Mosintuwu: Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat Vol 4. No. Oktober 2024, pp 1-4 E-ISSN :2808-9073 PENGUATAN PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 6 KASIGUNCU Abstrak Indri Novayanti Gala1*. Melani Polohe2. Abdullah Gymnastiar Tj. Jurusan Pendidikan Biologi. Universitas SintuwuMaroso . Jurusan Pendidikan Biologi. Universitas SintuwuMaroso . Jurusan Pendidikan Biologi. Universitas SintuwuMaroso Jl. Timor No. 1 Poso. Sulawesi Tengah - Indonesia Article history Received : 09-10-2024 Revised : 18-10-2024 Accepted : 23-10-2024 *Corresponding author Email : fkip. indrigala@gmail. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi peserta didik dalam belajar. Dalam proses pembelajaran, peran guru dalam memberikan motivasi pada peserta didik sangatlah penting. Guru sebagai motivator harus mampu menyajikan pembelajaran yang menyenangkan dan menimbulkan tanggung jawab peserta didik, serta dapat menerapkan berbagai model pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang akan dicapai. Menerapkan model pembelajaran merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah kesulitan belajar dan memahami konsep pada peserta didik. Model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) merupakan salah satu model yang dapat diterapkan untuk mengatasi kesulitan dalam belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan Guru dalam membuat perangkat pembelajaran berbasis project serta menerapkan dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan ini diperoleh bahwa meningkatnya pemahaman guru tentang model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa serta Guru memiliki pengalaman Menyusun perangkat pembelajaran berbasis Project. Kata Kunci: Model Pembelajaran. Project Based Learnig. Motivasi belajar Abstract Motivation is one of the factors that can affect students in learning. In learning process, teacherAos role in motivating their students is imperative. Teacher as motivator must be able to provide an exciting lesson and nurture students responsibility, and can implement various learning models that are tailored to the needs and goals. Implementing learning models is one of solutions to overcome learning difficulties and help students to understand concept. Project Based Learning (PJBL) model is one of the models that can be applied to overcome learning difficulties and increase student learning motivation. The objective of this activity was to develop teachers' abilities in creating and applying project-based learning devices in learning to increase student learning motivation. The activity was carried out through three stages, namely the planning stage, the implementation stage and the evaluation stage. The results of this activity showed that the teacher's understanding of the Project Based Learning (PJBL) model to increase student learning motivation increased and teachers had experience in compiling projectbased learning devices. Keywords: Learning Model. Project Based Learning. Learning Motivation PENDAHULUAN Latar Belakang Guru sebagai seorang yang memegang peranan kemampuan untuk menyampaikan materi pelajaran di depan kelas. Selain itu, guru juga harus memahami faktor-faktor dapat mempengaruhi belajar peserta didik, antara lain faktor internal yang mempengaruhi hasil belajar dari dalam diri peserta didik seperti kondisi psikologi dan kondisi fisiologi peserta didik, serta faktor eksternal yaitu faktor yang A 20xxSegala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Gala, et al. Mosintuwu :Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat. Volume 04 Nomor02 Oktober Tahun 2024 : 1-4 berkaitan dengan lingkungan, desain pembelajaran dan lain-lain (Sukmadinata dalam (Hapsari et al. , 2. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi peserta didik dalam belajar. (Indaryati & Jailani, 2. mengemukakan motivasi adalah salah satu penggerak dari dalam hati individu untuk mencapai Dalam proses pembelajaran, kemampuan guru dalam memberikan motivasi pada peserta didik sangatlah penting. Oleh karena itu, perlu cara yang tepat untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam pembelajaran. Guru sebagai motivator harus mampu menyajikan pembelajaran yang menyenangkan dan menimbulkan tanggung jawab peserta didik, serta guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang akan dicapai. Model Pembelajaran project based learning (PJBL) merupakan model pembelajaran yang menitikberatkan pada penciptaan produk dengan melibatkan peserta didik secara langsung dalam proses pembelajarannya. PJBL merupakan pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa . tudent centere. dan menempatkan guru sebagai motivator dan fasilitator, dimana siswa diberi peluang bekerja secara otonom mengkonstruksi belajarnya (AlTabany, 2. Model Pembelajaran Project Based Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik dalam memecahkan masalah, dilakukan secara berkelompok/mandiri melalui tahapan ilmiah dengan batasan waktu tertentu yang dituangkan dalam sebuah produk (Handayani, 2. Peranan guru dalam proses pembelajaran sebaga pendidik, inspirator, informator, motivator, fasilitator, pembimbing, demonstrator, pengelola kelas, mediator, dan guru sebagai evaluator (Sardiman, 2. Untuk memaksimalkan peran guru ini diperlukan penguatan dan pelatihan supaya bisa terciptanya guru yang professional. Lebih lanjut (Emda, 2. menyatakan untuk memperkuat peran guru tersebut diperlukan juga motivasi belajar siswa, karena proses pembelajaran akan mencapai keberhasilan apabila siswa memiliki motivasi yang baik. Motivasi memberikan dorongan untuk tindakan yang bertujuan dengan arah yang diinginkan Baik fisik maupun mental, sehingga aktivitas menjadi bagian yang sangat penting dalam motivasi (Lee & Martin, 2. Lebih lanjut (Bulkini & Nurachadijat, 2. menyatakan jika peserta didik memiliki motivasi belajar yang tinggi, maka seluruh proses pembelajaran akan diikuti dengan baik mulai penjelasan pelajaran, materi sampai pada mencari strategi yang paling tepat guna meraih prestasi akademik yang tinggi bagi dirinya. SD Negeri 6 Kasiguncu merupakan sekolah dasar yang terdapat di Desa Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir Selatan, dengan jumlah guru sebanyak 14 orang. Berdasarkan observasi awal, diperoleh informasi bahwa belum semua guru membuat perangkat pembelajaran berbasis proyek dan menerapkan dalam pembelajaran, sehingga belum terciptanya pengalaman yang bermakna pada pembelajarannya. Hal ini memberi dampak motivasi belajar siswa yang kurang. Berdasarkan uraian di atas, maka kegiatan mengembangkan kemampuan Guru dalam membuat project serta menerapkan dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Rumusan Masalah Permasalahan yang dihadapi mitra di SD Negeri 6 Kasiguncu dalam kegiatan proses pembelajaran adalah belum semua guru membuat perangkat pembelajaran berbasis proyek dan menerapkan dalam pembelajaran, sehingga belum terciptanya pengalaman yang bermakna pada pembelajarannya. Karena itu, menerapkan model pembelajaran merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah kesulitan belajar, memahami konsep pada peserta didik dan meningkatkan motivasi belajar BAHAN DAN METODE Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi dan bimbingan. Dalam sosialisasi diberikan informasi tentang model pembelajaran project based Selanjutnya diberikan bimbingan sehingga guru mampu membuat perangkat pembelajaran berbasis project materi ajarnya. Lokasi kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 6 Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Subjek penelitian adalah guru SD Negeri 6 Kasiguncu dengan jumlah 14 orang. Prosedur pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahap sebagai berikut: Perencanaan Pada tahap ini dilakukan merancang kegiatan secara sistematis sesuai dengan materi yang akan diberikan yaitu model pembelajaran project based Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan ini beberapa langkah yang dilakukan antara lain: Tes awal diberikan untuk mengetahui pemahaman awal guru tentang jenis dan model pembelajaran secara umum serta penerapan model project based . Sosialisasi Sosialisasi diberikan kepada 14 orang guru di SD Negeri 6 Kasiguncu . Bimbingan dan diskusi Bimbingan dan diskusi diberikan guna meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru dalam membuat dan menerapkan model pembelajaran project based learning Evaluasi Evaluasi dilakukan dengan memberikan tes akhir . ost tes. guna mengetahui pemahaman guru tentang materi yang diberikan dan tingkat Gala, et al. Mosintuwu :Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat. Volume 04 Nomor02 Oktober Tahun 2024 : 1-4 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan PKM diawali dengan tahap perencanan yaitu menentukan lokasi kegiatan dan koordinasi pihak sekolah sebagai mitra PKM yang dilaksanakan SD Negeri 6 Kasiguncu. Tahap perencanaan ini dilakukan oleh Tim pelaksana yang bekerja sama menyusun rancangan kegiatan PKM sehingga dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang tentukan. Tahap pelaksanaan dilakukan tes awal . ree tes. terhadap guru-guru yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman awal tentang kegiatan yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil pree test diperoleh 70 % guru mengetahui model pembelajaran berbasis project tetapi belum tahu bagaimana dan menerapkan model PJBL di kelas, 30% guru memahami dan mampu membuat serta menerapkan perangkat pembelajaran berbasis project. Selanjutnya, pada tahap sosialisasi pada mitra yang berjumlah 14 orang guru di SDN 6 Kasiguncu. Kegiatan ini akan dilakukan dengan sosialisai penguatan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) . Tahap bimbingan, tim pelaksana memberikan bimbingan yang bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Model Pembelajaran project based learning (PJBL) merupakan menitikberatkan pada penciptaan produk dengan melibatkan peserta didik secara langsung dalam proses pembelajarannya. PJBL merupakan pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa . tudent centere. dan menempatkan guru sebagai motivator dan fasilitator, dimana siswa diberi peluang bekerja secara otonom mengkonstruksi belajarnya (AlTabany, 2. Dalam tahap ini pula, dilakukan diskusi/tanya jawab antara pemateri dan guru mengenai materi yang disampaikan atau berbagi pengalaman oleh guru yang telah atau pernah menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Dalam menentukan projek/masalah pembelajaran, guru perlu melihat permasalahan-permasalahan kontekstual yang dihadapi Untuk menjadikan siswa yang kreatif, maka pengembangankreativitas peserta didik harus dimulai dari diri guru (Fitriyani et al. , 2. Kegiatan diskusi dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini Gambar 2. Bimbingan bersama Mitra Selain diskusi, tim juga melakukan bimbingan kepada mitra tentang penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL), serta memberikan beberapa contoh perangkat pembelajaran berbasis proyek. Adapun kegiatan bimbingan dapat dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3 di bawah ini Gambar 3. Penggunaan perangkat pembelajaran oleh guru yang telah menggunakan model pembelajaran PJBL Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi melalui pemberian tes akhir . ost tes. Hasil post test dapat diperoleh 35 % guru mengetahui model pembelajaran berbasis project tetapi belum tahu bagaimana dan menerapkan model PJBL di kelas, 65% guru memahami dan mampu membuat serta menerapkan perangkat pembelajaran berbasis project. Secara umum, diperoleh hasil bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pembelajaran berbasis project. Pembelajaran berbasis proyek terfokus pada pertanyaan -pertanyaan yang menuntun siswa untuk memanfaatkan konsep - konsep dan prinsip-prinsip melalui pengalaman. Sehingga dengan pembelajaran berbasis proyek siswa belajar dari pengalamannya dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa karena melalui model ini mereka akan dilatih untuk mengonstruksi sendiri pengetahuan yang mereka miliki dengan terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang kompleks (Anis Wahdati Sholekah. Gambar 1. Tahap diskusi bersama Mitra Gala, et al. Mosintuwu :Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat. Volume 04 Nomor02 Oktober Tahun 2024 : 1-4 Emda. Kedudukan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 5, 93Ae https://doi. org/http://dx. org/10. 22373/lj. Fitriyani. Supriatna. , & Sari. Pengembangan Kreativitas Guru Pembelajaran Kreatif pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan. Pengajaran Dan Pembelajaran, 7. , https://doi. org/10. 33394/jk. Gambar 4. Foto bersama Tim dan Mitra Handayani. Peningkatan Motivasi Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning pada Masa Pandemi Covid-19 bagi Siswa SMP Negeri 4 Gunungsari. Jurnal Paedagogy, 7. , 168. https://doi. org/10. 33394/jp. KESIMPULAN Berdasarkan disimpulkan kegiatan pengabdian pada masyarakat berjalan dengan lancar dan sangat bermanfaat bagi guru di SD Negeri 6 Kasiguncu karena dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun pembelajaran berbasis project (PJBL). Terciptanya pembelajaran yang inovatif yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hapsari. Airlanda. Profesi. Universitas. & Satya. Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V Implementation of Project Based Learnng To Improve Mathematics Learning Motivation the. Auladuna: Jurnal UCAPAN TERIMA KASIH Kami sebagai tim pelaksana mengucapkan terima kasih kepada . LPPM Universitas Sintuwu Maroso Poso yang telah memberikan kesempatan sekaligus mendanai sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Kepala dan Guru SD Negeri 6 Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir Selatan yang telah bersedia menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan Dasar IslamJurnal Pendidikan Dasar Islam, 5. , 154Ae161. https://pdfs. org/c7ee/143a170ad7 Indaryati. , & Jailani. Pengembangan Media Komik Pembelajaran Matematika Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas V. Jurnal Prima Edukasia, 3. , 84Ae96. https://doi. org/10. 21831/jpe. DAFTAR PUSTAKA