Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 Contents list available at JKP website Jurnal Kesehatan Perintis Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/JKP Analisis Zat Gizi dan Uji Organoleptik pada Jus (Belse. Belimbing Semangka sebagai Minuman bagi Penderita Hipertensi Yensasnidar Yensasnidar*. Tika Dwita Adfar. Pionir Wira Ilham Universitas Perintis Indonesia. Sumatera Barat. Indonesia Article Information : Received 29 March 2022. Accepted: 29 June 2022. Published online 30 June 2022 *Corresponding author : yensasnidar@gmail. ABSTRAK Prevalensi hipertensi di Indonesia adalah sebesar 34,11%, penyakit hipertensi disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat. Pola hidup sehat dan pola makan yang sehat merupakan pilihan yang tepat untuk menjaga diri terbebas dari tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian untuk menganalisis zat gizi dan uji organoleptik jus . Belimbing Semangka untuk pencegahan hipertensi. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen, uji organoleptik dilakukan di laboratorium makanan Universitas Perintis Indonesia dan analisis zat gizi di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang. Pengamatan subjektif yang dilakukan uji kesukaan dan mutu hedonik dengan 25 orang panelis. Metode penelitian eksperimen dalam bentuk rancangan acak lengkap (RAL) dengan 1 kontrol 3 perlakuan. Analisis uji statistic menggunakan analisa one way anova (ANOVA) pada tarif 5%. Jika terdapat perbedaan antar perlakuan, dilanjutkan degan uji Duncan new multiple range test (DNMART) pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jus belimbing dengan penambahan semangka 50gr merupakan jus yang paling disukai panelis. Setelah itu dilakukan analisis zat gizi dengan vitamin A sebanyak 76,4mg/100gr, vitamin C sebanyak 233,2mg/100gr dan kalium sebanyak 8. 902mg/100gr. Disarankan pada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian jus . Belimbing Semangka dengan sasaran panelis langsung kepada masyarakat yang hipertensi sehingga dapat mengetahi pengaruh pemberian jus . belimbing semangka sebagai pencegahan hipertensi. Kata kunci : vitamin A, vitamin C, kalium, jus, belsem. ABSTRACT The prevalence of hypertension in Indonesia is 34,11%, hypertension is influenced by the food consumed by the community. A healthy lifestyle and a healthy was to analyze the nutrition and organoleptic test of . juice starfruit Watermelonfor the diet are the right choices to keep yourself free from high blood pressure. The purpose of this study prevention of hypertension. Type of research is experimental research. Organoleptic tests were carried out at the Indonesian Pioneer University food laboratory and nutrient analysis was carried out at the Chemical Laboratories of Padang State University. Subjective observations were carried out by hedonic preference and quality tests with 25 panelists. The experimental research method was in the form of a completely randomized design (CRD) with 1 control and 3 treatments. Statistical test analysis using one way anova (ANOVA) analysis at a rate of A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 If there is a difference between treatments, it is continued with the Duncan new multiple range test (DNMART) at the 5% level. The results of this study indicate that star fruit juice with the addition of 50gr watermelon is the most preferred juice by the panelists. After that, nutrient analysis was carried out with vitamin A as much as 76. 4 mg/100gr, vitamin C as much as 233. 2 mg/100gr and potassium as much as 8. 902 mg/100gr. It is recommended for further researchers to conduct research on . juice starfruit watermelon with direct panelists targeting people with hypertension so that they can find out the effect of giving . juice starfruit watermelon as a prevention of hypertension. Keywords: vitamin A, vitamin C, potassium, juice, belsem. PENDAHULUAN Hipertensi atau sering disebut tekanan darah tinggi salah satu penyakit yang sering dijumpai di Indonesia. Penyakit hipertensi dapat menyerang siapa saja dari jenis kelamin,umur dan status sosial Tekanan darah tinggi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada selang waktu lima menit ada dua kali pengukuran dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Tekanan darah tinggi bukan sekedar penyakit kardiovaskuler karena dapat merusak organ lain seperti ginjal, otak, dan Hipertensi yang tidak mendapat penanganan yang baik menyebabkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, diabetes, gagal ginjal dan kebutaan (Kemenkes RI, 2. Menurut data (WHO), di seluruh dunia 26,4% orang atau sekitar 972 juta orang di seluruh dunia mengidap hipertensi, angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Dari 972 juta pengidap hipertensi, 333 juta berada di negara maju dan 639 sisanya berada di negara berkembang, termasuk Indonesia (Nelwan, 2. Di Indonesia hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian peringkat ketiga. Prevalensi hipertensi di Indonesia adalah sebesar 34,11 % tertinggi di kalimantan selatan . ,1 %) dan terendah di Papua sebesar 22,2 %. Penyakit hipertensi termasuk penyakit dengan jumlah kasus terbanyak yaitu 620 dan kasus kematian sebesar (Kemenkes RI. Mengkonsumsi buah-buahan menurunkan resiko seseorang penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi, stroke dan penyakit jantung koroner (Sri Inti dan Nikmatul Firdaus, 2. Menurut (Hasanah. Jus belimbing manis memberikan dampak positif pada hipertensi, karena belimbing manis (Avverrboa Carambol. mengandung senyawa kalium yang tinggi, buah belimbing manis mengandung kadar kalium . yang tinggi serta natrium yang Kerja berbanding terbalik dari kerja natrium, jika natrium berfungsi sebagai meningkatkan tekanan darah maka kalium berfungsi sebagai menurunkan tekanan darah selain itu kalium memiliki fungsi membantu menjaga tekanan osmotik dalam cairan intraselular dan keseimbangan asam-basa bersama-sama dengan klorida. Selain itu buah belimbing juga mengandung fosfor dan vitamin C yang dapat menurunkan stres yang merupakan faktor resiko dari hipertensi (Nathalia, 2. Buah semangka mengandung kalium yang cukup sehingga dapat berfungsi sebagai diuretik. Kandungan sitrulin dan arginin berperan dalam pembentukan urea di hati dari amonia dan CO2 sehingga keluarnya urin meningkat atau biasa disebut dengan diuretik. Diuretik bekerja dengan cara membantu ginjal membuang garam dan air, yang akan mengurangi volume cairan di seluruh tubuh sehingga daya pompa jantung menjadi lebih ringan dan mengurangi tekanan darah (Manurung et al. , 2. Konsumsi kalium yang berlebihan akan cairan intraselular sehingga cenderung menarik cairan dari bagian ekstraselular dan menurunkan tekanan darah (Hasanah. Menurut penelitian (Handayani, 2. terhadap Responden berjumlah 30 orang yang terbagi menjadi dua yaitu kelompok eksperimen 1 yang diberikan jus semangka dan kelompok eksperimen 2 A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 yang diberikan jus belimbing membuktikan ada pengaruh pemberian jus semangka dan jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pemberian jus belimbing lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan jus semangka. Penelitian (Apriza, dilakukan pada 30 orang penderita hipertensi yang diberi jus semangka terjadi penurunan rata-rata tekanan darah 15,03 mmHg sedangkan yang diberi jus belimbing wuluh terjadi penurunan rata-rata tekanan darah 11,33 mmHg dengan nilai P<0,05 yang artinya ada perbedaan efektifitas jus semangka dan jus belimbing wuluh penderita hipertensi. Sedangkan penelitian yang dilakukan (Rhamadani, 2. terhadap 15 orang lansia umur 45-60 tahun dengan intervensi selama 7 hari menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah diberi jus semangka kuning dan ketimun pada tekanan darah sistolik . <0,. dan tidak ada perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah diberi jus semangka kuning dan ketimun pada tekanan darah diastolik . >0,. Beda penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian ini yaitu kombinasi penderita hipertensi. Diharapkan buah belimbing dan semangka menjadi terobosan baru dalam mengatasi tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis zat gizi dan uji organoleptik pada jus belsema (Belimbing Semangk. untuk pencegahan penyakit hipertensiAy. METODE PENELITIAN Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu RAL (Rancangan Acak Lengka. dengan 1 kontrol (F1. Jus belimbing . g:0g. dan 3 perlakuan (F2. Jus belimbing dengan penambahan semangka . g:25g. F3. Jus belimbing dengan penambahan semangka . g:50g. F4. Jus belimbing dengan penambahan semangka . g:75g. ), menganalisis zat gizi dan uji organoleptik jus . belimbing semangka untuk mencegah Pembuatan produk dan uji organoleptik di lakukan di Laboratorium makanan Universitas Perintis Padang dan analisis zat gizi dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang. Analisis vitamin A dilakukan dengan metode vitamin C dilakukan dengan metode Iodometri. Data didapat dari hasil pengujian organoleptik dianalisa berdasarkan tingkat kesukaan untuk warna, aroma, tekstur dan Hasil uji organoleptik disajikan dalam bentuk tabel untuk dihitung nilai rata-rata kemudian dianalisa menggunakan analisa one way anova (ANOVA) pada taraf nyata Jika terdapat perbedaan antar perlakuan, dilanjutkan dengan uji Duncan new multiple range test (DNMART) pada taraf 5%. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Hedonik (Kesukaa. Warna Hasil uji hedonik pada penambahan semangka terhadap warna jus belimbing dapat dilihat pada tabel 1. Tabel menunjukkan bahwa warna yang paling disukai panelis yaitu sampel F3 . elimbing 100gr dengan penambahan semangka 50g. Nilai rata-rata . dengan warna agak merah. Hasil uji warna mengunakan one way anova dapat dilihat pada tabel 2. Tabel 1. Rata-Rata Daya Terima Kesukaan Panelis terhadap Warna Jus Sampel Warna Kuning Panelis Rerata 3,04 Orange 3,52 Agak Merah 3,72 Merah 3,60 Tabel 2. Menunjukkan bahwa hasil test uji one way anova nilai rata-rata dari 25 panelis didaptkan, sampel F1 . , sampel F2 . , sampel F3 . dan sampel F4 . 60 ) dari uji statistik didapatkan nilai signifikan . < . sehingga dinyatakan bahwa adanya perbedan nyata antar perlakuan. Maka dilakukan uji lanjut dengan analisis DNMART 5%. Hasil lanjut menggunakan A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 Tabel 2. Uji Warna One Way Anova Sampel Warna Rerata 3,04 3,52 3,72 3,60 P-value 0,020 DNMART 5pat dilihat pada tabel 3. Tabel 3. Menunjukkan bahwa hasil uji DNMART 5% didapatkan terdapatnya perbedaan yaitu perlakuan F1 berbeda nyata dengan perlakuan F2. F3 dan F4 sedangkan perlakuan F2. F3 dan F4 tidak ada perbedaan yang nyata. Tabel 3. Uji Lanjut Duncan new multiple range test (DNMART) Perbedaan Sampel 3,04 3,52 3,60 3,72 Rasa Hasil uji hedonik pada penambahan semangka terhadap rasa jus belimbing dapat dilihat pada tabel 4. Tabel Menunjukkan bahwa rasa yang paling disukai panelis yaitu sampel F3 . elimbing 100gr dengan penambahan semangka 50g. Nilai rata-rata . dengan rasa Hasil uji rasa mengunakan one way anova dapat dilihat pada tabel 5. Tabel Rata-rata Daya Terima Kesukaan Penalis terhadap Rasa Jus Sampel Rasa Panelis Rerata Kurang Manis agak asam Manis Sangat 2,92 3,04 3,24 3,12 Tabel 5. Menunjukkan bahwa hasil test uji one way anova nilai rata-rata dari 25 panelis didaptkan, sampel F1 . , sampel F2 . , sampel F3 . dan sampel F4 . 12 ) dari uji statistik didapatkan nilai signifikan . > . sehingga dinyatakan bahwa tidak ada perbedaan rasa antara perlakuan F1. F2. F3, dan F4. Tabel 5. Uji Rasa one Way anova Sampel Rasa Mean 2,92 3,04 3,24 3,12 P-value 0,494 Testur Hasil uji hedonik pada penambahan semangka terhadap tesktur jus belimbing dapat dilihat pada tabel 6. Tabel 6 menunjukkan bahwa tekstur yang paling disukai panelis yaitu sampel F1 . elimbing 100gr dengan penambahan semangka 50g. Nilai rata-rata . dengan tekstur Hasil uji tesktur mengunakan one way anova dapat dilihat pada tabel 7. Tabel 6 Rata-rata Daya Terima Kesukaan Penalis terhadap Tekstur Jus Sampel Tekstur Kental Panelis Rerata 3,32 Sedikit kental 3,44 Encer 3,28 Sangat encer 3,20 Tabel 7. Uji tesktur One Way Anova Sampel Tesktur Mean Value 3,32 3,44 3,28 3,20 0,774 Tabel 7. Menunjukkan bahwa hasil test uji one way anova nilai rata-rata dari 25 panelis didapatkan, sampel F1 . , sampel F2 . , sampel F3 . dan sampel F4 . 20 ) dari uji statistik didapatkan nilai signifikan . > . sehingga dinyatakan bahwa tidak ada perbedaan tekstur antara perlakuan FI. F2. F3 dan F4. A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 Aroma Hasil uji hedonik pada penambahan semangka terhadap aroma jus belimbing dapat dilihat pada tabel 8. Tabel 8 menunjukkan bahwa aroma yang paling disukai panelis sampel F2 . elimbing 100gr dengan penambahan semangka 50g. Nilai rata-rata . dengan aroma sedikit harum. Hasil uji aroma mengunakan One way anova didapatkan hasil tabel 9. Tabel Rata-rata Daya Terima Kesukaan Panelis terhadap Aroma Jus Sampel Aroma Panelis Rerata Tidak ada Sedikit Harum 3,28 3,40 2,96 Sangat 2,92 Tabel 9. Menunjukkan bahwa hasil test uji one way anova nilai rata-rata dari 25 panelis didapatkan, sampel F1. , sampel F2 . , sampel F3 . dan sampel F4 . ,92 ) dari uji statistik didapatkan nilai signifikan . > . sehingga dinyatakan bahwa tidak ada perbedaan aroma antara perlakuan F1. F2. F3 dan F4. Tabel 9. Uji aroma One Way Inova Sampel Aroma Mean 3,28 3,40 2,96 2,92 P Value 0,070 Pemantauan Formulasi Terbaik Jus Belimbing Dengan Penambahan Semangka Berdasarkan Uji Organoleptik Uji Organoleptik Hasil uji hedonik pada penambahan semangka terhadap jus belsem dilihat pada gambar 1. Gambar 1 menunjukkan bahwa perlakuan F3 dengan penambahan semangka sebanyak 50g memiliki rata-rata kesukaan lebih tinggi. Hal ini menunjukan bahwa pembuatan belimbing dengan penambahan semangka 50g lebih disukai panelis. Nilai kesukaan perlakuan F3 ini berada pada kategori suka baik aroma, warna, rasa, dan tekstur. Uji Organoleptik Warna Rasa Tekstur Aroma Gambar 1. Rata-rata Uji Kesukaan terhadap Jus Belimbing dengan Penambahan Semangka Mutu Hedonik (Kesukaa. Hasil uji hedonik pada penambahan semangka terhadap jus belsem dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Menunjukkan bahwa panelis menyatakan kesan untuk uji mutu hedonik menunjukan bahwa warna agak merah, rasa manis, tekstur encer, aroma sedikit harum. Uji mutu hedonik Warna Rasa Tekstur Aroma Gambar 2. Rata-rata Uji Kesukaan terhadap Jus Belimbing dengan Penambahan Semangka Hasil uji vitamin A. C dan Kalium Berdasarkan hasil uji vitamin A,C dan Kalium pada jus . gr belimbing penambahan 50 gr semangk. dapat dilihat pada tabel 10. Tabel 10 menunjukkan bahwa kandungan dalam jus . gr belimbing penambahan 50gr semangk. yaitu Vitamin A 76,4 mg. Vitamin C 233,2 mg dan Kalium 8. Perbandingan kandungan vitamin A. Vitamin C, dan Kalium pada 100gr buah A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 Tabel 10. Hasil uji vitamin A. C dan Kalium Parameter Vitamin A Kadar vitamin A . Vitamin C Kalium semangka yaitu: 5,90mg, 6mg, dan 93,8mg. sedangkan kandungan vitamin A. Vitamin C, dan Kalium pada 100gr buah belimbing adalah 1,70 mg, 35 mg dan 130 mg (Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat. Setelah dilakukan perbandingan peningkatan nilai gizi vitamin A. C, dan Kalium ketika dikombinasikan antara buah belimbing dan semangka. Penelitian (Nurjannah, penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi usia dewasa muda dengan memberikan intervensi selama 7 hari dengan dosis 350 gram/gelas/hari pada kelompok perlakuan sebanyak 15 orang. Penelitian yang dilakukan oleh (Arianto et , 2. menunjukkan bahwa Pemberian jus semangka, jus belimbing dan campuran jus semangka belimbing dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi di Banjar Datengan Desa Tumbakbayuh Kecamatan Mengwi Kabupaten Bandung. Menurut penelitian (Nathalia, 2. menyatakan belimbing dapat menurunkan tekanan darah hal tersebut karena mengandung vitamin C yang tinggi. Kalium berfungsi untuk mengatur kontraksi dan relaksasi otot jantung, sehingga pembuluh darah melebar, aliran darah lancar dan tekanan darah menjadi normal. Konsumsi kalium yang banyak akan meningkatkan konsentrasinya di dalam intraseluler sehingga cenderung menarik cairan dari bagian eksraseluler dan menurunkan tekanan darah (Arza & Irawan, 2. Menurut (Manurung et al. , 2. semangkan merupakan salah satu buah yang memiliki efek antioksidan dan efek deuretik yang dapat membantu penderita hipertensi mengontrol bahkan menurunkan tekanan darahnya. Semangka dapat mencegah pengerasan dinding arteri menyebabkan vasodilatasi sehingga darah dapat mengalir lebih lancar dan terjadi penurunan resistensi perifer. Sedangkan menurut (Elfandari, 2. Belimbing mempunyai jumlah kalium dan serat yang menurunkan tekanan darah, begitu juga kandungan natriumnya . yang relative rendah. Buah belimbing juga menjadi buah yang sangat bermanfaat dalam membantu menurunkan tekanan darah karena kandungan serat, kalium, fosfor, dan vitamin C. KESIMPULAN Nilai rata-rata tingkat kesukaan panelis pada warna jus . Belimbing Semangka yang paling disukai panelis . penambahan semangka sebanyak 50g dengan warna agak merah. Nilai rata-rata tingkat kesukaan panelis pada rasa jus . Belimbing Semangka yang paling disukai penalis adalah sampel F3 . dengan penambahan semangka sebanyak 50g dengan rasa manis. Nilai rata-rata tingkat kesukaan panelis pada tekstur jus . Belimbing Semangka yang pling disukai panelis adalah sampel F2 . dengan penambahan semangka sebanyak 50g dengan testur encer. Nilai rata-rata tingkat kesukaan panelis pada aroma jus . Belimbing Semangka yang paling disukai panelis . penambahan semangka sebanyak 25g dengan aroma agak harum. Zat gizi yang terkandung didalam 100 g belimbing dan 50 g semangka yaitu : vitamin A sebanyak 76,4 mg, vitamin C sebanyak 233,2 mg dan kalium sebesar 8. 902 mg. Penelitian ini mengkonsumsi Jus buah belimbing dan . menurunkan tekanan darah karena memiliki kandungan vitamin A. C dan kalium yg Kemudian disarankan kepada peneliti selanjutnya agar mengamati masa simpan jus belimbing dan semangka dan A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 61-67 tidak mengurangi zat gizi. REFERENSI