2429 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI MUDAHNYA BERKEBUN MELALUI MEDIA HIDROPONIK PADA IBU - IBU PKK DI DESA PURBAYAN. KECAMATAN BAKI, KABUPATEN SUKOHARJO Oleh Bhimo Rizky Samudro1. Muhammad Bagus Sistriatmaja2*. Andri Prasetyo3. Yogi Pasca Pratama4. Albertus Maqnus Soesilo5. Bambang Irawan6. Agustinus Suryantoro7. Luthfi Sultan Jauhary Lito8 1,2,3,4,5,6,7,8Universitas Sebelas Maret E-mail: 2*bagussistriatmaja@staff. Article History: Received: 26-03-2025 Revised: 03-04-2025 Accepted: 29-04-2025 Keywords: Lahan. Sistem Hidroponik. Pupuk Abstract: Pertanian merupakan kegiatan yang dilakukan oleh nenek moyang kita sejak dahulu kala. Kegiatan pertanian yang lebih spesifik di sektor pertanian dapat menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat/petani. Petani sudah terbiasa dengan sistem pertanian konvensional, yaitu mengolah tanah terlebih dahulu, kemudian menunggu hujan reda adalah waktu yang tepat untuk menanam. Tentu saja, itu bukan operasi yang efisien jika membandingkan zaman kuno dengan zaman modern seperti sekarang ini. Dimasakini sudah banyak terjadi alih fungsi lahan yang kemudia dijadikan perkebunan sawit yang tentu saja berdampak untuk tanah dan lingkungan sekitar. Teknologi bercocok tanam dengan sistem hidroponik dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan atau lahan kebun, untuk dapat memanfaatkannya sebagai sumber pendapatan yang memadai. fokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman, atau dalam arti konvensional pertanian tanpa lahan. Teknologi hidroponik dimulai dengan meningkatkan perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman. Pertumbuhan tanaman tetap dapat berkembang secara normal jika unsur hara yang diperlukan selalu tersedia. Dalam konteks ini, fungsi pendukung tanah untuk tanaman digantikan oleh pupuk PENDAHULUAN Di negara maju, kegiatan pertanian dapat dilakukan dengan cara yang lebih nyaman, terkontrol dan terjadwal. Sistem bercocok tanam yang sudah berkembang tetapi sudah ada sejak lama adalah sistem hidroponik (Darmawaningsih et al. , 2022. Mavianti & Irawan. Hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tanah sebenarnya merupakan tempat tumbuhnya tanaman yang dapat digantikan dengan media inert, seperti pasir, arang, rock wool, cotton wool, kerikil, dll. Di daerah dengan lahan/profitabilitas yang buruk, metode hidroponik menghasilkan praktik pertanian yang http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 berkembang dengan baik (Rohman et al. , 2021. Yulita & Ardiansyah, 2. Metode bercocok tanam hidroponik dapat menghasilkan hasil produksi yang berkualitas tinggi dan dapat meningkatkan nilai jual hasil panen (Fathoni, 2020. Rizka, 2. Di Desa Purbayan, sebagian besar lahan digunakan untuk bercocok tanam komoditas Keterbatasan lahan yang ada di desa tersebut mendorong masyarakat untuk mencari alternatif dalam bercocok tanam. Salah satu alternatif yang dapat dijadikan solusi adalah hidroponik. Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah dan menggunakan media air yang dihasilkan dari proses penguraian unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Dalam hidroponik, pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman diolah dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman sehingga mampu memberikan nutrisi yang Dengan hidroponik, lahan yang digunakan pun menjadi lebih efisien dan dapat menekan terjadinya erosi tanah. Namun, budidaya tembakau juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu dampak negatif yang dihasilkan adalah erosi tanah (Ayu, 2021. Yahya et al. , 2. Pembukaan lahan untuk budidaya tembakau memicu terjadinya erosi tanah yang mengakibatkan perubahan ketersediaan air. Selain itu, penggunaan pestisida pada budidaya tembakau juga dapat mempengaruhi kesuburan tanah dan menyebabkan penyebaran hama dan penyakit tanaman. Dengan menggunakan hidroponik sebagai alternatif, masyarakat dapat membantu mengurangi dampak negatif dari budidaya tembakau (Fuada et al. , 2023. Prayoga et al. , 2. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Purbayan mengenai hidroponik diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat dalam bercocok tanam yang efektif dan efisien. Penggunaan hidroponik sebagai alternatif budidaya tanaman dapat membantu masyarakat dalam mengatasi keterbatasan lahan dan menekan dampak negatif dari budidaya tembakau pada lingkungan. Selain itu, hidroponik juga dapat menjadi sarana pendidikan dan pelatihan pertanian modern bagi anak-anak hingga orang tua. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan di Desa Purbayan. Untuk menciptakan kondisi masyarakat hidup sehat dan sejahtera di masa depan, meningkatkan swasembada pangan, menjamin ketahanan pangan, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan luas, metode hidroponik menjadi pilihan yang tepat (Justicia, 2022. Mulyandari et al. , 2019. Wulandari, 2. Hidroponik merupakan solusi pertanian yang menggunakan teknologi sederhana untuk mempermudah bercocok tanam (Prayoga et al. , 2023. Sukirno & Sidiq, 2019. Yulita & Ardiansyah, 2. Hidroponik memiliki kemampuan untuk menghasilkan tanaman yang lebih aman, bebas dari hama dan penyakit tular tanah, dapat dijadikan mata pencaharian baru bagi petani dan pengangguran, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Sumber nutrisi dan jika ditanam dalam skala besar, dapat meningkatkan ekspor, menghasilkan buah dan sayuran segar dan berkualitas tinggi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan mata uang negara (Rizka, 2022. Suharto, 2019. Wulandari, 2. Hidroponik juga memiliki manfaat bagi lingkungan sosial karena dapat digunakan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan pertanian modern dari anak-anak hingga orang tua, memperindah lingkungan dengan jejak pertanian, dan merupakan pertanian yang bersih dan sehat di pedesaan tanpa mencemari lingkungan (Prayoga et al. , 2023. Rizka, 2. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Kemunculan hidroponik didasari oleh keyakinan bahwa tanaman dapat tumbuh dengan baik dimana saja asalkan kebutuhan nutrisi . nya terpenuhi. Dalam konteks ini, media nontanah hanya berfungsi sebagai penyangga tanaman agar tidak rebah, dan air penting bagi pertumbuhan tanaman. Air disini bukanlah air biasa melainkan air yang dihasilkan dari proses penguraian unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Jadi, hidroponik dimulai dengan petani memperhatikan jenis pupuk dan pentingnya kualitas pupuk untuk pertumbuhan Berdasarkan penjelasan di ataslah mengapa kami ingin mensosialisakikan kepada warga masyarakat melalui ibuk-ibuk PKK desa Purbayan mengenai media Hidroponik sebagai media dalam membantu penanaman sayur atau berkebun. Hidroponik merupakan suatu metode bercocok tanam yang tidak menggunakan tanah sebagai media tanam, melainkan menggunakan air dan pupuk yang kaya akan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman. Dalam hidroponik, tanaman ditanam pada media yang dapat menopang tanaman agar tidak rebah. Hal ini menjadikan hidroponik sebagai pertanian modern yang ramah lingkungan, karena tidak mencemari lingkungan dan dapat diterapkan di berbagai lokasi, termasuk pedesaan. Selain itu, hidroponik juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan pertanian modern, terutama bagi anak-anak dan orang tua. Keberadaan hidroponik sebagai alternatif pertanian modern didasari oleh keyakinan bahwa tanaman dapat tumbuh dengan baik dimana saja, asalkan kebutuhan nutrisi terpenuhi (Adhywirawan Sutarjo et al. , 2021. Seni, 2. Dalam hidroponik, penting untuk memperhatikan jenis dan kualitas pupuk yang diberikan pada tanaman, karena pupuk merupakan sumber nutrisi bagi pertumbuhan tanaman. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas hasil panen, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar. Dalam konteks ini, penggunaan hidroponik menjadi penting untuk memperkenalkan metode pertanian modern yang lebih efektif dan efisien bagi masyarakat Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Desa Purbayan, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menerapkan konsep hidroponik pada kegiatan bercocok tanam Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sosialisasi ini juga dapat membuka wawasan dan memperkenalkan alternatif pertanian modern yang ramah lingkungan dan efisien bagi masyarakat pedesaan. Dengan demikian, hidroponik dapat menjadi solusi dalam menjawab tantangan pertanian masa depan, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Purbayan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah ini menggunakan metode ceramah dan pemberian contoh. Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi mengenai hidroponik pada peserta yang terdiri dari ibu-ibuk PKK di Desa Purbayan. Materi yang dibawakan adalah mengenai apa itu hidroponik beserta keunggulan-keunggulan dari budidaya tanaman melalui hidroponik yang disampaikan secara sistematis agar dapat membuka wawasan peserta. Kemudia kegiatan dilanjutkan dengan pemberian contoh atau simulasi bagaimana cara penanaman melalui media hidroponik dengan baik dan benar serta pemberian contoh dari hasil pangan yang dibudidayakan melalui media hidroponik. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi dari tri dharma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian Dalam konteks kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Purbayan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah, fokus utama adalah memberikan edukasi mengenai metode budidaya tanaman hidroponik. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan pemberian contoh, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta, terutama ibu-ibu PKK di Desa Purbayan. Tahap awal dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi mengenai hidroponik. Materi yang disampaikan mencakup penjelasan mengenai apa itu hidroponik serta keunggulan-keungulan dari budidaya tanaman melalui hidroponik. Penjelasan yang disampaikan harus sistematis agar peserta dapat memahami materi dengan Peserta akan mendapatkan pemahaman tentang bagaimana cara merawat dan menanam tanaman hidroponik serta jenis-jenis media yang dapat digunakan. Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan memberikan contoh atau simulasi bagaimana cara penanaman melalui media hidroponik dengan baik dan benar serta pemberian contoh dari hasil pangan yang dibudidayakan melalui media hidroponik. Pemberian contoh dan simulasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta mengenai aplikasi langsung dari pengetahuan yang telah Dengan demikian, peserta dapat lebih mudah memahami dan menerapkan konsep hidroponik pada kegiatan budidaya mereka sendiri. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan masyarakat dapat memiliki alternatif dalam bercocok tanam yang lebih efektif dan efisien. Pemberian contoh dan simulasi pada kegiatan pengabdian masyarakat tentang hidroponik di Desa Purbayan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta. Melalui contoh dan simulasi yang diberikan, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana cara penanaman melalui media hidroponik yang baik dan benar serta bagaimana hasil pangan yang dibudidayakan melalui media hidroponik. Dengan demikian, peserta dapat lebih mudah memahami dan menerapkan konsep hidroponik pada kegiatan budidaya mereka sendiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diharapkan dapat memberikan alternatif dalam bercocok tanam yang lebih efektif dan efisien. Metode hidroponik dapat menghasilkan produk pertanian yang lebih cepat dan berkualitas tinggi dengan menggunakan air dan nutrisi yang tepat. Hal ini berbeda dengan cara bercocok tanam konvensional yang memerlukan lahan yang luas dan pemupukan yang seringkali tidak tepat. Dengan adanya alternatif bercocok tanam seperti hidroponik, masyarakat diharapkan dapat memperoleh hasil panen yang lebih besar dan berkualitas tinggi. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan juga dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat mengenai pertanian yang lebih modern dan Kegiatan ini dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru dalam bidang pertanian. Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memperkuat keterkaitan antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 HASIL Sebelum terlaksananya sosialisasi kepada ibu-ibu PKK Desa Purbayan, dilakukan pembekalan berupa modul bahan agar dapat melakukan sosialisasi hasil pembuatan tanaman hidroponik. Penggunaan media hidroponik dilakukan untuk mendukung pertumbuhan awal tanaman dan tempat tanaman tersebut didirikan. Media yang digunakan harus dapat mengalirkan udara dan air yang dibutuhkan tanaman. Budidaya agregat: menggunakan sarana berupa agregat. Ada dua jenis anorganik: pasir, kerikil, batuan dan Organik: sabut, serbuk gergaji, arang sekam padi. Pada kasus ini kami menggunakan tissu bekas dan barang barang bekas lainnya yang aku olah sedemikian rupa agar dapat digunakan kembali sebagai wadah berjalannya proses berkebun. Bahan dan media yang digunakan merukakan barang bekas tak terpakai yang di daur ulang kembali menjadi wadah dan tempat untuk media sayur tumbuh. Dapat dilihat dari gambar 1 wadah yang digunakan merupakan bekas dari air kemasan saset dan stairofoam bekas makanan. Gambar 2 terlihat wadah yang gunakan adalah bekas kaleng cat yang dimodifikasi agar dapat menjadi media tanam. Dan pada gambar 3 merupakan proses pembuatan rak susun sebagai tempat penyimpanan tanaman hidroponik. Gambar 1. Pembuatan Media Tampungan Air dan Tanaman Kangkung yang akan Diletakkan di Media Rak Susun Pada tahap ini dimulai dengan pemberian materi mengenai apa itu hidroponik yang mencakup tata cara merawat dan menanam, jenis-jenisnya serta keunggulan dari penanaman menggunakan hidroponik ini. Ini dilakukan agar para peserta dapat memahami materi menyeluruh dan paham bagaimana bentuk dan perawatan tanaman hidroponik dengan benar guna mencegah terjadinya kegagalan dalam proses penanaman. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 12 Mei 2025 Gambar 2. Pembuatan Wadah Tempat Media Tanam yang Akan disusun di Media Rak Susun Peserta terdiri dari ibuk-ibuk PKK Desa Purbayan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah di, berkumpul di salah satu rumah warga dimana kegiatan sosialisasi serta pengabdiian kepada masyarakat diadakan. Para ibu -ibu terlihat antusias selama penyampaiaan materi dan juga mengajukan beberapa pertanyaan terkait hidroponik Karena pada dasarnya mayoritas ibuk-ibuk dari Desa Purbayan merupakan ibu rumah tangga yang tidak berkerja sehingga hidroponik ini bisa menjadi sumber penghasilan ataupun mengisi waktu luang. Karena selain budidayanya yang cukup terbilang mudah hasil panen dari teknik hidroponik ini juga sangan memuaskan. Gambar 3. Pembuatan Rak Susun Selain mudah diterapkan, teknik ini juga akan membantu perekonomian masyarakat untuk mendukung program penghijauan lingkungan, khususnya mampu menciptakan pohon sehat di lingkungan rumah untuk perubahan gaya hidup ke arah yang alami, praktis, ekonomis dan sehat. DISKUSI