Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 1 April 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI KOMPUTER PERKANTORAN BAGI PEMUDA DESA MEUNASAH MESJID PUNTEUT KOTA LHOKSEUMAWE Rusli1. Ipan Suandi2. Misriana3 dan Raisah Hayati4 1,2,3,4 Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe Jalan Banda Aceh Medan Km. 280,3 Buketrata Lhokseumawe. Email : 1ruslipnl@gmail. 2ipan@pnl. manaf@gmail. 4raipnl@gmail. Abstrak Masyarakat Desa Alue Lim terutama kaum wanitanya menggunakan waktu luang untuk membuat hasil kerajinan. Ada yang membuat kerajinan dari bahan daur ulang, plastik bekas dan lain-lain. Kendala yang di hadapi oleh masyarakat adalah bagaimana cara meningkatkan penjualan hasil kerajinan tersebut ke dunia luar. Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terpanggil untuk membantu kendala di atas dengan program penerapan ipteks untuk desa binaan yang diharapkan mampu untuk dapat menyelesaikan salah satu permasalahan di atas. Oleh karena itu, tim pelaksana akan mencoba memberikan pelatihan penggunaan sosial media untuk masyarakat Desa Alue Lim dalam memasarkan produk hasil kerajinan mereka. Adapun media sosial yang digunakan adalah facebook, youtube dan instgram. Tahapan pelaksanaan pelatihan dengan memperkenalkan terlebih dahulu, sosial media apa saja yang digunakan untuk membantu pemasaran dari produk kerajinan. Selanjutnya mengajarkan peserta cara membuat akun pada facebook, youtube dan instagram. Kemudian akan dijelaskan dasar-dasar penggunaan Facebook, youtube dan instagram diikuti dengan memberikan contoh yang juga akan dipraktekkan langsung oleh peserta. Contoh materi yang diajarkan antara lain: caba update status, mencari teman sesuai target dan meningkatkan edgeRank. Terakhir setiap peserta diberikan latihan mengaplikasikan semua materi yang telah diajarkan kemudian peserta akan dievaluasi untuk dapat dianalisa seberapa besar pemahamanya terhadap materi yang telah disampaikan. Berdasarkan nilai-nilai ujian tersebut dapat diketahui bahwa nilai rata-rata peserta setelah pelatihan berada pada antara 70 dan 80, dibandingkan dengan nilai peserta sebelum pelatihan yang berada pada antara 40 dan 60. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman peserta sudah mencukupi dalam menggunakan aplikasi sosial media untuk memasarkan produk kerajinan mereka. Kata kunci : Sosial media, internet, kerajinan, masyarakat berhubungan dengan Tridarma perguruan Tinggi. Masyarakat Desa Alue Lim terutama kaum wanitanya menggunakan waktu luang untuk membuat hasil kerajinan. Ada yang membuat kerajinan dari bahan daur ulang, plastik bekas dan lain-lain. Kendala yang di hadapi oleh masyarakat adalah bagaimana cara meningkatkan penjualan hasil kerajinan tersebut ke dunia luar. Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai salah satu institusi membantu kendala di atas dengan program penerapan ipteks untuk desa binaan yang PENDAHULUAN Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terletak A7 KM dari pusat Kota Lhokseumawe, yaitu di Kecamatan Blang Mangat. Kecamatan Blang Mangat mempunyai luas daerah kurang lebih 57,80 kmA, terdiri dari 17 desa dengan mata pencarian rata-rata petani. Salah satu desa yang berada di Kecamatan Blang Mangat adalah Desa Alue Lim. Mengingat letaknya berada dalam wilayah kecamatan Blang Mangat, dan berdekatan dengan PNL, maka selayaknya Politeknik Negeri Lhokseumawe memberikan perhatian khusus kepada warga kecamatan Blang Mangat, khususnya yang Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 1 April 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelesaikan salah satu permasalahan di Kehadiran internet sebagai sarana atau media informasi online ternyata memberikan manfaat yang sangat besar bagi setiap aspek kehidupan yang ada. Baik dalam bidang pendidikan, sarana komunikasi tanpa batas, maupun dalam hal pengembangan Pemanfaatan media online memang menjadi pilihan tepat bagi para pelaku usaha Mudahnya akses internet saat ini, besarnya manfaat yang didapatkan, serta murahnya biaya yang dibutuhkan menjadi alasan utama bagi para pelaku usaha sebelum akhirnya mereka memilih media online sebagai solusi tepat untuk memperluas jangkauan bisnisnya. Banyaknya sumber informasi yang tersedia melalui media online atau internet, memberikan dukungan tersendiri bagi perkembangan bisnis para pengrajin industri Dengan modal informasi yang ada pada media online, setidaknya bisa menciptakan ide-ide baru yang tentunya bermanfaat bagi kemajuan usaha. Selain itu juga bisa mendapatkan informasi penting lainnya terkait peluang usaha yang sedang dijalankan saat ini. Misalnya saja informasi kontak person supplier bahan baku, informasi harga jual produk dipasaran, informasi tips bisnis yang membantu permasalahan usaha, serta masih banyak lagi lain yang berguna perkembangan usaha. Pengrajin industri kecil merupakan salah satu bentuk usaha yang mampu memberikan konstribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Pengrajin industri kecil juga menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat, terutama masyarakat ekonomi menengah dan ekonomi Dalam upaya mempertahankan bisnis yang dijalankan, pengrajin industri kecil dituntut untuk mulai menerapkan berbagai macam strategi bisnis dalam upaya mengembangkan usaha untuk mencapai pangsa pasar yang lebih luas dan mendapatkan lebih banyak konsumen. Masalah sebenarnya bisa diatasi dengan pemanfaatan media online yang ada dan saat ini banyak digunakan oleh masyarakat, misalnya media jejaring sosial, seperti facebook, youtube dan Kemudahan dalam pengaksesan media jejaring sosial menjadi peluang bagi pengelola usaha untuk memanfaatkanya sebagai media pemasaran baru. Belum banyak pengelola suatu usaha atau bisnis yang memanfaatkan media online sebagai alat untuk memasarkan produknya agar lebih dikenali masyarakat. Padahal dengan memanfaatkan media online sebagai media untuk memasarkan produk akan memberikan banyak manfaat. Manfaat yang didapatkan diantaranya masyarakat dapat mengetahui produk yang ditawarkan dengan mudah, bagi calon pembeli dapat melakukan perbandingan dengan produk lain sebelum melakukan transaksi pembelian, peluncuran atau promosi produk baru bisa dilakukan seefektif mungkin, meminimalkan biaya promosi, dan jangkauan pasar atau pangsa menjadi tak terbatas karena bisa diakses darimana saja dan oleh siapa saja METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan kegiatan aplikasi ipteks ini dilaksanakan di Laboroatorium Jaringan Komputer Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe pada NovemberDesember 2017. Target dari pelatihan ini adalah para peserta pelatihan dapat menggunakan sosial media seperti facebook, youtube dan instagram. Beberapa manfaat yang menjadi target bagi para peserta antara Produk-produk masyarakat dapat di kenal secara luas lewat sistem pemasalan secara online. Meluasnya memberikan imbas terhadap omset atau penjulan produk kerajinan. Meningkatnya hasil penjualan produk dengan sistem pemasaran melalui media sosial. Bahwa dengan kegiatan ini, hasil kerajianan masyarakat Desa Alue Lim Lhokseumawe dapat mengetahui sistem pemasaran online. Dengan dilaksanakannya program sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan para masyarakat penghasil kerajinan dapat berperan aktif untuk menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran produk yang dihasilkan. Dapat meningkatkan omset usaha dengan media pemasaran online. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan dimulai setelah dilakukan tes kepada peserta. Tes dilakukan untuk Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 1 April 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat mengukur tingkat kemampuan peserta dalam menggunakan sosial media dan pengetahuan peserta tentang sosial media yang sering Hasil yang diperoleh dari ujian tersebut seperti diperlihatkan pada Tabel 4. sedangkan grafik hasil ujian seperti Gambar Tabel 4. 1 Hasil Ujian Teori dan Praktek sebelum Pelatihan No. Nama Peserta Nilai Teori Praktek Nilai Rata-rata Murnita Tihajar Yulia Mursalina Nanda Rina Nurlailawati Irmi Safitri Erlina Rahmiati Nurfitriani Fakriah Rusnawati Nurmalawati Berdasarkan Grafik 4. 1 dapat dijelaskan bahwa peserta pelatihan masih memiliki kemampuan yang minim dalam pengetahuan tentang sosial media dan juga cara penggunaan sosial media. Peserta pelatihan, rata-rata, hanya mengetahui dan menggunakan sosial media tersebut untuk hiburan belum tau cara memanfaatkan untuk Teori Praktek Nilai Rata-rata Gambar 4. 1 Grafik Nilai Peserta sebelum Pelatihan Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 1 April 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tabel 4. 2 dan 4. 3 adalah nilai ujian teori dan praktek peserta setelah diberikan Hasil-hasil tersebut disajikan dalam bentuk grafik seperti diperlihatkan Grafik Tabel 4. 2 Hasil Ujian Teori setelah Pelatihan Nilai Teori No. Nama Peserta Facebook Instagram Youtube Nilai Rata-rata Murnita 78,33 Tihajar 75,00 Yulia Mursalina 78,33 Nanda Rina 71,67 Nurlailawati 76,67 Irmi Safitri 76,67 Erlina 76,67 Rahmiati 75,00 Nurfitriani 78,33 Fakriah 76,67 Rusnawati 78,33 Nurmalawati 75,00 Facebook Instagram Youtube Rata-rata Gambar 4. 2 Grafik Hasil Ujian Teori setelah Pelatihan Pada pelatihan ini, peserta diajarkan cara melakukan promosi produk kerajinan melalui Facebook. Instagram dan Youtube. Peserta juga diajarkan cara mendapatkan pengikut dan member melalui semua sosial media tersebut. Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 1 April 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tabel 4. 3 Hasil Ujian Praktek setelah Pelatihan Nilai Praktek No. Nama Peserta Facebook Instagram Youtube Nilai Rata-rata Murnita 78,33 Tihajar 78,33 Yulia Mursalina 78,33 Nanda Rina 76,67 Nurlailawati 78,33 Irmi Safitri 78,33 Erlina 78,33 Rahmiati 78,33 Nurfitriani 78,33 Fakriah 76,67 Rusnawati 80,00 Nurmalawati 78,33 Facebook Instagram Youtube Rata-rata Gambar 4. 3 Grafik Hasil Ujian Praktek setelah Pelatihan produk hasil kerajinan mereka ke seluruh penjuru dunia. KESIMPULAN Peserta pelatihan dapat mengikuti seluruh kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan hasil yang baik, yaitu nilai tes setelah mengikuti pelatihan meningkat dengan nilai rata-rata berkisar antara 70 dan 80. Kemampuan yang telah dimiliki oleh masyarakat Desa Alue Lim ini dapat digunakan sebagai modal dalam memasarkan DAFTAR PUSTAKA