Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil Dengan Pembelajaran Bahasa Inggris Di Wilayah Pesisir Desa Holimombo Jaya. Kecamatan Pasarwajo. Kabupaten Buton Nining Frianti 1*. Fitriani2. Ahmad Noor3. Teti Susliyanti Hasiu4 1,2,3,4 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) IST Buton. Baubau Email: nining. frianti9@gmail. Abstrak Kegiatan pengabdian ini berujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil sekaligus memberikan pembelajaran bahasa inggris di wilayah pesisir Desa Holimombo Jaya. Kecamatan Pasarwajo. Kabupaten Buton. Pengabdian ini menjawab dua masalah : . rendahnya pemantauan kesehatan ibu hamil dan . keterbatasan penguasaan bahasa inggris untuk literasi kesehatan. Melalui metode pemeriksaan Antenatal Care . ekanan darah, hemoglobin, dan perkembangan jani. serta pelatihan bahasa inggris berkebutuhan medis. Peserta diajak memahami kunci istilah Antenatal Care dan kandungan makanan berbahaya dalam bahasa inggris. Hasil evaluasi menunjukkan 80% ibu hamil memiliki pengetahuan tentang pentingnya perawatan Antenatal Care, proses persiapan persalinan, kemampuan dalam mengaplikasikan kosakata bahasa inggris medis dalam simulasi konsultasi di fasilitas kesehatan serta peningkatan pengetahuan tentang istilah bahasa inggris medis yang terdapat dalam kandungan makanan. Program ini membentuk kelompok pendampingan berkelanjutan dalam memantau kesehatan ibu hamil sesuai dengan rokemendasi WHO tentang intergrasi literasi kesehatan dalam pelayanan maternal untuk mengembangkan modul bilingual. Keywords: Bahasa Inggris. Ibu hamil. Pemeriksaan kesehatan PENDAHULUAN Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu aspek penting dalam upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan meningkatkan kualitas generasi selanjutnya. Komplikasi kehamilan dan persalinan masih menjadi penyebab utama kematian ibu di negara berkembang, terutama di Indonesia, (World Health Organization, 2. Desa Holimombo Jaya. Kecamatan Pasarwajo. Kabupaten Buton, sebagai salah satu wilayah pesisir, menghadapi berbagai tantangan dalam hal pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan kehamilan yang belum optimal yang didasarkan pada data sumber (Badan Pusat Statistik Kabuapten Buton, 2. yang menunjukan belum tersedianya sarana kesehatan pusat bersalin yang memadai. (Firdaus et al. , 2. dalam penelitiannya menjelaskan bahwa Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC dibagi menjadi faktor predisposisi, faktor pemungkin dan faktor penguat. Salah satu aspek penting dari faktor pemungkin adalah ketersediaan sarana dan prasarana atau fasilitas kesehatan, seperti adanya puskesmas, klinik, rumah sakit. Kurangnya sarana dan prasarana kesehatan, seperti puskesmas, klinik, atau rumah sakit yang jauh, dan tidak memadai, atau tidak lengkap, dapat berdampak signifikan pada kesehatan ibu hamil dan janin. Ketidaktersediaan fasilitas Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Antenatal Care yang mudah diakses juga menyebabkan ibu hamil kesulitan melakukan pemeriksaan rutin, sehingga deteksi dini komplikasi seperti preeklamsia, anemia, atau kelainan janin sering terlewatkan. (Mulyati. Munawaroh and Herdiana, 2. menambahkan banyak faktor yang mempengaruhi kunjungan Antenatal Care Terpadu antara lain adalah Pengetahuan Ibu. Sarana Prasarana dan Serta Peran Keluarga. Temuan ini memperkuat bukti bahwa akses ibu hamil terhadap layanan ANC tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga pada tingkat pemahaman ibu tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan serta dukungan aktif dari keluarga. Dengan menyoroti interaksi antara faktor internal . dan eksternal . arana prasarana dan dukungan keluarg. , penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dalam meningkatkan cakupan Antenatal Care. Selain keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan, rendahnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kehamilan Antenatal Care, hambatan komunikasi seperti penguasaan bahasa inggris turut mempengaruhi kondisi kesehatan ibu hamil di wilayah pesisir. Minimnya akses informasi kesehatan terutama bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa pengantar dalam literasi medis, menjadi salah satu kendala yang sering diabaikan. Padahal, di era digitalisasi kesehatan, banyak sumber edukasi kehamilan seperti aplikasi kesehatan, video pembelajaran, dan panduan internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai media utama. Oleh karena itu, pendekatan inovatif yang menggabungkan pemeriksaan kesehatan dengan pembelajaran bahasa Inggris dasar dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil terhadap pentingnya Antenatal Care sekaligus membuka akses sumber informasi kesehatan global. (Tulung, 2. menjelaskan Penguasaan bahasa Inggris diperlukan untuk mengakses transformasi digital informasi kesehatan dalam Revolusi Industri Selanjutnya, (Jariyah et al. , 2. dalam penelitiannya menambahkan literasi kesehatan juga sangat penting dimiliki oleh seorang ibu hamil, mengingat AKI yang semakin bertambah setiap harinya karena proses kehamilan dan persalinan. Hal ini menjadi relevan bagi ibu hamil, karena kemampuan memahami sumber informasi kesehatan berbahasa Inggris seperti artikel medis, aplikasi kehamilan, atau platform telemedisin dapat meningkatkan akses mereka terhadap pengetahuan terkini tentang perawatan antenatal, nutrisi, dan manajemen risiko kehamilan. Tanpa literasi yang memadai, ibu hamil rentan terjebak dalam misinformasi atau terlambat mengenali komplikasi, sekalipun akses teknologi tersedia. Di Desa Holimombo Jaya, di mana sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pendidikan yang terbatas, metode pembelajaran kontekstual seperti pengenalan kosakata dan memberikan pemahaman bahasa Inggris sederhana terkait kehamilan misalnya . ntenatal Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 care, nutrition, vitamin atau ingredient. dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terutama ibu hamil dalam pemeriksaan rutin. Selain itu, kolaborasi antara tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, sekaligus memanfaatkan teknologi murah seperti poster atau modul bilingual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memberikan dampak ganda melalui penggabungan dua aspek utama, yaitu pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan pembelajaran bahasa Inggris dasar. Pemeriksaan kesehatan difokuskan pada deteksi dini risiko kehamilan serta peningkatan kesadaran akan pentingnya perawatan antenatal, sedangkan pembelajaran bahasa Inggris bertujuan memperluas wawasan ibu dan keluarga dalam mengakses informasi kesehatan maupun peluang lain yang bermanfaat. METODE KEGIATAN Pelaksanaan penyuluhan dilakukan secara tatap muka di balai desa dengan durasi sekitar 90-120 menit. Metode ceramah diterapkan secara interaktif dengan menyisipkan kosakata bahasa Inggris kunci dalam penyampaian materi kesehatan, seperti istilah dalam AuAntenatal Care", "nutrition", dan "Ingredients" pada makanan. Penyuluh menggunakan teknik pengulangan dan contoh kontekstual untuk memudahkan pemahaman peserta, misalnya dengan menunjukkan contoh vitamin sambil memperkenalkan istilah "nutrition". Untuk meningkatkan efektivitas, kegiatan ini dirancang dengan melibatkan partisipasi aktif ibu hamil melalui sesi tanya jawab, role play sederhana, dan permainan edukatif. Evaluasi pemahaman peserta dilakukan melalui observasi terhadap keterlibatan peserta selama Setelah penyuluhan, akan dibentuk kelompok belajar mandiri dan dibagikan materi cetak sebagai pengingat, dengan rencana pendampingan berkala oleh kader kesehatan. Pendekatan ini secara khusus dirancang untuk mengatasi keterbatasan sarana kesehatan sekaligus meningkatkan literasi kesehatan dan penguasaan bahasa Inggris dasar, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik sosial budaya masyarakat pesisir di Desa Holimombo Jaya. Kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan kader kesehatan setempat menjadi faktor penting dalam keberhasilan metode ini Tabel 1. Pemeriksaan Tekanan Darah Ibu Hamil Nomor Responden Ny AuWa Ode SatriaAy Ny AuWa EniAy Ny AuWa IndraAy Ny AuWa HarianiAy Ny AuNaniAy Ny AuWamilaAy Ny AuWa HfiaAy Hasil 90/180 mmHg 120/80 mmHg 100/80 mmHg 120/80 mmHg 130/80 mmHg 110/80 mmHg 120/80 mmHg Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Ny AuYuliana PutriAy Ny AuRatna AlyasAy Ny AuSurminAy Ny AuUciAy Ny AuWaalimaAy Ny AuWatianiAy Ny AuWaijiAy Ny AuWahani DAy Ny AuSuparmiAy Ny AuWa YeniAy Ny AuWa NamuAy Ny AuWa HerlinaAy Ny AuSatia WA GolaAy 100/80mmHg 110/80 mmHg 100/80 mmHg 120/80mmHg 110/80mmHg 120/80mmHg 100/80mmHg 110/80mmHg 110/80mmHg 110/80mmHg 110/80mmHg 120/80mmHg 110/80mmHg HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini menyajikan hasil dengan diskripsi yag jelas. Hasil dapat dilengkapi dengan tabel, grafik . , dan/atau bagan. Bagian pembahasan memaparkan hasil pengolahan data atau informasi, menginterpretasikan penemuan secara logis, mengaitkan dengan sumber rujukan yang relevan, dan implikasi dari temuan. Selain itu, pembelajaran bahasa Inggris medis dasar juga memberikan dampak Sekitar 80% Ibu hamil mulai memahami istilah-istilah penting dalam Antenatal Care (Tekanan darah, hemoglobin, dan perkembangan jani. , proses persiapan persalinan, kemampuan dalam mengaplikasikan kosakata bahasa inggris medis dalam simulasi konsultasi di fasilitas kesehatan serta peningkatan pengetahuan tentang istilah bahasa inggris medis yang terdapat dalam kandungan makanan. Peserta ibu hamil mulai dapat mengidentifikasi komposisi dan bahan kimia dalam makanan sebelumnya tidak mereka ketahui untuk Beberapa ibu hamil bahkan akif menanyakan label kemasan makanan dalam bahasa inggris selama sesi diskusi. Secara keseluruhan, integrasi pemeriksaan kesehatan dengan literasi bahasa Inggris berhasil menciptakan pendekatan holistik yang tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil, tetapi juga memberdayakan mereka melalui perluasan akses pengetahuan global. memberdayakan mereka dalam mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik. Secara holistik, integrasi antara pemeriksaan kesehatan dan literasi bahasa Inggris ini telah menciptakan efek ganda: meningkatkan derajat kesehatan sekaligus kapasitas ibu hamil dalam mengakses dan memahami informasi kesehatan yang lebih beragam. Hal ini sejalan dengan rekomendasi WHO tentang pentingnya literasi kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan maternal, khususnya di daerah dengan akses terbatas seperti wilayah Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pemeriksaan Kesehatan Dengan Pembelajaran Bahasa Inggris Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil di daerah pesisir mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan melalui pendekatan pembelajaran bahasa Program ini bertujuan memadukan edukasi kesehatan dengan penguasaan kosakata dasar bahasa inggris agar peserta dapat mengakses informasi medis secara lebih luas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif disertai praktik percakapan sederhana dalam bahasa inggris terkait pemeriksaan kehamilan. Lokasi pelaksanaan difokuskan pada wilayah pesisir yang memeiliki keterbatasan akses informasi kesehatan, dengan harapan meningkatkan kesadaran akan deteksi dini risiko kehamilan. Selain itu penyuluhan ini memperkenalkan istilah-istilah medis dalam bahasa inggris untuk mempermudah komunikasi dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan yang lebih maju. Gambar 1. Peserta Penyuluhan Program pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang terintegrasi dengan pembelajaran bahasa inggris merupakan inisiatif inovatif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah pesisir Desa Holimombo Jaya. Kecamatan Pasarwajo. Kabupaten Buton. Salah satu solusi yang di terapkan dalam penyuluhan kesehatan dan pembelajaran bahasa inggris adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kehamilan, dan membuka wawasan masyarakat terhadap pentingnya penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa inggris, sebagai alat komunikasi global. Pelaksaan program pemeriksan kesehatan ibu hamil mencakup beberapa tahapan penting, dimulai dengan sosialisi mengenai pentingnya pemeriksaan rutin kehamilan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, dan perkembangan janin. Selain itu, materi penyuluhan disampaikan dengan pembelajaran bahasa inggris menghasilkan peningkatan kemampuan ibu hamil dalam memahami istilah-istilah kunci Antenatal Care dalam bahasa ingrris medis dalam simulasi konsultasi di fasilitas kesehatan, serta peningkatan pengetahuan tentang istilah bahasa inggris medis yang terdapat dalam kandungan makanan. Hal ini sejalan dengan (H. Wa and Aswanty, 2. Diskusi Dalam forum diskusi Pendampingan Kesehatan Ibu Hamil dengan Integrasi Pembelajaran Bahasa Inggris, peserta akan memperoleh kesempatan berharga untuk Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 berdiskusi langsung dengan tenaga Kependidikan dan pengajar bahasa inggris. Melalui pedekatan partisiatif yang diterapkan, masyarakat akan memahami lebih dalam tentang pentingnya pemeriksan kehamilan dan pemanfaatan bahasa Inggris dalam konteks kesehatan. Kegiatan ini dirancang untuk membuka wawasan baru tentang metode inovatif dalam penyuluhan kesehatan sekaligus pengajaran bahasa inggris. Gambar 2. Diskusi Peserta Penyuluhan Dalam program pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang terintegrasi dengan pembelajaran bahasa inggris di Desa Holimombo Jaya, interaksi langsung peserta dengan tenaga kependidikan kesehatan dan pengajar bahasa inggris. Proses diskusi interaktif ini untuk meningkatkan kesadaran peserta dan memahami lebih dalam tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin sambil mempelajari kosakata kesehatan dasar dalam berbahasa Melalui pendekatan partisipatif ini memfasilitasi ibu-ibu hamil untuk memahami lebih dalam pentingnya pemeriksaan Antenatal Care sambil mempraktikkan kosakata medis dasar dalam bahasa inggris. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyuluhan kesehatan, tetapi juga menjadi media pengembangan literasi kesehatan dan kompetensi komunikasi bilingual yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir. KESIMPULAN Program pengabdian masyarakat yang memadukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dengan pembelajaran bahasa Inggris medis dasar di Desa Holimombo Jaya terbukti efektif meningkatkan derajat kesehatan sekaligus kapasitas literasi peserta. Pendekatan terpadu ini menghasilkan dua capaian utama: deteksi dini risiko kesehatan melalui pemeriksaan ANC komprehensif . ekanan darah, hemoglobin, perkembangan jani. serta peningkatan pemahaman istilah medis dasar dalam bahasa Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan kesehatan dan pendidikan mampu menjadi solusi inovatif atas keterbatasan akses informasi kesehatan di daerah pesisir. Agar dampaknya berkelanjutan, program dapat diperluas ke desa pesisir lain di Kabupaten Buton dengan melibatkan puskesmas, kader kesehatan, dan lembaga pendidikan secara lebih intensif. Selain itu, pembentukan kelompok belajar ibu hamil dengan dukungan modul bilingual dan Vol. No. 3 September 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pengembangan pembelajaran kontekstual berbasis ilustrasi, kasus nyata, hingga media digital sederhana seperti aplikasi atau podcast kesehatan ibu hamil berbahasa Inggris juga akan meningkatkan Evaluasi berkala setiap tiga bulan diperlukan untuk memantau dampak jangka panjang baik pada aspek kesehatan . unjungan ANC, penurunan risiko kehamila. maupun literasi kesehatan bilingual. Hasil evaluasi ini menjadi dasar penyempurnaan program dan advokasi kebijakan daerah yang lebih integratif dalam menurunkan AKI. Dengan langkah-langkah tersebut, program diharapkan tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga dapat menjadi model intervensi kesehatan inovatif bagi wilayah terpencil lainnya UCAPAN TERIMAKASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Holimombo Jaya, masyarakat khususnya para ibu hamil. Puskesmas Pasarwajo beserta tenaga kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Buton. Dinas Pendidikan, tim pengabdi, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung program pengabdian masyarakat ini. Dukungan, partisipasi, dan kolaborasi semua pihak telah menjadi kunci keberhasilan program serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan ibu di wilayah pesisir. Semoga kerja sama ini terus berlanjut untuk melahirkan program pemberdayaan yang lebih inovatif di masa depan. DAFTAR PUSTAKA