532 Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer https://ojs. stmik-banjarbaru. id/index. php/progresif/index Jl. Ahmad Yani. 33,5 - Kampus STMIK Banjarbaru Loktabat - Banjarbaru (Tlp. , e-mail: puslit. stmikbjb@gmail. e-ISSN: 2685-0877 Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX Aplikasi Mobile iPusnas DOI: http://dx. org/10. 35889/progresif. Creative Commons License 4. 0 (CC BY Ae NC) Oktaviani Ariyaningsih1. Mia Kamayani2* Teknik Informatika. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Jakarta Timur. Indonesia *e-mail Corresponding Author: mia. kamayani@uhamka. Abstract This study aims to improve the quality of user experience when accessing the iPusnas mobile application, a digital library platform available in Indonesia. Based on observations and interviews, several issues were identified, including an overly crowded user interface that lacks visual appeal, a navigation flow that is perceived as unintuitive, and features that are considered less relevant to usersAo needs. To address these problems, a redesign process was carried out by applying the User Centered Design (UCD) approach, which emphasizes user involvement at every stage of The evaluation of the redesigned version was conducted using the System Usability Scale (SUS) method. The test results showed an increase in the SUS score from 33. 5 to 82. after the redesign. This improvement indicates that applying the UCD approach, accompanied by SUS evaluation, can effectively enhance the usability level of the iPusnas application. Keywords: iPusnas application. System usability scale. User centered design. Usability Abstrak Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pengalaman pengguna ketika menggunakan aplikasi iPusnas versi mobile, yang merupakan platform perpustakaan digital di Indonesia. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan sejumlah permasalahan yang dialami oleh pengguna, antara lain tampilan antarmuka yang dianggap terlalu padat sehingga kurang menarik secara visual, alur navigasi yang dirasa kurang intuitif, serta beberapa fitur yang dinilai kurang relevan dengan kebutuhan pengguna. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan proses perancangan ulang dengan menerapkan pendekatan User Centered Design (UCD), yaitu metode yang berfokus pada pengguna di setiap langkah proses Evaluasi terhadap desain baru dilakukan melalui pengukuran menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai SUS meningkat 5 menjadi 82,83 setelah dilakukan redesign. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa penerapan pendekatan UCD yang disertai evaluasi menggunakan SUS mampu secara efektif meningkatkan tingkat kegunaan aplikasi iPusnas. Kata Kunci: Aplikasi iPusnas. System usability scale. User centered design. Usability Pendahuluan Selama beberapa tahun terakhir, transformasi teknologi berkembang pesat dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk cara manusia mencari informasi dan Teknologi memungkinkan akses pengetahuan tanpa batas ruang dan waktu. Salah satu bentuk kemajuan tersebut adalah perpustakaan digital. Perpustakaan merupakan pusat informasi yang mengumpulkan, menyimpan, melestarikan, menyajikan, dan menyebarkan pengetahuan . Perpustakaan digital menyimpan berbagai informasi seperti buku, novel, dan jurnal dalam bentuk elektronik. iPusnas adalah sebuah aplikasi perpustakaan digital yang dibuat dan dikelola oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Aplikasi ini dapat diakses secara fleksibel melalui perangkat smartphone dan menyediakan berbagai fitur seperti koleksi buku, eReader, feed, serta rak buku . Meskipun begitu, masih terdapat sejumlah kekurangan pada Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih Progresif e-ISSN: 2685-0877 aspek tampilan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX). UX sendiri menitikberatkan pada sejauh mana pengguna merasa puas ketika berinteraksi dan menyelesaikan tugas dalam aplikasi . Sedangkan UI adalah tampilan visual yang menjadi penghubung antara pengguna dan sistem . Berdasarkan kuesioner SUS yang dibagikan kepada 30 responden, skor usability iPusnas hanya mencapai 33. 5 dengan rating F, menandakan nilai usability yang rendah. Ulasan di Google Play Store dan wawancara juga menunjukkan keluhan seperti tampilan yang terlalu penuh, navigasi membingungkan, fitur kurang akurat, aplikasi sering crash, dan lambat saat memuat buku. Sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan User Centered Design (UCD) dalam proses perancangan ulang antarmuka aplikasi iPusnas. Metode UCD mendorong keterlibatan aktif dari pengguna, mulai dari proses identifikasi kebutuhan hingga tahap evaluasi (Williams, 2. Di sisi lain. System Usability Scale (SUS) dimanfaatkan untuk menilai tingkat kegunaan dari desain yang baru berdasarkan umpan balik pengguna . Tujuan utama dari penggunaan SUS adalah memberikan acuan bagi pengembang dalam menyempurnakan kualitas produk agar semakin selaras dengan kebutuhan pengguna . Penelitian ini bertujuan merancang ulang antarmuka aplikasi iPusnas menggunakan UCD, mengevaluasi UX dengan pendekatan UCD, serta mengukur tingkat usability desain hasil redesign menggunakan metode SUS. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengalaman dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi iPusnas. Tinjauan Pustaka Berbagai studi menunjukkan bahwa pendekatan UCD dan evaluasi menggunakan SUS efektif dalam menghasilkan perancangan ulang aplikasi yang memuaskan. Penelitian oleh Diana Rahma Fahriyah berjudul "Implementasi Redesign Aplikasi Mobile MRT Jakarta Menggunakan Metode User Centered Design" menunjukkan skor SUS sebesar 87,7% yang mencerminkan tingkat kepuasan pengguna . Persamaannya dengan penelitian peneliti terletak pada penggunaan metode UCD dan evaluasi menggunakan SUS. Namun, perbedaannya adalah konteks aplikasi yang digunakan. Penelitian peneliti fokus pada kemudahan akses literasi digital dalam aplikasi perpustakaan nasional . Pusna. , yang memiliki karakteristik pengguna dan konten yang berbeda. Penelitian lain oleh Inten Bajra Nayottami berjudul "Evaluasi dan Desain Ulang Antarmuka Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) dengan Studi Kasus: Aplikasi Kampus Kita Tendik", memperoleh skor 87,14 dengan grade A , meningkat 32,89% dari desain sebelumnya . Penelitian ini memiliki kesamaan dalam hal tujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui redesign antarmuka berbasis UCD. Namun, perbedaannya terletak pada segmen pengguna. Efektivitas metode UCD juga dibuktikan dalam penelitian Habibana Apias Risky . pada aplikasi MyPertamina dengan skor SUS sebesar 82,5. Skor ini menunjukkan bahwa prototipe baru diterima dengan baik oleh pengguna, sejalan dengan tujuan utama UCD . Perbedaan peneltian ini dengan penelitian peneliti adalah terletak pada objek yang sedang diteliti. Studi yang dilakukan oleh Salsabila dan Pramono . menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD) guna meningkatkan kualitas antarmuka dan pengalaman pengguna pada aplikasi ABC Mobile. Melalui tahapan dalam metode UCD serta evaluasi menggunakan A/B testing dan System Usability Scale (SUS), skor kepuasan pengguna mengalami peningkatan dari 69,93 menjadi 88,57. Temuan ini membuktikan bahwa pembaruan desain yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dapat berdampak positif terhadap peningkatan usability aplikasi . Adapun perbedaan antara penelitian tersebut dengan penelitian ini terletak pada metode evaluasinya, di mana penelitian terdahulu mengombinasikan dua metode evaluasi, yakni System Usability Scale dan A/B testing. Selain itu, terdapat penelitian lain oleh Gigih Raka Gavinda yang menggunakan pendekatan User Centered Design dalam merancang antarmuka dan pengalaman pengguna pada aplikasi Peduli Alam berbasis mobile. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert dan menghasilkan skor 84,71 yang tergolong dalam kategori AuBaikAy . Persamaan penelitian ini terletak pada penggunaan metode UCD yang berfokus pada kebutuhan pengguna, sementara perbedaannya ada pada teknik evaluasi yang digunakan, yaitu kuesioner skala Likert, sedangkan penelitian penulis menggunakan SUS. Dari beberapa penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar objek penelitian terdahulu berfokus pada sistem informasi kampus, transportasi, atau layanan publik Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih e-ISSN: 2685-0877 lainnya, dengan pendekatan UCD yang dikombinasikan dengan instrumen evaluasi seperti SUS. Meskipun penelitian ini menggunakan pendekatan yang serupa, terdapat perbedaan dalam karakteristik aplikasi dan teknik pengumpulan data yang diterapkan. Penelitian ini dilakukan pada aplikasi iPusnas, yaitu perpustakaan digital nasional dengan pengguna yang lebih beragam. Selain itu, observasi awal terhadap ulasan pengguna di Google Play Store digunakan sebagai dasar identifikasi kebutuhan sebelum masuk ke tahap evaluasi usability menggunakan SUS. Pendekatan ini mendukung proses perancangan ulang yang lebih relevan dengan konteks penggunaan serta mencerminkan kebutuhan pengguna secara nyata. Metodologi Metode penelitian merupakan bagian penting yang menguraikan tahapan-tahapan yang ditempuh selama proses penelitian secara sistematis dan bertahap. Pada studi ini, peneliti menerapkan pendekatan User Centered Design (UCD) serta melakukan evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS). Rangkaian tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Alur Penelitian 1 Perancangan Desain Pada penelitian ini, perancangan desain dilakukan dengan menggunakan pendekatan User Centered Design. User Centered Design difokuskan pada pengguna sebagai objek desain, pertimbangan seperti usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, jenis kelamin, dan tingkat kesadaran teknologi juga diperhitungkan dalam metode UCD . Metode UCD memiliki beberapa prinsip utama, di antaranya adalah merancang dengan fokus pada kebutuhan pengguna, memastikan proses desain dilakukan secara menyeluruh dan terus-menerus, melibatkan pengguna sejak tahap awal hingga proses pengujian untuk memastikan desain berjalan efektif, serta melakukan penyempurnaan desain secara bertahap berdasarkan umpan balik dari pengguna . Pendekatan menggunakan metode User Centered Design terbagi menjadi empat tahap sebagai 1 Understand Context of Use Tahapan Understand Context of Use atau Memahami Konteks Pengguna merupakan proses di mana peneliti mengidentifikasi karakteristik pengguna aplikasi iPusnas, termasuk tujuan penggunaan, konteks atau lingkungan tempat aplikasi digunakan, serta berbagai permasalahan yang dialami pengguna. Dalam tahap ini, pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kebutuhan dan pengalaman pengguna. 2 Specify User Requirements Specify User Requirements merupakan tahap menentukan kebutuhan pengguna berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari observasi, wawancara, serta kuesioner. Data tersebut akan dianalisis dan hasilnya akan digunakan untuk membuat User Persona untuk memvisualisasikan kebutuhan dan keinginan pengguna dengan lebih terstruktur. 3 Design Solutions Setelah kebutuhan dan permasalahan telah diidentifikasi, maka tahap selanjutnya adalah membuat desain solusi. Dalam membuat desain solusi, desain harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengguna yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam proses perancangan solusi, aspek User Interface (UI) dan User Experience (UX) menjadi hal yang sangat penting untuk UI yang baik tidak hanya sekadar menarik secara visual, tetapi juga harus Progresif: Vol. No. Agustus 2025: 532-544 Progresif e-ISSN: 2685-0877 memastikan navigasi berjalan lancar dan mudah dipahami oleh pengguna . UI meliputi elemen-elemen yang dapat diakses secara langsung oleh pengguna, baik secara visual, sentuhan, maupun suara . Sementara itu, kualitas UX sangat bergantung pada kenyamanan dan kepuasan pengguna saat berinteraksi dengan aplikasi, yang secara langsung berpengaruh terhadap keberhasilan aplikasi tersebut . Pada penelitian ini desain solusi akan melewati beberapa tahap yaitu mockup dan prototype. Prototyping dimanfaatkan untuk mengevaluasi seberapa efektif suatu solusi yang ditawarkan, serta mengumpulkan masukan dan umpan balik dari pengguna guna mendukung proses perbaikan atau penyesuaian apabila diperlukan . Pada penelitian ini, peneliti menggunakan Figma untuk membuat desain solusi. 4 Evaluation Againts Requirements Tahap Evaluation Against Requirements merupakan proses evaluasi pasca-redesign aplikasi iPusnas. Evaluasi dilakukan melalui usability testing, yaitu metode yang melibatkan pengguna untuk menguji prototipe aplikasi dalam kondisi nyata atau skenario yang disimulasikan . Tujuannya adalah mengukur tingkat kepuasan dan kemudahan pengguna dalam mengakses fitur aplikasi . Pengujian ini menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS), berisi sepuluh pernyataan yang terdiri dari kombinasi positif dan negatif, dengan skala Likert 1 sampai 5 . Adapaun daftar pertanyaan kuesioner SUS dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: No. P-01 P-02 P-03 P-04 P-05 P-06 P-07 P-08 P-09 P-10 Tabel 1. Daftar Pertanyaan SUS Pertanyaan Saya berpikir akan menggunakan aplikasi iPusnas lagi Saya merasa aplikasi iPusnas rumit digunakan Saya merasa aplikasi iPusnas mudah digunakna Saya membutuhkan bantuan dari orang lain atau teknisi dalam menggunakan aplikasi iPusans Saya merasa fitur Ae fitur pada aplikasi iPusnas berjalan dengan semestinya Saya merasa ada banyak hal yang tidak konsisten . idak serasi pada aplikasi iPusna. Saya merasa orang lain akan memahami cara menggunakan aplikasi iPusnas dengan cepat Saya merasa aplikasi iPusnas ini membingungkan Saya merasa tidak ada hambatan dalam menggunakan aplikasi iPusnas Saya perlu membiasakan diri terlebih dahulu sebelum menggunakan aplikasi iPusnas lagi Untuk menghitung skor SUS, setiap item evaluasi diproses sebagai berikut: Skor untuk pernyataan ganjil . ,3,5,7,. Jika ycUycn adalah nilai jawaban untuk pernyataan ganjil ke-i, dengan i = 1,3,5,7,9, maka: ycIycn = ycUycn Oe 1 Skor untuk pernyataan genap . ,4,6,8,. Jika ycUycn adalah nilai jawaban untuk pernyataan genap ke-i, dengan i = 2,4,6,8,10, maka: ycIycn = 5 Oe ycUycn Total skor per responden Nilai akhir ini akan berada dalam rentang 0 sampai 100, dengan rumus: ycIycoycuyc ycNycuycycayco = (Oc10 ycn=1 ycIycn ) y 2,5 . Skor rata Ae rata dari semua responden Jika terdapat n responden dan ycNyc adalah skor total dari responden ke-j maka: ycIycoycuyc ycIycOycI ycycaycyca Oe ycycaycyca = Ocycu yc=1 ycNyc Nilai rata-rata ini menjadi indikator utama untuk menilai tingkat usability secara keseluruhan. Interpretasi hasil akan mengacu pada rentang skor SUS seperti yang ditampilkan pada Gambar Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih e-ISSN: 2685-0877 Gambar 2. Rentang Skala SUS . Hasil dan Pembahasan Bagian ini menampilkan hasil yang diperoleh selama proses penelitian dan menguraikannya secara terstruktur. Temuan yang disampaikan mencakup seluruh tahapan pelaksanaan, dimulai dari proses awal pengumpulan data hingga tahap akhir berupa evaluasi menggunakan metode System Usability Scale. Understand Context of Use Tahap Understand Context of Use bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pengguna aplikasi iPusnas. Informasi diperoleh melalui metode observasi dan wawancara. Selain itu, dilakukan pula pengujian awal dengan memanfaatkan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Observasi Gambar 3. Ulasan pada Google Play Store Metode pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi tidak langsung, yaitu pengamatan yang dilakukan tidak secara langsung tetapi melalui perantara. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati ulasan dari para pengguna aplikasi iPusnas yang terdapat di Google Play Store. Wawancara Wawancara didapatkan oleh peneliti secara langsung dengan narasumber . atap muk. Peneliti memilih lima pengguna aplikasi iPusnas sebagai narasumber, dimana terdapat tiga kategori responden sebagai perwakilan yaitu pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Pengguna mahasiswa menyampaikan permasalahan utama seperti desain antarmuka yang tidak konsisten, navigasi yang membingungkan, dan dashboard yang terlalu penuh. Wawancara kepada pengguna pelajar dan pekerja juga menyampaikan hal yang sama, pengguna juga mengeluhkan mengenai aplikasi yang tidak stabil sering mengalami lag/crash. Pengguna dari tiga kategori ini menginginkan aplikasi yang responsif dan mudah digunakan, selain itu pengguna juga menginginkan adanya fiturAefitur tambahan yang bisa meningkatkan kenyamanan dan pengalaman saat membaca. Hasil dari wawancara ini dijadikan sebagai informasi dasar dalam melakukan perancangan ulang User Interface (UI) dan User Experience (UX) aplikasi iPunas. Kuesioner Kuesioner disebarkan secara daring melalui platform Google Form untuk mempermudah pengumpulan data secara efisien. Tujuan dari penyebaran ini adalah untuk memperoleh Progresif: Vol. No. Agustus 2025: 532-544 Progresif e-ISSN: 2685-0877 informasi mengenai kebiasaan pengguna, persepsi pengguna, serta penilaian terhadap iPusnas sebelum dilakukan proses redesign. Instrumen ini menggunakan metode System Usability Scale, di mana responden diminta menjawab sepuluh pernyataan dengan menggunakan skala penilaian dari 1 hingga 5. Hasil perhitungan terhadap 30 responden tersebut didapatkan skor SUS sebesar 5 dengan tingkat grade scale kategori F, tingkat acceptability masuk kategori not acceptable, dan tingkat adjective rating termasuk kategori poor. Hasil skor tersebut menunjukkan bahwa aplikasi iPusnas masih di bawah rataAerata. Specify User Requirements Dalam proses mengidentifikasi kebutuhan pengguna, analisis dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi, sesi wawancara, serta pengisian kuesioner. Melalui pemahaman yang mendalam terhadap hasil analisis tersebut, proses perancangan ulang dapat difokuskan pada aspek-aspek yang paling relevan, sehingga menghasilkan solusi yang lebih tepat sasaran. Temuan dari analisis ini kemudian dituangkan ke dalam bentuk User Persona, yang berfungsi untuk memberikan representasi menyeluruh terkait pengalaman pengguna, baik dari sisi emosional maupun fungsional. Gambar 4. User Persona Design Solutions Design Solutions menjelaskan solusi desain yang dikembangkan berdasarkan temuan dari proses analisis kebutuhan pengguna dan evaluasi usability sebelumnya. Tujuan dari solusi desain ini adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi iPusnas, dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan, kemudahan navigasi, serta tampilan visual yang lebih menarik dan intuitif. Mock Up Mockup merupakan representasi visual dari rancangan antarmuka pengguna . ser interfac. yang telah disusun berdasarkan prinsip User Centered Design (UCD). Mockup dibuat dengan tujuan untuk memvisualisasikan tampilan akhir aplikasi setelah dilakukan redesign. Hasil dari mockup ini kemudian digunakan sebagai acuan dalam pembuatan prototipe interaktif, yang selanjutnya akan dievaluasi melalui metode SUS. Halaman Login Gambar 5. Halaman Login Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih e-ISSN: 2685-0877 Tampilan awal yang muncul saat pengguna membuka aplikasi iPusnas adalah bagian Pada bagian ini, terdapat tiga tampilan berbeda, yaitu ilustrasi gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, halaman untuk masuk akun, serta halaman untuk mendaftar akun Visualisasi dari tampilan autentikasi ini ditunjukkan pada Gambar 5. Halaman Aktifitas Gambar 6. Halaman Aktivitas Setelah mengalami redesign halaman aktivitas berisi fitur target membaca, buku yang sedang pengguna baca, 10 buku yang paling banyak dibaca, rekomendasi buku untuk pengguna, serta rekomendasi bukuAebuku yang serupa dengan yang sedang pengguna baca, dan terdapat layanan lainnya dari Perpustakaan Nasional RI. Berdasarkan data pengguna bagian video, audio, artikel dihilangkan karena kurang relevan dengan kebutuhan pengguna. Halaman aktifitas setelah rdesign bisa dilihat pada Gambar 6. Halaman Buku Gambar 7. Halaman Buku Setelah Redesign Halaman buku berisi icon pilihan genre dengan langkah yang lebih sederhana daripada sebelum dilakukan redesign. Pengguna bisa langsung mengklik genre yang Pada halaman ini terdapat juga fitur E-Pustaka dimana sebelum dilakukan redesign fitur ini terdapat di aktifitas. Halaman buku bisa dilihat pada Gambar 7. Halaman Pengaturan Gambar 8. Halaman Pengaturan Progresif: Vol. No. Agustus 2025: 532-544 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Halaman pengaturan berisi informasi umum, menu edit dan lihat profil. Pada edit profil pengguna bisa mengubah data diri mereka, sedangkan lihat profile pengguna bisa melihat profil mereka seperti bio deskripsi, pengikut dan mengikuti, serta riwayat aktifitas peminjaman buku. Halaman pengaturan bisa dilihat pada Gambar 8. Halaman Detail Buku Gambar 9. Halaman Detail Buku Tanpilan setelah dilakukan redesign menjadi lebih sederhana dengan desain yang bersih, rapih, dan fokus pada kemudahan pengguna. Halaman ini berisi informasi mengenai judul, jumlah copy, penerbit, sinopsis, halaman, dan informasi lainnya. Setelah dilakukan redesign halaman komentar atau ulasan juga menjadi lebih sederhana dan mudah dibaca. Halaman detail buku setelah redesign bisa dilihat pada Gambar 9. Halaman Target Waktu Membaca Gambar 10. Fitur Target Waktu Fitur AuTarget Waktu MembacaAy merupakan fitur yang berfungsi agar pengguna bisa konsisten membaca setiap harinya. Terdapat sebuah button alarm yang menampilkan waktu membaca perhari. Jika pengguna mengklik button tersebut maka akan muncul pop-up motivasi untuk melanjutkan membaca, pop-up tersebut terdapat 2 button yaitu lanjutkan dan atur ulang target membaca dalam format jam dan menit. Fitur ini bisa dilihat pada Gambar 10. Ukuran Font dan Mode Sepia Terdapat juga fitur ukuran font dan mode tampilan (Light. Sepia, dan Blac. Fitur ini berfungsi agar pengguna bisa lebih leluasa dalam menyesuaikan tampilan membaca, sehingga membaca bisa lebih nyaman. Mode membaca light menampilkan latar putih, mode sepia menampilkan latar kekuningan tidak terlalu terang maupun tidak terlalu gelap, serta mode black menampilkan latar hitam dengan teks berwarna putih. Selain itu, terdapat juga fitur ukuran font agar pengguna bisa mengatur ukuran font sesuai dengan keinginan masingAemasing. Fitur ukuran font dan mode Sepia bisa dilihat pada Gambar 11. Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih e-ISSN: 2685-0877 Gambar 11. Fitur Mode Sepia dan Ukuran Font Filter Kategori Gambar 12. Filter Kategori Setelah Redesign Setelah dilakukan redesign navigasi filter kategori pada pencarian menjadi lebih sederhana dan ringkas. Pengguna bisa langsung memilih filter berdasarkan / genre/pengarang tahun terbit kemudian terapkan. Filter kategori setelah dilakukan redesign bisa dilihat pada Gambar 12. Prototype Gambar 13. Prototype Redesign Progresif: Vol. No. Agustus 2025: 532-544 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Prototipe dari hasil redesign aplikasi dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan masukan pengguna yang telah dikumpulkan pada fase sebelumnya. Pembuatan prototipe bertujuan untuk memvisualisasikan konsep desain baru secara nyata, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami perubahan yang diusulkan. Prototipe dibuat menggunakan tool desain interaktif, dengan fokus pada peningkatan aspek usability, navigasi, serta tampilan antarmuka agar lebih sesuai dengan harapan pengguna. Pada Gambar 13. menunjukkan tampilan prototipe halaman aplikasi iPusnas yang telah dilakukan redesign dengan menggunakan Figma. Pada gambar tersebut memperlihatkan alur navigasi antar berbagai halaman aplikasi. Garis dan panah yang berwarna biru menggambarkan interaksi antar halaman iPusnas yang telah di desain untuk mensimulasikan pengalaman Evaluate Againts Requirements Evaluasi kebutuhan dilakukan dengan menilai sejauh mana hasil perancangan ulang aplikasi iPusnas mampu menjawab harapani pengguna dari aspek kegunaan. Penilaian ini menggunakan pendekatan SUS, yang menghasilkan skor numerik berdasarkan persepsi pengguna terhadap kemudahan dan kenyamanan saat menggunakan aplikasi. Instrumen SUS diberikan kepada responden yang sama dengan pengisi kuesioner sebelum proses redesign sebanyak 30 responden, agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan dapat dibandingkan secara Tabel 2. Skor SUS Setelah Redesign P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 R-01 R-02 R-03 R-04 R-05 R-06 R-07 R-08 R-09 R-10 R-11 R-12 R-13 R-14 R-15 R-16 R-17 R-18 R-19 R-20 R-21 R-22 R-23 R-24 R-25 R-26 R-27 R-28 R-29 R-30 Perhitungan skor pada Tabel 2 dilakukan dengan mengacu pada prosedur SUS yang telah dijelaskan sebelumnya. Adapun hasil perhitungannya disajikan pada tabel berikut: Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih e-ISSN: 2685-0877 R-01 R-02 R-03 R-04 R-05 R-06 R-07 R-09 R-09 R-10 R-11 R-12 R-13 R-14 R-15 R-16 R-17 R-18 R-19 R-20 R-21 R-22 R-23 R-24 R-25 R-26 R-27 R-28 R-29 R-30 Tabel 3. Hasil Pengolahan Skor SUS Setelah Redesign P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 Jumlah Rata - Rata Jumlah y 2,5 Berdasarkan Tabel 3. tersebut didapatkan hasil rata-rata skor SUS setelah redesign 83, yang termasuk kategori Excellent, dengan Grade B dan tingkat Acceptable. Skor ini menunjukkan bahwa aplikasi iPusnas hasil redesign dinilai sangat baik oleh pengguna dari segi kegunaan. Perubahan antarmuka terbukti mempermudah navigasi dan meningkatkan kenyamanan dalam penggunaan. Meskipun hasil menunjukkan usability yang tinggi, disarankan dilakukan evaluasi lanjutan menggunakan pendekatan lain untuk pemahaman yang lebih menyeluruh. Seperti metode A/B Testing yang dilakukan oleh Diana Rahma Fahriyah . dan Jilan Azzahra Salsabila . dapat membandingkan elemen desain secara langsung. Keberhasilan penelitian ini juga memperkuat hasil penelitian terdahulu yang menerapkan metode SUS dan UCD dalam redesign aplikasi Studi oleh Inten Bajra Nayottami . dan Habibana Apias Risky . menunjukkan bahwa pendekatan serupa mampu meningkatkan kepuasan dan pengalaman pengguna secara Simpulan Penelitian ini bertujuan untuk melakukan redesign pada aplikasi iPusnas dengan pendekatan User Centered Design (UCD) dan mengevaluasi hasilnya menggunakan System Usability Scale (SUS). Berdasarkan hasil observasi dan masukan pengguna, ditemukan beberapa permasalahan seperti tampilan antarmuka yang kurang menarik serta navigasi yang Oleh karena itu, proses redesign dilakukan dengan fokus pada kebutuhan dan kenyamanan pengguna, menghasilkan prototipe yang lebih sederhana, intuitif, dan mudah Evaluasi menggunakan SUS menunjukkan peningkatan skor yang signifikan, yaitu 5 menjadi 82. 83 berdasarkan penilaian tiga puluh responden. Hal ini menandakan bahwa Progresif: Vol. No. Agustus 2025: 532-544 Progresif e-ISSN: 2685-0877 desain baru lebih dapat diterima dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dibandingkan versi sebelumnya. Dengan demikian, pendekatan UCD dan SUS terbukti efektif dalam melakukan redesign aplikasi iPusnas. Namun, penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan. Oleh karena itu, disarankan agar desain prototipe yang telah dibuat dapat dijadikan referensi oleh pengembang untuk meningkatkan tampilan dan fungsionalitas aplikasi. Penelitian selanjutnya juga diharapkan menambahkan metode evaluasi lain selain SUS untuk memperoleh hasil yang lebih menyeluruh, serta melibatkan jumlah responden yang lebih banyak dan beragam agar kebutuhan pengguna dapat terpetakan secara lebih luas. Daftar Referensi . Sari. Mariana. Karwanto. Izzati. Hariyati, and E. Roesminingsih. AuPengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Digital terhadap Minat Baca dan Literasi,Ay J. Educ. Res. , vol. 5, no. 3, pp. 2515Ae2522, 2024, doi: 10. 37985/jer. Lestari. Dian Permata Sari, and Rian Andrian. AuRedesign User Interface Aplikasi Ipusnas Berdasarkan User Experience Dengan Metode Design Thinking,Ay J. Ilm. Betrik, vol. 13, no. 2, pp. 120Ae129, 2022, doi: 10. 36050/betrik. Lim and N. Setiyawati. AuPerancangan User Experience Aplikasi Mobile Majuli Menggunakan Metode Design Thinking,Ay J. Inf. Technol. Ampera, vol. 3, no. 2, pp. 108Ae123, 2022, doi: 10. 51519/journalita. Ginna Yumna Rahayu and Aviarini Indrati. AuPerancangan Ulang Antarmuka Portal Kitalulus Dengan Menggunakan Metode User Centered Design (Uc. ,Ay J. Ilm. Tek. , vol. 3, no. 1, pp. 66Ae73, 2024, doi: 10. 56127/juit. Eugenia. Abdurrofi. Almahenzar, and A. Khoirunnisa. AuPendekatan Metode UserCentered Design dan System Usability Scale dalam Redesain dan Evaluasi Antarmuka Website,Ay Semin. Nas. Off. Stat. , vol. 2022, no. 1, pp. 573Ae584, 2022, doi: 34123/semnasoffstat. Kurniati. Astri, and A. Sadikin. AuANALISIS USABILITY APLIKASI BELANJOBELANJA ONLINE KOTA JAMBI MENGGUNAKAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS),Ay Inform. Dan Rekayasa Komput. , vol. 4, no. 1, pp. 899Ae909, 2024, doi: 33998/jakakom. Arjiansa and T. Sutabri. AuPengukuran Tingkat Kemudahan Pegawai Terhadap Penggunaan Layanan Aplikasi SIMRS Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Pada Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu,Ay Indones. Multidiscip. Soc. Technol. , vol. 2, pp. 115Ae120, 2023, doi: 10. 31004/ijmst. Rahma Fahriyah. Ikasari, and Widiastuti. AuImplementasi Re-design Application Mobile MRT Jakarta Menggunakan Metode User Centered Design,Ay J. Appl. Comput. Sci. Technol. 5, no. 1, pp. 98Ae108, 2024, doi: 10. 52158/jacost. Nayottami. Zaman, and E. Hariyanti. AuEvaluasi Dan Desain Ulang Antarmuka Menggunakan Metode User Centered Design (Uc. (Studi Kasus: Aplikasi Kampus Kita Tendi. ,Ay J. Inform. dan Komput. , vol. 91, no. 1, pp. 91Ae101, 2024, doi: 35508/jicon. Apias Risky. Irmayanti, and M. Hafid Totohendarto. AuRedesign Ui/Ux Aplikasi Mobile My Pertamina Menggunakan Metode User Centered Design (Uc. ,Ay JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform. , vol. 7, no. 3, pp. 1823Ae1829, 2023, doi: 10. 36040/jati. Salsabila et al. AuANALISA PENGALAMAN PENGGUNA UNTUK PENGEMBANGAN UI/UX APLIKASI ABC MOBILE MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN,Ay JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform. , vol. 8, no. 4, pp. 5914Ae5925, 2024. [Diakses: 23 Juni 2. Gavinda. Utama, and A. Masruro. AuPerancangan UI / UX Pada Aplikasi Peduli Alam Berbasis Aplikasi Mobile Menggunakan UCD,Ay IJCSR Indones. Comput. Sci. Res. , vol. 1, pp. 28Ae42, 2025. [Diakses: 22 Juni 2. Pratama. Proboyekti, and K. Wijana. AuPenerapan Metode User Centered Design (UCD) Dalam Pembangunan Layanan Online Jual Beli Barang Bekas,Ay J. Terap. Teknol. Inf. 4, no. 1, pp. 33Ae43, 2021, doi: 10. 21460/jutei. Olethea Farah Utari. Humaini, and Ira Windarti. AuPembuatan Aplikasi Penjemputan Sampah Anorganik (Dtras. Menggunakan Metode User Centered Design (Uc. ,Ay J. Tek. dan Sci. , vol. 3, no. 2, pp. 137Ae146, 2024, doi: 10. 56127/jts. Nuraini and A. Rachmawati. AuPerancangan User Interface Aplikasi M Parkir Universitas Pendekatan Metode UCD dan SUS dalam Redesign UI/UX a. Oktaviani Ariyaningsih e-ISSN: 2685-0877 Widyatama Menggunakan Metode Design Thinking,Ay JUSTINFO | J. Sist. Inf. dan Teknol. Inf. , vol. 1, no. 1, pp. 21Ae33, 2023, doi: 10. 33197/justinfo. Wiwesa. AuUser Interface Dan User Experience Untuk Mengelola Kepuasan Pelanggan,Ay J. Sos. Hum. Terap. , vol. 3, no. 2, pp. 17Ae31, 2021, [Onlin. Available: https://scholarhub. id/jsht/vol3/iss2/2 . Muflihah. Nugraha, and A. Ali Ridha. AuPerancangan User Interface Dan User Experience Aplikasi Toko Kue Berbasis Mobile Menggunakan Metode Design Thinking,Ay JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform. , vol. 8, no. 4, pp. 8049Ae8057, 2024, doi: 36040/jati. Cicih Cicih. AuRedesign User Interface Dan User Experience Aplikasi Any. Do Menggunakan Metode Design Thinking,Ay Neptunus J. Ilmu Komput. Dan Teknol. Inf. , vol. 2, no. 2, pp. 32Ae 40, 2024, doi: 10. 61132/neptunus. M and S. Wicaksono. Usabillity Testing. Puspita. AuPenggunaan Usability Testing Sebagai Metode Evaluasi Website E-Learning Universitas Teknologi Yogyakarta,Ay J. Software. Hardw. Inf. Technol. , vol. 4, no. 1, pp. 1Ae10, 2024, doi: 10. 24252/shift. Prayoga and T. Kristiana. AuEvaluasi Usability Pada Aplikasi Hrmwincorp Menggunakan Metode System Usability Scale (Su. ,Ay J. Inform. dan Tek. Elektro Terap. , vol. 12, no. 2, pp. 983Ae993, 2024, doi: 10. 23960/jitet. Progresif: Vol. No. Agustus 2025: 532-544