Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 ANALISIS KRISIS MORAL DALAM NOVEL TANAH PARA BANDIT KARYA TERE LIYE Dwi PurnamasariA. Rahmat KartoloA AUniversitas Simalungun. Pematangsiantar AUniversitas Simalungun. Pematangsiantar E-mail : Adwipurnamasari@gmail. Arahmatkartolosilitonga@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan krisis moral dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa katakata, frasa, dan kalimat yang mendukung objek krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan teknik mencatat data yang ditemukan dalam novel Tanah Para Bandit. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukannya krisis moral dalam novel Tanah Para Bandit, berupa tindakan membunuh, mencuri, merampok, korupsi, kolusi, nepotisme, kurangnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, dan tingginya egoisme dalam berhubungan dengan orang lain. Kata kunci : Moral. Krisi Moral. Tanah Para Bandit. PENDAHULUAN Manusia terlahir sebagai makhluk yang memiliki moral dan terlahir sebagai makhluk sosial. Dengan moral yang dimilikinya lah maka manusia dapat bersosialisasi. Tanpa adanya moral dalam diri manusia akan kesulitan dalam bersosialisasi dengan manusia lainnya. Semua yang mencakup norma kelakuan dan perbuatan tingkah laku yang baik dapat dikatakan sebagai moral. Apabila seseorang berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku di dalam masyarakat dan bisa diterima juga dianggap menyenangkan bagi masyarakatnya maka dapat dikatakan bahwa seseorang itu memiliki moral yang baik begitupun sebaliknya. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan tidak hanya menjadi sebuah batu loncatan bagi masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Perkembangan tersebut menciptakan sebuah alternatif yang memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari. Teknologi yang canggih mampu memberikan kemudahan dalam mengakses semua informasi yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Namun sebaliknya, perkembangan yang terjadi di masyarakat modern saat ini juga diikuti oleh gejala-gejala penurunan dan terkikisnya moral yang sangat memperihatinkan. Nilai-nilai moral yang luhur tersebut justru terkikis dengan banyaknya kasus-kasus penyebaran berita palsu, kasus suap, korupsi, rasisme, dan lain sebagainya. Saat ini, kasus kriminal tersebut sudah merambat dan terjadi di kalangan peserta didik yang menjadi generasi muda penerus bangsa. Banyak orang tua, guru, dan beberapa pihak yang berkecimpung di dalam bidang pendidikan, agama, dan sosial, mengeluhkan perilaku sebagian pelajar yang diluar batas kesopanan dan susila. Seperti mabukmabukan, tawuran, penyalahgunaan obat terlarang, pergaulan dan seks bebas, bergaya hidup hidonis, dan lain sebagainya Fahdini ( 2021 : 39 ). Saat ini, sastra masih menjadi sebuah alat atau sarana komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral kepada masyarakat. Karya sastra semakin menjadi kompleks dengan kandungan yang ada di dalam karya sastra itu sendiri. Novel Tanah Para Bandit pembelajaran tentang moral khususnya yang sedang terjadi di kalangan masyarakat saat ini. Pembelajaran moral di dalam novel Tanah Para Bandit tidak melulu tentang perilaku positif, melainkan juga dengan banyaknya perilaku negatif, seperti sifat arogan, premanisme, suap, penyebaran berita bohong, dan lain sebagainya. Perilaku negatif tersebut perlu dipelajari dan dicari krisis moralnya agar pembaca terhindar dari perbuatan tersebut. Dengan begitu, jika seseorang telah mengetahui Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 bahwa perilaku negatif bukan perbuatan yang baik, maka segeralah ia meninggalkan bahkan menghindarinya. Berdasarkan disimpulkan bahwa peneliti memfokuskan penelitian ini terhadap krisis Maka dari itu, dalam penelitian ini peneliti mengambil judul AuAnalisis Krisis Moral dalam Novel Tanah Para Bandit Karya Tere LiyeAy TUJUAN PENELITIAN Tujuan menjelaskan sasaran-sasaran, maksud-maksud, atau gagasan-gagasan umum diadakannya suatu penelitian Sudaryono . 9 : . Sependapat Sugiyono . 8 : . mengatakan bahwa secara umum tujuan penelitian pengetahuan, sedangkan secara khusus tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menemukan. Menemukan berarti sebelumnya belu pernah ada atau Dapat menemukan, mengembangkan dan membuktikan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk: Mendeskripsikan unsur intrinsik pada novel Tanah Para bandit Karya Tere Liye. Mendeskripsikan krisis moral dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Menurut Sugiyono . 9 : . , pendekatan penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme yang digunakan terhadap objek dengan kondisi alamiah atau sebagai lawan eksperimen. Jenis penelitian kualitatif dianggap sesuai untuk penelitian ini karena penelitian Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk krisis moral dan faktor penyebab terjadinya krisis moral yang tercantum didalam sebuah Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, mengingat penelitian yang digunakan pada objek yaitu kata, kalimat, frasa, paragraf dan Menurut Moleong . , metode deskriptif kualitatif merupakan sebuah laporan penelitian yang berisi kutipan-kutipan untuk memberikan gambaran terhadap pengkajian laporan. Dalam hal ini, penggunaan metode kualitatif merupakan suatu deskriptif pada objek yang akan diteliti berupa deskriptif-deskriptif yang akan dibahas atau dikaji. HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian yang telah ditemukan pada novel AuTanah Para BanditAy karya Tere Liye, terdapat lima belas data tindakan membunuh, empat data mencuri, satu data merampok, satu data korupsi, lima data kolusi, satu data nepotisme, satu data kurangnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, dan satu data tingginya egoisme dalam berhubungan dengan orang lain. Berikut ini adalah analisis krisis moral dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye. 1 Tindak kriminal membunuh Membunuh adalah tindakan menghilangkan nyawa orang lain Pembunuhan dilatarbelakangi oleh berbagai motif, antara lain politik, kecemburuan, balas dendam, pembelaan diri dan lain sebagainya. Pembunuhan dapat dilakukan dengan cara berbeda. Terdapat data pembunuhan dalam novel Tanah Para Bandit sebagai berikut. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Tabel 1. 1 Tindak Kriminal Membunuh dalam novel Tanah para Bandit Kutipan Teks Krisis Moral AuAku tahu apa yang harus Abu Syik menyuruhku menuangkan racun di dalam botol cerek, teko, gentong, apa pun itu tempat minum di rumahrumah tersebutAy. AuKita akan menyerang polisi. Abu Syik ?Ay AuKita akan menyerang siapa pun Bahkan jika yang mengawalnya adalah tank tempur. Ay Abu Syik menjawab dingin. Krisis moral yang dimiliki Padma Padma melakukan tindak kriminal. Padma melakukan apa yang disuruh Abu Syik untuk menuangkan racun dan membunuh semua orang yang berada di ladang ganja. Hingga pada akhirnya Padma membunuh mereka semua, baik orang dewasa maupun anak-anak. Krisis moral yang dimiliki Padma menunjukkan bahwa Padma dan Abu Syik melakukan tindak kriminal karena mereka akan menyerang siapa pun yang membawa ganja bahkan sampai membunuhnya. Tindak AuApa pun yang terjadi kemudian, tetap fokus pada misi. Padma. Gunakan kecerdasan di kepalamu. Improvisasi. Jangan ragu-ragu membunuh, karena mereka jelas ragu-ragu Ay. Belum sempat mereka tahu apa yang sebenarnya terjadi. BRAK! Moncong jeep tua menghantam Membuat tubuhku terbanting. Aku tidak peduli, mencengkeram kemudi lebih kencang, terus mengimpit mobil terdepan, mendorongnya keluar dari jalan. Berhasil. Mobil mobil itu tidak sempat melawan, pengemudinya terlanjur panik, mobil itu terpelanting jatuh ke bawah jurang sana, terbalik, berguling-guling Kelok Sembilan. Lantas menghantam BRAK BRAK! BUUM! . BRAK! Aku menabraknya sekali lagi, mobil itu terjun bebas ke bawah sana. Dua mobil beres. Krisis moralnya adalah melakukan tindak kriminal karena Abu Syik tetap fokus pada misi untuk Tindak Krisis moralnya adalah tindak kriminal, karena Padma dan Abu syik dengan sengaja menabrakkan mobil yang mereka kendarai mengakibatkan mobil terdepan jatuh ke bawah jurang lantas Tindak kriminal tersebut adalah membunuh. Krisis moralnya adalah tindak kriminal, karena Padma dan Abu syik dengan sengaja menabrakkan Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 DOR! DOR! DOR! Mobil menembaki kami. DOR! DOR! DOR! Salah satu mobil polisi juga telah menyalip dua truk. Ikut menembaki. Lima belas menit kemudian, aku dan Abu Syik melemparkan tubuh penjaga ladang ganja dan polisi ke salah satu truk. Tubuh mereka menimpa karung-karung berisi Abu Syik mengacungkan pistol yang dia ambil dari salah satu mayat polisi. DOR! Abu syik menembak tangki bahan bakar, meledak, kobar api segera membakar truk. mobil yang mereka kendarai mengakibatkan mobil terdepan jatuh ke bawah jurang lantas Tindak kriminal tersebut adalah membunuh. PLAK! Aku menampar rahangnya. Rekan satunya berseru kaget. SLAB! Aku menusuk lehernya, itu tusukan yang harus dilepas dengan tepat. AuSeharusnya dengan tenang. Karyawan pabrik itu berhasil disingkirkan. Tapi orang yang salah. Ay . Krisis moralnya adalah tindak kriminal membunuh karena Padma Krisis moralnya adalah tindak kriminal, karena Padma dan Abu syik dengan sengaja melemparkan tubuh penjaga ladang ganja dan Tindak kriminal tersebut adalah membunuh. Seorang taipan tua melakukan tindak kriminal karena taipan tua Tindak kriminal tersebut AyAku mencabut dua pisau di Krisis moralnya adalah tindak Langsung menyerang kriminal karena Padma menyerang tanpa ampun. SLASH! SLASH! tanpa ampun dengan sengaja. Dua dengan leher robek. Ay . SLASH! SLASH! Dua pengawal Krisis moralnya adalah tindak terakhir mati. Tiga puluh detik. kriminal, karena Padma sudah Selesai, melemparkan dua pisau membunuh semua pengawal tanpa ke lantai. Aku tidak tahu siapa di terkecuali. Tindak kriminal tersebut antara mereka yang menjadi mata- merupakan tindak pembunuhan. semuanya adalah plihan paling masuk akal. ZAP! Pisau kecil lebih dulu Krisis moralnya adalah tindak menembus dahinya. Pistol di kriminal, karena Padma sudah Tubuhnya membunuh semua pengawal tanpa Aku yang melemparkan terkecuali. Tindak kriminal tersebut pisau itu. Mencabut pisau itu dari merupakan tindak pembunuhan. kepala kontraktor lain beberapa detik lalu, melemparkannya dari jarak enam meter. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Dua tanganku bergerak sekaligus. Pisau dan garpu steak. Dengan kekuatan penuh, menusuk leher SLAB! SLAB! Darah pakaian tersungkur di atas . Anjing-anjing itu lompat ke arahku, aku meluncur merebahkan tubuh, menyambut serangan. Pisau dan garpu steak terangkat ke udara. SLAB! SLAB! Menghantam leher anjing itu, lantas merobeknya hingga ke pangkal perut. Darah segar membasahi karpet ruang Dua anjing itu tergeletak, . SLAB! Pisau merobek leher kontraktor yang memegang senjata mesin. Suara tembakan terhenti. Tubuhnya tewas tersungkur di tangga, menyusul rekan satunya yang tewas lebih dulu. Sekali lagi jaksa itu berseru. AuHIDUP JIWA KORSA! HIDUP KAISAR!Ay Aku menatap kulkas besar tiga pintu, berlarian ke sana. Membuka pintunya. Mengeluarkan apa pun yang ada di dalamnya, berserakan di lantai. Lompat masuk ke dalam. Persis di detik terakhir, menutup pintu kulkas. BUM! BUM! BUM! Bom itu meledak satu per satu. Dindingdinding robek, tiang runtuh, lantai merekah. Meja kerja jaksa itu meledak berkeping-keping bersama pemiliknya. Krisis moralnya adalah tindak Padma membunuh orang dengan cara menggunakan pisau dan garpu Tindak kriminal tersebut merupakan tindak pembunuhan. Krisis moralnya adalah tindak Padma membunuh dua ekor sekaligus yang merupakan tindak Krisis moralnya adalah tindak Padma membunuh kontraktor dengan pisau steak. Tindak tersebut Krisis moralnya adalah tindak kriminal membunuh, karena jaksa tersebut sudah merencanakan akan membunuh Padma dengan cara mengebom gedung di tempat mereka berada. Yang pada akhirnya Padma selamat dan Jaksa tersebut mati dengan bom yang ia buat. 2 Tindak kriminal mencuri Tindak seseorang tanpa persetujuannya. Berikut empat data mencuri terdapat dalam novel Tanah Para Bandit terdapat dalam tabel sebagai berikut. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Tabel 1. 2 Aksi pencurian dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye Kutipan Teks Krisis Moral Dasar bodoh! Mereka sepertinya terlalu percaya diri, lihatlah, mobil ini tidak dikunci. Mudah saja aku membuka pintu, melongok ke dalam, membuka laci dashboard, mengambil kantong plastik. Ah, ide bagus, sebelum aku pergi, aku menggantinya dengan batu bata yang ada di dekat mobil, . Basemen lengang. Saatnya aku beraksi, mengeluarkan topeng penutup wajah, memasangnya, mulai berlarian mendekati mobil polisi itu. Terkunci. Tidak masalah, aku bisa membukanya dengan trik penggaris panjang yang selalu aku bawa sejak penyergapan kedua saat pertama kali mobil polisi itu KLIK! Berhasil. Aku membuka pintu mobil, membuka bungkusan kantong uang. lm Aku mengangguk, aku sering ke warung internet dua tahun terakhir. Meskipun aku tidak secanggih Nina, aku tahu maksud Nina. Dia hendak meretas server pabrik ini, dan dia membutuhkan AopintuAo masuk. Aku membuka browsing internet, login ke emai-ku. Nina mengirim AosesuatuAo lewat email, berisi Aopaket saktiAo. Aku mengkliknya. Persis paket sakti itu diklik, bekerja di CPU pabrik. Nina bisa membuka pintu tersebut. lm Aku berpikir cepat, ada mobil minivan di sana, baiklah, aku memindahkan uang itu ke dalam mobil minivan. Nyaris setengah Mobil itu penuh sesak oleh tumpukan uang, hanya menyisakan Krisis moralnya adalah tindak kriminal mencuri, karena Padma dengan sengaja mengambil uang di dalam mobil polisi kemudian kabur dengan membawa uang Tindak kriminal tersebut Krisis moralnya adalah tindak kriminal mencuri, karena Padma dengan sengaja mengambil uang di dalam mobil polisi kemudian kabur dengan membawa uang Tindak kriminal tersebut Krisis moralnya adalah tindak kriminal mencuri, karena Nina meretas server dan mencuri data tersebut tanpa sepengetahuan pemilik pabrik. Krisis moral tersebut meupakan tindak kriminal mencuri. Padma membawa tumpukan uang dan yang bukan miliknya bahkan membawa mobil dan tumpukan uang tersebut ke Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Lantas gudang meluncur meninggalkan rumah itu. 3 Tindak Kriminal Merampok Tindak kriminal merampok diartikan sebagai tindakan mengambil atau mencoba mengambil sesuatu yang bernilai dari seseorang dengan menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan, atau membahayakan Komponen penting dari perampokan adalah penggunaan kekerasan dan penanaman rasa takut untuk mengambil barang milik orang lain. Berikut satu data mencuri terdapat dalam novel Tanah Para Bandit terdapat dalam tabel sebagai berikut. Tabel 1. 3 Aksi perampokan dalam novel Tanah Para Bandit Kutipan Teks Krisis Moral AuSerahkan dompetmu!Ay yang memegang celurit. AuJuga Semuanya!Ay Aku menatap sejenak wajah dua orang di depanku. Usia tiga puluhan, ada tato di tangan mereka. Preman receh. AuKalian serius hendak merampok seorang perempuan Au Aku bertanya. AuJangan banyak ngoceh!Ay Yang Temannya kasar hendak memeriksa pakaianku. Krisis moralnya adalah tindakan memegang senjata celurit ingin merampok perhiasan Padma. Tindak tersebut mermerupakan Walaupun Padma melarikan diri. 4 Tindak kriminal membully Bullying merupakan salah satu jenis perilaku agresif yang sengaja dilakukan oleh seseorang untuk menyakiti atau membuat orang lain merasa tidak nyaman. Tujuannya adalah untuk menyakiti orang tersebut dan bahkan dilakukan secara terus-menerus. Terdapat data pembullyan dalam novel Tanah Para Bandit, terdapat dalam tabel sebagai berikut. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Tabel 1. 4 Tindak kriminal membully dalam novel Tanah Para Bandit Kutipan Teks Krisis Moral AuApa yang kau lakukan di tengah hutan ini, heh ?Ay Dia bertanya. Aku mengikat rambut panjangku. Tidak menjawab. AuAnak perempuan berkeliaran di dalam hutan. Kau seharusnya ada di rumah, memasak, menyapu atau menjahit!Ay Dia berseru ketus. lm AuBadanmu setahun terakhir. Nina. Orangorang itu tumbuh ke atas, kau malah ke samping. Percuma kau hanya sarapan gado-gado kalau Ay . AuApakah wajahku bisa diubah. Kak Sapti?Ay AuBisa. Ay Sapti menatap Nina jahil. AuSungguh? Jerawatnya, bercakbercak hitamnya? Bisa di buat mulus?Ay AuBisa. Tapi sebaiknya tidak usah. Nina. Ay AuKenapa tidak usah?Ay AuKarena nanti jadi aneh. Nina. Atasnya cantik, bawahnya melebar ke mana-mana. Ay . Krisis Agam menganggap anak perempuan hanya boleh memasak, menyapu berkeliaran di luar. Padahal dibebankan pada wanita saja. Tindak merupakan tindakan membully. Krisis moralnya adalah tindak membully, karena sapti mengucapkan kata-kata untuk menyakiti atau merendahkan Nina. Krisis moralnya adalah tindak Sapti mengomentari fisik tubuh dengan cara yang negatif. Maksud dari AuKarena nanti jadi aneh. Nina. Atasnya melebar ke mana-manaAy adalah bagian atas tubuh Nina sudah terlihat cantik, namun bagian tubuh bawah Nina terlihat gendut. 5 Korupsi Korupsi adalah suatu jenis perilaku curang atau kriminal yang dilakukan oleh individu atau organisasi yang diberi wewenang untuk kekuasaannya untuk kepentingan pribadi. Terdapat data korupsi dalam novel Tanah Para Bandit pada tabel sebagai berikut. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Tabel 1. 5 Korupsi dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye Kutipan Teks AuBerapa yang kita setorkan ke bos?Ay AuSeparuhnya saja. Bilang bisnis lagi sepi. Bos tidak akan banyak Separuhnya Ay Tertawa lagi. Saling menepuk bahu. Krisis Moral Dua menyetorkan uang yang di dapat kepada bos mereka secara penuh, separuhnya lagi mereka ambil untuk kepentingan pribadi mereka. krisis moralnya adalah tindakan 6 Kolusi kolusi mengacu pada perilaku tidak jujur atau perilaku dengan mengadakan perjanjian rahasia untuk melakukan perjanjian yang menonjolkan pemberian uang atau suap untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Terdapat data kolusi dalam novel Tanah Para Bandit dapat dilihat pada tabel sebagai berikut. Tabel 1. 6 Kolusi dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye Kutipan Teks Pemilik toko di Aojalan kepalsuanAo itu jelas merugikan orang lain. Produk bajakan,meskipun berbondong-bondong Toko-toko itu bisa berdagang dengan aman sentosa tentu saja karena polisi meminta . Krisis Moral Krisis moralnya adalah kolusi, toko-toko memberikan uang setoran setiap bulannya kepada polisi walaupun mereka menjual barang bajakan yang merugikan para pencipta dari segi ekonomi dan menguntungkan bagi penjual dan polisi. Krisis moralnya adalah kolusi, antara petugas, pemilik pabrik dan polisi agar manifest tersebut AuBarang apa yang ada di manifest itu. Bravo Dua?Ay AuBahan baku, spare parts. Sekilas semua oke, datanya cocok, kecuali asal pelabuhannya. Petugas di sini mungkin mengabaikan detail soal dari mana barang itu berasal, mereka hanya akan memeriksa Ay AuMereka memeriksa isinya. Bravo Dua. Kontainer-kontainer itu melintas tanpa hambatan. Ay . Seharusnya uang yang diberikan Krisis Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 lima tahun lalu, juga jatah bulanan lebih dari cukup, tapi dia merasa Dia meminta uang lagi, membuka rahasia pabrik. lm AuHingga beberapa waktu lalu, semua masih bisa dikendalikanA. Contohnya jaksa wanita itu. Ay Taipan AuDia bersedia datang, membantuku menyiapkan dokumen, suratsurat, agar aku bisa mengajukan peninjauan kembali atas kasusku. Aku cukup memberinya uang satu-dua miliar, dan dia sudah perawatan wajah di luar negeri. Atasannya lebih mahal, lima-sepuluh miliar. AuJika kau punya uang, siapa pun bisa disuap di negeri ini. Padma. Ay. p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 memanfaatkan buruh untuk demo dan mengancam akan membuka berlangsung selama lima tahun terakhir untuk mendapatkan uang. Krisis moralnya adalah kolusi, menyiapkan dokumen, surat-surat, agar taipan tua bisa mengajukan kembali atas kasusnya. Taipan tersebut cukup memberikan uang agar urusannya lancar. Krisis moralnya adalah tindak pidana karena seseorang yang melakukan tindakan suapmenyuap merupakan tindak pidana kolusi. 7 Nepotisme Nepotisme adalah perilaku yang menunjukkan sikap pilih kasih yang tidak semestinya terhadap kerabat dekat. Kecenderungan untuk mengutamakan atau memihak kepada sanak saudaranya, terutama dalam kedudukan atau pangkat dalam pemerintahan. Tindakan memilih kerabat atau kerabat seseorang untuk menduduki jabatan pemerintahan. Terdapat data nepotisme dalam novel Tanah Para Bandit dapat dilihat tabel sebagai Tabel 1. 7 Nepotisme dalam novel Tanah Para bandit Kutipan Teks Siapa pun yang tidak suka, dia Siapa pun yang jadi ancaman, dihabisi. Sepertinya, belasan tahun berlalu, mereka Krisis Moral Jika semua polisi jahat berhasil disatukan, kompak, terorganisir dalam satu komando, tidak terbayangkan kekuatan mereka. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 krisis moralnya adalah tindakan Termasuk siapa nepotisme. yang akan menjadi pejabat di . 8 Tingginya egoisme dalam berhubungan dengan orang lain Egoisme adalah sifat dimana seseorang hanya mengutamakan keinginan dan kebutuhannya sendiri di atas kebutuhan orang lain. Orang dengan sifat ini sering bertindak sewenang-wenang terhadap orang lain demi membantu dirinya sendiri. Terdapat data tingginya egoisme dalam novel Tanah Para bandit dapat dilihat dari tabel berikut. Tabel 1. 8 Tingginya egoisme dalam berhubungan dengan orang lain dalam novel Tanah Para Bandit Kutipan Teks AuAdik kerja di sana?Ay Aku menggeleng. AuAtau kuliah di sana?Ay Aku diam sejenak. Baiklah, mengangguk, biar cepat selesai. Semoga dia berhenti bertanya. AuDi mana?Ay Aduh kenapa ibu ini ingin tahu sekali urusan orang lain? Tapi menyebutkan nama kampus yang pernah kubaca di buku. Krisis Moral Krisis moralnya adalah tingginya dengan orang lain, karena ibu tersebut terlalu banyak bertanya kepada Padma orang yang baru 9 Kurangnya Rasa Toleransi Kurangnya rasa toleransi merupakan sikap berkonotasi negative yang umumnya tidak menyukai perbedaan. Perilaku inilah yang menjadi pemicu utama rusaknya keharmonisan antar individu dan kelompok. Terdapat data kurangnya rasa toleransi dalam novel Tanah Para Bandit dapat dilihat tabel berikut. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Tabel 1. 9 Kurangnya Rasa Toleransi dalam novel Tanah Para Bandit Kutipan Teks Agam bergumam pelan. AuAku bahkan sudah lama tidak Lebaran,Ay AuTidak Lebaran ? Keluargamu tidak merayakannya?Ay AuBapakku tidak suka Lebaran. Dia Ay. AuDia marah saat tahu Mamak tadi diam-diam Ay Dahiku terlipat. Tapi kenapa ? Bukannya wajar saja belajar mengaji ? Aku juga belajar membaca huruf Arab dengan Abu Syik. AuBapakku selalu marah jika Mamak Shalat. Mengaji. Bapak benci dengan agama. Ay Agam menunduk. Krisis Moral Agam yang sudah lama tidak merayakan lebaran karena bapak Agam dikarenakan lingkungan tempat ia tinggal dahulu yang merupakan talang para bandit dan bapak Agam merupakan banditnya. Krisis kurangnya rasa toleransi Krisis kurangnya rasa toleransi, karena bapak Agam tidak mau diajak untuk melakukan pengabdian kepada Allah sesuai dengan fitrahnya, misal saling tolong kebaikan tanpa memandang suku, agama, ras dan strata Pembahasan Penelitian Berdasarkan pembahasan penelitian pada novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye. Peneliti menyimpulkan hasil yang telah ditelaah tersebut yaitu: Tindak Kriminal Membunuh Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat lima belas data. Tindak Kriminal Mencuri Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat empat data. Tindak Kriminal Merampok Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat satu data merampok. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Tindak Kriminal Korupsi Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat satu data korupsi. Tindak Kriminal Kolusi Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat lima data kolusi. Tindak Kriminal Nepotisme Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat satu data nepotisme. Kurangnya Kepedulian terhadap Kondisi Lingkungan Sekitar Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat satu data. Tingginya Egoisme dalam Berhubungan dengan Orang Lain Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye terdapat satu data. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka terjawablah pertanyaan penelitian tersebut dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye. Terdapat delapan krisis moral di dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yaitu krisis moral tindakan membunuh, mencuri, merampok, korupsi, kolusi, nepotisme, kurangnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, dan tingginya egoisme dalam berhubungan dengan orang lain. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pengkajian yang telah peneliti lakukan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : Novel merupakan sebuah karangan fksi yang berbentuk prosa, yang mempunyai unsur-unsur pembangun yaitu unsur intrinsik dan Dalam novel terdapat krisis moral yang dialami setiap tokoh, sehingga novel menjadi salah satu sarana dalam pendidikan. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 krisis moral adalah hilangnya sikap, watak, dan perilaku seseorang yang berkaitan dengan kebaikan. Pada dasarnya kepribadian merupakan ekspresi tingkah laku dan sikap seseorang, sikap dan sifat tersebut merupakan salah satu pilar penting yang menentukan jalan hidup seseorang. Krisis moral yang terdapat dalam novel Tanah Para Bandit yang kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, dan tingginya egoisme dalam berhubungan dengan orang lain. Peneliti tidak menemukan krisis moral rendahnya rasa tenggang rasa antar tetangga. DAFTAR PUSTAKA