Volume . Issue . Maret / 2025 JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS https://journal. id/index. php/jpeb Ekonomi Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Sudirman1*. Nurain Hasan2. Fahrudin Zain Olilingo3 Universitas Negeri Gorontalo Sudirman@ung. ABTRACT This study aims to determine the influence of parentsAoeconomic level on studentsAolearning outcomes at SMP Negeri 1 Batudaa. The source of data is primary data. The data collection technique is through the distribution of The study populations are 74 students who are directly involved in arranging the report. The samples are 74 students or the entire population, so this research is population research. The data are analyzed using simple linear The results show that the regression value and the results of hypothesis testing positively influance parentsAoeconomic level on studentsAolearning outcomes at SMP Negeri 1 Batudaa. The influence of the economic level on learning outcomes is 56,40% and the remaining 43,60% isfluenced by variables that are not studied. Keywords: Parents Economic lovel, students learning Outcomes ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat Ekonomi Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Smp Negeri 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo. Sumber data dari penelitian ini adalah data Primer. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran Kuisioner/angket. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 74 Siswa yang terlibat langsung dalam proses penyusunan laporan. Sampel dalam penelitian ini adalah 74 orang atau seluruh Populasi, jadi penelitian ini disebut sebagai penelitian Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai regresi dan hasil uji hipotesis terdapat pengaruh positif Tingkat Ekonomi Orang Tua Terhadap Hasil belajar siswa Di Smp Negeri 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo. Besaran Pengaruh Tingkat Ekonomi terhadap Hasil Belajar 56,40% sisanya sebesar 43,60 % dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti. Kata kunci : Tingkat Ekonomi orang Tua. Hasil Belajar Siswa Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Volume 2 No. 1 Maret 2025 1 - 09 PENDAHULUAN Belajar merupakan suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Perubahan tersebut sebagai hasil belajar dan ditunjukkan dalam berbagai bentuk seperti perubahan pengetahuan, pemahamannya, perilakunya, daya reaksinya, daya penerimaanya, dan lain-lain aspek individu. Menurut Sudjana . alam Darmawan dan Permasih, 2013:. , belajar tidak hanya diartikan sebagai proses yang dilakukan siswa untuk memperoleh ilmu pengetahuan dari guru namun belajar juga memiliki aspek yang harus dicapai agar proses yang dilakukan siswa untuk memperoleh ilmu pengetahuan dari guru, namun belajar juga memilki aspek yang harus dicapai agar proses tersebut berjalan dengan baik. Hasil belajar merupakan perubahan yang terjadi setelah mengalami proses tersebut pembelajaran. Menurut Daud . alam Muhsin, dkk, 2. , hasil belajar siswa dapat diukur melalui tiga ranah yaitu melalui ranah kongnitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Ketiga ranah tersebut dapat di peroleh siswa setelah melalui kegiatan pembelajaran. Hasil belajar memilki peran penting dalam proses pembelajaran karena hasil belajar dapat memberikan informasi kepada guru tentang kemajuan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan belajarnya melalui berbagai kegiatan belajar. Selanjutnya, dari informasi tersebut guru dapat menyusun dan membina kegiatan-kegiatan siswa lebih lanjut, baik untuk keseluruhan kelas maupun individu. Hasil belajar juga Belajar adalah perubahan tingkah laku peserta didik melalui dan pengalaman yang dilakukan secara aktif. Hasil belajar meru pakan ilmu pengetahuan, perilaku, sikap atau keterampilan yang di bangun peserta didik berdasarkan apa yang telah dipahami dan dikuasai(Windiyani,etal. Keberhasilan Sebagai dari salah satu dari tri pusat pendidikan, keluarga juga berperan penting dalam keberhasilan akademik. Keluarga adalah lingkungan pertama anak, lingkungan rumah adalah tempat pertama dimana anak-anak Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Volume 2 No. 1 Maret 2025 1 - 09 memperoleh pengaruh yang berdampak besar pada anak. Tugas keluarga adalah meletakkan dasar bagi tumbuh kembang anak agar ia dapat tumbuh dengan baik dikemudian hari. Di lingkungan rumah, anak-anak pertama kali didik dan dinasihati untuk mempelajari semua tentang pengetahuan, percakapan, dan banyak lagi. Oleh karena itu, orang tua harus dapat membimbing anaknya, membantunya mengembangkan minat dan sikapnya agar berperilaku baik sebagaimana mestinya. Selain hubungan yang harmonis antara keluarga dan cara orang tua membesarkan anaknya, kondisi ekonomi keluarga juga menentukan hasil belajar anak. Kondisi tingkat ekonom orang tua merupakan salah satu factor eksternal yang mempengaruhi belajar. Menurut Abdullah Idi . , tingkat ekonomi dilihat atau diukur dengan pekerjaan atau profesi orang tua, pendapatan dan kekayaan, tingkat pendidikan orang tua, status tempat tinggal dan lokasi, serta hubungan dan aktivitas social lainnya. Namun, dalam penelitian ini hanya akan mengambil 3 indikator untuk diteliti lebih dalam yakni pendidikan, pekerjaan dan pendapatan untuk mengukur tingkat ekonomi orang tua. Meninjau dari beberapa teori terlebih dahulu. Slameto . berpendapat Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya juga membutuhkan fasilitas belajar dari orang tua. Arikunto dalam (Nastuti dan Ariadi,2. pembelajaran lainnya anggaran yang lebih tinggi. Siswa juga dapat menambah jam pelajaran melalui les dan memanfaatkan layanan bimbel yang ada. Semakin lengkap dan terpenuhi fasilitas belajar, maka semakin baik pula hasil belajar yang dapat dicapai siswa. Begitu pula dengan kegiatan pembelajaran tambahan daqlam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan Darnis Ramayani . Yang merupakan hasil sebuah penelitian mengatakan bahwa pendapatan orang tua berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini di lakukan di SMA Negeri 12 Sijujung adalah sebesar 15,5%. Hal yang sama juga yang Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Volume 2 No. 1 Maret 2025 1 - 09 dilakukan oleh kartiko . dan menunjukkan bahwa pengaruh pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa adalah sebesar 6,9%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat ekonomi orang tua maka semakin baik pula prestasi akademik siswa. Intelektual, fisik, dan kondisi keluarga diantara siswa terlihat jelas keragaman yang ada tentunya menentukan hasil belajar yang berbeda-beda diantara para siswa berdasarkan hasil pengamatan lapangan yang telah dilakukan di Smp Negeri 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo menunjukan bahwa terdapat banyak sekali siswa yang nilainya tidak mencapai Kriteria ketuntasan minimal (KKM). Menurut Suryabrata . alam Andriani 2012:. Nilai perumusan terakhir yang diberikan oleh guru mengenai kemajuan belajar siswa atau hasil belajar siswa selama masa tertentu. Berdasarkan hasil observasi awal serta pengamatan yang dilakukan di SMP Negeri 1 Batudaa dalam mata pelajaran IPS terpadu masih terdapat siswa yang memiliki nilai yang dibawa criteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah yaitu 75%. Dilihat dari jumlah siswa kelas VII-1,VII-2,dan VII-3 berjumlah 74 orang. Terdapat 18 siswa 25,75% Yang tidak memenuhi kriteria standar ketuntasan, sedangkan yang memenuhi criteria standar ketuntasan dari kelas VII-1,VII2,dan VII-3 berjumlah 74 siswa terdapat 56 siswa atau 75,75% yang memenuhi standar KKM. Hasil belajar yang masih rendah hal ini disebabkan oleh, kurangnya partisipasi peserta didik baik dikelas maupun di rumah. Disamping itu juga partisipasi kehadiran siswa yang sering membantu orang tua dalam Disinilah peneliti dapat menyimpulkan bahwa kelas VII memiliki motivasi yang sangat rendah sehingga berefek pada hasil belajar yang rendah Padahal hal dalam kerangka pembelajaran, siswa mesti dilibatkan secara mental, fisik dan sosial untuk membuktikan sendiri tentang materi pelajaran Ips Jika hal ini tidak mencakup dalam proses pembelajaran dapat dipastikan penguasaan konsep materi atau kurang dan menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Volume 2 No. 1 Maret 2025 1 - 09 METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian adalah bagian penting dari suatu karya ilmiah karena pendekatan merupakan keseluruhan cara yang digunakan dalam penelitian baik itu Dari perumusan masalah hingga hingga pada tahap penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan Sedangkan untuk metode penelitiannya menggunakan metode penelitian kuantitatif karena data peneliti berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistic. Teknik Pengumpulan Data Observasi Tehnik ini merupakan tehnik awal untuk mengumpulkan data umum dimana dilakukan pengamatan secara langsung mengenal objek penelitian, sehingga informasi atau data yang di peroleh tidak diragukan dan dapat dipertanggung jawabkan. Angket Dalam penelitian ini, angket digunakan untuk mengetahui perhatian orang tua siswa. Angket ini diberikan pada siswa untuk diisi sesuai dengan yang diambil di rumah terkait dengan perhatian orang tua setiap harinya dalam hal belajar, baik dari segi fisik, psikis, dan sosial. Menurut Sugiyono . Angket atau Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara member seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada siswapada mata pelajaran IPS terpadu di Kelas VII SMP Negeri 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo dengan cara menyebar angket/kusioner penelitian kepada responden yang memenuhi standar sampel yang ditentukan oleh peneliti Data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dengan menggunakan daftar pernyataan . yang telah disebarkan langsung. Jumlah responden yang menjadi subjek penelitian sebanyak 74 responden yang memenuhi standar sampel penelitian. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Volume 2 No. 1 Maret 2025 1 - 09 Hasil penelitian menggambarkan temuan utama dari penelitian. Sajian dalam hasil dan pembahasan ditulis secara bersistem, hanya hasil data/ informasi yang terkait dengan tujuan penelitian. Pembahasan dalam artikel penelitian menjelaskan hasil yang didapat dari penelitian. Tabel atau gambar yang ada, disajikan dengan penjelasan yang cukup dan dengan menyertakan nomor dan judul. Penulisan nomor dan judul table ditempatkan di atas tabel, sedangkan nomor dan judul gambar ditempatkan di bawah gambar. Lengkapi tabel dan gambar yang ada dengan menuliskan sumber di bawah masing-masing tabel/ gambar. Tabel dibuat tanpa border vertikal. Tabel 4. 13: Hasil Analisis Regresi Model Unstandardized Coefficients Standardize Coefficients Sig. Std. Error Beta (Constan. Ekonomi Orang Tua (Pendidika. Ekonomi Orang Tua (Pekerjaa. Ekonomi Orang Tua (Pendapata. Sumber: Data olahan SPSS 21, 2022 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik simpulan bahwa tingkat ekonomi orang tua ditinjau dari pendidikan, tingkat ekonomi orang tua ditinjau dari pekerjaan dan tingkat ekonomi orang tua ditinjau dari pendapatan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar di SMP Negeri 1 Batudaa dengan nilai koefisien determinasi sebesar 56,40%. Sedangkan sisanya sebesar 43,60% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti kecerdasan siswa, lingkungan belajar, aktivitas belajar, kompetensi guru, kreativitas guru dan koordinasi guru dengan orang tua siswa. Kemudian secara parsial ditemukan bahwa . tingkat ekonomi orang tua ditinjau dari pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Batudaa dengan nilai koefisien determinasi sebesar 23,70%. tingkat ekonomi orang tua ditinjau dari pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Volume 2 No. 1 Maret 2025 1 - 09 Batudaa Kabupaten Gorontalo dengan nilai koefisien determinasi sebesar 16,30%. tingkat ekonomi orang tua ditinjau dari pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Batudaa Kabupaten Gorontalodengan nilai koefisien determinasi sebesar 16,40%. SARAN