Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Volume. Nomor. Tahun 2024 e-ISSN : 2963-3877, p-ISSN : 2962-0929. Hal 165-170 DOI: https://doi. org/10. 59059/jpmis. Available online at: https://journal. id/index. php/jpmis Pengenalan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha UMKM Diwilayah Kabupaten Kotabaru Introduction To Digital Marketing For UMKM Business Actors in Kotabaru District Periyadi Periyadi1*. Junaidi Junaidi2. Noorlaily Maulida3. Abdul Kadir. Ms4. Dewi Ariefahnoor5. Haris Syafitri6. Edy Mahfudz7. Sri Bulkia8 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin,Indonesia Korespondensi Penulis : periyadi401@gmail. Article History: Received: November 16, 2024 Revised: November 31, 2024 Accepted: Desember 17,2024 Published : Desember 31,2024 Keywords: Digital Marketing. MSMEs. Businessmen Abstract. The change in marketing behavior from conventional to digital is not balanced by the existence of MSMEs who use digital marketing, even though MSMEs are believed to be able to spur the Indonesian economy. The use of digital technology-based marketing concepts is a hope for MSMEs to develop into centers of economic power. Digital marketing promotional media is expected to be an effective choice for MSMEs in developing their business and reaching national and international markets. Conventional promotional media that require a lot of money and are much more complicated are no longer the main concern for MSMEs because of digital marketing . Abstrak. Perubahan perilaku pemasaran dari konvensional ke digital tidak diimbangi oleh keberadaan pelaku UMKM yang menggunakan digital marketing, padahal UMKM dipercaya mampu memacu perekonomian Indonesia. Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadi harapan bagi UMKM untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Media promosi digital marketing diharapkan menjadi pilihan yang efektif untuk pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar nasional maupun internasional. Media promosi konvensional yang banyak membutuhkan biaya dan jauh lebih rumit dengan sendirinya tidak lagi menjadi perhatian utama bagi pelaku UMKM karena adanya digital marketing. Kata kunci: Digital Marketing. UMKM. Pelaku Usaha PENDAHULUAN Media sosial berpotensi untuk membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produknya (Stelzner, 2. Media sosial didefinisikan sebagai sekelompok aplikasi berbasis internet yang menciptakan fondasi ideologi yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user generated content (Stockdale. Ahmed, & Scheepers, 2. Aplikasi media sosial tersedia mulai dari pesan instan hingga situs jejaring sosial yang menawarkan pengguna untuk berinteraksi, berhubungan, dan berkomunikasi satu sama lain. Aplikasi-aplikasi ini bermaksud untuk menginisiasi dan mengedarkan informasi online tentang pengalaman pengguna dalam mengonsumsi produk atau merek, dengan tujuan utama meraih. Dalam konteks bisnis, people engagement dapat mengarah kepada penciptaan profit. Pengenalan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha UMKM Diwilayah Kabupaten Kotabaru Wardhana . menemukan bahwa strategi digital marketing berpengaruh hingga 78% terhadap keunggulan bersaing UMKM dalam memasarkan produknya. Strategi tersebut terdiri dari: Ketersediaan informasi produk dan panduan produk Ketersediaan gambar-gambar seperti foto atau ilustrasi produk Ketersediaan video yang mampu memvisualisasikan produk atau menampilkan presentasi pendukung Ketersediaan lampiran dokumendokumen yang berisi informasi dalam berbagai format Ketersediaan komunikasi online dengan pengusaha Ketersediaan alat transaksi dan variasi media pembayaran Ketersediaan bantuan dan layanan konsumen Ketersediaan dukungan opini online Ketersediaan tampilan testimonial Ketersediaan catatan pengunjung Ketersediaan penawaran khusus Ketersediaan sajian informasi terbaru melalui SMS-blog Kemudahan pencarian produk Kemampuan menciptakan visibilitas dan kesadaran merek Kemampuan mengidentifikasi dan menarik pelanggan baru Kemampuan penguatan citra merek yang diterima oleh konsumen. Disisi lain, pemanfaatan digital marketing memiliki beberapa keunggulan, antara lain: Target bisa diatur sesuai demografi, domisili, gaya hidup, dan bahkan kebiasaan Hasil cepat terlihat sehingga pemasar dapat melakukan tindakan koreksi atau perubahan apabila dirasa ada yang tidak sesuai Biaya jauh lebih murah daripada pemasaran konvensional Jangkauan lebih luas karena tidak terbatas geografis Dapat diakses kapanpun tidak terbatas waktu Hasil dapat diukur, misalnya jumlah pengunjung situs, jumlah konsumen yang melakukan pembelian online Kampanya bisa dipersonalisasi Bisa melakukan engagement atau meraih konsumen karena komunikasi terjadi secara langsung dan dua arah sehingga pelaku usaha membina relasi dan menumbuhkan kepercayaan konsumen. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera AeVolume. Nomor. Tahun 2024 e-ISSN : 2963-3877, p-ISSN : 2962-0929. Hal 165-170 Stockdale. Ahmed, dan Scheepers . berhasil mengidentifikasi business value dari penggunaan media sosial bagi UMKM, seperti: Terciptanya saluran pemasaran yang berkelanjutan Kenaikan pendapatan jangka pendek dan penjualan jangka panjang Penurunan biaya advertising hingga 70% Reduksi dalam biaya pemasaran secara keseluruhan Terciptanya competitive advantage Kemudahan promosi lintas platform media social Peningkatan popularitas merek dan produk Pengenalan organisasi atau perusahaan ke masyarakat. Sosialisasi strategi digital marketing dalam bentuk pemanfaatan media sosial sangatlah penting karena dapat memberi pengetahuan kepada para pelaku UMKM mengenai cara maupun tahapan dalam memperluas jaringan konsumen melalui pemanfaatan media sosial dalam memasarkan produknya sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing bagi UMKM itu sendiri. Perubahan perilaku pemasaran dari konvensional ke digital tidak diimbangi oleh keberadaan pelaku UMKM yang menggunakan digital marketing, padahal UMKM dipercaya mampu memacu perekonomian Indonesia. Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadi harapan bagi UMKM untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, didapatkan fakta bahwa masih sangat minim pelaku UMKM yang menggunakan digital marketing. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya pengetahuan dari pelaku UMKM mengenai digital marketing. Permasalahan ini dapat diatasi dengan memberikan pengetahuan tentang pentingnya penguasaan digital marketing dalam dunia usaha. Sementara itu APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesi. merilis data yang menujukkan bahwa telah terjadi peningkatan angka pertumbuhan pengguna internet setiap tahunnya . ambar terlampi. Bertambahnya angka pengguna internet merupakan potensi besar bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan platform penjualan melalui dunia Sehingga pelaku UMKM dapat melakukan ekspansu bisni melalui kegiatan offline maupun online. Pengenalan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha UMKM Diwilayah Kabupaten Kotabaru Media promosi digital marketing diharapkan menjadi pilihan yang efektif untuk pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar nasional maupun internasional. Media promosi konvensional yang banyak membutuhkan biaya dan jauh lebih rumit dengan sendirinya tidak lagi menjadi perhatian utama bagi pelaku UMKM karena adanya digital Pelaku UMKM, dengan menggunakan digital marketing dapat menjangkau calon costumer yang lebih luas dan lebih banyak, tidak hanya terbatas pada suatu wilayah promosi Digital marketing dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dibanding pemasaran secara konvensional, sehingga hal ini menjadi pilihan yang solutif untuk ekspansi bisnis UMKM dapat menggunakan media sosial sebagai sarana digital marketing. Selain biaya yang murah dan tidak perlunya memiliki keahlian khusus dalam melakukan inisiasi awal, media sosial dianggap mampu untuk secara langsung meraih konsumen. Minimnya pengetahuan pelaku UMKM mengenai digital marketing menginspirasi tim Pengabdian kepada Masyarakat untuk menyampaikan sosialisasi dan memberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini. Jika pelaku UMKM paham akan pentingnya digital marketing bagi usaha mereka, diharapkan mereka akan termotivasi untuk menggunakan digital marketing sebagai sarana komunikasi dan promosinya, serta dapat mempraktikkannya secara langsung dengan memanfaatkan media sosial. METODE Kegiatan Adapaun metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu metode yang Pemberian UMKM Mengenalkan internet sebagai media baru dalam berkomunikasi Pelatihan kepada pelaku UMKM mengenai pembuatan market place dan akun- akun media sosial yang menjadi trend dalam media promosi bisnis saat ini. Memberikan pemahaman bagaimana mengelola market place tersebut Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera AeVolume. Nomor. Tahun 2024 e-ISSN : 2963-3877, p-ISSN : 2962-0929. Hal 165-170 Tahapan edukasi berkelanjutan dilakukan sebagai upaya peningkatan efektivitas media promosi digital dengan memberikan evaluasi dari kegiatan promosi yang dilakukan oleh pelaku UMKM. Target utama dalam kegiatan pengabdian ini yakni para pelaku usaha yang dalam hal ini adalah para pelaku usaha UMKM yang ada di wilayah banjarmasin serta masyarakat secara luas pada umumnya. Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan pada tahap persiapan Penelusuran tempat/lokasi, dengan survey secara langsung ke target sasaran dalam kegiatan pengabdian ini. Pembuatan proposal dan penyelesaian administrasi perijinan tempat atau lokasi pengabdian masyarakat. Pembuatan modul atau bahan yang akan disampaikan ke target atau khalayak sasaran. Penentuan waktu dan media yang akan dilakukan pada pelaksanaan kegiatan ini. HASIL Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan terkait pengenalan digital marketing bagi pelaku UMKM di wilayah Kotabaru ini dilaksanakan selama 3 hari. Pada kegiatan ini, peserta mengikuti kegiatan dari pukul 09. 00 Ae 12. 00 Wita yang berisi pemberian materi terkait digital marketing yang disampaikan oleh team dalam kegiatan pengabdian ini. Berikut rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan: Pembukaan dan Perkenalan Pemberian materi melalui pengenalan digital marketing bagi para pelaku UMKM Mengenalkan internet sebagai media dalam berkomunikasi Mengenalkan digital marketing seperti instagram, facebook, youtube. Mengajarkan bagaimana pembuatan akun media sosial dan mengelola akun tersebut. Selanjutnya akan dilakukan tahapan edukasi berkelanjutan dilakukan sebagai upaya peningkatan efektivitas media promosi digital dengan memberikan evaluasi dari kegiatan promosi yang dilakukan oleh pelaku UMKM. KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini secara umum sudah berjalan dengan baik berkat kerjasama antar panitia serta dukungan berbagai pihak. Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan setelah kegiatan tersebut berlangsung, yaitu, para peserta pelatihan membutuhkan pendampingan secara kontinuitas setelah kegiatan ini, sebab masih banyak peserta pelatihan Pengenalan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha UMKM Diwilayah Kabupaten Kotabaru yang kurang bisa dalam merancang pesan persuasife dan memanfaat digital marketing dan media yang lainnya. DAFTAR REFERENSI Cresswell. Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Kriyantono. Teknik praktis riset komunikasi. Jakarta: Prenada Kencana. Rangkuti. Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus IMC. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Saputra. Public relations: Teori dan praktik public relations di era cyber. Depok: Gramata Publishing. Sulaksana. Integrated marketing communication. Jakarta: Quantum. Tjiptono. Strategi pemasaran: Manajemen jasa. Yogyakarta: Andi Publisher. Wiley. Manajemen pemasaran. Jakarta: Perca. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera AeVolume. Nomor. Tahun 2024