Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Website: https://ejurnal-unespadang. id/EPJA Pengaruh Partisipasi Pengguna. Kemampuan Personal Serta Fasilitas yang Memadai Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada Badan Perencanaan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan Desi Lizawati1*. Yulia Syafitri2. Meri Yani3 Fakultas Ekonomi Universitas Ekasakti Padang. Indonesia. Fakultas Ekonomi Universitas Ekasakti Padang. Indonesia. Fakultas Ekonomi Universitas Ekasakti Padang. Indonesia. Corresponding Author: desilizawati1@gmail. Abstrakt: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: . Apakah Partisipasi Pengguna secara parsial berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. Apakah Kemampuan Personal secara parsial berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. Apakah Fasilitas yang Memadai secara parsial berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. Apakah Paerisipasi Pengguna. Kemampuan Personal serta Fasilitas yang Memadai secara Simultan berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. Penelitian kuantitatif dengan metode penelitian analisis deskriptif. Dengan teknik pengumpulan datanya melalui kuesioner. Menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil: Partisipasi Pengguna (X. dengant hitung = 1. 154 < t tabel = 1. Sig = 0. 258 > 0. 05 maka H1 ditolak bahwa Partisipasi Pengguna (X. tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi(Y). Kemampuan Personal (X. dengan t hitung = 0. 918 < t tabel = 1. Sig = 0. 366 > 0. 05 maka H 2 ditolak bahwa Kemampuan Personal (X. tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y). Fasilitas yang Memadai (X. dengan t hitung = 0. 433 < t tabel = 696. Sig = 0. 668 > 0. 05 Ie H3 ditolak bahwa Fasilitas Yang Memadai (X. tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y). Keywords: Partisipasi Pengguna. Kemampuan Personal. Fasilitas Yang Memadai. Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Abstract: This study aims to find out: . Whether User Participation partially affects the Quality of Accounting Information Systems. Whether Personal Ability partially affects the Quality of the Accounting Information System. Whether Adequate Facilities partially affect the Quality of the Accounting Information System. Whether User Participation. Personal Ability and Adequate Facilities simultaneously affect the Quality of the Accounting Information System. Quantitative research with descriptive analysis research method. With the data collection technique through questionnaires. Using multiple regression analysis. Based on the results of data processing, the results were obtained: User Participation (X. with calculation = 1. 154 < t table = 1. Sig = 0. 258 > 0. 05 then H1 is rejected that User Participation (X. does not have a significant effect on the Quality of the Accounting Information System (Y). Personal Ability (X. with t calculation = 0. 918 < t table = 1. Sig = 0. 366 > 0. 05 then H2 is rejected that Personal Ability (X. does not have a significant effect on the Quality of the DOI: https://doi. org/10. 31933/epja. Licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License 276 | Page e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Accounting Information System (Y). Facilities that Adequate (X. with t calculation = 0. < t table = 1. Sig = 0. 668 > 0. 05 Ie H3 it is rejected that Adequate Facilities (X. do not have a significant effect on the Quality of the Accounting Information System (Y). Keywords: User Participation. Personal Ability. Adequate Facilities. Quality of Accounting Information System PENDAHULUAN Perkembangan teknologi di era digital telah mengubah interaksi, pembelajaran, dan cara kerja masyarakat, tetapi juga membawa tantangan baru seperti kesenjangan akses teknologi, keamanan data, dan keakuratan informasi. Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI diluncurkan pada Desember 2023 untuk meningkatkan pengelolaan data dan transparansi dalam perencanaan pembangunan daerah. Proses penatausahaan keuangan menggunakan SIPD mencakup berbagai tahap dari penerbitan Surat Penyediaan Dana hingga Surat Perintah Membayar. Badan Perencanaan Daerah. Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitban. Kabupaten Pesisir Selatan berperan dalam perencanaan pembangunan, namun menghadapi kendala seperti jaringan internet yang tidak stabil dan minimnya fasilitas yang memadai. Partisipasi pengguna, kemampuan personal, dan fasilitas yang memadai adalah faktor penting dalam efektivitas Sistem Informasi Akuntansi. Partisipasi aktif pengguna meningkatkan relevansi dan efektivitas sistem, sedangkan kemampuan personal yang baik berkontribusi pada kepuasan pengguna. Fasilitas yang memadai mendukung kualitas dan akurasi informasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa partisipasi pemakai dan dukungan atasan berpengaruh positif terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut pengaruh partisipasi pengguna, kemampuan personal, dan fasilitas terhadap kualitas sistem informasi akuntansi di Bapedalitbang Kabupaten Pesisir Selatan. Perumusan masalah penelitian sebaga berikut: 1. Apakah partisispasi pengguna secara parsial berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada badan perencanaan daerah penelitian dan pengembangan daerah Kabupaten Pesisir Selatan? 2. Apakah kemampuan personal secara parsial berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada badan perencanaan daerah penelitian dan pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan? 3. Aapakah fasilitas yang memadai secara parsial berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada badan perencanaan daerah penelitian dan pengembangan? 4. Apakah Partisipasi pengguna, kemampuan personal serta fasilitas yang memadai berpengaruh secara simultan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada Badan Perencanaan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hal-hal berikut: 1. Untuk mengetahui pengaruh partisispasi pengguna terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada badan perencanaan daerah penelitian dan pengembangan daerah Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk mengetahui pengaruh kemampuan personal terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada badan perencanaan daerah penelitian dan pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk mengetahui pengaruh fasilitas yang memadai terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada badan perencanaan daerah penelitian dan pengembangan. Untuk mengetahui pengaruh Partisipasi pengguna, kemampuan personal serta fasilitas yang memadai terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada Badan Perencanaan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan. Model SEM (Structural Equation Modelin. digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel dalam penelitian ini, terutama untuk mengevaluasi pengaruh partisipasi pengguna, kemampuan personal, dan fasilitas terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. Page 277 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 SEM memungkinkan peneliti membangun model teoritis yang menggambarkan interaksi antar Model SEM menggabungkan analisis faktor konfirmatori untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, serta analisis jalur untuk menguji hubungan antar variabel. Beberapa penelitian terdahulu yang mempunyai hubungan dengan penelitian ini Marfuah dan Akbar Handoko . Judul: Determinan Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Metode: Regresi berganda Hasil: Keterlibatan pengguna dan kemampuan teknik berpengaruh positif terhadap SIA. Widoms Sahusila wane . Judul: Pengaruh Partisipasi Pemakai dan Dukungan Atasan Terhadap Kinerja SIA Metode: Regresi berganda Hasil: Partisipasi pemakai dan dukungan atasan berpengaruh positif terhadap kinerja SIA. Ahmad Saebani dan Anita Muliawati . Judul: Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja SIA Metode: Regresi berganda Hasil: Dukungan manajemen puncak berpengaruh positif, sementara keterlibatan pemakai dan program pendidikan tidak Gusti Ayu Ratih Permata Dewi dan Putu Diah Putri Idawati . Judul: FaktorFaktor yang Mempengaruhi Kinerja SIA pada Dinas Kesehatan Provinsi Bali Metode: Regresi berganda Hasil: Faktor-faktor yang mempengaruhi SIA berpengaruh positif. Junaidi Prabowo . Judul: Pengaruh Keterlibatan Pengguna dan Kemampuan Teknik Personal terhadap Kinerja SIA Metode: Regresi Linier berganda Hasil: Keterlibatan pengguna dan kemampuan teknik personal mempengaruhi kinerja SIA. Fika Kusuma Nur. Indrawan Azis. Dara Ayu Nianty . Judul: Analisis Penggunaan SIA dalam Mengoptimalkan Pengendalian Biaya Operasional Metode: Observasi, dokumentasi, wawancara Hasil: Integrasi SIA membantu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pelacakan biaya. Mhd. Suleman HSB . Judul: Analisa SIA pada CV. Andalan Makmur Sejahtera Metode: Deskriptif kualitatif Hasil : Flowchart digunakan untuk menggambarkan aspekaspek sistem informasi secara jelas. Devi Trisniawati . Judul: Analisis Penerapan SIA Penjualan pada PT. Sintesa Kayan Mentarang Metode: Triangulasi Metode Hasil: Proses SIA berjalan baik dan membantu dalam distribusi produk. Eka Permatasari . Judul: Analisis SIA Persediaan Barang Dagang pada Alfamart Metode: Analisis kualitatif Hasil: Penerapan SIA sudah baik, namun kurang maksimal dalam penggunaan, mempengaruhi laporan persediaan dan keuangan. Ariyanti Mandasari . Judul: Peranan SIA Terhadap Kualitas Laporan Keuangan PT. Sinar Galesong Mandiri Metode: Deskriptif kuantitatif Hasil: SIA membantu dalam menyediakan laporan keuangan yang tepat dan akurat untuk operasional perusahaan. Gracelia Makatengkeng. Lintje Kalangi. Hendrik Gamaliel . Judul: Pengaruh Sarana Pendukung SIA. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Pengelola Keuangan. Metode: (Belum disebutka. Hasil: (Belum disebutka. Kerangka Teory yang digunakan dalam penelitian dapat digambarkan sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Teory Page 278 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 H1: Diduga partisipasi pengguna terhadap kualitas sistem informasi akuntansi berpengaruh H2: Diduga kemampuan personal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. H3: Diduga Fasilitas yang Memadai berpengaruh besar terhadap kualitas sistem informasi H4: Apakah Partisipasi pengguna, kemampuan teknik personal serta pasilitas yang memadai berpengaruh secara simultan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian dilakukan pada Badan Perencanaan Daerah. Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Metode pengumpulan data penelitian lapangan dan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan sumber data yang digunakan dalam penelitianini adalah data primer, data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya. Pengumpulan data ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada obyek penelitian dan di isi secara langsung oleh responden. Populasi adalah suatu kelompok yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan (Sugiyono, 2014:. Jumlah Karyawan Bapedalitbang Kab. Pesisir Selatan Nama Instansi Jumlah Pegawai Bapedalitbang Jumlah Sumber: Observasi Lapangan . Sampel Pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Alasan menggunakan total sampling, karena jumlah populasi yang kurang dari 100 maka sebaiknya seluruh populasi dijadikan sampel (Sugiyono, 2. Uji instrument dilakukan dengan tujuan untuk memberikan validitas dan reliailitas instrument sebelum digunakan pada responden. Uji Validitas Uji Validitas Penelitian ini sebagai berikut: Dimana: r hitung : koefesien korelasi : jumlah skor item : jumlah skor total . eluruh ite. : jumlah responden Jika nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel > 0. 05, maka butir pertanyaan tersebut dinyatakan valid. Jika nilai r yang dihitung lebih kecil dari nilai r tabel < 0. 05, maka butir pertanyaan tersebut dinyatakan tidak valid. Kriteria Validitas menurut Sugiyono . Validitas dinyatakan baik jika nilai korelasi . Ou 0,3. Validitas dinyatakan kurang baik jika nilai korelasi . < 0,3. Page 279 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Uji Reliabilitas Instrumen dikatakan reliable . jika koefisien variabelnya lebih dari 0,6. , untuk mengetahui reliabilitas seluruh tes harus menggunakan rumus: r11 = koefesien reliabilitas. OcSi = Jumlah varians skor tiap item St = Varians Total = Jumlah Item. Keputusan pengujian : Jika item pertanyaan atau pernyataan responden penelitian dikatakan reliabel jika rhitung > rtabel. Kriteria Koefisien Reliabel Sangat Tinggi 80 Ae 1,000 Tinggi 0,60 Ae 0,799 Sedang 0,40 Ae 0,599 Rendah 0,20 Ae 0, 399 Sangat Rendah 0,00 Ae 0,199 Sumber: Sugiyono . Jika nilai Alpha Cronbach mendekati 1, maka ini berarti bahwa jawaban responden akan cenderung sama walaupun diberikan pada responden yang berbeda. Metode Analisis Data menggunakan metode Analisis Deskriptif Untuk menggambarkan masing-masing variabel secara mandiri yaitu pengaruh partisipasi pengguna, kemampuan personal serta fasilitas yang memadai terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada kantor Bapedalitbang Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk melihat bagaimana persepsi responden terhadap item-item pertanyaan yang diajukan, digunakan rumus berikut: Mean Teknik ini dapat dilakukan dengan rumus (Sugiyono, 2012: . TCR (Total Capaian Responde. Menghitung nilai TCR masing-masing kategori jawaban dari deskriptif variabel maka dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Kriteria TCR Skala Kategori 81% - 100% Sangat tinggi 61% - 80% Tinggi 41% - 60% Cukup 21% - 40% Lemah 0% - 20% Sangat Lemah Sumber: Riduwan . Uji Asumsi Klasik Uji normalitas dilakukan dengan menggunkaan metode Kolmogorv-Sminov. Nilai residual terstandarisasi berdistribusi normal jika K hitung < K tabel nilai Sig >Alpha. Jika Sig Uji Kolmogrov-Smirnov > 0,05 maka variabel berditribusi normal. Page 280 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Uji Multikolinieritas Untuk mendeteksi ada atau tidaknya multikolinearitas didalam model regresi adalah dengan melihat nilai variance inflation factor (VIF). Model regresi dari regresi yang bebas multikolinieritas adalah model yang mempunyai nilai VIF di bawah 10. Uji Heteroskedastitas Uji Heterokedaktisitas dilakukan untuk mengetahui apakah antara pradictor mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai residualnya. Jika nilai signifikan lebih besar dari nilai Sig. > 0,05 maka dapat dipastikan model tidak mengandung gejala heteroskedastisitas (Suliyanto, 2011 :. Analisis regresi linear berganda Analisis regresi linear berganda adalah suatu alat analisis peramalan nilai pengaruh dua variabel bebas atau lebih terhadap variabel terikat untuk membuktikan ada atau tidaknya hubungan fungsi antara dua variabel bebas atau lebih dengan suatu variabel terikat. Variabel benas dalam penelitian ini yaitu: Partisipasi Pengguna (X. Kemampuan Personal (X. Frasarana Yang Memadai (X. , . 10: . Variabel terikatnya adalah Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y). Adapun persamaan regresi untuk empat predikator (Variabe. yang digunakan sebagai berikut : KSI = 1. PP 2. KP 3. FM u Dimana : KSI 1, 2, 3 = Variabel terikat Kualitas Sistem Informasi Akuntansi = Nilai konstanta = Koefisien regresi variabel bebas = Variabel bebas Partisipasi Pengguna = Variabel bebas Kemampuan Personal = Variabel bebas Fasilitas Yang Memadai = Variabel Residu Menurut Sugiyono . , nilai 1, 2 dan 3 dapat ditemukan dengan metode skor deviasi yang selanjutnya skor deviasi dimasukkan ke dalam persamaan simultan yang selanjutnya untuk mencari masing masing nilai AuAy di lakukan dengan metode eliminasi, sehingga akhirnya nilai 1, 2 dan 3 dapat diketahui. Koefesien Determinasi Koefisien determinasi (R. pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen (Imam Ghozali, 2. Derajat koefesien determinasi dicari dengan menggunakan rumus: KP = r2 x 100% Dimana : : Nilai koefesien diterminan : nilai koefesien korelasi. Page 281 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Metode Pengujian Hipotesis Uji Signifikansi Parsial (Uji . Uji t merupakan bagian dari analisis regresi yang digunakan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Rumus uji t dalam konteks analisis regresi adalah sebagai berikut: t = b / s_b Dimana: pengujian hipotesis digunakan untuk menentukan signifikan atau tidaknya variabel bebas ( Xi ) yang digunakan terhadap variabel tak bebas ( Y ), baik secara serempak . maupun secara parsial, digunakan uji-t (Agussalim Manguluang, 2017 : 227 ). : Nilai statistik uji t : Koefisien regresi dari variabel s_b : Standar error koefisien regresi dari variabel independen Jika t hitung lebih kecil dari t tabel . hitung < t tabe. dan Ou 0,05, maka hipotesis nol (H. diterima, artinya variabel independen tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Jika t hitung lebih besar dari t tabel . hitung > t tabe. dan < 0,05, maka hipotesis nol (H. ditolak, artinya variabel independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel Uji Signifikansi secara Simultan (Uji F) Pengujian hipotesis secara simultan dilakukan dengan uji F digunakan untuk mengetahui ketepatan variabel yang digunakan dalam model. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan significance level 0,05 ( = 5%). F = (RA / . ) / . - RA) / . - . Penjelasan: RA : Koefisien determinasi, yang menunjukkan persentase variasi variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independen. K : Jumlah variabel independen. N : Jumlah sampel. Jika nilai F hitung lebih kecil dari F tabel (F hitung < F tabe. dan > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya semua variabel independent/bebas tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen/terikat. Jika nilai F hitung lebih besar dari F tabel (F hitung > F tabe. dan < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya semua variabel independent/bebas memiliki pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen/terikat. HASIL PENELITIAN Hasil Uji Validitas Item atau butir pertanyaan variabel Partisipasi Pengguna (X. Kemampuan Personal (X. serta Fasilitas Yang Memadai (X. terhadap Kualitas Sistem Informasi (Y) dengan pendekatan koefesien korelasi untuk nilai n = 34 r tabel = 0,339 dinyatakan Valid. Page 282 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Pernyataan Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 Sumber: Data primer, 2024 Batas Nilai 0,339 0,339 0,339 0,339 0,339 0,339 0,339 0,339 0,339 0,339 Koefisien Korelasi 0,634 0,775 0,789 0,775 0,742 0,650 0,634 0,499 0,543 0,577 Ket Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Hasil Uji Realibilitas Uji ini bertujuan untuk menilai sejauh mana tanggapan dari responden dapat memberikan hasil yang relatif berbeda (Konsiste. bila dilakukan pengukuran terhadap objek yang sama dengan menggunakan rumus Cronbachs Alpha. Variabel dinyatakan reliable jika koefesien variabelnya lebih dari 0,6 (Sigoyono 2. Variabel Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y) Partisipasi Pengguna (X. Kemampuan Personal (X. Fasilitas Pengguna (X. Sumber: Data primer, 2024 Cronbachs Alpha 1,010 Keterangan 1,015 0,996 Reliabel Reliabel 1,028 Reliabel Reliabel Hasil Analisis TCR Hasil Uji TCR Distribusi Frekuensi Variabel Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y) Variabel Sistem Informasi Akuntansi pada SIPD-RI sangat mudah Sistem informasi akuntansi (SIPD-RI) belum mampu membantu organisasi berfungsi dengan baik Informasi yang dihasilkan Sistem Informasi Akuntansi (SIPD-RI) sangat akurat Sistem informasi akuntansi (SIPD-RI) tidak terlalu penting dalam kesuksesan kinerja organisasi Sistem Informasi Akuntansi (SIPD-RI) sangat menjamin keamanan data keuangan organisasi Sistem informasi akuntansi (SIPD-RI) belum memberikan informasi yang dibutuhkan organisasi Dukungan teknis sangat baik saat menggunakan Sistem Informasi Akuntansi (SIPD-RI) Dengan adanya sistem informasi akuntansi (SIPD-RI) yang ada di organisasi para pegawai belum mampu mengerjakan tugas lebih mudah dan efisien. Sistem Informasi Akuntansi (SIPD-RI) dapat disesuaikan dengan kebutuhan Sistem informasi akuntansi (SIPD-RI) dapat memberikan kontribusi dalam pencapaian tujuan dan misi organisasi Rata-rata TCR (Mea. Kategori Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik Baik Page 283 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Total Sangat Baik Hasil Pengujian Prasyarat Analisis (Uji Asumsi Klasi. Hasil Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan metode Kolmogrov-Sminov. Nilai residual terstandarisasi berdistribusi normal jika nilai Sig > Alpha. Uji Normalitas One-Sample Kolmogrov_Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Sumber: Data primer, 2024 Hasil Uji Multikolinearitas Uji ini dilakukan dengan SPSS dengan patokan nilai Variance Influation Factor (VIP) dengan kriteria sebagai berikut : Jika nilai VIP > dari 10 maka terjadi kasus multikolonieritas Jika nilai VIP < dari 10 maka tidak terjadi kasus multikolonieritas Berdasarkan hasil pengujian Multikolonieritas yang telah dilakukan diketahui bahwa masing-masing variabel independen yang digunakan memiliki nilai VIF dibawah Sehingga dapat disimpulkan bahwa masing-masing Variabel independen yang digunakan terbebas dari gejala multikolonieritas sehingga tahap pengolahan data dapat Hasil Uji Heterokedastisitas Uji ini dilakukan dengan menggunakan metode Glejser dengan kriteria sebagai Jika nilai Sig > dari 0,050 maka tidak terjadi gejala heteroskedasitas Jika nilai Sig < dari 0,050 maka terjadi gejala heteroskedasitas Page 284 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Kriteria regresi linier berganda sebagai berikut: Jika P Value < 0,05 ada pengaruh signifikan Jika P Value > 0,05 maka tidak ada pengaruh signifikan KSI = 52. 109 - 0. 226PP - 0,378KP 0. 350FM u Berdasarkan Variabel diatas koefesien regresi untuk masing-masing variabel bebas adalah sebagai berikut: Dari persamaan tersebut terdapat nilai konstanta sebesar 52. 159 artinya X1. K2 dan X3 bernilai = 0 satuan, maka kulitas sistrem informasi akuntansi (Y) konstan sebesar 52. Koefesien regesi variabel partisipasi pengguna sebesar -0. 226 artinya terdapat hubungan negatif antara partisipasi pengguna dengan sistem informasi akuntansi. Apabila partisipasi pengguna naik sebesar 1 satuan maka kualitas sistem informasi akuntansi akan mengalami penurunan sebesar -0,226 satuan yang artinya koefesien bernilai negative dengan asumsi variabel indenpen lainnya bernilai 1. Koefesien regesi variabel kemampuan Personal sebesar -0. 378 artinya terdapat hubungan negatif antara kemampuan personal dengan sistem informasi akuntansi, kemampuan personal naik sebesar 1 satuan maka kualitas sistem informasi akuntansi akan mengalami penurunan sebesar -0,378 yang artinya koefesien bernilai negatif, dengan asumsi variabel indenpen lainnya bernilai 1. Koefesien regesi variabel Fasilitas Yang Memadai sebesar 0. 035 artinya variabel lain nilainya tetap dan partisipasi pengguna mengalami kenaikan satu satuan, maka kualitas sistem informasi akuntansi akan mengalami peningkatan sebesar 0,035 yang artinya koefesien bernilai positif atau semakin naik nilai Fasilitas Yang Memadai maka semakun meningkat kualitas sistem informasi akuntansi. Hasil Uji Koefesien Determinasi Pada tabel diatas nilai Adjusted R Square 0. Ini berarti kontribusi partisipasi pengguna, kemampuan personal dan fasilitas yang memadai adalah 86%, sedangkan sisanya 14% disumbangkan oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Page 285 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Hasil Pengujian Hipotesis Hasil Uji T PEMBAHASAN Pengaruh Partisipasi Pengguna Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Hasil pengujian partisipasi pengguna, diperoleh nilai thitung sebesar -1. 154 < ttabel 696, nilai signifikansi sebesar 0. 258 > 0. Partisipasi pengguna tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. H1 Ditolak. Dapat disimpulkan partisipasi pengguna secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada Badan Perencanaan Daerah. Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan. Pengaruh Kemampuan Personal Terhadap Kualitas Sistem Informasi Hasil pengujian partisipasi pengguna, diperoleh nilai thitung sebesar 0. 433 < ttabel 696, serta nilai signifikansi sebesar 0. 366 > 0. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan personal tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi H2 Ditolak. Dapat disimpulkan kemampuan personal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada Badan Perencanaan Daerah. Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan. Pengaruh Fasilitas Yang Memadai Terhadap Kualitas Sistem Informasi Berdasarkan hasil pengujian partisipasi pengguna, diperoleh nilai thitung sebesar 0. < ttabel sebesar 1,696, serta nilai signifikansi sebesar 0,668 > 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa fasilitas yang memadai tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. H3 Ditolak. Dapat disimpulkan fasilitas yang memadai secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada Badan Perencanaan Daerah. Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan. Hasil Uji F Dari tabel diatas diketahui nilai F hitung 323 yang nilai nya lebih kecil dari F tabel 934 Sehingga F hitung < F tabel dan nilai sig diperoleh 726 > dari 0,05 sehingga H4 Ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Partisipasi pengguna (X. Kemampuan Personal (X. dan Prasarana Yang Memadai (X. secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. Page 286 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 KESIMPULAN Berdasarkan analisis data dan interpretasi hasil penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut: Partisipasi Pengguna (X. : Nilai thitung = -1. 154 dan t tabel = 1. 696, sehingga thitung < Tingkat signifikansi . ig = 0. lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu. H1 ditolak, yang berarti partisipasi pengguna tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. Kemampuan Personal (X. : Nilai thitung = -0. 918 dan t tabel = 1. 696, dengan sig = 0. lebih besar dari 0,05. H2 ditolak, menunjukkan bahwa kemampuan personal juga tidak berpengaruh signifikan. Fasilitas yang Memadai (X. : Nilai thitung = 0. 433 dan t tabel = 1. 696, serta sig = 0. lebih besar dari 0,05. H3 ditolak, sehingga fasilitas yang memadai tidak berpengaruh Uji F: F hitung = 0. 323 dan F tabel = 2. Nilai sig = 0. > 0,. menunjukkan H4 Ini berarti partisipasi pengguna, kemampuan personal, dan fasilitas yang memadai secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. SARAN Bagi instansi diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem informasi akuntansi yang digunakan saat ini, untukmengidentifikasi kendala teknis maupun nonteknis yang mungkin tidak terdeteksi melalui variabel partisipasi pengguna, kemampuan personal, dan fasilitas yang memadai. Bagi peneliti selanjutnya. Diharapkan dapat memperluas ruang lingkup penelitian dengan menambahkan variabel lain yang relevan, seperti Implementasi Standar Akuntansi. Sistem Pengendalian intern, kompetensi sumber daya manusia, yang mungkin memiliki pengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. Selain itu, peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat menggunakan populasi dan sampel yang lebih besar atau melakukan penelitian di instansi yang berbeda agar hasil penelitian dapat lebih bervariasi dan general. REFERENSI