ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN JALAN DAN DRAINASE DALAM PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KELURAHAN AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Mia Anisa* . Yuzan Noor miaanisa924@gmail. noor@gmail. Program Studi Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa. Pembataan Tanjung-Tabalong Telp/Fak . 2022484 Kode Pos 71571 Email : info@stiatabalong. ABSTRAK Salah satu upaya pemerintah adalah melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang bertujuan menata permukiman kumuh secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan, seperti kerusakan jalan dan drainase akibat banjir serta rendahnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, sebagaimana terlihat di Kelurahan Agung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung, serta untuk mengukur sejauh mana partisipasi masyarakat berkontribusi terhadap efektivitas pembangunan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden masyarakat setempat dan teknik analisis data mengunakan Analisis statistik deskripsif. Uji validitas. Uji reliabilitas. Uji regresi linear sederhana. Uji t dan Uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pembangunan, khususnya dalam Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Besaran pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase tercatat sebesar 26,9%. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat partisipasi masyarakat memiliki peranan penting dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap keberhasilan pembangunan infrastruktur di Kelurahan Agung. Kecamatan Tanjung. Kabupaten Tabalong. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat. Efektivitas Pembangunan. Jalan & Drainase. Program KOTAKU THE INFLUENCE OF COMMUNITY PARTICIPATION ON THE EFFECTIVENESS OF ROAD AND DRAINAGE DEVELOPMENT IN THE CITIES WITHOUT SLUMS (KOTAKU) PROGRAM IN AGUNG URBAN VILLAGE. TANJUNG DISTRICT. TABALONG REGENCY ABSTRACT One of the government's efforts is through the Cities Without Slums (KOTAKU) program, which aims to sustainably organize slum settlements by involving active community participation. However, the implementation of this program still faces challenges, such as damaged roads and drainage due due to flooding, and low community awareness and involvement in development, as observed in Agung Urban Village. This research aims to determine the influence of community participation on the effectiveness of road and drainage development in Agung Urban Village, and to measure the extent to which community participation contributes to the effectiveness of this development. A quantitative approach was used, with data collected through questionnaires distributed to 100 local community respondents. Data analysis techniques included descriptive statistical analysis, validity testing, reliability testing, simple linear regression analysis, t-test, and the coefficient of determination test. The results show that community participation significantly JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB influences the effectiveness of development, particularly within the Cities Without Slums (KOTAKU) Program. The magnitude of the influence of community participation on the effectiveness of road and drainage development was recorded at 26. These findings indicate that the level of community participation plays an important role and makes a substantial contribution to the success of infrastructure development in Agung Urban Village. Tanjung District. Tabalong Regency. Keywords: Community Participation. Development Effectiveness. Roads & Drainage. KOTAKU Program PENDAHULUAN Latar Belakang Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Negara Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan jumlah penduduk yang besar yakni mencapai 281,603,800 jiwa pada pertengahan tahun 2024. Jumlah tersebut merupakan hasil dari Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050 berdasarkan Sensus Penduduk 2020 (Statistik, 2. Negara Indonesia sampai dengan saat ini selalu berupaya melakukan pembangunan baik pembangunan dibidang ekonomi, infrastuktur, sosial, budaya, teknologi dan pembangunan dibidang lainnya untuk mewujudkan kesejahteraan di masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan nasional yang dilakukan secara berkelanjutan di segala aspek bidang kehidupan masyarakat, bangsa dan negara ini dapat dijalankan secara bersamasama oleh masyarakat dan juga pemerintah. Masyarakat berperan sebagai pelaku utama pembangunan dan pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan bimbingan dan menciptakan suasana yang menunjang pembangunan. Pembangunan secara umum identik dengan proses perubahan yang direncanakan atau perbaikan kondisi menuju kearah yang lebih baik dalam pemenuhan kebutuhan peningkatan kualitas Pembangunan adalah usaha yang dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara, dan pemerintah dalam rangka mencapai tujuan nasional melalui pertumbuhan dan perubahan yang terencana menuju masyarakat modern (Siagian S. , 2. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) No. 14 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Permukiman Kumuh. permukiman kumuh merujuk pada penanganan lebih lanjut untuk mencapai target akhir pada tahun 2024. Salah satu program pemerintah yang dilaksanakan secara nasional yang melibatkan partisipasi masyarakat yakni program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) No. 40/SE/DC/2016 tentang pedoman umum program Kota Tanpa Kumuh di dalam surat edaran tersebut, telah disebutkan bahwa program ini bermaksud untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan permukiman kumuh, dimana pemerintah daerah memimpin dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat. Permasalahan kerusakan lingkungan yang semakin parah dan sering terjadi, salah satunya adalah dampak dari kerusakan jalan dan saluran drainase yang tersumbat akibat luapan genangan air hujan dan pembuangan sampah yang tidak Situasi ini sering kali memicu banjir saat hujan deras, yang dapat merusak infrastruktur serta mengganggu aktivitas masyarakat. Meskipun program KOTAKU bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar dan mendukung terwujudnya permukiman yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan. Salah satu kendalanya adalah kesenjangan antara harapan masyarakat dan realitas di lapangan. Oleh karena itu, kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan masyarakat, yang mengakibatkan mereka enggan untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung merupakan wilayah yang menjadi lokus dilaksanakannya program Kota Tanpa Kumuh ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB (KOTAKU). Mengingat tingginya kebutuhan akan perbaikan infrastruktur jalan dan drainase yang kurang memadai dan berdampak langsung terhadap mobilitas warga serta meningkatkan risiko banjir. Oleh karena itu, pembangunan jalan dan drainase yang menjadi fokus utama dalam program KOTAKU bertujuan memperbaiki kondisi infrastruktur dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini membatasi masalah pada bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung. Tingkat partisipasi masih rendah karena faktor internal dan eksternal seperti masyarakat tidak mengetahui adanya peluang untuk berpartisipasi atau tidak diberi kesempatan oleh pemangku kebijakan. Rumusan Masalah Apakah terdapat pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung? Seberapa pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung. Manfaat Penelitian Secara Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam mendukung teori partisipasi masyarakat menurut (Irene, 2. yang mengemukakan empat tahapan partisipasi Partisipasi keterlibatan dalam proses pembuatan JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam mendukung teori efektivitas (Arlan, mengemukakan bahwa untuk mengukur tingkat efektifitas diperlukannya lima tahapan berikut yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata. Secara Praktis. Bagi Pemerintah Kelurahan sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk terus pembangunan infrastruktur desa dengan mendorong lebih banyak keterlibatan masyarakat secara langsung. Bagi pembelajaran dan pemahaman yang lebih baik mengenai partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program Bagi peneliti sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dalam merancang penelitian dan mengetahui Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. TINJAUAN PUSTAKA Partisipasi Dalam Kamus Bahasa Indonesia, partisipasi adalah perihal turut berperan serta dalam suatu kegiatan atau keikutsertaan atau Menurut (Irene, 2. , partisipasi merupakan keterlibatan mental dan emosi dari seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorong mereka untuk menyokong pencapaian tujuan kelompok serta bertanggung jawab terhadap Menurut (Wahyuddin, 2. , partisipasi bisa dikatakan suatu kontribusi seseorang dalam ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB suatu kegiatan untuk mendapatkan manfaat dari kontribusi tersebut. Partisipasi Masyarakat Menurut (Setiawan, 2. , partisipasi masyarakat adalah keikutsertaan masyarakat pengambilan keputusan, pelaksanaan, dan Keith Davis menyatakan bahwa partisipasi adalah keterlibatan mental dan emosional seseorang dalam kelompok yang mendorong kontribusi serta tanggung jawab terhadap Menurut (Rahmawati, 2. , partisipasi adalah keterlibatan masyarakat secara umum Dan (Nurdiyanto, 2. menyatakan bahwa partisipasi ditentukan oleh: Adanya kesempatan yang diberikan oleh masyarakat, untuk berpartisipasi. Kemauan untuk berpartisipasi yaitu adanya kesempatan yang disediakan atau partisipasi masyarakat, tidak akan berarti jika masyarakatnya tidak memiliki kemampuan untuk berpartisipasi Kemauan untuk berpartisipasi yaitu ditentukan oleh sikap mental yang dimiliki oleh Proses Partisipasi Masyarakat Proses partisipasi menurut teori para ahli berbeda-beda, yang dimaksud dengan proses yaitu tahapan bagi masyarakat yang ikut terlibat didalamnya. Menurut (Adikampana, 2. proses partisipasi ada beberapa tahap . Partisipasi yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan . Partisipasi memperoleh manfaat Sedangkan menurut (Irene, 2. proses partisipasi dapat dilihat dalam 4 . Partisipasi dalam Pengambilan Keputusan . Partisipasi dalam Tahap Pelaksanaan JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 . Partisipasi dalam Memperoleh Manfaat . Partisipasi dalam Evaluasi Berdasarkan penjelasan di atas dapat diketahui bahwa dari tahapan proses partisipasi masyarakat menurut beberapa ahli, maka dapat diketahui dalam penelitian ini menggunakan teori (Irene, 2. sebagai acuan dalam penelitian untuk melihat tahap-tahap dalam proses partisipasi masyarakat. Efektivitas Efektivitas berasal dari kata efektif yaitu mempunyai pengaruh, efek atau akibat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata efektif berarti dapat memiliki hasil, adanya efek seperti akibat, pengaruh dan kesannya. Kata efektif dalam Bahasa inggris yaitu Effective yang memiliki arti berhasil, sukses, tepat sasaran atau manjur. Maka. Efektivitas pada dasarnya mengacu pada keberhasilan dalam pencapaian tujuannya. Menurut (Mardiasmo, 2. Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya pencapaian tujuan suatu organisasi mencapai tujuannya. Apabila suatu organisasi mencapai tujuan maka organisasi tersebut telah berjalan dengan efektif. Efektivitas secara umum menunjukkan sampai sejauh mana tercapainya suatu tujuan yang terlebih dahulu ditentukan dari target kuantitas, kualitas dan waktu yang telah dicapai. Ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan dalam mengukur efektivitas, menurut (Arlan, 2. , yaitu: Pemahaman Program . Tepat Sasaran . Tepat Waktu . Tercapainya Tujuan . Perubahan nyata Pembangunan Dalam Indonesia pembangunan berasal dari kata AuBangunAy yang artinya bangkit. Pembangunan adalah hasil dari kegiatan dan program yang dibuat oleh pemerintah yang di peruntukan bagi masyarakat untuk menunjang pencapaian kesejahteraan sosial, tujuan ekonomi sosial. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB demograsi politik dan sebagainya dengan cara meningkatkan pembangunan. Pembangunan mengandung arti suatu proses yang menyebabkan pertumbuhan dan pematangan suatu sistem agar lebih terorganisir (Rosfa. Pembangunan merupakan upaya yang secara sadar dilaksanakan oleh suatu bangsa, negara dan pemerintah dalam rangka pertumbuhan dan perubahan secara terencana menuju masyarakat modern (Siagian S. Tujuan utama dari pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah adalah suatu usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh, baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan hidup demi kesejahteraan masyarakat dengan selalu mengoganisir sistem agar lebih terstruktur dan efisien. Tujuan utama dari pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah adalah suatu usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh, baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan hidup demi kesejahteraan masyarakat dengan selalu mengoganisir sistem agar lebih terstruktur dan efisien. Pembangunan Jalan Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009, mendefinisikan jalan sebagai semua bagian dari jalan. Jalan adalah suatu jalan yang tujuannya untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain (Nugroho, 2. Jalan di klasifikasikan menjadi beberapa jenis, . Jalan umum adalah jalan yang diperuntukan bagi angkutan umum. Jalan khusus adalah bagian-bagian jalan yang terdiri dari ruang pelayanan, ruang properti dan ruang pengawasan jalan yang dibangun oleh perseorangan, kelompok masyarakat, instansi pemerintah atau JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 badan usaha lainnya untuk kepentingan . Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol. Pembangunan Sistem Drainase Drainase . yang berasal dari kata kerja Auto drainAy yang berarti mengeringkan menguras, atau mengalirkan air, adalah menyatakan sistem-sistem yang berkaitan dengan penanganan masalah kelebihan air, baik diatas maupun dibawah permukaan tanah, yang terbentuk secara alami maupun dibuat Menurut (Azwaruddin, 2. Secara umum drainase didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha untuk mengalirkan air yang berlebihan dalam suatu konteks pemanfaat tertentu. Sementara itu. SK Menteri Pekerjaan Umum (PU) No. 233 Tahun 1987 menjelaskan saluran drainase di dalam perkotaan sebagai jaringan limpasan aliran dengan fungsi mengalirkan air yang bagian-bagian perkotaan, baik itu dari debit air hujan maupun sebuah luapan sungai yang melewati daerah perkotaan tersebut. Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah salah satu program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) merupakan kegiatan kolaborasi antara pemerintah pusat, kota/kabupaten dan masyarakat yang ikut terlibat sebagai pelaku utama. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program diperlukan kesamaan persepsi dan kapasitas yang memadai dari berbagai pemangku Tujuan umum program Kota Tanpa Kumuh ini adalah untuk meningkatkan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh permukiman kumuh baru dalam rangka perkotaan yang layak huni, produktif, dan Dalam tujuan umum tersebut terkandung dua maksud didalamnya yaitu. Pertama, masyarakat terhadap infrastruktur dan fasilitas pelayanan di permukiman kumuh perkotaan. Kedua, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, pemerintah daerah. Kerangka Konseptual Gambar 1. Kerangka Konseptual Ho: Tidak terdapat pengaruh partisipasi masyarakat (X) terhadap efektivitas (Y) pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung. METODE PENELITIAN Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pendekatan kuantitatif bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis data berbentuk angka . melalui metode statistik. Sesuai dengan pengertian yang diungkapkan oleh (Sugiyono, 2. metode penelitian kuantitatif berlandaskan pada filsafat positivisme yang berorientasi pada objektivitas dan digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian yang terukur serta analisis data bersifat Populasi dan Sampel Sumber : data diolah peneliti, 2025 Hipotesis Hipotesis menurut (Sugiyono, 2. merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat Berdasarkan kerangka konseptual diatas, maka rumusan hipotesis dari penelitian ini sebagai berikut: Ha: Terdapat pengaruh partisipasi masyarakat (X) terhadap efektivitas (Y) pembangunan jalan dan drainase di Kelurahan Agung. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Menurut (Sugiyono, 2. populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh masyarakat yang tinggal di kawasan Kelurahan Agung, dengan jumlah penduduk sebanyak 2. 819 jiwa. Penduduk tersebut tersebar di 7 . Rukun Tetangga (RT), yang masing-masing memiliki karakteristik sosial yang beragam. Oleh karena itu. Kelurahan Agung ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena relevensi dan keterkaitannya dengan tujuan penelitian yang dilakukan. Sampel menurut (Sugiyono, 2. adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Pengambilan sampel dilakukan karena peneliti membatasi penelitian dalam hal waktu, tenaga, uang dan populasi yang sangat Oleh karena itu, peneliti harus mengambil sampel yang benar-benar representatif . Jumlah sampel ditentukan dari populasi yang telah diketahui jumlahnya serta dihitung menggunakan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB rumus Slovin (Sugiyono, 2. Berikut adalah Rumus Slovin dalam menentukan sampel: ycu= ycA 1 ycA . 2 sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari literatur, jurnal, artikel, lurah dan staff kelurahan bagian pembangunan dan data-data lainnya yang berhubungan dengan penelitian. Teknik Pengumpulan Data Maka untuk mengetahui jumlah sampel penelitian yang didapatkan adalah sebagai berikut: Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan beberapa metode, yaitu: ycA 1 ycA . Observasi Observasi adalah pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati secara langsung terhadap objek penelitian yang menjadi sumber bahan peneliti. Kuesioner Kuesioner . pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden. Dokumentasi Dokumentasi merupakan cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi baik dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka, gambar yang berupa laporan disertai keterangan dan sebagainya. ycu= ycu= 1 2. ycu= 1 2. ycu= 1 28,19 ycu= 28,19 ycu = 100 Jadi, sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 responden, dengan menetapkan Batasan kesalahan sebesar 10% dari total keseluruhan populasi sebanyak 2. 819 penduduk di Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini . Data Primer Data primer adalah yang langsung diperoleh dari sumber data pertama di lokasi penelitian atau objek Data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari penyebaran daftar pertanyaan kepada masyarakat sebagai obyek yang . Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber yang sudah ada (Bougie, 2. Data JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif, yang bertujuan untuk menganalisis teknik data hubungan antara pengaruh partisipasi masyarakat sebagai variabel bebas (X) terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase sebagai variabel terikat (Y) yang pengukurannya menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) antara lain: Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan apabila hanya ingin mendeskripsikan data sampel-nya saja, tidak digunakan untuk mengambil kesimpulan yang berlaku untuk semua populasi. Analisis Regresi Linear Sederhana ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Analisis regresi linear sederhana adalah suatu alat analisis yang digunakan untuk mengukur pengaruh antara variabel independen (X) dan variabel dependen (Y) (Sugiono, 2. Dalam penelitian ini, persamaan regresi linear sederhana, dengan Y = a bX X10 X11 X12 0,214 0,665 0,614 0,539 0,556 0,546 0,300 0,544 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : data diolah peneliti, 2025 . Uji T Uji t adalah pengujian koefisien regresi parsial individu yang digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen (X1. X2. secara individual mempengaruhi variabel dependen (Y). maka digunakan titik presentasi distribusi t, dengan ketentuan yaitu: Apabila t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Apabila t hitung < t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Uji Koefisien Determinasi Koefisien Determinasi mengetahui seberapa besar variasi perubahan variabel dependen yang dipengaruhi oleh variabel Adapun perhitungannya adalah dengan menggunakan rumus: R2 = r2 x 100% HASIL DAN PEMBAHASAN Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat yang pernah ikut berpartisipasi di kawasan lingkungan Kelurahan Agung di setiap RT-nya yang berjumlah 100 responden. Adapun karakteristi responden yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, jenis kelamin, usia. Pendidikan terakhir dan pekerjaan. Tabel 1. Hasil Uji Validitas Partisipasi Masyarakat 0,703 0,789 0,769 0,734 0,196 0,196 0,196 0,196 JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Tabel 2. Hasil Uji Validitas Efektivitas Item Pertanyaan Y10 Y11 Y12 Y13 Y14 Y15 0,514 0,374 0,446 0,545 0,473 0,223 0,383 0,320 0,321 0,438 0,226 0,459 0,633 0,531 0,265 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 0,196 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : data diolah peneliti, 2025 Hasil Penelitian Item Pertanyaan Hasil perbandingan antara r hitung dengan r tabel menghasilkan nilai lebih besar hasil r hitung dibandingkan r tabel yang dapat dinyatakan pengujian variabel partisipasi masyarakat valid. Keterangan Valid Valid Valid Valid Hasil perbandingan antara r hitung dengan r tabel menghasilkan nilai lebih besar hasil r hitung dibandingkan r tabel yang dapat dinyatakan pengujian variabel efektivitas valid. Hasil uji reliabilitas partisipasi masyarakat diperoleh nilai CronbachAo Alpha sebesar 0,743 lebih besar dari 0,6, maka intrumen yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan reliabel. Dan Hasil uji reliabilitas efektivitas diperoleh nilai CronbachAo Alpha sebesar 0,607 lebih besar dari 0,6, maka intrumen yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan reliabel. Tabel 3. Hasil Uji Statistik Deskripsif ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Partisipasi Masyarakat Efektivitas Valid N . Std. Deviati N Minimum Maximum Mean Sumber : Output SPSS 26. Data Primer 2025 Berdasarkan hasil uji deskriptif diatas, dapat digambarkan distribusi data yang didapat peneliti . Variabel Partisipasi Masyarakat (X). Dari Data Tersebut Dapat Di Deskripsikan Bahwasanya Nilai Minimum Sebesar 32 dan Nilai Maksimum Sebesar 50. Sedangkan Nilai Mean (Rata-Rat. Sebesar 39,17 dan Standar Devisation Data Partisipasi Masyarakat Sebesar 3,846. Variabel Efektivitas (Y). Dari Data Tersebut Dapat Di Deskripsikan Bahwasanya Nilai Minimum Sebesar 49 dan Nilai Maksimum Sebesar 64. Sedangkan Nilai Mean (Rata-Rat. Sebesar 54,57 dan Standar Devisation Data Efektivitas Sebesar 2,840. Tabel 4. Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Std. Error Partisipasi Masyarakat Dependent Variable: Efektivitas Sumber : Output SPSS 26. Data Primer 2025 Hasil uji regresi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut : Y = a Bx dengan nilai 39,553 . 0,382 (X). Maka dengan nilai koefisien partisipasi masyarakat sebesar 0,383 lebih besar dari nilai signifikansi 0,000 atau . , yang berarti Partisipasi Masyarakat berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Determinasi Adjusted R Model R Square Square Predictors: (Constan. Partisipasi Masyarakat Tabel 5. Hasil Uji T Hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 6,013, sedangkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 0,05 dari hasil hitung t = . f = n-. maka t = . ,05 = 100-. dan t = . ,05 . dari hasil tersebut dapat diketahui t tabel nya sebesar 1,984. Oleh karena itu karena t hitung > t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa variabel partisipasi masyarakat berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Dan dengan kata lain, semakin tinggi partisipasi masyarkat, maka efektivitas yang dicapai juga cenderung meningkat. Dengan demikian, dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Unstandardized Coefficients Model (Constan. Sumber : Output SPSS 26. Data Primer 2025 Sumber : Output SPSS 26. Data Primer 2025 Hasil koefisien determinasi diperoleh nilai R Square . oefisien determinas. sebesar 0,269 yang artinya pengaruh variabel partisipasi masyarakat terhadap variabel efektivitas sebesar 26,9%. Pembahasan Penelitian ini terkait pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase dalam program kotaku di Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Adapun penelitiannya menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas . artisipasi masyarka. dan variabel terikat . Dalam menentukan teknik analisis data, peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linier ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB sederhana, uji t dan uji koefisien determinasi. Analisis data tersebut dilakukan terhadap item pernyataan dari indikator dua variabel, yaitu 12 pernyataan partisipasi masyarakat (X) dan 15 pernyataan efektivitas (Y). Berdasarkan hasil tabel statistik deskriptif menyatakan bahwa: Indikator pernyataan dengan nilai rata-rata tertinggi adalah (X. dengan nilai mean sebesar 4. 09 dan standar deviation 0,534 dan (Y. dengan nilai mean sebesar 4. 06 dan standar deviation 0, 278. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian yang sangat tinggi terhadap indikator tersebut dengan jawaban (Setuj. atas pernyataan pada X5 Ausaya sering berkontribusi dalam bentuk material dan finansial untuk mendukung pembangunan di lingkungan kamiAy dan pada pernyataan Y4 Ausaya merasa bahwa lingkungan kami memenuhi kriteria untuk mendapatkan perbaikan pembangunan dalam Proram KotakuAy. Sebaliknya. Indikator pernyataan dengan nilai rata-rata terendah adalah (X. , dengan nilai mean sebesar 2,19 dan standar deviation 0,706 dan (Y. dengan nilai mean 34 dan standar deviation 0,728 Hal ini mendapatkan penilaian yang paling rendah dari responden dibandingkan dengan indikator lainnya dengan jawaban (Tidak Setuj. atas pernyataan pada X10 Ausaya merasa dilibatkan dalam proses evaluasi hasil pembangunan jalan dan drainase di lingkungan kami Ay dan pada pernyataan Y6 Ausaya pernah mengikuti diskusi terkait alokasi dana perbaikan pembangunan dalam Program KotakuAy Berdasarkan determinasi, nilai R Square sebesar 0,269 yang mengandung pengertian bahwa besarnya Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Efektivitas Pembangunan Jalan dan Drainase Dalam Program Kotaku di Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong adalah 26,9% dan hubungan tersebut dapat dikatakan rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa besarnya pengaruh partisipasi masyarakat sebesar 26,9% terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase dalam JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 program kotaku di kelurahan agung kecamatan tanjung kabupaten tabalong. Berdasarkan pembahasan diatas mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase dalam program kotaku di KelurahanAgung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Sementara itu, hasil perhitungan besar pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas adalah sebesar 26,9% dan dikategorikan sebagai bentuk partisipasi yang baik dari masyarakat sekitar dimana banyak penilaian positif dari masyarakat mengenai partisipasi masyarakat terhadap pembangunan jalan dan drainase dalam program kotaku di Kelurahan Agung Kecamtan Tanjung Kabupaten Tabalong. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat pembangunan jalan dan drainase yang dilaksanakan dalam program Kotaku di Kelurahan Agung juga akan semakin meningkat. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data mengenai Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Efektivitas Pembangunan Jalan Dan Drainase Dalam Program Kotaku di Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai . Pengaruh Partisipasi Masyarakat terhadap Efektivitas Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pembangunan jalan dan drainase. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar . ,000 < 0,. , sehingga hipotesis alternative (H. diterima dan hipotesis nol (H. Besar Pengaruh Partisipasi Masyarakat Nilai koefisien determinasi (R Squar. sebesar 0,269 yang menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat memberikan kontribusi sebesar 26,9% ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB terhadap efektivitas pembangunan jalan dan SARAN Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan, maka selanjutnya peneliti ingin menyampaikan saransaran yang sekiranya dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang terkait atas hasil penelitian ini. Adapun saran-saran tersebut sebagai . Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pemerintah daerah dan pelaksana program Kotaku di Kelurahan Agung diharapkan terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan, pemberian ide/saran, pengambilan keputusan, hingga evaluasi dan pengawasan. Serta Program KOTAKU juga diharapkan dapat dilanjutkan setiap tahunnya untuk menjaga kesinambungan pembangunan. Memberikan Edukasi melalui Pelatihan atau Sosialisasi Agar Program KOTAKU lebih efektif dan bermanfaat maka perlu dilakukan pelatihan, penyuluhan, atau sosialisasi dari pihak Kelurahan atau LPM secara intensif kepada masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam pembangunan lingkungan, agar partisipasi dapat lebih maksimal dan merata di seluruh kalangan . Memperkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Masyarakat Pemerintah perlu mempererat kerja sama dengan masyarakat melalui forum musyawarah atau pertemuan rutin guna membahas perkembangan dan tindak lanjut program pembangunan Kolaborasi ini juga penting untuk membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap hasil pembangunan yang telah Semoga dengan adanya saran-saran ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan efektivitas program pembangunan di masa JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 DAFTAR PUSTAKA