Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer Vol. No. 1, 2026. Hlm 1Ai14 p-ISSN: 2808-8190 e-ISSN: 2808-6600 Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android untuk Monitoring Progress Tugas Akhir Mahasiswa Muhammad Zikri H. M1*. Depandi Enda1 Jurusan Teknik Informatika,Politeknik Negeri Bengkalis. Bengkalis. Riau. Indonesia e-mail: 1*muhammadzikri237@gmail. com , 1depandienda@polbeng. Diterima 23-12-2025 Direvisi 12-04-2026 Disetujui 13-04-2026 Abstract: This study aims to develop an Android-based application for monitoring studentsAo final project progress using BurnDown Chart visualization. The system was developed using the Agile method with the Scrum framework, covering requirements analysis, design, implementation, and testing. Data were collected through interviews with 7 final-year students and questionnaires involving 50 student respondents. The needs analysis showed that 58% of respondents had never known or used a Burndown Chart, 88% expected reminder/notification features, 68% expected progress visualization, and 80% stated that visual progress display increased their motivation. Based on these findings, the application was developed with features for task and subtask management, progress reports, supervisor validation, comments, and BurnDown Chart Black box testing results showed that all main functions of the application, including login, registration, task management, chart visualization, report upload, supervisor validation, comments, profile editing, and logout, operated according to user requirements. Therefore, the developed application is feasible to be used as a supporting tool for monitoring studentsAo final project progress. Keywords: BurnDown Chart. Final Project. Android. Scrum. Tracking Progress Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Android untuk memantau progres tugas akhir mahasiswa menggunakan visualisasi Burndown Chart. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode Agile menggunakan kerangka kerja Scrum, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 7 mahasiswa tingkat akhir dan kuesioner kepada 50 responden mahasiswa. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 58% responden belum mengetahui atau belum pernah menggunakan Burndown Chart, 88% menginginkan fitur notifikasi/pengingat, 68% menginginkan visualisasi progres, dan 80% menyatakan lebih termotivasi jika progres tugas akhir ditampilkan secara visual. Berdasarkan kebutuhan tersebut, aplikasi dikembangkan dengan fitur manajemen tugas dan subtugas, laporan progres, validasi dosen pembimbing, komentar, serta visualisasi Burndown Chart. Hasil pengujian BlackBox menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama aplikasi, meliputi login, registrasi, pengelolaan tugas, visualisasi grafik, unggah laporan, validasi dosen, komentar, edit profil, dan logout, berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, aplikasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pendukung pemantauan progres tugas akhir mahasiswa. Kata kunci: BurnDown Chart. Final Project. Android. Scrum. Progress Tracking PENDAHULUAN Tugas akhir atau bisa disebut dengan skripsi adalah karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa sebagai salah persyaratan dalam meraih gelar akademik. Proses penyusunan tugas akhir melewati tahapan penelitian yang sesuai dengan bidang studi dari mahasiswa tersebut. Dengan tujuan agar mahasiswa menggali kembali hal yang telah dipelajari, meneliti, mengumpulkan pengetahuan dan menganalisis pengetahuan tersebut dengan bantuan dosen pembimbing dan kemudian menyajikannya dalam bentuk tertulis(Tenriawaru, 2. Pemantauan dan penyelesaian tugas akhir mahasiswa di perguruan tinggi sering kali menjadi tantangan utama, terutama dalam hal efisiensi dan keterlibatan mahasiswa. Sistem pemantauan yang terintegrasi dan responsif menjadi kunci dalam memastikan mahasiswa menyelesaikan tugas akhir mereka dengan tepat Waktu(Hamu et al. , 2. Proses bimbingan skripsi adalah bagian penting dari pelaksanaan tugas akhir yang dilaksanakan oleh mahasiswa. Bimbingan tersebut dilakukan dengan melibatkan dosen pembimbing guna memberi tahu capaian yang telah dicapai dalam penulisan tugas akhir. Dosen Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer. Vol. No. 1, 2026. Hlm 1-14 pembimbing akan melakukan koreksi terhadap kesalahan yang terdapat pada tugas akhir yang dikerjakan oleh mahasiswa tersebut(Dinka et al. , 2. Sedangkan Tugas akhir atau skripsi merupakan sebuah persyaratan bagi mahasiswa untuk mendapatkan gelar diploma dan sarjana di setiap Perguruan Tinggi, baik swasta maupun negeri. Beberapa proses tugas akhir atau skripsi antara lain pengajuan judul tugas akhir atau skripsi, pengajuan proposal tugas akhir atau skripsi, bimbingan dan sidang tugas akhir atau skripsi. BurnDown Chartadalah alat pengukuran visual yang menunjukkan pekerjaan selesai per hari terhadap tingkat proyeksi penyelesaian pembebasan proyek ini(RevouPedia, 2. Tujuannya adalah untuk memungkinkan bahwa proyek ini tetap pada jalurnya untuk memberikan solusi yang diharapkan. Penelitian (Roji et al. , 2. menunjukkan bahwa penggunaan BurnDown Chartberpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Mahasiswa yang menggunakan BurnDown Chartmampu menyelesaikan skripsi lebih cepat dibandingkan mahasiswa yang tidak menggunakannya, serta memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap progres dan tenggat waktu pengerjaan. Selain itu, dosen pembimbing juga lebih mudah dalam memantau perkembangan mahasiswa sehingga proses bimbingan menjadi lebih Selain meningkatkan ketepatan waktu. BurnDown Chartjuga terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil(Magdalena, 2. Penelitian oleh (MikoviN et , 2. menyatakan bahwa pembagian pekerjaan ke dalam tugas dan subtugas yang terukur membantu mahasiswa bekerja lebih sistematis, mengurangi jumlah revisi, serta meningkatkan kualitas penulisan dan analisis skripsi. Dengan adanya visualisasi progres, mahasiswa dapat mengelola pekerjaan secara lebih terstruktur dan terencana. Penelitian lain menunjukkan bahwa penggunaan BurnDown Chartdalam implementasi Scrum memberikan kontribusi penting dalam pemantauan progres pekerjaan secara bertahap dan BurnDown Chartdinilai efektif karena mampu menyajikan visualisasi kemajuan pekerjaan terhadap waktu yang telah direncanakan, sehingga pengguna dapat mengetahui sisa pekerjaan yang harus diselesaikan serta mendeteksi potensi keterlambatan lebih awal. Selain itu, dukungan penggunaan story point membantu proses estimasi beban kerja menjadi lebih seimbang dan realistis sesuai tingkat kesulitan tugas. Dalam konteks penyusunan tugas akhir mahasiswa, fungsi tersebut relevan karena dapat membantu mahasiswa memantau perkembangan pekerjaannya secara lebih jelas, sekaligus memudahkan dosen pembimbing dalam mengevaluasi progres penyelesaian tugas akhir secara lebih terarah dan terukur(Timur & Utami, 2. Dari sisi motivasi. Belum banyak penelitian yang secara khusus mengembangkan aplikasi berbasis Android yang mengintegrasikan visualisasi Burndown Chart, manajemen tugas dan subtugas, validasi dosen pembimbing, komentar, serta notifikasi keterlambatan dalam satu sistem pemantauan tugas akhir yang terhubung. Oleh karena itu, research gap pada penelitian ini terletak pada belum tersedianya aplikasi terintegrasi yang secara khusus dirancang untuk mendukung pemantauan progres tugas akhir mahasiswa secara visual, real-time, dan kolaboratif antara mahasiswa dan dosen pembimbing. Berdasarkan permasalahan tersebut, diidentifikasi hubungan sebab-akibat bahwa pemantauan progres tugas akhir yang masih dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi menyebabkan mahasiswa kesulitan melihat perkembangan pekerjaannya secara menyeluruh, terlambat mengetahui adanya keterlambatan, dan mengalami penurunan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir. Sebaliknya, penggunaan aplikasi pemantauan progres dengan visualisasi Burndown Chart, pengingat, dan validasi dosen pembimbing diduga dapat membantu mahasiswa memahami status pekerjaan, mengidentifikasi keterlambatan lebih awal, serta meningkatkan motivasi dan keteraturan dalam penyelesaian tugas akhir. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini adalah penerapan aplikasi tracking progress tugas akhir mahasiswa berbasis Android dengan visualisasi BurnDown Chart dapat membantu mahasiswa dan dosen pembimbing dalam memantau progres tugas akhir secara lebih terstruktur, memudahkan identifikasi keterlambatan, serta meningkatkan motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. M- Zikri Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android. II. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan perangkat lunak berbasis Agile dengan kerangka kerja Scrum. Scrum bertujuan untuk mengoptimalkan kolaborasi tim dan memastikan bahwa pengembangan berjalan secara iteratif dan berkelanjutan(Azrieel & Valentino, 2. Dalam Scrum, proses pengembangan proyek dipecah menjadi beberapa sprint yang berlangsung dalam waktu tertentu. Setiap sprint bertujuan untuk menghasilkan peningkatan kecil yang dapat ditinjau oleh seluruh tim. Gambar 1. Sistematika Penulisan Tahapan penelitian dimulai dari studi literatur dan pengumpulan kebutuhan pengguna, yang kemudian diterjemahkan ke dalam user stories dan product backlog. Proses pengembangan aplikasi dilakukan secara iteratif melalui beberapa sprint dengan durasi dua minggu setiap sprint. Setiap sprint meliputi tahap perencanaan . print plannin. , pelaksanaan dan pemantauan harian . aily scru. , evaluasi hasil sprint . print revie. , serta refleksi untuk perbaikan pada sprint berikutnya . print retrospectiv. Aplikasi dikembangkan berbasis Android menggunakan bahasa pemrograman Kotlin, dengan dukungan Firebase untuk autentikasi dan penyimpanan data secara real-time, serta backend Laravel untuk pengelolaan layanan aplikasi. Pengumpulan Data Penelitian ini dilakukan di lingkungan Politeknik Negeri Bengkalis dengan objek penelitian mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir serta dosen pembimbing. Data penelitian diperoleh melalui wawancara terhadap 7 mahasiswa tingkat akhir untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pemantauan progres tugas akhir. Tabel 1. Hasil Wawancara Pertanyaan Jawaban Bagaimana anda saat ini mencatat dan memantau Ya saya biasanya mencatat di buku catatan progress tugas akhir anda ? saya untuk mengingat progress saya sudah sampai dimana dan juga menggunakan sticky notes untuk mencatat beberapa yang perlu diperbaiki sebagai pengingatnya. Apa tantangan utama yang anda hadapi dalam Saya merasa sulit untuk melihat gambaran memantau progress akhir ? besar dari seluruh progres saya, jadi kadang saya pun tidak tahu apakah saya terlambat atau tepat waktu, dan juga motivasi saya sering turun, terutama ketika melihat Apakah anda tertarik menggunakan aplikasi yang Kemungkinan saya tertarik, karena hal ini membantu memvisualisasikan progres tugas akhir juga belum ada dibikin dalam sebuah dengan grafik ? aplikasi dan saya rasa grafik seperti itu bisa membantu saya lebih mudah melihat sisa pekerjaan saya dan memotivasi saya. Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer. Vol. No. 1, 2026. Hlm 1-14 Kesimpulan dari observasi dan wawancara yaitu mahasiswa membutuhkan alat yang lebih visual untuk memantau progres agar mereka tetap termotivasi dan dapat mengidentifikasi keterlambatan lebih awal, dan dosen pembimbing juga memerlukan cara yang lebih mudah untuk memahami progres akhir mahasiswa tanpa harus menunggu laporan detail. Grafik BurnDown Chart akan membantu mahasiswa melihat sisa pekerjaan mereka dan memotivasi mereka untuk berada pada jalur yang tepat. Pada tahapan ini peneliti melakukan pengumpulan informasi dengan menyebarkan kuisioner. Target pengisi kuisioner berikut adalah mahasiswa yang berkuliah di Kabupaten Bengkalis. Berikut hasil persentase jawaban dari pertanyaan yang terdapat di Gambar 2. Persentase wawancara pengumpulan data 1 Dari data di atas pada gambar 2. banyak nya mahasiswa saat ini sedang menyusun tugas akhir atau skripsi dengan 68% dari 50 responden dan juga 26% yang sudah selesai dalam menyusun tugas akhir ataupun skripsi. Gambar 3. Persentase wawancara pengumpulan data 2 Dari data di atas pada gamabar 3. dengan 58% dari 50 responden mahasiswa banyaknya belum mengetahui atau belum pernah menggunakan grafik BurnDown Chart. Gambar 4. Persentase wawancara pengumpulan data 3 Dari data di atas pada gambar 4. mahasiswa mendukung fitur apa saja yang diharapkan dari aplikasi pendukung tugas akhir dengan penjadwalan tugas sebanyak 74%, notifikasi atau H. M- Zikri Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android. pengingat sebanyak 88%. Grafik progress (Burndown Char. sebanyak 68%, validasi dari dosen sebanyak 54%, dan juga upload file bukti tugas sebanyak 40%. Gambar 5. Persentase wawancara pengumpulan data 4 Dari data di atas pada gambar 5. dapat disimpulkan bahwa mahasiswa merasa sangat termotivasi dengan adanya dapat melihat progres tugas akhir secara visual dengan 80% dari 50 Gambar 6. Persentase wawancara pengumpulan data 5 Dari data di atas pada gambar 6. mahasiswa ingin agar aplikasi ini terhubung langsung dengan dosen pembimbing untuk validasi progress. Pengumpulan Data Kebutuhan Aplikasi Data User Stories yang menggambarkan output, fitur, dan fungsi dari perangkat lunak yang akan dibuat. Output dari user stories ini adalah tabel yang akan mendefinisikan beberapa pengguna dalam perancangan sistem aplikasi tracking progress tugas akhir mahasiswa. Peran Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Tabel 2. User stories sebagai mahasiswa Perintah Hasil Saya ingin progres tugas akhir divisualisasikan dengan Sehingga saya lebih mudah memahami sisa pekerjaan dan lebih termotivasi Saya ingin aplikasi memiliki pengingat jika saya Sehingga saya bisa segera terlambat dari jadwal memperbaiki progres Saya ingin melihat grafik BurnDown Chart yang Hasilnya saya bisa melihat menunjukkan progress saya sehingga saya dapat grafik BurnDown Chart untuk mengetahui berapa banyak pekerjaan yang tersisa dan melihat progres tugas akhir apakah saya sesuai dengan jadwal Saya ingin menerima notifikasi saat mendekati tenggat Hasilnya saya bisa menerima waktu suatu tugas agar saya tidak terlambat notifkasi tenggat waktu suatu Saya ingin aplikasi membantu saya melihat hubungan Sehingga pekerjaan terasa antara tugas dan subtugas lebih ringan dan terstruktur Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer. Vol. No. 1, 2026. Hlm 1-14 Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Peran Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing Saya ingin dosen pembimbing bisa melihat progres tanpa harus saya jelaskan panjang lebar Saya ingin dosen pembimbing dapat memberikan komentar progres saya agar saya tahu bagian mana yang perlu saya perbaiki Saya ingin aplikasi ini memiliki tampilan yang sederhana dan mudah digunakan sehingga saya dapat menggunakan tanpa mengalami kebingungan Saya ingin membuat laporan progres tugas dalam bentuk PDF untuk keperluan bimbingan selanjutnya Sehingga bimbingan menjadi lebih efisien Hasilnya memberikan komentar pada setiap progres mahasiswa Hasilnya aplikasi ini memiliki tampilan yang sederhana dan mudah digunakan Hasilnya saya dapat membuat laporan dalam bentuk PDF Tabel 3. User stories sebagai dosen pembimbing Perintah Hasil Saya ingin dapat melihat progres setiap mahasiswa Hasilnya saya bisa melihat yang saya bimbing agar saya dapat mengetahui sejauh progres mana mereka telah mengerjakan tugas akhir mereka Saya ingin dapat melihat visualisasi BurnDown Chart Hasilnya saya bisa melihat progres mahasiswa agar saya dapat dengan cepat visualisasi BurnDown Chart memahami agar mereka berada dijalur yang tepat atau progres mahasiswa ada keterlambatan Saya ingin dapat memberikan komentar atau catatan Hasilnya pada progres mahasiswa sehingga mereka dapat memberikan komentar pada memperbaiki kesalahan atau mengikuti saran yang setiap progres tugas akhir saya berikan Saya ingin menerima notifikasi saat mahasiswa Hasilnya saya bisa menerima mengalami keterlambatan dalam bentuk progres notifikasi sehingga saya bisa segera memberikan bimbingan dan Saya ingin memiliki daftar keseluruhan mahasiswa Hasilnya saya memiliki daftar bimbingan saya beserta status progres masing-masing keseluruhan agar saya dapat mengelola dan mengawasi mereka bimbingan saya secara efektif Saya ingin setiap mahasiswa selesai mengerjakan Hasilnya progres tugas akhir mereka bisa saya validasi apakah memvalidasi dari setiap tugas tugas tersebut memang benar selesai atau tidak Pembuatan Product Backlog Merupakan tahap dimana hasil user stories yang sudah diidentifikasi, dikelompokkan, dan ditentukan prioritasnya. Pembuatan Product Backlog adalah proses penyusunan daftar terstruktur yang memuat seluruh kebutuhan, fitur, perbaikan, dan pekerjaan yang diperlukan dalam pengembangan produk, yang kemudian diprioritaskan sesuai nilai bisnis dan kebutuhan pengguna(Putra & Tanaem, 2. (Magdalena, 2. Tahap ini menghasilkan daftar task yang akan diimplementasikan dalam sistem. Berikut tabel 3 merupakan Product Backlog yang dirancang berdasarkan analisa dari user stories. Tabel 4. Product backlog Task Perancangan sistem dan database Login sebagai mahasiswa atau dosen pembimbing Manajemen Tugas dan Subtugas Visualisasi progres dengan BurnDown Chart Dashboard Halaman Utama Notifikasi dan Pengingat Profil pengguna Laporan Progres Priority High Priority High Priority High Priority High Priority High Priority Medium Priority Low Priority Medium Priority H. M- Zikri Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android. Validasi dosen pembimbing Fitur khusus dosen pembimbing Logout User Medium Priority Low Priority Low Priority Usecase Diagram Usecase Diagram menggambarkan interaksi antara aktor mahasiswa dan dosen dengan sistem tracking tugas akhir. Mahasiswa memiliki hak akses untuk melakukan registrasi dan login, mengelola data tugas dan sub-tugas, mengunggah serta melihat dokumen pendukung, serta memantau progres penyelesaian tugas melalui visualisasi Burndown Chart. Use case diagram merupakan diagram UML yang berfungsi untuk memvisualisasikan interaksi antara aktor dengan sistem beserta layanan atau fungsi yang disediakan(Wayahdi & Ruziq, 2. Sementara itu, dosen berperan dalam melakukan validasi terhadap tugas yang diajukan mahasiswa dengan memberikan status selesai atau revisi, sehingga progres tugas dapat diperbarui secara otomatis pada sistem. Diagram ini menunjukkan bahwa sistem berfungsi sebagai media pemantauan dan pengelolaan tugas akhir yang terintegrasi guna mendukung proses bimbingan dan penyelesaian tugas akhir secara efektif dan terukur. Gambar 7. Usecase Diagram Sprint Planning Pada tahapan Sprint Planning bertujuan untuk memperjelas dan memperinci hasil dari tahapan product backlog menjadi beberapa sprint sesuai dengan priority dari setiap task(Arnomo & Kurniawan, 2. , dengan setiap sprint yang direncanakan berlangsung selama 2 minggu, dengan membagi sebanyak 3 sprint, yakni: Sprint ke 1 akan mencakup tiga tugas utama. Pertama, perancangan sistem dan database (High Priorit. , yang merupakan pondasi dari seluruh sistem. Tugas ini melibatkan pembuatan desain arsitektur aplikasi dan pengaturan basis data untuk mengelola informasi tugas akhir mahasiswa. Kedua, sistem login multi-user untuk Mahasiswa dan Dosen Pembimbing (High Priorit. Sistem otentikasi ini dirancang agar aman dan handal, memungkinkan pengguna untuk masuk ke akun mereka dengan mudah, serta memberikan hak akses yang sesuai dengan peran masing-masing, baik sebagai Mahasiswa maupun Dosen Ketiga, halaman utama dan visualisasi grafik BurnDown Chart(High Priorit. , yang dimana halaman utama ini bisa memvisualisasikan grafik BurnDown Chart sesuai dengan tugas dan subtugas yang telah ditentukan waktunya. Jika mengerjakan tugas secara tepat waktu maka grafik akan naik keatas, jika tidak grafik akan turun. Tabel 5. Sprint 1 Task Priority Perancangan sistem dan database High Priority Login multi-user High Priority (Mahasiswa dan Dosen Pembimbin. Halaman utama dan Visualisasi Burndown chart High priority Estimasi Waktu (Minggua. Sprint ke 2 mengerjakan tugas yang dibutuhkan perulangan jika terjadi ketidakpuasan dalam sprint utama, serta mengerjakan tugas prioritas medium untuk menunjang fungsionalitas Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer. Vol. No. 1, 2026. Hlm 1-14 Pertama, manajemen tugas dan subtugas (High Priorit. yang dimana halaman ini berfungsi untuk menambahkan tugas dan subtugas serta menentukan tanggal pengerjaan dan waktu tenggat pengerjaan. Kedua, laporan progres tugas akhir (Medium Priorit. , yang dihalaman di halaman ini mahasiswa harus membuat laporan ketika sudah membuat pekerjaan mereka dengan cara upload file tugas kedalam halaman tersebut, dan dosen pembimbing juga dapat melihat di halaman laporan progres untuk melihat file yang sudah di upload mahasiswa Ketiga, notifikasi dan pengingat (High Priorit. , yang dimana merupakan fitur notifikasi pengingat mahasiswa jika terlambat mengerjakan tugas dan mengingat mahasiswa untuk mengerjakan tugas mereka dengan tepat waktu. Task Manajemen tugas dan subtugas Laporan progres tugas akhir Notifikasi dan pengingat Tabel 6. Sprint 2 Priority High Priority Medium Priority High Priority Estimasi Waktu (Minggua. Sprint ke 3 mengerjakan tugas low prioritas dan menyelesaikan tugas akhir untuk menyelesaikan aplikasi serta melakukan optimalisasi dari aplikasi yang sudah dikerjakan. Pertama profil pengguna (Low Priorit. , yang dimana halaman ini merupakan informasi data diri dan juga pada profil ini bisa kembali pada laporan proyek. Kedua, validasi dosen pembimbing (High Priorit. , pada halaman laporan progres mahasiswa, dosen pembimbing harus memvalidasi apakah tugas mereka sudah selesai atau tidak dengan cara melihat file yang diupload mahasiswa pada halaman laporan tersebut. Jika sudah selesai maka dosen akan selesaikan laporan tersebut, jika belum selesai maka dosen pembimbing akan mengklik opsi belum selesai pada laporan progres mahasiswa. Ketiga, logout (Low Priorit. , tugas ini melibatkan pembuatan mekanisme logout yang memungkinkan pengguna, baik mahasiswa ataupun dosen pembimbing untuk keluar dari sistem dengan aman. Keempat, fitur khusus dosen pembimbing (Low Priorit. , pada fitur ini merupakan tambahan komentar atau masukkan yang ada pada laporan progres mahasiswa, setelah melihat file yang diupload mahasiswa, dosen bisa memberikan masukkan atau komentar untuk Tabel 7. Sprint 3 Task Priority Estimasi Waktu (Minggua. Validasi dosen pembimbing High Priority Profil Pengguna Low Priority Fitur khusus dosen pembimbing Low Priority Logout Low Priority Sprint Retrospective Pada tahap ini, proses sprint yang telah dilakukan akan ditinjau kembali dan dievaluasi untuk menentukan apa yang berjalan dengan baik, apa yang tidak sesuai harapan, apa yang telah dipelajari, serta bagaimana hal-hal perlu diubah untuk sprint yang akan datang. Hasil dari Sprint Retrospective dituangkan dalam bentuk laporan yang berisi poin-poin evaluasi dan rencana perbaikan untuk sprint berikutnya(Alfarizi et al. , 2. Dengan adanya pertemuan ini, penulis dapat terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam setiap iterasi pengembangan perangkat Berikut sprint retrospective dimasing Aemasing sprint : Apa yang berjalan baik Proses perancangan database berjalan sesuai rencana. Fitur login dan register berhasil diimplementasikan dengan baik. Tabel 8. Sprint Retrospective Sprint Retrospective ke 1 Apa yang berjalan tidak baik Intergrasi login menggunakan email dan role user mengalami beberapa error pada validasi Apa yang bisa ditingkatkan Perbaikan validasi form agar lebih kuat dan aman. M- Zikri Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android. Tampilan antarmuka sudah dapat digunakan tanpa kendala besar. Fitur menambahkan tugas serta dengan baik. Beberapa elemen ui masih belum konsisten pada ukuran layer Sprint Retrospective ke 2 Pengaturan tanggal mulai dan tenggat waktu belum otomatis memberikan peringatan atau Menambahkan validasi input tanggal agar tidak terjadi tumpeng tindih atau kesalahan Fitur laporan progres dan unggah file PDF berjalan tanpa kendala BurnDown Chart sudah dapat berdasarkan status tugas. Fitur validasi dosen berfungsi lancer dan langsung memperbarui grafik burndown chart. Fitur komentar dari dosen disimpan dengan baik di Notifikasi untuk mahasiswa berjalan sesuai dengan scenario Sprint Retrospective ke 3 Notifikasi terkadang terlambat dikirim saat jaringan tidak stabil. Beberapa tampilan dosen dan mahasiswa masih tidak seragam. Optimilisasi sistem notifikasi agar lebih stabil dan cepat. Penyamaan desain ui antara Perbaikan performa aplikasi agar lebih ringan pada perangkat spesifikasi rendah. Release Pada tahapan ini, merupakan peluncuran produk atau fitur yang telah selesai dan siap Release 1: Minimum Viable Product (MVP) Menyediakan fitur dasar bagi mahasiswa untuk melacak progres tugas akhir dengan visualisasi BurnDown Chart. Pada tahap ini, aplikasi akan memungkinkan mahasiswa untuk login, mengelola tugas, dan melihat progres mereka. Fitur yang dirilis : Perancangan sistem dan database Login sebagai mahasiswa atau dosen pembimbing Manajemen Tugas dan Subtugas Dashboard Halaman Utama Visualisasi progres dengan BurnDown Chart Release 2: Fitur Tambahan untuk pengalaman yang lebih lengkap Menambahkan fungsionalitas lanjutan seperti notifikasi dan pengingat untuk mahasiswa, kemampuan membuat laporan progres, serta validasi dosen pembimbing. Fitur yang dirilis Notifikasi dan Pengingat Laporan Progres Validasi dosen pembimbing Release 3: Fitur dosen dan profil pengguna Melengkapi fitur untuk dosen pembimbing serta memberikan pengguna kemampuan mengelola profil dan keluar dari aplikasi. Fitur yang dirilis : Profil Pengguna Fitur khusus dosen pembimbing Logout User Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer. Vol. No. 1, 2026. Hlm 1-14 Final Release Penyempurnaan aplikasi, perbaiki bug, dan optimalisasi performa berdasarkan umpan baik dari pengguna. Fitur yang dirilis: Penyempurnaan fitur dan perbaikan bug Evaluasi Evalusi sistem dilakukan melalui pengujian fungsional menggunakan metode BlackBox Testing untuk memastikan seluruh fitur aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu, evaluasi juga dilakukan melalui pengujian pengguna dengan melibatkan mahasiswa sebagai responden untuk menilai kemudahan penggunaan dan penilaian Antarmuka yang dirancang dengan baik memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kemudahan pengguna dalam mengoperasikan aplikasi(Pradana et al. , 2. , kejelasan visualisasi BurnDown Chart, serta manfaat aplikasi dalam memantau progres tugas akhir. Hasil evaluasi digunakan untuk memastikan bahwa aplikasi layak digunakan dan mampu mendukung proses bimbingan tugas akhir secara efektif. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi Android untuk tracking progres tugas akhir mahasiswa yang dilengkapi dengan visualisasi BurnDown Chart. Aplikasi dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dengan dukungan Firebase sebagai backend real-time. Aplikasi menerapkan sistem multi-user, yaitu mahasiswa dan dosen pembimbing, yang masingmasing memiliki hak akses dan fitur berbeda sesuai perannya. Mahasiswa dapat melakukan pendaftaran dan login ke dalam sistem, kemudian membuat proyek tugas akhir yang berisi daftar tugas dan subtugas lengkap dengan tanggal mulai dan tenggat waktu. Seluruh data yang diinput akan tersimpan secara real-time dan ditampilkan pada dashboard utama mahasiswa. Dashboard ini menyajikan ringkasan progres pengerjaan tugas akhir, status validasi laporan, serta visualisasi BurnDown Chart yang menggambarkan perbandingan antara progres ideal dan progres aktual. Gambar 8. Tampilan Project sebagai Mahasiswa Gambar 8. merupakan tampilan halaman Project yang digunakan oleh mahasiswa dalam aplikasi Tracking Progress Tugas Akhir Mahasiswa dengan BurnDown Chart. Halaman ini menampilkan daftar proyek tugas akhir yang sedang dikerjakan oleh mahasiswa, lengkap dengan judul proyek, deskripsi singkat, serta rentang waktu pengerjaan. M- Zikri Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android. Gambar 9. Tampilan Tambah Project Gambar 9 menunjukkan halaman tambah project pada aplikasi Tracking Progress Tugas Akhir Mahasiswa dengan BurnDown Chart. Gambar 10. Dashboard Halaman Utama Mahasiswa Gambar 10. merupakan halaman utama . bagi pengguna dengan peran mahasiswa dalam aplikasi Tracking Progress Tugas Akhir Mahasiswa dengan BurnDown Chart. Gambar 11. Tampilan Utama sebagai Dosen Halaman Dashboard Dosen merupakan tampilan utama bagi dosen pembimbing untuk menggabungkan kemajuan tugas akhir setiap mahasiswa bimbingannya. Jurnal Borneo Informatika & Teknik Komputer. Vol. No. 1, 2026. Hlm 1-14 Gambar 12. Tampilan Detail sebagai Dosen Halaman Detail Laporan Dosen Pembimbing menampilkan informasi lengkap mengenai laporan tugas akhir siswa yang sedang dalam proses validasi. BlackBox Testing merupakan pengujian yang memberikan gambaran atas sekumpulan kondisi inputan dan melakukan pengujian pada uraian fungsionalitas program(Agil Sakinah et al. Kasus Uji Pengguna melakukan login dengan email dan password yang benar Tabel 9. Blackbox Testing Hasil Yang diharapkan Hasil Pengamatan Sistem menerima input dan Sistem berhasil menampilkan halaman utama menampilkan halaman sesuai peran . ahasiswa/dose. Pengguna melakukan login dengan email atau kata sandi salah Sistem menolak dan akses menampilkan pesan kesalahan AuEmail atau Password salahAy Sistem menampilkan pesan kesalahan dengan Berhasil Pengguna melakukan registrasi dengan data lengkap dan valid Sistem menyimpan data akun dan menampilkan pesan AuPendaftaran BerhasilAy Akun baru berhasil dibuat dan diarahkan ke halaman login Berhasil Pengguna melakukan registrasi dengan data tidak lengkap Sistem menolak penyimpanan dan menampilkan Audata belum lengkapAy Sistemmenolak penyimpanan dan menampilkan pesan Berhasil Mahasiswa menambahkan tugas Sistem menyimpan tugas dan menampilkannya di daftar tugas Tugas baru muncul di daftar tugas siswa Berhasil Mahasiswa menambahkan subtugas pada tugas utama Sistem menyimpan subtugas dan menampilkannya di bawah tugas Subtugas tampil di bawah tugas utama Berhasil Mahasiswa melihat BurnDown Chart Grafik ditampilkan sesuai kemajuan tugas dan tenggat waktu Grafik tampil sesuai perkembangan data Berhasil Mahasiswa membuat Laporan kemajuan dan mengunggah file Sistem menyimpan file dan menampilkan status laporan File laporan tampil pada daftar laporan Berhasil Dosen membuka halaman validasi laporan kemajuan Sistem menampilkan laporan siswa Daftar laporan siswa tampil dengan lengkap Berhasil Kesimpulan Berhasil H. M- Zikri Implementasi BurnDown Chart pada Aplikasi Android. Dosen menekan tombol validasi . etujui/tola. Dosen tambahkan komentar dan masukan Dosen atau mengedit profil akun Pengguna Status laporan berubah menjadi AuDisetujuiAy atau AuDitolakAy Komentar tersimpan dan muncul di laporan mahasiswa Sistem memperbarui profil data dan menampilkan pesan sukses Sistem menghapus sesi login dan kembali ke halaman Status laporan berubah sesuai aksi Komentar muncul di laporan mahasiswa Profil data berhasil Aplikasi kembali ke halaman login Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berdasarkan hasil pengujian BlackBox yang ditunjukkan pada Tabel 9, seluruh fungsi utama aplikasi dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Proses autentikasi pengguna, manajemen tugas dan subtugas, unggah laporan kemajuan, validasi oleh dosen pembimbing, pemberian komentar, serta visualisasi BurnDown Chart berhasil diuji dan berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Sistem juga mampu menangani kondisi input yang tidak valid dengan menampilkan pesan kesalahan yang sesuai. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa aplikasi telah memenuhi spesifikasi fungsional dan layak digunakan sebagai media pemantauan progres tugas akhir mahasiswa. IV. KESIMPULAN Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi tracking progress tugas akhir mahasiswa menggunakan BurnDown Chart dengan metode Scrum yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna, khususnya mahasiswa dan dosen pembimbing, melalui fitur manajemen tugas dan subtugas, unggah serta validasi laporan progres, pemberian komentar, dan visualisasi BurnDown Chart secara real-time sehingga proses pemantauan tugas akhir menjadi lebih terstruktur, efektif, dan terarah. Penerapan BurnDown Chart memberikan visualisasi progres yang jelas dan terukur, membantu mahasiswa memahami status pekerjaan, sisa waktu, serta potensi keterlambatan, yang didukung oleh hasil wawancara dan survei yang menunjukkan kebutuhan kuat terhadap sistem pemantauan progres berbasis visual serta peningkatan motivasi pengerjaan tugas akhir. Hasil pengujian BlackBox dan pengujian pengguna juga menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan baik tanpa ditemukan kesalahan kritis artinya persentase yang didapatkan adalah 100%, sehingga layak digunakan. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan penambahan fitur notifikasi otomatis, integrasi kalender akademik, pengembangan versi web untuk memperluas akses, penyediaan laporan statistik bagi dosen pembimbing dan program studi, serta pengujian usability dengan jumlah responden yang lebih besar guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan penggunaan aplikasi. REFERENSI