Jurnal Informatika & Teknologi Cerdas (JITC) Vol. No. Juni 2026 ISSN 3109-7677 Tinjauan Literatur: Penerapan Teknologi Blockchain dalam Sistem Verifikasi Sertifikat Akademik Wisnu Rizki Ferdiansyah1. Safani Nur Awal2*. Muhamad Tsaqif3 Program Studi Teknologi Informasi. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Amikom Purwokerto Email: 1wisnu. f02@gmail. com, 2*safaninur0000@gmail. com, 3much. tsaqif@gmail. 1,2,3 Abstrak - Penelitian ini mengevaluasi penerapan teknologi blockchain untuk mengatasi pemalsuan sertifikat akademik menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA . 2Ae2. Dari analisis terhadap tujuh studi terpilih, ditemukan bahwa arsitektur paling efektif adalah model hybrid yang menggabungkan public blockchain (Ethereu. dan penyimpanan off-chain (IPFS) dengan integrasi QR Code. Implementasi ini terbukti menjamin integritas data . dan memangkas waktu verifikasi menjadi hitungan detik. Namun, karena kendala biaya transaksi tinggi dan privasi data, penelitian selanjutnya disarankan berfokus pada solusi consortium blockchain atau teknologi Layer-2. Kata kunci: Blockchain. Verifikasi Sertifikat Akademik. Systematic Literature Review. Ethereum. IPFS. Abstract - This study evaluates the application of blockchain technology to address academic certificate forgery using a Systematic Literature Review (SLR) based on PRISMA guidelines . 2Ae2. Analysis of seven selected studies reveals that the most effective architecture is a hybrid model combining public blockchain (Ethereu. and off-chain storage (IPFS) integrated with QR Codes. This implementation is proven to guarantee data immutability and reduce verification time to seconds. However, due to high transaction costs and privacy issues, future research is recommended to focus on consortium blockchain or Layer-2 KeywordsAi Blockchain. Academic Certificate Verification. Systematic Literature Review. Ethereum. IPFS. PENDAHULUAN Pemalsuan ijazah dan kredensial akademik telah menjadi isu global signifikan yang merusak integritas pendidikan dan pasar tenaga kerja . Praktik ini mencakup pemalsuan dokumen fisik hingga peretasan basis data institusi . Sistem verifikasi konvensional yang seringkali manual, terpusat, dan berbasis kertas, terbukti tidak efisien, memakan waktu, mahal, serta rentan terhadap manipulasi dan kegagalan sistem . Verifikasi seringkali memerlukan komunikasi langsung dengan institusi penerbit atau perantara . Ketergantungan pada basis data terpusat menimbulkan risiko keamanan serta single point of failure . Selain itu, fitur keamanan fisik pada sertifikat sulit diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga . Keterbatasan ini menuntut solusi yang lebih andal, seiring meningkatnya kebutuhan transparansi di sektor pendidikan . Teknologi blockchain, sebagai buku besar digital terdistribusi yang diamankan secara kriptografis . , menawarkan solusi potensial . Sifat utamanya, yaitu immutability . ekekalan dat. dan desentralisasi . anpa otoritas pusa. , secara inheren mengatasi kelemahan sistem tradisional. Blockchain memungkinkan pembuatan catatan kredensial yang aman, transparan, dan tahan manipulasi . Hal ini juga memfasilitasi proses verifikasi yang lebih efisien tanpa memerlukan perantara terpusat . Namun, hingga kini belum terdapat studi literatur yang komprehensif mengenai implementasi teknologi blockchain dalam verifikasi kredensial akademik. Kekosongan informasi ini menunjukkan perlunya penelitian pendahuluan berbasis Systematic Literature Review (SLR) guna mengidentifikasi, memetakan, dan mensintesis hasil penelitian terdahulu di bidang ini. Pendekatan SLR, sebagaimana dikemukakan oleh Pati dan Lorusso . , bertujuan mengumpulkan, mengevaluasi secara kritis, serta mengintegrasikan temuantemuan penelitian untuk memperoleh pemahaman yang utuh mengenai topik yang dikaji. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang tren, manfaat, dan tantangan implementasi blockchain pada sistem verifikasi kredensial Selain itu, hasil analisis SLR diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan dalam merancang solusi berbasis blockchain yang efektif dan efisien guna menjaga integritas akademik. Pertanyaan penelitian (RQ) pada penelitian ini sebagai RQ1: Bagaimana konsep dan mekanisme kerja teknologi blockchain dalam konteks verifikasi sertifikat akademik? RQ2: Bagaimana hasil implementasi blockchain pada sistem verifikasi sertifikat akademik yang telah dibahas dalam penelitian terdahulu? RQ3: Apa tantangan dan keterbatasan yang dihadapi dalam implementasi blockchain untuk verifikasi kredensial https://journal. id/index. php/jitc Artikel ini adalah artikel dengan akses terbuka, dilisensikan di bawah CC BY 4. Jurnal Informatika & Teknologi Cerdas (JITC) Vol. No. Juni 2026 II. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadopsi pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA). Pendekatan ini dipilih untuk menjamin pengumpulan, penyaringan, dan sintesis literatur yang Kerangka PRISMA digunakan untuk meminimalkan bias seleksi dan memastikan kualitas studi yang dianalisis dalam menjawab pertanyaan penelitian mengenai penerapan blockchain pada verifikasi sertifikat akademik. ISSN 3109-7677 diusulkan, dan . Temuan utama terkait manfaat serta tantangan implementasi. Analisis Data Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif Temuan dikelompokkan berdasarkan tema utama yang diturunkan dari pertanyaan penelitian, yaitu: mekanisme kerja blockchain, hasil implementasi sistem, serta tantangan yang dihadapi. Sintesis ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai kontribusi teknologi blockchain dalam menjaga integritas sertifikat akademik. Strategi Pencarian (Search Strateg. Pencarian literatur dilakukan secara terstruktur melalui basis data akademik Google Scholar, yang dipilih karena kemampuannya menyajikan artikel terkurasi beserta konteks Proses pencarian dibatasi pada rentang publikasi 2022 hingga 2025 untuk memastikan relevansi dan keterkinian teknologi yang dikaji. String pencarian . earch strin. disusun menggunakan operator Boolean dengan kombinasi kata kunci berikut: AublockchainAy. Aublockchain technologyAy. Auacademic certificate verificationAy. Auacademic credential verificationAy. Audigital academic certificatesAy, dan Aublockchain-based credential systemAy. Kriteria Inklusi dan Eksklusi Artikel Untuk menyeleksi artikel yang paling relevan, ditetapkan kriteria inklusi dan eksklusi (Tabel . Artikel disaring melalui tiga tahapan: pemeriksaan judul, abstrak, dan pembacaan teks lengkap . ull-tex. TABEL 1. Kriteria Inklusi dan Eksklusi Artikel Kriteria Inklusi Artikel berbahasa Inggris atau Bahasa Indonesia Teks lengkap dapat diakses Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah atau prosiding konferensi Artikel yang diterbitkan pada periode 2022Ae2025 serta membahas penerapan teknologi blockchain dalam sistem verifikasi sertifikat atau kredensial akademik Kriteria Eksklusi Artikel non-bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia Artikel dengan teks lengkap yang tidak dapat diakses Gambar 1. Diagram Alir PRISMA Proses Seleksi Artikel Publikasi selain jurnal atau prosiding konferensi Artikel yang diterbitkan di luar rentang tahun 2022Ae2025 atau tidak relevan dengan topik verifikasi sertifikat akademik berbasis blockchain Proses Seleksi dan Ekstraksi Data Proses seleksi mengikuti diagram alir PRISMA (Gambar Dari hasil pencarian awal, dilakukan penyaringan duplikasi dan relevansi judul/abstrak. Artikel yang lolos tahap awal dievaluasi kelayakannya berdasarkan ketersediaan teks lengkap dan kesesuaian konten dengan pertanyaan penelitian. HASIL DAN DISKUSI Berdasarkan proses seleksi PRISMA, diperoleh 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Tabel 2 menyajikan ringkasan studi yang dianalisis dalam tinjauan ini. Mayoritas penelitian berfokus pada pengembangan purwarupa . sistem verifikasi menggunakan platform blockchain publik . eperti Ethereu. maupun privat (Hyperledge. Data dari artikel terpilih kemudian diekstraksi meliputi: Identitas studi . enulis, tahu. , . Pendekatan teknologi blockchain yang digunakan, . Mekanisme verifikasi yang TABEL 2. Daftar Artikel Terpilih Hasil SLR Daftar Artikel Terpilih (Blockchain Ae Academic Credential Verificatio. Penulis Judul Artikel Tahun Taufiq Rizky Darmawan Suseno. Irawan Afrianto. Sufa Atin Strengthening data integrity in academic document recording with blockchain and InterPlanetary file https://journal. id/index. php/jitc Artikel ini adalah artikel dengan akses terbuka, dilisensikan di bawah CC BY 4. Jurnal Informatika & Teknologi Cerdas (JITC) Vol. No. Juni 2026 ISSN 3109-7677 Penulis Judul Artikel Tahun Nur Khairunnisa Noorhizam a. Zubaile Abdullah a. Shahreen Kasim a. Isredza Rahmi A Hamid a. Mohd Anuar Mat Isa Verification of Ph. Certificate Using QR Code on Blockchain Ethereum Olaiya Samuel Oluwaseyi & R. Akinyede Faton Kabashi. Halil Snopye. Artan Luma1. Vehbi Neziri Noshi. Yuan Xu Mariano Anthony Cardenas-Quispe & Alex Pacheco Ruqaya Abdelmagid. Mohamed Abdelsalam. Fahad Kamal Alsheref Utilizing Blockchain Technology for University Certificate Verification System Trustworthy Verification of Academic Credentials through Blockchain Technology Development of Blockchain-Based Academic Credential Verification System Blockchain ensuring academic integrity with a degree verification prototype A Blockchain Framework for Academic Certificates Authentication Hasil Implementasi dan Manfaat RQ2: Bagaimana hasil implementasi blockchain pada sistem verifikasi sertifikat akademik yang telah dibahas dalam penelitian terdahulu? Implementasi teknologi blockchain terbukti memberikan solusi signifikan atas kelemahan sistem verifikasi Temuan utama meliputi: Mekanisme dan Arsitektur Sistem RQ1: Bagaimana konsep dan mekanisme kerja teknologi blockchain dalam konteks verifikasi sertifikat akademik? Berdasarkan analisis literatur, terdapat pola umum dalam mekanisme kerja verifikasi sertifikat akademik berbasis Arsitektur sistem yang diusulkan umumnya melibatkan integrasi antara smart contract, penyimpanan terdesentralisasi, dan antarmuka verifikasi. dilengkapi dengan fitur QR Code. Seperti dijelaskan oleh Noorhizam et al. , pemindaian QR Code pada ijazah akan langsung mengarahkan verifikator ke data transaksi di blockchain, memungkinkan validasi keaslian dokumen secara real-time dan transparan. Daftar Artikel Terpilih (Blockchain Ae Academic Credential Verificatio. Platform Blockchain: Sebagian besar studi, termasuk Cardenas-Quispe & Pacheco . serta Noorhizam et al. , memanfaatkan Ethereum sebagai infrastruktur utama karena dukungan smart contract yang matang dan ekosistem yang luas. Namun, untuk kebutuhan institusi yang memprioritaskan privasi dan kontrol akses. Kabashi et al. mengusulkan penggunaan Hyperledger Fabric . lockchain privat/konsorsiu. , yang menawarkan skalabilitas lebih tinggi tanpa biaya transaksi . as fe. yang fluktuatif seperti pada public Mekanisme Penyimpanan (Off-chain Storag. Menyimpan seluruh data dokumen di dalam blok . dinilai tidak efisien dan mahal. Sebagai solusi. Suseno et al. dan Noshi & Xu . menerapkan InterPlanetary File System (IPFS). Dalam mekanisme ini, hanya kode unik . dari dokumen yang dicatat di blockchain, sementara file fisik dokumen disimpan di jaringan IPFS yang terdesentralisasi. Pendekatan ini menjaga integritas data tanpa membebani jaringan Verifikasi Berbasis QR Code: Untuk memudahkan pengguna akhir . eperti perekrut kerj. , sistem Integritas Data (Immutabilit. : Semua studi menyepakati bahwa sifat immutable . ekekalan dat. pada blockchain berhasil memitigasi risiko pemalsuan Oluwaseyi & Akinyede . menekankan bahwa penggunaan algoritma hashing (SHA-. memastikan setiap perubahan kecil pada dokumen akan mengubah nilai hash, sehingga manipulasi data dapat dideteksi Efisiensi Waktu: Sistem ini memangkas birokrasi legalisir yang berbelit. Cardenas-Quispe & Pacheco . menunjukkan bahwa proses verifikasi yang sebelumnya memakan waktu harian hingga mingguan dapat dipersingkat menjadi hitungan detik melalui sistem otomatis. Desentralisasi dan Keamanan: Suseno et al. menyoroti bahwa kombinasi blockchain dan IPFS menghilangkan risiko titik kegagalan tunggal . ingle point of failur. Data sertifikat tetap aman dan dapat diverifikasi meskipun server lokal institusi mengalami gangguan atau peretasan. Tantangan dan Keterbatasan RQ3: Apa tantangan dan keterbatasan yang dihadapi dalam implementasi blockchain untuk verifikasi kredensial Meskipun menawarkan berbagai keunggulan, penerapan teknologi ini masih menghadapi beberapa tantangan teknis dan operasional: Biaya Transaksi (Gas Fe. : Tantangan utama pada penggunaan public blockchain seperti Ethereum adalah biaya transaksi yang tinggi untuk setiap pencatatan Noshi & Xu . mengidentifikasi bahwa fluktuasi biaya ini dapat menjadi hambatan bagi institusi dengan anggaran terbatas. Skalabilitas dan Penyimpanan: Kabashi et al. mencatat bahwa seiring bertambahnya jumlah lulusan, ukuran ledger akan terus membesar, yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Solusi hybrid menggunakan penyimpanan off-chain (IPFS) menjadi krusial untuk mengatasi masalah ini. Privasi Data: Pada blockchain publik, data transaksi dapat dilihat oleh siapa saja. Abdelmagid et al. menyarankan penggunaan mekanisme kontrol akses atau private blockchain untuk memastikan data sensitif mahasiswa tidak terekspos secara bebas kepada publik yang tidak berkepentingan. https://journal. id/index. php/jitc Artikel ini adalah artikel dengan akses terbuka, dilisensikan di bawah CC BY 4. Jurnal Informatika & Teknologi Cerdas (JITC) Vol. No. Juni 2026 IV. ISSN 3109-7677 KESIMPULAN academic integrity with a degree verification prototype,Ay Sci. Rep. , vol. 15, no. 1, pp. 1Ae15, 2025, doi: 1038/s41598-025-93913-6. Berdasarkan Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) terhadap tujuh studi . 2Ae2. , arsitektur paling efektif untuk verifikasi sertifikat akademik adalah model hybrid yang menggabungkan public blockchain (Ethereu. dan penyimpanan IPFS yang terintegrasi dengan QR Code. Implementasi ini terbukti menjamin integritas data . , memitigasi risiko pemalsuan, dan memangkas waktu verifikasi secara drastis tanpa memerlukan perantara. Nasrullah et al. AuDevice Agent Assisted Blockchain Leveraged Framework for Internet of Things,Ay Ie Access, vol. 11, no. December 2022, pp. 1254Ae1268, 1109/ACCESS. Namun, penerapan teknologi ini masih terkendala oleh tingginya biaya transaksi . as fe. dan isu privasi data pada jaringan terbuka. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk berfokus pada solusi consortium blockchain atau teknologi Layer-2 guna menekan biaya, serta pengembangan mekanisme privasi yang lebih kuat untuk melindungi data lulusan. Saja and A. Stecyk. AuBlockchain-Based Certification: Enhancing Transparency and Trust in Higher Education,Ay Eur. Res. Stud. , vol. XXVI, no. Issue 3, pp. 363Ae380, 2023, doi: 10. 35808/ersj/3219. REFERENSI