(JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. GAMBARAN HITUNG JUMLAH LEUKOSIT ANTARA LARUTAN TURK DAN LARUTAN TURK MODIFIKASI DENGAN PENAMBAHAN AIR PERASAN JERUK NIPIS DAN SARI UMBI BIT DESCRIPTION OF LEUKOCYTE COUNT BETWEEN TURK SOLUTION AND MODIFIED TURKAoS SOLUTION WITH ADDITIONAL OF LIME DAN BEETROOT Hamril Dani1. Sri Hartini Harianja2. Mardyana Nizar3*. Tarisa Suma Lestari4 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi Teknologi Laboratorium Medis. Palembang. Indonesia (*email korespondensi: mardyana@poltekkespalembang. 1,2,3,4 ABSTRAK Pemeriksaan hematologi yang sering dilakukan adalah penghitungan jumlah leukosit yang dilakukan dengan menggunakan larutan turk. Tingginya jumlah inspeksi menyebabkan semakin banyak pemborosan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, dilakukan penelitian untuk mencari alternatif solusi Turk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jumlah leukosit antara larutan turk dengan larutan turk termodifikasi dengan penambahan perasan jeruk nipis dan perasan buah bit. Jenis penelitian ini adalah observasional. Populasi penelitian adalah TLM Departemen Kesehatan Poltekkes Palembang tahun 2021 dengan sampel sebanyak 10 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive Penghitungan leukosit dilakukan secara manual. Hasilnya dianalisis dengan uji Tindependen. Hasil jumlah leukosit dengan larutan turkAos rata-rata 7,215, jumlah leukosit dengan larutan turkAos termodifikasi rata-rata 6,140 dengan P-value 0,920. Kesimpulannya adalah tidak terdapat perbedaan jumlah leukosit yang bermakna antara larutan turk dengan larutan turk termodifikasi dengan penambahan perasan jeruk nipis dan perasan buah bit, perasan jeruk nipis pada konsentrasi 2% paling baik dalam melisiskan eritrosit, perasan bit pada konsentrasi 1% paling baik dalam melisiskan eritrosit. paling baik dalam memberi warna pada leukosit. Kata Kunci: Solusi Turki. Leukosit. Solusi yang Dimodifikasi ABSTRACT Hematological examination that is often done is counting the number of leukocytes, which is carried out using turk's solution. The high number of inspections causes more waste. To anticipate this condition, research is conducted to find an alternative to Turk's solution. The purpose of this study was to determine the difference in the number of leukocytes between the turk solution and the modified turk solution by adding lime juice and beetroot juice. This type of research is observational. The research population is the TLM Department of Health Poltekkes. Palembang in 2021 with sample of 10 students. The sampling technique used is purposive sampling. The leukocyte count was done manually. The results were analyzed by T-independent test. The results of the number of leukocytes with turk's solution an average of 7. 215, the number of leukocytes with modified turk's solution an average of 6. 140 with a P-value of 0. The conclusion is there is no significant difference in the number of leukocytes between the turk solution and the modified turk solution by adding lime juice and beetroot juice, lime juice at concentration of 2% is best at lysing erythrocytes, beetroot juice at concentration of 1% is best at giving color to leukocytes. Keywords: Turk's solution. Leukocytes. Modified Solution | 66 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. PENDAHULUAN eosinofil, neutrofil batang, dan neutrofil Pelayanan kesehatan yang diperlukan Sedangkan agranular meliputi : untuk menunjang upaya pencegahan dan Pemeriksaan kesehatan salah satunya adalah pemeriksaan merupakan salah satu pemeriksaan rutin. laboratorium (Mulyono dan Yusnitasari. Perhitungan jumlah leukosit dapat dilakukan Menurut PERMENKES Nomor 43 dengan dua cara yaitu cara manual dengan Tahun 2013, pelayanan laboratorium klinik kamar hitung (Improved Neubaue. dan cara merupakan bagian integral dari pelayanan automatic menggunakan mesin penghitung kesehatan yang diperlukan untuk menetapkan sel darah (Hematology Analyze. oleh karena pemeriksaan hitung sel . pengobatan, dan pemeliharaan kesehatan dan untuk mendiagnosis penyakit (Nugraha, pencegahan timbulnya penyakit. Salah satu pemeriksaan laboratorium Saat adalah pemeriksaan hematologi. Pemeriksaan hematologi adalah pemeriksaan darah yang menggunakan metode otomatis yang dapat dilakukan untuk mengetahui keadaan darah dan komponen-komponennya. Pemeriksaan Walaupun memberikan hasil yang tepat dan hitung jumlah leukosit merupakan bagian dari sangat teliti, harga alat yang mahal dan pemeriksaan hematologi darah rutin dengan mengharuskan pemakaian dan pemeliharaan menggunakan sampel darah vena yang yang sangat cermat. Selain itu perlu ada upaya dicampur dengan antikoagulan, agar sampel untuk menjamin tepatnya alat bekerja dalam . uality Antikoagulan yang dapat dipakai antara lain EDTA (Ethylene Diamine Tetra Acetat. , menggunakan kamar hitung masih digunakan heparin, natrium sitrat dalam larutan 3,2 % sebagai pembanding jika hasil yang diperoleh dan asam sitrat dektrosa. dengan alat otomatis terjadi kesalahan Leukosit terpenting pada darah dikarenakan berfungsi Metode pemeriksaan atau keraguan. Larutan Leukosit terdiri dari granular dan komposisi yaitu asam asetat glasial, gentian Dimana granular meliputi : basofil, violet, dan aquadest. Asam asetat glasial pada | 67 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. larutan turk berfungsi melisiskan sel selain mewarnai inti leuksoit sehingga dapat terlihat leukosit dan mempunyai kandungan asam jelas saat perhitungan. dengan pH 2,4. Sedangkan gentian violet Penelitiaan berfungsi memberikan warna pada inti menambah informasi dan bahan kajian di leukosit sehingga lebih tampak jelas dan bidang studi Hematologi, khususnya tentang mudah dihitung. alternatif pengganti komposisi larutan turk Sebagai salah satu pemeriksaan darah yang sering dilakukan tentunya penggunaan Untuk laboratorium Kesehatan. menyebabkan limbah dari larutan turk ini dalam pemeriksaan hitung jumlah leukosit di BAHAN DAN METODE Jenis penelitian yang digunakan kondisi tersebut dilakukan penelitian untuk mencapai alternatif pengganti larutan turk. menggunakan perasan jeruk nipis dan sari Larutan modifikasi yang digunakan pada umbi bit dengan variasi konsentrasi. Teknik pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan sampling yang digunakan adalah Purpossive komposisi : air perasan jeruk nipis, sari umbi Data Primer diperoleh dari hasil bit, dan aquadest. pemeriksaan hitung jumlah leukosit secara Jeruk (Citrus Penelitian manual antara larutan turk dan larutan turk Swingl. merupakan jeruk yang memiliki Hasil dianalisis dengan uji T- kandungan asam dengan pH 2,0 (Sarwono, independent untuk melihat adanya uji beda 2. memiliki berbagai macam kandungan antara dua perlakuan . berupa senyawa kimia yang bermanfaat salah satunya yaitu asam sitrat. Asam sitrat mempunyai kemiripan sifat dengan asam HASIL Berdasarkan Tabel asetat yaitu merupakan asam lemah yang dilakukan analisis secara statistik deskripsi dapat melisiskan sel darah (Alelo, 2. terhadap 10 sampel diperoleh hasil jumlah Umbi bit merupakan zat warna yang leukosit dengan reagen turk nilai rata-rata bersifat basa berfungsi sebagai pewarna inti 7215, nilai standar deviasi 1221. Hasil jumlah leukosit yang bersifat asam. Apabila jeruk leukosit dengan reagen turk modifikasi nilai nipis ditambah dengan pewarna akan terjadi rata-rata 6140, standar deviasi 1156. Nilai P reaksi absorpsi oleh sel. Jeruk nipis akan value jumlah leukosit antara reagen turk dan melisiskan sel selain leukosit dan Bit akan reagen turk modifikasi yaitu 0,920. Analisa data dapat dilihat pada Tabel 1. | 68 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. Tabel 1. Analisa Data Statistik Uji Beda Reagen Turk dan Reagen Turk Modifikasi Jenis Larutan Larutan Turk Larutan Turk Modifikasi Analisa data untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil Hitung P-Value 0,920 melisiskan sel selain leukosit dan mempunyai Jumlah kandungan asam dengan pH 2,4. Sedangkan Leukosit Antara Larutan Turk dan Larutan gentian violet berfungsi untuk memberikan Turk Modifikasi dengan Penambahan Air warna pada inti leukosit sehingga lebih Perasan Jeruk Nipis Dan Sari Umbi Bit tampak jelas dan mudah dihitung. dengan menggunakan uji t-independent. Larutan Turk Modifikasi Berdasarkan hasil pada Tabel 1. komposisi berupa perasan jeruk nipis sebagai disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengganti asam asetat glasial, sari umbi bit pada hasil Hitung Jumlah Leukosit Antara sebagai pengganti Gentian Violet, dan Larutan Turk dan Larutan Turk Modifikasi. Analisa t-independent untuk melihat hasil, pemeriksaan manual dengan cara modifikasi pada Larutan Turk modifikasi diperoleh hasil air perasan jeruk nipis (C. aurantifolia S. P value = 0,920 > . , sehingga hasil uji hampir sama ketika menggunakan larutan statistik menunjukkan bahwa tidak ada turk baik pengenceran dan hitung jumlah perbedaan hasil Hitung Jumlah Leukosit Pada Antara Larutan Turk dan Larutan Turk Modifikasi pada larutan turk berupa asam Modifikasi dengan Penambahan Air Perasan asetat glasial, diganti komposisinya dengan Jeruk Nipis Dan Sari Umbi Bit. air perasan jeruk nipis (C. aurantifolia S. yang memiliki kandungan asam sitrat dan PEMBAHASAN merupakan asam lemah dengan pH 2,0 Larutan turk merupakan suatu larutan (Sarwono, 2. , dan dapat melisiskan sel Bahan modifikasi yang digunakan mengencerkan sel darah selain leukosit dan adalah modifikasi air perasan jeruk nipis (C. memudahkan hitung jumlah sel ketika aurantifolia S. ) dengan beberapa konsentrasi 2%, 3%, 4% dan 5%. Diketahui bahwa pada konsentrasi 2% larutan tersebut efektif manual dengan komposisi : asam asetat Komposisi larutan turk berupa glasial, gentian violet, dan aquadest. Asam gentian violet diganti komposisinya dengan asetat glasial pada larutan turk berfungsi bit ungu (Beta vulgaris L) yang memiliki Larutan | 69 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. sitrat yang memiliki pH 2,0 menyebabkan sel darah tidak dapat lisis sepenuhnya. Sesuai (Hardani,2. dengan penelitian yang dilakukan oleh Umbi bit yang sering digunakan sebagai Subaiyah, . pewarna alami untuk berbagai jenis makanan menggunakan modifikasi perasan air jeruk nipis sebagai pengganti komposisi larutan keunguan yang sangat bagus. Warna ungu turk untuk hitung jumlah leukosit didapatkan yang khas menandakan tingginya kandungan hasil jumlah leukosit yang berbeda dengan betakaroten dan bersifat antioksidan tinggi kontrol namun interpretasi dengan modifikasi (Hardani, 2. Sehingga Komposisi larutan perasan air jeruk nipis ini masih menunjukkan kesamaan dengan larutan turk . yaitu komposisinya dengan bit ungu (Beta vulgaris L) yang memiliki pigmen ungu yang khas (Hardani,2. Kualitas Larutan Larutan Turk sesuai dengan nilai rujukan. Menurut peneliti larutan turk modifikasi perasan air jeruk nipis (C. aurantifolia S. dapat digunakan sebagai pengganti bagian Modifikasi dari komposisi larutan turk untuk hitung jumlah leukosit dengan kadar konsentrasi 2%. penelitian Sarwono, 2001 dan Hardani,2013 Walaupun terdapat perbedaan hasil dengan dapat melisiskan ertirosit dan memberikan larutan turk namun hasil larutan modifikasi Secara umum dapat disimpulkan masih mendekati jumlah leukosit pada larutan bahwa larutan turk modifikasi relatif bagus turk kontrol. Serta perhitungan di mikroskop untuk melisiskan eritrosit dan mewarnai sel dapat dilakukan dengan jelas dan teliti. Sari umbi bit dapat memberikan Karena larutan terlihat jernih pada konsentrasi warna merah keungun kepada sel leukosit dan tersebut dibandingkan konsentrasi 3%, 4%, perasan jeruk nipis dapat melisiskan eritrosit, dan 5%. Penelitian tersebut sesuai dengan walaupun hasil tidak maksimal. pendapat yang dinyatakan oleh Aswad . Turk Pada hasil penelitian terdapat adanya menyimpulkan bahwa perasan air jeruk nipis perbedaan antara larutan turk dengan larutan dapat menggantikan peranan asam asetat pada turk modifikasi perasan air jeruk nipis (C. larutan turk. aurantifolia S. ) konsentrasi 2% namun masih Pada sari umbi bit yang dibuat dalam interprestasi yang sama. Hal ini terjadi menjadi 1% kemudian diuji dengan darah dan karena perbedaan derajat keasamaan yaitu dilakukan perhitungan di mikroskop terlihat asam asetat memiliki pH 2,4 sedangkan asam Karena sel dapat terwarnai dengan baik | 70 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. dari awal hingga akhir konsentrasi 2%, 3%, dan 4%. Oleh karena itu penelitian ini sari umbi bit 1% dapat digunakan sebagai penelitian proses. bagian dari komposisi larutan turk modifikasi pewarnaan dari hitung jumlah KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan jumlah lekosit yang bermakna antara larutan turk dan larutan turk modifikasi penambahan perasan air jeruk nipis dan sari umbi bit, air perasan jeruk nipis dengan konsentrasi 2% memberikan hasil paling baik dalam melisiskan eritrosit, dan sari umbi bit dengan konsentrasi 1% memberikan hasil paling baik dalam memberi warna pada leukosit. Saran yang dapat di berikan kepada peneliti selanjutnya adalah dapat meningkatkan kualitas air perasan jeruk nipis dan sari umbi bit yang akan digunakan sebagai larutan turk modifikasi dengan melakukan pengujian lanjutan terhadap sari umbi bit sebagai zat pewarnaan pada parameter lain. UCAPAN TERIMA KASIH