Jurnal Kajian Teknik Mesin Vol . Halaman Available online at JKTM Website : http://journal. id/index. php/jktm/index JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol. 8 No. Jurnal Artikel PENDAHULUAN Pengecoran Logam ialah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam Inti dirancang secara terpisah dari cetakan, pada saat cetakan bahan-bahan logam seperti ingot, scrap, dan bahan paduan, dilebur di bagian peleburan. selesainya logam cair danmaka logam cair tadi dituang ke pada cetakan. selesainya itu ditunggu hingga cairan logam tersebut membeku karena proses pendinginan. Industri manufaktur merupakan industri yang memproduksi bahan baku menjadi barang jadi atau industri yang memproduksi bahan baku menjadi barang setengah jadi. Tujuan industri manufaktur sendiri adalah untuk memproduksi barang secara ekonomis agar dapat mendapatkan keuntungan. Selain tujuannya untuk mendapatkan manufaktur juga memiliki keinginan agar produksinya dapat terus berjalan Jurnal Kajian Teknik Mesin Vol kelangsungan hidup Perusahaan . Industri pengecoran logam tumbuh seiring dengan perkembangan teknik dan metode pengecoran serta berbagai model produk cor yang membanjiri pasar domestik. produk cor banyak sehari-hari mulai dari perabotan rumah tangga, komponen otomotif, pompa air sampai propeller kapal. pasar akan produk logam cor yang prospektif dan luas ini, kurang diimbangi dengan peningkatan kualitas produk . TINJAUN PUSTAKA Pengecoran Logam ialah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam Inti dirancang secara terpisah dari cetakan, pada saat cetakan bahan-bahan logam seperti ingot, scrap, dan bahan paduan, dilebur di bagian peleburan. selesainya logam cair danmaka logam cair tadi dituang ke pada cetakan. selesainya itu ditunggu hingga cairan logam tersebut membeku karena proses pendinginan. Sejarah pengecoran dimulai ketika manusia mengetahui cara mencairkan logam dan cara membuat cetakan. Kegiatan pembuatan cetakan, persiapan dan peleburan logam, penuangan logam cair kedalam cetakan, pembersihan coran dan proses daur ulang pasir. Produk pengecoran disebut coran atau benda cor. Berat coran itu sendiri berbeda-beda, mulai dari beberapa ratus gram sampai beberapa ton dengan komposisi yang berbeda dan hampir semua logam atau paduan dapat dilebur dan dicor. Kemudian Adapun beberapa jenis Ae jenis Pengecoran logam yaitu: sand casting, die casting, centrifugal casting dan investment casting . Die Casting Proses Die Casting . Halaman pengecoran adalah suatu proses manufaktur yang memakai logam membentuk parts dengan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk jadi. Logam cair dituangkan atau ditekan ke dalam cetakan yang mempunyai rongga sesuai menggunakan bentuk yang Die casting sendiri ternyata terdiri dari dua jenis, yang masing-masing. Adapun penjelasan tentang kedua jenis die casting adalah sebagai berikut: HCDC (Hot Castin. Chamber Die die casting jenis ini memiliki melting unit dan injection unit yang langsung Mesin menjadi satu dalam satu bagian. Jadi, logam cair dari melting unit langsung bisa dimasukkan ke tahap die casting menggunakan injection unit. Mesin ini beroperasi pada tekanan 5. psi Ae 22. 000 psi. CCDC (Cold Castin. Chamber Die Pengertian die casting jenis ini adalah kebalikan dari HCDC, dimana pada mesin ini melting unit dan injection-nya Sehingga dipindahkan terlebih dahulu dari melting unit ke injection untuk diproses lebih lanjut . Metode High Pressure Die Casting (HPDC) Teknik High Pressure Die Casting (HPDC) salah satu metode yang cocok untuk memenuhi tuntutan tersebut. HPDC adalah suatu proses pengecoran dengan menginjeksikan logam cair Jurnal Kajian Teknik Mesin Vol tekanan selama pembekuan proses ini berlangsung pada ruang tertutup. Cetakan yang digunakan adalah baja karbon. Metode pengecoran pengecoran HPDC pada pembuatan komponen sepeda motor, dengan bahan dasar aluminium dan silicon. Halaman bagian bawah silinder mesin. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada percobaan ini secara umum digambarkan dalam bentuk diagram alir sehingga memudahkan melakukan High Pressure die Casting Machine Mesin High Pressure Die Casting (HPDC) untuk pembuatan Crank case ialah mesin yang HPDC Cold Chamber digunakan untuk logam dengan temperature cair tinggi seperti aluminium dan tembaga . an paduanny. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini HPDC Cold Chamber . Crank Case Crank case adalah komponen yang memiliki fungsi khusus komponen-komponen mesin bagian yang ada di dalamnya, yaitu kopling mesin, generator atau transmisi, penampung oli dan juga poros engkol. Bak engkol mesin alumunium die canting dengan sedikit campuran logam dan letak dari bak engkol ini berada pada 1 Pengumpulan Data dan Pembahasan Berikut adalah beberapa data terkait Proses Produksi Crank case dengan Metode High Pressure Die Casting (HPDC). Alat Dalam proses produksi crank case, terdapat beberapa alat ataupun perkakas yang digunakan untuk mendukung proses produksi itu sendiri seperti : Mesin HPDC Mesin ini digunakan untuk semua proses pruduksi crank case dari tahap awal sampe tahap akhir dari proses pembuatan crank case tersebut. Palu Palu ini berfungsi untuk Jurnal Kajian Teknik Mesin Vol memisahkan produk crank case dengan runer gate yang telah melewati proses injection dan quenching dengan cara di pukul bagian runer gate. Tang Tang ini salah satu perkakas yang membantu pada prosess Triming manual yang sebagai hand tool yang memiliki fungsi untuk menjepit atau penahan benda kerja. APD Alat Pelindung Diri berfungsi manusia selama di wilayah tempat kerja. Bahan Adapun bahan yang digunakan untuk memproduksi pembuatan Crank case pada PT. Jaya Laksana Motor ialah: Alumunium Aliminium merupakan salah satu logam non ferrous. Dalam sector perindustrian, alumunium dikembangkan dengan begitu Dan dapat diolah menjadi berbagai macam produk dengan lebih ekonomis. Alumunium dengan berat jenis 2. 643 g/cm3 dan titik cairnya 660 oC. Proses Pemesinan Tahapan dalam proses pemesinan yang dilakukan pada die casting untuk membentuk suatu produk produksi . Tahapan Sebelum Pemesinan Berikut ini adalah beberapa tahapan yang harus dilakukan sebulum proses pemesinan/proses produksi yang meggunakan die . Melting Proses melting adalah proses material . dengan cara memanaskannya hingga mencapai titik cair material yang dilebur, berjalan . Halaman di dalam sebuah unit yang disebut Melting Furnace. Molten Proses molten adalah proses metal treatmet yang melakukan penyesuaian komposisi kimia dan degassing pada aluminium. Kemudian di suplay ke proses . Tahapan Proses Produksi Berikut ini adalah tahapan beberapa Proses Produksi Crank case secara sistematis dengan menggunakan metode High Pressure Die Casting. Insert Bushing Tahapan pertama pada proses die casting yaitu Memasukan insert bushing kedalam profil cavity pada proses injection. Insert penggantian di lapangan dan efisien. Injection Tahapan Kedua pada proses die casting ialah beberapa proses tahapan yang terdiri dari InProses-Out. o In n Insert Bushing Memasukan Insert Bushing Kedalam Jurnal Kajian Teknik Mesin Vol Cavity pada proses . Halaman mendinginkan suhu prat menggunkan media air. o Proses n Filling Pengisian aluminium Prosuksi. n Solidification Proses n Take Out Mengeluarkan hasil produksi aluminium pada mesin produksi. Trimming Press Tahapan kelima pada proses die casting ialah Trimming proses trimming press adalah Pemisah part casting menggunakan mesin. o Out n Part Blangking Part hasil produksi yang dikeluarkan pada proses injection. Take out part Tahapan ketiga pada proses die casting ialah atke out, pada proses take out part adalah mengeluarkan part blangking dari proses injection kemudian menuju proses Quenching. Quenching Tahapan keempat pada proses die casting ialah quenching, pada proses quenching adalah Proses . Triming Manual Tahapan keenam pada proses die cating ialah trimming manual, pada proses trimming manual adalah Memisahkan dengan secara manual scurp/porting line tajam pada part casting secara manual. Finish Good Castting Tahapan ketujuh pada proses die casting ialah finish good casting, pada proses finish good cating adalah part yang telah melalui flow proses die casting dengan baik. Kesimpulan Berdasarkan kerja praktek yang telah dilaksanakan dan laporan yang telah disusun maka saya mendapat Jurnal Kajian Teknik Mesin Vol kesimpulan bahwa: Proses produksi dapat dikalukan jika perusahaan dapat menerima pesanan sebuah produk. Proses menggunakan die casting yang kecepatan produksi produk secara masal agar permintaan pesan tidak terjadinya penumpukan pesanan. Pada proses injection terjadinya beberapa tahapan di antara lain yaitu : In. Proses dan Out. Proses motode direndam kedalam air. DAFTAR PUSTAKA Purnomo, "ANALISIS PENGECORAN HIGH PRESSURE DIE CASTING PADA LIMBA PISTON TERHADAP KEKASARAN