Tumbuhnya Pengusaha Aceh: Studi Kasus Pengusaha Kontraktor dan Leveransir di Lhok Seumawe lwan P. HUTAJULU PENDAHULUAN Salah satu tujuan pembangunan ekonomi Orde Baru adalah menciptakan golongan pengusaha yang tangguh, mandiri, lestari dan lepas-landas. Sejak tahun 1982 Indonesia mengalami kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh memburuknya kondisi ekonomi dunia, terutama yang menyangkut harga minyak bumi. Menyadari hal itu, sejak akhir Pelita i pemerintah telah mengambil langkah-langkah penyesuaian untuk melepaskan secara bertahap ketergantungan ekonomi kita pada sektor minyak dan gas bumi. Upaya peA nyesuaian itu telah ditunjukkan pemerintah dengan memberi perhatian kepada peranan sektor swasta. Joseph Schumpeter adalah seorang ahli ekonomi terkemuka yang memA punyai perhatian besar pada masalah pembangunan. Teorinya mengenai pemA bangunan ekonomi dikemukakan untuk pertama kalinya dalam salah satu buA kunya yang terkenal, yaitu The Theory of Economic Development, yang diterA bitkan dalam tahun 1934. Menurut Schumpeter, apa yang dibutuhkan untuk perubahan ekonomi yang cepat adalah munculnya suatu golongan pengusaha Ia berkeyakinan bahwa pembangunan ekonomi terutama diciptakan oleh inisiatif golongan pengusaha yang inovatif atau golongan entrepreneur, yaitu golongan masyarakat yang mengorganisasi dan menggabungkan faktorfaktor produksi lainnya untuk menciptakan barang-barang yang diperlukan Mereka merupakan golongan masyarakat yang menciptakan inoA vasi atau pembaruan dalam perekonomian. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Lhok Seumawe dari tanggal 4 Februari hingga tanggal 12 Maret 1987, atas kerjasama CSIS. Pusat Pengembangan Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. UniverA sitas Syiah Kuala, dan Asia Foundation. 'Dikutip dari Sadono Sukirno. Ekonomi Pembangunan (Jakarta: Bina Grafika, 1. , hal. ANALISA 1987-12 Pemerintah memerlukan peranan golongan pengusaha swasta dalam masa kesulitan ekonomi. Mereka diharapkan dapat ikut memberikan sumbangan pada pembaruan dalam perekonomian. Perekonomian yang kuat memerlukan peranan swasta. Sejak tahun tujuh puluhan pemerintah telah mendirikan proyek-proyek industri hulu di Lhok Seumawe. Apakah adanya industri hulu itu telah dapat mendorong tumbuhnya lapisan pengusaha Aceh? Faktorfaktor apa yang ikut mempengaruhi pertumbuhan pengusaha Aceh? GolongA an pengusaha Aceh merupakan kelas menengah yang dapat diharapkan mamA pu mengadakan perubahan di Daerah Istimewa Aceh. Studi tentang tumbuhA nya golongan pengusaha Aceh dapat memberikan sumbangan bagi studi perA bandingan golongan pengusaha di daerah lain. HAMBATAN-HAMBATAN BAGI TUMBUHNYA PENGUSAHA SWASTA James T. Siegel, seorang antropolog Amerika Serikat, berpendapat bahwa perusahaan-perusahaan Aceh tidak dapat berkembang menjadi besar karena tidak berbentuk korporasi. Yang dimaksud Sipgel adalah dua hal penting dari usaha dagang. Pertama, bahwa usaha-usaha dagang Aceh mempunyai struktur kepemimpinan yang hampir tidak berkembang. Boleh dikatakan tidak terdapat kewajiban mematuhi perintah atasan dalam suatu perusahaan. Selanjutnya, pemilik-pemilik perusahaan tidak merasa berhak memberi perinA tah kepada para pegawainya, sebagaimana ditemukan pada usaha-usaha dagang di Dunia Barat. Hubungan-hubungan di dunia pasar tidak dianggap sebagai hubungan antar-perusanaan, melainkan sebagai antar-perorangan, sekalipun pada kesempatan di mana pcrorangan-perorangan itu mewakili perusahaan tempat mereka bekerja. Sehubungan dengan hal ini. Siegel mengajukan pertanyaan, mengapa tidak terdapat sifat perdagangan besar pada perusahaan-perusahaan Aceh, sedangkan sistem pedagang besar adalah lebih efisien. 3 Menurut Siegel, mereka tidak mau, karena merasa AoAotidak enakAy . ana mangat saga. atau AoAotersinggungAy . eupeh perasaa. untuk menerima perintah orang lain. Menerima perintah orang lain berarti mengurangi hak orang untuk mengatur nasibnya sendiri. 2James T. Siegel. AoAoPerusahaan Dagang Aceh. Jaringan Sistem Penyebaran dan Agama Islam,Ay dalam. Agama Etos dan Perkembangan Ekonomi. Taufik Abudllah ed. (Jakarta: LP3ES, 1. , hal. 187 dan 188. 3 Ibid. , hal. 4//?/ . -\i ' >*A*