Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Ismail, 2Septyana Tentiasih 1 Institut Studi Islam Muhammadiyah Pacitan E-mail: ismail@isimupacitan. id, septyana@isimupacitan. Volume II Issue I Edition 1 Halaman 97-106 Tahun 2024 Artikel Sejarah Submission: 30-10-2024 Review: 21-11-2024 Accepted: 30-11-2024 Kata kunci Kata kunci 1. Integrasi Nilai-Nilai Islam Kata kunci 2. Pengelolaan Sampah Plastik kata kunci 3. Pemberdayaan Masyarakat How to cite Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Jurnal Pengabdian Masyarakat. Volume 2, 1-2024 https://journal. id/inde php/JAMARAT Abstract The community service activity titled "Integration of Islamic Values in the Plastic Waste Management Assistance Program for UPPKS in Tegalombo Village. Pacitan" aims to empower the community through sustainable plastic waste management based on Islamic values. In this program, we apply a locally-based approach that combines Sharia principles with effective environmental management Over six months, the program includes training on plastic waste management techniques, understanding the importance of environmental cleanliness from an Islamic perspective, and the implementation of waste-based creative economic methods. Evaluation results indicate a significant increase in participants' knowledge and skills in waste management, as well as their understanding of social and environmental responsibilities according to Islamic Post-program survey findings reveal that participants are not only better equipped to manage plastic waste but also aware of their contributions to community These findings highlight the importance of integrating cultural and religious values in community empowerment programs, which can strengthen social solidarity and enhance the quality of life in the village. This program also provides a replicable model for other communities facing similar challenges. Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk AuIntegrasi Nilai-Nilai Islam dalam Program Pendampingan Pengelolaan Sampah Plastik pada UPPKS di Desa Tegalombo. PacitanAy ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan dengan berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Dalam program ini, kami menerapkan pendekatan berbasis kearifan lokal yang menggabungkan prinsip-prinsip Syariah dengan praktik pengelolaan lingkungan yang efektif. Selama enam bulan, program ini mencakup pelatihan tentang teknik pengelolaan sampah plastik, pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari sudut pandang Islam, dan penerapan metode ekonomi kreatif berbasis sampah. Hasil evaluasi menunjukkan . Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan sampah, serta pemahaman mereka akan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan ajaran Islam. Survei pasca program menunjukkan bahwa para peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola sampah plastik, tetapi juga mengakui pentingnya kontribusi mereka terhadap kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan agama ke dalam program pemberdayaan masyarakat, yang dapat memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kualitas hidup di desa. Program ini juga menyediakan model yang dapat direplikasi untuk komunitas lain yang menghadapi tantangan serupa. Pendahuluan Perkembangan Indonesia sangat erat kaitannya dengan kemajuan masyarakatnya. Masyarakat membutuhkan layanan dari berbagai entitas untuk meningkatkan kualitas hidup Sesuai dengan Tridarma perguruan tinggi, salah satu tanggung jawab dosen sebagai tenaga pendidik adalah mengabdi kepada masyarakat (Tambun Saribu, 2. Untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan oleh dosen, terutama dalam kaitannya dengan Tridarma, pengakuan atas kinerja mereka sangat penting untuk meningkatkan efektivitas mereka (Marni, 2. Dalam melaksanakan konsep Catur Dharma di perguruan tinggi, dosen memainkan peran penting sebagai kaum intelektual di negara ini, yang dipandang sebagai agen perubahan yang mengarahkan masyarakat ke arah yang lebih baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat . ering disebut sebagai PkM) merupakan salah satu tanggung jawab yang diuraikan dalam Tridarma Perguruan Tinggi (Heriyansyah et al. Konsep Tridharma mencakup tiga pilar utama yang menjadi kewajiban dosen: Pendidikan: Universitas menjadi tempat untuk memperdalam ilmu pengetahuan berdasarkan pertimbangan rasional dan bukan kekuatan fisik semata. Pengembangan Ilmu Pengetahuan: Dosen dituntut untuk mengimplementasikan pengetahuan mereka dalam situasi kehidupan nyata yang praktis. Pengabdian kepada Masyarakat: Memposisikan dosen sebagai sosok intelektual yang harus terlibat, berintegrasi, dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. Dosen bertugas untuk memenuhi Tridarma perguruan tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Lisdiyanto, 2. Pelaksanaan yang efektif Dalam konteks pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi, program pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting untuk membangun kesadaran dan pemahaman akan kondisi sosial di masyarakat. Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi satu sama lain karena saling bergantung satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari tiga kewajiban seorang dosen (Hasanah et al. , 2. Hubungan interpersonal sangat penting karena manusia tidak dapat hidup mandiri tanpa bantuan orang lain. Program pemberdayaan ini mencakup pelatihan pemanfaatan sampah plastik untuk membuat kerajinan yang bernilai ekonomis, yang merupakan . Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengatasi masalah utama yang dihadapi masyarakat: rendahnya tingkat pengolahan sampah plastik menjadi produk yang bernilai. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memahami dan menerapkan proses pengolahan sampah plastik menjadi kerajinan tangan seperti tas dan bunga. Produk-produk ini diharapkan dapat dijual, sehingga meningkatkan produktivitas dan kemandirian finansial bagi masyarakat sekaligus mengurangi beban TPA dalam mengelola sampah plastik. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Krajan. Desa Tegalombo, mengenai pengelolaan dan pemanfaatan sampah plastik. Peserta akan belajar membuat produk dari kemasan plastik bekas, seperti bungkus kopi dan wadah deterjen cair, mengubahnya menjadi barang yang bernilai ekonomis seperti tas, dompet, dan tempat tisu Inisiatif pemberdayaan UPPKS dalam mengelola sampah plastik disusun berdasarkan tujuan yang jelas, materi yang relevan, manajemen yang efektif, dan pengembangan keterampilan dalam menangani sampah plastik (Khomsun Nurhalim, 2. Dengan menumbuhkan kreativitas dan keterampilan praktis, program ini tidak hanya berkontribusi terhadap lingkungan. Sampah plastik memiliki dampak negatif yang serius terhadap lingkungan (Ramady et al. , 2. Mengelola sampah plastik telah menjadi tantangan signifikan yang dihadapi masyarakat global saat ini. Plastik, sebagai bahan yang tahan lama dan murah, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern, tetapi juga merupakan salah satu polutan lingkungan yang paling merusak. Pengelolaan sampah plastik yang efektif membutuhkan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai sektor, termasuk industri, pemerintah, dan masyarakat umum, dalam konteks industri, pengelolaan sampah plastik mencakup penerapan teknologi dan inovasi dalam proses produksi untuk mengurangi sampah plastik di sumbernya. Upaya merancang produk yang lebih ramah lingkungan dan mengembangkan teknologi daur ulang yang efisien sangat penting untuk meminimalkan jumlah sampah plastik yang masuk ke lingkungan. Dari sisi kebijakan pemerintah, diperlukan peraturan yang ketat dan penegakan hukum yang kuat untuk mengendalikan produksi, distribusi, dan pembuangan sampah plastik. Pemerintah juga dapat memberikan insentif untuk mendorong industri dan masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan penggunaan plastik daur ulang, peran masyarakat juga tidak kalah penting dalam mengubah perilaku konsumsi dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Mengedukasi masyarakat tentang bahaya sampah plastik, mempromosikan gaya hidup berkelanjutan, dan secara aktif berpartisipasi dalam program daur ulang merupakan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi jejak plastik. Dalam Islam, pengelolaan sumber daya dan lingkungan adalah sebuah kewajiban. Allah berfirman dalam Al-Quran: AuDan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah perbaikannya. Ay (QS. Al-A'raf: . Ayat ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak merusaknya. Program pengabdian masyarakat untuk pengelolaan sampah plastik ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan sampah tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab moral terhadap lingkungan. Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Metode Penelitian Metodologi pengabdian masyarakat dalam program ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang bertujuan untuk memfasilitasi pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan menghasilkan pengetahuan, serta mendorong perubahan sosial dan keagamaan. Pendekatan ini merupakan proses penelitian yang berorientasi pada pemberdayaan dan transformasi (Afandi. Agus, 2. Hasil dan Pembahasan Dampak perubahan dari hasil PKM "Laporan Pendampingan Masyarakat Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik yang Bernilai Ekonomis dan Agamis di Desa Tegalombo. Pacitan" dapat dilakukan berdasarkan beberapa aspek kunci yang disajikan dalam laporan tersebut. Berikut adalah analisis dampak dari beberapa paragraf yang diuraikan: Pengelolaan Limbah Plastik dan Dampak Lingkungan Mengelola sampah plastik merupakan tantangan yang signifikan tidak hanya bagi Desa Tegalombo tetapi juga secara global. Sampah plastik telah menjadi salah satu polutan lingkungan yang paling merusak, dengan dampak yang cukup besar terhadap ekosistem, kesehatan manusia, dan kualitas hidup Di banyak daerah, sampah plastik menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga menimbulkan masalah yang kompleks dan Oleh karena itu, diperlukan upaya serius untuk mengatasi masalah ini melalui program pengelolaan yang terencana dan efektif. Salah satu tujuan utama dari program pengelolaan sampah plastik adalah untuk mengurangi jumlah sampah yang mencemari lingkungan melalui praktik daur ulang yang Dengan melibatkan masyarakat dalam proses ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah akan tumbuh. Melalui pelatihan dan edukasi, masyarakat dapat belajar bagaimana mengolah sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi sampah tetapi juga menyediakan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat, sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Tantangan yang terkait dengan pengelolaan sampah plastik diperparah oleh infrastruktur dan undang-undang yang tidak memadai di banyak daerah, yang mengarah pada salah urus dan polusi. Untuk mengatasi hal ini, strategi komprehensif yang mencakup keterlibatan masyarakat, dukungan pemerintah, dan inovasi industri sangat penting untuk menciptakan solusi berkelanjutan terhadap polusi plastik. Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Gambar 3. 1 hasil kerajinan dari sampah Penerapan model pengelolaan yang berkelanjutan dan pendidikan yang komprehensif akan berkontribusi pada perbaikan kondisi lingkungan setempat. Dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat, program ini dapat menghasilkan perubahan yang signifikan. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama. Desa Tegalombo dapat menjadi contoh pengelolaan sampah plastik yang efektif dan menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi praktik serupa. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada upaya global untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Program pelatihan yang dirancang untuk mengubah sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, seperti tas dan bunga, merupakan langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat. Dengan mengembangkan keterampilan yang tepat, anggota masyarakat dapat belajar memanfaatkan sampah plastik secara lebih efektif, mengubahnya menjadi produk yang dapat Proses ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk menciptakan barang yang berguna dan bernilai. Melalui pelatihan ini, peningkatan produktivitas diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam memasarkan produk daur ulang Dengan kemampuan menjual hasil kreasi mereka, anggota masyarakat tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan tetapi juga memperkuat . Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan jaringan ekonomi lokal. Program ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan pada sumber pendapatan yang tidak Dengan menerapkan strategi pemasaran yang efektif, produkproduk ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas, sehingga meningkatkan daya saing masyarakat. Gambar 3. 2 Proses Pembuatan Tas dari Olahan Sampah Dengan demikian, kemandirian finansial masyarakat Desa Tegalombo dapat terwujud dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi Ketika masyarakat memiliki sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan, maka kualitas hidup mereka secara keseluruhan akan meningkat. Selain itu, pemberdayaan ekonomi ini juga berkontribusi pada pengentasan kemiskinan, karena masyarakat menjadi mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan berinvestasi di bidang pendidikan dan kesehatan. Melalui program ini, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera, yang siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Kontribusi terhadap Pencapaian Catur Dharma Perguruan Tinggi Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen universitas dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Catur Dharma: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan mengintegrasikan ketiga aspek tersebut, universitas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pengembangan masyarakat. Melalui program ini, para dosen dan mahasiswa berkolaborasi untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di kelas ke dalam praktik nyata, . Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan memberikan solusi konkret terhadap isu-isu yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah plastik. Dalam perannya sebagai agen perubahan, para dosen dan mahasiswa tidak hanya mengajarkan teori tetapi juga secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mereka membawa penelitian dan pengetahuan terkini ke dalam masyarakat, mempromosikan adopsi praktik-praktik berkelanjutan dan penciptaan produk yang bernilai ekonomis. Sebagai hasilnya, program ini memupuk sinergi yang kuat antara akademisi dan masyarakat, yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup dan kesadaran lingkungan yang tinggi. Pengembangan Model Pengelolaan Berkelanjutan Strategi pengelolaan sampah plastik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat merupakan pendekatan yang diharapkan dapat menjadi model untuk implementasi yang sukses. Dengan memprioritaskan keterlibatan masyarakat di setiap tahap proses, mulai dari pengumpulan hingga pengolahan, program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merasa memiliki atas hasil yang dicapai. Melalui partisipasi ini, masyarakat tidak hanya berkontribusi secara fisik, tetapi juga dapat memberikan masukan yang berharga berdasarkan pengalaman dan pengetahuan lokal mereka. Selain itu, model pengelolaan ini juga mempertimbangkan kearifan lokal dan prinsip-prinsip agama yang dianut masyarakat. Pendekatan ini sangat penting untuk menciptakan hubungan yang kuat antara program dan Dengan mengintegrasikan kearifan lokal, program pengelolaan sampah plastik menjadi lebih relevan dan dapat diterima oleh masyarakat, sehingga meningkatkan peluang keberhasilannya. Misalnya, menekankan metode tradisional yang sudah ada dan mengadaptasinya dengan teknologi modern dapat memberikan solusi yang lebih holistik dan berkelanjutan. Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Program edukasi dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah Dengan memberikan informasi yang komprehensif tentang dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan, program ini berharap dapat mendorong individu untuk menyadari peran mereka dalam menjaga lingkungan yang bersih. Edukasi yang terstruktur akan membantu peserta dalam memahami langkah-langkah praktis yang dapat mereka lakukan untuk mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari dan melalui partisipasi dalam program daur ulang. Kolaborasi dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat merupakan aspek penting dari inisiatif ini. Dengan dukungan dan keterlibatan mereka, program edukasi ini dapat lebih mudah diterima dan diimplementasikan oleh Sebagai contoh, para pemuka agama dapat mengedukasi jemaat mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran tetapi juga menumbuhkan kepercayaan dan dukungan masyarakat, sehingga menciptakan sinergi untuk mengubah perilaku konsumsi. Kesimpulan Program AuPendampingan Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Nilai Ekonomi dan Religius di Desa Tegalombo. PacitanAy memberikan dampak yang signifikan terhadap beberapa aspek utama. Pertama, program ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan melalui praktik daur ulang yang efektif. Dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik, diharapkan kesadaran masyarakat akan meningkat dan jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan akan berkurang, sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Kedua, program ini juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat secara ekonomi dengan menumbuhkan kemandirian finansial melalui produksi dan pemasaran produk daur ulang berbahan dasar sampah plastik. Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Daftar pustaka Anas. , & AsyAoAri. Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif melalui Pembuatan Krupuk Kelor Rasa Ikan (KKN) di Desa Sotabar Pasean Pamekasan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1. , 17-26. Anissa Syafira, & Sari Wulandari. Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Desa Pematang Johar melalui Pengelolaan Limbah Plastik menjadi Ecobrick yang Bernilai Ekonomi. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi. org/10. 53625/jabdi. Atiningsih. Izzaty. Suparwati. Rachmansyah. , & Kristanto. Pengelolaan Limbah Sampah Plastik untuk Menambah Pendapatan Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19 di Lingkungan RW 016 Desa Batursari. Kecamatan Mranggen. Kabupaten Demak. Suluh Abdi. https://doi. org/10. 32502/sa. Hamdika Siregar, & Ahmad Darwis. Sosialisasi Pengolahan Sampah Plastik menjadi Paving Block di Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi. org/10. 53625/jabdi. Hasanah. Riasari. , & Fitriansyah. Kreasi Olahan Pangan Berbahan Buah Pepaya dan Buah Naga dalam Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal Altifani. Heriyansyah. Bafadhol. , & Samsudin. Pemberdayaan Masyarakat terhadap Lingkungan. Perilaku Hidup Sehat, dan Ketahanan Pangan di Era New Normal di Desa Ciapus Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi. org/10. 30868/khidmatul. Agustin. , & Sari. Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Kegiatan Meronce pada Kelompok B RA Al Amanah Kuningan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1. , 37-45. Khomsun Nurhalim. Pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera dalam Pengelolaan Limbah Plastik. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plu. https://doi. org/10. 30870/e-plus. Lisdiyanto. Sistem Penilaian Kinerja Tridharma Dosen Menggunakan SAW. Jurnal Teknologi Sistem Informasi Bisnis. https://doi. org/10. 47233/jteksis. Marni. Peserta Seminar Nasional dengan Tema Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan. OSF Preprints. Ramady. Sujana. Rusman. Mahardika. , & Lestari. Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Botol Plastik sebagai Media Tanam Hidroponik di SDN Sukajadi Baleendah. SOROT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi. org/10. 32699/sorot. Integrasi Nilai Islami dalam Program Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik untuk UPPKS di Desa Tegalombo Kabupaten Pacitan Tambunsaribu. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Dosen Pembimbing Lapangan dalam Program Kampus Mengajar Angkatan IV. Jurnal Abdi Insani. https://doi. org/10. 29303/abdiinsani. Yanto. Alfiarini. Veradilla Amalia. Analisa Penentuan Reward Berbasis Kinerja Dosen Menggunakan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique. Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau. https://doi. org/10. 52303/jb.