan dari literature review yang disajikan dalam bentuk PRISMA flow diagram melalui publikasi tiga data base yaitu Google Scholar . Researchgate . dan Pubmed . sehingga diperoleh sebanyak 31 jurnal yang sesuai dengan kata kunci. Hasil pencarian yang ditemukan kemudian diperiksa duplikasi tidak ditemukan jurnal yang sama. Peneliti kemudian melakukan skrining berdasarkan judul, abstrak dan full text . = . jurnal yang disesuaikan dengan tema literature review. Assessment yang dilakukan berdasarkan kelayakan terhadap kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 10 jurnal yang bisa dipergunakan dalam Diagram Flow di bawah ini: PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 HASIL Berdasarkan literature-literature yang ditelaah didapatkan fakta bahwa dalam penelitian oleh Cao et al. , . terapi musik dimulai dua jam setelah sarapan dan dua jam setelah makan malam dan berlangsung selama 30 hingga 60 menit setiap hari untuk setiap pasien dengan volume antara 50 hingga 60 desibel diperoleh bahwa tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolic, kecemasan, depresi, dan kadar serum angiotensin semuanya secara signifikan lebih rendah setelah mendapatkan terapi musik dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan terapi musik . Kecemasan dapat disebabkan karena beberapa factor seperti usia, pekerjaan, pendidikan, dan paritas ibu hamil . Penelitian lainnya masih berkaitan dengan pemanfaatan terapi musik dengan kombinasi aromaterapi dilakukan oleh Maisi et al. , . aromaterapi diberikan selama 20 menit sedangkan untuk terapi musik menggunakan musik klasik Mozart dan diberikan selama 20 menit. Kelompok kombinasi diberikan aromaterapi dan musik klasik secara bersamaan, dan kelompok kontrol mendapatkan pelayanan standar untuk ibu hamil. Perbedaan teknik yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa ada pengaruh yang signifikan aromaterapi lavender dan terapi musik klasik dalam menurunkan darah tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi. Terapi musik lebih efektif dibandingkan aromaterapi lavender. Namun, kombinasi dari kedua intervensi lebih efektif daripada aromaterapi lavender atau terapi musik saja . Ibu hamil untuk dibiasakan melakukan terapi musik terlebih dahulu harus diberikan pengetahuan tentang manfaat terapi musik. Ibu hamil yang sudah mengerti manfaat terapi musik akan mudah memahami informasi dan manfaatnya . Penelitian oleh Sundar. Ramesh & PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 Anandraj . yang menggunakana musik instrumental sebanyak 3 sesi, durasi setiap sesi adalah 15 menit dengan menggunakan musik instrumental piano, gital dan seruling. Tekanan darah diukur sebelum intervensi dan sesudah intervensi sehingga diperoleh hasil bahwa musik instrumental dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil trimester i pre-hipertensi. Serupa dengan penelitian oleh Toker & Komurcu . dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi musik klasik memiliki efek pada detak jantung janin dan menurunkan tekanan darah pada Menurut Bala & Viswanath . terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah ibu hamil sebelum intervensi musik klasik dan sesudah intervensi klasik sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberina terapi musik klasik selama 20 menit per sesi dengan frekuensi 2 kali sehari selama 3 hari efektif menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Penelitian lainnya oleh Purwati . yang membandingkan terapi musik klasik dan terapi murrotal dengan durasi masing-maisng 20 menit dengan volume 50%, menunjukkan hasil tidak ada perbedaan antara terapi murrotal dan terapi musik klasik dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil sehingga direkomendasikan ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi secara rutin menggunakan salah satu jenis musik ini . erapi murrotal dan terapi musik klasi. sehingga tekanan darah turun selama kehamilan . Terapi music dapat membuat rileks. Perasaan rileks membantu melawan rasa lelahh dn mengurangi ketegangan otot . Terapi musik diterapkan pada wanita hamil dengan preeklampsia sebagai metode perawatan komplementer dapat mengurangi neuroendokrin dan rangsangan sistem saraf simpatik, menyebabkan peningkatan pelepasan endorfin dan kedamaian dan kepuasan perasaan yang terbentuk dalam diri individu. Rangsangan musik, terutama ritme dan tempo, dapat digunakan untuk mengubah respons fisiologis tubuh . enyut jantung. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 pernapasan, tekanan dara. , psikologis dan fisik kesejahteraan biologis seseorang. Terapi musik memiliki bukti efektif dalam menurunkan reaksi stres, kecemasan, nyeri, dan otot ketegangan . Terapi musik telah terbukti signifikan secara tidak langsung menurunkan kecemasan dan depresi penderita hipertensi, meningkatkan kualitas hidup, menurunkan tekanan darah pasca operasi berfluktuasiasi, mengurangi kemungkinan perdarahan ulang dan rata-rata lama rawat inap hipertensi pasien dengan perdarahan serebral, dan pro-memberikan pasien dengan prognosis positif setelah operasi perdarahan serebral hipertensi. Musik klasik termasuk jenis musik alkaline. Musik alkaline dapat memicu hormon kebahagiaan seperti endorfin dan serotonin. Selain itu, menghasilkan sekresi hormon stres ACTH. Hormon-hormon ini mempengaruhi berbagai aktivitas tubuh termasuk regulasi tekanan darah. Jenis alkaline ini juga mampu membawa pendengar dari induksi otak beta . menjadi alpha . kondisi saat individu masih sadar . Penelitian kombinasi lainnya oleh Ambarsari. Hidayati and Ermiati . yang melakukan penelitian kombinasi rendam kaki dan musik klasik terhadap tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi sebelum intervensi dilakukan pengukuran tekanan darah kemudian diberikan terapi kombinasi yaitu memberikan terapi rendam kaki setinggi 15 cm diatas mata kaki di air hangat dengan suhu 390c -420c dan musik klasik secara bersamaan selama 15 menit kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah kembali. Hasil yang diperoleh terdapat penurunan tekanan darah sistolik dengan ratarata 14,43 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik sebesar 10,83 mmHg dengan nilai p value 0,000 < 0,05, yang berarti ada pengaruh terapi kombinasi terhadap penurunan tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi . Berdasarkan fakta dan teori diatas, penelitian berasumsi secara keseluruhan ditemukan bahwa terapi musik klasik efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dapat dikombinasikan PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 dengan terapi lainnya seperti rendam kaki dengan air hangat dan aromaterapi lavender sehingga terapi musik dapat direkomendasikan sebagai terapi komplementer dalam mengatasi masalah hipertensi pada ibu hamil. PEMBAHASAN Masalah hipertensi dalam kehamilan terbagi menjadi beberapa jenis yaitu hipertensi kronis . erjadi pada usia kehamilan dibawah 20 mingg. , hipertensi gestasional . erjadi setelah usia kehamilan 20 minggu tanpa gejala trias preeclampsi. , preeclampsia . ipertensi disertai proteinuria serta bengka. , eklampsia . reeclampsia disertai kejan. Hipertensi atau gangguan pada pembuluh darah dapat mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh lainnya, sehingga jantung harus bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh . Hipertensi dalam kehamilan memiliki dampak yang serius pada kehamilan, seperti kematian bayi perinatal, asphyxia neonatorum, gawat janin, solusio plasenta, perdarahan pasca persalinan . Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegahan terjadinya hipertensi meliputi relaksasi, guided imagery, progressive muscle relaxation, hipnoterapi dan terapi musik klasik. Terapi musik merupakan terapi yang universal dan bisa diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan ke bagian otak yang memproses emosi . Berdasarkan literature-literature yang ditelaah mendapatkan fakta bahwa terapi musik dimulai dua jam setelah sarapan dan dua jam setelah makan malam dan berlangsung selama 30 hingga 60 menit setiap hari untuk setiap pasien dengan volume antara 50 hingga 60 desibel diperoleh bahwa PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolic, kecemasan, depresi, dan kadar serum angiotensin semuanya secara signifikan lebih rendah setelah mendapatkan terapi musik dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan terapi musik . Penelitian lainnya masih berkaitan dengan pemanfaatan terapi musik dengan kombinasi aromaterapi diberikan selama 20 menit sedangkan untuk terapi musik menggunakan musik klasik Mozart dan diberikan selama 20 menit. Kelompok kombinasi diberikan aromaterapi dan musik klasik secara bersamaan, dan kelompok kontrol mendapatkan pelayanan standar untuk ibu hamil. Perbedaan teknik yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa ada pengaruh yang signifikan aromaterapi lavender dan terapi musik klasik dalam menurunkan darah tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi. Terapi musik lebih efektif dibandingkan aromaterapi lavender. Namun, kombinasi dari kedua intervensi lebih efektif daripada aromaterapi lavender atau terapi musik saja . Musik instrumental sebanyak 3 sesi, durasi setiap sesi adalah 15 menit dengan menggunakan musik instrumental piano, gital dan seruling. Tekanan darah diukur sebelum intervensi dan sesudah intervensi sehingga diperoleh hasil bahwa musik instrumental dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil trimester i pre-hipertensi . Serupa dengan penelitian yang menunjukkan bahwa terapi musik klasik memiliki efek pada detak jantung janin dan menurunkan tekanan darah pada ibu . Terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah ibu hamil sebelum intervensi musik klasik dan sesudah intervensi klasik sehingga dpaat disimpulkan bahwa pemberina terapi musik klasik selama 20 menit per sesi dengan frekuensi 2 kali sehari selama 3 hari efektif menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Penelitian lainnya yang membandingkan terapi musik klasik dan terapi murrotal dengan durasi masing-maisng 20 menit dengan volume 50%, menunjukkan hasil tidak ada perbedaan antara terapi murrotal dan terapi musik klasik dalam menurunkan tekanan darah pada ibu PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 hamil sehingga direkomendasikan ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi secara rutin menggunakan salah satu jenis musik ini . erapi murrotal dan terapi musik klasi. sehingga tekanan darah turun selama kehamilan . Terapi musik diterapkan pada wanita hamil dengan pre-eklampsia sebagai metode perawatan komplementer dapat mengurangi neuroendokrin dan rangsangan sistem saraf simpatik, menyebabkan peningkatan pelepasan endorfin dan kedamaian dan kepuasan perasaan yang terbentuk dalam diri Rangsangan musik, terutama ritme dan tempo, dapat digunakan untuk mengubah respons fisiologis tubuh . enyut jantung, pernapasan, tekanan dara. , psikologis dan fisik kesejahteraan biologis seseorang . Terapi musik memiliki bukti efektif dalam menurunkan reaksi stres, kecemasan, nyeri, dan otot ketegangan . Terapi musik telah terbukti signifikan secara tidak langsung menurunkan kecemasan dan depresi penderita hipertensi, meningkatkan kualitas hidup, menurunkan tekanan darah pasca operasi berfluktuasiasi, mengurangi kemungkinan perdarahan ulang dan rata-rata lama rawat inap hipertensi pasien dengan perdarahan serebral, dan promemberikan pasien dengan prognosis positif setelah operasi perdarahan serebral hipertensi . Musik klasik termasuk jenis musik alkaline. Musik alkaline dapat memicu hormon kebahagiaan seperti endorfin dan serotonin. Selain itu, menghasilkan sekresi hormon stres ACTH. Hormonhormon ini mempengaruhi berbagai aktivitas tubuh termasuk regulasi tekanan darah. Jenis alkaline ini juga mampu membawa pendengar dari induksi otak beta . menjadi alpha . kondisi saat individu masih sadar . Penelitian kombinasi lainnya yang melakukan penelitian kombinasi rendam kaki dan musik klasik terhadap tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi sebelum intervensi dilakukan pengukuran tekanan darah kemudian diberikan terapi kombinasi yaitu memberikan terapi rendam kaki setinggi PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 15 cm diatas mata kaki di air hangat dengan suhu 390c-420c dan musik klasik secara bersamaan selama 15 menit kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah kembali. Hasil yang diperoleh terdapat penurunan tekanan darah sistolik dengan rata-rata 14,43 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik sebesar 10,83 mmHg dengan nilai p value 0,000 < 0,05, yang berarti ada pengaruh terapi kombinasi terhadap penurunan tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi . Berdasarkan fakta dan teori diatas, ditemukan bahwa terapi musik klasik cukup efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dapat dikombinasikan dengan terapi lainnya seperti rendam kaki dengan air hangat dan aromaterapi lavender sehingga terapi musik dapat direkomendasikan sebagai terapi komplementer dalam mengatasi masalah hipertensi pada ibu hamil. KESIMPULAN DAN SARAN Terdapat delapan jurnal yang terkait dengan terapi musik terhadap penurunan hipertensi dalam kehamilan, dengan durasi 20-60 menit frekuensi 2 kali sehari, volume 50-60 desibel serta dapat dikombinasikan dengan terapi rendam kaki dengan air hangat dan aromaterapi. DAFTAR PUSTAKA