JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi Robby Rachman Nurdiantara1. Asmarandani Heryadi Putri2* 1, 2 Program Studi Komunikasi. Universitas Halim Sanusi. Bandung. Indonesia Abstract Higher education plays a crucial role in shaping competent future professionals. One key indicator of its success is student learning motivation, which is influenced by various factors, including lecturer credibility. Lecturer credibility reflects studentsAo perceptions of a lecturerAos expertise, integrity, and communication skills in the learning process. This study aims to examine the relationship and influence of lecturer credibility on the learning motivation of students in the Communication Studies Program at Universitas Halim Sanusi. The research employs a quantitative approach using survey methods and simple linear regression analysis. The population consists of all 34 active students from the 2022 cohort, using a total sampling technique. A questionnaire was distributed to all members of the population as the research instrument. The findings indicate that lecturer credibility has a positive and significant influence on student learning motivation, with a significance value of 0. 000 (< 0. , a regression coefficient of 0. 301, and an R-value of 0. The RA value of 0. 375 indicates that 37. 5% of the variation in student learning motivation can be explained by lecturer credibility. The findings confirm that increased lecturer credibility, which includes aspects of competence, trustworthiness, and attractiveness, significantly enhances studentsAo learning motivation. Keywords Lecturer Credibility. Student Learning Motivation. Educational Communication. Higher Education. Lecturer-Student Interpersonal Communication. Abstrak Pendidikan tinggi berperan penting dalam membentuk generasi profesional yang Salah satu indikator keberhasilannya adalah motivasi belajar mahasiswa, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kredibilitas dosen. Kredibilitas dosen mencerminkan persepsi mahasiswa terhadap keahlian, integritas, dan kemampuan komunikasi dosen dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linear sederhana. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif angkatan 2022 yang berjumlah 34 orang, teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner disebarkan kepada seluruh anggota populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa, dengan nilai signifikansi 0. 000 (< 0. , nilai koefisien regresi 301, dan nilai R sebesar 0. Sementara itu, nilai RA sebesar 0. mengindikasikan bahwa 37,5% variasi motivasi belajar mahasiswa dapat dijelaskan oleh kredibilitas dosen. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kredibilitas dosen, yang mencakup aspek kompetensi, kepercayaan, dan daya tarik, maka semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. Kata Kunci Kredibilitas Dosen. Motivasi Belajar Mahasiswa. Komunikasi Pendidikan. Pendidikan Tinggi. Komunikasi Interpersonal Dosen dan Mahasiswa. Pendahuluan Pendidikan tinggi memegang peranan strategis dalam mengembangkan potensi individu dan mempersiapkan generasi yang kompeten dalam menghadapi tantangan profesional di masa depan. Salah satu indikator penting keberhasilan pendidikan tinggi adalah motivasi belajar mahasiswa, yakni dorongan internal yang mendorong individu untuk mencapai tujuan akademik secara optimal. Dalam proses pembelajaran, motivasi belajar mahasiswa tidak muncul secara independen, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang memiliki pengaruh signifikan adalah kredibilitas dosen. Kredibilitas ini mencerminkan sejauh mana dosen dianggap memiliki keahlian, integritas, dan kemampuan komunikasi yang baik oleh mahasiswa. Mengacu pada Source Credibility Theory yang dikembangkan oleh Hovland. Janis, dan Kelley . , kredibilitas sumber pesan sangat menentukan sejauh mana pesan tersebut diterima dan diinternalisasi oleh penerima. Dalam konteks pendidikan, dosen sebagai komunikator utama memiliki peran penting dalam mempengaruhi respons kognitif dan afektif mahasiswa terhadap materi perkuliahan. Kredibilitas dosen yang tinggi diyakini tidak hanya meningkatkan penerimaan materi, tetapi juga mampu membangun kepercayaan diri dan semangat belajar mahasiswa. Dimensi kredibilitas yang meliputi keahlian . , kepercayaan . , dan daya tarik atau kemampuan komunikasi . harisma/communication skill. menjadi aspek kunci dalam relasi pembelajaran antara dosen dan mahasiswa. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Namun demikian, realitas di lapangan tidak selalu sejalan dengan konsep teoritik Di Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa menunjukkan tingkat motivasi belajar yang rendah, meskipun mereka diajar oleh dosen dengan kompetensi akademik yang memadai. Beberapa mahasiswa mengungkapkan ketidakpuasan terhadap gaya komunikasi atau pendekatan pengajaran dosen yang dinilai kurang membangun keterlibatan emosional dan Hal ini memunculkan dugaan bahwa persepsi terhadap kredibilitas dosen turut mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa. Data internal program studi menunjukkan adanya variasi tingkat motivasi belajar antar mahasiswa, yang salah satu penyebab potensialnya adalah persepsi terhadap kredibilitas dosen. Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan antara teori dan praktik, yang mengindikasikan pentingnya dilakukan kajian empiris secara kontekstual. Penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi mengingat pentingnya motivasi belajar sebagai determinan utama keberhasilan akademik. Dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, dosen dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga membangun kredibilitas di hadapan mahasiswa. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar dapat memberikan kontribusi strategis bagi peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi pengajaran maupun pengelolaan akademik. Dengan demikian, penelitian ini memiliki kebaruan dalam dua aspek utama. Pertama, kajian ini secara khusus meneliti pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar dalam konteks yang belum banyak dikaji sebelumnya. Kedua, penelitian ini mengembangkan pendekatan teoritik dengan mengintegrasikan tiga dimensi utama kredibilitas dosen, yaitu keahlian, kejujuran, dan kemampuan komunikasi sebagai aspek yang berkaitan langsung dengan motivasi belajar mahasiswa. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan kajian komunikasi pendidikan serta kontribusi praktis dalam peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan Berdasarkan identifikasi masalah yang telah diuraikan sebelumnya, penelitian ini dirancang untuk menjawab pertanyaan utama: apakah terdapat pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi? Pertanyaan ini muncul dari adanya indikasi kesenjangan antara teori yang menekankan pentingnya kredibilitas dosen dalam proses pembelajaran dan realitas empiris di lingkungan studi yang menunjukkan variabilitas motivasi belajar mahasiswa. Sejalan dengan rumusan masalah tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana kredibilitas dosen berpengaruh terhadap motivasi belajar JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd mahasiswa di Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Penelitian ini secara khusus ingin menelaah pengaruh tiga dimensi utama kredibilitas dosen yakni keahlian, kejujuran, dan kemampuan komunikasi terhadap tingkat motivasi belajar mahasiswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, yang memungkinkan peneliti untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antarvariabel secara objektif. Menurut Sugiyono . , pendekatan kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, dengan tujuan menguji hipotesis dan menghasilkan generalisasi yang berlaku bagi populasi yang lebih luas. Sementara itu, (Arikunto, 2. mana hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa melakukan manipulasi terhadap variabel-variabel tersebut. Dengan demikian, penggunaan metode kuantitatif korelasional dalam penelitian ini dianggap tepat untuk menguji secara empiris apakah terdapat hubungan signifikan antara persepsi mahasiswa terhadap kredibilitas dosen dan tingkat motivasi belajar mereka. Melalui pendekatan ini, diharapkan penelitian mampu memberikan gambaran yang akurat dan terukur mengenai pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa, serta memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran di pendidikan tinggi. Tinjauan Pustaka Penelitian mengenai pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa telah menjadi fokus perhatian dalam berbagai kajian di bidang pendidikan dan Kredibilitas dosen dipandang sebagai faktor eksternal yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Dalam hal ini, hubungan interpersonal antara dosen dan mahasiswa serta persepsi mahasiswa terhadap kualitas pribadi dan profesional dosen menjadi aspek yang sangat relevan untuk ditelaah secara Salah satu penelitian yang menyoroti topik ini adalah studi oleh Robby Rachman Nurdiantara . , yang berjudul AuPengaruh Motivasi Belajar Mahasiswa dan Kinerja Mengajar Dosen terhadap Keaktifan Mahasiswa pada Perkuliahan OnlineAy, yang dipublikasikan dalam Buana Komunikasi: Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kredibilitas dosen, khususnya dalam dimensi kepercayaan dan kemampuan menyampaikan materi, berpengaruh terhadap motivasi dan keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran daring. Namun demikian, penelitian ini terbatas pada dua dimensi kredibilitas dan belum mengeksplorasi unsur lain seperti keterampilan komunikasi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd interpersonal atau daya tarik dosen, serta masih terbatas dalam konteks pembelajaran online di satu universitas. Penelitian yang dilakukan oleh Suarga. Adelia, dan Paita . yang bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kewibawaan dosen mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kewibawaan dosen memiliki pengaruh yang positif terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kewibawaan ini tidak hanya ditunjukkan melalui sikap formalitas dan ketegasan dosen, tetapi juga mencakup nilai harkat dan martabat akademik seperti kepercayaan diri, keterampilan dalam mengambil keputusan, rasa tanggung jawab, serta ketaatan terhadap norma. Temuan ini mengindikasikan bahwa kewibawaan dosen merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mampu mendorong motivasi intrinsik mahasiswa. Penelitian Suarga dkk ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kerangka teoretis dan variabel pendukung untuk penelitian bertema AuKredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa. Ay Secara spesifik, konsep kewibawaan dosen yang diangkat dalam penelitian ini dapat dijadikan bagian dari dimensi trustworthiness . apat dipercay. dan expertise . dalam teori Source Credibility yang digunakan dalam penelitian kita. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa karakter personal dan moral dosen memainkan peran penting dalam membentuk motivasi belajar, yang dapat memperkaya pengukuran terhadap persepsi mahasiswa mengenai kredibilitas dosen dalam penelitian korelasional yang dirancang. Selanjutnya, penelitian oleh Laksana. Winangsih. Framanik, dan Fajarwati . , memperkuat relevansi tema ini. Penelitian yang bertujuan untuk menguji pengaruh kredibilitas dosen pembimbing terhadap motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas Dalam penelitian ini, kredibilitas dosen digunakan sebagai variabel independen, sementara motivasi mahasiswa menjadi variabel dependen. Teori yang mendasari penelitian ini adalah Source Credibility Theory yang mencakup tiga dimensi utama, yaitu expertise . , trustworthiness . , dan attractiveness . aya tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas dosen pembimbing berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 68,85%, sedangkan motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 76,05%. Penelitian ini membuktikan bahwa kredibilitas dosen pembimbing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir, dengan besaran pengaruh sebesar 21,2%. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap penelitian yang sedang direncanakan, terutama dalam hal penggunaan teori Source Credibility sebagai landasan teoritis untuk menjelaskan hubungan antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Selain itu, fokus penelitian Laksana dkk. yang menyoroti proses penyelesaian tugas akhir dapat dikembangkan lebih lanjut dalam konteks yang lebih luas, yaitu motivasi belajar mahasiswa secara umum dalam kegiatan perkuliahan sehari-hari. Oleh karena itu, temuan ini memperkuat relevansi variabel kredibilitas dosen sebagai determinan penting dalam membangun iklim pembelajaran yang positif dan dapat dijadikan sebagai pijakan untuk mengembangkan instrumen serta desain analisis dalam penelitian korelasional di Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Temuan tersebut selaras dengan penelitian dari Aprillia. Hartono, dan Habsari . , yang menunjukkan bahwa kredibilitas dosen berpengaruh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran aktif. Keterlibatan ini mencakup partisipasi dalam diskusi, kehadiran aktif, serta peningkatan kualitas tugas-tugas akademik yang dikumpulkan mahasiswa. Kredibilitas di sini tidak hanya menyangkut kapabilitas mengajar, tetapi juga integritas dan konsistensi dosen dalam membangun kepercayaan Penelitian yang dalam konteks Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) memberikan wawasan penting mengenai hubungan antara strategi pembelajaran dosen dan motivasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa bervariasi, dari tinggi, sedang, hingga rendah, dan bahwa strategi pembelajaran dosen berperan krusial dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang relevan dengan kondisi motivasional mahasiswa. Penelitian dari Aprillia. Hartono dan Habsari . ini juga menguatkan argumen ini dengan mengkaji peran komunikasi dosen dalam membentuk lingkungan belajar yang studi ini menyimpulkan bahwa persepsi terhadap kredibilitas dosen turut membentuk persepsi mahasiswa terhadap relevansi mata kuliah, sehingga berdampak pada meningkatnya motivasi belajar, khususnya pada aspek intrinsik seperti rasa ingin tahu dan kebutuhan aktualisasi diri. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Watoni . juga memberikan kontribusi penting terhadap penelitian ini, khususnya dalam memperkaya pemahaman mengenai pengaruh karakteristik dosen terhadap pengalaman dan persepsi mahasiswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa karakteristik dosen, yang mencakup aspek-aspek seperti kompetensi pedagogis, komunikasi, dan kedekatan interpersonal, memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, dengan nilai Adjusted RA sebesar 0,866. Temuan ini memperkuat kerangka teoritis penelitian ini yang menggunakan pendekatan Source Credibility Theory, di mana kredibilitas sumber, dalam hal ini dosen mencakup dimensi keahlian . , kepercayaan . , dan daya tarik . , yang secara langsung berdampak pada motivasi dan kepuasan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik, termasuk tugas akhir. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Dengan mengintegrasikan hasil penelitian Watoni, penelitian ini tidak hanya menekankan pada hubungan antara kredibilitas dosen pembimbing dan motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir, tetapi juga memperluas relevansi teori dengan menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap karakteristik dosen secara umum turut membentuk pengalaman belajar yang positif dan berkontribusi terhadap pencapaian akademik. Hal ini menguatkan urgensi bagi institusi pendidikan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas karakter dan kompetensi dosen, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing akademik yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan studi mahasiswa. Kontribusi penting dari penelitian-penelitian sebelumnya terhadap penelitian yang berjudul AuKredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional pada Prodi Komunikasi Universitas Halim SanusiAy yang dilakukan ini, terletak pada penguatan argumen bahwa motivasi belajar mahasiswa sangat dipengaruhi oleh peran aktif dosen, baik dari aspek strategi pembelajaran maupun karakter personal dosen. Meskipun penelitian Aprillia dkk. misalnya menitikberatkan pada strategi pembelajaran dalam kerangka kurikulum MBKM, temuan tersebut memperkuat urgensi untuk mengeksplorasi dimensi kredibilitas dosen, yang dalam konteks penelitian yang akan dilakukan mencakup aspek kompetensi, keandalan, dan kepercayaan mahasiswa terhadap dosen. Dengan demikian, studi korelasional yang akan dilakukan memiliki potensi kontribusi ilmiah dalam mengisi celah dari penelitian sebelumnya dengan pendekatan kuantitatif yang menguji hubungan antara kredibilitas dosen secara empiris dengan tingkat motivasi belajar Selain itu, pendekatan korelasional juga dapat memberikan data yang lebih terukur untuk keperluan perumusan kebijakan peningkatan mutu pembelajaran dan pengembangan profesional dosen di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di Universitas Halim Sanusi Secara keseluruhan, temuan-temuan tersebut mempertegas bahwa kredibilitas dosen merupakan kombinasi dari keahlian profesional, kepercayaan yang dibangun secara interpersonal, serta daya tarik personal yang secara keseluruhan mempengaruhi persepsi dan motivasi mahasiswa. Dalam konteks penelitian ini, kredibilitas dosen tidak hanya dipahami secara sempit sebagai kemampuan akademik, melainkan sebagai modal simbolik dalam komunikasi pendidikan yang mampu menciptakan iklim belajar yang positif. Namun demikian, masih terdapat celah penelitian yang dapat diisi. Sebagian besar studi sebelumnya lebih menekankan pada konteks pembelajaran daring, pembimbingan tugas akhir, atau dilakukan di luar konteks Universitas Halim Sanusi. Oleh karena itu, penelitian ini hadir untuk mengisi kekosongan tersebut dengan mengkaji pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa dalam konteks tatap muka di JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Selain itu, penelitian ini memperluas dimensi kredibilitas dosen dan mempertimbangkan variabel motivasi belajar secara menyeluruh, baik intrinsik maupun ekstrinsik, guna menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual terhadap dinamika hubungan dosen dan mahasiswa di lingkungan pembelajaran tinggi. Secara konseptual, kredibilitas dosen dipahami sebagai persepsi mahasiswa terhadap kemampuan, integritas, dan daya tarik dosen dalam konteks akademik. Mengacu pada Source Credibility Theory yang dikembangkan oleh Hovland. Janis, dan Kelley . , kredibilitas sumber mempengaruhi sejauh mana pesan diterima dan diproses oleh audiens. Dalam ruang kelas, dosen sebagai sumber utama pembelajaran harus dianggap kredibel agar mampu mempengaruhi motivasi dan keterlibatan mahasiswa. McCroskey dan Teven . menjelaskan bahwa kredibilitas dosen terdiri atas tiga dimensi utama, yaitu kompetensi . emampuan menyampaikan dan menguasai mater. , kepercayaan . ikap jujur dan tulus kepada mahasisw. , dan daya tarik . aya komunikasi yang menarik serta kharisma interpersona. Di sisi lain, motivasi belajar mahasiswa merupakan konstruk psikologis yang berkaitan dengan dorongan internal maupun eksternal untuk mencapai tujuan akademik. Menurut Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 1. motivasi belajar terbagi menjadi dua jenis utama: motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik muncul dari dalam diri individu, seperti minat terhadap materi atau tantangan intelektual. Sementara itu, motivasi ekstrinsik berasal dari faktor luar, seperti keinginan mendapatkan nilai tinggi atau pengakuan dari dosen. Teori ini menekankan pentingnya tiga kebutuhan dasar, otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial, dalam membentuk motivasi belajar yang Dalam konteks ini, kredibilitas dosen bertindak sebagai faktor eksternal yang dapat mendukung kedua jenis motivasi tersebut. Mahasiswa yang menilai dosennya kompeten, dapat dipercaya, dan komunikatif cenderung lebih termotivasi baik secara intrinsik maupun ekstrinsik. Dengan landasan teori dan kajian terdahulu tersebut, penelitian ini dirancang untuk menganalisis secara lebih menyeluruh hubungan antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa di lingkungan yang belum banyak diteliti. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoritis dalam memperluas pemahaman tentang kredibilitas dosen dalam pendidikan tinggi, tetapi juga kontribusi praktis bagi institusi dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui penguatan kompetensi dan komunikasi dosen. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan terdiri dari variabel independen (X) dan variabel dependen (Y). Variabel independen adalah kredibilitas dosen, yang diartikan sebagai persepsi mahasiswa terhadap kemampuan, kejujuran, dan daya tarik dosen dalam JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd konteks akademik, yang dapat mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Pengukuran variabel ini mengacu pada Source Credibility Theory dari Hovland. Janis, dan Kelley . , yang menyatakan bahwa kredibilitas sumber merupakan kualitas yang menentukan sejauh mana audiens menerima pesan yang disampaikan. Dalam konteks pendidikan tinggi, kredibilitas dosen menjadi faktor penting dalam membangun hubungan komunikasi yang efektif, serta meningkatkan minat dan keterlibatan mahasiswa. McCroskey dan Teven . menjelaskan bahwa kredibilitas sumber terdiri dari tiga dimensi utama, yaitu: . kompetensi, yang mencerminkan penguasaan materi dan kemampuan menyampaikannya secara jelas. kepercayaan, yang merujuk pada integritas dan kejujuran dosen dalam menyampaikan informasi. daya tarik, yang meliputi karisma dan kemampuan dosen menciptakan suasana belajar yang menarik dan Sementara itu, variabel dependen dalam penelitian ini adalah motivasi belajar Motivasi belajar dipahami sebagai dorongan internal maupun eksternal yang mendorong individu untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran demi mencapai tujuan akademik tertentu. Definisi ini merujuk pada Self-Determination Theory yang dikembangkan oleh Deci dan Ryan . , yang membedakan dua jenis motivasi utama, yaitu: . motivasi intrinsik, yaitu dorongan yang berasal dari dalam diri mahasiswa, seperti rasa ingin tahu, kepuasan pribadi, dan keinginan untuk memahami materi secara mendalam. motivasi ekstrinsik, yang timbul akibat faktor-faktor eksternal seperti harapan akan nilai tinggi, penghargaan, maupun pengaruh dan dukungan dari dosen. Kedua bentuk motivasi ini akan digunakan sebagai indikator dalam menilai sejauh mana kredibilitas dosen dapat mempengaruhi intensitas dan kualitas motivasi belajar mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Dalam penelitian kuantitatif, hipotesis merupakan pernyataan sementara yang dirumuskan berdasarkan teori atau temuan penelitian sebelumnya, yang bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara variabel independen dan dependen yang akan diuji secara empiris. Dalam konteks penelitian ini, hipotesis disusun dengan merujuk pada landasan teoritis yang relevan, yaitu Source Credibility Theory yang menekankan aspek kompetensi, kepercayaan, dan daya tarik sebagai indikator kredibilitas, serta SelfDetermination Theory yang menjelaskan dimensi motivasi intrinsik dan ekstrinsik sebagai bentuk motivasi belajar. Berdasarkan teori-teori tersebut, hipotesis penelitian dirumuskan sebagai berikut: Hipotesis nol (HCA) menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa, sedangkan hipotesis alternatif (HC. menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa. Pengujian hipotesis ini akan JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd dilakukan melalui metode statistik yang sesuai, seperti uji regresi atau analisis korelasi, guna memperoleh pemahaman empiris mengenai sejauh mana kredibilitas dosen berkontribusi terhadap motivasi belajar mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Hasil dari pengujian ini akan menjadi dasar untuk menilai validitas hubungan antara kedua variabel tersebut serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik pembelajaran di lingkungan pendidikan tinggi. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivistik. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mengukur secara objektif pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Halim Sanusi. Dalam pendekatan ini, data dikumpulkan dalam bentuk angka dan dianalisis secara statistik guna mengidentifikasi hubungan antar Paradigma positivistik sesuai untuk penelitian ini karena bertumpu pada prinsip bahwa realitas sosial dapat diukur, diklasifikasi, dan dianalisis secara empiris melalui data Sebagaimana dijelaskan oleh Sugiyono, paradigma positivistik berlandaskan pada keyakinan bahwa fenomena sosial bersifat objektif, terstruktur, dan memiliki hubungan sebab-akibat yang dapat diuji secara ilmiah (Sugiyono, 2020:. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan desain eksplanatori. Penelitian asosiatif bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, sementara desain eksplanatori digunakan untuk menjelaskan pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen. Jenis penelitian ini cocok digunakan karena memungkinkan peneliti untuk menjelaskan sejauh mana kredibilitas dosen . ariabel X) berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa . ariabel Y). Menurut Sugiyono . , penelitian asosiatif berfungsi untuk merumuskan pertanyaan yang berkaitan dengan hubungan antar variabel, sedangkan explanatory research menjelaskan posisi variabel serta pengaruh antara satu dengan yang lainnya (Sugiyono, 2020:. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi angkatan 2022, yang berjumlah 34 orang. Populasi dipilih berdasarkan kesesuaian karakteristik dengan tujuan penelitian, yakni mahasiswa yang pernah atau sedang mengikuti perkuliahan yang diberikan oleh dosen-dosen yang dijadikan objek penelitian. Sesuai dengan pendapat Sugiyono, populasi adalah keseluruhan objek atau subjek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd peneliti (Sugiyono, 2020:. Mengingat jumlah populasi relatif kecil dan dapat dijangkau secara keseluruhan, maka digunakan teknik sampling jenuh . aturation samplin. , yaitu teknik pengambilan sampel dengan melibatkan seluruh anggota populasi sebagai sampel penelitian (Sugiyono, 2020:. Dengan demikian, jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 34 mahasiswa. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif, yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis Google Form. Kuesioner disusun menggunakan skala Likert yang terdiri dari lima tingkat penilaian, mulai dari "Sangat Tidak Setuju" hingga "Sangat Setuju". Skala ini digunakan untuk mengukur persepsi responden terhadap indikator-indikator dari variabel kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa. Jenis data ini termasuk dalam kategori data ordinal, di mana urutan nilai menggambarkan tingkat intensitas sikap responden, meskipun jarak antar nilai tidak selalu sama (Sugiyono, 2020:. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana, yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel Regresi linier sederhana dapat digunakan untuk menguji hipotesis tentang hubungan dua variabel, dengan kredibilitas dosen sebagai variabel X dan motivasi belajar sebagai variabel Y. Analisis ini menghasilkan koefisien regresi serta nilai koefisien determinasi (RA) untuk menunjukkan besar pengaruh, dan uji-t untuk mengetahui signifikansi hubungan antar variabel (Sugiyono, 2020:277Ae. Untuk menjamin keabsahan data, dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap instrumen kuesioner. Uji validitas dilakukan dengan teknik Pearson Product Moment melalui aplikasi SPSS, untuk mengetahui sejauh mana butir-butir pertanyaan benar-benar mengukur variabel yang dimaksud. Instrumen dinyatakan valid jika nilai r hitung lebih besar dari r tabel (Sugiyono, 2020:. Selanjutnya, uji reliabilitas dilakukan menggunakan Alpha Cronbach, dengan kriteria bahwa instrumen dianggap reliabel apabila nilai alpha lebih besar dari 0,70. Uji reliabilitas ini memastikan bahwa data yang diperoleh bersifat konsisten dan dapat dipercaya (Sugiyono, 2020:. Penelitian dilaksanakan di lingkungan Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi yang berlokasi di Jalan Taman Siswa No. 04 Kota Bandung. Lokasi ini dipilih karena di situlah para responden berada, dan konteks akademik yang diteliti terjadi. Waktu pelaksanaan penelitian dijadwalkan berlangsung pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, dengan estimasi selama dua bulan, yang mencakup pengumpulan data, pengolahan, hingga analisis. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi (UHS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa aktif yang telah mengikuti perkuliahan dengan dosen yang menjadi objek kajian. Mengingat jumlah mahasiswa aktif dalam program studi ini sebanyak 34 orang, maka seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Pendekatan studi populasi dipilih karena jumlah yang relatif kecil, sehingga memungkinkan untuk menjangkau keseluruhan populasi tanpa menggunakan teknik Dengan demikian, data yang dikumpulkan diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh dan akurat mengenai hubungan antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa. Hasil dari analisis data ini kemudian disusun dan dijelaskan secara sistematis pada subbab berikut, dimulai dengan deskripsi karakteristik responden sebagai dasar dalam memahami konteks temuan penelitian. Deskripsi Data Responden Deskripsi data responden berisi karakteristik responden yang terlibat dalam penelitian tentang pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi (UHS). Deskripsi data responden meliputi jumlah partisipan, dan karakteristik demografis yang terdiri dari jenis kelamin dan usia. Penyajian data ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai latar belakang responden yang dijadikan subjek penelitian, sehingga dapat memperjelas konteks dalam menganalisis hubungan antara variabel yang ditelit. Seluruh mahasiswa aktif sebanyak 34 orang di Program Studi Ilmu Komunikasi UHS dijadikan responden dalam penelitian ini. Pendekatan studi populasi dilakukan mengingat jumlah populasi yang relatif kecil, sehingga memungkinkan pengumpulan data secara menyeluruh untuk meningkatkan validitas dan representativitas hasil penelitian. Karakeristik Demografis Karakteristik demografis responden dalam penelitian ini meliputi jenis kelamin dan usia. Informasi mengenai karakteristik ini penting untuk memberikan gambaran JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd umum tentang profil responden yang terlibat dalam penelitian, serta membantu memahami distribusi responden berdasarkan faktor demografis yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Distribusi responden berdasarkan jenis kelamin penting diketahui untuk memahami proporsi partisipasi antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam penelitian, yang dapat memberikan perspektif lebih lengkap terhadap analisis yang Berikut ini dalam tabel 1 adalah karakteristik demografis responden berdasarkan jenis kelaminnya. TABEL 1 KARAKTERISTIK DEMOGRAFIS RESPONDEN BERDASARKAN JENIS KELAMIN No Jenis Kelamin Frekuensi Presentase Perempuan 52,94% Laki-laki 47,06% Total Selanjutnya adalah distribusi responden berdasarkan rentang usia. Informasi mengenai usia responden ini digunakan untuk melihat sebaran usia dalam populasi yang diteliti, yang dapat berpengaruh pada motivasi belajar mahasiswa dan persepsi mereka terhadap kredibilitas dosen. Berikut ini dalam tabel 2 adalah karakteristik demografis responden berdasarkan usianya. TABEL 2 KARAKTERISTIK DEMOGRAFIS RESPONDEN BERDASARKAN USIA Usia Frekuensi Presentase 18 Ae 20 tahun 32,35% 21 Ae 23 tahun 61,76% 24 Ae 26 tahun 5,88% Total Tabel 1 menunjukkan bahwa sebanyak 18 dari 34 responden atau 52,94% merupakan mahasiswa perempuan, sedangkan 16 orang atau 47,06% merupakan mahasiswa laki-laki. Distribusi yang cukup seimbang ini menunjukkan bahwa baik mahasiswa laki-laki maupun perempuan terlibat aktif dalam kegiatan akademik di Program Studi Ilmu Komunikasi UHS. Keseimbangan partisipasi ini juga memungkinkan analisis yang lebih objektif dalam melihat hubungan antara persepsi terhadap kredibilitas dosen dan motivasi belajar tanpa bias gender yang signifikan. Selanjutnya, dari sisi usia sebagaimana ditampilkan dalam Tabel 2, mayoritas responden berada pada rentang usia 21 hingga 23 tahun, yakni sebanyak 21 orang atau JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd 61,76%, sebanyak 11 orang responden . ,35%) berusia 18Ae20 tahun, sementara hanya 2 orang . ,88%) yang berada pada usia 24Ae26 tahun. Distribusi ini memperlihatkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia produktif belajar di jenjang sarjana, sehingga sangat relevan untuk menilai bagaimana kredibilitas dosen dapat mempengaruhi motivasi belajar mereka dalam konteks pembelajaran perguruan Karakteristik demografis ini dapat memberikan pemahaman awal bahwa mahasiswa yang menjadi responden memiliki latar usia dan gender yang cukup bervariasi, meskipun didominasi oleh usia 21Ae23 tahun dan perempuan. Variasi ini mencerminkan adanya heterogenitas dalam populasi kecil yang diteliti, yang dapat memberikan gambaran lebih luas mengenai persepsi terhadap kredibilitas dosen. Dengan demikian, analisis terhadap hubungan antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar dapat ditelusuri secara lebih mendalam, tidak hanya dari sisi korelasional secara statistik, tetapi juga dari sisi pemaknaan sosial yang dibawa oleh latar belakang responden tersebut. Karakteristik ini akan menjadi dasar dalam memahami dinamika persepsi mahasiswa terhadap kualitas interpersonal dan profesional dosen mereka, yang akan dijelaskan lebih lanjut pada bagian analisis statistik hubungan kedua variabel dalam subbab selanjutnya. Uji Validitas dan Reliabilitas Hasil pengujian validitas dan reliabilitas instrumen penelitian digunakan dalam mengukur variabel kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa. Uji validitas dilakukan untuk memastikan bahwa setiap item pernyataan dalam kuesioner benarbenar mampu mengukur konsep yang diteliti secara akurat, digunakan uji Pearson Product Moment. Sementara itu, uji reliabilitas dilakukan untuk mengukur konsistensi instrumen dalam menghasilkan data yang stabil dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi, menggunakan uji Alpha CronbachAos. Pengujian ini penting untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan memiliki kualitas yang memadai sebelum digunakan dalam analisis statistik lebih lanjut. Berdasarkan hasil uji validitas terhadap kedua variabel dalam penelitian ini, yaitu Kredibilitas Dosen (X) dan Motivasi Belajar Mahasiswa (Y), seluruh item pernyataan yang digunakan dinyatakan valid karena memiliki nilai r hitung lebih besar daripada r tabel . pada tingkat signifikansi 5% dengan jumlah responden sebanyak 34 orang. Validitas yang tinggi pada masing-masing item menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan dalam kuesioner mampu mengukur aspek-aspek JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd dari masing-masing variabel secara tepat dan akurat. Dengan demikian, instrumen penelitian dinyatakan layak untuk digunakan dalam pengumpulan data dan analisis Sementara, berdasarkan hasil uji reliabilitas menggunakan Alpha CronbachAos, instrumen penelitian untuk kedua variabelAiKredibilitas Dosen (X) dan Motivasi Belajar (Y), menunjukkan tingkat konsistensi internal yang baik. Nilai Alpha sebesar 0,843 untuk variabel Kredibilitas Dosen dan 0,739 untuk variabel Motivasi Belajar berada dalam rentang 0,70Ae0,89, yang menurut Wiratna Sujarweni . termasuk dalam kategori good atau reliabel. Artinya, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dapat dipercaya karena mampu memberikan hasil yang konsisten ketika digunakan untuk mengukur variabel yang sama dalam konteks yang serupa. Dengan demikian, instrumen ini dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pengumpulan data dan analisis lanjutan karena memenuhi syarat reliabilitas yang Hasil Uji Statistik Berikut ini adalah hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik analisis regresi linear sederhana melalui SPSS. Digunakan untuk menguji hubungan antara dua variabel yaitu kredibilitas dosen sebagai variabel independen (X) dan motivasi belajar mahasiswa sebagai variabel dependen (Y). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa. Dalam hal ini, kredibilitas dosen dianggap sebagai faktor yang dapat mempengaruhi tingkat motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, peneliti dapat menentukan apakah kredibilitas dosen . ariabel independe. dapat memprediksi perubahan dalam motivasi belajar mahasiswa . ariabel depende. Regresi linear sederhana digunakan untuk menilai hubungan linier antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar. Hal ini berguna untuk menguji apakah semakin tinggi kredibilitas dosen, semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa, atau sebaliknya. Jika hasil regresi menunjukkan hubungan yang signifikan, maka dapat disimpulkan bahwa kredibilitas dosen berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Sementara itu, dalam penelitian ini, hipotesis yang diuji adalah apakah kredibilitas dosen berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa. Dengan JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd menggunakan uji regresi linear sederhana, peneliti dapat menguji apakah koefisien regresi signifikan. Jika hasil analisis menunjukkan bahwa kredibilitas dosen secara signifikan mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa . engan nilai p < 0. , maka hipotesis tersebut dapat diterima. Salah satu tujuan dari analisis regresi linear sederhana dalam penelitian ini adalah untuk memprediksi motivasi belajar mahasiswa berdasarkan tingkat kredibilitas dosen. Jika koefisien regresi menunjukkan pengaruh yang signifikan, maka model yang dihasilkan dapat digunakan untuk memprediksi bagaimana perubahan dalam kredibilitas dosen akan mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa di masa depan. Dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, penelitian ini akan memberikan gambaran yang jelas apakah kredibilitas dosen perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Jika hasil analisis menunjukkan hubungan positif yang signifikan, maka dosen yang memiliki kredibilitas tinggi akan lebih mampu meningkatkan motivasi mahasiswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Secara keseluruhan, analisis regresi linear sederhana sangat relevan dalam penelitian ini untuk menguji dan memprediksi pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa, serta untuk memberikan dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas pengajaran di kampus. TABEL 3 HASIL UJI HIPOTESIS ANALISIS LINEAR SEDERHANA PENGARUH Variables Entered/Removeda Variables Variables Model Entered Removed Method Kredibilitas Enter Dosenb Dependent Variable: Motivasi Belajar All requested variables entered. Model Summary Adjusted R Model R Square Square Predictors: (Constan. Kredibilitas Dosen Model Sum of Squares Std. Error of the Estimate ANOVAa Mean Square Sig. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Regression Residual Total Dependent Variable: Motivasi Belajar Predictors: (Constan. Kredibilitas Dosen Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Kredibilitas Dosen Dependent Variable: Motivasi Belajar Standardized Coefficients Beta Sig. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh seperti dalam tabel 3, berikut iniinterpretasi dari setiap data yang dihasilkan dalam uji regresi linear sederhana mengenai Pengaruh Kredibilitas Dosen terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Komunikasi UHS: Nilai Signifikansi . -valu. = 0. - Nilai p-value yang diperoleh sebesar 0. 000119, yang jauh lebih kecil dari tingkat - Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa secara statistik signifikan. Dengan demikian, hipotesis nol (HCA) ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa. R (Hubungan/Korelas. = 0. 612 dan Koefisien Determinasi (RA) = 0. - Nilai R sebesar 0. 612 menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa. - Nilai RA sebesar 0. 375 berarti 37. 5% variabilitas dalam motivasi belajar mahasiswa dapat dijelaskan oleh kredibilitas dosen, sedangkan sisanya sebesar 5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Koefisien Regresi ( atau . = Positif - Koefisien regresi positif menunjukkan bahwa peningkatan kredibilitas dosen berbanding lurus dengan peningkatan motivasi belajar mahasiswa. - Artinya, semakin tinggi kredibilitas dosen, maka semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. Uji t . -tes. = 4. - Nilai t hitung sebesar 4. 381 lebih besar daripada t tabel pada tingkat signifikansi 5% . 034 untuk N=. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd - Ini menunjukkan bahwa secara parsial, kredibilitas dosen berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kesesuaian Model (F-Tes. = 19. - Nilai F hitung sebesar 19. 195 lebih besar daripada F tabel pada tingkat signifikansi 5% . 13 untuk N=. - Hal ini mengindikasikan bahwa model regresi secara keseluruhan signifikan dan kredibilitas dosen secara bersama-sama mempengaruhi motivasi belajar Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, berikut ini adalah interpretasi temuan-temuan secara lebih mendalam yang difokuskan pada hubungan antara variabel Kredibilitas Dosen (X) dan Motivasi Belajar Mahasiswa (Y), sebagaimana tercermin dari data yang telah dianalisis secara kuantitatif. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan telah memenuhi syarat untuk digunakan dalam penelitian ini, sehingga temuan yang diperoleh dapat dianggap sahih dan dapat Oleh karena itu, pembahasan ini akan mengaitkan hasil tersebut dengan teoriteori relevan, serta mendiskusikan kontribusinya terhadap pengembangan kajian komunikasi pendidikan, khususnya dalam memahami peran penting kredibilitas dosen dalam mendorong motivasi belajar mahasiswa. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara kredibilitas dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0. 000119, yang jauh lebih kecil dari nilai alpha . , sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif diterima, yang artinya semakin tinggi kredibilitas dosen, maka semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. Koefisien korelasi 612 dan bernilai positif menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara variabel independen dan dependen, sedangkan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0. mengindikasikan bahwa 37,5% variasi dalam motivasi belajar mahasiswa dapat dijelaskan oleh kredibilitas dosen, sedangkan sisanya sebesar 62,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Ditemukan juga bahwa koefisien regresi antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa bersifat positif, yang menunjukkan adanya hubungan linear positif antara kedua variabel. Artinya, semakin tinggi kredibilitas dosen, maka semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. Hal ini menegaskan bahwa kredibilitas dosen berperan penting sebagai faktor pemotivasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran. Kredibilitas yang mencakup aspek kompetensi, kepercayaan, dan daya tarik dapat membangun hubungan akademik yang positif antara dosen dan mahasiswa, serta menciptakan iklim belajar yang kondusif. Oleh karena itu, institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Halim Sanusi (UHS), perlu mempertimbangkan JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd penguatan aspek kredibilitas ini melalui pelatihan dosen dalam hal metode pengajaran, kemampuan komunikasi, serta pengembangan profesional berkelanjutan. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 4. 381 lebih besar dari t-tabel sebesar 2. engan N=. , serta memiliki p-value < 0. Maka, dapat disimpulkan bahwa kredibilitas dosen berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa secara parsial. Ini berarti bahwa setiap dosen secara individual dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan motivasi belajar, baik melalui pendekatan instruksional yang tepat, kredibilitas akademik yang kuat, maupun relasi interpersonal yang positif. Masing-masing dimensi kredibilitas, yaitu kompetensi, kepercayaan, dan daya tarik dapat memberikan kontribusi terhadap bentuk motivasi belajar, baik yang bersifat intrinsik maupun ekstrinsik. Oleh karena itu, penting bagi dosen untuk menyadari peran strategis mereka tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai figur panutan dan fasilitator motivasi mahasiswa. Lebih jauh lagi, uji F yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai F-hitung sebesar 195 lebih besar dari F-tabel sebesar 4. 13, yang mengindikasikan bahwa model regresi yang menghubungkan kredibilitas dosen dengan motivasi belajar mahasiswa signifikan secara keseluruhan. Ini berarti bahwa model penelitian ini layak digunakan dan dapat menjelaskan hubungan antara variabel dengan cukup baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kredibilitas dosen secara kolektif merupakan faktor penting dalam membentuk dan meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Temuan ini memperkuat penerimaan terhadap Hipotesis Alternatif (HCA) bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kredibilitas dosen dan motivasi belajar mahasiswa, dengan nilai korelasi (R) sebesar 0. Sebesar 37,5% variasi motivasi belajar mahasiswa dapat dijelaskan oleh kredibilitas dosen, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan belajar, dukungan keluarga, atau faktor internal mahasiswa. Temuan ini menjadi dasar yang kuat bagi institusi untuk merumuskan kebijakan peningkatan mutu dosen sebagai bagian integral dari strategi pembelajaran di perguruan Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa kredibilitas dosen merupakan faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk belajar secara lebih aktif, tekun, dan memiliki tujuan akademik yang jelas. Kredibilitas dosen dalam penelitian ini mencakup tiga dimensi utama, yaitu: . kompetensi, melalui kemampuan akademik dan pedagogik dosen dalam menyampaikan materi secara tepat dan mendalam. yang terdiri dari sikap jujur, terbuka, dan tanggung jawab dosen dalam membimbing mahasiswa. daya tarik . , yaitu kemampuan membangun hubungan interpersonal yang positif, empatik, dan inspiratif terhadap mahasiswa. Ketiga aspek ini sejalan dengan teori Source Credibility dari Hovland. Janis, dan Kelley . , yang menyatakan bahwa keefektifan komunikasi sangat bergantung pada persepsi audiens terhadap kredibilitas Dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi, dosen yang dipersepsikan kredibel akan lebih mudah menggerakkan mahasiswa untuk belajar, mengikuti kelas dengan semangat, dan meraih capaian akademik yang lebih baik. Temuan ini juga selaras dengan teori motivasi belajar dari Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 1. , yang menjelaskan bahwa motivasi intrinsik mahasiswa akan JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd berkembang optimal apabila mereka merasakan terpenuhinya tiga kebutuhan dasar kompetensi, otonomi, dan keterhubungan . Ketika dosen mampu menciptakan lingkungan belajar yang suportif, menghargai hak mahasiswa, dan menjalin relasi interpersonal yang baik, maka mahasiswa akan lebih termotivasi untuk belajar secara mandiri dan berorientasi pada pencapaian tujuan akademik. Dengan demikian, kredibilitas dosen tidak hanya berdampak pada persepsi mahasiswa terhadap materi kuliah, tetapi juga memperkuat faktor internal yang mendasari proses belajar mereka. Namun demikian, penelitian ini juga memiliki keterbatasan. Salah satunya adalah ukuran sampel yang relatif kecil, yaitu 34 mahasiswa, sehingga generalisasi hasil harus dilakukan dengan hati-hati. Selain itu, faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi motivasi belajar seperti kondisi psikologis mahasiswa, beban tugas, relasi sosial, dan akses terhadap teknologi pembelajaran tidak diteliti dalam model ini. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang dapat menguji hubungan multivariat secara lebih kompleks, misalnya melalui pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) atau Mixed Method, dengan populasi yang lebih luas dan beragam. Penelitian juga dapat dikembangkan dengan menambahkan variabel mediasi atau moderasi, seperti gaya belajar mahasiswa atau persepsi terhadap lingkungan belajar. Kontribusi penting dari penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman empiris bahwa kredibilitas dosen adalah salah satu faktor utama dalam pembentukan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kualitas pengajaran di perguruan tinggi, dimana peningkatan kapasitas dosen tidak hanya ditujukan pada aspek akademik dan teknis, tetapi juga pada dimensi interpersonal, integritas, dan kemampuan membangun relasi yang mendukung iklim belajar yang positif dan berorientasi pada pertumbuhan mahasiswa. Dalam konteks pendidikan tinggi saat ini yang semakin dinamis dan kompetitif, kredibilitas dosen merupakan elemen kunci dalam menciptakan pengalaman belajar yang transformatif dan berdampak jangka panjang. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kredibilitas dosen berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap motivasi belajar mahasiswa pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi. Hal ini dibuktikan melalui analisis regresi linear sederhana yang menghasilkan nilai signifikansi 000 (< 0. , dengan nilai koefisien regresi positif ( = 0. , serta nilai t-hitung 381 yang melebihi t-tabel . Selain itu, nilai R sebesar 0. 612 menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat, dan nilai RA sebesar 0. 375 mengindikasikan bahwa 37,5% variasi motivasi belajar mahasiswa dapat dijelaskan oleh kredibilitas dosen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat kredibilitas dosen, yang mencakup kompetensi, kepercayaan, dan daya tarik maka semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pihak universitas dan pengelola program studi secara aktif mendorong peningkatan kredibilitas dosen, baik melalui pelatihan pedagogik, pengembangan kompetensi profesional, maupun pelatihan soft skills seperti komunikasi dan manajemen kelas. Dosen juga perlu diberikan ruang untuk terus mengembangkan dirinya sebagai figur yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan motivator bagi mahasiswa. Mahasiswa sendiri didorong untuk lebih responsif terhadap gaya mengajar dan pendekatan dosen yang kredibel, serta memanfaatkan secara optimal interaksi akademik sebagai bagian dari proses pembelajaran Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa kredibilitas dosen merupakan komponen penting dalam strategi peningkatan mutu pembelajaran, sehingga universitas perlu merancang kebijakan pengembangan sumber daya dosen yang lebih terstruktur dan Temuan ini juga membuka ruang bagi penelitian lanjutan untuk menggali faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa, seperti lingkungan belajar, dukungan sosial, atau karakteristik individu. Secara praktis, hasil ini memberikan dasar bagi institusi pendidikan tinggi untuk mengintegrasikan penilaian kredibilitas dosen ke dalam evaluasi kinerja dan pengembangan kurikulum yang lebih berpusat pada Daftar Pustaka Arikunto. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Prakte. Rineka Cipta. Deci. , & Ryan. Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. Plenum. Hovland. Irving K. Janis, & Harold H. Kelley. Communication and Persuasion. Yale University Press. Laksana. Winangsih. Framanik. , & Fajarwati. Kredibilitas Pembimbing: Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Mahasiswa Menyelesaikan Tugas Akhir Perkuliahan. Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 2. , 274Ae290. https://doi. org/10. 53363/bureau. Saipul Watoni. Hubungan antara Karakteristik Dosen dengan Kepuasan Mahasiswa dalam Proses Belajar Mengajar Jurusan Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara. KASTA: Jurnal Ilmu Sosial. Agama. Budaya Dan Terapan, 1. , 113Ae124. Mccroskey. , & Teven. Goodwill: A Reexamination of The. Construct and Its Measurement. , 90Ae103. Nurdiantara. Rachman. Pengaruh Motivasi Belajar Mahasiswa dan Kinerja Mengajar Dosen terhadap Keaktifan Mahasiswa pada Perkuliahan Online. Buana Komunikasi. Jurnal Penelitian Dan Studi Ilmu Komunikasi . , 03. , 50Ae62. JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Vol. No. Oktober 2025. Hal. Kredibilitas Dosen dan Motivasi Belajar Mahasiswa: Analisis Korelasional Pada Program Studi Komunikasi Universitas Halim Sanusi JURNAL KOMUNIKASI DIALOGIS Prodi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Vol. No. Oktober 2025. Hal. ISSN 3123-2604 https://jurnal. id/jkd Suarga. Linda Adelia, & Helmi Paita. Pengaruh Kewibawaan Dosen Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam. Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1. , 87Ae95. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatit Dan R&D. Alfabeta. Sujarweni. Wiratna. Metodologi penelitian: Lengkap. Praktis, dan Mudah dipahami. Pustaka Baru.