Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal. id/index. php/adiguna PELATIHAN PENGGUNAAN DAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERORIENTASI MERDEKA BELAJA BAGI GURU SDN 2 CAMPANG TANGGAMUS Yulita Dwi Lestari1. Try Indiastuti K2. Ozi Hendra Tama3. Susi Apriyani4. Vegha Agi Nanda5 STKIP PGRI Bandar Lampung dwilestariyulita@gmail. com, 2tryindias@gmail. com, 3hendratama_ozi@yahoo. susiapriyani@gmail. com, 5veghaaginanda@gmail. Abstrak: Masa Pandemi Covid-19 membuat pola pendidikan berubah. Terutama dengan adanya program Merdeka Belajar, guru dituntut untuk kreatif dan inovatif, guru harus menciptakan suasana bahagia dalam belajar. Salah satu caranya dengan mengembangkan media pembelajaran yang membuat siswa antusias dalam belajar secara daring maupun Penggunaan media pembelajaran sebagai alat bantu guru dalam menyampaikan materi agar mudah dipahami murid serta penggunaan aplikasi canva yang dapat mendukung materi pembelajaran menjadi lebih menarik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas guru dengan mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan program merdeka belajar. Pengabdian ini dilaksanakan secara luring di SDN 2 Campang. Hasil dari pelatihan ini adalah guru mampu mengunakan dan mengembangkan media pembelajaran karena sangat membantu kejelasan materi pelajaran agar guru dapat menerapkan Program Merdeka belajar. Kata kunci: Media pembelajaran, merdeka belajar Abstract: The Covid-19 pandemic has changed the pattern of education. Especially with the Merdeka Learning program, teachers are required to be creative and innovative, teachers must create a happy atmosphere in learning. One way is to develop learning media that makes students enthusiastic in learning online and offline. The use of learning media as a teacher's tool in conveying material so that it is easy for students to understand and the use of the Canva application that can support learning materials become more interesting. The purpose of this service is to improve the quality of teachers by developing learning media that are in accordance with the independent learning This service is carried out offline at SDN 2 Campang Tanggamus. The result of this training is that teachers are able to use and develop learning media because it really helps clarify subject matter so that teachers can implement the Independent Learning Program. Keywords: Learning media, independent learning PENDAHULUAN Merebaknya pandemi wabah Covid19 Sejak awal Tahun 2020 di tanah air menerjang berbagai sektor publik yang berdampak dengan berbagai masalah dan Tidak terkecuali sektor Pendidikan sampai pada perekonomian. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbu. akhirnya menerapkan kebijakan Belajar dari Pelatihan Penggunaan dan Pengembangan Media Pembelajaran Berorientasi Merdeka Belaja Bagi Guru SDN 2 Campang Tanggamus Rumah atau learning from home. Dengan adanya pembelajaran dari rumah ini membuat banyak guru, peserta didik, maupun orang tua mengeluh dengan penerapan LFH ini. Terutama didaerah terpencil dimana jaringan internet masih sangat sulit ditemukan, ini membuat siswa melaksanakan pembelajaran Dinamika pembelajaran sebagai bagian dari segmen pendidikan selama Covid-19 berlangsung di Indonesia mengacu pada fenomena yang dirangkum melalui pengamatan, wawancara dan studi pembelajaran berbasis daring pada jenjang pra sekolah hingga pendidikan Penyelenggaraan dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan pembelajaran yang seluruhnya terpaksa berlangsung secara online. Kajian ini menegaskan bahwa setiap unsur yang terlibat dalam aktivitas pembelajaran mengalami ketidaksiapan terhadap perubahan spontan di masa pandemi Covid-19(Satriawan et al. , 2. Bagi pendidik dampak positif dapat dimaknai dari kondisi praktisi akademik dengan bekerja dari rumah . ork from hom. WFH membuat setiap individu yang melakukan aktivitasnya memaksimalkan pemanfaatan teknologi dan informasi. Sebelumnya, tidak semua individu memiliki kebiasaan bekerja berbasis IT, namun kondisi ini membuat mereka bisa lebih terbiasa dan terampil menyelesaikan pekerjaan dengan IT. Betapa dibenturkan pada kondisi yang memaksa dan mengharuskan mereka menjadi mahir secara instan. Beberapa pengakuan legah praktisi tersebut menunjukkan moment social distancing ini membuahkan hasil peningkatan kreativitas dan kompetensi dalam pelaksanaan tugas masing-masing (Nurdyansyah & Fahyuni, 2. Selain menerapkan pembelajaran dari rumah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam (Kemendikbud, 2. juga terus melakukan berbagai inovasi dimasa Pandemi saat ini yaitu dengan membuat program Merdeka Belajar. Konsep dari merdeka belajar adalah tawaran dalam merekonstruksi sistem pendidikan nasional dan mengembalikan sistem pendidikan nasional kepada esensi undang-undang kebebasan kepada sekolah, guru, siswa untuk bebas berinovasi yang mana inovasi ini dimulai dari guru sebagai penggerak pendidikan nasional. Merdeka belajar bertujuan agar para guru, peserta didik, serta orang tua bisa mendapat suasana yang bahagia saat belajar. Merdeka belajar adalah proses pendidikan yang harus menciptakan suasana-suasana yang Program Merdeka belajar diciptakan sebagai jawaban atas keluhan banyak orang mengenai sistem pendidikan Indonesia, salah satunya peserta didik yang mengeluhkan jika penilaian menjadi patokan penting untuk mengukur kemampuan siswa, padahal setiap orang memiliki kemampuan di bidangnya tersendiri. Menurut (Saleh, mengemukakan bahwa Merdeka Belajar merupakan proses pembelajaran secara alami untuk mencapai kemerdekaan. Disini perlu belajar untuk tidak tertekan, tidak stress dengan permasalahan pribadi dan lingkungan, bebas berkreasi dan berinovasi, tidak terbelenggu dan Belajar merdeka bagi peserta didik sangat diperlukan. Oleh sebab itu, sekalipun kita berada pada kondisi pandemic Covid-19 diharapkan kepada seluruh pelaksana pendidikan dapat menerapkan konsep merdeka belajar sehingga dapat menjadikan pendidik dan berinovasi sementara guru penggerak menjadi subyek yang terus menerus mencari solusi atas tantangan Pendidikan di Indonesia. Yulita Dwi lestari. Try Indiastuti K. Ozi hendra Tama. Susi Apriyani. Vegha Agi Nanda Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. Guru pasti pernah mengalami kesulitan mengajar peserta didik di kelas, mengingat mereka memiliki karakteristik dan kemampuan yang beragam. Sehingga kegiatan belajar pun terasa membosankan. Untuk menggunakan media belajar yang menarik dan menyenangkan, sehingga siswa akan antusias belajar. Media belajar sendiri merupakan perantara antara guru dengan siswa untuk membantu guru dalam menyampaikan materi agar mudah dipahami murid. Menurut. Ariyana et al. Adapun berikut ini merupakan pembelajaran yang sesuai dengan konsep merdeka belajar, di antaranya yaitu: Gunakan Visual Agar kegiatan belajar mengajar terlihat lebih menarik dan mudah dipahami, guru bisa menggunakan media pembelajaran dengan visual, misalnya poster. Visual dalam poster membantu siswa memahami materi pelajaran. Anda juga bisa memodifikasi poster agar terlihat lebih menarik. Papan atau Buku Papan atau buku merupakan media belajar yang terkesan biasa saja, bahkan membosankan. Namun guru bisa membuat buku yang lebih interaktif di mana murid dapat mengisi bagian yang kosong dengan hal menarik. Alat Peraga Guru juga bisa menggunakan alat peraga untuk memperagakan suatu dimengerti, misalnya alat peraga tiga dimensi untuk menjelaskan bangun ruang. Lagu Selain menggunakan lagu juga lebih mudah diingat. Guru bisa menyetel lagu yang dihafalkan oleh murid tetapi dengan mengubah lirik sesuai materi pembelajaran. Melalui lagu, siswa dapat belajar, menghafalkan, memperagakan sesuai gaya bahasa yang digunakan lagu tersebut. Video Audio visual membantu guru untuk menyampaikan materi lebih mudah, maka tak heran jika banyak sekolah yang menggunakan video sebagai media pembelajaran. Ada beragam video yang bisa ditampilkan, mulai dari video pengetahuan, video penjelasan, video dokumenter, film, dan lainnya. Pastikan video yang ditampilkan disukai murid agar mereka semangat belajar. Permainan Permainan juga bisa menjadi media pembelajaran yang bisa diterapkan. Pilihlah permainan yang seru serta mengandung edukasi. Berbasis Teknologi Ada banyak media belajar berbasis teknologi dalam bentuk aplikasi atau website, misalnya Duolingo untuk membantu siswa belajar bahasa Inggris. Guru juga bisa membuat kuis yang akan diberi pada (Febrianto & Saputra, 2. Pengembangan Media pembelajaran dalam pelatihan ini berbasis Teknologi dalam Usman et al. , . yaitu membuat media visual dengan powerpoint yang interaktif serta membuat video pembelajaran yang menarik. Tidak ada alasan gaptek lagi bagi guru, karena di era digital saat ini membuat para peserta didik kompetensinya dan harus mampu menjalankan teknologi menjadi alat mendukung pembelajaran yang dapat membawa kegembiraan bagi guru dan Dengan adanya media yang menarik dan video pembelajaran yang mengasyikkan memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar sesuai konsep merdeka belajar. (Suryani et al. , 2. Pelatihan Penggunaan dan Pengembangan Media Pembelajaran Berorientasi Merdeka Belaja Bagi Guru SDN 2 Campang Tanggamus Sejalan dengan konsep merdeka belajar dalam mengembangkan media pembelajaran, terdapat beberapa hasil dilaksanakan oleh Abdul Azis et al. mengemukakan bahwa guru dapat membuat media pembelajaran secara online sehingga mempermudah guru dalam menyampaikan materi secara daring, dan guru serta siswa dapat saling berkomunikasi walaupun tidak tatap muka secara langsung dan dapat menjalankan proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru Sekolah Dasar pada bulan Juli 2022, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran sangatlah penting untuk membantu siswa dalm proses pembelajaran, tetapi masih banyak kendala yang dihadapi dalam Salah satunya pemahaman dan belum menggunakan media pembelajaran di Berdasarkan permasalahan di atas, kami tertarik untuk melalukan pelatihan melalui program pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pelatihan Pengunaan dan Pengembangan Media Pembelajaran Berorientasi Merdeka Belajar Bagi Guru SDN 2 Campang. METODE Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan secara langsung di SDN 2 Campang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi terkait konsep merdeka belajar, memberikan pelatihan dalam membuat dan mengembangkan media pembelajaran interaktif salah satunya dengan canva. Dengan kata lain yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah peserta pelatihan mampu mengembangkan kualitasnya dengan membuat media pembelajaran menarik agar tercapai salah satu konsep merdeka belajar. Peserta pelatihan dalam pengabdian ini adalah 11 guru SDN 2 Campang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 14 September 2022 kegiatan pelatihan dimulai dari pukul 08. 00 hingga 15. WIB. pelatihan akan dilaksanakan dengan dua tahap yaitu teori dan praktek. pertama mengenai program merdeka Dan materi kedua mengenai berorientasi merdeka belajar. HASIL DAN PEMBAHASAN Menurut (Sugiyono, 2012:. menyatakan bahwa observasi adalah dasar dari semua ilmu pengetahuan. Metode menggunakan cara pengamatan terhadap objek yang menjadi pusat perhatian pada Langkah pertama yang harus pengabdian yaitu melakukan observasi, informasi dan gambaran yang jelas mengenai sekolah mitra. Dari hasil observasi lanjutan yang dilakukan pada bulan Juli 2022, diperoleh sebuah deskripsi atau gambaran situasi bahwa mitra tersebut belum mendapatkan sosialisasi mengenai merdeka belajar dan pengembangan media pembelajaran. Kegiatan Pengabdian Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus dengan tema penggunaan dan pengembangan media pembelajaran beorientasi merdeka belajar. Tema tersebut tepat mengingat pada saat diskusi dengan sekolah mitra belum memahami mengenai konsep merdeka belajar yang dicanangkan oleh pemerintah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 14 September 2022. Hasil dari pelatihan adalah terlaksananya beberapa kegiatan untuk mengatasi masalah yang dihadapi sekolah mitra diantaranya : Registrasi Peserta Pembukaan pelatihan oleh Kepala Sekolah yaitu Bapak Darsono. Yulita Dwi lestari. Try Indiastuti K. Ozi hendra Tama. Susi Apriyani. Vegha Agi Nanda Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. Pd. SD. selaku tuan rumah Ketua TIM Pengabdian Kepada Masyarakat Yulita Dwi Lestari. Pd. Pd. Penyampaian disampaikan Oleh Try Indiastuti K. Pd. Pd. dengan materi Program Merdeka Belajar. Materi Kedua disampaikan leh Ozi Hendra Tama. Pd,. dengan materi pemberian informasi Media Pembelajaran berorientasi merdeka Praktek. Refleksi dan inisiasi dipandu oleh TIM Pelaksana. Kesan dan Pesan peserta kegiatan dan TIM Pelaksana dan Penutup. Deskripsi Kegiatan Pemaparan Program Merdeka Belajar Penerapannya Sebelum ketahap pelatihan Ketua Tim Pengabdian memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Program Merdeka Belajar dan cara menerapkannya di tingkat sekolah dasar kepada guru-guru. Pengabdian pada masyarakat ini diberikan dalam bentuk pelatihan secara luring yang dilaksanakan pada tanggal tanggal 14September 2022 di SDN 2 Campang. Pelatihan diikuti oleh 11 guru sebagai peserta secara luring. Berdasarkan hasil penilaian peserta pelatihan dengan skala Sangat Setuju . Setuju . Kurang Setuju . Tidak Setuju . Tidak berpendapat . Terdapat skor 3,56 Menerapkan ProgramKemendikbud Merdeka Belajar di sekolah Anda. Sebanyak 56% peserta yang menjawab sangat setuju dan 44% menjawab setuju. Artinya setelah sosialisasi program merdeka belajar ini, guru-guru di SDN 2 Campang sangat berharap untuk menerapkan program merdeka belajar ini disekolah mereka Gambar 1. Diagram batang penilaian peserta terhadap materi sosialisasi program merdeka belajar serta penerapannya Deskripsi Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif dan Interaktif dengan Canva dan Ppt Berdasarkan hasil penilaian peserta pelatihan dengan skala Sangat Setuju . Setuju . Kurang Setuju . Tidak Setuju . Tidak berpendapat . Terdapat skor 3,34 untuk pernyataan ke-4 yaitu Setelah mengikuti pelatihan ini, anda dapat mengembangkan media pembelajaran dalam mengajar. Sebanyak 33% peserta yang menjawab sangat setuju dan 67% menjawab setuju. Artinya setelah dilaksanakan pelatihan ini, guru-guru di SDN 2 Campang dapat mengembangkan media pembelajaran dalam mengajar. Pelatihan Penggunaan dan Pengembangan Media Pembelajaran Berorientasi Merdeka Belaja Bagi Guru SDN 2 Campang Tanggamus Gambar 1. Diagram batang penilaian peserta terhadap materi sosialisasi program merdeka belajar serta penerapannya SIMPULAN Berdasarkan Pengabdian Kepada Masyarakat di SDN 2 Campang dengan judul pelatihan penggunaan dan berorientasi merdeka belajar dapat ditarik kesimpulan bahwa pelatihan ini cukup dimana peserta sangat antusias dalam kegiatan pelatihan, hal tersebut juga karena masing-masing sosialisasi dari pemerintah terkait konsep merdeka belajar dan pengembangan media pembelajaran. Dari menunjukkan guru sudah mengembangkan pemahaman dan pengetahuannya terkait berorientasi merdeka belajar dalam proses Ariyana. Ramdhani. , & Sumiyani. Merdeka Belajar melalui Penggunaan Media Audio Visual pada Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia. Daerah. Dan Asing, 3. https://doi. org/10. 31540/silamparib Febrianto. , & Saputra. Pelatihan Media Pembelajaran Inovatif dengan VideoScribe Bagi Guru SDN Malangrejo. Community Empowerment, 6. https://doi. org/10. 31603/ce. Kemendikbud. Mendikbud Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan AuMerdeka Belajar. Ay w. Kemdikbud. Go. Id. DAFTAR PUSTAKA